cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Promosi Kesehatan terhadap Pengetahuan Remaja tentang Seks Bebas Windari, Arindiah Puspo; Sari, Irma Ika; Sinay, Herlien
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.5091

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai bahaya seks bebas melalui promosi kesehatan di SMA 10 Kamarian, Seram Bagian Barat. Dilaksanakan pada Oktober 2024, program ini melibatkan 84 siswa kelas X sebagai sampel, menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dengan media presentasi. Langkah-langkah meliputi pre-test, penyuluhan, dan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan siswa. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman siswa terkait definisi, dampak, dan pencegahan perilaku seks bebas. Sebelum penyuluhan, sebanyak 56% siswa memiliki pengetahuan rendah; setelah kegiatan, angka tersebut menurun menjadi 11,9%. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas promosi kesehatan dalam memberikan edukasi yang mendalam tentang risiko dan dampak seks bebas, termasuk kehamilan remaja dan penyakit menular seksual. Program ini menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dan komunitas dalam memberikan pemahaman serta pengawasan kepada remaja di era digital. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi yang komprehensif diperlukan untuk mendorong perilaku remaja yang sehat dan bertanggung jawab. Kesimpulannya, penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa, menunjukkan pentingnya edukasi berkelanjutan dalam mencegah perilaku berisiko pada remaja.
Edukasi Penggunaan Minyak Kelapa dan Minyak Tawon dalam Penyembuhan Luka Lecet Ardiansyah, Fazrin; Warikar, Alfonsina Adriana
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.5102

Abstract

Dalam menghadapi kondisi yang tidak diinginkan seperti saat terjadinya kecelakaan, sehingga terjadinya luka dan sebagainya, maka yang terpenting adalah dilakukan perawatan luka segera. Akan tetapi, jika luka tidak dirawat dengan baik maka akan ada resiko terjadinya infeksi, maka yang penting dilakukan adalah mengunjungi tempat pelayanan Kesehatan terdekat untuk mendapatkan terapi dan pertolongan, saat dilakukan studi awal didapatkan wawancara dengan 5 warga diwilayah kerja Puskesmas Pasir Putih yang ada Riwayat luka lecet didapatkan bahwa Ketika terjadi luka lecet maka luka akan di rawat sendiri dirumah atau dibiarkan begitu saja tanpa berkonsultasi dengan pelayanan Kesehatan terdekat. padahal Jika dibiarkan terus menerus maka akan beresiko etrjadinya infeksi, dan bertambah parah jika tidak dirawat dengan baik. Jumlah responden pada kegiatan pengabdi adalah 30 responden. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan klien tentang penggunaan minyak tawon dan minyak kelapa dalam penyembuhan luka lecet, metode yang digunakan yaitu menggunakan kuesioner pre test, kemudian penyampaian materi dan posttest. hasil yang diperoleh pada saat preters 30 responden berpengetahuan kurang (100%). Hasil post test 5 responden berpengetahuan cukup (16,7%) dan berpengetahuan baik 25 responden (83,3%). Pelaksanaan edukasi dapat meningkatkan pengetahuan Masyarakat tentang manfaat penggunaan Minyak Tawon dan minyak kelapa dalam penyembuhan luka lecet.
Pemberian Pendidikan Kesehatan pada Masyarakat tentang Stunting pada Anak Jati, Riani Pradara; Septiyana, Ria
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5270

Abstract

Stunting masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, menyebabkan adanya gangguan di masa yang akan datang seperti mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang stunting dimulai dari pengetian, tanda gejala, pencegahan, perawatan serta penyajian nutrisi tepat pada anak. Metode yang digunakan dengan memberikan pendidikan kesehatan disertai dengan demonstrasi penyajian menu makanan. Hasil selama kegiatan belangsung, antusias masyarakat cuku tinggi mereka mengikuti kegiatan hingga akhir, mau mempraktekan cara enyajian menu gizi dengan baik, menjawab semua pertanyaan terkait dengan penkess dengan 95% benar.
Penyuluhan tentang Pemberian Cokelat Temulawak untuk Mengatasi Kurang Nafsu Makan pada Anak Balita Indrayani, Triana; Rembulan, Dewi Rimba Purnama; Widhyarini, Dian Restu; Mulyanah, Eka; Yulia, Iis; Veronika, Rita; Nuswantari, Rizki; Silaban, Tumiar Hotmian
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5382

Abstract

Berdasarkan survey awal yang dilakukan oleh bidan di sekolah TK Islam Cikal Harapan terdapat 33 anak yang tinggi dan berat badannya tidak naik, anak yang berat badannya turun. Penurunan nafsu makan pada anak jika penanganannya tidak baik akan berakibat fatal. Salah satu dampak yang terjadi jika masalah tersebut tidak ditangani segera adalah peningkatan jumlah anak dengan gizi kurang / balita dengan gizi buruk. Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk mengatasi kurang nafsu makan pada anak balita. Peserta dalam penelitian ini yaitu 34 anak balita, kepala sekolah, wali murid. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan survey pendahuluan, melakukan FGD untuk penentuan prioritas masalah dan intervensi yang akan diberikan. Pelaksanaan intervensi dilakukan penilaian pretest dan posttest untuk melihat keefektifan dari penyuluhan. Hasil evaluasi didapatkan bahwa terjadi peningkatan nafsu makan pada anak balita dengan nilai rata-rata dari hasil pretest yaitu 63 dan hasil posttest 90. Sehingga dapat disimpulkan bahwa orang tua mengerti tentang dampak yang ditimbulkan dari kurang nafsu makan pada anak balita. Kami menyarankan orang tua agar dapat memenuhi asupan nutrisi bagi anak balita dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan gizi, vitamin, anti-inflamasi, meningkatakan nafsu makan sesuai dengan inovasi yang diberikan yaitu COLAK SIMATA yang berarti Coklat temulawak si penambah nafsu makan balita.
Peningkatan Kesehatan Balita melalui Pemeriksaan Rutin dan Edukasi Gizi Seimbang Ginting, Antonius; Sihaloho, Endang; Ristiani, Ristiani; Sinulingga, Yeni Friska
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.5387

Abstract

Kesehatan balita merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas kehidupan anak di masa depan. Peningkatan kesehatan balita dapat dicapai melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan edukasi mengenai gizi seimbang. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan balita di Puskesmas Sunggal melalui dua pendekatan utama: pemeriksaan kesehatan rutin dan penyuluhan gizi seimbang kepada orang tua. Kegiatan ini melibatkan 100 balita dan orang tua mereka, dengan pemeriksaan kesehatan mencakup penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan status gizi, dan imunisasi. Selain itu, orang tua diberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang untuk pertumbuhan optimal balita. Evaluasi dilakukan melalui beberapa metode penilaian pemahaman orang tua, pengamatan perilaku orang tua dan pemantauan perkembangan balita. Hasil program menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki status gizi normal, meskipun terdapat beberapa kasus gizi buruk, kurang, dan stunting. Evaluasi pasca-program menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang dan pemeriksaan kesehatan rutin. Sebanyak 80% orang tua melaporkan perubahan positif dalam kebiasaan memberi makanan sehat kepada balita. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan balita melalui pemeriksaan dan edukasi gizi.
Pemberdayaan Remaja Putri dengan Peningkatan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Wahyuni, Indah Sri; Fitriani, Wiwin Nur
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5439

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa, masa remaja sangat penting karena menjadi penentu masa depan bangsa sehingga perlu dipersiapkan sebagai manusia yang sehat secara mental, fisik, dan sehat sosial agar mampu hidup produktif. Masalah remaja terjadi karena mereka tidak dipersiapkan mengenai pengetahuan tentang aspek yang berhubungan dengan masalah peralihan dari masa anak ke dewasa. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi, pentingnya pengetahuan anak remaja tentang kesehatan reproduksi yang di edukasi secara dini, sehingga akan menghasilkan remaja yang sehat dan cerdas. Peserta Penyuluhan kesehatan reproduksi remaja ini sebanyak 24 siswi di PKBM Semesta Ilmu dengan metode ceramah menggunakan PowerPoint Presentation (PPT), serta leaftlet dan diakhiri dengan sesi diskusi. Kuesioner pretest dan post test untuk menilai pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan. Hasil penyuluhan kesehatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada remaja setelah diberikan penyuluhan kesehatan. Meningkatnya pengetahuan setelah diberikan penyuluhan kesehatan menunjukkan awal yang baik bahwa remaja sangat bersikap positif terhadap pentingnya kesehatan reproduksi sebagai upaya pemberdayaan pada remaja putri.
Penyuluhan Pemanfaatan Kombinasi Teh Daun Kersen dan Daun Sirsak Kaya Antioksidan sebagai Upaya Pencegahan Dampak Paparan Pestisida pada Petani Harningsih, Tri; Purwati, Purwati; Adi, Omry Tri Asmara; Cahyo, Ferdiawan Diki; Kusumastuti, Anggit Dyah
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.5476

Abstract

Paparan pestisida pada petani sering kali menyebabkan gangguan kesehatan kronis. Paparan pestisida yang tinggi pada petani dapat memicu berbagai gangguan kesehatan akibat stres oksidatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada petani di Desa Tlingsing, Cawas, Klaten tentang manfaat kombinasi teh daun kersen (Muntingia calabura) dan daun sirsak (Annona muricata) sebagai minuman kaya antioksidan untuk mencegah dampak negatif pestisida. Paparan pestisida merupakan risiko utama bagi petani yang dapat menyebabkan stres oksidatif dalam tubuh. Kebutuhan akan solusi alami dan mudah diakses untuk mencegah dampak buruk paparan pestisida. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan teh, serta pengukuran tingkat pemahaman peserta. Peningkatan pemahaman terhadap 30 petani mengalami peningkatan. Metode evaluasi terhadap pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Observasi langsung selama demonstrasi untuk menilai keterlibatan peserta. Kuesioner kepuasan peserta terhadap materi, fasilitator, dan relevansi kegiatan. Analisis dengan uji t berpasangan menghasilkan nilai p = 0,000 < 0,05 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara mean pre-test dan mean post-test sebelum dengan sesudah pemberian penyuluhan. Penyuluhan ini berhasil memberikan alternatif preventif pentingnya antioksidan dalam mencegah penyakit serta dapat diterapkan secara praktis dan ekonomis pada masyarakat khususnya petani.
Sosialisasi tentang Kewenangan Dokter pada Perawat di Rumah Sakit Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 pada Mahasiswa Keperawatan Rokhima, Vitri; Karota, Evi; Kaban, Susiana; Sari, Youlanda; Haflah, Nurul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5500

Abstract

Pemahaman perawat tentang implementasi delegasi tindakan dokter kepada perawat merupakan hal yang sangat penting untuk menjamin perlindungan tindakan medis terhadap pasien. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa keperawatan STIKes Flora tentang kewenangan dokter dan perawat di rumah sakit berdasarkan Undang Undang Nomor 17 Tahun 2023. Sosialisasi dilaksanakan dalam bentuk workshop dengan jumlah 50 orang peserta. Pendekatan kegiatan ini meliputi persiapan peserta, pelaksanaan sosialisai, dan evaluasi hasil penilaian pemahaman mahasiswa. Pemahaman peserta diukur melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman materi dari 30% menjadi 80% setelah sosialisasi workshop yang mengindikasikan keberhasilan penyampaian materi. Peserta aktif bertanya dan diskusi mencerminkan ada antusiasme peserta terhadap pentingnya kewenangan profesional dalam pelayanan kesehatan dan keperawatan. Workshop ini menegaskan perlu kerja sama antara dokter dan perawat dalam mencegah kesalahan tindakan medis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kesimpulan sosialisasi efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang peran dan kewenangan tenaga kesehatan, dengan harapan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan keperawatan di masa depan.
Edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan/P3K (Tersedak, Menghentikan Perdarahan dan Pingsan) pada Santriwati Musniati, Musniati; Sulastien, Herni; Kusumawardani, Dini; Muhsinin, Siti Zuraida; Hastuti, Salvira
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.5530

Abstract

Ponpes merupakan tempat menuntut ilmu agama Islam dan biasanya para santri/santriwati tinggal di pondok dalam jangka waktu yang lama sehingga banyak masalah yang timbul, salah satunya kecelakaan yang tiba-tiba atau tanpa di duga. Hal tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika tidak mendapatkan penganan yang tepat. Sehingga pencegahan yang dilakukan adalah dalam bentuk edukasi, sebab pemberian informasi dengan edukasi dapat menambah pengetahuan para santri/santriwati dan manfaatnya mereka bisa menjaga diri sendiri dan orang lain. Metode yang dilakukan secara tatap muka, prosesnya dimulai dari tahap persiapan (melakukan survey, mengurus surat izin dan kelengkapan bahan pengabdian), tahap pelaksanaan (pembukaan, pre & post materi, penyampaian materi dan praktek) selanjutnya tahap evaluasi (memeriksa kelengkapan jawaban dari kuesioner dan tanya jawab materi) dengan jumlah peserta 36 santriwati. Setelah dilakukan pemberian edukasi P3K didapatkan 22 santriwati (61%) berpengatuahan baik. Pembuktian ini didapatkan dari hasil pre dan post test. Artinya dengan pemberian informasi/edukasi dapat meningkatkan pengetahuan santriwati.
Edukasi Peran Remaja dalam Mencegah Stunting di Pondok Pesantren Irianto, Irni Dwiastiti; Aisyah, Siti; Nusantari, Widya Juniantina; Pujiningsih, Erniawati; Zurriatun, Zurriatun
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.5531

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan Nasional yang sampai saat ini belum dapat terselesaikan. Stunting bukan semata pemasalaan yang terjadi pada tinggi badan, namun dampak yang diakibatkan oleh stunting inilah yang sangat membahayakan terhadap masa depan anak. remaja merupakan adalah calon orang tua yang nantinya akan menghasilkan keturunan sehingga remaja merupakan agen perubahan dalam mencegah stunting, Dengan mewujudkan calon orang tua yang sehat maka akan menghasilkan keturunan yang sehat, pencegahan stunting pada remaja dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti memberikan edukasi peran remaja dalam mencegah stunting melalui pemberian lefleat dan film edukasi.tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi pencegahan stunting pada remaja dengan harapan remaja memiliki pengetahuan mengenai stunting dan remaja tidak mengalami stunting. Metode yang digunakan dengan edukasi, diskusi,pembagian leaflet mengenai materi stunting dan pemutaran film pendek mengenai cegah stunting pada remaja , pelaksaan pengabdian ini dilakukan melalui berapa tahapan yaitu pelaksanan edukasi, diskusi, pembagian leaflat dan pemutaran film edukasi. Jumlah peserta pada penyuluhan adalah 36 orang. Hasil yang di dapatkan saat pengadian masyarakat ini bahwa remaja dapat mengetahui upaya pencegahan stunting pada remaja melalui edukasi. Diharapkan kegiatan pengabdian masyarakat ini berkelanjutan dilakukan.

Page 87 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025