Buletin KKN Pendidikan
Lingkup kajian Buletin KKN-Dik adalah kegiatan pengabdian masyarakat dan/atau KKN Dik yang dapat berupa: (a) penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat pendidikan; (b) pemahaman kondisi pendidikan masyarakat di lingkungan masyarakat pendidikan terpencil, untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat pendidikan yang memerlukan bantuan pendidikan; (c) pelatihan dan pengembangan soft skills dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (d) pelatihan dan pengembangan life-skills mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (e) penyiapan kader-kade muda untuk mengembangkan Amal Usaha (khususnya Amal Usaha Muhammadiyah; (f) penyiapan calon pemimpin bangsa yang berpihak kepada kejujuran, keadilan, kebenaran, dan kaum dhuafa; (g) pelatihan-pelatihan mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berkehidupan bermasyarakat dalam konteks Pendidikan, dan; penyiapan lulusan FKIP sebagai inisiator dan pejuang pendidikan.
Articles
227 Documents
Pengembangan Sistem Klasifikasi Kepustakaan dengan Dewey Decimal Classification (DDC)
Anggraeni, Diah Bekti;
Widyastuti, Widyastuti;
Rahmawati, Fitri Puji;
Aditama, Madya Giri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15734
Perpustakaan suatu sekolah menjadi salah satu tolak ukur suatu sekolah dikatakan maju atau tidak. Perpustakaan yang ideal ialah yang memiliki ruang perpustakaan nyaman, bahan pustaka yang lengkap, serta pustaka-wan yang melakukan pelayanan secara COMFORT. SD Negeri 1 Gema-wang berada di Kecmatan Girimarto Kabupaten Wonogiri mempunyai koleksi pustaka yang memadai, akan tetapi sistem administratif per-pustakaan serta belum adanya sumber manusianya sebagai pustakawan. Perpustakaan di SD Negeri 1 Gemawang telah mendapatkan bahan pustaka baru dari Dinas Pendidikan yang belum ditata dan dilakukan pengadminitrasian. Pembuatan kategorisasi bahan pustaka yang dil-akukan di perpustakaan SD Negeri 1 Gemawang menggunakan sistem klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC). Mengklasifikasi bahan pustaka dengan menggunakan sistem klasifikasi DDC terdiri dari nomor klasifikasi, lalu diikuti 3 huruf awal nama pengarang kemudian satu huruf kecil dari judul buku. Penyusunan buku harus sistematis. Penyusunan pertama dimulai dari nomor klasifikasi, dimulai dari nomor klasifikiasi terkecil dari bahan pustaka di perpustakaan hingga ke terbesar, kemudian menurut abjad dari tiga huruf awal pengarang, dan menurut abjad terkecil dari huruf pertama judul. Dengan adanya pembu-atan kategorisasi bahan pustaka menurut DDC memberikan kemudahan bagi pustakawan dalam temu kembali koleksi. Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan minat baca para siswa-siswi dan menjadikan SD Negeri 1 Gemawang sekolah yang semakin maju dan berkembang.
Implementasi Service Learning di SD Muhammadiyah Program Khusus Ampel, Boyolali
Nugroho, Febriyanto Arif;
Iqbal, Muhammad;
Ramadhan, Fachri;
Swastika, Annisa;
Hidayat, Obby Taufik
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22008
KKN-Dik merupakah salah satu bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah masyarakat dalam pelaksanaannya masih terdapat kekeliruan dalam hal pengadaan program kerja. Pendekatan service learning hadir untuk meluruskannya. Service learning bertitik tolak pada aplikasi ilmu. Hal ini sangat berkaitan erat dengan peran mahasiswa dalam melaksanakan KKN-Dik yang mana mahasiswa ikut andil, berperan, dan merkontibusi langsung dalam masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah difusi iptek, yaitu sebuah metode penyebarluasan infomasi yang dapat meningkatkan wawasan seseorang di bidang pengetahuan melalui teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu tahap observasi atau screening dan tahap pengembangan. Dalam pengimplementasiannya dalam pelaksanaan KKN Dik FKIP UMS tahun 2023 penerapannya diselaraskan dengan program kerja yang dilaksanakan di lokasi KKN Dik. Adapun program kerja sesuai dengan service learning yang terlaksana pada pelaksanaan KKN Dik di SD Muhammadiyah PK Ampel, adalah Pojok Literasi (program kerja prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Tangga Literasi Keuangan (program kerja prodi Pendidikan Akuntansi) dan Papan Plang Profil Pelajar Pancasila (program kerja prodi Pendidikan PPKn). Pada dasarnya service learning pada kegiatan KKN Dik FKIP UMS di SD Muhammadiyah PK Ampel ini merupakan upaya untuk mengamplikasikan dan mengimplementasikan ilmu teori yang didapatkan oleh mahasiswa selama perkuliahan di kampus pada kelompok sasaran agar ilmu, pengalaman dan teori yang mahasiswa dapatkan dapat berguna dan diimplementasikan serta diaplikasikan sesuai dengan bidang keahilan program studi masing-masing mahasiswa.
Penanaman Karakter Sadar Lingkungan Melalui Program Adiwiyata di MIM Potronayan 2 Boyolali
Wahyudi, Tri Nur;
Prasetyo, Dedy;
Prasetyo, Adnan Dwi;
Rinawati, Rinawati;
Kusumawati, Indah;
Hasana, Ummi Uswatun;
Ashari, Femilia Anggun;
Aisyah, Dhanis Resty;
Anggraini, Rika;
Gistiani, Twine Levia
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10794
Kesadaran menjaga lingkungan sekitar merupakan salah satu karakter yang harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Salah satu usaha yang dapat dilakukan dengan melaksanakan Program Adiwiyata di sekolah. Program Adiwiyata merupakan salah satu program yang mengajarkan siswa untuk peduli dan sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Berdasarkan pemaparan di atas, lebih lanjut tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat berupa implementasi program Adiwiyata di sekolah. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai lingkungan di MIM Potronayan 2. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pendidikan masyarakat yang difokuskan pada warga sekolah terutama para siswa di MIM Potronayan 2. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa implementasi Adiwiyata di MIM Potronayan 2 menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Siswa yang awalnya kurang paham mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekitar menjadi lebih tahu dan menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan sekitar mereka. Hal ini dapat dilihat dari antusias para siswa dalam menjaga tanaman yang telah mereka tanam dan juga kesadaran mereka untuk membuang sampah pada tempatnya. Oleh karena itu, program Adiwiyata merupakan salah satu program yang sangat baik untuk dilaksanakan di sekolah sebagai salah satu usaha penanaman karakter cinta lingkungan sejak dini.
Penguatan Sikap Peduli Lingkungan melalui Kegiatan Prefentif bagi Siswa Sekolah Dasar
Astikasari, Melani;
Fajrina, Meinira Dinar;
Fani, Ria Anisa;
Utami, Ratnasari Diah;
Fitria, Munaya
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v4i2.19187
Kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini guna mencegah timbulnya kerusakan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi upaya penanaman sikap peduli lingkungan melalui kegiatan peduli lingkungan di SD Muhammadiyah PK Baturan. Jenis penelitian ini merupakan kualitatif dengan metode deskriptif. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Februari – 5 Maret 2022 dengan bantuan para guru dalam mengkoordinasi jalannya kegiatan yang melibatkan seluruh siswa SD Muhammadiyah Program Khusus Baturan untuk melakukan penghijauan serta membersihkan area sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Kegiatan peduli lingkungan telah mencapai tujuan yang diharapkan diantaranya lingkungan sekolah terutama taman sudah dalam kondisi rapi, bersih dari sampah, dan terdapat banyak tanaman di pot hasil dari penghijauan oleh siswa. Selain itu, kesadaran siswa untuk merawat taman sekolah juga mulai terlihat dari menyiram tanaman secara rutin sesuai jadwal piket masing-masing. Peneliti merekomendasikan untuk dilakukannya pembiasaan serta keterlibatan aktif seluruh warga sekolah agar sikap peduli lingkungan siswa dapat berkembang secara maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan masukan untuk pembinaan serta pengawasan terhadap siswa dalam hal peduli lingkungan di sekolah.
Peningkatan Antusiasme dan Pemahaman Siswa dalam PBM melalui Metode Talking Stick di MIM Jatisari Kedungdowo, Boyolali
Sabardila, Atiqa;
Fachri, Arif Rahman;
Santoso, Eric;
Aini, Ninik Nur;
Safitri, Mila;
Putri, Dita Meinindya;
Damayanti, Novita Aisah;
Hermawati, Linda;
Pratiwi, Adisti Nur;
Safira, Ria
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10765
Proses belajar-mengajar merupakan suatu cara guru dan murid berinteraksi dengan menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menarik minat belajar siswa. Untuk itu, guru sangat penting memilih metode pembelajaran supaya siswa semangat dan termotivasi untuk belajar di sekolah. Metode talking stick yang telah diterapkan di MIM Jatisari, Kedongdowo, Boyolali merupakan metode yang tepat dalam meningkatkan antusiasme dan pemahaman belajar siswa. Aplikasi metode ini telah menjadikan siswa dengan mudah memahami apa yang mereka pelajari, membuat siswa aktif di dalam kelas, mendapat kesempatan yang sama karena mendapat giliran memegang tongkat yang mengharuskan mereka menjawab pertanyaan guru, dan berpengalaman mengekspresikan pendapatnya di kelas. Metode ini berbeda dengan metode yang biasa digunakan oleh guru di MIM Jatisari tersebut. Metode ini lebih santai dan sesuai untuk siswa yang sulit memahami materi, serta dapat merangsang keingintahuan siswa dalam mendalami pengetahuan. Hal tersebut diharapkan mampu mengembalikan fokus siswa dalam belajar dan membuat siswa dapat memahami materi dengan mudah.
Pemanfaatan E-book untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar di Kudus
Khikmawati, Devi Kurnia;
Alfian, Rafi;
Nugroho, Abdylla Adhiyasa;
Susilo, Agus;
Rusnoto, Rusnoto;
Cholifah, Noor
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14671
Adanya pemanfaatan teknologi dalam media pembelajaran terutama penggunaan buku digital (e-book) melalui perantara komputer, laptop atau smartphone. Pemanfaatan teknologi yang dipublikasikan dalam bentuk digital digunakan untuk memudahkan siswa dalam belajar serta meningkatkan minat belajar siswa pada masa pandemi Covid-19 dengan menampilkan informasi berupa teks, gambar, audio, video, animasi, narasi, musik, serta multimedia lainnya. Permasalahan yang akan dihadapi adalah seberapa siapkah siswa tingkat sekolah dasar menggunakan e-book dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberi kemudahan siswa dalam belajar, meningkatkan minat belajar siswa dengan menggunakan media e-book dan mengetahui umpan balik siswa terhadap buku digital. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Research Apraisal (PRA) dengan bimbingan secara langsung kepada siswa. Adapun hasil dari program pengabdian masyarakat ini adalah secara tidak langsung penggunaan e-book bagi siswa kelas VI SD N 2 Mlati Kidul tersebut dapat membantu siswa agar lebih mudah mengakses materi pembelajaran dan mempelajari kembali materi pembelajaran kapan saja dan dimana saja menggunakan e-book. Siswa tingkat SD menjadi lebih semangat belajar secara mandiri dengan adanya e-book yang sifatnya praktis dan mudah dibawa kemana saja pada masa pandemi Covid-19 ini.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Project Based Learning melalui Temu Pendidik Daerah
Aditama, Madya Giri;
Shofyana, Maila Huda;
Muslim, Rachmat Imam;
Pamungkas, Imam;
Susiati, Susiati
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.18215
Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut peningkatan kemampuan guru untuk menyesuaikannya. Salah satu poin utama dalam aplikasi kurikulum tersebut adalah penerapan metode Project Based Learning yang dianggap memiliki potensi besar dalam memaksimalkan kompetensi siswa. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meingkatakan kompetensi guru di daerah Kota Pekalongan dalam memahami Project Based Learning dan penerapannya. Kegitan yang di selenggarakan di SMA Sains Cahaya Al Quran Pekalongan ini diikuti oleh 32 peserta, terdiri dari guru-guru yang berasal dari beberapa sekolah di kota pekalongan. Metode pelatihan diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini yang dikemas dalam konsep Temu Pendidik Daerah. Fakta dilapangan yang telah terjadi bahwa mayoritas pendidik hanya memahami PjBL sebatas pemberian tugas keapada siswa, padahal PjBL lebih dari itu. Metode ini dapat memaksimalkan kompetensi siswa, menerapkan 6 profil pelajar pancaseila dengan maksimal, serta dapat membantu guru dalam penilaian apabila dikombinasikan dengan asesmen yang tepat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan selain meluruskan miskonsepsi tersebut juga untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun pembelajaran dalam era Merdeka Belajar.
Peran Guru dalam Pendidikan Karakter Toleran-si bagi Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi
Fayza, Aulia Maulida;
Amalia, Nur;
Utami, Ratnasari Dyah;
Purnomo, Eko;
Maulana, Mahesa
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23653
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru di sekolah dalam menanamkan karakter toleransi dalam pembelajaran kepada peserta didik di sekolah inklusi dengan adanya ABK di kelas serta untuk menguraikan dampak dari penguatan karakter toleransi setelah pengimplementasian pendidikan karakter toleransi bagi anak normal. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif induktif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru kelas, guru, guru pendamping kelas serta siswa. Pengumpulan data penelitian menggunakan wawancara kepala sekolah dan guru, observasi siswa dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pengimplementasian penanaman karakter toleransi merujuk pada kurikulum Dinas Pendidikan, Ismuba Sekolah Alam. Penerapan ini diintegrasikan baik di dalam maupun di luar pembelajaran dalam bentuk kebiasaan sehari-hari. (2) Siswa menunjukkan sikap menyayangi, menghargai, serta menghormati terhadap perbedaan yang artinya telah terjadi keberhasilan dalam implementasi penanaman pendidikan karakter toleransi yang dilakukan guru.
Perpustakaan Dinding sebagai Program Gerakan Literasi Sekolah untuk Meningkatan Kemampuan Membaca Siswa MI Muhammadiyah Kuncen Cawas, Klaten
Machromah, Isnaeni Umi;
Mahendra, Alif;
Dianingsih, Fera Rian;
Indriani, Nita;
Agustina, Diah Rosa;
Fatimah, Siti;
Arifah, Nur Zahro Madya;
Khusna, Maria Al;
Novianto, Dhanny;
Nugroho, Ferry Cahyo;
Zainuddin, Almuntaqo
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 2, Desember 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v2i2.10796
Gerakan literasi sekolah melalui program perpustakaan dinding dan budaya membaca merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan kemampuan dan minat baca siswa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan membaca siswa kelas 1 hingga kelas 3 dari program perpustakaan dinding. Program ini dilaksanakan di MI Muhammadiyah Kuncen Cawas. Pelaksanaan program dilakukan dengan pengadaan perpustakaan dinding dan kegiatan budaya membaca setiap hari. Untuk melihat hasil pelaksanaan program, dilakukan wawancara dan observasi. Dari hasil yang telah diperoleh terjadi peningkatan kemampuan membaca setelah adanya program perpustakaan dinding dan program kegiatan membaca secara signifikan, yaitu terjadi dikelas 2 A, yang awalnya 31% menjadi 68% .
Penguatan Materi Dikotil dan Monokotil melalui Pembuatan Herbarium Kering di SD Negeri 3 Jambakan Klaten
Suryawati, Andari Tri;
Nuraini, Siti;
Anif, Sofyan;
Sidiq, Yasir;
Handayani, Trikinasih;
Septinawati, Septinawati
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15715
Pandemi Covid-19 membatasi pembelajaran tatap muka di sekolah, sehingga siswa harus melakukan kegiatan belajar secara virtual. Pembela-jaran virtual yang dilaksanakan secara terbatas berpotensi menurunkan minat belajar yang dapat berdampak pada menurunnya hasil belajar siswa. Berdasarkan fenomena tersebut, mahasiswa KKN FKIP UMS berusaha memberi terobosan model penugasan yang menyenangkan dan meningkatkan minat siswa untuk belajar dengan pelatihan herbarium. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui pengaruh pelatihan pembuatan herbarium kering terhadap hasil belajar siswa pada materi tanaman monokotil dan dikotil di SD Negeri 3 Jambakan. Pelatihan herbarium diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA khususnya materi tanaman dikotil dan monokotil. Penelitian dil-aksanakan sebagai rangkaian kegiatan pelatihan kepada siswa dilengkapi dengan evaluasi hasil belajar melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test dan post-test dianalisis dengan uji paired sample T-test. Hasil analisis menunjukkan pelatihan herbarium berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi tanaman monokotil dan dikotil di SD Negeri 3 Jambakan. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar pada materi monokotil dan dikotil. Kegiatan pelatihan herbarium diharapkan mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa pada pelajaran IPA serta menumbuhkan sikap afektif seperti rasa ingin tahu, cinta lingkungan, dan kreatifitas siswa.