Buletin KKN Pendidikan
Lingkup kajian Buletin KKN-Dik adalah kegiatan pengabdian masyarakat dan/atau KKN Dik yang dapat berupa: (a) penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat pendidikan; (b) pemahaman kondisi pendidikan masyarakat di lingkungan masyarakat pendidikan terpencil, untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat pendidikan yang memerlukan bantuan pendidikan; (c) pelatihan dan pengembangan soft skills dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (d) pelatihan dan pengembangan life-skills mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (e) penyiapan kader-kade muda untuk mengembangkan Amal Usaha (khususnya Amal Usaha Muhammadiyah; (f) penyiapan calon pemimpin bangsa yang berpihak kepada kejujuran, keadilan, kebenaran, dan kaum dhuafa; (g) pelatihan-pelatihan mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berkehidupan bermasyarakat dalam konteks Pendidikan, dan; penyiapan lulusan FKIP sebagai inisiator dan pejuang pendidikan.
Articles
21 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5, No. 1, Juni 2023"
:
21 Documents
clear
Implementasi Service Learning di SD Muhammadiyah Program Khusus Ampel, Boyolali
Nugroho, Febriyanto Arif;
Iqbal, Muhammad;
Ramadhan, Fachri;
Swastika, Annisa;
Hidayat, Obby Taufik
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22008
KKN-Dik merupakah salah satu bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah masyarakat dalam pelaksanaannya masih terdapat kekeliruan dalam hal pengadaan program kerja. Pendekatan service learning hadir untuk meluruskannya. Service learning bertitik tolak pada aplikasi ilmu. Hal ini sangat berkaitan erat dengan peran mahasiswa dalam melaksanakan KKN-Dik yang mana mahasiswa ikut andil, berperan, dan merkontibusi langsung dalam masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah difusi iptek, yaitu sebuah metode penyebarluasan infomasi yang dapat meningkatkan wawasan seseorang di bidang pengetahuan melalui teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu tahap observasi atau screening dan tahap pengembangan. Dalam pengimplementasiannya dalam pelaksanaan KKN Dik FKIP UMS tahun 2023 penerapannya diselaraskan dengan program kerja yang dilaksanakan di lokasi KKN Dik. Adapun program kerja sesuai dengan service learning yang terlaksana pada pelaksanaan KKN Dik di SD Muhammadiyah PK Ampel, adalah Pojok Literasi (program kerja prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Tangga Literasi Keuangan (program kerja prodi Pendidikan Akuntansi) dan Papan Plang Profil Pelajar Pancasila (program kerja prodi Pendidikan PPKn). Pada dasarnya service learning pada kegiatan KKN Dik FKIP UMS di SD Muhammadiyah PK Ampel ini merupakan upaya untuk mengamplikasikan dan mengimplementasikan ilmu teori yang didapatkan oleh mahasiswa selama perkuliahan di kampus pada kelompok sasaran agar ilmu, pengalaman dan teori yang mahasiswa dapatkan dapat berguna dan diimplementasikan serta diaplikasikan sesuai dengan bidang keahilan program studi masing-masing mahasiswa.
Penguatan Pemahaman Budaya Indonesia pada SB Hulu Langat Melalui Metode Discovery Learning Cerita Rakyat “I La Galigo”
Sua, Andi Tenri;
Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan;
Adiansyah, Romi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22486
Prosa rakyat atau lebih dikenal dengan cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat. Tersebarnya cerita rakyat di seluruh nusantara mengakibatkan penggalian kearifan lokal menjadi sangat penting sebagai upaya untuk melestarikan budaya bangsa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan Internasional ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman kepada mitra akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan yaitu I La Galigo. Mitra dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa dan guru SB Hulu Langat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Penyuluhan meliputi tahap sosialisasi atau penyampaian terkait dengan program pengabdian yang dilaksanakan. Pada tahap pelatihan diterapkan metode discovery learning, yaitu penyampaian cerita rakyat secara lisan dan tertulis, kegiatan menyimak dan membaca dengan seksama, serta sharing session mengeluarkan pendapat secara mandiri. Tahap pendampingan dilakukan untuk mengetahui kendala mitra selama pelaksanaan program agar dapat memberikan solusi alternatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu adanya respon, tanggapan atau pendapat positif dari siswa maupun guru SB Hulu Langat terkait metode discovery learning yang diterapkan dalam menguatkan pemahaman serta memotivasi mitra dalam berliterasi akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan I La Galigo.
Penguatan Nasionalisme Melalui Pembelajaran Pancasila dan Metode Repetisi bagi Siswa di Sanggar Bimbingan Rawang Selangor, Malaysia
Makmur, Sitti Magfirah;
Dunggio, Rahmat;
Pilomonu, Moh. Ziad;
Maulana, Rizki
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22671
Sanggar Bimbingan (SB) adalah sekolah alternatif utama bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Bukan hanya lemah dalam hal statusnya sebagai lembaga pendidikan non-formal, dalam hal fasilitas dan sumber daya tenaga pendidik masih banyak SB masih tergolong sangat rendah. Salah satu SB yang kondisinya cukup memprihatinkan adalah SB Rawang. Kondisi yang serba kekurangan di SB Rawang ini menyebabkan suntikan motivasi menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Motivasi ini bukan saja hanya untuk para siswanya, melainkan juga penting untuk guru atau pembimbingnya. Selain masalah motivasi, tingkat pengajaran dan penanaman nasionalisme juga menjadi hal yang sangat urgen untuk menjadi perhatian. Maka dari itu Pengabdian di SB Rawang melalui PkM-KI Angkatan ke-6 ini difokuskan pada program motivasi bagi siswa dan guru pembimbingnya serta penguatan nasionalisme khususnya pengenalan Pancasila sebagai Dasar Negara. Metode yang digunakan adalah Metode Repetisi. Sedangkan untuk penguatan motivasi bagi siswa dan guru pembimbing dengan cara memanfaatkan fasilitas multimedia yang tersedia. Hasil dari program ini memberikan dampak yang sangat signifikan. Dalam 3 hari pelaksanaan program, suasana pembelajaran di SB Rawang menjadi sangat ceria dan penuh semangat. Para siswa juga telah dapat menghafal dengan lancar serta memberikan contoh sederhana mengenai nilai-nilai Pancasila.
Edukasi Pemilahan Sampah sebagai Upaya Penanganan Masalah Sampah di SD Muhammadiyah Baitul Fallah Mojogedang
Febriyanti, Rifiana;
Rahayu, Nur Vita Amelia;
Pitaloka, Wunimas Daya;
Yakob, Asmirati;
Samsuri, Muhammad
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22456
Sampah dapat menyebabkan berbagai permasalahan jika tidak dikelola secara tepat. Pengelolaan sampah yang tidak benar dapat menimbulkan masalah serius dalam kehidupan manusia. Oleh sebab itu perlu adanya pemilahan sampah secara tepat. Tujuan pengamatan ini yaitu mengedukasi peserta didik SD Muhammadiyah Baitul Fallah Mojogedang dalam pemilahan sampah organik dan anorganik, dan Mengimplementasikan pembiasaan peserta didik SD Muhammadiyah Baitul Fallah Mojogedang dalam membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenisnya. Metode pelaksanaan pada pengabdian ini adalah 1) metode ceramah, 2) metode demonstrasi, 3) metode tanya jawab, dan 4) metode pendampingan. Hasil dari pengabdian yang telah dilakukan yaitu sosialisasi edukasi dan pengarahan kepada peserta didik kelas 1 Al-Kudus dan Kelas 2 Ar-Rahim SD Muhammadiyah Baitul Fallah, selanjutnya yaitu melakukan pendampingan dan praktik dengan menyediakan dan memfasilitasi dua tempat sampah yang terdiri dari jenis sampah organik dan anorganik. Tempat sampah organik berwarna hijau, sedangkan tempat sampah anorganik berwarna kuning. Adanya keberlanjutan kegiatan yang akan dilaksanakan pihak sekolah untuk pembiasaan dan pengarahan peserta didik dalam membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenisnya, sehingga mampu menumbuhkan kesadaran pada peserta didik akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan. Hal tersebut tentu akan menciptakan karakter cinta lingkungan dan penerapan pola hidup sehat.
Pendidikan Lingkungan melalui Virtual Marine Edutourism bagi Siswa Sanggar Belajar Sungai Penchala, Malaysia
Hayati, Riza Sativani;
Jariah, Ainun;
Imam, Yatin Khoirul;
Yoluut, Megi Adrianto;
Kusmawan, Indra
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22555
Literasi lingkungan menjadi bagian penting multiliterasi yang harus dimiliki oleh siswa di Era Revolusi Industri 5.0. Salah satu yang dapat diupayakan untuk meningkatkan literasi lingkungan adalah pendidikan lingkungan. Siswa Sanggar Belajar Sungai Penchala merupakan Warga Negara Indonesia di Malaysia yang berhak menerima pendidikan secara layak, terutama pendidikan lingkungan. Pendidikan lingkungan diberikan kepada mereka melalui implementasi Experiential and Joyful Learning-Marine Edutourism (EJoy-ME) melalui underwater virtual diving menggunakan google street view pada aplikasi google earth. Kegiatan ini mengikuti sintaks EJoy-ME yang sebelumnya telah terbukti meningkatkan literasi lingkungan, yaitu: leisure, experiencing, reflecting, processing, generalizing, dan testing in new situation. Pengabdian masyarakat berupa EJoy-ME melalui underwater virtual diving ini efektif sebagai alternatif pendidikan lingkungan yang dibuktikan dengan kenaikan literasi lingkungan aspek pengetahuan. Kegiatan pembelajaran ini diharapkan dapat terus dilakukan agar menjadi bagian dari solusi permasalahan rendahnya literasi lingkungan masyarakat.
Pemberdayaan Literasi-Numerasi Siswa Sanggar Kulim Kedah dan Ar-Rahmah Penang Malaysia dengan Media Digital
Sulistyanto, Hernawan;
Djumadi, Djumadi;
Narimo, Sabar;
Prayitno, Harun Joko;
Anif, Sofyan;
Tahang, Heriyanti;
Kusuma Budi, Anggun;
Setyaningrum, Fadtma Alfita
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22611
Kemampuan literasi dan numerasi merupakan ketrampilan dasar kependidikan yang perlu dimiliki oleh siswa termasuk anak pekerja migran asal Indonesia di Malaysia. Paguyuban masyarakat Indonesia melalui Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) telah bekerja sama dengan pihak Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur membentuk sanggar-sanggar belajar (SB) yang sudah berjalan secara rutin dengan target para siswa dapat mengikuti “Kejar Paket”, diantaranya yakni SB Ar-Rahmah Penang dan SB Kulim Kedah. Sesuai hasil observasi, kemampuan literasi dan numerasi menjadi permasalahan utama pada siswa migran Indonesia di kedua SB tersebut. Sehingga tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) ini yang terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ialah memberdayakan kemampuan literasi dan numerasi siswa dengan berbantuan media digital. Pendekatan yang digunakan yaitu Partisipatori Rural Appresial (PRA). Sasaran kegiatan yakni 36 siswa SB Ar-Rahmah Penang dan SB Kulim Kedah Malaysia. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, latihan, dan pendampingan. Hasil utama pengabdian ini yakni adanya peningkatan sebesar 83% pada kemampuan literasi dan 74% pada kemampuan numerasi. Berdasarkan hasil yang telah dicapai maka kegiatan PkM KI dan KKN ini amatlah penting sehingga pendampingan literasi dan numerasi akan terus dilakukan secara berkesinambungan setelah selesainya masa kegiatan ini melalui daring.
Menumbuhkembangkan Karakter Cinta Tanah Air melalui Lomba Kemerdekaan pada Siswa Sanggar Bimbingan IKABA IMABA, Malaysia
Saputri, Pratiwi Yulia;
Prayitno, Harun Joko;
Kusumaningtyas, Dian Artha;
Syaadah, Himatus
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22468
Pengabdian ini dimaksudkan untuk menggambarkan tentang bagaimana upaya mahasiswa KKN-Dik dan sanggar bimbingan belajar (SBB) IKABA IMABA 1 dalam menumbuhkan karakter cinta tanah air pada anak-anak imigran di Selangor, Malaysia. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan upaya mahasiswa dalam menumbuhkan sikap karakter cinta tanah air melalui lomba perayaan kemerdekaan HUT RI. Teknik penghimpunan data yang dilakukan adalah observasi dan dokumentasi yang bersumber dari data pribadi peneliti. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya karakter cinta tanah yang rendah yang dimiliki oleh para anak imigran dengan berbagai faktor pendukung dan penghambat yang menyertai penyebabnya. Oleh karena itu peran mahasiswa KKN-Dik dan Sanggar Bimbingan Belajar IKABA IMABA 1 sangat diperlukan dalam membimbing dan menumbuhkan sikap karakter cinta tanah air (nasionalisme) pada diri anak-anak imigran di Selangor, Malaysia. Antara lain upaya yang dilakukan adalah dengan menyisipkan nilai-nilai kebangsaan atau karakter ke-Indonesia-an ini melalui lomba perayaan kemerdekaan HUT Republik Indonesia. Sikap yang diharapkan setelah adanya lomba kegiatan perayaan kemerdekaan ini anak-anak imigran dapat memiliki sikap atau profil pelajar Pancasila yakni, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, kebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.
Penguatan Keterampilan dengan Stimulasi Literasi Berbasis TIK bagi Guru Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kartasura
Wardhani, Junita Dwi;
Katoningsih, Sri;
Asmawulan, Tri;
Nasywa, Nabila Mar’atus;
Mahaeswari, Arreta Chori
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22722
Salah satu indikator kompetensi profesional guru adalah mampu memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran untuk menjawab tantangan zaman. Hal ini sangat sesuai dengan kompetensi guru abad 21 yaitu memiliki keterampilan dan literasi digital yang baik. Stimulasi literasi harus disesuaikan karakteristik dan kebutuhan anak. Metode yang dilakukan harus fun tidak membuat anak merasa terbebani serta memaksimalkan semua indera anak. Literasi merupakan jalan utama guna mencerdaskan dan menyejahterakan anak bangsa, mewujudkan sumber daya manusia unggul, mandiri, kreatif, kritis dan berdaya saing di era global. Salah satu karakter siswa generasi alpha yang menonjol adalah tech savvy. Anak sangat antusias dengan hal-hal berbau digital dan teknologi. Berdasarkan kenyataan yang ditemui banyak guru yang belum mampu mengintegrasikan terknologi dalam pembelajaran. Khalayak sasaran yang terlibat dalam pengabdian ini adalah guru-guru Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Keraton Kartasura. Metode yang dilakukan yaitu dengan ceramah, diskusi dan pelatihan. Artikel kegiatan pengabdian masyarakat yang dimuat dalam jurnal nasional bereputasi. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pelatihan kepada para guru dalam melakukan stimulasi literasi berbasis TIK, dan cara pandang baru yang lebih luas dan modern sebagai bekal dalam menghadapi tantangan global dalam dunia pendidikan.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Komik Pembelajaran Bagi Para Guru di SMA Teladan Palembang
Yuliarni, Yuliarni;
Fatmah, Fatmah;
Apriana, Apriana;
Heryati, Heryati;
Nurhayati, Nurhayati;
Setyawati, Dewi;
Rusdiana, Yusinta Tia
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.18986
Fenomena menurunnya minat belajar siswa dengan mata pelajaran yang materinya cukup banyak menjadi masalah yang cukup lama masih terus akan dipecahkan. Ditambah lagi dengan pola ajar guru yang masih ada menggunakan cara konvensional menambah kebosanan bagi para siswa. Tidak sedikit siswa yang mengantuk, mengobrol dan bahkan menggunakan ponsel ketika mengikuti mata pelajaran. Hal tersebut menjadi permasalahan yang harus dipecahkan. Setelah banyak penelitian mengenai brosur, leaflet atau banner sebagai bahan ajar untuk mata pelajaran di sekolah, maka penelitian ini menghadirkan bahan ajar lain berupa komik. Tujuan diadakan sosialisasi pembuatan komik ini adalah agar para guru dapat menyajikan materi yang mampu menarik minat belajar siswa secara lebih. Sekolah mitra yang dijadikan sebagai tempat melaksanakan pengabdian ini adalah di SMA Teladan Palembang. Metode pelaksanaan sosialisasi ini disampaikan melalui persentasi dan ceramah. Tahapan pelaksanaannya dimulai dari mengidentifikasi permasalahan di sekolah sasaran, merancang dan membuat komik, dan sosialisasi di sekolah sasaran. Hasilnya, kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para guru di SMA Teladan Palembang dengan antusias dan bersemangat.
Improving the English Skills of Elementary School Students in Tourism Areas
Azizah, Siti Nur;
Setiadi, Muhammad Randi;
Agusman, Desi Destiana;
Raprap, Faino Elesion
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22443
English is an international language used by the global community from various countries to communicate with each other by default. However, not all people living in tourism areas, including schoolchildren, have fluent English skills. Even though school children are the next generation, who will later develop tourism potential in the area, this service provides English language training to elementary school students in potential tourism areas in Belitung Regency. The community service method is in the form of pronunciation training and short conversations in English, delivered in English games and songs. As a result, children become more proficient in vocabulary and communicating briefly in English. The results of this study indicate that children can quickly master foreign languages if their learning is in the form of fun games or songs. So that English skills can begin to be applied to children and later will make it easier for them to communicate with foreign tourists who stop at these tourist sites.