cover
Contact Name
Ence Surahman
Contact Email
ence.surahman.fip@um.ac.id
Phone
+6287821191948
Journal Mail Official
ence.surahman.fip@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran
ISSN : 24068780     EISSN : 26547953     DOI : 10.17977.um031
JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran is a journal in the field of educational technology that contains literature review, action research, case study research, and empirical findings in scientific disciplines of educational technology.
Articles 221 Documents
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Materi Cahaya Pradana, Ian Bimasta; Setyosari, Punaji; Sulthoni, Sulthoni
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v7i12020p026

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pengembangan ini adalah menghasilkan produk Multimedia Interaktif Berbasis Android Mata Pelajaran IPA Materi Cahaya yang valid dan efektif. Pengembangan ini telah melalui beberapa tahap yaitu tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi sesuai dengan model pengembangan. Validasi produk dilakukan kepada ahli media dan ahli materi. Sasaran uji coba adalah siswa kelas VIII di SMP. Berdasarkan uji coba validasi yang dilakukan pada ahli media, tingkat validitas media yaitu 97,5%. Sedangkan ahli materi menilai tingkat validitas materi 95%, dan tingkat validitas dari siswa 82,625% maka disimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan termasuk dalam kategori valid. Kemudian berdasarkan ttes hasil belajar dari 31 siswa kelas VIII, 87% siswa mendapat nilai diatas standar yang ditentukan. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan termasuk dalam kategori efektif. Sehingga multimedia interaktif yang telah dikembangkan ini dikategorikan valid dan efektif untuk dapat digunakan pada kegiatan pembelajaran.Abstract: The purpose of this development is to produce Interactive Multimedia Products Based on Android Science Subjects of Light Material which is valid and effective. This development has gone through several stages, namely the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation in accordance with the development model. Product validation is carried out to media experts and material experts. The target of the trial was midle school students. Based on the validation trials conducted on media experts, the level of media validity is 97.5%. While material experts assess the level of material validity 95%, and the level of validity of students 82,625%, it can be concluded that interactive multimedia that has been developed is included in the valid category. Then based on the test of learning outcomes of 31 grade VIII students, 87% of students got a score above the specified standard. So from that it can be concluded that the interactive multimedia developed is included in the effective category. So that the interactive multimedia that has been developed is categorized as valid and effective to be used in learning activities.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pembelajaran oleh Guru SMK Di Banda Aceh dalam Upaya Implementasi Kurikulum 2013 Prajana, Andika; Astuti, Yuni
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v7i12020p033

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki keunggulan dibandingkan cara-cara tradisional, dimana terlihat dalam hal efektivitas dan efisiensi. Kompetensi penting dimiliki oleh guru salah satunya penguasaan TIK. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis dan mendeskripsikan pemanfaatan TIK yang dilakukan guru-guru SMK di Banda Aceh dalam perencanaan, proses dan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan studi di beberapa Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di kota Banda Aceh, ditemukan bahwa ada divergensi terhadap pemanfaatan TIK oleh setiap guru mata pelajaran sekolah kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan. Subjek penelitian ini adalah guru sebanyak 30 orang. Kesimpulan yang diperoleh > 80% guru memanfaatkan TIK dalam perencanaan pembelajaran, tetapi <70% memanfaatkan TIK sebagai dalam proses pembelajaran dan juga <70% memanfaatkan TIK sebagai alat evaluasi pembelajaran.Abstract: ICT is now more widely used because it has advantages compared to traditional methods which are seen in terms of effectiveness and efficiency. One of the important competencies possessed by the teacher is mastery of ICT. The purpose of this study is to analyze and describe the use of ICT by the teacher in the planning, process and evaluation of learning. The approach taken in this research is survey research where it is descriptive in nature. Based on studies in several SMK “Sekolah Menengah Kejuruan” (Vocational High Schools) located in Banda Aceh, researchers found a difference in the use of ICT by each teacher in vocational school subjects. This methods used in field research. The subjects of this study were 30 teachers who could be sampled. This teacher who was studied was not a teacher who taught only computer learning. Conclusions obtained> 80% of teachers use ICT in learning planning, but <70% use ICT as a learning process and also <70% use ICT as a learning evaluation tool.
Challenges in Operating University Moodle E-Learning: A Case Study from Lecturers’ Perceptions Juliana, I Putu; Utami, I.G.A Lokita Purnamika; Utami, Ida Ayu Made Istri
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i12021p080

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk menginvestigasi persepsi tentang kesulitan dosen Pendidikan Bahasa Inggris yang menggunakan E-learning Moodle Undiksha dalam mata kuliah pedagogi, literature, reading dan writing. Penelitian ini menggunakan metode mix dan lebih kepada pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan kuisioner dan panduan interview saat pengumpulan data. Dosen Pendidikan Bahasa Inggris merupakan partisipan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan ada enam masalah yang ditemui oleh dosen saat menggunakan E-learning Moodle Undiksha yang di kategorikan menjadi internal dan external. Kesulitan internal yang ditemui berupa tidak adanya fitur auto-refresh, konferensi video, pesan suara dan mengedit secara berkesinambungan. Sedangkan untuk halangan external diantaranya sikap buruk plagiarism dan partisipasi pasif dari mahasiswaAbstract: This research aimed to investigate the perceptions about challenges that are encountered by English Language Education lecturers using the Undiksha Moodle e-learning in pedagogy, literature, reading, and writing course. This study used an embedded mixed-method case study with qualitative dominant. Questionnaire and semi-structured interviews were used by the researcher in collecting the data. The participants were the lecturers of English Language Education. The findings manifested that there were six challenges that were encountered by the lecturers during operating the Undiksha Moodle e-learning that could be categorized into internal and external. The internal challenges such as the absence of several features like auto-refresh, video conference, voice message recording, and editing synchronously. While the external challenges were the bad attitude of the plagiarism act and students’ passive participation
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Kimia Siswa SMA Melalui Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Lukman, Isna Rezkia; Ulfa, Andi Maria
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v7i22020p157

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas media pembelajaran berbasis Android materi tata nama senyawa kimia mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan kognitif siswa SMA yang menggunakan mediapembelajaran pembelajaran berbasis Android materi tata nama senyawa Kimia dengan pembelajaran menggunakan LKS. Metode yang diguankan dalam penelitian ini adalah  R&D  yang didaptasi model pengembangan Borg & Gall dan 4D. Hasil dari pengembangan media pembelajaran berbasis android pada materi tata nama senyawa menunjukkan bahwa media yang dikembangkan layak untuk diaplikasikan dan memiliki kualitas sangat baik, baik dari aspek materi ataupun media. Kemudian, media pembelajaran yang dikembangkan juga mampu meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa setelah diaplikasikan ke dalam pembelajaran. Hal ini terbukti dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan adanya perbedaan peningkatan Kemampuan Kognitif Siswa yang menggunakan media yang dikembangkan dengan yang menggunakan LKS. Abstract: The purpose of this study was to determine the quality of Android-based learning media for chemical compound nomenclature material to know the differences in the cognitive ability enhancement of high school students who use Android-based learning media for chemical compound nomenclature materials by learning using LKS. The method used in this research is R&D adapted to the Borg & Gall and 4D development models. The results of the development of Android-based learning media on compound nomenclature material show that the media developed is feasible to be applied and has very good quality, both in terms of material and media aspects. Then, the learning media developed can also improve students' cognitive abilities after they are applied to learning. This is evident from the results of hypothesis testing which shows that there is a difference in the increase in students' cognitive abilities using developed media and those using LKS.
Investigasi Pelaksanaan Bimbingan Kelompok Tentang Etika Pergaulan Siswa di Era Digital Andriati, Novi; Hidayati, Novi Wahyu
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v7i22020p116

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi secara objektif tentang: 1) Aspek etika pergaulan siswa kelas VII SMP, 2) Faktor yang mempengaruhi etika pergaulan siswa kelas VII SMP, 3) Layanan bimbingan kelompok tentang etika pergaulan siswa kelas VII Sekolah SMP.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, dengan bentuk penelitian ini adalah studi survei.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 77 siswa kelas VII SMP. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung.Alat pengumpul data yang digunakan ialah panduan wawancara dan skala psikologis. Hasil penelitian: aspek etika pergaulan siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 tergolong “cukup”, faktor yang mempengaruhi etika pergaulan siswa meliputi faktor lingkungan keluarga, faktor lingkungan masyarakat, dan faktor lingkungan sekolah, layanan bimbingan kelompok dilaksanakan dengan tahapan pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan dan tahap pengakhiran.Abstract: This research aims to obtain the information objectively about: 1) The ethical aspects of class VII Junior high School of Primary 9 Pontianak, 2) Factors affecting the ethics of class VII junior high School Elementary 9 Pontianak, 3) Group guidance Services on the ethics of class VII students of the first school Negeri 9 Pontianak. This research uses a type of descriptive research, with the form of this research being survey studies. The sample in this study amounted to 77 students of grade VII SMP Negeri 9 Pontianak. The data collection techniques used in this research are direct communication and indirect communication. The data collection tools used are interview guides and psychological scales. Research result: The ethical aspect of class VII junior high School first-level students 9 is "sufficient", a factor affecting students ' Association ethics including family environmental factors, community environmental factors, and the school's environmental factors, group guidance services carried out with the formation stage, transitional stage, activity stage, and termination phase.
Teachers Challenges in The Learning Process During The Covid-19 Pandemic in Rural Areas Daar, Gabriel Fredi; Nasar, Ismail
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p186

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi tantangan dan strategi yang diterapkan guru dalam kegiatan belajar mengajar di era pandemi di MAN Ruteng. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk keperluan wawancara individu, dipilih lima guru secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang digunakan adalah WhatsApp, google classroom, messenger, dan facebook karena dapat digunakan dan diperoleh dengan mudah dan sebagian besar siswa memiliki ponsel. Kemudian tantangan yang dapat diidentifikasi adalah fasilitas penunjang pembelajaran dan lokasi domisili siswa. Sedangkan guru menerapkan strategi praktis aplikatif dalam menangani hambatan kegiatan pembelajaran selama masa pandemic.Abstract: This study explores the challenges and strategies applied in teaching and learning activities in the pandemic era at MAN Ruteng. This research is qualitative research with a phenomenological approach. Data obtained through interviews, observation, and documentation. For the purposes of individual interviews, five teachers were taken purposively. The results showed that the learning media used were WhatsApp, google classroom, messenger, and Facebook. They are used and obtained easily, and most students have cellphones. Then the challenges that can be identified are learning support facilities and student domicile locations. Meanwhile, teachers apply practical strategies in dealing with barriers to learning activities during the pandemic.
An Innovative Method to Improve Teachers' Consideration Regarding Quality of Online Learning Using Reflective Thinking Sudarsana, Gede Arya; Myartawan, I Putu Ngurah Wage; Wahyuni, Luh Gede Eka
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22021p113

Abstract

Abstrak: Studi deskriptif ini menginvestigasi bagaimana guru bahasa Inggris mempersepsikan diri mereka sebagai praktisi pemikiran reflektif selama pembelajaran online. Dua guru bahasa Inggris di SMAN 1 Sukasada yang telah mengajar selama hampir sepuluh tahun menanggapi kuesioner skala keterampilan mengajar reflektif yang berisi 20 pernyataan. Hasil data menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris di SMAN 1 Sukasada mempersepsikan dirinya sebagai guru reflektif tingkat lanjut di kelas online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris berada pada tingkat lanjut dalam berpikir reflektif. Karena studi ini hanya berfokus pada mendeskripsikan bagaimana mereka mempersepsikan diri mereka sendiri, studi lebih lanjut yang menjelaskan bagaimana mereka merefleksikan proses belajar mengajar mereka dalam tindakan nyata diperlukan untuk dilakukan.Abstract: This descriptive study investigated how English teachers perceived themselves as reflective thinking practitioners during online learning. Two English teachers in SMAN 1 Sukasada who have been teaching for almost ten years responded to the reflective teaching skill scale questionnaire containing 20 statements. The data result showed that the English teacher at SMAN 1 Sukasada perceived themselves as advanced reflective teachers in the online classroom. The result indicates that the English teachers in an advanced level of reflective thinking. As this study only focused on describing how they perceived themselves, further study explaining how they reflect on their teaching and learning process in actual action is needed to carry out.
Pembelajaran Daring Menggunakan E-Modul pada Flipped Classroom Statistika untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar dan Intensi Berwirausaha Pinontoan, Kinzie Feliciano; Walean, Mario; Lengkong, Andreuw Vandy
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i12021p001

Abstract

Abstrak:  Pandemi Covid-19 telah mendorong penerapan pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini menerapkan flipped classroom pada pembelajaran daring mata kuliah statistika untuk menyelidiki pengaruhnya terhadap kemampuan bernalar dan intensi berwirausaha mahasiswa. Sesi tatap muka flipped classroom dilakukan secara daring dan sesi luar kelas menggunakan e-modul. Penelitian ini berbentuk eksperimen kepada 56 sampel mahasiswa kelas statistika yang dipilih secara acak di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Prisma. Instrumen menggunakan tes tertulis untuk mengukur kemampuan bernalar dan kuesioner untuk mengukur intensi berwirausaha. Uji statistik t dua sampel dan uji t berpasangan digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh positif penerapan flipped classroom dengan dukungan e-modul pada pembelajaran daring statistika terhadap kemampuan bernalar dan intensi berwirausaha mahasiswa.Abstract: The Covid-19 pandemic has compelled the implementation of distance learning. This study applied the flipped classroom in online learning of statistics courses to investigate its effect on students’ reasoning ability and entrepreneurial intention. In-class sessions of the flipped classroom were conducted online and out-class sessions using e-modules. This study was an experiment with 56 samples of students in the statistics classes who were randomly selected at the Faculty of Science and Technology, Prisma University. Instruments were a written test to measure reasoning ability and a questionnaire to measure entrepreneurial intentions. Statistics test of two-sample t and paired-t were used in this study. The results showed that there was a positive effect of the flipped classroom in online learning of statistics courses with e-module support toward students' reasoning abilities and their entrepreneurial intentions.
Pengembangan Video Pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) Untuk Siswa Tunarungu Di Sekolah Dasar Anugerah, Sulung Yanuar; Ulfa, Saida; Husna, Arafah
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v7i22020p076

Abstract

Abstrak: Pengembangan video pembelajaran ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Hasil dari pengembangan video pembelajaran ini adalah sebuah video pembelajaran BISINDO.Tujuan pembelajaran BISINDO pada SLB sama seperti sekolah umum begitu juga dengan ruang lingkup materi yang dipelajari. Perbedaannya hanya pada sub bab materi SLB yang lebih sederhana dibandingkan dengan sekolah umum. Mengingat latar belakang SLB adalah anak berkebutuhan khusus, dalam proses pembelajarannya memerlukan bantuan karena adanya keterbatasan yang dimilikinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menghasilkan,mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap video pembelajaran bisindo. Hasil pengujian menunjukkan video pembelajaran sudah berjalan sesuai dengan rancangan awal yang telah dibuat dan direncanakan.Abstract: The development of this learning video uses research and development methods. The result of the development of this learning video is a learning video for BISINDO. The learning objectives of BISINDO in SLB are the same as public schools as well as the scope of the material being studied. The difference is only in the sub-section of SLB material which is simpler compared to public schools. Given the background of SLB is a child with special needs, in the learning process requires help because of the limitations they have. The purpose of this research is to produce, find out the feasibility and response of students to bisindo learning videos. The test results show the learning video has run in accordance with the initial design that has been made and planned.
Gamified Balinese Local Stories Effect As A Teaching Media Towards Young Learners’ Speaking Skill Ningrum, Ida Ayu Fortuna; Nitiasih, Putu Kerti; Budiarta, Luh Gd Rahayu
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v7i22020p086

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu efek dari gamifikasi cerita lokal Bali sebagai media belajar terhadap keterampilan berbicara Bahasa Inggris untuk pelajar usia dini. Kuasi-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test diterapkan sebagai metode penelitian. Seluruh siswa SD Negeri 4 Kaliuntu menjadi populasi penelitian ini sedangkan sampelnya yaitu 38 siswa kelas 5 pada tahun akademik 2019/2020. Adapun 3 instrumen yang digunakan meliputi gamifikasi berdasarkan cerita lokal Bali sebagai instrumen perlakuan, tes keterampilan berbicara sebagai instrumen pretest-posttest dan rubrik penilaian berbicara. 5 dimensi keterampilan berbicara dijadikan landasan pembuatan rubrik penilaian. Pretest dan posttest diberikan kepada grup eksperimental sebanyak 6 kali secara berulang. Setelah diberikan perlakuan, skor rata-rata posttest siswa lebih tinggi (79,95) dibandingkan skor rata-rata pretest (69,97). Hasil dari paired sample t-test menunjukkan bahwa Sig (2-tailed) adalah .000 yang menunjukkan adanya efek signifikan dari penggunaan gamifikasi cerita lokal Bali sebagai media pengajaran pada keterampilan berbicara pelajar usia dini.Abstract: This study was aimed to find out the effect of gamified Balinese local stories as teaching media towards young learners’ speaking skills in English. Quasi-experimental with one group pretest-posttest design was implemented as the method of this research. All of the students of SD Negeri 4 Kaliuntu became the population of this study, while the sample was 38 fifth grade students in the academic year of 2019/2020. There were three instruments in this research that included gamified Balinese local stories as the treatment instrument, speaking test as the pretest-posttest instrument, and speaking rubric. Five dimensions of speaking skills were inserted in the speaking rubric. Pretest and posttest were given to the experimental group for six times repeatedly. After being treated, the average score of students’ posttests was higher (79.95) than the average score of pretests (69.97). Also, the result of the paired sample t-test revealed that the value of Sig (2-tailed) is .000 which implied that there was a significant effect of gamified Balinese local stories as teaching media towards young learners’ speaking skills.