cover
Contact Name
Ence Surahman
Contact Email
ence.surahman.fip@um.ac.id
Phone
+6287821191948
Journal Mail Official
ence.surahman.fip@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran
ISSN : 24068780     EISSN : 26547953     DOI : 10.17977.um031
JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran is a journal in the field of educational technology that contains literature review, action research, case study research, and empirical findings in scientific disciplines of educational technology.
Articles 221 Documents
Persepsi Mahasiswa dalam Pemilihan Media dan Metode Pembelajaran Online di Perguruan Tinggi Oktaviani, Herlina Ike
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p167

Abstract

Abstrak: Hasil survei SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) 92% peserta didik mengalami banyak masalah dalam pembelajaran daring selama pandemi. Hal ini disebabkan peserta didik tidak mendapatkan pembimbingan secara langsung dengan pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persepsi mahasiswa terhadap pemilihan media dan metode dalam pembelajaran online. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method menggunakan desain the explanatory sequential design. Persepsi mahasiswa yang terdiri dari 221 orang mengungkapkan  bahwasannya teleconference/tatap maya merupakan metode yang paling efektif dibandingkan video tutorial, diskusi/chat, studi kasus dan tugas mandiri. Pemanfaatan video juga menjadi pilihan mahasiswa untuk mempermudah dalam memahami pesan pembelajaran. Selain itu kesesuaian tujuan, isi, metode, media dan evaluasi juga sangat diperlukan. Pemilihan platform yang mudah diakses dan low cost menjadi pilihan paling tepat untuk pembelajaran daring mengingat kemampuan dan jangkauan di setiap daerah berbeda-beda. Diharapkan dari penelitian ini menjadi referensi bagi dosen dalam memilih dan memanfaatkan media dan metode pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran online.Abstract: The results of the SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) survey showed that 92% of students experienced many problems in brave learning during the pandemic. This is because students do not get direct guidance from educators. This study aims to investigate student perceptions of the selection of media and methods in online learning. The research method used is a mixed-method using The Convergent Parallel Design. The perception of students consisting of 221 people revealed that teleconference/virtual face-to-face is the most effective method compared to video tutorials, discussions/chats, case studies, and independent assignments. The use of video is also a choice for students to make it easier to understand the learning message. other than that in accordance with the objectives, content, methods, media, and evaluation are also very necessary. The choice of a platform that is easily accessible and low cost is the most appropriate choice for bold learning given the different capabilities and reach in each region. It is hoped that this research will become a reference for lecturers in choosing and utilizing appropriate media and learning methods in online learning.
Pengembangan Kelas Virtual Berbasis Moodle untuk Memfasilitasi Efektivitas Pembelajaran Siswa Di Sekolah Dasar Purmadi, Ary; Sa’di, Kholisus
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i12021p011

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk tujuan (1) Mengembangkan kelas virtual berbasis moodle yang dapat digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar (2) Mengetahui efektifitas dari penggunaan kelas virtual berbasis moodle pada pembelajaran di Sekolah Dasar. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D). Sedangkan Hasil penelitian ini adalah (1) Pengujian materi kepada ahli materi didapatkan skor 4,00 (kategori baik) dan pengujian media kepada ahli media didapatkan skor   3,94  (kategori baik). Sementara itu, untuk pengujian kepada siswa yang dilakukan secara acak diperoleh skor 3,80 (kategori baik). 2) Perolehan skor rata-rata pada pretest sebesar 67,81 dan posttest sebesar 76,41. Hal ini menunjukkan terdapat  kenaikan atau selisih (gain) sebesar 8,60. Sehingga dapat dijelaskan dari hasil pengujian alfa dan beta  serta melihat efektifitas produk dapat disimpulkan produk layak dan efektif digunakan untuk pembelajaran.Abstract: This study aims to (1) develop moodle-based virtual classes that can be used in elementary school learning (2) determine the effectiveness of using moodle-based virtual classes in elementary school learning. The method in this research is the method of research and development (R&D). While the results of this study are (1) testing of material to material experts got a score of 4.00 (good category) and media testing to media experts got a score of 3.94 (good category). Meanwhile, for the randomized testing of students, a score of 3.80 was obtained (good category). 2) The average score for the pretest is 67.81 and the posttest is 76.41. This shows that there is an increase or difference (gain) of 8.60. So that it can be explained from the results of alpha and beta testing and seeing the effectiveness of the product, it can be concluded that the product is feasible and effectively used for learning.
Analisis Gaya Belajar Mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan Berdasarkan Modalitas Preferensi Sensori Pratama, Ujang Nendra
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v7i22020p107

Abstract

Abstrak: Salah satu studi untuk mempelajari karakteristik pebelajar ialah dengan analisis gaya belajar berdasarkan preferensi sensori VAK (visual, auditori, kinestetik). Analisis gaya belajar tersebut perlu untuk dipetakan demi kelancaran pembelajaran seterusnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi gaya belajar mahasiswa jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan. Metode yang dipakai adalah survei gaya belajar yang dilaksanakan pada 120 mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan tahun 1, 2, dan 3. Instrumen menggunakan kuesioner VAK teradaptasi. Hasil survei menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki preferensi dominan visual, diikuti kinestetik dan auditori. Akumulasi preferensi tertinggi yang didapatkan adalah tipe preferensi tunggal/unimodal. Adanya hasil preferensi gaya belajar visual yang kuat secara imperatif menuntut para pengajar untuk menyediakan cara belajar yang menekankan konten visual. Hasil studi karakteristik pebelajar dalam konteks ini memberikan dorongan penyediaan fasilitas belajar dalam bentuk metode dan media yang cenderung menekankan persepsi mayoritas pebelajar visual. Abstract: One of the studies to understand the learner's characteristics is to analyze learning styles based on VAK sensory preferences (visual, auditory, kinesthetic). Analysis of these learning styles needs to map for the smooth running of further learning. This study aimed to determine the learning style preferences of students majoring in performing art education. The method was a learning style survey conducted on 120 performing arts education students in the 1st, 2nd, and 3rd year. The instrument used an adapted VAK questionnaire. The survey results show that most students have a dominant visual preference, followed by kinesthetic and auditory. The highest accumulated preference obtained is the single/unimodal preference type. The existence of a robust visual learning style preference result imperatively requires teachers to provide a way of learning that emphasizes visual content. The study results on the learner's characteristics in this context encourage to provide learning facilities in the form of methods and media, which emphasizes the perception of the majority of visual learners
Analisis Faktor-Faktor Kesuksesan E-Learning dalam Meningkatkan Proses Belajar Mengajar Di Universitas Telkom Sary, Fetty Poerwita; Prasetio, Adhi; Moslem, Milleniartha
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p194

Abstract

Abstrak: Dalam rangka mengantisipasi fenomena belajar daring yang terus berkembang,  Universitas Telkom melakukan uji coba kuliah secara blended learning. Hal tersebut penting dilakukan untuk meningkatkan kesuksesan implementasi e-learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi kesuksesan implementasi e-learning. Sampel pada penelitian ini adalah 88 orang mahasiswa yang mengambil mata kuliah E-Commerce dan Data Management yang merupakan mata kuliah uji coba blended learning berbasis platform e-learning CELOE di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom. Alat pengumpulan data berupa kuesioner disebarkan secara online dan kemudian diolah menggunakan teknik analisis PLS-SEM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas sistem berpengaruh terhadap penggunaan sistem e-learning, namun tidak berpengaruh terhadap kepuasan pemakai, kualitas informasi berpengaruh terhadap penggunaan sistem dan kepuasan pemakai, efikasi diri berpengaruh terhadap penggunaan sistem, namun tidak berpengaruh terhadap kepuasan pemakai, efikasi diri berpengaruh terhadap budaya belajar, namun tidak berpengaruh terhadap kesuksesan e-learning, penggunaan sistem berpengaruh terhadap kepuasan pemakai, dan kesuksesan e-learning, kepuasan pemakai berpengaruh terhadap kesuksesan e-learning, budaya belajar berpengaruh terhadap kepuasan pemakai dan budaya belajar berpengaruh sedang terhadap kesuksesan e-learning. Hasil-hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa faktor-faktor kualitas sistem, kualitas  informasi dan efikasi diri dapat digunakan untuk meningkatkan kesuksesan implementasi e-learning. Abstract: To anticipate the phenomenon of online learning that continues to grow, Telkom University conducts lecture trials using blended learning. This process is important to increase the successfulness of e-learning implementation. This study aims to investigate what factors influence the successful implementation of e-learning. The sample in this study were 88 students who took the E-Commerce and Data Management courses which are the trial courses for blended learning based on the CELOE e-learning platform at the Faculty of Economics and Business, Telkom University. Data collection tools are questionnaires distributed online and then processed using the PLS-SEM analysis technique. The results of this study indicate that the quality of the system affects the use of the E-Learning system, but has no effect on user satisfaction, the quality of information affects the use of the system and user satisfaction, self-efficacy affects the use of the system, but does not affect user satisfaction, self-efficacy affects the learning culture, but does not affect the success of e-learning, the use of the system affects user satisfaction, and the success of e-learning, user satisfaction affects the success of e-learning, learning culture affects user satisfaction and learning culture has a moderate effect on the success of e-learning . The results of this study indicate that the system quality, information quality and self-efficacy factors can be used to increase the success of e-learning implementation.
Hubungan Self Control dengan Internet Addiction Disorders dan Kecemasan Siswa dalam Menghadapi Ujian Ardiansyah, Faris; Degeng, I Nyoman Sudana; Husna, Arafah
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p122

Abstract

Abstrak: Self control pada siswa mempengaruhi siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran, salah satunya dalam mengatasi masalah yang saat ini sering terjadi, yaitu Internet Addiction Disorders, tetapi tidak terdapat hubungan signifikan dalam kecemasan siswa ketika sedang menghadapi ujian. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui apakah adanya hubungan antara self control dengan Internet Addiction Disorders dan kecemasan siswa dalam menghadapi ujian. Terdapat hubungan antara self control dengan Internet Addiction Disorders pada responden. Terbukti dengan adanya nilai sig. F uji korelasi yang bernilai 0,00 lebih kecil dari nilai 0,05.Dan tidak terdapat hubungan antara self control dengan kecemasan siswa saat menghadapi ujian pada responden. Terbukti dengan adanya nilai sig. F uji korelasi yang bernilai 0,163 yang lebih besar dari nilai 0,05. Yang artinya dalam penelitian  ini antara self control dengan kecemasan siswa dalam menghadapi ujian tidak terdapat hubungan yang signifikan.Abstract: Self control in students affects students in achieving learning goals, one of which is in overcoming problems that currently often occur, namely Internet Addiction Disorders, but there is no significant relationship in student anxiety when facing exams. The purpose of this study is to determine whether there is a relationship between self-control with Internet Addiction Disorders and student anxiety in facing exams. There is a relationship between self control and Internet Addiction Disorders in respondents. Proven by the value of sig. The F correlation test with a value of 0.00 is smaller than the value of 0.05. And there is no relationship between self control and student anxiety when facing exams on respondents. Proven by the value of sig. F correlation test with a value of 0.163 which is greater than the value of 0.05. Which means that in this study, there is no significant relationship between self-control and student anxiety in facing exams.
Analisis Data Respon Mahasiswa Terhadap Sistem Pembelajaran Berbasis MOOCs pada Matakuliah Ilmu Lingkungan Menggunakan Rasch Model Risdianto, Eko; Syarkowi, Ahmad; Jumiarni, Dewi
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i12021p047

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon mahasiswa terhadap sistem pembelajaran online berbasis MOOCs. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket yang terdiri dari 14 butir pertanyaan terhadap 20 orang mahasiswa mengenai tanggapan mahasiswa terhadap media pembelajaran yang diberikan. Data dianalisis dengan Model Rasch dan diolah menggunakan software Winstep. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa kualitas dari angket respon terhadap uji coba terbatas pengembangan pembelajaran ilmu lingkungan menggunakan sistem MOOCs ini adalah sangat baik.  Sehingga dapat digunakan untuk menguji coba terbatas pengembangan pembelajaran ilmu lingkungan  menggunakan sistem MOOCs. Dan dari hasil analisis terhadap responden dan item butir angket menunjukkan bahwa mayoritas responden menyetujui semua butir angket yang diberikan sehingga menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran ilmu lingkungan  menggunakan sistem MOOCs ini layak digunakan dan dapat digunakan secara lebih luas untuk mata kuliah yang lain khususnya dalam pembelajaran daring di masa covid 19 saat ini.Abstract: This study aims to analyze student responses to the MOOC-based online learning system. The data collection was carried out by distributing questionnaires consisting of 14 questions to 20 students regarding student responses to the given learning media. Data were analyzed using the Rasch Model and processed using Winstep software. From the data obtained, it shows that the quality of the response questionnaire to the limited trial of environmental science learning using the MOOCs system is very good. So that it can be used to study the limited trial development of environmental science learning using the MOOCs system. And from the results of the analysis of the respondents and the questionnaire item items, it shows that the respondents who gave all the questionnaire items showed that the development of environmental science learning using the MOOC system was feasible and could be used more widely for other subjects, especially in online learning in Covid 19 pandemics this time.
Pengembangan Video Animasi Pembelajaran Subtema Pembentukan Karakter untuk Siswa SDLB Tunarungu Pradana, Dian; Abidin, Zainul; Adi, Eka Pramono
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v7i22020p096

Abstract

Abstrak: Setiap anak berhak mendapat pendidikan untuk mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya, tidak terkecuali bagi mereka yang memiliki perbedaan dalam kemampuan atau yang sering disebut dengan istilah difabel. Pengembangan video animasi pembelajaran untuk siswa tunarungu bertujuan untuk menghasilkan, mengetahui kelayakan video animasi dan respon siswa tunarungu terhadap video animasi pembelajaran pembentukan karakter. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Sadiman. Hasil dari pengembangan ini adalah sebuah video animasi pembelajaran pembentukan karakter. Penelitian ini memperoleh hasil dari ahli media 94%, ahli materi 92%, uji coba kelompok besar 91%. Berdasarkan hasil tersebut, video animasi pembelajaran  pada materi pembentukan karakter dinyatakan valid, layak dan cukup efektif digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian video animasi dapat digunakan untuk kebutuhan pembelajaran.Abstract: Every child has the right to get an education to develop the potential that exists in him, not least for those who have differences in abilities or often referred to as diffables. Development of learning animation videos for deaf students aims to produce, to know the feasibility of animated videos and the response of deaf students to animated character formation learning videos. In this study using research methods and development of Sadiman. The result of this development is an animation video for character building learning. This study obtained results from media experts 94%, material experts 92%, large group trials 91%. Based on these results, learning animation videos on character building material were declared valid, feasible and quite effective to be used in learning. Thus, animated videos can be used for learning needs.
Kajian Literatur Sistematis Blended Learning dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa SMK Aritantia, Yuanita; Muslim, Supari; Wibowo, Theodorus Wiyanto; Rijanto, Tri; Cholik, Mochamad
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p178

Abstract

Abstrak: Covid-19 memberikan pengaruh kepada berbagai sektor salah satunya pendidikan. Proses perubahan model pembelajaran dari face to face menjadi daring dan luring maupun kombinasi yang dapat memberikan pengaruh. Siswa mengeluhkan kurangnya interaksi bersama guru sehingga kehilangan motivasi belajar yang dapat menurunkan hasil belajar sehingga perlu alternatif pemecahan masalah tersebut. Karenanya, peneliti meneliti mengenai bagaimana penerapan model blended learning pada siswa SMK serta pengaruhnya menggunakan berbagai media e learning terhadap motivasi dan hasil belajar menggunakan metode penelitian kajian literatur sistematis agar nantinya sebagai pertimbangan pelaksanaan blended learning di masa covid 19. Kesimpulannya, model blended learning menggunakan media online e learning Edmodo, LMS Moodle, maupun Google Classroom menghasilkan hasil yang sama yaitu dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Namun, google classroom lebih direkomendasikan.Abstract: Covid-19 has had an impact on various sectors, one of which is education. The process of changing the learning model from face to face to online and offline as well as a combination that can have an impact. Students complain about the lack of interaction with the teacher so that they lose motivation to learn which can reduce learning outcomes so that alternative solutions are needed. Therefore, researchers examined how the application of the blended learning model to vocational students and the effect of using various e-learning media on motivation and learning outcomes using a systematic literature review research method would be used as a consideration for the implementation of blended learning during the covid 19 periods. In conclusion, the blended learning model uses media online e-learning Edmodo, LMS Moodle, and Google Classroom produced the same results, namely increasing student motivation and learning outcomes. However, Google Classroom is more recommended.  
Analisis Butir Tes Keterampilan Berpikir Kritis dan Pengetahuan Prosedural Grammar Bahasa Inggris Alfiana, Herlia; Karyono, Hari; Gunawan, Wawan
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i12021p020

Abstract

Abstrak: Penetian ini berfokus pada analisis butir tes pilihan ganda untuk mengukur tes keterampilan berpikir kritis dan pengetahuan prosedural materi grammar untuk tingkat pemula (beginner) pada mata kuliah Bahasa Inggris. Analisis butir tes mencakup: (1) tingkat kesukaran butir tes, (2) tingkat daya pembeda butir tes, (3) validitas butir tes dan (4) reliabilitas tes. Untuk mengukur tingkat kesukaran digunakan rumus perbandingan jumlah responden yang menjawab benar dengan jumlah responden. Untuk mengukur validitas dan daya pembeda soal digunakan uji Pearson product moment. Kemudian, uji Cronbach alpha digunakan untuk menentukan reliabilitas tes. Hasil uji tingkat kesukaran menempatkan butir tes pada kategori mudah, sedang dan sukar. Hasil uji daya pembeda mengklasifikasikan butir tes pada kategori baik dan unggul. Uji validitas membuktikan seluruh butir tes valid. Uji reliabilitas menyatakan bahwa tes yang dirancang reliabel. Dengan demikian butir tes yang dirancang tidak membutuhkan perbaikan dan dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis dan pengetahuan prosedural pada grammar Bahasa Inggris.Abstract: This study focuses on evaluating the quality of multiple-choice tests to measure critical thinking skills and procedural knowledge tests of English grammar for beginners in higher education. The analysis of test items includes (1) item difficulty, (2) discrimination index, (3) validity, and (4) reliability of the tests. Item difficulty is obtained from the percentage comparison of the number of respondents who answer correctly with the total number of respondents. The validity and discrimination index of the test items are analyzed using the Pearson product-moment test. The Cronbach alpha test is used to evaluate the reliability of the test. The item difficulty test classified into easy, medium, and difficult categories. The results of the discrimination index test classify the test items into good and superior categories. The validity test proves that all test items are valid and the reliability test proves that the test is reliable. Finally, the test items have good quality and capable to measure critical thinking skills and procedural knowledge in English grammar.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19 Ningsih, Sulia
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v7i22020p124

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan hidup masyarakat termasuk pada bidang pendidikan. Untuk menghindari bertambahnya kasus, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah membuat kebijakan tentang proses belajar mengajar yang dilakukan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan instrumen penelitian berupa kuisioner yang disebar secara online dengan bantuan google form. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 95 mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Baturaja yang telah terlibat dalam pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Baturaja menjalankan pembelajaran daring di semester  genap tahun akademik 2019/2020. Adapun media online  yang paling diminati mahasiswa saat pembelajaran daring yaitu Google Classroom   (46,8%), Whatsapp (27,4%),  Edmodo (19,4%) dan Zoom (6,4%). Meskipun begitu mayoritas mahasiswa yaitu 93,5% lebih menyukai pembelajaran secara offline di kelas tatap muka dibandingkan pembelajaran daring.Abstract: The Covid-19 pandemic has changed the way people live, including in the field of education. In order to avoid increasing cases, the Minister of Education and Culture has made a policy regarding the teaching and learning process which is carried out online. This study aims to determine students' perceptions of online learning during the Covid-19 pandemic. This study uses a quantitative descriptive analysis method with a research instrument in the form of a questionnaire distributed online with the help of google form. The number of samples in this study were 95 students of the University of Baturaja Educational Technology Study Program who had been involved in online learning during the Covid-19 pandemic. The results showed that 100% of Baturaja University Educational Technology Study Program students carried out online learning in the even semester of the 2019/2020 academic year. The online media that students are most interested in when learning online are Google Classroom (46.8%), Whatsapp (27.4%), Edmodo (19.4%) and Zoom (6.4%). Even so, the majority of students, namely 93.5% prefer offline learning in face-to-face classes compared to online learning.