cover
Contact Name
Hadi Rianto
Contact Email
hdrianto@yahoo.com
Phone
+6281256972279
Journal Mail Official
hdrianto@yahoo.com
Editorial Address
IKIP PGRI Pontianak, Lantai Dasar Gedung B Jl Ampera No. 88 Kota Baru Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 23378891     EISSN : 25989510     DOI : http://dx.doi.org/10.31571/pkn.v3i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan berisikan tentang hasil penelitian pada bidang ke-PKN-an meliputi kajian tentang pendidikan, politik, HAM, startegi dan metode pembelajaran PKn
Articles 425 Documents
POLA PENGEMBANGAN SIKAP DEMOKRASI PADA MATA KULIAH WAJIB KURIKULUM (MKWK) Suhaida, Dada; Nurhadidanto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7642

Abstract

Penelitian ini berdasarkan pemikiran tentang pentingnya mengembangkan sikap demokrasi dalam proses pembelajaran mata kuliah kurikulum wajib. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pola pengembangan sikap demokrasi dosen dan mahasiswa pada mata kuliah kurikulum wajib di lingkungan Program Studi IKIP PGRI Pontianak. Penelitian ini difokuskan pada penggalian data tentang pola pengembangan sikap demokrasi dalam interaksi dosen dan mahasiswa dalam proses perkuliahan mata kuliah kurikulum wajib. Adapun metode yang dipakai yakni, metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data, komunikasi tidak langsung dan komunikasi langsung, dengan alat pengumpul data lembar angket dan panduan wawancara. Hasil penelitian menujukkan bahwa, pola pengembangan sikap demokrasi dalam interaksi dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran adalah dengan pola Sharing, dikarena pola ini dianggap mumpuni untuk menciptakan pembelajaran aktif dan efektif yang saling menghargai, sopan santun, saling menghormati, terbuka dan tenggang rasa, serta sikap mandiri bagi mahasiswa semester awal, yang masih rendah rasa percaya diri dalam mengemukakan pendapat maupun tanggapan.
ANALISIS TINGKAT KEPEDULIAN MASYARAKAT DALAM KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI DESA TENGON KECAMATAN AIR BESAR KABUPATEN LANDAK Nur, Syafrial; Moad; Heriko
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Desa Tengon, Kabupaten Landak, serta mengevaluasi apakah hasilnya buruk atau rendah. Kebersihan lingkungan adalah faktor penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, serta mempertahankan ekosistem yang seimbang. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah kepala desa, kepala RT, kepala RW, dan masyarakat. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif untuk memperoleh gambaran tentang tingkat kepedulian masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Desa Tengon mayoritas responden tidak memiliki kesadaran yang baik tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Penyebab utama dari rendahnya tingkat kepedulian ini adalah kurangnya pengetahuan mengenai dampak yang dapat ditimbulkan oleh perilaku yang tidak ramah lingkungan, serta kurangnya akses terhadap sarana dan prasarana yang memadai untuk membuang sampah.
NILAI TOLONG MENOLONG DALAM PANDANGAN ILMU HADITS MULTIKULTURAL Supriadi; Kusuma, Tengku Indra
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas dan kedudukan hadits tentang Nilai Tolong Menolong yang diriwayatkan oleh Bukhari. Kualitas hadits dimaksud ditinjau dari aspek sanad maupun matan, sehingga akan diperoleh penjelasan apakah hadits tersebut berstatus shaheh atau dhoif. Urgensi matan hadits ini ditunjukkan dengan besarnya keutamaan orang mempunyai anak wanita lalu dia mendidik dan mengasuh mereka dengan baik. Nabi shallallahu alaihi wasallam menjamin kedekatan orang itu dengan diri beliau dan beliau mengabarkan bahwa anak- anak perempuan tersebut bisa menjadi syafaat akan melindungi mereka dari api neraka. Metode digunakan dalam penelitian hadits ini adalah kualitatif dengan menerapkan studi pustaka. Penelitian ini dilaksanakan dengan menghimpun sumber kepustakaan baik primer maupun sekunder. Menurut strukturnya, penelitian ini akan tertuju kepada dua unsur yaitu Penelitian Sanad dan Penelitian Matan. Penelitian ini berkesimpulan bahwa hadits riwayat Bukhari Nomor 1329 tergolong ke dalam golongan hadits shahih baik dari segi sanad maupun matan.
KRITERIA ORANG CERDAS MENURUT RASULULLAH. SAW: STUDI HADITS DAN APLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM Aspar, Ali; Sudirmansyah
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas dan kandungan hadits tentang kriteria orang yang cerdas menurut Rasulullah. saw. Dengan cara meneliti sanad, matan dan rawi hadits tersebut secara parsial. Setelah disajikan dan dianalisa data-data yang berhubungan dengan kethiqahan para periwayat yang ada dalam sanad hadits yang diteliti, dan data-data persambungan sanadnya serta matan riwayat Sufyan Bin Waqi’ yang ditakhrij oleh at-Tirmidzi, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Semua periwayat yang ada dalam sanad berjumlah 9 orang, 5 orang periwayat berkulaitas Thiqah (terpercaya), 3 orang periwayat berkualitas dhoif (lemah) dan 1 orang tidak ada komentar dari para ulama hadits. Semua periwayat bertemu dengan periwayat lainnya yang berstatus sebagai gurunya, dengan demikian sanadnya muttasil (bersambung). Matan hadits tersebut ternyata tidak ada shadh (cacat/tercela), artinya tidak bertentangan dengan dalil naqli mapun dalil aqli, dengan demikian hadits Riwayat Tirmidzi nomor hadits 2383 tentang orang yang cerdas menurut para ulama ahli hadits dinyatakan kualitasnya hasan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian hadits ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penelitian ini dilaksanakan dengan menghimpun berbagai sumber kepustakaan berupa kitab-kitab hadits yakni: Shahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan At-Titmidzi dan Musnad Imam Ahmad. Menurut fokus penelitiannya, penelitian ini akan berfokus kepada dua hal utama yaitu Penelitian Sanad dan Penelitian Matan hadits. Setelah dilakukan pengumpulan data dan analisis hadis secara parsial, penelitian ini berkesimpulan bahwa hadits riwayat Tirmidzi Nomor 2383 tentang kriteria orang cerdas menurut Rasulullah. Saw tergolong ke dalam golongan hadits hasan, baik dari segi sanad maupun matannya.
PERAN PENTING PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA Saputri, Shipa Amalia Saputri; Najicha, Fatma Ulfatun
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan seberapa pentingnya Pancasila sebagai sistem etika dalam membentuk karakter mahasiswa. Hubungan etika dan mahasiswa sangat erat kaitannya, karena dengan etika mahasiswa dapat mengendalikan hal-hal yang mereka lakukan yang mampu merugikan banyak orang. Mahasiswa, sebagai peserta didik adalah anggota komunitas ilmiah dan akademik yang memerlukan sistem etika komprehensif mereka sendiri sehingga mereka dapat mempengaruhi semua keputusan yang mereka buat dalam profesi ilmiah. Pancasila sebagai sistem etika adalah struktur pemikiran yang dirancang untuk memberikan pedoman atau panduan tentang perilaku dan tindakan seluruh warga negara Indonesia. Pancasila sebagai sistem etika bertujuan untuk mengembangkan dimensi moral setiap individu agar memiliki kapasitas untuk menunjukkan sikap spiritual dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Penelitian ini dirancang dan disusun menggunakan metode kualitatif, melakukan studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber informasi dari jurnal ilmiah, buku dan artikel, serta menganalisisnya secara mendetail untuk menarik kesimpulan akhir.
REFLEKSI NILAI KEMANUSIAAN DI ORGANISASI NAHDLATUL WATHAN PANCOR, NTB Purbasari, Verbena Ayuningsih; Samidi, R.; Marsudi, Kenlies Era Rosalina
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk refleksi nilai-nilai kemanusiaan berdasarkan sila ke-2 Pancasila di organisasi Nahdlatul Wathan Pancor, NTB. Masalah difokuskan pada bentuk refleksi nilai kemanusiaan di bidang pendidikan dan sosial. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive, yakni Pengurus Besar Organisasi Nahdlatul Wathan Pancor, NTB. Penelitian dilaksanakan di Organisasi Nahdlatul Wathan Pancor, NTB. Data penelitian dikumpulkan berdasarkan hasil dokumentasi, wawancara, dan observasi. Keabsahan data diperiksa melalui teknik triangulasi, sedangkan data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yang diawali dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk implementasi nilai-nilai kemanusiaan berdasarkan sila ke-2 Pancasila di Organisasi Nahdlatul Wathan (NW) Pancor NTB dalam bidang pendidikan, yakni melalui pendirian sekolah/madrasah dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi, serta memberikan program bantuan beasiswa. Sedangkan dalam aspek sosial meliputi pendirian panti asuhan, Pusat Kesehatan Pesantren (Poskestren) dan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren). 
GERAKAN EKOLOGI KEWARGANEGARAAN DALAM MENGEMBANGKAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP Edi Kusnadi; Muhammad Risal
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas upaya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut dalam menangani isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, dengan menerapkan gerakan ekologi kewarganegaraan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Garut mengalami peningkatan dari 56,06 poin pada tahun 2021 menjadi 62,31 poin pada tahun 2024. Selain itu, penanganan dan pengurangan sampah oleh DLH Garut mencapai 30% pada tahun 2024, meningkat dari 25% pada tahun 2020-2021. Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan program-program yang diterapkan oleh DLH Garut serta kolaborasi dengan berbagai sektor
PERAN ETIKA PROFESI KEPENDIDIKAN PADA GURU UNTUK MEMBANGUN NILAI-NILAI KARAKTER PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PPKN Fatimah Az-zahra; Triya Anggraini; Rouli br Lumban Batu; Devi Sri Wahyuni; Sri Yunita
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7464

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik. Dalam dunia pendidikan, peran etika profesi bagi guru sangat di perlukan untuk melaksanakan pembelajran, terutama dalam mata pelajaran PPKn yang mengajarkan tentang pendidikan karakter. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran etika profesi kependidikan yang diterapkan oleh guru untuk membangun nilai-nilai karakter peserta didik dalam pembelajaran PPKn. Metode penelitian pada artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dengan cara mengumpulkan informasi yang dibaca dan dicatat dari sumber yang relevan baik buku maupun jurnal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran etika profesi pada guru sangat di perlukan untuk membentuk karakter peserta didik dan guru harus menerapkan prinsip-prinsip etika profesi dan mengintegrasikan di dalam pembelajaran. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan dalam pendidikan formal untuk membina sikap moral peserta didik agar memiliki karakter dan berkepribadian yang positif sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
PENERAPAN DASA DHARMA PRAMUKA DALAM MENUMBUHKAN KEBERANIAN DAN TANGGUNG JAWAB ANGGOTA EKSTRA KURIKULER PRAMUKA Davit Radiansyah; Angger Saloko
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7540

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya penerapan Dasa Dharma Pramuka dalam menumbuhkan sikap keberanian dan tanggung jawab di kalangan anggota ekstrakurikuler Pramuka SMA PGRI 31 Pangalengan. Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam pengembangan generasi muda, dan kegiatan Pramuka dianggap sebagai sarana efektif untuk membentuk karakter siswa. Dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, ditemukan bahwa penerapan nilai-nilai Dasa Dharma seperti disiplin, keberanian, dan tanggung jawab, memberikan dampak positif yang signifikan terhadap karakter siswa. Kegiatan praktis seperti tanggap bencana, pelestarian lingkungan, dan pengamanan lalu lintas menunjukkan bagaimana nilai-nilai ini diaplikasikan dalam situasi nyata, memperkuat kemampuan kepemimpinan dan tanggung jawab sosial. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya integrasi pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler dalam sistem pendidikan formal.
MELAMPAUI BATAS NASIONAL: DINAMIKA KEWARGANEGARAAN DALAM KOMUNITAS K-POPERS GLOBAL sriwulansaputri; Bunga Puji Lestari; Vania Adisty Hasibuan; Fahmi fadilla; Ilham hudi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7603

Abstract

Globalisasi berdampak pada tatanan masyarakat di dunia tanpa batas wilayah. Kemajuan teknologi dan informasi sangat mempercepat penyebaran globalisasi ke seluruh penjuru dunia sehingga mendorong masuknya Korean Wave ke Indonesia yang membawa perubahan dan mempengaruhi kesadaran nasionalisme, kecintaan terhadap kebudayaan bangsa Indonesia, konsep kewarganegaraan nasional dan tradisional memengaruhi pemahaman tentang kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan pentingnya mengetahui dinamika kewarganegaraan dalam komunitas K-poprs global, yang saat ini sedang mengubah pola hidup generasi muda. Alat analisis data studi literatur ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan objek utamanya penelitian yang berkaitan dengan studi yang melibatkan pengumpulan data dan penulisan ilmiah yang difokuskan pada objek penelitian. Data yang dikumpulkan berasal dari berbagai sumber kepustakaan dan bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan utama penelitian. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa pendekatan kewarganegaraan yang diterapkan berperan penting untuk membentuk nasionalisme dan komunitas generasi muda khususnya K-popers agar kesadaran nasionalisme dikalangan K-popers tidak mudah memperngaruhi generasi muda