cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 65 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2023)" : 65 Documents clear
Penyuluhan Penggunaan Aplikasi Gojek pada Pelaku Usaha Ikan Lele di Kelurahan Talang Bubuk Kota Palembang Muhammad Bahrul Ulum; Hamid Halin; Muhammad Wadud
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7569

Abstract

Gojek adalah aplikasi yang memiliki berbagai manfaat salah satunya adalah untuk pengiriman barang, dengan menggunakan aplikasi Gojek barang dapat dikirim dengan waktu yang relatif singkat. Manfaat tersebut tentunya sangat berguna terutama bagi pelaku usaha ikan lele di Kelurahan Talang Bubuk Kota Palembang karena ikan yang dikirim ke konsumen dengan menggunakan aplikasi Gojek kesegaran ikan masih terjaga karena waktu pengiriman yang singkat. Namun beberapa pelaku usaha ikan lele di Kelurahan Talang Bubuk Kota Palembang belum begitu memahami cara penggunaan aplikasi Gojek. Hal tersebut memunculkan inisiatif tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Indo Global Mandiri untuk memberikan penyuluhan kepada pelaku usaha ikan lele di kelurahan Talang Bubuk kota Palembang mengenai penggunaan aplikasi Gojek untuk mendukung kegiatan usaha terutama dalam pengiriman ikan ke konsumen. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar pelaku usaha ikan lele dapat memahami dan mengaplikasikan cara menggunakan aplikasi Gojek dengan baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan datang langsung ke lokasi objek pengabdian pada tanggal 12 Desember 2022, kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00-14.00 WIB dengan peserta berjumlah empat orang. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian, hasilnya pelaku usaha ikan lele dapat memahami cara penggunaan aplikasi Gojek, namun terdapat kendala dalam penggunaannya seperti, sinyal yang tidak stabil. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelaku usaha ikan lele mendapat tambahan pengetahuan dan mereka berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara kontinyu dengan tema yang berbeda.Gojek is an application with various benefits, one of which is for the delivery of goods; using the Gojek application, goods can be sent in a relatively short time. This benefit is very useful, especially for catfish businesses in the Talang Powder Village, Palembang City, because the fish sent to consumers using the Gojek application are still fresh due to the short delivery time. However, several catfish business actors in Talang Powder Village, Palembang City, do not really understand how to use the Gojek application. This led to the initiative of the Community Service team from Indo Global Mandiri University to provide counseling to catfish business actors in the Talang Powder subdistrict, Palembang City, regarding the use of the Gojek application to support business activities, especially in sending fish to consumers. The purpose of this activity is so that catfish business actors can understand and apply how to use the Gojek application properly. The method used in this activity is to come directly to the location of the service object on December 12, 2022; this activity takes place from 08.00-14.00 Western Indonesian Time with four participants. After the service activities, catfish business actors could understand how to use the Gojek application. Still, there were obstacles in its use, such as an unstable signal. This activity concludes that catfish business actors get additional knowledge, and they hope that activities like this can be carried out continuously with different themes.
UKK3: Inovasi Peningkatan UMKM Desa Perkebunan Tanjung Kasau Melalui Pembuatan Keripik Aneka Rasa Sarah Patumona Manalu; Ade Citra Nadhira; Tiara Nurika Fadilah; Ester Yoknaem; Annisa Sasmita Ziemen; Mega Rosalina
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7414

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak buruk bagi keberlangsungan perekonomian Indonesia, khususnya bagi pelaku UMKM di Desa Perkebunan Tanjung Kasau. UMKM ini menitikberatkan pada satu kemudahan dan solusi bagi masyarakat desa yang selama ini kurang memanfaatkan sumber daya alam yang ada di lingkungan tersebut. Salah satu sumber daya alam yang dihasilkan di Desa Perkebunan Tanjung Kasau adalah ubi kayu, sehingga kelompok KKNTD30 USU melaksanakan suatu program kerja yang bertujuan untuk memanfaatkan ubi kayu yang dihasilkan Desa Perkebunan Tanjung Kasau serta meningkatkan perekonomian melalui kegiatan UMKM. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi di rumah pembuatan keripik pada November 2022. Adapun tahapan pelaksanaan meliputi persiapan bahan-bahan, penggorengan, penirisan, pen­dinginan, pemberian rasa, dan pengemasan. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Perkebunan Tanjung Kasau. Hasil dari kegiatan ini adalah ubi kayu yang dihasilkan Desa Perkebunan Tanjung Kasau dapat diolah menjadi produk keripik aneka rasa yang bernilai jual tinggi. Simpulan dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Perkebunan Tanjung Kasau dapat memanfaatkan hasil pertanian berupa ubi kayu sebagai inovasi dalam peningkatan UMKM yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Desa Perkebunan Tanjung Kasau.The covid-19 pandemic has had a negative impact on the sustainability of the Indonesian economy, especially for UMKM players in Desa Perkebunan Tanjung Kasau. This UMKM focuses on convenience and solutions for rural communities that have not utilized the natural resources in the environment so far. One of the natural resources produced in Desa Perkebunan Tanjung Kasau is cassava, so the KKNTD30 USU group implemented a work program aimed at utilizing the cassava produced by Desa Perkebunan Tanjung Kasau and boosting the economy through UMKM activities. This activity was implemented using the socialization method at the chip-making house in November 2022. The implementation stages include preparing ingredients, frying, draining, cooling, flavouring, and packaging. The target of this activity is the Desa Perkebunan Tanjung Kasau community. This activity results in the cassava produced by Desa Perkebunan Tanjung Kasau can be processed into various flavoured chip products with high selling value. This activity concludes that the people of Desa Perkebunan Tanjung Kasau can take advantage of agricultural products in the form of cassava as an innovation in increasing UMKMs which are expected to improve the economy of Desa Perkebunan Tanjung Kasau.
Pendampingan Pembuatan Sediaan Lotion Ekstrak Etanol Akar Kalakai di SMK Negeri 3 Palangkaraya Rabiatul Adawiyah; Iin Nurbudiyani; Ferra Sartika; Destya Cahyani; Atika Abrar; Sigit Alfirdaus
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7345

Abstract

Kalimantan Tengah terkenal dengan vegetasi tropis yang hijau dan hutan rawa gambut. Salah satu bahan alam berasal dari Kalimantan yang banyak digunakan sebagai tanaman obat adalah kalakai dengan nama lain Stenochlaena palutris (Burm.f.) Bedd. pada bagian akar ternyata mempunyai khasiat juga berpotensi untuk pengobatan. Berdasarkan penelitian Adawiyah dan Rizky menyatakan bahwa IC50 dengan metode DPPH (2,2-difenil-pikrihidrazil) memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat pada ekstrak etanol akar kalakai. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan pada Kamis, 25 Agustus 2022 dan peserta pada kegiatan ini adalah seluruh siswi Jurusan Kecantikan SMK Negeri 3 Palangka Raya yang berjumlah sebanyak 102 orang. Permasalahan yang dialami oleh peserta adalah dimana sekolah belum dapat mengembangkan kosmetik berbahan alam dan mempraktikkan pembuatan kosmetik berbahan alam. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang manfaat akar kalakai sebagai bahan pembuatan sediaan lotion. Metode yang digunakan oleh tim PkM dengan memberikan edukasi dan pembuatan secara langsung lotion, sedangkan evaluasi yang dilakukan adalah melalui pretest dan posttest serta memberikan hasil produk yang diperoleh kepada peserta kegiatan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kegiatan PkM ini adalah peserta memperoleh peningkatan pemahaman cara pembuatan lotion dan memahami manfaat akar kalakai untuk sediaan lotion, ditunjukkan dari analisis pertanyaan pretest dan posttest. Melalui kegiatan PkM ini terjadi peningkatan pemahaman peserta dalam pembuatan sediaan lotion dari akar kalakai.Central Kalimantan is famous for its green tropical vegetation and peat swamp forests. One of the natural ingredients originating from Kalimantan, which is widely used as a medicinal plant, is kalakai with another name Stenochlaena palutris (Burm.f.) Bedd. The root part turns out to have properties as well as potential for treatment. Based on Adawiyah and Rizky's research, IC50 with the DPPH method (2,2-diphenyl-pikrihidrazyl) has very strong antioxidant activity in the ethanol extract of kalakai roots. Community Service Activities (PkM) were held on Thursday, August 25 2022, and participants in this activity totaled 102 students from the Beauty Department of SMK Negeri 3 Palangka Raya. The problem experienced by the participants was that schools had not been able to develop cosmetics made from natural ingredients and the practice of making cosmetics made from natural ingredients. This activity aims to increase knowledge about the benefits of kalakai root as an ingredient for making lotion preparations. The method used by the PkM team is to provide education and directly make lotions, while the evaluation is carried out through pretest and posttest and provides the results of the products obtained to the activity participants. Based on the results obtained from this PkM activity, participants gained an increased understanding of how to make lotion. They understood the benefits of kalakai root for lotion preparations, as shown from the analysis of pretest and posttest questions. Through this PkM activity, there was an increase in participants' understanding of making lotion preparations from kalakai roots.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Accurate Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Mahasiswa PLP Program Studi Pendidikan Akuntansi Irwan Adimas Ganda Saputra; Wida Wulandari; Putri Hestiningrum
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7752

Abstract

Aplikasi accurate telah digunakan dari 100.000 usaha kecil dan perusahaan besar untuk menyusun laporan keuangan. Sudah banyak sekolah kejuruan yang memasukkan aplikasi accurate ini sebagai materi pokok dalam pembelajaran akuntansi. Perguruan tinggi harus dapat menyesuaikan agar mahasiswa yang akan melaksanakan PLP di sekolah kejuruan bidang akuntansi memiliki bekal yang cukup.  Kegiatan ini diikuti oleh 32 orang yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa PLP terhadap penggunaan aplikasi accurate. Kegiatan ini berbentuk pelatihan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan praktik digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 5 dan 12 Agustus 2022. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa secara keseluruhan tingkat pemahaman peserta pelatihan mencapai 98.35%. Hal ini menunjukkan hasil yang sangat baik. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan sebuah buku yang dapat dijadikan sebagai bahan ajar. Kegiatan ini memberikan implikasi bahwa dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan baru kepada mahasiswa sehingga mahasiswa mendapatkan bekal untuk menjalankan PLP nantinya.The accurate application has been used by 100,000 small businesses and large companies to prepare financial statements. Many vocational schools have included this accurate application as a subject matter in learning to account. Universities must be able to adjust so that students who will carry out PLP in vocational schools in accounting have sufficient provisions. This activity was attended by 32 people who aimed to improve PLP students' understanding of using accurate applications. This activity is in the form of training using lectures, discussion and practice methods used in this training activity. The training was held for 2 days on 5 and 12 August 2022. The evaluation results show that the overall level of understanding of the trainees reached 98.35%. This shows very good results. In addition, this activity also produced a book that can be used as teaching material. This activity implies that this training can provide new knowledge to students so that students get provisions to carry out PLP later. 
Pembuatan dan Pelatihan Pengguna Aplikasi Bantuan Hukum pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Slamet Riyadi; Sri Normuliati
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7888

Abstract

Sekretariat Daerah merupakan lembaga pemerintah daerah dibawah bupati yang terdiri dari beberapa bagian, salah satunya bagian hukum. Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia yang berupa penyelesaian sengketa hukum, pemberian bantuan dan perlindungan hukum merupakan salah satu tugas pokok bagian hukum. Tujuan pengabdian ini untuk melatih para perangkat desa dalam menggunakan aplikasi bantuan hukum. Aplikasi tersebut dibuat untuk mengatasi permasalahan konsultasi dan bantuan hukum yang dialami oleh Kab. Kotawaringin Timur (Kotim) yang memiliki 168 desa dan 17 Kecamatan. Kendala jarak tempuh yang jauh menjadi alasan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan membuatkan aplikasi website yang dapat digunakan untuk kegiatan konsultasi dan bantuan hukum oleh bagian hukum selaku mitra kegiatan ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini   terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan. Persiapan dimulai tanggal 21 Juni 2022, dengan adanya permohonan dari Kepala Bagian Hukum. Pembuatan aplikasi dapat diselesaikan dalam sebulan (tanggal 21 Juli 2022). Untuk pelatihan penggunakan aplikasi dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2022.  Hasil yang didapatkan pada pengabdian ini adalah terealisasinya aplikasi website yang dapat digunakan oleh kepala desa dan perangkat desa di kabupaten-kabupaten Kotim dalam upaya untuk memudahkan konsultasi dan bantuan hukum. Aplikasi yang dibuat sudah sesuai dengan ketentuan dan diharapkan dapat digunakan dengan baik oleh para perangkat desa.The Regional Secretariat is a regional government institution under the district head which consists of several sections, including the legal section. Legal aid and human rights in the form of legal dispute resolution, provision of legal assistance and protection is one of the main tasks of the legal department. This service aims to train village officials in using legal aid applications. The application was made to overcome the problems of consultation and legal assistance experienced by Kab. East Kotawaringin (Kotim) has 168 villages and 17 districts. Long-distance constraints are the reason for this community service to be carried out. This community service is carried out by developing a website application that can be used for consulting and legal assistance activities by the legal department as the partner of this activity. The method used in this community service includes three stages: preparation, implementation and post-implementation. Preparations began on June 21, 2022, with a request from the Head of the Legal Department. The developing application can be completed in a month (21 July 2022). Training for using the application was held on July 29, 2022. The results obtained in this service were the realization of a website application that village heads and village officials could use in the Kotim districts to facilitate consultation and legal assistance. The application is in accordance with the provisions and is expected to be used properly by village officials.
Penyuluhan Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Susu Etawa di Kelompok Peternak Kambing Etawa Desa Panglungan Kecamatan Wonosalam Lilla Puji Lestari; Endang Endang; Jiarti Kusbandiyah; Solikah Ana Estikomah; Marniati Marniati
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7668

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing usaha peternakan di kelompok peternak kambing Etawa Desa Panglungan Kecamatan Wonosalam. Kegiatan ini didasarkan pada banyaknya UMKM usaha peternakan kambing Etawa di Desa tersebut dengan produknya berupa susu kambing segar.  Produk tersebut cukup terkenal sehingga memiliki banyak konsumen yang berasal dari luar kecamatan, akan tetapi konsep usaha peternakannya masih sangat tradisional dan belum terlalu berorientasi pada bisnis modern, oleh karenanya perlu adanya modernisasi melalui penyuluhan dan pendampingan tentang peningkatan kelembagaan, peningkatan budidaya kambing Etawa, dan peningkatan pengetahuan akan potensi susu kambing Etawa bagi kesehatan masyarakat. PkM dilaksanakan pada tanggal 7-10 Desember 2022, di balai desa Panglungan-Wonosalam-Jombang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan observasi lapang dilanjutkan dengan analisis deskriptif dengan membandingkan pre-test dan post test. Kegiatan dilakukan secara luring diikuti oleh 25 orang peternak yang berasal dari 3 kelompok ternak kambing Etawa. Hasil yang diperoleh dari PkM adalah 1) peningkatan pengetahuan peternak akan pentingnya kelembagaan peternak guna menuju organisasi bisnis (dari 5% menjadi 89%), 2). Terbentuknya kelembagaan peternak secara utuh dan terspesialisasi, 3). Meningkatnya pengetahuan peternak terkait dengan budidaya ternak kambing Etawa (dari 40% menjadi 95%), dan 4). Meningkatnya pengetahuan peternak terhadap potensi susu kambing Etawa bagi kesehatan masyarakat (dari 10% menjadi 87%). Kesimpulan dari PKM adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang kelembagaan, daya saing dan pengetahuan pentingnya susu kambing etawa untuk kesehatan dengan rencana tindak lanjut pendampingan dalam perbaikan kemasan, logo dan teknik penjualan.This Community Service (PkM) aims to increase the competitiveness of the livestock business in the Etawa goat breeder group, Panglungan Village, Wonosalam District. This activity is based on many Etawa goat farming businesses in the village whose product is fresh goat milk. This product is quite well-known, so it has many consumers from outside the sub-district; however, the concept of the livestock business is still very traditional and not very modern business oriented. Knowledge of the potential of Etawa goat milk for public health. PkM will be held on 7-10 December 2022 at the Panglungan-Wonosalam-Jombang village hall. The method used is counselling and field observation followed by descriptive analysis comparing the pre-test and post-test. The activity was conducted offline and attended by 25 breeders from 3 groups of Etawa goats. The results obtained from the PkM are: 1) increasing the farmer's knowledge of the importance of breeder institutions to lead to business organization (from 5% to 89%), 2). The establishment of a whole and specialized breeder institution, 3). Increased farmer knowledge related to Etawa goat farming (from 40% to 95%), 4). Increased farmer knowledge of the potential of Etawa goat milk for public health (from 10% to 87%). The conclusion from the PkM is: there is an increase in institutional knowledge, competitiveness and knowledge of the importance of Etawa goat milk for health with follow-up plans for assistance in improving packaging, logos and sales techniques. 
Nuggettori: Pemanfaatan Sawi Sebagai Produk Olahan Kreatif “Nugget Sayur” Latifatu Rohmah; Yeny Fitriyani; Milna Wafirah; Mohammad Pudail
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.8435

Abstract

Potensi komoditi Sayuran sawi ijo (chaisim) di Dusun Tlogo, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran tidak dibarengi dengan harga jual yang memadai, sehingga perlu adanya peningkatan kapasitas masyarakat melalui kreatifitas olahan nugget sawi ijo. Tujuan program kegiatan pendampingan yaitu meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan nugget sawi ijo, adapun pendampingan dilakukan pada bulan Agustus-September 2022. Sasaran pendampingan adalah Ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani Dusun Tlogo, dengan pertimbangan bahwa ibu-ibu adalah pemegang keuangan dan penyedia makanan keluarga sehingga harus paham bagaimana mengelola keuangan keluarga dengan cara mengolah makanan yang murah dan sehat. Metode PAR (Participatory action research) dianggap sesuai dengan pola pendampingan yang dilakukan, dimana peneliti dan masyarakat berkolaborasi untuk memaham masalah sosial dan mengambil tindakan untuk membawa perubahan sosial. Hasil pendampingan adalah masyarakat khususnya Ibu-ibu Dusun Tlogo memiliki kemampuan dalam mengelola sawi ijo menjadi nugget dan bisa menjadi peluang usaha untuk meningkatkan produktifitas dan perekonomian masyarakat. Kesimpulan dari pendampingan dalam  meningkatkan kapasitas Ibu-ibu melalui pelatihan nugget sawi ijo sangat diperlukan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi Ibu-ibu di Dusun Tlogo.Potential for vegetable mustard greens (chai sim), commodities in Tlogo Hamlet, Sutopati Village, Kajoran, do not companied by an adequate selling price, so it is necessary to increase community capacity through the creative processing of green mustard nuggets. The objective of the mentoring activity program is to increase community capacity through green mustard greens nugget training, while the assistance is held from August-September 2022. The target of the assistance is mothers who are members of the Tlogo Dusun Women Farmer Group, in line with the consideration that mothers are financial holders and providers of family food, and they must understand how to manage family finances by preparing cheap and healthy food. The PAR method (Participatory action research) is considered by the pattern of assistance carried out, which involves researchers and participants collaborating to understand social issues and take actions to bring about social change.  The result of the assistance is that the community, especially the women of Tlogo Hamlet, can manage green mustard nuggets and become a business opportunity to increase the productivity and economy of the community. The conclusion is that assistance in increasing the capacities of mothers through green mustard nugget training is needed to realize the economic independence of mothers in Tlogo Hamlet.
Peningkatan Partisipasi Politik Masyarakat dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di Kota Banjarbaru Safa Muzdalifah; Arif Rahman Hakim; Dinar Adis Tiyani; Julia Fitriani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7436

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah di Provinsi Kalimantan Selatan. Mitra adalah warga Komplek Bumi Cahaya Bintang RT/RW. 47/08 di Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Jumlah peserta mitra 25 orang dengan usia minimal 18 Tahun. Tanggal pelaksanaan adalah 10 Agustus 2022. Masalah mitra adalah kecenderungan mitra sebagai konstituen/pemilih pada pemilihan umum yang telah dilakukan tergolong kurang partisipatif. Berdasarkan permasalahan mitra, metode untuk mengatasi persoalan tersebut adalah metode penyuluhan partisipasi politik masyarakat dalam kegiatan pemilihan Kepala Daerah. Hasil kegiatan ini adalah terbentuknya masyarakat yang memahami makna partisipasi politik, urgensi partisipasi politik masyarakat, korelasi antara partisipasi politik masyarakat dengan kualitas proses dan hasil pemilihan kepala daerah, dan bentuk-bentuk partisipasi politik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program peningkatan partisipasi politik dalam pemilihan kepala daerah merupakan program yang perlu untuk dilakukan dalam meningkatkan kualitas politik di daerah.This program aims to increase political participation in improving the quality of regional head elections in South Kalimantan Province. Mitra is a resident of the RT/RW Starlight Earth Complex. 47/08 in Sungai Besar Village, South Banjarbaru District, Banjarbaru City, South Kalimantan Province. The number of partner participants is 25, with a minimum age of 18. The problem with partners is that the tendency of partners as constituents/voters in elections that have been conducted is classified as less participatory. Based on partner problems, the method to overcome these problems is the method of participatory political education in regional head election activities. The result of this activity is forming a society that understands the meaning of political participation, the urgency of community political participation, the correlation between community political participation and the quality of the process and results of regional head elections, and forms of political participation. This activity concludes that the program of increasing political participation in regional head elections is a program that needs to be carried out to improve the quality of politics in the regions.
Sosialisasi Perancangan Pengelolaan Air Bersih Melalui Metode Filtrasi dengan Media Pasir Besi Lelia Petronila Gusmao Freitas; Ni Luh Putu Sariani; Dewa Ayu Putu Adhiya Garini Putri; Anak Agung Gde Alit Wiradyatmika; Ni Nengah Rupadi Kertiriasih
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7943

Abstract

Permasalahan utama yang dialami oleh Desa Besan adalah rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat untuk mengolah air bersih dari pegunungan dan sumur serta memanfaatkan pasir besi yang ada disekitar mereka. Tujuan dari program kerja Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan solusi kepada masyarakat Desa Besan dalam memanfaatkan air bersih dari sumur ataupun pengunungan dan pengolahannya melalui metode filtrasi dengan media pasir besi yang akan meningkatkan air bersih dan meminimalisir air kotor dan berminyak. Metode yang diterapkan dalam program kerja ini adalah sosialisasi dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Banjar Kelodan, Desa Besan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Pada hari kamis, tanggal 19 Januari 2023. Hasil yang diperoleh dari program kerja ini yaitu adanya peningkatan kesadaran masyarakat Desa Besan untuk mengelola air bersih dengan memanfaatkan air dari sumur dan pegunungan yang ada di sekitar lingkungan mereka. Dengan sesi masing-masing dapat disimpulkan bahwa metode filtrasi dengan media pasir besi dapat membangun wawasan masyarakat dalam memanfaat­kan sumber air dari sumur dan pegunungan yang ada di lingkungannya.The main problem experienced by Besan Village is the low level of community knowledge needed to treat clean water from mountains and wells and to utilize iron sand around them. The purpose of this community service work program is to provide a solution for the people of Besan Village in utilizing clean water from wells or mountains and processing it through the filtering method with iron sand media, which will increase the amount of clean water and minimize the amount of dirty and oily water. The methods applied in this work program are socialization and evaluation. This activity was carried out in Banjar Kelodan, Besan Village, Dawan District, Klungkung Regency, and Bali Province. On Thursday, January 19, 2023, the results obtained from this work program are increasing the awareness of the Besan Village Community about the need to manage clean water by utilizing water from wells and mountains around their environment. With each session, it is possible to conclude that the filtering method with iron sand media can increase community understanding of how to use water sources from wells and mountains in their environment.
Pembelajaran Kimia Berbasis Projek melalui Pemanfaatan Sumber Daya Lokal sebagai upaya Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru MGMP Kimia Kota Palangka Raya Fatchiyatun Ni'mah; Syarpin Syarpin; Abdul Hadjranul Fatah; Alda Alda; Muhamad Naufal Pasha
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7305

Abstract

MGMP Kimia merupakan musyawarah guru mata pelajaran kimia. Kelompok musyawarah ini memiliki peranan penting dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendidikan terutama pada mata pelajaran kimia. Masa pandemi COVID-19 memaksa adanya perubahan dalam pelaksanaan pembelajaran serta terhentinya kegiatan rutin MGMP Kimia Kota Palangka Raya. Di sisi lain perubahan kurikulum memberikan amanat baru yang  membutuhkan perhatian dan persiapan. Dari berbagai alternatif solusi yang ditawarkan, terpilihlah gagasan kegiatan sosialisasi pembelajaran berbasis proyek melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 November 2022 yang diikuti oleh 17 peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan para guru khususnya guru mata pelajaran kimia Kota Palangka Raya memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih mengenai pembelajaran berbasis proyek. Adapun tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang telah dilaksanakan 1) meningkatkan motivasi guru untuk berinovasi dalam kegiatan pembelajaran berbasis proyek; 2) meningkatkan keterampilan guru dalam merancang kegiatan pembelajaran berbasis proyek; dan 3) meningkatkan motivasi dan semangat belajar peserta didik. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilaksanakan guru-guru mitra telah memahami pembelajaran berbasis proyek dengan baik serta memberikan respon positif (sangat baik) terhadap pelakasanaan kegiatan pengabdian. Dengan demikian, kegiatan yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif bagi guru-guru dalam memahami penerapan pembelajaran berbasis proyek. Guru mampu mengelaborasi dan mengembangkan pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran kimia serta berkolaborasi dengan mata pelajaran lainnya. MGMP Chemistry is the deliberation of the chemistry teacher. This deliberation group is important in developing and improving the quality of learning and education, especially in chemistry subjects. The COVID-19 pandemic forced changes in the implementation of learning and cessation of the routine activities of MGMP Chemistry in Palangka Raya City. On the other hand, curriculum changes provide new mandates that require attention and preparation. The idea of project-based learning dissemination activities was chosen using local resources from the various alternative solutions offered. The activity was held on November 19th 2022, and 17 participants attended. Through this activity, it is hoped that teachers, especially chemistry teachers in Palangka Raya City, will have more knowledge and insight regarding project-based learning. The PkM objectives that have been implemented 1) increase teacher motivation to innovate in project-based learning activities; 2) improve teacher skills in designing project-based learning activities; and 3) increase the motivation and enthusiasm for learning of students. Based on the evaluation results carried out by partner teachers have understood project-based learning well and provided a positive response (very good) to the implementation of service activities. Thus, the activities carried out positively impact teachers in understanding the application of project-based learning. Teachers can elaborate and develop project-based learning in chemistry subjects and collaborate with other subjects.