cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
harun.prayitno@ums.ac.id
Phone
+6285728557159
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah Indonesia 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : 10.23917/bkkndik
Lingkup kajian Buletin KKN-Dik adalah kegiatan pengabdian masyarakat dan/atau KKN Dik yang dapat berupa: (a) penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat pendidikan; (b) pemahaman kondisi pendidikan masyarakat di lingkungan masyarakat pendidikan terpencil, untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat pendidikan yang memerlukan bantuan pendidikan; (c) pelatihan dan pengembangan soft skills dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (d) pelatihan dan pengembangan life-skills mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (e) penyiapan kader-kade muda untuk mengembangkan Amal Usaha (khususnya Amal Usaha Muhammadiyah; (f) penyiapan calon pemimpin bangsa yang berpihak kepada kejujuran, keadilan, kebenaran, dan kaum dhuafa; (g) pelatihan-pelatihan mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berkehidupan bermasyarakat dalam konteks Pendidikan, dan; penyiapan lulusan FKIP sebagai inisiator dan pejuang pendidikan.
Articles 227 Documents
Pemberdayaan Guru dan Fasilitator dalam Pembelajaran Berdeferensiasi dengan Pendekatan Pendidikan Berpihak pada Anak di Sanggar Belajar Permai Penang Malaysia Fuadi, Djalal; Widyasari, Choiriyah; Prayitno, Harun Joko; Pristi, Eka Destriyanto; Syaadah, Himatus; Muliadi, Muliadi; Rohmah, Nanda Dwi; Putri, Adelia Kurnia; Arista, Alfina Dian; Sari, Dwi Wulan; Komara, Osfir Candikia Rara; Elhawwa, Tazkiyatunnafs
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i2.23049

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan guru dan fasilitator dalam pembelajaran pada Sanggar Belajar Permai Penang Malaysia dengan pendekatan pembelajaran berdeferensiasi yang berfihak pada anak, sekaligus sebagai usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas dalam memenuhi kebutuhan belajar individu setiap siswa, penyesuaian ini menyangkut minat, profil belajar, dan kesiapan siswa agar tercapai peningkatan hasil belajar. Solusi yang dilakukan adalah memperkuat guru dan/atau fasilitator dalam pembelajaran berdeferensiasi dengan pendekatan pendidikan berfihak pada anak, melalui beberapa tahapan. Tahap 1: Pemetaan dan pendataan kondisi awal pada mitra. Tahap 2, Sosialisasi melalui diskusi dengan mitra terkait persiapan pelaksanaan, waktu pelaksanaan, anggota yang dilibatkan serta topik pengabdian di Mitra. Tahap 3: Pelatihan dan pemberdayaan dalam pembelajaran berdeferensiasi dan pendekatan pendidikan yang berfihak pada anak. Tahap 4: Pendampingan dalam menerapkan pembelajaran berdeferensiasi dan pendekatan pendidikan berfihak pada anak. Tahap 5: monitoring dan evaluasi semua kegiatan yang ada di mitra. Tahap 6: Penyusunan laporan, dan Tahap ke 7: Tindak lanjut pelaksanaan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa telah ada perkembangan pemahaman (82%) terhadap implementasi pembelajaran berdeferensiasi, dan berfihak pada anak, namun masih belum sepenuhnya sesuai dengan konsep dalam kurikulum merdeka. Tindak lanjut Pelaksanaan pembelajaran di Sanggar Belajar Permai Penang dilakukan oleh Mahasiswa sekaligus sebagai fasilitator dari berbagai Perguruan Tinggi Mitra, pelaksanaan dikoordinasikan oleh pengelola Sanggar dibantu oleh kepala sekolah dan pengajar tetap, sehingga mahasiswa/fasilitator hanya mengajar selama satu semester dan selanjutnya akan digantikan oleh mahasiswa semester berikutnya.
Penguatan Pendidikan Etika dan Karakter Peduli Lingkungan Sosial Budaya di SMP Muhammadiyah 10 Matesih, Karanganyar Ratih, Koesoemo; Utami, Ratnasari Dyah; Fuadi, Djalal; Mulyasih, Sri; Febriani, Dinar; Asmara, Sampdoria Fajar; Aprilianti, Diana Riza; Rianti, Arum Wahyu; Santiana, Dewi; Rahmawati, Heni; Adlina, Livya Mora; Rosyidi, Bastian; Hidayat, Muhammad Taufik
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10770

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menumbuhkan dan memberikan penguatan  kepedulian guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih Karanganyar terhadap lingkungan sosial-budaya sekolah dalam pendidikan etika dan karakter di era komunikasi global sekarang ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan guru dan siswa berjumlah 34 siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih yang diawali dengan pengamatan terlibat aktif, wawancara mendalam secara langsung dilanjutkan dengan teknik Partisipatory Rural Appraisal kepada guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dengan adanya pendidikan etika dan karakter peduli lingkungan siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih lebih menanggapi akan pentingnya lingkungan yang bersih, serta siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih telah dapat memanfaatkan botol-botol bekas sebagai pot bunga dan lebih bertanggung jawab atas sampah yang ada di lingkungan sekolah dengan membuang sampah pada tempat sampah yang telah di sediakan oleh tim KKN-Dik maka dengan diadakannya pengabdian masyarakt pendidikan ini dapat mengetahui bahwa dengan diadakannya pendidikan etika dan karekter peduli lingkungan ini dapat menumbuhkan etika dan karakter siswa dalam bertanggung jawab terhadap lingkungan yang bersih, rapi, indah, dan nyaman. Oleh sebab itu, guru dan siswa perlu didorong secara berkala dan berkelanjutan dalam pendidikan etika dan karakter yang berbasis pada potensi lingkungan sosial-budaya sekolah.
Penguatan Pemahaman Budaya Indonesia pada SB Hulu Langat Melalui Metode Discovery Learning Cerita Rakyat “I La Galigo” Sua, Andi Tenri; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Adiansyah, Romi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22486

Abstract

Prosa rakyat atau lebih dikenal dengan cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat. Tersebarnya cerita rakyat di seluruh nusantara mengakibatkan penggalian kearifan lokal menjadi sangat penting sebagai upaya untuk melestarikan budaya bangsa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan Internasional ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman kepada mitra akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan yaitu I La Galigo. Mitra dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa dan guru SB Hulu Langat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Penyuluhan meliputi tahap sosialisasi atau penyampaian terkait dengan program pengabdian yang dilaksanakan. Pada tahap pelatihan diterapkan metode discovery learning, yaitu penyampaian cerita rakyat secara lisan dan tertulis, kegiatan menyimak dan membaca dengan seksama, serta sharing session mengeluarkan pendapat secara mandiri. Tahap pendampingan dilakukan untuk mengetahui kendala mitra selama pelaksanaan program agar dapat memberikan solusi alternatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu adanya respon, tanggapan atau pendapat positif dari siswa maupun guru SB Hulu Langat terkait metode discovery learning yang diterapkan dalam menguatkan pemahaman serta memotivasi mitra dalam berliterasi akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan I La Galigo.
Pengembangan Psikomotorik Peserta Didik melalui Kegiatan Outing Class di BA Aisyiyah Bulakrejo 2, Sukoharjo Widiasari, Choiriyah; Almahi, Humaam; Prasetyoningrum, Dewi; Rohmatika, Nisa Laili; Sendy, Evera Niara; Satria, Yudhistira Laksamana; Permatasari, Jati Ayu Nurma; Grandis, Rosalia Tunika; Astara, Ara Reda; Kurniawan, Muhammad Edi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10775

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting dalam membentuk perilaku peserta didik khususnya anak-anak dan remaja yang sangat dipengaruhi oleh dampak negatif perkembangan zaman. Pendidikan karakter yang paling dasar ditanamankan sejak dini khususnnya di bangku sekolah adalah budaya 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, Santun). Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pendidikan karakter siswa di MTs Muhammadiyah 9 Mondokan, Sragen. Dengan adanya program 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan berlangsung dengan efektif dan tepat sasaran, apabila seluruh warga sekolah saling memiliki sikap peduli akan pendidikan karakter. Sehingga Tidak hanya siswa yang wajib berperilaku baik, tetapi guru sebagai salah satu faktor pendukung  juga harus mampu menjadi suri tauladan bagi siswanya. Kegiatan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) paling tidak mencerminkan pengembangan karakter religius, bersahabat atau komunikatif, dan peduli sosial. Kesemuanya ini akan lebih baik jika dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
Sistem Four Day Four Places sebagai Bentuk Pendalaman Materi Ajar Pendidikan Sekolah Dasar Cahyati, Jeni Nur; Setiani, Febri; Suharyanto, Suharyanto; Sholiha, Husna Imro’atush; Giyoto, Giyoto
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15694

Abstract

Kelas 6 SD memerlukan perhatian khsusus dalam pendampingan kegiatan belajar karena akan melaksanakan Penilaian Akhir Ta-hun (PAT) sebagai bekal untuk melanjutkan sekolah ke jenjang selanjutnya. Tim KKN-Dik FKIP UMS melakukan pengabdian di SD Muhammadiyah Program Khusus Tumang pada 1 Februari sampai 6 Mareet 2021. Salah satu program yang diusung ialah pem-berdayaan kelompok belajar untuk kelas 6. Pemberdayaan ke-lompok belajar home visit dengan sistem four day four places. Tujuan kegiatan ini adalah sebagai bentuk pendalaman materi kelas 6, khususnya Tematik dan Matematika. Strategi kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu identifikasi karakateristik siswa di setiap kelompok belajar, penerapan sistem four day four places dengan dua tempat dalam satu hari, dan pendampingan kelompok belajar siswa dengan metode interaktif. Hasil kelompok belajar dengan four day four places dinilai efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi. Penggunaan metode number heads together untuk Tematik, membuat siswa aktif dan berani mengutarakan pendapat. Metode cerdas cermat untuk Ma-tematika, efektif untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar berhitung, karena terdapat aspek kompetensi di dalamnya. Kegiatan kelompok belajar sistem four day four places dengan penggunaan metode interaktif penting untuk ditindaklanjuti ka-rena efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa.
Budaya Literasi Membaca di Perpustakaan untuk Meningkatkan Kompetensi Holistik bagi Siswa Sekolah Dasar Afghani, Dzulfiqar Restu; Prayitno, Harun Joko; Jayanti, Estria Dwi; Zsa-ZsaDilla, Clarisa Ayu; Salsabilla, Tara Aldita; Saputri, Erlin Dian; Septiyanti, Nisa Dwi; Siswanto, Hery
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i2.19185

Abstract

Membaca merupakan suatu tahapan awal dalam suatu proses belajar terutama bagi siswa sekolah dasar. Banyak penelitian yang mengungkap bahwa dengan kebiasaan membaca dapat meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan seseorang. Literasi membaca bukan hanya sekedar kegiatan membaca biasa, melainkan dapat menjadi sebuah kegiatan yang menghasilkan budaya. Budaya membaca dapat memberikan banyak manfaat yang baik, salah satunya menumbuhkan minat membaca dan menulis. Untuk membangun sebuah budaya literasi membaca, dapat dilakukan dengan banyak cara salah satunya adalah dengan menyediakan lingkungan yang nyaman dan fasilitas yang memadai. Artikel ini memiliki tujuan yaitu untuk mendeskripsikan budaya literasi membaca siswa sekolah dasar dengan peningkatan fasilitas perpustakaan. Melalui kegiatan peningkatan fasilitas perpustakaan ini, mahasiswa KKN-Dik UMS berusaha untuk membangun budaya literasi membaca siswa-siswi di SD Negeri 02 Selokaton. Hasil yang telah dicapai adalah dengan melakukan pengoptimalan fasilitas perpustakaan, para siswa-siswi SD Negeri 02 Selokaton menjadi lebih antusias dan merasa nyaman dalam beraktivitas untuk meningkatkan minat baca di perpustakaan.
Pendampingan Organisasi Pemuda Muhammadiyah dalam Penyelenggaraan Kejuaraan Olahraga Tradisional untuk Meningkatkan Warisan Budaya dan Pengembangan Karakter Siswa Sekolah Menengah Syaukani, Agam Akhmad; Sudarmanto, Eko; Fatoni, Muhad; Sistiasih, Vera Septi; Sulaiman, Ahmad; Yulianingsih, Ika
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23631

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada Organisasi Pemuda Muhammadiyah Kowangan dalam penyelenggaraan kejuaraan olahraga tradisional tingkat SMP se-Kabupaten Temanggung. Olahraga tradisional tidak hanya menjadi bagian penting dalam warisan budaya, tetapi juga merupakan sarana efektif untuk mengembangkan karakter dan keterampilan siswa SMP.  Kegiatan ini mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kejuaraan olahraga tradisional. Tim pengabdian memfasilitasi Organisasi Pemuda Muhammadiyah Kowangan dalam menyusun rencana kegiatan, memilih tempat, dan menyusun aturan main yang adil. Selain itu, pendampingan dilakukan melalui workshop untuk meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial panitia kejuaraan. Kegiatan ini menghasilkan respon yang positif dari peserta dan jajaran Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Temanggung. Secara internal, ketua PCPM menyatakan bahwa banyak manfaat yang diperoleh sepanjang kegiatan pendampingan ini. Selanjutnya, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh PCPM dalam kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan agenda-agenda kerja yang akan datang. Pendampingan yang dilakukan selama 3 bulan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan kapasitas organisasi PCPM Kowangan. Kegiatan ini dikatakan baru yang pertama kali diikuti oleh PCPM Kowangan. Ke depan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan agenda kerja yang belum terlaksana agar dapat dilaksanakan dengan baik melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi dengan pihak eksternal dengan skim kerja sama sponsorship seperti yang telah dilaksanakan pada kegiatan ini.
Kegiatan Bimbingan Belajar dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Kelurahan Bolong Karanganyar Prasetya, Ikrama; Ulima, Elmira Tita; Jayanti, Ira Dwi; Pangestu, Septia Gendis; Anggraeni, Riska; Arfiah, Sri
Buletin KKN Pendidikan Vol 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i1.9286

Abstract

Bimbingan Belajar sangat berperan penting bagi perkembangan belajar anak, karena tidak hanya apa yang diperoleh di sekolah saja, pembelajaran diluar sekolah mempunyai dampak yang cukup besar dan berpengaruh bagi motivasi belajar siswa. Pendidikan Non Formal diharapkan dapat menambah minat atau ketertarikan siswa dalam belajar. Didalam pendidikan non formal siswa di ajak belajar dengan metode yang berbeda dengan pendidikan formal pada umumnya, pendidikan non formal lebih santai dan atraktif dengan mengenalkan suatu hal baru atau apa yang mereka tidak paham dengan hal menarik, berbeda dengan pendidikan formal, belajar lebih menyenangkan dengan bermain game sebagai selingan dan juga sisipan dalam belajar. Siswa tidak hanya dituntut bisa menghafal tetapi juga harus paham dan tertarik, karena dengan tertarik siswa dengan sendirinya mencari tahu apa yang mereka tidak tahu. Untuk itu diterapkannya pembelajaran dengan metode belajar dan bermain sehingga dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran agar menjadi individu yang lebih kreatif dan juga aktif dalam berfikir dan juga memecahkan masalah.
Pengembangan Diri Anak SD Berbasis Seni pada Masa Pandemi di Kupang Ihwan, Ihwan; Lestari, Nurdiyah; Wulansari, Fauziah; Wulansari, Wulansari; Khasanah, Miftakhul
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14666

Abstract

ak satu tahun yang lalu Indonesia masih mengadakan pembelajaran daring akibat terjadinya pandemi corona. Selama pembelajaran daring terjadi peserta didik di dusun Grujugan mendapatkan pembelajaran yang berfokus pada pengerjaan soal pada buku tematik saja. Jika melihat dari kegiatan tersebut tentunya hanya aspek kognitif saja yang terpenuhi sedangkan aspek psikomotorik dan afektif belum terpenuhi. Sehingga hal ini menjadikan peneliti melakukan pengabdian masyarakat di dusun Grujugan. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pengembangan diri berbasis seni agar aspek psikomotorik dan afektif peserta didik selama masa pandemi tetap didapatkan. Mitra pengabdian pada KKN Dikmas ini adalah peserta didik kelas 4 dan 5. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode pelatihan. Dimana peneliti memberikan contoh terhadap suatu karya yang harus dibuat lalu peserta didik dapat meniru atau membuat karya dengan tema sendiri. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa dengan mengadakan pengembangan diri berbasis seni yaitu menggambar dan mewarnai, pointilis, menggunting dan menempel, membuat celengan, mozaik, kreasi cap menggunakan bahan alam, tie dye, dan clay peserta didik dapat memenuhi aspek psikomotorik pada tingkatan naturalisasi yaitu membuat suatu produk dan aspek afektif yang terpenuhi ialah tingkatan menghargai yaitu ikut serta dalam pembuatan karya seni.
Pemberdayaan Digital Comic dan Strategi PQRST dalam Pengembangan Pemahaman Membaca Teks Bahasa Inggris Sakriani, Sakriani; Ammade, Salasiah; Nur, Rafi’ah
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.18967

Abstract

san ini berfokus pada optimalisasi komik digital yang didukung oleh strategi PQRST (Preview, Questions, Review, Summary, dan Test) dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa. Komik digital yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari internet dan dipilih dengan cermat berdasarkan kebutuhan siswa termasuk mempertimbangkan usia, tingkat membaca, minat, jangkauan akses yang mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komik digital yang didukung oleh strategi PQRST terhadap pemahaman membaca siswa. Secara rinci menekankan pada peningkatan pemahaman membaca siswa setelah pengajaran menggunakan komik digital melalui Strategi PQRST. Desain eksperimen semu dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini. yang melibatkan sampel 30 siswa dari kelas 8. Teknik random sampling digunakan untuk mendapatkan sampel ini. Dalam pengumpulan data tersebut, tes mem-baca merupakan instrumen penelitian yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan penelitian. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan format SPSS. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa pemahaman membaca siswa meningkat ketika mereka menggunakan komik digital melalui Strategi PQRST terlihat dari hasil belajar siswa. Strategi ini membuat siswa memahami awal bacaan, menanyakan yang belum dipahami, lau membaca bacaan, menyimpulkan dan dites kemam-puan pemahaman bacaannya. Langkah dalam strategi ini membuat siswa lebih mudah memahami bacaan karena diiringi dengan kegiatan yang bertahap yang melatih kemampuan metakognitifnya. Temuan lainnya ada-lah menggunakan komik digital melalui strategi ini menawarkan pen-galaman baru bagi siswa, mudah diakses, tampilan menarik, dan kalimat cerita yang mudah dipahami. Peneliti juga menemukan bahwa siswa kelas delapan di UPTD SMPN 18 Barru sangat antusias dalam pembelajaran membaca pemahaman.