cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
harun.prayitno@ums.ac.id
Phone
+6285728557159
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah Indonesia 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : 10.23917/bkkndik
Lingkup kajian Buletin KKN-Dik adalah kegiatan pengabdian masyarakat dan/atau KKN Dik yang dapat berupa: (a) penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat pendidikan; (b) pemahaman kondisi pendidikan masyarakat di lingkungan masyarakat pendidikan terpencil, untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat pendidikan yang memerlukan bantuan pendidikan; (c) pelatihan dan pengembangan soft skills dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (d) pelatihan dan pengembangan life-skills mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (e) penyiapan kader-kade muda untuk mengembangkan Amal Usaha (khususnya Amal Usaha Muhammadiyah; (f) penyiapan calon pemimpin bangsa yang berpihak kepada kejujuran, keadilan, kebenaran, dan kaum dhuafa; (g) pelatihan-pelatihan mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berkehidupan bermasyarakat dalam konteks Pendidikan, dan; penyiapan lulusan FKIP sebagai inisiator dan pejuang pendidikan.
Articles 227 Documents
Improving the English Skills of Elementary School Students in Tourism Areas Azizah, Siti Nur; Setiadi, Muhammad Randi; Agusman, Desi Destiana; Raprap, Faino Elesion
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22443

Abstract

English is an international language used by the global community from various countries to communicate with each other by default. However, not all people living in tourism areas, including schoolchildren, have fluent English skills. Even though school children are the next generation, who will later develop tourism potential in the area, this service provides English language training to elementary school students in potential tourism areas in Belitung Regency. The community service method is in the form of pronunciation training and short conversations in English, delivered in English games and songs. As a result, children become more proficient in vocabulary and communicating briefly in English. The results of this study indicate that children can quickly master foreign languages if their learning is in the form of fun games or songs. So that English skills can begin to be applied to children and later will make it easier for them to communicate with foreign tourists who stop at these tourist sites.
Penerapan Permainan Origami untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa di MIM Pepe, Klaten Wardhani, Puspita Indra; Urrochman, Agusta Aulia; Alimah, Anisa Nur; Fatmawati, Ida; Rifngatin, Ika; Dewi, Nur Baiti Sukma; Wibisono, Rizki Hendrawan; Andriani, Rossy; Pratiwi, Sendy
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10773

Abstract

Kreativitas anak tidak didapatkan sejak peserta didik lahir, namun kreativitas anak dapat dikembangkan melalui sebuah kegiatan atau pelatihan yang terbimbing. Meningkatkan kreativitas pada siswa sebagai suatu upaya untuk mengembangkan keterampilan dan memacu rasa ingin tahu anak. Peran Pendidikan formal di sekolah cukup besar dalam hal ini, dimana sekolah menjadi sarana pengembangan kreativitas anak yang tentunya tidak lepas dari peran pendidik. Oleh karena itu, pendidik berperan penting dalam pengembangan keterampilan siswa MIM PEPE dalam berkreativitas, didukung dan dikelola dengan baik. Hal ini dapat dicapai jika siswa dan guru dapat berkolaborasi secara baik untuk mencapai suatu tujuan yang dirancang bersama. Data menunjukkan bahwa banyak siswa MIM PEPE yang belum semua dapat mengembangkan kreativitas dan skillnya. Faktor utama yang mendorong keberanian siswa untuk meningkatkan kreativitasnya adalah bimbingan guru dan fasilitas yang memadai untuk pengembangan siswa. Rasa percaya diri pada siswa dalam meningkatkan skill personalnya merupakan tanggung jawab siswa itu sendiri dan tentunya didampingi oleh peran guru. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengembangkan kreativitasnya. Subjek dalam pengabdian yaitu siswa kelas 1, 2 dan 3. Adapun objek pengabdiannya adalah kemampuan kreativitas peserta didik. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kreativitas anak dapat berkembang disertai dengan peran guru.
Peningkatan Mutu Kreativitas Masyarakat Melalui Pemanfaatan Kerajinan Tangan Anyaman di Dukuh Jiwir Magetan Anthori, Muhammad; Mirana, Ludiya Yayang; Syah, Muhammad Fahmi Johan; Fauziati, Endang; Fadhli, Muhibuddin; Kusparlina, Eny Pemilu
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15693

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dalam segi motif dan variasi pada anyaman bambu, menambah daya tarik konsumen, peningkatan peminat pada kerajinan tangan tradisional, dan ekonomi pengrajin sendiri meningkat. Metode pelaksanaan kegiatan KKN Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahap, (1) Melakukan koordinasi dengan pemerintah desa yaitu lurah Desa Sendangagung, RT, perajin an-yaman bambu Dukuh Jiwir RT 02 RW 01 Desa Sendangagung, (2) Tahap identifikasi berupa obervasi dan wawancara kepada masyarakat sekitar dukuh Jiwir desa, (3) Ikut andil dalam proses pembuatan anyaman bambu, (4) Melakukan proses dokumentasi sebagai bagian dari pengambilan data, (5) Mahasiswa mulai me-nyusun laporan pengabdian berupa artikel publikasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa program untuk meningkat-kan kreativitas dalam mengembangkan kerajinan anyaman bam-bu di dukuh Jiwir dalam bentuk variasi dan motif. Dalam segi variasi dikembangkan memproduksi anyaman berupa produk anyaman kipas sate, sedangkan segi motif berupa pewarnaan an-yaman besek supaya terdapat nilai estetika.
Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program PHBS di SMPN 242 Jakarta Lestari, Ayu; Budiaman, Budiaman; Sujarwo, Sujarwo
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i2.19528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan karakter peduli lingkungan melalui program PHBS pada siswa SMPN 242 Jakarta. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, kuesioner, dan kepustakaan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PHBS telah memberikan efektivitas yang dapat diketahui berdasarkan tiga indikator yaitu hasil, efisien, dan keadaptasian. Pemberian penguatan karakter pedu-li lingkungan terkuat berada pada model pengajaran. Sementara untuk enam indikator program PHBS yang telah diimplementasikan oleh siswa, indi-kator terkuat berada pada indikator tidak merokok di sekolah. Sehingga program PHBS perlu lebih ditingkatkan guna memperbaiki karakter peduli lingkungan pada siswa.
Penguatan Guru Pendamping Khusus Non Pendidikan Luar Biasa dalam menangani Siswa Berkebutuhan Khusus Habibah, Nabila; Abduh, Muhammad; Hendri, Hendri; Nizaar, Muhammad
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan mengejar GPK non-PLB di sekolah MIM PK Kartasura. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus kualitatif. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, GPK PLB, GPK non-PLB. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis data interaktif dengan langkah-langkah reduksi data (reduction data), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sekolah tidak hanya menerima anak berkebutuhan khusus yang tergolong kesulitan belajar saja, tetapi dapat juga menerima ABK seperti tunanetra, hiperaktif, tunarungu, maupun autis karena anak-anak tersebut mempunyai hak yang sama dalam pendidikan tanpa membedakan dengan siswa lainnya. Hambatan yang dialami oleh GPK seperti membangun mood dan konsentrasi ABK agar dapat menerima materi secara optimal serta memilih materi yang dibutuhkan sesuai kondisi. Hal lain diantaranya pelatihan untuk GPK untuk memahami kemampuan dan kebutuhan pada ABK.  
Penggunaan Pendekatan SAVI (Somatik Auditori Visual Intelektual) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SDN Donoyudan Aini, Sura Ichsanul Yusri Ima Nugrah; Firdiansyah, Bayu Arditya; Desta, Desta; Tamarani, Farditia Dora; Sistiasih, Vera Septi
Buletin KKN Pendidikan Vol 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i1.9285

Abstract

Tidak hanya kecerdasan, sikap mulia dan kekuatan spiritual, Pendidikan juga menekankan untuk membentuk keterampilan yang nantinya dapat berguna bagi siswa. Supaya pembelajaran berjalan dengan baik guru harus mampu memahami karakteristik siswanya yang berbeda-beda begitu pula dengan gaya belajar yang dimiliki setiap siswanyasalah satunya dengan penerapan Pendekatan SAVI untuk dapat meningkatkan keterampilan proses siswa dalam belajar terutama pada pembelajaran Sains. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah studi literatur. Peneliti mengumpulkan data yang bersumber dari buku-buku, jurnal dan skripsi Selanjutnya Peneliti akan membandingkan mencari kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan apakah Pendekatan SAVI efektif digunakan dalam pembelajaran dan apakan Keterampilan Proses Sains dapat ditingkatkan melalui penggunaan Pendekatan SAVI.
Pelatihan Seni sebagai Upaya Optimalisasi Potensi Hemisfer Kanan pada Anak Usia Sekolah Purwanti, Shandy Novilya; Nurcahyo, Aditya; Ratih, Koesoemo; Supriyadi, Hendra
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14644

Abstract

Era globalisasi semakin merambah ke berbagai penjuru dunia, terlebih lagi dalam dunia pendidikan. Paradigma yang muncul memiliki arah yang lebih condong terhadap otonomi pendidikan. Pendidikan yang didapatkan melalui pendidikan formal dan nonformal. Adanya pandemi covid-19 yang menyerang hampir di berbagai penjuru dunia, membuat peserta didik harus melaksanakan pendidikan formal di rumah masing-masing. Pandemi covid-19 ini memiliki dampak yang cukup banyak, salah satunya yaitu dampak akan perkembangan hemisfer kanan (otak kanan) peserta didik. Peserta didik yang sering dituntut untuk mengejar akademisnya, membuat tenaga pendidik, pemerintah, maupun orang tua peserta didik lupa akan perkembangan hemisfer kanan peserta didik. Sebagai usaha dalam mengatasi permasalahan tersebut, maka pelaksanaan kegiatan KKN-Dik yang bertempat di wilayah RT 03 RW 04 Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal membuat program kerja pelatihan seni guna mengoptimalkan potensi hemisfer kanan pada peserta didik. Kegiatan dengan menggunakan metode pengabdian kepada masyarakat dan menggunakan teknik wawancara serta observasi ini memiliki hasil bahwa pelatihan seni yang ditujukan kepada peserta didik mampu mengoptimalkan potensi hemisfer kanan peserta didik. Dikatakan berhasil karena peserta didik dapat berkomunikasi dengan baik, mampu bersosialisasi, memiliki kreativitas dan imajinasi yang luas, serta mampu mengingat dan berekspresi dengan baik. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan seni dalam KKN-Dik ini sangat penting dilakukan dan dapat diteruskan oleh warga maupun orang tua peserta didik supaya hemisfer kanan peserta didik tetap optimal.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Agama untuk Membentuk Karakter Religius Anak Sejak Dini di TPA Sari, Atika Mayang; Hidayah, Okhtafiana Nor; Khotimah, Siti; Prayitno, Harun Joko; ‘Ulya, Nurul Kholisatul; Nugroho, Suryanto
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.19179

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting diberikan untuk anak-anak. Anak usia dini belum memahami akan hal-hal lain, sehingga anak usia dini perlu diberikan bimbingan. Melalui taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) anak-anak dapat membentuk karakter baik, khususnya karakter religius. Taman pendidikan Al-Qur’an (TPA) mengajarkan mengenai baca tulis Al-Qur’an, setelah itu memberikan materi mengenai nilai-nilai agama, mengajarkan pembiasaan-pembiasaan baik yang dapat dilaksanakan da-lam kehidupan sehari-hari, agar anak mampu membedakan akan hal baik dan hal buruk. Karakter anak dapat perlahan berubah dengan adanya nilai-nilai agama yang disampaikan melalui lembaga non formal ini. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk membentuk karakter religius anak melalui taman pendidikan Al-Qur’an (TPA) sejak anak masih usia dini. Penulisan ini menggunakan metode advokasi. Pengumpulan data dil-akukan secara observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu terbentuknya karakter religius anak-anak di kelurahan Joyotakan yang telah mengikuti taman pendidikan Al-Qur’an (TPA). Terlihat anak-anak saat mendengar adzan berkumandang mereka bergegas untuk datang ke mushola untuk melaksanakan salat berjamaah. Saat kegiatan taman pen-didikan Al-Qur’an (TPA), anak-anak yang baru datang langsung berjabat tangan dengan orang yang lebih tua. Anak-anak sangat suka saat membaca Al-Qur’an. Saat pemberian materi mengenai agama, antusias anak begitu tinggi untuk menjawab pertanyaan dari pengajar taman pendidikan Al-Qur’an (TPA).
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua “Toxic Parents” bagi Kesehatan Mental Anak Sanggar Bimbingan Kepong Kuala Lumpur Malaysia Kurniati, Nining; Rejeki, Sri; Nizar, Muhammad; Purwanti, Okti Sri; Fitria, Cemy Nur
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i2.23174

Abstract

Orang tua secara naluriah mengalami rasa cinta, perlindungan, dan perlindungan, mereka berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Namun, banyak orang tua yang menunjukkan kasih sayang mereka kepada anak-anak mereka dengan berbagai cara yang merugikan anak-anak mereka secara fisik, mental, dan emosional. Dalam hal pengasuhan yang Toxic Parents, itu tidak hanya merujuk pada orang tua yang bertindak buruk, seperti melecehkan anak-anak mereka secara fisik atau verbal. Orang tua yang bertindak dengan cara yang dapat membahayakan kesehatan mental anak mereka juga tunduk pada istilah "Orang Tua Beracun" dalam gaya pengasuhan mereka. Teknik pengasuhan orang tua memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan anak. Pengasuhan beracun dapat dihasilkan dari pendekatan pengasuhan yang tidak tepat. Perkembangan emosional anak-anak dapat dipengaruhi oleh pola asuh yang selektif dalam beberapa cara, termasuk pertumbuhan emosional, harga diri yang rendah dan rasa takut yang berlebihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola asuh mempengaruhi kesehatan mental anak. Di Malaysia 2022–2023 di Sanggar Bimbingan Kepong, Jalan Prima, Kuala Lumpur. Metode korelasi, pendekatan kualitatif berdasarkan korelasi momen produk, digunakan dalam penelitian ini. Temuan ini mengecilkan hati, menunjukkan bahwa pola asuh beracun berdampak buruk pada kesehatan mental anak-anak di Kepong, Kuala Lumpur, Malaysia. Terbukti dan dapat di simpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh beracun dengan pertumbuhan dan kesehatan mental anak di Kepong, Kuala Lumpur, Malaysia.
Menumbuhkembangkan Kepedulian Siswa terhadap Lingkungan Melalui Kegiatan Penghijauan di MIM Pakang Andong, Boyolali Nugroho, Abdillah; Fatonah, Ayu; Wijaya, Dwi Putra Enggar; Putri, Rinanda Prakarsa; Fikri, Muhammad Nurul; Setiawan, Oki; Kurniawan, Lastika Yuly; Astuti, Juwari Septi; Primandika, Febi Tria; Budiarti, Sischa Aprilya Chyntia
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 2, Desember 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i2.11196

Abstract

Kondisi lingkungan yang setiap tahunnya semakin memprihatinkan. Manusia semakin tidak peduli dengan lingkungan, sehingga kerusakan lingkungan terjadi dimana-mana. Banyaknya kerusakan lingkungan akibat dari ulah manusia diantaranya pembalakan hutan secara liar dan pembuangan sampah. Kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar kesadaran akan menjaga lingkungan sekitar tertanam sehingga kerusakan lingkungan dapat terkurangi. Tujuan dalam melaksanakan pengabdian ini yaitu menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui kegiatan penghijauan di MIM Pakang, Andong. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu dengan pendidikan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan warga sekolah terutama kepada siswa. Upaya dalam menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan di MIM Pakang, Andong yaitu melalui kegiatan penghijauan. Kegiatan penghijauan yang dilakukan yaitu berupa menanam pohon cemara dan pembuatan taman dengan menggunakan barang bekas sebagai pot. Kepedulian siswa terhadap lingkungan baik ditunjukkan dengan siswa mengikuti semua kegiatan yang diarahkan oleh mahasiswa KKN-DIK dengan antusias yang tinggi.