cover
Contact Name
Didik Iswadi
Contact Email
dosen01740@unpam.ac.id
Phone
+6282223273722
Journal Mail Official
j.abdilaksana@unpam.ac.id
Editorial Address
Jalan Witana Harja No.18b, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan 15417
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 27162303     EISSN : 27235181     DOI : https://doi.org/10.32493/aljpkm
Focus and Scope Fokus Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah berkaitan dengan hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Energi, Teknologi informasi dan komunikasi, Hukum dan kebijakan publik, Sosial humaniora dan seni budaya, Ekonomi, Peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pembangunan manusia, Kependidikan dan pembelajaran dan Pangan. Lingkupnya meliputi Pengembangan Masyarakat, Riset Berbasis Masyarakat, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian.
Articles 835 Documents
CERITA ANAK BERBASIS DIGITAL SEBAGAI UPAYA ORANG TUA DALAM PERKEMBANGAN BAHASA, INTELEKTUAL DAN MORAL ANAK Yanti, Dewi; Hotimah, Wiwin Husnul; Zulfikar, Zulfikar; Putri, Nafi’ Kharisma; Oktaviani, Diah Ayu; Sidik, Alpin Nur
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.31152

Abstract

Berbagai kasus pada perkembangan anak marak terjadi di masyarakat. Kasus perkembangan anak seperti bahasa, intelektual dan moral adalah hal yang patut menjadi perhatian penting. Kurangnya pemerolehan bahasa dan literasi yang sesuai dengan usianya menjadi salah satu faktor penghambat perkembangan anak yang berdampak pada bahasa, psikologis dan moralnya. Gagapnya teknologi, media komunikasi yang dialami para orang tua pun menjadi faktor lainnya. Dengan dasar kasus inilah tim PKM melakukan penyuluhan berjudul “Penyuluhan Cerita Anak Berbasis Digital sebagai Upaya Orang Tua dalam Perkembangan Bahasa, Intelektual dan Moral Anak di Majelis Taklim Al-Hidayah”. Pelaksanaan penyuluhan dibagi menjadi tiga sesi, yaitu: (1) Pembekalan pengetahuan mengenai jenis cerita rakyat yang ada pada media digital; (2) Pembekalan pengetahuan mengenai lima tahapan perkembangan anak dan pemilihan bacaan guna mengembangkan bahasa, intelektual dan pendidikan moral pada anak; dan (3) Pembekalan pengetahuan langkah-langkah sebagai orang tua mendukung perkembangan psikologi anak melalui media bacaan digital. Melalui penyuluhan tersebut didapkan kesimpulan bahwa banyak orang tua yang masih keliru dalam mengasuh anak dalam aspek perkembangan pemerolehan bahasa dan psikologis anak namun materi yang disampaikan direspon dengan positif. Berdasarkan PKM yang telah dilaksanakan, orang tua dapat memulai pola asuh perkembangan berbahasa dan psikologis anak sesuai dengan materi yang dipaparkan.Kata Kunci : Cerita anak, Cerita digital, Intelektual dan moral, Orang tua, Perkembangan bahasa
PENYULUHAN PENGELOLAAN KEUANGAN SEDERHANA PADA SISWA BEC CILANDAK TIMUR JAKARTA SELATAN Hadistia, Ananda; Bachtiar, Ardi; Kharisma, Indri
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.30968

Abstract

Kebutuhan manusia dalam ilmu ekonomi bisa dikatakan tidak terbatas. Semua keinginan mudah sekali terealisasi. Kondisi ini tentunya tidak akan bisa terwujud tanpa adanya tata kelola yang baik. Mengatur keuangan seseorang dengan cara memperioritaskan antara kebutuhan primer, skunder, dan tersier. Oleh sebab itulah pada PKM ini akan diberikan penyuluhan mengatur keuangan sederhana bagi anak, khususnya anak dalam usia sekolah (pelajar) di BEC Cilandak Timur Jakarta Selatan. Alasannya, dengan mengatur keuangan seseorang bisa memperioritaskan antara kebutuhan primer, skunder, dan tersier. Masalah keuangan siswa berikutnya adalah susahnya untuk menabung dan melakukan investasi dengan uang jajan bulanan. Dengan status siswa yang dimiliki terkadang membuat siswa berpikir santai dan merasa masih punya banyak waktu untuk mempersiapkan masa depan sehingga merasa tidak perlu rajin menabung.Padahal kebiasaan dari usia muda inilah yang akan menentukan kesuksesan finansial mereka saat dewasa nanti. Oleh sebab itulah pada PKM ini akan diberikan penyuluhan mengatur keuangan bagi anak, khususnya anak dalam usia sekolah (pelajar). Pengelolaan keuangan sederhana pada siswa di BEC Cilandak Timur Jakarta Selatan mendapatkan hasil yang sangat baik. Siswa lebih peka terhadap diri dan ke mulai dapat mengambil sikap untuk menentukan apasaja yang harus diraih dan ditempuh untuk mewujudkan rencana keuangannya tersebut, meski belum terkondidikan dengan baik, mereka mampu memberikan pemaparan akan perncanaan keuangannya di masa mendatang.Kata Kunci : Keuangan, Pengelolaan, Penyuluhan
PEMBUATAN HAND SANITIZER BERBAHAN DASAR ALOE VERA DAN JERUK NIPIS DI SMK SASMITA JAYA 1 PAMULANG TANGERANG SELATAN Hakim, Rusnia Junita; Indrawati, Wiwik; Sudiyarmanto, Sudiyarmanto; Affandi, Lutfi Surya; Gulo, Exaudin
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.30949

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Civitas Akademika merupakan perwujudan dharma bakti dan kepedulian dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat meliputi berbagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia seperti peningkatan keterampilan, perluasan wawasan, pengetahuan maupun kebutuhan yang mendesak sebagai solusi problem dalam masyarakat, terutama terkait meningkatkan kebersihan tangan guna menjaga kondisi tubuh agar tetap fit. Sebagai perwujudan pelaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai amanat dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU DIKNAS) yaitu disebutkan bahwa salah satu komponen dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian kepada Masyarakat selain Pendidikan dan Penelitian, telah dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Pembuatan Hand Sanitizer Berbahan Dasar Aloe Vera Dan Jeruk Nipis  Di SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang Tangerang Selatan. Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan yang antusias dari siswa dan guru. Pada kesempatan yang berikutnya diharapkan program ini dapat terus berlanjut dengan cakupan dan topik yang berkembang sesuai kebutuhan siswa dan masyarakat.Kata Kunci : handsanitizer, aloe vera, jeruk nipis
PELATIHAN DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN INTENSI BERWIRAUSAHA SISWA SMK SASMITA JAYA PAMULANG, TANGERANG SELATAN Fadillah, Fadillah; Sulistiyani, Sulistiyani; Hulasoh, Ela
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.31182

Abstract

Masa remaja adalah waktu yang tepat untuk mendapatkannya pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan. Melalui pelatihan digital marketing para siswa diharapkan mampu membuka peluang usaha dengan mandiri dan berkesinambungan yaitu dengan berwirausaha. Sehingga, ada peningkatan intensi berwirausaha untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sasmita Jaya, Pamulang. Pelatihan digital marketing memberikan keterampilan khusus pada siswa, sehingga dapat mengelola keterampilannya sebagai sumber kehidupannya. Menumbuhkan jiwa berwirausaha pada siswa akan mengurangi tingkat pengangguran, karena setelah lulus dari sekolah diharapkan siswa mampu merintis usaha sendiriDigital marketing merupakan suatu bentuk program mempromosikan atau memasarkan sebuah produk dan merk dengan menggunakan media digital. Hal ini terjadi karena perkembangan teknologi dan juga pengguna internet sehingga internet menjadi sebuah market yang sangat prospektif. Digital marketing merupakan solusi untuk menjangkau pelanggan lebih banyak dengan dana yang sedikit. Kehadiran teknologi saat ini merupakan peluang bagi para siswa untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dengan gadget yang dimiliki akan menjadi pemasaran yang paling ampuh dalam menggapai pangsa pasar konsumen yang lebih luas. Oleh Karena itu berdasarkan latar belakang tersebut peneliti ingin mengetahuai seberapa pengarunya terhadap minat berwirausaha karena pengetahuan digital marketing (Istiqomah, 2021).SMK merupakan salah satu bagian dari sistem pendidikan diharapkan dapat menghasilkan  lulusan yang berkompeten dalam bidangnya, SMK membekali siswanya untuk bisa bekerja secara mandiri dan terampil. Bekal yang di dapat oleh siswa selama proses pelatihan digital marketing diharapkan mampu meningkatkan jumlah wirausaha. Sehingga, siswa lebih mandiri dan mampu menghadapi para pesaing di masa depan (Munarsih, n.d.). Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia mengalami kenaikan secara signifikan dari tahun ke tahun, hingga telah mencapai lebih dari 130 juta pengguna di tahun 2017, yang didominasi oleh pengguna internet melalui perangkat mobile daripada desktop pc. Pelatihan digital marketing membantu siswa untuk memahami implementasi digital marketing yang paling efektif dan efisien atau selaras dengan tujuan bisnis yang diharapkan. Digital marketing tidak lagi menjadi sesuatu yang membingungkan, karena semua yang dilakukan dapat dijalankan sendiri dan diukur kinerjanya. Dari hasil analisa tersebut, para siswa yang mengikuti pelatihan digital marketing dapat belajar untuk melakukan perubahan yang lebih baik dalam berwirausahaBerangkat dari analisis situasi tersebut di atas, maka kemudian dilakukan pengabdian oleh tim pengabdi dari Universitas Pamulang terkait peningkatan pemahaman praktik digital marketing untuk meningkatkan intensi berwirausaha siswa SMK Sasmita Jaya Pamulang. Sebagai upaya untuk membangun upaya dan mendorong motivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki oleh para siswa – siswi akan potensi berwirausaha yang dimiliki dan juga meningkatan kompetensi literasi digital terkait marketing. Dalam pengabdian ini akan terjadi transfer pengetahuan, keterampilan dan penguasaan teknologi kepada para peserta didik sehingga peserta didik menjadi berdaya atau memiliki kekuatan untuk mengembangkan jiwa wirausaha. Melalui pengabdian ini maka diharapkan para siswa-siswi SMK Sasmita Jaya Pamulang akan mampu mengembangkan usaha dan melakukan pemasaran secara digital. Metode yang diterapkan pada pelaksanaan program kegiatan PKM ini adalah pemberian materi dan pelatihan Ipteks kepada berupa teori dan contoh dalam melaukan praktik pemasaran digital guna mengembangkan usaha dengan strategi digital marketing. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah metode pelatihan komprehensif yaitu melatih secara keseluruhan peserta didik.Kata Kunci : Digital Marketing, Intensi Wirausaha.
MENINGKATKAN LITERASI MEMBACA MELALUI MAJALAH DIGITAL DI TAMAN BACA PEKAN KARYA (PEKA) PAMULANG Washadi, Washadi; Hidayat, Muhamad Rojak; Shina, Muhammad Ibnu; Haetami, Ahmad; Zikry, M. Rhayhan Al; Fadlulloh, Muhamad
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.31142

Abstract

Menghadapi dunia yang serba modern ini tentunya diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Salah satu langkah yang harus segera dilakukan adalah dalam hal literasi membaca. Literasi membaca memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Indonesia masih berada di peringkat rendah dalam hal membaca. Seperti yang dapat kita lihat saat ini, generasi muda enggan menyempatkan waktunya untuk sekadar membaca beberapa halaman buku. Dalam hal ini, konteks membaca yang dimaksud adalah membaca untuk pemahaman suatu teks. Untuk mencapai hal tersebut tentunya dibutuhkan tenaga pendidik yang juga mendukung dalam hal memahami teks. Dukungan tersebut dapat diwujudkan dengan adanya metode khusus yang dapat digunakan untuk membantu anak-anak dalam memahami suatu teks. Berdasarkan hal tersebut, kelompok PKM ini ingin ikut berkontribusi dalam mewujudkan peningkatan pemahaman membaca pada anak usia dini, khususnya di Taman Baca Pekan Karya (PEKA) di Pamulang, Tangerang Selatan. Jadi, tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman teks bacaan kepada masyarakat khususnya anak-anak sekitar Taman Baca Pekan Karya (PEKA) di Tangerang Selatan melalui majalah digital. Subjek penelitian dalam PKM ini adalah masyarakat sekitar Pamulang, Tangerang Selatan. Pengabdian dilakukan secara tatap muka. Target luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah publikasi di jurnal nasional terindeks SINTA. Kata Kunci: Literasi, Membaca, Majalah Digital
PENGENALAN MASYARAKAT TERHADAP PEMBUKTIAN DALAM TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL Prastiwi, Dian Eka; Tuanaya, Halimah Humayrah; Tohadi, Tohadi
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.30954

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa siswi yang ada di lingkungan SMK Sasmita Jaya 2 Pamulang Tangerang Selatan mengenai Pembuktian Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang selama ini sering terjadi dilingkungan sekolah. Dengan adanya kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada siswa siswi  di SMK Sasmita Jaya terhadap dampak dari adanya kekerasan seksual yang sering terjadi dilingkungan sekolahan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan ceramah,pemahaman, dan sosialisasi kepada siswa-siswa di SMK Sasmita Jaya Pamulang. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mencegah terjadinya kekerasan seksual dilingkungan sekolah. Sebelum pelaksaan PKM dilaksanakan terdapat tahapan persiapan, tahapan awal dalam PKM meliputi: survey awal, pada tahapan ini dilakukan survey lokasi yaitu di SMK Sasmita Jaya 2 Pamulang Tangerang Selatan. Setelah survey maka ditetapkan lokasi pelaksanaan kegiatan di aula sekolahan SMK Sasmita Jaya 2 Pamulang. Penyusunan bahan mareti pelatihan yang meliputi slide dan makalah untuk peserta kegiatan. Materi penyusunan disusun dan disiapkan oleh narasumber. Pelecehan seksual adalah sebuah tindakan yang menjurus ke arah seksual yang tidak diinginkan oleh salah satu pihak. Terdapat ketidaknyamanan, intimidasi/ancaman pada korban pelecehan seksual tersebut. Dengan demikian, unsur penting dari pelecehan seksual adalah adanya ketidakinginan atau penolakan pada apapun bentuk-bentuk perhatian yang bersifat seksual. Sehingga bisa jadi perbuatan seperti siulan, kata-kata, komentar yang menurut budaya atau sopan santun (rasa susila) setempat adalah wajar. Namun, bila itu tidak dikehendaki oleh si penerima perbuatan tersebut maka perbuatan itu bisa dikategorikan sebagai pelecehan seksual. Adapun pasal pelecehan seksual dapat dijerat dengan menggunakan pasal percabulan sebagaimana diatur dalam Pasal 289 sampai dengan Pasal 296 KUHP. Selain dalam KUHP juga diatur dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual sehingga bisa dapat lebih memberikan kepastian hukum terhadap para korban sehingga nantinya pelaku dapat mendapatkan hukuman yang setimpal.  Dalam hal terdapat bukti-bukti yang dirasa cukup, Jaksa Penuntut Umum yang akan mengajukan dakwaannya terhadap pelaku pelecehan seksual di hadapan pengadilan. Dengan demikian, di Indonesia, pelecehan seksual dapat dijerat menggunakan pasal percabulan yakni Pasal 289 hingga Pasal 296 KUHP dan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan tetap memperhatikan ketentuan unsur-unsur perbuatan tindak pidana masing-masing. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, pelaku pelecehan seksual dapat diberikan ancaman hukuman pidana dengan jerat hukum maksimal asalkan memenuhi unsur dan terdapat bukti bukti yang kuat. Tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak merupakan tindak pidana yang harus mendapatkan perhatian khusus, karena perbuatan dilakukan di tempat tersembunyi yang menyebabkan sulitnya mendapatkan saksi dan alat bukti, usia anak yang memungkinkan korban secara fisik dan psikis tidak berdaya untuk segera melapor sehingga menyulitkan mendapatkan visum et repertum, serta dampak yang ditimbulkan dari perbuatan tersebut yang dapat merusak kehidupan anak di kemudian hari. Karena kekhususannya, maka tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak tidak dapat diperlakukan secara biasa.Kata Kunci : Tindak Pidana, Kekerasan Seksual, Pelecehan
PERAN BAHASA INDONESIA DALAM PERCATURAN DUNIA Nursalim, Misbah Priagung; Wildan, Muhammad; Sudarti, Zulva
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.31154

Abstract

Bahasa Indonesia lahir pada 28 Oktober 1928. Kelahirannya termaktub dalam sumpah pemuda. Bahasa Indonesia merupakan saripati dari berbagai bahasa di dunia termasuk bahasa daerah dan bahasa internasional. Bahasa tersebut diserap untuk memperkaya kosa kata bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa komunikasi antarpenutur bahasa daerah di Indonesia agar masyarakat dapat berkomunikasi satu sama lain. FUngsi menyatukan antar penutur tersebut menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tanpa menghilangkan bahasa daerah sebagai bahasa ibu Sebagian besar masyarakat Indonesia. Seriring berjalannya waktu, bahasa Indonesia menghadapi tantangan untuk bisa diterima sebagai bahasa dunia. Banyaknya jumlah penutur bahsa Indonesia tidak menjamin sebuah bahasa dapat diterima sebagai bahasa Internasional. Sebuah bahasa perlu dipahami dan digunakan oleh bangsa lain sehingga bukan hanya dimiliki oleh bangsa Indonesia saja. Melalui UU No 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan dan Perpres nomor 63 tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia pemerintah mengatur penguatan bahasa Indonesia dalam hal penggunaan, pengayaan, tujuan, dan sebagainya. Bahasa Indonesia menjadi hal yang wajib dipelajari dan wajib digunakan dlaam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam rapat, pembelajaran, acara keagamaan, budaya komunikasi dan sebagainya. Peran anak muda dibutuhkan agar mau menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Anak muda diharapkan tidak malu menggunakan bahasa Indonesia di tengah arus global. Sudah saatnya bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa internasional seperti cita-cita leluhur bangsa Indonesia. Pengabdian ini dilakukan guna menyadarkan pentingnya mempelajari dan menguasai bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Pengabdian ini dilakukan di SMK Insan Madani Tangerang. Metode yang digunakan yaitu diskusi dan ceramah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa memiliki kemauan kuat dalam mempelajari dan menguasai bahasa Indonesia.Kata Kunci : Bahasa Indonesia, BIPA, Bahasa Internasional
EDUKASI GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP DUNIA KERJA BAGI PARA SISWA BEC CILANDAK JAKARTA SELATAN Rukmana, Indra Januar; Savitri, Shela Indah; Syawaludin, Syawaludin
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.30969

Abstract

Kepemimpinan menjadi faktor primer untuk menentukan apakah suatu organisasi mencapai tujuan/misi yang telah ditentukan, dengan sejumlah cara/gaya yang khas yang dapat mempengaruhi keseluruhan proses kegiatan suatu kelompok atau tim. Tanpa kepemimpinan suatu organisasi hanya terdiri dari sekumpulan orang bingung dan mesin-mesin. Gaya kepemimpinan kerap dipandang sebagai modalitas dalam kepemimpinan, yang juga berarti sebagai cara-cara yang disenangi dan dipakai seseorang dalam melaksanakan kepemimpinannya. Masing-masing pemimpin memiliki sifat, kebiasaan/habit, temperamen/watak, maupun pribadi sendiri yang unik dan khas, sehingga pola/tingkah laku maupun gaya akan membedakan seorang pemimpin dengan orang lain. Kepemimpinan transformasional menekankan hubungan timbal balik atasan dengan bawahan yang membuat pengaruh pemimpin dalam melakukan perubahan perilaku bawahannya menjadi seorang yang merasakan kemampuan dan termotivasi tinggi guna mencapai prestasi kerja tinggi serta bermutu. Dalam praktek kebanyakan gaya kepemimpinan trasnformasional lebih efektif dalam meningkatkan budaya bawahan. Edukasi terkait diberikan kepada siswa siswi BEC Cilandak Jakarta Selatan khususnya para siswa siswi, hal ini dimaksudkan agar para siswa siswi dapat menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang akhirnya dapat membentuk budaya dalam organisasi para siswa siswi menjadi berkarakter dan meningkatkan produktivitas kegiatan dalam para siswa siswi BEC Cilandak Jakarta Selatan. Penyuluhan terkait edukasi gaya kepemimpinan dan budaya ini diberikan dalam bentuk program speaker, experience sharing, tanya jawab kondisi nyata yang dihadapi para siswa siswi maupun siswa lain dan bagaimana cara mengidentifikasi serta solusi dari permasalahan nyata yang dihadapi.Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Transformasional, Budaya
IMPLEMENTASI TRAINER PANEL SURYA 50 WP SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI LABORATORIUM SMK NEGERI 4 KOTA TANGERANG Aripin Triyanto; Ojak Abdul Rozak; Juhana Juhana
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): Edisi Mei
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v4i2.30950

Abstract

Matahari merupakan salah satu bintang raksasa pada alam semesta. Matahari ini menyediakan berbagai macam energi tidak terbatas di dalamnya. Dengan perkembangan teknologi, energi matahari dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber energi listrik yang banyak dibutuhkan oleh umat manusia, yang artinya matahari menghasilkan energi listrik dengan menggunakan teknologi panel tenaga surya. Panel surya sebagai alat yang mampu mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Potensi energi surya di Indonesia sangat besar yakni sekitar 4.8 kWh/m2 atau setara dengan 112.000 GWp, namun yang sudah dimanfaatkan baru sekitar 10 MWp. Saat ini pemerintah telah mengeluarkan roadmap pemanfaatan energi surya yang menargetkan kapasitas PLTS terpasang hingga tahun 2025 adalah sebesar 0.87 GW atau sekitar 50 MWp/tahun. Jumlah ini merupakan gambaran potensi pasar yang cukup besar dalam pengembangan energi surya di masa datang. Akan tetapi penerapan panel surya saat ini masih terbatas pada bidang industri dan perumahan menengah ke atas, hal ini dikarenakan investasi awal yang cukup mahal sehingga penerapan teknologi panel surya masih terbatas. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu terobosan dalam upaya peningkatan minat masyarakat akan penerapan panel surya tersebut. SMK merupakan instansi pendidikan khusus kejuruan yang sangat memerlukan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam sistem pembelajarannya. Dengan diberikan informasi melalui pengenalan teknologi panel surya diharapkan siswa memiliki skil tambahan sehingga mampu bersaing di dunia kerja setelah lulus nanti. Dampak lain dari keahlian tambahan ini siswa dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Pengenalan sistem panel surya ini juga diharapkan agar masyarakat dapat memiliki pemahaman akan pentingnya penerapan sumber energi panel surya sebagai sumber energi bersih dan ramah lingkungan. Bentuk pengenalan teknologi panel surya ini berupa trainer panel surya 50 Wp yang saat ini di wilayah Tangerang Raya khususnya SMKN 4 Tangerang belum ada trainer panel surya. Metode yang digunakan adalah perancangan dan penerapan komponen utama sistem panel surya ini seperti: fotovoltaik sebagai pembangkit energi listrik, solar charger controller sebagai kontrol pengisian energi baterai untuk penyimpanan energi dan inverter sebagai konversi dari sumber arus searah menjadi arus bolak balik. Implementasi dan sosialisasi trainer panel surya.Kata Kunci : Trainer Panel Surya, Media Pembelajaran, Laboratorium
PENANAMAN DAN PEMANFAATAN ALOE VERA MENJADI HANDSANITIZER BERSAMA RUMAH PANTI ASUHAN WISMA KARYA BAKTI Aulia, Gina; Pratiwi, Rita Dwi; Ismaya, Nurwulan Adi; Hasanah, Nur; Fahriati, Andriyani Rahmah; Arief, Ilham; Jaya, Fadly Putra; Ayuningtyas, Gita; Indah, Fenita Purnama Sari; Al-Hafiz, Mohammad
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.31185

Abstract

Aloe vera digunakan oleh semua negara di dunia sebagai obat dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Lidah buaya mengandung sekitar 75 kandungan aktif yang sudah teridentifikasi dan memiliki efek terapi. Kandungan polisakarida pada daun lidah buaya dihubungkan dengan aktivitas biologi lidah buaya, didukung efek sinergisme dari berbagai kandungan lain dalam tanaman. Daging buah lidah buaya telah digunakan secara luas pada produk komersial misalnya untuk produk makanan dan kosmetik. Tujuan  pengabdian masyarakat ini agar  masyarakat dapat mengetahui penanaman aloe vera dan pemanfaatan  alovera menjadi handsanitizer yang memiliki nilai jual. Sumber daya manusia yang dimiliki oleh Panti Asuhan Wisma Karya Bakti tersebut merupakan aset yang potensial dalam upaya mengembangkan usaha pemanfaatan Aloe vera. Selain itu, Panti Asuhan Wisma Karya Bakti masih memiliki lahan yang luas untuk dimanfaatkan sebagai area pertanian Aloe vera. Jika usaha pemanfaatan Aloe vera ini berhasil diterapkan maka para pengurus maupun anak asuh yang berada di Panti Asuhan Wisma Karya Bakti akan merasakan manfaat yang besar dalam meningkatkan taraf perekonomian dan juga wawasan mengenai pertanian dan usaha mandiri. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan bahwa usaha pemanfaatan Aloe vera bisa membantu perekonomian warga sekitar dan membuka peluang untuk bekerjasama dengan pihak industri. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 8 tahapan pelaksanaan kegiatan kepada masyarakat. Tim pelaksana kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah dosen dan mahasiswa STIKes Widya Dharma Husada Tangerang.Kata Kunci : Aloe vera, Penanaman. Pemanfaatan, Hand sanitizer

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 1 (2026): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): Edisi Mei Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Edisi Januari Vol 4 No 1 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): Edisi Oktober Vol 3 No 3 (2022): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): Edisi Mei Vol 3, No 1 (2022): Edisi Januari Vol 3 No 1 (2022): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2021): Edisi Oktober Vol 2 No 2 (2021): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): Edisi Mei Vol 2 No 1 (2021): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Edisi Januari Vol 1 No 3 (2020): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2020): Edisi Oktober Vol 1, No 2 (2020): Edisi Mei Vol 1 No 2 (2020): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Edisi Januari Vol 1 No 1 (2020): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue