cover
Contact Name
Parea Rusan Rangan
Contact Email
pareausanrangan68@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journaldynamicsaint@gmail.com
Editorial Address
Jalan Nusantara No. 12 Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Dynamic SainT
ISSN : 23554169     EISSN : 27225364     DOI : https://doi.org/10.47178
Journal Dynamic SainT is a scientific journal in Engineering Fields consist of lectures, researchers and practitioners which is published by Engineering Faculty of Universitas Kristen Indonesia Toraja since 2014. This journal publishes including : Regional and Spatial Planning, Civil Engineering and Environment, Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Information Technology, Industrial Engineering
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint" : 10 Documents clear
Tinjauan Perencanaan Struktur Gedung Hotel di Tana Toraja Jufri Manga'; Parea Rusan Rangan
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i2.1855

Abstract

Perencanaan struktur gedung tahan gempa harus direncanakan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen (SRPM), dimana diharapkan suatu bangunan dapat berperilaku daktail yang nantinya akan mentransfer gaya gempa serta meringankan beban gempa yang bekerja pada struktur. Pada penelitian ini akan ditinjau struktur gedung 5 lantai Hotel Airy Rooms Botang Tana Toraja dengan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) yang dihitung berdasarkan SNI 2847–2013 dan SNI 1726–2019. Hasil analisis struktur menggunakan bantuan software SAP 2000 versi 22 untuk menentukan gaya-gaya dalam yang bekerja pada struktur, dan selanjutnya digunakan untuk menghitung tahap desain penulangan dan pengecekan kapasitas penampang pada struktur. Berdasarkan hasil analisis perhitungan yang sudah dilakukan, maka didapatkan pada struktur plat lantai dengan ketebalan 120 mm menggunakan tulangan pada daerah lapangan D12-200mm sedangkan pada daerah tumpuan D12-100mm. Struktur balok induk dengan dimensi (250 x 350) mm menggunakan tulangan pokok pada daerah lapangan 4D16 & 2D16 sedangkan pada daerah tumpuan 6D16 & 4D16, balok anak dengan dimensi (200 x 300) mm menggunakan tulangan pohon pada daerah lapangan 2D12 & 4D12 sedangkan pada daerah tumpuan 2D12 & 2D12. Struktur kolom terdapat 2 tipe yaitu K1 dan K2, pada kolom K1 dimensi terbesar yaitu 350x350 mm dengan menggunakan tulangan pokok 12-D14, sedangkan tulangan sengkang daerah lapangan 4D8 – 140mm & daerah tumpuan 4D8 –100mm, untuk kolom K2 dimensi terbesar yaitu 300x300 mm dengan menggunakan tulangan pokok 12 D14, sedangkan tulangan sengkang daerah lapangan 4D8 – 140mm & daerah tumpuan 4D8 –100mm.
ANALISIS FUSE CUT OUT SEBAGAI PENGAMAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI TEGANGAN 20 KV MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i2.1880

Abstract

Dalam sistem tenaga listrik sering kali terjadi gangguan sehingga perlu untuk menggunakan pengaman yang tepat pada disetiap peralatan distribusi agar mampu mengamankan setiap peratalan dalam sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai gangguan pada saat transformator dalam keadaan kelebihan beban (overload), melakukan simulasi pada software ETAP 19.01, serta menentukan kapasitan rating fuse link pada Fuse Cut Out (FCO). Hasil penelitian menunjukkan nilai rating fuse link ditentukan melalui arus gangguan hubung singkat yang timbul. Nilai gangguan yang timbul pada transformator 50 KVA sebesar 2.017 KA dengan rating fuse link yang digunakan 2 A, transformator 100 KVA sebesar 4.016 KA dengan rating fuse link 4 A, transformator 160 KVA sebesar 6.227 KA dengan rating fuse link 6 A, dan transformator 200 KVA sebesar 7.738 KA dengan fuse link 7 A. Untuk mengoptimalkan kinerja dari sebuah pengaman atau FCO, penentuan nilai fuse link yang digunakan harus lebih kecil dari nilai arus gangguan yang timbul sehingga mampu bekerja dengan baik dan meminimalisir daerah gangguan secara luas
Pengaruh Penambahan Serbuk Kaca Pada Beton yang Direndam dengan Larutan Asam Sulfat Terhadap Kuat Tekan Israel Padang
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i2.1894

Abstract

Penggunaan beton pada lingkungan agresif sangat berpengaruh pada keawetan dan nilai kuat tekan beton. Lingkungan tanah yang terkontaminasi dengan unsur kimia agresif dapat merusak bagian bawah tanah. Struktur beton yang kontak langsung dengan senyawa asam sulfat akan mempengaruhi kualitas kuat tekan beton karena asam sulfat dapat membuat beton menjadi korosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk kaca pada beton yang direndam larutan asam sulfat pH3. Larutan asam sulfat merupakan larutan yang bersifat korosif terhadap beton. Proses pembuatan beton dilakukan dengan menambahkan serbuk kaca sebagai pengganti sebagaian pasir dengan kadar 10 % dan 20%. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah benda uji berbentuk silinder dengan diameter 15cm x tinggi 30 cm sebanyak 45 sampel yang akan diuji pada umur 3, 7, 14, 21, dan 28 setelah direndam larutan asam sulfat pH3. Penelitian eksperimental di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia Toraja menunjukkan bahwa kuat tekan beton yang berusia 28 hari dengan penambahan 20 % serbuk kaca sebagai pengganti sebagian pasir memiliki kuat tekan optimal. Hasil yang didapat dari penambahan 20 % serbuk kaca pada umur 28 hari sebesa 20,75 MPa. Kuat tekan terus meningkat seiring penambahan kadar serbuk kaca dan umur dari beton yang direndam. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penambahan serbuk kaca pada beton bisa menjadi alternatif untuk mengatasi serangan sulfat pada beton
Sistem Kontrol Kadar Nutrisi Tanaman Hidroponik Berbasis Arduino UNO
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i2.1895

Abstract

Tanaman holtikultura yang awalnya dikenal sebagai tanaman perkebunan rakyat mulai berkembang pesat dengan perkembangan teknologi saat ini. Metode budidaya dengan hidroponik mulai digemari karena dianggap lebih efisien pada penggunaan lahan dan perawatan. Pemberian nutrisi pada tanaman sayuran hidroponik merupakan kewajiban yang harus dilakukan secara berkala dengan cara mengukur nutrisi yang ada pada larutan hidroponik secara konvensional. Hal tersebut dapat ditunjang dengan penggunaan teknologi mikrokontroller. Pada penelitian ini dibuat rancang bangun alat kontrol kadar nutrisi dalam air pada sistem hidroponik dengan Total Disollved Solid (TDS)”. Pengujian dilakukan dengan mempompa nutrisi terlarut AB mix dan air baku kedalam wadah penampung sampai sensor TDS meter dan sensor HY-SRF05 mendeteksi nilai kondisi tertentu. Selanjutnya disirkulasikan ke talang pipa tanam yang menjadi kebutuhan tanaman sawi. Hasil pengujian tersebut kemudian dibandingkan yaitu pemberian larutan nutrisi dengan alat TDS & EC antara sensor TDS meter selisih paling rendah adalah 0,05 atau sebesar 4,9 % sedangkan yang paling tinggi adalah 0,36 atau sebesar 36,3 %.
Pengaruh Penambahan Abu Cangkang Keong Bakau Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton Hernita Matana
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i2.1897

Abstract

Pengurangan faktor air semen (fas) dan penambahan admixture pozzolanic seperti (silicafume) sering digunakan untuk memodifikasi komposisi beton dan mengurangi pori-pori. Di Indonesia penambahan material tambahan pada campuran beton telah banyak digunakan. Bahan-bahan limbah di sekitar lingkungan dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah dalam campuran beton. Salah satu pemanfaatan material alternatif seperti limbah cangkang keong bakau. Keong bakau (Telescopium telescopium) banyak di jumpai di perairan payau dan merupakan hama di tambak. Cangkang keong bakau mengandung kalsium karbonat (CaCO3) dalam kadar yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan batu gamping, cangkang telur, keramik, atau bahan lainnya. Penelitian ini menguji kuat tekan dan tarik belah beton dengan menggunakan cangkang keong bakau yang dibakar lalu di tumbuk hingga jadi abu dan di ayak dengan menggunakan saringan no. 200 sebagai bahan tambah dalam dalam pembuatan beton. Pembuatan benda uji ini dilakukan dengan menggunakan silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm dengan variasi penambahan abu cangkang keong bakau 3%, 7% dan 10% dan akan dilakukan pengujian pada hari ke 3,7,14 dan 28 . Berdasarkan analisis data dari hasil pengujian diperoleh kuat tekan pada umur 28 hari sebesar (33,404 MPa) pada variasi 10%, (29,818 MPa) variasi 7%, (27,648 MPa) variasi 3%, dan normal (25,855 MPa). Pada pengujian kuat tarik belah beton diperoleh hasil sebesar (3,090 MPa) variasi 10%, (2,807 MPa) variasi 7%, (2,689 MPa) variasi 3%, dan normal (2,642 MPa), menunjukkan bahwa penambahan abu cangkang keong bakau pada beton dapat menambah kuat tekan dan kuat tarik belah beton.
ANALYSIS OF STABILITY OF SLOPE AND EMBANKMENT AT LANDFILL USING THE 2012 GEOSTUDIO SLOPE/W PROGRAM Eka Priska Kombong; Harni Eirene Tarru; Marchelina Rante
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i2.1899

Abstract

The increase in waste production every year continues to increase along with the increasing rate of population growth in Indonesia so that the construction of landfills is something that needs special attention from the government. The disaster that has occurred related to landfills is the landslide disaster at the Leuwijgajah landfill, West Java, which claimed up to 156 people. Therefore, landfill slope stability analysis is a very important parameter in determining the feasibility of a landfill construction. This study aims to analyze the stability of slopes and embankments at the Banjar Bakula Regional Waste Landfill, South Kalimantan using Slope/W. The analysis was carried out using two models, namely using the initial planning design and analyzing based on the PUPR Ministerial Regulation 03/PRT/M/2013 concerning the Implementation of Waste Infrastructure and Facilities in the Handling of Household Waste and Types of Household Waste. The results of this study indicate that the slopes of the landfill and embankments at the Banjar Bakula Regional Landfill are declared safe with a safety factor value above 1.5, namely 1.558 – 1.651 for modeling with the initial planning design and 2.052 – 2.068 for modeling based on the PUPR Ministerial Regulation 03/PRT/M/2013, and 1.943 – 2.168 for the safety factor from embankment.
Studi Eksperimental Karakteristik Palm Fiber Concrete Brick Bastian A. Ampangallo
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i2.1955

Abstract

Palm Fiber Concrete Brick merupakan suatu jenis unsur bangunan berbentukbata yang terbuat dari bahan utama semen Portland, air, dan agregat yangdipergunakan untuk pasangan dinding. Banyak inovasi yang dilakukan dalammemodifikasi batako baik dalam segi memodifikasi campuran ataupunditambahkan dengan bahan-bahan yang dapat meminimalir kekurangan batakoitu sendiri. Salah satunya dengan menambahkan abu serat ijuk dalampembuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahanabu serat ijuk terhadap nilai kuat tekan batako. Metode yang digunakan adalaheksperimen dengan total benda uji sebanyak 36 buah. Tiap variasi terdiri dari 12sampel. Benda uji penelitian dibuat dengan perbandingan komposisi semen,agregat halus, dan air dengan 3 variasi abu serat ijuk. Pengujian kuat tekandilakukan pada hari ke-3, 7, 14, dan 28 hari. Dari hasil pengujian didapatkannilai kuat tekan optimum 10,6 Mpa dan termasuk dalam tingkat mutu IV. Kuattekan paling rendah yang diperoleh sebesar 9.1 Mpa dan termasuk dalam tingkatmutu IV
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR DENGAN MENGGUNAKAN PORTAL BAJA (STUDI KASUS : GEDUNG GEREJA GBI NANGGALA) Zain Patongloan; Israel P.; Hernita Matana; Abraham Ganti; Zwengly L. Honta; Jufri Manga
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menunjang segala aktivitasnya, ketersediaan lahan yang luas pun dibutuhkan untuk mendirikan sebuah bangunan seperti gedung. Untuk itu bangunan gedung bertingkat menjadi solusi untuk mengatasi ketersediaan lahan yang sempit. Perencanaan ini memperhitungkan nilai ekonomis dan efisiensi waktu pelaksanaan pekerjaan dan aksebilitas pada gedung. Namun aspek yang paling penting yaitu ketahanan struktur gedung tersebut terhadap beban statis yang direncanakan ataupun ketahanan struktur terhadap potensi bencana seperti gempa. Struktur baja merupakan suatu alternatif yang menguntungkan dalam pembangunan gedung dan struktur lainnya. Dengan menggunakan portal baja kebutuhan ruang yang luas dengan bentangan yang besar akan dapat dipenuhi. Pada perencanaan ulang gedung Gereja GBI Nanggala menggunakan struktur portal baja dengan tujuan disamping kekuatan dan proses kerja yang praktis sehingga diharapkan waktu yang direncanakan semakin singkat. Adapun metode yang digunakan yaitu metode LRFD dan bantuan program SAP 2000. Berdasarkan hasil dan pembahasan mengenai analisis desain ulang pada gedung tersebut maka didapatkan profil kolom dan balok yang dipakai berdasarkan perhitungan adalah menggunakan kolom profil baja H-Beam 400x400x13x21 dan H-beam 300x300x10x15 dan untuk balok induk menggunakan profil baja IWF 400x200x7x11 dan balok anak menggunakan profil baja IWF 300x200x9x14. Untuk sambungan balok induk dengan kolom menggunakan 16 buah baut, sedangkan Untuk sambungan balok anak ke kolom menggunakan 12 buah dengan masing-masing sambungan mengunakan baut 16mm dengan ketebalan las 10mm.
ANALISIS KINERJA BETON BERPORI Ermitha Ambun RD; Parea Rusan Rangan; Mercy Palembangan
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan seperti banjir dan bencana alam saat ini menjadi perhatian. Beton berpori dapat menjadi solusi untuk meningkatkan infiltrasi air tanah melalui pori-pori beton. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan bahan aditif resin epoxy terhadap kinerja beton dalam hal ini kuat tekan, porositas dan permeabilitas beton berpori, dengan harapan dapat memperbaiki sifat-sifat beton berpori. Penelitian menggunakan metode ekperimental di laboratorium. Resin Epoxy yang digunakan pada campuran beton porous dengan variasi 0%, 1%, 1,5% dan 2% terhadap berat semen dengan kuat tekan rencana 10 Mpa. Gradasi agregat yang digunakan adalah gradasi tipe 67 dan benda uji beton berbentuk silinder berukuran 15x30 cm. Karakteristik beton porus yang dianalisis adalah kuat tekan beton pada umur perawatan 3, 7, 14, 21 dan 28 hari, serta porositas dan permeabilitas pada umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan nilai kuat tekan beton porous dengan variasi resin epoxy 1%, 1,5%, 2% pada umur 28 hari berturut-turut adalah 9,531 Mpa, 9,814 Mpa, 10,380 Mpa dan untuk beton porous tanpa bahan tambahan adalah 8,776 MPa.. . Pengujian porositas pada beton berpori dengan variasi resin epoxy 0%, 1%, 1,5%, 2% diperoleh 3,063%, 2,919%, 2,768%, 2,593%. Sedangkan nilai permeabilitas pada umur 28 hari diperoleh masing-masing sebesar 5,159 mm/detik, 4,875 mm/detik, 4,580 mm/detik, dan 4,266 mm/detik. Hasil penelitian menunjukkan beton porous dengan penambahan resin epoxy mencapai kuat tekan rencana pada umur 28 hari dengan penambahan material 2% dan hasil permeabilitas memenuhi standar ACI 522R-2010 yaitu antara 1,4 mm/detik sampai dengan 12,2 mm/detik.
Pengaruh Penggunaan Abu Purun Tikus Terhadap Karakteristik Beton Berpori Parea Rusan Rangan; Ermitha Ambun RD; Age’ Joice Lapik; Yulieanti S. Mapaliey
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton dengan porositas tinggi dapat diaplikasikan sebagai beton permeabel yang memungkinkan air hujan dan air dari sumber lain dapat melewatinya sehingga mengurangi limpasan permukaan dan meningkatkan tinggi muka air tanah. Namun beton berpori mempunyai daya dukung yang rendah. Peningkatan daya dukung dapat dilakukan dengan menambahkan zat pada campuran beton segar. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kuat tekan beton porous tanpa penambahan abu purun dan dengan penambahan abu purun pada umur beton 28 hari diperoelah Kuat tekan beton porous yang tidak menggunakan bahan tambah abu purun dan beton yang menggunakan penambahan abu purun 2%, 4%, dan 6% berturut- turut adalah 9.34 Mpa, 11,13 MPa, 13.68 MPa dan 14.15 MPa. Penambahan Abu purun tikus mengakibatkan peningkatan nilai kuat tekan karena abu purun bereaksi dengan semen sehingga memberikan daya lekat yang lebih kuat. Selain itu abu purun juga mengisi pori yang ada sehingga pori berkurang dan beton menjadi lebih padat.Pada uji porositas diperoleh hasil beton berpori tanpa penambahan abu purun pada umur 28 hari dengan rata-rata 3,787%, penambahan abu purun 2% menghasilkan porositas beton dengan rata-rata 3,223%, penambahan 4 % abu purun menghasilkan porositas beton yang rata-rata. – rata-rata 3,12% dan penambahan abu purun 6% menghasilkan porositas beton dengan rata-rata 2,827%. Pada uji permeabilitas beton porous tanpa penambahan abu purun berumur 28 hari dengan rata-rata 4,52 mm/detik. Penambahan abu purun 2% menghasilkan permeabilitas beton dengan rata-rata 4,405 mm/detik, penambahan abu purun 4% menghasilkan permeabilitas beton dengan rata-rata 4,393 mm/detik, penambahan abu purun 6% menghasilkan beton permeabilitas dengan rata-rata 4,282. mm/detik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10