cover
Contact Name
Sugeng Setia Nugroho
Contact Email
jorpres.fik@gmail.com
Phone
+628562977629
Journal Mail Official
jorpres.fik@gmail.com
Editorial Address
Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi)
ISSN : 02164493     EISSN : 25976109     DOI : 10.21831
Jurnal Olahraga Prestasi diterbitkan dua kali dalam setahun oleh program studi Ilmu Kepelatihan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini memuat hasil penelitian, gagasan ilmiah ataupun review sistematis bidang ilmu keolahragaan (sports science) terutama topik olahraga prestasi, seperti : ilmu kepelatihan (sports coaching), kondisi fisik (strength and conditioning), biomekanika (biomechanics), kedokteran olahraga (sports medicine), gizi olahraga (sports nutrition), teknologi olahraga & ergonomi (sports technology & ergonomy), olahraga kecabangan (sports specifics) dan bidang lain yang mendukung olahraga prestasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 3 (2022)" : 10 Documents clear
Profil Kondisi Fisik Atlet SMA Kelas Khusus Olahraga di Kabupaten Sleman Fauzi - -; Nur Cholis Majid
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.53442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik peserta didik KKO SMA Negeri 1 Seyegan dan SMA Negeri 2 Ngaglik. Kondisi Fisik dalam penelitian ini dibatasi pada kekuatan, daya tahan, kecepatan, power, flexibility, dan kelincahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan survei dengan pengambilan data menggunakan tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 118 peserta didik, diambil menggunakan teknik random sampling. Instrument dalam penelitian ini yaitu kekuatan otot lengan (Push Up), kekuatan otot perut (Sit Up), kekuatan otot kaki (Standing Board Jump), daya tahan (MFT), kecepatan (Sprint 30 m), power (Vertical Jump), kelentukan (Sit Reach), dan kelincahan (Illinois Run Test). Analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa: profil tingkat kondisi fisik peserta didik KKO SMA Negeri 1 Seyegan berada pada kategori “sangat baik” sebesar 0% (0 peserta didik), “baik” sebesar 70% (21 peserta didik), “cukup” sebesar 30% (9 peserta didik), “kurang” sebesar 0% (0 peserta didik), dan “sangat kurang” sebesar 0% (0 peserta didik). Sedangkan profil kondisi fisik peserta didik KKO SMA Negeri 2 Ngaglik berada pada kategori “sangat baik” sebesar 3% (1 peserta didik), “baik” sebesar 83% (25 peserta didik), “cukup” sebesar 13% (4 peserta didik), “kurang” sebesar 0% (0 peserta didik), dan “sangat kurang” sebesar 0% (0 peserta didik). Profil kondisi fisik peserta didik KKO SMA Negeri 1 Seyegan dan SMA Negeri 2 Ngaglik berada pada kategori “sangat baik” sebesar 2% (1 peserta didik), “baik” sebesar 77% (46 peserta didik), “cukup” sebesar 22% (13 peserta didik), “kurang” sebesar 0% (0 peserta didik), dan “sangat kurang” sebesar 0% (0 peserta didik).
Pemantauan Profil Kondisi Fisik Kecabangan Sepakbola Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Kelas Khusus Olahraga Di Daerah Kabupaten Sleman Yogyakarta Hedi Ardiyanto Hermawan; Fathan Nurcahyo; Yudanto Yudanto
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.53096

Abstract

Setiap cabang olahraga memiliki kekhasan atau karakteristik masing-masing, seperti: profil kondisi fisik predominannya, karakter pemainnya, karakter penontonnya, karakter teknik dan dominasi geraknya dan lain sebagainya. Untuk bisa bermain dengan baik maka minimal 4 unsur dalam permainan sepakbola harus dikuasai, yaitu: unsur fisik, unsur teknik, unsur taktik-strategi dan unsur psikis/mental. Tanpa mengesampingkan aspek-aspek yang lainnya penelitian ini memiliki tujuan utama untuk memantau keberbakatan sepakbola siswa sekolah menengah pertama (SMP) kelas khusus olahraga (KKO) di Kab. Sleman, D.I. Yogyakarta terutama dilihat dari aspek antrophometri tubuhnya dan aspek profil kondisi fisiknya secara umum. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Instrumen dan teknik pengumpulan datanya menggunakan tes dan pengukuran. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh calon siswa putra kelas khusus olahraga cabang sepakbola yang mendaftarkan diri di SMP N KKO di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 106 siswa. Instrument yang digunakan untuk mengukur aspek antrophometri antara lain stadiometer (tinggi badan) dan timbangan (berat badan), sedangkan aspek kondisi fisik meliputi 11 item tes yaitu: 1) kecepatan diukur dengan tes lari sprint 40M (detik), 2) kelentukan diukur dengan tes sit and ritch flexiometer (cm), 3) kekuatan otot tungkai diukur dengan tes leg and back dynamometer (kg), 4) kekuatan otot togok diukur dengan tes leg and back dynamometer (kg), 5) power otot tungkai diukur dengan tes vertikal jump/jump DF (cm), 6) kekuatan otot lengan tangan diukur dengan tes push up selama 30 detik (ulangan/kali), 7) kekuatan otot perut diukur dengan tes sit up selama 30 detik (ulangan/kali), 8) kecepatan reaksi diukur dengan tes whole body reaction/WBR (skon), 9) kelincahan diukur dengan tes side step (ulangan/kali), 10) keseimbangan diukur dengan tes berdiri pada satu kaki (detik/menit), dan 11) daya tahan kardiorespirasi (VO2Max) diukur dengan tes multystage (kg/mililiter/berat badan). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut: 1) Profil keberbakatan pada aspek antrophometri calon siswa Sekolah Menengah Pertama kelas khusus olahraga cabang sepakbola di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta secara keseluruhan berada pada kategori “sedang”. Secara rinci, sebanyak 9 (8,96%) siswa berkategori “sangat tinggi”, 19 (17,92%) siswa berkategori “tinggi”, 41 (38,68%) siswa berkategori “sedang”, 32 (29,72%) siswa berkategori “rendah”, dan sebanyak 5 (4,72%) siswa berkategori “sangat rendah”. 2) Profil keberbakatan pada aspek kondisi fisik calon siswa Sekolah Menengah Pertama kelas khusus olahraga cabang sepakbola di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta secara keseluruhan berada pada kategori “sedang”. Secara rinci, sebanyak 7 (6,60%) siswa berkategori “sangat baik”, 20 (18,87%) siswa berkategori “baik”, 45 (42,45%) siswa berkategori “sedang”, 27 (25,27%) siswa berkategori “kurang”, dan sebanyak 7 (6,60%) siswa berkategori “sangat kurang”.
Pengaruh Daya Ledak Otot Lengan, Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Mata-Tangan terhadap Ketepatan Smash Umi Marisa; Yendrizal Yendrizal; Didin Tohidin; Asep Sujana; Fiky Zarya
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.53882

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya ketepatan smash pada atlet bolavoli putra klub Padang Adios. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi asosiatif kausal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh langsung, tidak langsung dan simultan daya ledak otot lengan, daya ledak otot tungkai, koordinasi mata-tangan terhadap ketepatan smash bolavoli. Populasi penelitian atlet bolavoli putra klub Padang Adios yang berjumlah 14 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling, yang berjumlah 14 atlet putra. Data dikumpulkan mengunakan tes untuk mengukur daya ledak otot lengan, daya ledak otot tungkai, koordinasi mata-tangan, dan ketepatan smash bolavoli. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur.Hasil analisis data menunjukkan bahwa; (1) terdapat pengaruh langsung yang signifikan daya ledak otot lengan terhadap ketepatan smash bolavoli dengan nilai 10,76%.(2) terdapat pengaruh langsung yang signifikan daya ledak otot tungkai terhadap ketepatan smash bolavoli dengan nilai 6,60%. (3) terdapat pengaruh langsung yang signifikan koordinasi mata-tangan terhadap ketepatan smash bolavoli dengan nilai 7,34%. (4) terdapat pengaruh tidak langsung daya ledak otot lengan terhadap ketepatan smash bolavoli melalui koordinasi mata-tangan dengan nilai 13,91%. (5) terdapat pengaruh tidak langsung daya ledak otot tungkai terhadap ketepatan smash bolavoli melalui koordinasi mata-tangan dengan nilai 23,33%.(6) terdapat pengaruh simultan yang signifikan antara daya ledak otot lengan, daya ledak otot tungkai, dan koordinasi mata-tangan secara stimulan terhadap ketepatan smash bolavoli dengan nilai 24,70%.
Evaluasi program pembinaan olahraga prestasi Wushu kabupaten kerinci Istiqhfar Oradia Linas; Willadi Rasyid; Wilda Welis; Roma Irawan; Fiky Zarya
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.53817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana program pembinaan olahraga prestasi Wushu Kabupaten Kerinci, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, and Product). Data yang diperoleh pada penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam fenomena penurunan prestasi cabang olahraga Wushu Kabupaten Kerinci. hal tersebut terlihat dari menurunnya perolehan medali pada PORPROV Jambi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi yang positif bagi kegiatan pembinaan cabang olahraga Wushu Kabupaten Kerinci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Aspek Context, setiap kegiatan hampir seluruhnya dipegang oleh pelatih dan pengurus seperti tujuan, landasan dan kebutuhan disesuaiakan dengan visi-misi 2) Aspek Input, pengurus, pelatih, atlet, sarana prasarana dan pendanaan. di lihat dari kualifikasi pengurus jelas dengan adanya surat tugas resmi yang tertulis serta untuk pelatih telah ada yang memiliki sertifikat. untuk atlet wushu Kabupaten Kerinci sudah cukup baik dimana atlet memiliki kemampuan, potensi untuk dikembangkan hanya saja di sayangkan kurangnya efektif dengan sarana prasarana yang masih belum memadai. dan Pendanaan wushu Kabupaten Kerinci berasal dari KONI Kabupaten Kerinci 3). Aspek Process, diperoleh dari hasil pengamatan dan wawancara pelaksanaan program latihan Wushu Kabupaten Kerinci terbilang sudah sesuai dengan rencana program pada latihan fisik, teknik, dan taktik maupun mental. hanya saja terkendala pada sarana dan prasarana yang masih belum memadai dan permasalahan lainnya terlihat bahwa atlet yang masih ada tidak rutin dalam mengikuti latihan dan masih ada yang terlambat. 4). Aspek Product, Dalam peningkatan sikap, wawasan maupun kemampuan dalam proses program latihan sudah baik sebab adanya ketegasan dari pengurus dan pelatih yang cukup disiplin dan memberi sanksi pada atlet yang kurang disiplin hal tersebut dapat meningkatkan sikap dan mental dari atlet. Prestasi atlet harus dimaksimalkan lagi dari sebelumnya.
Pentingnya kepercayaan diri atlet bola basket: Studi literature review Fahd Mukhtarsyaf; Suryanto Suryanto; Anung Priambodo; Rahmat Iqbal; Muhamad Ichsan Sabillah
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.54397

Abstract

Kepercayaan diri sudah pasti menjadi salah satu faktor penentu suksesnya seorang atlet, karena hal tersebut yang pada akhirnya akan berdampak pada penampilan atlet saat bertanding dan dalam mencapai sebuah prestasi. Tujuan dari dari artikel ini adalah (1) mendeskripsikan tentang pentingnya faktor mental dalam mencapai sebuah prestasi, (2) mendeskripsikan tentang pentingnya kepercayaan diri pada atlet bola basket menjelang pertandingan, (3) mendeskripsikan bagaimana membangun kepercayaan diri atlet bola basket menjelang kompetisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur yang relevan untuk dikaji secara konseptual dan disimpulkan dari hasil bahasan. Hasil dari pengkajian ini menunjukan bahwa (1) Faktor mental sangat penting dalam mencapai sebuah prestasi atlet bola basket, hal ini disebabkan jika atlet memiliki mental yang baik maka akan meningkatkan kepercayaan diri (2) kepercayaan diri sebagai kualitas penting yang harus dimiliki oleh atlet elit untuk melindungi dari pikiran dan perasaan yang berpotensi melemahkan yang dialami dalam situasi kompetitif. (3) Membangun kepercayaan diri atlet  dapat dilakukan dengan selalu berfikir positif, latihan simulasi untuk mencari pengalaman bertanding, dapat dilakukan saat latihan dan saat menjalankan try in/try out, lakukan self-talk, motivasi dari dalam dan luar, tentukan tujuan/goal setting dan mengikuti program latihan mental.
PON XX Papua: Bagaimana persepsi masyarakat terhadap dampak yang ditimbulkan? Tri Setyo Guntoro; Evi Sinaga; Miftah Fariz Prima Putra; Friska Sari Gracia Sinaga; Rodhi Rusdiyanto Hidayat
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.48580

Abstract

Dalam olahraga, Indonesia memiliki event yang sangat bergensi, yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON). Edisi PON ke-XX tahun 2021 menjadi momen bersejarah bagi Papua karena untuk pertama kalinya Papua ditetapkan sebagai tuan rumah. Hingga saat ini terdapat keterbatasan informasi (knowledge gap) terkait dengan kajian pada event olahraga terbesar nasional (PON). Padahal, untuk menyelenggarakan event tersebut membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini ialah mengetahui persepsi masyarakat mengenai dampak yang ditimbulkan dari penyelenggaraan PON XX Papua 2021. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mengadopsi Kuesioner Dampak Event Olahraga Pada Masyarakat (KDEOPM). Terdapat 10 item KDEOPM yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu 4 item dalam faktor ekonomi, 3 item dalam faktor psiko-sosial, dan 3 item dalam faktor infrastruktur. Penelitian dilakukan di empat cluster yang menjadi tuan rumah PON XX Papua, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Mimika. Total sample yang terlibat sabanyak 675 responden warga Provinsi Papua, pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan memadukan (blended) dua cara, yaitu online dan offline. Hasil penelitian menemukan persepsi positif masyarakat mengenai dampak penyelenggaraan PON XX Papua dari sektor ekonomi, psiko-sosial dan infrastruktur, meskipun terdapat masyarakat yang memberikan persepsi negatif. Penyelenggaraan PON ke-XX di Papua dipersepsikan oleh masyarakat memberikan lebih banyak dampak secara ekonomi (37.59%), disusul infrastruktur (31.45%) dan kemudian pisko-sosial (30,95%). Pemberdayaan sektor ekonomi kreatif perlu terus dilanjutkan agar dampak ekonomi tetap dirasakan masyarakat. Infrastruktur seperti venues olahraga yang sudah dibangun perlu dikelola dengan baik agar masalah terbengkalainya venues olahraga tidak muncul di Papua.
Kelas Olahraga Sebagai Upaya Pembinaan Prestasi yang Berkelanjutan Ridho Gata Wijaya
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.51609

Abstract

Pembinaan adalah bagian penting dari proses keberlangsungan mempertahankan prestasi. Dalam upaya pembinaan atlet terdapat tahapan konteks, input, proses dan hasil yang menjadi bagian evalusai agar dapat mencapai hasil yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembinaan prestasi dan evaluasi pada bimbinaan prestasi kelas olahraga. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode campuran dengan sampel uji coba 108 siswa dan 13 guru pada lima Sekolah Menengah Atas yang berada di wilayah berbeda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rerata 3,20 “cukup baik” pada siswa dan 13 guru menunjukkan hasil “cukup baik” dengan rerata 3,25.
Hubungan antara panjang tungkai, power tungkai, dan kelincahan terhadap kemampuan tendangan atlit tarung derajat Kabupaten Bantul Sugeng Purwanto; Dody Tri Iwandana
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.52869

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara panjang tungkai, power tungkai, dan kelincahan terhadap kemampuan tendangan atlit Tarung Derajat Kabupaten Bantul. Manfaat penelitian ini secara teoritis diharapkan dapat menambah pengetahuan dalam bidang olahraga, sekaligus secara praktis diharapkan dapat memberikan informasi bagi atlet maupun para pelatih khususnya mengenai aspek-aspek terkait cara dan analisis tendangan yang baik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlit Tarung Derajat Kabupaten Bantul berjumlah 24 atlit. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu atlit Tarung Derajat Kabupaten Bantul baik laki-laki maupun perempuan berjumlah 24 atlit. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik correlation design dengan Software SPSS versi 25. Dari Hasil Penelitian menunjukkan nilai Sig, F change 0,00 0,05 maka terdapat korelasi atau hubungan antara variabel panjang tungkai, power tungkai, dan kelincahan secara simultan terhadap variabel kemampuan tendangan dengan derajat hubungan power tungkai 0,951 yaitu sangat kuat. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara panjang tungkai, power tungkai, dan kelincahan terhadap kemampuan tendangan atlit Tarung Derajat Kabupaten Bantul dengan derajat hubungan yang paling kuat yaitu power tungkai. AbstractThe purpose of this study was to analyze the relationship between leg length, leg power, and agility on the kick ability of Tarung Derajat athletes in Bantul Regency. The benefits of this research are theoretically expected to increase knowledge in the field of sports, while practically it is expected to provide information for athletes and coaches, especially regarding aspects related to good kick methods and analysis. The population in this study were all Tarung Derajat athletes in Bantul Regency totaling 24 athletes. The sample in this study used a total sampling of 24 athletes in Bantul Regency, both male and female. Data analysis in this study used statistical analysis of correlation design with SPSS software version 25. From the results of the study showed the value of Sig, F change 0.00 0.05, then there was a correlation or relationship between the variables of limb length, leg power, and agility simultaneously on the variable of kick ability with the degree of leg power relationship is 0.951, which is very strong. So it can be concluded that there is a relationship between leg length, leg power, and agility on the kick ability of Tarung Derajat athletes in Bantul Regency with the strongest degree of relationship, namely leg power.
Elektrik string server in archery 3 in 1; studi pendahuluan pelatih panahan Heru prasetyo; Yudik Prasetyo; Betrix Teofa Perkasa Wibafied Billy Yacshie
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.53540

Abstract

Sesungguhnya string yang ideal harus dibuat sendiri dengan melihat karakteristik atlet dan jenis peralatan yang dugunakan secara langsung supaya menghaslkan string yang tepat sehingga dalam penelitian ini tentang studi pendahuluan untuk mengetahui seberapa besar pemahaman pelatih panahan di yogyakarta dan jawa tengah yang berhubungan dengan pembuatan, fungsi dan tehnik membuat string dan serving untuk olahraga panahan yang berkualitas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei dan teknik pengumpulan data menggunakan skala likert. Populasi penelitiannya adalah pelatih yang berada di Kota Yogyakarta dan Jawa Tengah. Jumlah populasi 40 pelatih yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Seluruh sampel tersebut dengan kriteria merupakan pelatih panahan di Jawa, serta bersedia menjadi sampel serta Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup. Tehnik pengumpulan daata dengan cara menyebar angket melalui goggle from selanjutnya para pelatih mengisi angket tersebut namun sebelum disebarluaskan angket tersebut sudah di uji validitasnya dengan rumus korelasi product moment dan uji reliabilitas cronbach's alpha dengan nilai 0,896, yang artinya angket sudah valid dan reliabel. Terdapat hasil pelatih di Jawa dilihat dari hasil analisis tingkat pengetahuan terkait dengan alat elektrik string server in archery 3 in 1 masih kurang dengan bukti 23 pelatih masih belum mengetahui alat elektrik string server in archery 3 in 1 dan ada beberapa yang baru mendengar nama alat ini.
Motivasi berolahraga atlet tinju selama pandemi covid-19 Apta Mylsidayu; Elly Diana Mamesah
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.53480

Abstract

Kota Bekasi masih termasuk daerah yang mengalami Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 corona virus desease pada awal tahun 2022, sesuai dengan surat edaran Komite Kebijakan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (covid-19) dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi. Hal ini berimbas pada latihan atlet tinju Kota Bekasi. Dampak PPKM ini secara tidak langsung mempengaruhi motivasi atlet dalam berlatih sedangkan persiapan untuk menghadapi PORDA Jawa Barat 2022 semakin dekat. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis motivasi berolahraga atlet tinju Kota Bekasi selama pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik sampling jenuh, maka populasi dan sampel adalah atlet tinju Kota Bekasi yang akan mengikuti PORDA Jawa Barat Tahun 2022 berjumlah 11 atlet. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket yang mengadaptasi instrumen Sport Motivation Scale. Teknik pengumpulan data menggunakan platform google form dan analisis data menggunakan penilaian acuan norma (PAN) dalam skala yang dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berolahraga atlet tinju Kota Bekasi selama Pandemi covid-19 berdasarkan motivasi intrinsik sebesar 81.60%, motivasi ekstrinsik sebesar 78.57%, dan amotivation (tidak termotivasi) sebesar 39.29%. Motivasi yang tinggi akan menentukan seberapa keras atlet tinju berlatih dan mencoba berkompetisi. Oleh sebab itu, pelatih harus menerapkan prinsip variasi latihan agar amotivation atlet tidak menjadi tinggi karena amotivation yang tinggi dapat membuat atlet berhenti berlatih dari cabang olahraga tinju.

Page 1 of 1 | Total Record : 10