cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jp2m@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
jp2m@unisma.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung Al Ghazali lantai III Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
ISSN : 27215156     EISSN : 27215148     DOI : 10.33474
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 632 Documents
Program PELITA: Pemberdayaan komunitas seni dalam pelestarian budaya topeng dan pemanfaatan limbah kayu Apriliawan, Hadi; Satriyo, Wahyu Reno Joko; Monicha, Nethasa; Alawi, Muhammad Hasyidan; Afriza, Maulana Sifa; Muchibbuddin, Mochammad; Agitha, Marcella Aurelya; Ramadhonna, Evel Indo; Putri, Nabila Risma
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i3.24043

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan kekayaan sumber daya hutan tropis menghadapi tantangan serius berupa melimpahnya limbah kayu yang tidak terkelola dengan baik serta menurunnya eksistensi seni budaya tradisional seperti seni topeng dan tari daerah akibat arus globalisasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui Program PELITA (Pusat Pelestarian Budaya Topeng dan Pemanfaatan Limbah Kayu) yang dilaksanakan di Kecamatan Wagir, Kota Malang. Mitra kegiatan terdiri atas komunitas seni lokal dan warga sekitar yang selama ini belum memiliki keterampilan dalam pengolahan limbah maupun pelestarian budaya. Kegiatan meliputi pelatihan pembuatan topeng dari limbah kayu, pelatihan gerakan tari Gandrung, pelatihan pemasaran digital produk seni, serta penyelenggaraan pameran hasil karya. Metode pelaksanaan mencakup survei kebutuhan mitra, penyusunan modul edukatif, dan pendekatan partisipatif berbasis praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 30 peserta mampu memproduksi topeng dari limbah kayu, menguasai dua koreografi tari tradisional, dan mengelola akun media sosial untuk memasarkan karya. Evaluasi kuesioner menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pelestarian budaya dan lingkungan sebesar 70%. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor dan edukasi berbasis komunitas.
Penguatan kapasitas masyarakat melalui penerapan model koperasi berkelanjutan Masiun, Stefanus; Elvi, Fitria
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24096

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi koperasi, memperkuat kapasitas pengelolaan, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan peran Credit Union Keling Kumang sebagai model koperasi berbasis anggota. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan teknik diskusi interaktif, tanya jawab terarah, dan simulasi praktik. Pendekatan ini dipilih karena mampu melibatkan peserta secara aktif dalam menganalisis masalah, merumuskan solusi, dan mempraktikkan keterampilan pengelolaan koperasi sesuai kebutuhan lokal. Kegiatan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota koperasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga dimensi capaian: pengetahuan peserta mengenai prinsip koperasi meningkat dari 34% menjadi 82%, motivasi menabung secara rutin naik dari 28% menjadi 76%, serta jumlah anggota baru Credit Union bertambah 21% dalam tiga minggu pasca kegiatan. Selain itu, rata-rata simpanan anggota meningkat sebesar 15%, dan partisipasi anak usia sekolah di wilayah sasaran naik dari 87% menjadi 94%. Dampak jangka panjang dari program ini diproyeksikan mencakup terbentuknya kebiasaan menabung yang konsisten, tata kelola koperasi yang lebih profesional, dan adopsi teknologi digital untuk memperluas layanan. Model kegiatan ini berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian konteks lokal, khususnya pada daerah dengan tingkat literasi koperasi yang rendah. Konsep spin-out, yaitu pengembangan unit usaha baru berbasis koperasi, diperkenalkan sebagai strategi diversifikasi usaha yang dapat memperkuat ketahanan ekonomi anggota. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi pendekatan partisipatif, pembelajaran berbasis pengalaman, dan dukungan kelembagaan dapat menghasilkan perubahan nyata dalam literasi, sikap, dan keterampilan anggota koperasi, sekaligus memberikan landasan bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Perencanaan pengembangan fasilitas pendidikan pondok pesantren entreprenur melalui pemetaan bangunan fisik Mahabella, Lintang Satiti; Karimah, Rofikatul; Alamsyah, Alik Ansyori; Darmawan, Azhar Adi; Saputra, Setiya Yunus
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i3.24099

Abstract

Sistem pendidikan pondok pesantren mengharuskan santri/santriwati untuk tinggal di kawasan pondok. Hal tersebut menjadi dasar bahwa kawasan pondok harus dapat memenuhi kebutuhan santri/santriwati. Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PPEM) dikelola oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gondanglegi, Kabupaten Malang, sebagai salah satu unit amal usaha. Sesuai dengan rencana pengembangan pondok di masa yang akan datang, bangunan pondok diharapkan dapat memberikan fasilitas yang memadai, bagi siswa pondok, maupun para anak didik panti asuhan yang diasuh dibawah PAY Muhammadiyah Gondanglegi. Target yang diharapkan pada program pengabdian ini yaitu mendampingi pengurus PPEM dalam menginventarisir bangunan fisik pondok, sebagai langkah awal perencanaan pengembangan fasilitas dan bangunan pondok. Inventarisasi tapak perlu dilakukan untuk merencanakan pengembangan ruang dengan strategis. Inventarisasi bangunan fisik dilakukan dengan pengukuran dan pendataan bangunan, yang dilanjutkan dengan panggambaran menggunakan Autocad dan pembuatan maket kondisi eksisting. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa as built drawing pondok yang menunjukkan konfigurasi ruang dalam bangunan, beserta maket yang menunjukkan keterkaitan bangungan dengan lahan pondok. Hasil gambar terbangun (as built) dan maket 3 dimensi dapat digunakan oleh pihak pondok untuk diajukan kembali pada pihak terkait, guna pengajuan internal PCM maupun badan yang menaungi kegiatan pondok.
Pemeriksaan hemoglobin dan konsultasi kesehatan untuk pencegahan anemia Suparmi, Suparmi; Latifah, Fadzil; Hussana, Atina; Ratnawati, Ratnawati; Abduh, Saugi; Riasari, Naili Sofi; Ajie, Astrandaya
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i3.24100

Abstract

Peran serta masyarakat, terutama dalam pembentukan kader "Cegah Anemia," sangat dibutuhkan sebagai bentuk keterlibatan komunitas dalam mendukung keberlanjutan program. Keterlibatan aktif warga dibutuhkan untuk membangun kesadaran dan kepedulian bersama terhadap kesehatan komunitas, khususnya dalam mencegah anemia dan hipertensi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah pemeriksaan kadar Hb dan penyuluhan kesehatan untuk mengatasi anemia. Tempat di Perumahan Sembungharjo Permai, Genuk, Kota Semarang dengan peserta 67 orang. Hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan bahwa kondisi pra hipertensi (tekanan sistolik 120-139 mmHg dan diastolik / 80-89 mmHg) dialami oleh 19,4% peserta (laki-laki) dan 23,9% peserta (perempuan). Data kadar hemoglobin menunjukkkan bahwa anemia ringan dialami oleh 4,5% peserta laki-laki, dan 17,9% peserta wanita. Pemeriksaan tekanan darah,  kadar hemoglobin, konsultasi, dan edukasi kesehatan bermanfaat bagi warga sebagai skrining awal penyakit hipertensi dan anemia, serta upaya pencegahannya. Hasil PkM ini diharapkan dapat menurunkan prevalensi stunting dan anemia di Indonesia.  Upaya berkelanjutan yang mendukung program pencegahan anemia dan stunting perlu dilakukan secara sistematis dan menyeluruh.
Strategi edukasi interaktif menggunakan video dan klarifikasi mitos-fakta untuk meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi Sari, Rita Kartika; Prasetijono, Purwito Soegeng; Anggraini, Putri Dian Puspa; Wibowo, David Adi; Zamzami, Romi; Santosa, Agus Dwi Aji; Ramadhani, Hesa Haidar; Nastavia, Chika; Yuliana, Kumala Putri; Fillah, Muhammad Arda; Khamareta, Vita Ayu Tegar; Akbar, Mohammad Dhanny; Rahma, Vira Fadhila; Saharda, Nadylla Mifta Ulrahmi; Nurhaliza, Nimas Putri; Putri, Diah Anggun Febriana; Maharani, Eisha Ira; Amalia, Gradis; Nirwana, Disna Laura Cahya; Khatami, Muh Najib Riza; Suparmi, Suparmi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24102

Abstract

Kepatuhan minum obat hipertensi secara teratur diperlukan untuk mencegah berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan kematian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta tentang kepatuhan minum obat hipertensi di RW 04 Kelurahan Banget Ayu Kulon, Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan pelaksanaan berupa pemutaran video, pemaparan materi, serta pemberian klarifikasi mitos dan fakta Kegiatan diikuti oleh 50 orang peserta. Tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diukur berdasarkan perbedaan nilai menjawab benar dari kuesiner pre dan post-test. Program “SIGAP” (Siaga Kendalikan Hipertensi) dirancang untuk membantu meningkatkan pengetahuan penderita hipertensi sehingga merubah perilaku kepatuhan minum obat hipertensi.  Hasil program ini menunjukkan keberhasilan dalam mencapai tujuan utamanya, yaitu peningkatan nilai pengetahuan menganai hipertensi sebesar 15,7 point dari nilai pretest sebesar 81.90±2.61 menjadi 97.60±0.92 setelah pemberian materi edukasi.  Hasil uji pretest dan postest menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna (p<0.05) antara nilai sebelum dan sesudah edukasi. Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan, program ini berkontribusi dalam meningkatkan kepatuhan minum obat hipertensi sehingga dapay mengurangi risiko komplikasi akibat hipertensi. Program "SIGAP" dapat menjadi model intervensi yang relevan dan berkelanjutan untuk diterapkan di komunitas lainnya.
Integrasi nilai-nilai kearifan lokal melalui pendidikan karakter sebagai upaya pencegahan dekadensi moral Iryani, Eva; Muspawi, Mohamad; Yusup, Agung; Rohiq; Soleh, Warisuddin; Hasibuan, Tuti Hardianti
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24117

Abstract

Fenomena menurunnya kepedulian sosial, melemahnya semangat kolaborasi, serta meningkatnya pengaruh negatif media digital yang tidak sejalan dengan norma budaya lokal menjadi tantangan serius di Desa Malapari. Permasalahan ini terutama disebabkan belum terintegrasinya nilai-nilai kearifan lokal ke dalam sistem pendidikan formal maupun nonformal. Program pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan kearifan lokal dalam pendidikan karakter guna meningkatkan kapasitas guru, tokoh adat, dan pemuda sekaligus memperkuat ekosistem gotong royong sebagai strategi preventif terhadap dekadensi moral generasi muda. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan, dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas guru, tokoh adat, perangkat desa, pemuda, dan orang tua. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi partisipatif untuk menilai keterlibatan dan perubahan perilaku sosial peserta dalam konteks pembelajaran berbasis budaya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa integrasi nilai kearifan lokal mampu meningkatkan pemahaman guru hingga 27%, memperkuat kesadaran kolektif masyarakat, serta mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam menghasilkan konten digital kreatif berbasis budaya. Kebaruan dari program ini terletak pada pola kolaborasi lintas elemen masyarakat yang berhasil menghadirkan model implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal secara aplikatif dan berpotensi direplikasi di wilayah lain. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis atas lemahnya internalisasi nilai budaya pada remaja, tetapi juga menawarkan kontribusi ilmiah yang relevan dalam penguatan pendidikan karakter di tengah tantangan globalisasi dan arus media digital.
Penerapan kompor bioenergi berbasis minyak jelantah sebagai inovasi wirausaha dan pemasaran digital Kusumayanti, Diah; Sulistiono; Kusuma, Rahma Djati; Bintang, Rakha Zaidan; Lubis, Muhammad Alfarizi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24122

Abstract

Energi merupakan hal yang utama bagi kehidupan manusia dimana masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil. Masyarakat Indonesia sangat menyukai kuliner dari proses menggoreng. Minyak jelantah dari proses menggoreng tersebut dapat digunakan sebagai bioenergy. Tujuan kegiatan PKM ini adalah aplikasi penggunaan minyak jelantah sebagai inovasi kewirausahaan dan strategi pemasaran berbasis online. Mitra kegiatan PKM ini adalah siswa SMP dan SMA Yayasan Pewaris Peradaban, Ciseeng sebanyak 55 orang. Pendidikan Kewirausahaan sejak dini perlu dilakukan agar mereka dapat meningkatkan keberdayaan ekonomi dan mengurangi pengangguran dikemudian hari. Aplikasi Penggunaan minyak jelantah sebagi inovasi kewirausahaan dapat meningkatkan efisiensi biaya sebanyak 10% dari total biaya. Kewirausahaan ini juga didukung dengan pemasaran digital sehingga jangkauan pemasaran tidak hanya sekitar ciseeng, tetapi juga Bogor dan Tangerang. Pengaplikasian excel untuk meningkatkan pembuatan laporan keuangan yang mempermudah pemantauan keuangan. Kesimpulan kegiatan ini adalah para pelajar YPP dapat meningkatkan kegiatan bisnis dengan pemasaran digital, pembuatan produk yang higienis, penganggaran yang efisien, membuat laporan keuangan dan system professional.
Strategi mewujudukan pesantren mandiri melalui pembuatan sabun pembersih Adriyani, Zuanita; Nurlaily, Liafatra
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24125

Abstract

Pelatihan keterampilan wirausaha di Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an, Semarang, dilakukan sebagai upaya pemberdayaan santri putri melalui produksi produk kimia rumah tangga yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang mencakup analisis kebutuhan, praktik produksi, dan evaluasi. Program ini memfokuskan pada pembuatan deterjen cair, sabun softener, dan sabun cuci piring. Produk yang dipilih karena relevansi tinggi dengan kebutuhan harian pesantren serta potensi pasar yang besar. Kebaruan kegiatan terletak pada integrasi aspek edukatif, keterlibatan langsung santri, dan penerapan ilmu kimia secara aplikatif dalam konteks kehidupan pesantren. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan praktis, dan kepercayaan diri santri dalam memproduksi barang secara mandiri. Selain menghasilkan produk siap pakai, program juga menghasilkan modul pelatihan dan mendorong tumbuhnya minat kewirausahaan. Fokus kegiatan lebih pada pencapaian konkret seperti penguasaan teknik produksi dan kemandirian dalam membuat produk, bukan pada proyeksi jangka panjang. Inisiatif ini menawarkan model pengabdian yang adaptif dan relevan bagi pesantren, dengan potensi pengembangan lebih lanjut sesuai kebutuhan lokal.
Peningkatan pemahaman pelaporan SPT tahunan melalui penyusunan laporan keuangan sederhana pada wajib pajak UMKM Fataron, Zuhdan Ady; Istiariani, Irma; Fissabila, A`yun
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24126

Abstract

UMKM merupakan salah satu sektor ekonomi terbesar yang mampu menggerakkan perekonomian Indonesia. Jumlah UMKM di Indonesia mencapai 60 juta pelaku usaha UMKM, namun jumlah UMKM yang terdaftar di sistem pajak hanya berkisar 2,3 juta saja, meliputi wajib pajak badan dan orang pribadi, artinya, hanya sekitar 0,3% WP UMKM yang sudah mendaftarkan usahanya ke KPP setempat. Hal ini menjadi latar belakang dilaksanakannya pengabdian ini. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan 25 pelaku usaha UMKM di Kecamatan Ngaliyan dalam menyusun laporan keuangan dan melaporkan SPT Tahunan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Sasaran kegiatan pengabdian kali ini adalah 25 pelaku usaha UMKM. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode service learning yang meliputi tiga tahap: ceramah, tutorial dan diskusi. Kegiatan ceramah berlangsung selama 45 menit menggunakan presentasi visual, tutorial dilaksanakan secara interaktif dengan worksheet untuk memandu peserta melaporkan SPT, dan diskusi serta evaluasi dilakukan melalui sesi tanya jawab untuk mengklarifikasi materi yang diajarkan. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah sebanyak 76% peserta berhasil menyusun laporan keuangan dan melaporkan SPT Tahunan pajaknya. Hal ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam penyusunan laporan keuangan dan kewajiban perpajakan.
Peningkatan ekonomi dan gizi melalui pemberdayaan perempuan dan komunitas dalam produksi tempe sehat Inderawati, Maria Magdalena Wahyuni; Lestari, Diana; Kristiana, Stefani Prima Dias; Hartanti, Anastasia Tatik; Sukwadi, Ronald; Silitonga, Riana Magdalena
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24131

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berangkat dari rendahnya pemahaman masyarakat tentang manfaat tempe, meskipun tempe merupakan makanan tradisional Indonesia yang kaya gizi dan bernilai ekonomi. Sejak 2023, Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) serta Pusat Penelitian & Pengembangan Tempe (P3T) Unika Atma Jaya bekerja sama dengan Kampung Tempe Ciomas untuk mendorong inovasi pengolahan tempe. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia) Ranting Pangkalan Jati dalam memproduksi tempe sehat sekaligus memperluas pengenalan Kampung Tempe Ciomas agar penjualan produknya meningkat. Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa dengan mitra. Workshop interaktif menjadi metode utama, di mana peserta dilibatkan langsung dalam praktik pembuatan tempe, didukung demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, meliputi mikroba fermentasi, manfaat gizi, hingga sejarah tempe. Analisis deskriptif memperkuat bahwa kegiatan ini efektif dalam menambah wawasan. Luaran program mencakup laporan, dokumentasi video yang dipublikasikan di Instagram Kampung Tempe Ciomas, serta artikel jurnal untuk mendukung keberlanjutan. Dokumentasi ini sekaligus berfungsi sebagai sarana promosi dan edukasi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif terhadap peningkatan gizi keluarga dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.