cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Penerapan Hipnopresur Sebagai Inovasi Kebidanan Komplementer pada Bidan di Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon Tahun 2024 Fitrianingsih, Yeni; Elfi, Elfi
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.16028

Abstract

Bidan PONED mempunyai tugas sesuai kewenanganan dalam melakukan pertolongan pertama kegawatdaruratan ibu hamil, bersalin, nifas, dan rujukan.Bidan sebagai ujung tombak pelayanan harus meningkatkan kompetensi dan keterampilan. Hipnopresur sebagai tehnologi tepat guna terbukti efektif meningkatkan kadar oksitosin, menurunkan nyeri persalinan, dan memperpendek lama persalinan kala I fase aktif. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan PONED dalam melakukan hipnopresur. Responden Bidan PONED Sitopeng berjumlah 14 orang diberikan pelatihan dan kuesioner pre dan post test, serta dilakukan wawancara dan evaluasi selama 1 bulan. Tempat di PONED Sitopeng. Pengetahuan bidan PONED meningkat dari score rata rata 5,6 menjadi 7,9. Dari hasil wawancara dengan pasien sebagian besar (92 %) mengatakan  merasa persalinan lebih tenang, nyaman, mulesnya lebih sering, persalinanya lebih cepat. Pasien merasa lebih diperhatikan dan puas pada pelayanan bidan. Hasil wawancara dengan bidan seluruh peserta (100 %) menyatakan bidan merasa lebih percaya diri, lebih mudah membimbing persalinan, sehingga pasien lebih bisa berkoordinasi dengan baik. Hipnopresur merupakan inovasi teknik kombinasi hipnoterapi dan akupresur yang telah terbukti dapat meningkatkan kadar oksitosin, mengurangi nyeri persalinan dan mempercepat persalinan. Bidan sebagai garda terdepan di PONED dalam menangani persalinan maka perlu pelatihan Hipnopresur sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mencegah terjadinya komplikasi persalinan. Pelatihan hipnopresur dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan PONED serta menambah kepuasan ibu bersalin. Sesuaikan pelatihan dengan kondisi di fasilitas PONED, situasi darurat atau keterbatasan sumber daya.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Olahan Tahu Sebagai Upaya Penanggulangan Kemiskinan di Desa Tambakrejo Suwatiningsih, Dewi; Safitri, Risa Anggi; Setyaningrum, Dyah
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15862

Abstract

Kemiskinan sebagai masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang terdiri dari tingkat pendapatan, kesehatan, pendidikan, akses terhadap barang dan jasa, lokasi, geografis, gender, serta kondisi lingkungan. Kabupaten Bojonegoro berada pada peringkat ke-27 dari 38 kabupaten termiskin di Jawa Timur (Ramadhana, 2024). Dengan jumlah 153.520 jiwa yang telah terdaftar dalam DAMISDA dan perlu untuk dientaskan termasuk wilayah Tambakrejo. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya untuk  mengentaskan kemiskinan, ditengah kondisi rendahnya pendidikan. Adapun perwujudan dari pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh KKN Tematik Kolaboratif 14 Universitas Bojonegoro dengan meningkatkan keberdayaan perempuan di Desa Tambakrejo. Pemberdayaan perempuan ini diwujudkan melalui pelatihan pembuatan tahu mercon. Tujuan dari pelatihan ini yaitu dapat memberikan keterampilan bagi para perempuan dan peluang tambahan penghasilan baru untuk keluarga di Desa Tambakrejo. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2024 di Balai Desa Tambakrejo. Sasaran program pemberdayaan perempuan ini adalah ibu PKK dan pelaku UMKM Desa Tambakrejo. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan beberapa metode diantaranya tahap persiapan, tahap penyusunan materi, dan tahap pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan. Berdasarkan pelaksanan kegiatan tersebut dapat dikatakan bahwa para peserta mampu dengan mudah memahami materi yang disampaikan di setiap tahapannya. Selain itu, melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat ini, peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Dan para peserta memiliki ketertarikan untuk mencoba membuat produk sendiri yang kemudian dapat menjadi pemasukan bagi mereka pada saat diperjualbelikan.
Lodong Sisa Dapur (LOSIDA) sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Wardani, Yuniar; Arwanda, Bella Tia; Putri, Mita Aulia Karunia; Ningtiyas, Dita Wahyu; Dewani, Lalitya Laksmi; Kasyfi, Zahra Nurul
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15591

Abstract

Community diagnosis bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat dan merupakan dasar dalam penyusunan perencanaan program yang efektif dan tepat sasaran juga dalam rangka peningkatan derajat kesehatan. Tujuan pengabdian masyarakat yaitu mengetahui gambaran permasalahan kesehatan dan memberikan solusi intervensi terkait dengan permasalahan kesehatan yang ada. Pengabdian masyarakat dilakukan pada bulan Mei – Juli 2024 di Dusun Karangbendo, Desa Banguntapan Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Sasaran pengabdian masyarakat ini yaitu seluruh warga RT 10, 11, dan 12 Dusun Karangbendo dengan jumlah sebanyak 102 KK. Tahapan kegiatan meliputi; 1) analisis situasi; 2) pengambilan data; 3) pengolahan data; 4) diskusi alternatif pemecahan masalah; dan 5) intervensi kesehatan. Hasil kegiatan ini melaporkan bahwa pembuangan limbah organik tidak tertutup menjadi masalah utama di wilayah ini. Upaya pengendalian yang dilakukan yaitu memberikan edukasi penanganan sampah organik dan praktik pembuatan Lodong Sisa Dapur (LOSIDA). Kegiatan promosi kesehatan ini berjalan dengan lancar. Terjadi peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dengan pendekatan Losida. Hal ini dibuktikan dengan naiknya nilai rata-rata pengetahuan dan perilaku sebelum dan sesudah dilakukan promosi kesehatan. Meskipun perubahan perilaku membutuhkan waktu yang lama, munculnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan pentingnya sebuah tumbuhan di sekitar lingkungan adalah hal yang utama.
Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui Keterampilan Ibu Rumahtangga Mengolah Ikan Tuna Menjadi Dempo Ikan Halimah, Andi Sitti; Ida, Nur; Darma, Darma
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15174

Abstract

Kebutuhan akan ikan dan berbagai olahannya masih menjadi pilihan sebagian besar masyarakat untuk dikonsumsi. Keterampilan yang minim menjadikan olahan ikan menjadi sesuatu yang membosankan dan bernilai ekonomi rendah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membantu ibu rumahtangga untuk lebih terampil dalam mengolah ikan tuna menjadi dempo yang memiliki cita rasa yang berbeda dari produk sejenis di pasaran dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Selain mempersiapkan bahan baku, kegiatan ini juga menambah informasi dan pengetahuan tentang kandungan gizi dan pengolahan ikan tuna yang tepat sehingga menambah nilai jualnya. Hasil kegiatan ini menunjukkan antusiasme ibu rumahtangga dalam mempraktikkan cara pengolahan hingga menjadi produk siap santap, siap kemas, dan siap jual. Diperlukan motivasi dan fasilitas dari pemerintah setempat dalam mengawal kegiatan ibu rumah tangga sehingga mendorong kemandirian ekonomi desa.
Optimalisasi Bayam Merah Dalam Sediaan Teh Celup Organik Tinggi Zat Besi Sebagai Upaya Pencegah Anemia Pada Kelompok Rentan Susilawati, Susilawati; Lathifah, Neneng Siti; Saputri, Gusti Ayu Rai
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15998

Abstract

Anemia merupakan kelainan hematologi dimana masa eritrosit atau massa hemoglobin (Hb) yang beredar tidak dapat memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen bagi jaringan tubuh. Prevalensi anemia di Indonesia masih cukup tinggi pada semua kelompok umur adalah 21,70 % . dan prevalensi anemia di Provinsi Lampung sebesar 5,8 %. Angka tersebut masih dibawah target nasional yaitu sebesar 28%. WHO mengklasifikasi prevalensi anemia suatu daerah berdasarkan tingkat masalah yaitu berat ≥ 40 %, sedang 20%-39,9 %, ringan 5 % - 19,9% dan normal ≤ 4,9 %.Anemia dapat diobati dengan menggunakan tanaman sebagai pengobatan tradisional. Bayam merah merupakan salah satu tanaman alternatif dalam pemenuhan kebutuhan zat besi. Bahan yang digunakan adalah bayam merah yang sudah diolah menjadi teh, metode kegiatan meliputi tahap sosialisasi, tahap pelatihan (Pembuatan Teh Celup Organik bayam merah), tahap penerapan teknologi, tahap pendampingan dan evaluasi, keberlanjutan program. Kelompok tani hidroponik desa Serdang akan memproduksi teh celup organik daun bayam merah sebagai produk tambahan selain sayuran hidroponik, yang telah memiliki ijin Edar sebagai produk lokal yang halal. Masyarakat yang mengalami anemia dianjurkan  untuk mengkonsumsi teh celup organik daun bayam merah, kemudian hasil evaluasi terdapat peningkatan kadar hemoglobin pada kelompok rentan yang mengalami anemia. Kesimpulan pada kegiatan ini masyarakat rentan mengetahui tentang anemia pada kelompok rentan dan pada kelompok petani hidroponik mampu memnerpkan pengolahan daun bayam merah menjadi teh celup. Saran bagi kelompok rentan yang mengalami anemia dapat mengkonsumsi teh celup daun bayam merah selama 7 hari yang diminum setiap pagi dan malam hari.
Pencegahan Demam Berdarah Dengue dengan Edukasi dan Pembuatan Abate Alami dari Biji Pepaya Dan Serbuk Daun Ketapang di Desa Pandak Daun Kecamatan Karang Intan Nurmansyah, Dian; Afra, Fairuz Yaumil; Khairunnisa, Khairunnisa
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15802

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah masalah kesehatan global yang memengaruhi negara-negara tropis seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit DBD dan pencegahannya melalui edukasi dan penggunaan biolarvasida alami dari biji pepaya dan daun ketapang. Kegiatan ini dilakukan di Desa Pandak Daun, dengan responden yang diberikan kuesioner pre-test untuk mengukur pengetahuan awal mereka. Setelah itu, diberikan edukasi menggunakan media visual dan flyer, diikuti dengan kuesioner post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Selain itu, dilakukan demonstrasi pembuatan larvasida alami dari bahan-bahan tersebut. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang penyakit DBD sebesar 6,2% dan peningkatan pengetahuan pencegahan sebesar 5,9%. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Kesimpulan yang didapat adalah edukasi yang diberikan secara efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DBD dan pencegahannya, serta penggunaan biolarvasida alami menawarkan alternatif ramah lingkungan dalam mengendalikan penyebaran nyamuk Aedes aegypti
Peran Festival Baca dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat dan Memperkenalkan Rumah Baca Desa Wonorejo Solikin, Agus; I, Athailah Nurul; Wardana, Ayub Wisnu; Islamiyah, Atika Nur; Nisa, Intan Khoirotun; Pertiwi, Laila Dewi; Kautsarani, Rizqina Zami K; Zulfa, Indana Aminatuz; Alifiani, Ella Rahma
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15501

Abstract

KKN atau Kuliah Kerja Nyata merupakan sebuah kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai bentuk penerapan keilmuannya yang selama ini sudah didapatkan semasa kuliah. Dewasa ini perkembangan teknologi sangatlah pesat, sehingga banyak dari generasi bangsa memanfaatkan teknologi dalam mencari rujukan untuk belajar sampai pada akhirnya buku sudah mulai ditinggalkan. Maka dari itu, Mahasiswa KKN dari UIN Sunan Ampel Surabaya Kelompok 12 Desa Wonorejo membuat sebuah program kerja yang diberi nama dengan "Festival Baca". Tujuan dari adanya program kerja ini adalah agar dapat meningkatkan minat dalam membaca buku bagi masyarakat Desa Wonorejo, khususnya anak-anak generasi bangsa. Tak hanya itu, program kerja ini juga dilaksanakan untuk mempromosikan perpustakaan desa atau yang mereka sebut dengan taman baca yang berada di Balai Desa Wonorejo. Pada akhirnya kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik selama 2 hari yang mana kegiatan tersebut dilaksanakan dengan berbagai macam kegiatan seperti pameran buku, menonton film bersama, mengadakan berbagai perlombaan, permainan, serta pertunjukan dari masing-masing peserta festival di tiap sekolahan yang diundang. Dari kegiatan tersebut para warga masyarakat dapat termotivasi untuk membaca buku serta dapat mengetahui taman baca yang berada di Balai Desa Wonorejo tersebut.
Tingkatkan Pelestarian Hutan Mangrove Melalui Kolaborasi Edukatif dan Sharing Session Bersama Pemuda Gampong Lisdayanti, Eka; Najmi, Nurul; Rahmawati, Rahmawati; Nasution, Anisah
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15038

Abstract

Pelestarian ekosistem mangrove dapat dilakukan salah satunya dengan cara penanaman kembali bibit mangrove. Bibit mangrove akan berhasil tumbuh jika ditanam pada lingkungan yang tepat dan mendapatkan perawatan atau perlidungan pasca penanaman terutama oleh semua masyarakat setempat. Tujuan pengabdian ini adalah dapat menjadi media atau ruang bagi kelompok pengelola agar mampu mengidentifikasi kendala dan solusi selama pengelolaan mangrove di Gampong Peunaga Cut Ujong, Aceh Barat. Aktivitas penanaman dan perawatan mangrove telah dilakukan sejak tahun 2022 dan 2024, sehingga sangat penting untuk menjalin kolaborasi antar pihak sebagai upaya nyata dalam meningkatkan keberhasilan konservasi hutan mangrove. Metode yang digunakan adalah kolaborasi edukatif dan sharing session antar pihak untuk mencapai tujuan pengabdian. Seluruh sesi pengabdian menunjukkan keaktifan dan antusias semua pihak terutama kelompok pemuda dalam mengidentifikasi kendala-kendala terkait pengelolaan selama 2 tahun pasca penanaman. Tahap akhir kegiatan mengevaluasi kendala utama yang ditemukan kelompok adalah masih kurangnya tingkat saling percaya satu sama lain antar pihak di Gampong, terutama terkait tahapan pengelolaan. Hal lain yang menjadi perhatian adalah sikap yang saling melempar tanggung jawab karena masih belum ada aturan atau kebijakan mengenai pengelolaan ekosistem mangrove di Gampong ini. Hasil diskusi terarah kolaboratif yang dilakukan merekomendasikan pelibatan dan keterbukaan semua pihak dengan adil, baik dari pertukaran informasi atau pun program dalam pengelolaan ekosistem mangrove.
Pendampingan Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) Untuk Meningkatkan Kualitas Gizi Anak Usia Dini Purnamasari, Yayu Mega; Jazariyah, Jazariyah; Wahyudi, Ayu Vinlandari
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.14061

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan terkait keluarga sadar gizi (KADARZI) kepada para orang tua yang memiliki anak usia dini guna meningkatkan kualitas gizi anak usia dini di Desa Sampiran Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Pendampingan KADARZI ini dilakukan dengan memberikan materi terkait pentingnya kualitas gizi bagi anak usia dini, serta memberikan kesempatan kepada orang tua yang memiliki anak usia dini untuk mengisi kuesioner serta berekspresi dengan mengikuti alur permainan yang sudah dirancang. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih tentang gizi bagi anak usia dini, seperti halnya menu sehat untuk anak usia dini. Permasalahan gizi anak usia dini menjadi permasalahan yang kompleks, karena hal tersebut berkait dengan kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan anak usia dini, yang mana merupakan generasi penerus bangsa. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), dimana abdimas menjadi turut berkontribusi dalam kegiatan pendampingan, yakni ikut memberikan materi kepada para peserta, Setelah diberikannya pendampingan terkait KADARZI, terlihat para peserta antusias dalam mengikuti seluruh alur pendampingan, dan memiliki pengetahuan tambahan terkait gizi bagi anak usia dini. Hal tersebut tergambar dari kuesioner yang diis oleh para peserta, juga ketika proses pemainan tentang pemahaman gizi.
Strategi Pengembangan Ekonomi Desa Margacinta melalui Integrasi Objek Wisata Lokal dan Produk Desa Supriadi, Apip; Komarlina, Dwi Hastuti Lestari; Ramadhan, Rifky Wahyu; Ardiani, Gusti Tia; Kurniawan, Dian
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15722

Abstract

Pariwisata memiliki dampak signifikan pada aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, merupakan salah satu desa dengan potensi wisata alam yang besar, seperti body rafting, wisata edukasi mangrove, serta produk lokal asli desa seperti madu budidaya, dodol singkong, dan lain lain. Namun, promosi yang kurang optimal dan belum terintegrasinya objek wisata dengan produk lokal menjadi salah satu penyebab rendahnya kunjungan wisatawan ke Desa Margacinta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan masukan pengembangan ekonomi Desa Margacinta melalui integrasi objek wisata lokal dan produk asli desa. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam identifikasi masalah, penyusunan solusi, dan evaluasi. Dalam kegiatan pengabdian ini disampaikan bahwa integrasi antara wisata alam dan produk lokal dapat meningkatkan daya tarik wisatawan dan pendapatan masyarakat jika didukung dengan strategi promosi yang efektif. Beberapa strategi promosi yang disarankan meliputi pemanfaatan media sosial, kerja sama dengan influencer, dan pembuatan paket/bundling wisata dengan produk lokal. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas Desa Margacinta, bisa menarik lebih banyak wisatawan, dan pada akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat desa secara berkelanjutan. Disarankan perlu adanya dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah, serta pelatihan bagi generasi muda dalam memanfaatkan media sosial untuk turut serta mempromosikan desa.