cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Peningkatan Peran Keluarga dalam Pencegahan Hepatitis dalam Kehamilan Lestari, Mustika Ayu; Ningsih, Hasrun; Ismiati, Ismiati; Sustiyani, Elly; Ningsih, Nining Fatria
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3463

Abstract

Tingginya kasus kehamilan dengan hepatitis menggerakkan pengabdi dan masyarakat mengangkat permasalahan ini dalam kegiatan pengabdian. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman ibu dan keluarga untuk melakukan pencegahan penularan hepatitis pada keluarga dan bayi. Metode kegiatan yang dilakukan adalah Edukasi pada keluarga dan ibu hamil tentang pencegahan penyakit HBsAg Dan Edukasi di kelompok ibu hamil saat kelas ibu hamil. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Sorisakolo pada tanggal 28 agustus s/d 9 September 2023. Alat yang digunakan yaitu leaflet dan daftar pertanyaan terkait materi penyuluhan yang akan dibagikan saat sebelum dan setelah melakukan penyuluhan. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu 20 Ibu hamil dan 6 ibu hamil yang positif HBsAG Hasil kegiatan ini didapatkan 26 ibu hamil sudah diberikan edukasi tentang hepatitis pada kehamilan. Tersusunnya rencana pencegahan penularan dan persalinan yang aman telah disepakati bersama ibu hamil dan keluarganya. Berdasarkan hasil wawancara bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penyakit HBsAg seblum dan setelah kegiatan. Perubahan ini berdampak positif pada peningkatan pengetahuan pada ibu hamil yang berarti kegiatan pengabdian masyarakat ini bermanfaat untuk kelompok ibu hamil di Desa Sorisakolo.
Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Kemampuan Pemeriksaan Tanda-tanda Vital tentang Kondisi Darurat Pasien Kanker Paru Putri, Diyanah Syolihan Rinjani; Wulanningrum, Dian Nur; Suryandari, Dewi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker paru-paru menempati peringkat enam dari sepuluh penyakit penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Kanker paru dengan stadium lanjut membutuhkan proses pengobatan yang lama, rutin, teratur, dan berisiko terjadi masalah kegawatdaruratan. Pemantauan tanda-tanda vital pasien kanker paru sangan perlu diperhatikan. Pasien dan keluarga pelu mengetahui tentang tanda-tanda vital yang membahyakan bagi pasien, sehingga perlu diberikan edukasi tentang Peningkatan Pengetahuan Warga Tentang Kondisi Darurat dilihat Dari Tanda-Tanda Vital Pasien Kanker. Tujuan jangka panjang pada pengabdian masyarakat ini adalah adanya Upaya Peningkatan Pengetahuan Dan Kemampuan Pemeriksaan Tanda-Tanda Vital Tentang Kondisi Darurat Pasien Kanker Paru Di Widorsari Sukoharjo. Metode pengabdian masyrakat ini menggunakan metode ceramah dan media leaflat. Pengabdian msayarakat akan dilaksanakan pada komunitas pasien kanker bulan Mei-Juni 2023. Kegiatan ini dihadiri oleh 42 orang masyarakat desa Widorosari RT 04 RT 07 Pucangan Kartasura. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah dilaksanakannya penyuluhan kesehatan.
Pemberdayaan Keluarga untuk Mencegah Stunting di Posyandu Ratna 2, Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani Widhidewi, Ni Wayan; Paramasatiari, Anak Agung Ayu Lila; Suryanditha, Putu Arya
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.3502

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang menjadi fokus perhatian pemerintah Indonesia. Walaupun data Riskesdas telah menunjukkan penurunan angka stunting di Indonesia dari tahun ke tahun, namun berbagai upaya pencegahan tetap perlu disosialisasikan. Mitra dari program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah keluarga dari anak balita yang ada di Banjar Bayung Gede yang berjumlah 5 keluarga. Permasalahan prioritas pada mitra adalah kurangnya pengetahuan serta keterampilan terkait pemberian makanan sehat untuk anak balita. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga balita terkait stunting serta pemberian makanan seimbang untuk balita. Kegiatan pengabdian dilaksanakan kepada 5 orang ibu balita di Balai Banjar Bayung Gede. Persiapan kegiatan dilakukan dengan focus group discussion (FGD) bersama Kepala Puskesmas Kintamani IV serta Kepala Dusun Bayung Gede. Pengabdian diawali dengan pre-test, dilanjutkan dengan penyuluhan terkait stunting dan pola makan seimbang dengan media leaflet, pelatihan pembuatan makanan sehat dari bahan lokal serta pemberian bantuan berupa paket susu dengan kandungan protein tinggi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan post-test serta pendampingan melalui grup Whatsapp. Hasil pengabdian menunjukkan telah terdapat peningkatan pengetahuan mitra sebesar 28% terkait pemberian makanan sehat bagi balita sesuai pedoman “isi piringku”. Dengan peningkatan pengetahuan dan bantuan yang diberikan, diharapkan dapat mencegah terjadinya stunting pada balita di Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Bali.
Edukasi Kegawatdaruratan Kanker Paru pada Keluarga dalam Merawat Pasien di Rumah Putri, Diyanah Syolihan Rinjani; Wulanningrum, Dian Nur; Suryandari, Dewi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3510

Abstract

Kanker paru-paru menempati peringkat enam dari sepuluh penyakit penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Kanker paru dengan stadium lanjut membutuhkan proses pengobatan yang lama, rutin, teratur, dan berisiko terjadi masalah kegawatdaruratan. Pemantauan respon pasien terhadap kegawatdaruratan kanker paru perlu diperhatikan dan dipahami oleh keluarga, sehingga dapat diambil sikap yang tepat ketika di rumah. Keluarga perlu kita libatkan dalam pengambilan tindakan ketika terjadi kegawatdaruratan, sehingga perlu diberikan edukasi tentang kegawatdaruratan kanker paru ketika di rumah. Tujuan jangka panjang pada pengabdian masyarakat ini adalah adanya upaya peningkatan pengetahuan keluarga tentang kegawatdaruratan kanker paru dan cara merawat pasien di rumah. Metode pengabdian masyrakat ini menggunakan metode ceramah dan media booklet. Pengabdian masayarakat akan dilaksanakan pada komunitas keluarga dengan pasien kanker paru bulan April-Mei 2021. Kegiatan ini dihadiri oleh 63 orang masyarakat, dibagi menjadi 3 kelompok kecil yang terdiri dari 1 kelompok 21 orang masyarakat. Kegiatan ini dimulai dengan perkenalan penyaji maupun fasilitator, penjelasan tujuan kegiatan hingga penyampaian materi serta pelaksanaan senam secara bersama-sama. Fasilitator membantu dalam membagikan poster sebagai alat bantu agar masyarakat dapat memahami materi dengan lebih baik. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah dilaksanakannya penyuluhan kesehatan.
Implementasi Terapi Musik untuk Menurunkan Nyeri Pasien Post Operasi Laparatomi Aprilianto, Andreas Kristian; Novitasari, Dwi; Sebayang, Septian Mixrova
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3511

Abstract

Laparotomi adalah suatu teknik pembedahan besar melalui cara menyayat lapisan abdomen guna menemukan organ bermasalah. Nyeri merupakan dampak atas proses pembedahan laparatomi. Nyeri berdasarkan International Association for the Study of Pain (IASP) ialah suatu pengalaman sensoris serta emosional tak menyenangkan berhubungan atas rusaknya jaringan aktual maupun potensial. Terapi musik dinilai menjadi suatu strategi guna mempercepat proses penyembuhan, serta memberi rangsangan guna pelepasan hormone endorfin serta hormon pada tubuh dan memberikan rasa senang bermanfaat menjadi penurunan rasa nyeri. Program Pengabdian kepada Masyarakat tersebut dimaksudkan guna menurunkan nyeri pada pasien post operasi laparatomi menggunakan metode terapi musik. Program tersebut dijalankan melalui implementasi terapi musik instrumental berdurasi 15 menit. Aktivitas PkM dilakukan di ruang Teratai RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Jumlah peserta Pengabdian pada Masyarakat sejumlah 30 peserta pasien post operasi laparatomi. Penilaian serta pengukuran rasa nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Berdasarkan temuan implementasi sebelum diberikan terapi musik yakni 6,67 dan setelah diberikan mean mencapai 4,8 didapatkan perubahan yang signifikan dimana tingkat nyeri peserta menurun sehingga sebagian besar peserta PkM mengalami nyeri ringan sebanyak 27 peserta (90%).
Program Bimbingan Manajemen Stres Meningkatkan Efikasi Diri Remaja dalam Kesiapsiagaan Psikologis Menghadapi Bencana di Mamuju Hardiyati, Hardiyati; Ahmad, Masnaeni
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3513

Abstract

Remaja merupakan populasi yang berisiko sehingga perlu upaya yang wajib dilakukan untuk mewujudkan kesehatan remaja yang holistik. Perubahan yang terjadi karena pandemi COVID-19 dan bencana menjadikan semua aktivitas sehari-hari dapat menimbulkan stres pada seseorang.Adanya bencana menyebabkan gedung SMP 2 hampir rata dengan tanahdi Mamuju. Hal ini menjadi alasan kami memilih topik ini. Dengan demikian, tujuan kegiatan ini sebagai upaya program layanan bimbingan kelompok manajemen stres untuk meningkatkan efikasi diri remaja dalam kesiapsiagaan psikologis menghadapi bencana di Mamuju. Kegiatan ini dilaksanakan untuk siswa/wi smp berjumlah 22 orang dengan kriteria siswa yang kami kader adalah siswa aktif dalam organisasi sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan dari 10 April sampai dengan 29 November 2023, sesuai SK pengabdian Tahun 2023. Kegiatannya terdiri dari tiga tahap antara lain, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakatk ini dapat meningkatkan efikasi remaja sebagai kompetensi Dalam Kesiapsiagaan Psikologis Menghadapi Bencana Di Mamuju.
Edukasi Kesehatan tentang Bantuan Hidup Dasar yang Berkualitas di SMA Santo Petrus Medan Pane, Jagentar Parlindungan; Napitupulu, David Sumanto; Boris, Jev; Sinaga, Amando
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3514

Abstract

Kejadian gawat darurat dapat terjadi tanpa mengenal waktu, tanpa mengenal usia, jenis kelamin dan tanpa mengenal tempat. Henti jantung merupakan salah satu penyebab kematian utama yang paling banyak ditemukan di luar rumah sakit. Keberhasilan pertolongan yang diberikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas dari pelayanan gawat darurat yang diberikan namun juga dipengaruhi oleh pengetahuan dan kecepatan serta ketepatan penolong dalam memberikan bantuan hidup dasar (BHD) yang berkualitas. Pemberian bantuan hidup dasar yang berkualitas akan mampu menyelamatkan korban dari kematian. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan informasi pengetahuan kepada siswa tentang pelaksanaan bantuan hidup dasar yang berkualitas. Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, tim melakukan pertemuan dengan kepala sekolah SMA Santo Petrus untuk menjelaskan sasaran kegiatan edukasi, jumlah peserta, waktu serta metode edukasi yang akan diberikan kepada siswa.. Sasaran utama dalam kegiatan ini siswa SMA Santo Petrus Kelas XI, Palang Merah Remaja (PMR) dan Organisasi siswa (OSIS) sebanyak 38 orang. Metode pengabdian dalam bentuk ceramah dan video based learning.. Kegiatan edukasi ini terdiri dari 3 tahapan meliputi pre test, edukasi dan post test. Hasil kegiatan ditemukan Pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi, sebanyak 17 orang pengetahuan siswa baik sebanyak 17 orang (44,7%), cukup sebanyak 21 orang (55,3%) dan sesudah diberikan edukasi, pengetahuan siswa baik sebanyak 37 orang (97,4%), cukup sebanyak 1 orang (2,6%). Ada 5 poin penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan bantuan hidup dasar yang berkualitas yaitu kecepatan, kedalaman, meminimalkan jeda, memberikan recoil penuh setelah selesai kompresi dan memberikan ventilasi yang cukup.
Upaya Menurunkan Kecacatan Akibat Diabetes Melitus melalui Simulasi Senam Kaki Diabetes Syarif, Hilman; Jufrizal, Jufrizal
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3540

Abstract

Salah satu komplikasi yang terjadi akibat penyakit DM dapat berupa gangguan pada pembuluh darah baik makrovaskuler maupun mikrovaskuler, serta gangguan pada sistem saraf atau neuropati. Kaki diabetik dengan ulkus merupakan komplikasi diabetes yang sering terjadi. Pasien kaki diabetes tanpa ulkus perlu mendapatkan edukasi untuk mencegah munculnya masalah-masalah kaki diabetes lebih lanjut. Salah satu edukasi yang dibutuhkan adalah senam kaki diabetes untuk pencegahan komplikasi mikrovaskuler. Foot exercise merupakan olahraga ringan yang berfokus pada tungkai yang terdiri dari sepulih langkah. Olahraga ini dapat dilakukan dengan mudah, tidak membutuhkan biaya, dan tidak memakan waktu yang lama. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan edukasi dan simulasi pada masyarakat penderita DM dan berisiko DM di wilayah kerja Puskesmas Darussalam, Aceh Besar. Pelaksaan ini dilakukan pada tanggal 30 April 2024 di Balai Desa Gampong Lampuuk, Tungkop, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar. Peserta kegiatan terdiri dari 22 orang, masyarakat usia produktif, serta penderita DM dan berisiko DM. Sebelum pelaksanaan kegiatan, peserta melakukan pengisian kuesioner pengetahuan tentang senam diabetes. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan edukasi senam diabetes, selanjutnya dilakukan simulasi senam kaki diabetes. Setelah selesai, peserta mengisi kembali kuesioner yang sama. Hasil uji didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dari 46.82% pada prestest menjadi 80.45% pada posttest. Ini menunjukkan bahwa penderita DM sudah menyadari akan pentingnya pengetahuan terutama tentang senam kaki yang bertujuan untuk salah satu upaya untuk mencegah kecacatan yang diakibatkan oleh penyakit Diabetes Mellitus.
Pisang Ambon Juice dapat Mengatasi Anemia Kartikasari, Rina; Fazriani, Reny; Destiana, Firda; Indrayani, Dira; Arhamah, Arhamah; Irmalasari, Norma; Mulyati, Onih; Carolin, Bunga Tiara
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3571

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi di dunia, terutama di Negara berkembang termasuk Indonesia. Anemia pada remaja merupakan anemia yang banyak disebabkan karena kurangnya asupan zat gizi yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin, yaitu zat besi (Fe), vitamin C dan tembaga. Zat besi diperlukan untuk membentuk bagian heme dari hemoglobin, vitamin C juga merupakan unsur esensial untuk pembentukan hemoglobin dan tembaga diperlukan untuk absorpsi besi dari traktus gastrointestinal. Buah pisang ambon merupakan salah satu pengobatan non farmakologis yang sangat bermanfaat dalam membantu mengatasi anemia. Tujuan pengabdian masyarakat yaitu untuk membantu remaja dalam pencegahan anemia. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di lingkungan Desa Rancasumur Kecamatan Kopo Kabupaten Serang. Kegiatan dimulai dengan melakukan perijinan, pengumpulan data, analisa data, dan dilanjutkan dengan FGD dengan beberapa stake holder untuk menentukan prioritas masalah yang akan dilakukan intervensi. Peserta penyuluhan diikuti oleh 17 remaja putri. Evalusi dilakukan dengan pemberian juice pisang ambon, serta dilakukan diskusi dan tanya jawab. Hasil dari penyuluhan didapatkan ada perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Sebelum dilakukan penyuluhan skor terendah adalah 3 dan skor tertinggi 5. Sedangkan setelah diberikan penyuluhan skor terendah adalah 5 dan skor tertinggi 9. Kesimpulannya bahwa penyuluhan dan pemberian jus pisang ambon kepada remaja putri sangat efektif karena sesuai dengan kondisi kesehatan yaitu anemia pada remaja yang dialami di wilayah tersebut.
Edukasi Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak Wahyuni, Indah Sri; Fitriani, Wiwin Nur
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3591

Abstract

Persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak harus ditanggapi dengan serius karena penting bagi masa depan pelajar yang lebih baik. Perilaku menyimpang yang terjadi hanya akan membawa banyak dampak buruk jika tidak di tangani karena akan semakin banyak masalah yang timbul dari adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Mengingat pelajar adalah merupakan agen pembaharu, maka pelajar perlu filter sosialisasi yang tepat, guna mencegah terjadinya penyimpangan. Tujuan Kegiatan ini adalah edukasi pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak. Metode yang dilakukan pada pengabdian masyarakat ini adalah edukasi pada 52 siswi SMK IT Raflesia Depok. Sebelum dilakukan edukasi terlebih dahulu diberikan pre test pada siswi terkait materi yang disampaikan dan diakhir kegiatan dilakukan post test kembali dengan pertanyaan yang sama sebelum diberikan materi. Peserta nampak sangat antusias mengikuti rangkaian edukasi dan berpartisipasi aktif pada sesi materi maupun tanya jawab. Dari hasil edukasi didapatkan nilai rata-rata pengetahuan saat pre test sebesar 43,65 dan rata-rata pengetahuan saat post test sebesar 95,40 sehingga dapat disimpulkan setelah diberikan edukasi berupa penyuluhan kesehatan terhadap pengenalan kekerasan pada perempuan dan anak remaja serta pencegahannya, terdapat peningkatan pengetahuan siswi SMKS IT Raflesia Depok tentang kekerasan pada perempuan dan anak.

Page 66 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025