cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PELATIHAN 3R DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MENJADI RAMAH LINGKUNGAN DI PP. AL FITRAH AS-SALAFIYAH SURABAYA Mochamad Faishal Riza; Wiwik Winarningsih; Endah Prayekti; Fauziyatun Nisa; Akbar Reza Muhammad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21787

Abstract

Pondok pesantren menjadi salah satu tempat dengan jumlah volume sampah harian yang besar. Tanpa pengelolaan sampah yang baik, sampah dapat mencemari lingkungan hingga menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) yang tepat oleh santri dapat membantu pengelolaan sampah di tingkat dasar sehingga menjadi ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan menggunakan pendekatan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Santri juga diberikan pembelajaran patisipatif dengan kegiatan pelatihan penerapan 3R mulai dari individu hingga perkamar dan perkelas. Mitra PKM yang ikut serta sebanyak 40 santri dan santriwati Pondok Pesantren Alfitrah Assalafiyah Surabaya. Hasil pengabdian masyarakat diketahui bahwa santri lebih mudah memahami penerapan prinsip 3R dengan partisipasi langsung. Santri yang hadir juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan datang tepat waktu dan aktif bertanya sekaligus diskusi. Kesimpulan yang didapatkan adalah santri yang memiliki pengetahuan dan memahami penerapan prinsip 3R mampu membantu pengelolaan sampah di pondok pesantren sehingga berkontribusi mencegah kerusakan lingkungan
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KEWIRAUSAHAAN POSKESTREN DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH, BANGKALAN Hotimah Masdan Salim; Choirotussanijjah Choirotussanijjah; Devyana Dyah Wulandari; Novera Herdiani; Rosda Rodhiyana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21789

Abstract

Latar belakang: Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan belum memiliki unit usaha yang dikelola maupun yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan santri dan pengurus. Menurut hasil pengamatan dari tim pengusul, upaya yang sudah dilakukan masih sebatas pemanfaatan lahan rumput dengan menggembala domba. Metode: Penyuluhan mengenai pemberian materi terkait segala hal tentang kewirausahaan pesantren dan peluang usaha berbasis kearifan lokal oleh penyuluh dari FK UNUSA. Pelatihan Trainer of Trainers (ToT) sebagai upaya membentuk trainer dan peer counselor bagi seluruh santri-santriwati dan workshop/pelatihan pembuatan karya digital berupa poster edukasi untuk media promosi kesehatan dengan karya berbasis kearifan lokal. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil pre-test dan post-test mengenai pelatihan pendampingan kewirausahaan bagi remaja melalui kuesioner secara langsung terjadi peningkatan nilai oleh santri yang mengikuti kegiatan ini. Persentase kenaikan nilai rata-rata adalah 6,5. Hal ini menggambarkan terjadinya peningkatan pengetahuan oleh santri mengenai materi tersebut bagi santri-santriwati yang telah disampaikan pada kegiatan pengabdian masyarakat di PP Hidayatullah Al-Muhajirin Bangkalan, Madura. Kesimpulan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan warga di pondok pesantren Hidayatullah Al-Muhajirin Bangkalan, maka perlu dilakukan melalui pendekatan yang berbasis penggerakan masyarakat. Pendampingan kewirausahaan melibatkan santri, pengasuh dan bekerjasama dengan warga sekitar dalam mengimplementasikan ilmu entrepreneurship.
PEMANFAATAN SAMPAH DAPUR DAN MAKANAN DALAM RANGKA PENINGKATAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI PP. ZAINUL HASAN GENGGONG PROBOLINGGO Lini Delina; Paramita Sari; Annif Munjidah; Edza Aria Wikurendra; Yuriske Agnovianto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21796

Abstract

Pondok pesantren lebih sering memasak sendiri untuk para santri atau civitas pondok. Sehingga potensi sampah dapur setiap harinya cukup tinggi. Sampah dapur tersebut rata-rata hanya dibuang begitu saja ditempat sampah di area pekarangan masing-masing secara open dumping. Sampah merupakan problematika setiap rumah tangga. Setiap rumah tangga pasti menghasilkan sampah setiap harinya. Akan tetapi pengelolaan sampah seringkali belum tepat, sehingga justru sering menimbulkan potensi masalah misalnya degradasi kebersihan lingkungan, timbulnya aroma busuk, potensi virus, dan lain sebagainya. Sehingga perlu dilakukan upaya edukasi dengan tujuan meningkatkan pengetahuan santri untuk dapat memanfaatkan sampah dapur dan makanan di lingkungan pondok pesantren. Tujuannya adalah untuk Meningkatkan pemahaman dengan memberikan edukasi dan penyuluhan kepada santri husada agar dapat memanfaatkan sampah dapur dan makanan dalam rangka peningkatan kesehatan lingkungan di PP. Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah ceramah dan tanya jawab. Sebelum penyuluhan peserta diberi pre-test, kemudian setelah penyuluhan peserta diberi post-test. Hasil pre-test dan post-test dinilai kemudian dilakukan pengolahan data dan evaluasi. Hasil pre-test dan post-test melalui kuesioner secara langsung terjadi peningkatan nilai oleh santri yang mengikuti kegiatan ini. Persentase kenaikan nilai rata-rata adalah sebesar 14,1%. Kenaikan nilai rata-rata yang signifikan ini menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan pada peserta setelah mengikuti sesi penyuluhan. Dapat disimpulkan, pegabdian masyarakat ini telah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap pemanfaatan sampah dapur dan makanan.
PENGEMBANGAN POTENSI DESA UNTUK MENOPANG PEREKONOMIAN MASYARAKAT MELALUI PEMBENTUKAN UMKM DI DESA SUKOSARI Evi Fitrotun Najiah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21797

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi ekonomi Desa Sukosari melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode pengabdian ini melibatkan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat desa, stakeholder lokal, dan lembaga terkait dalam mendukung pembentukan serta peningkatan kualitas UMKM.Langkah pertama melibatkan analisis potensi dan kebutuhan desa, dengan fokus pada sumber daya manusia, kekayaan alam, dan kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Setelah itu, dilakukan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM dalam hal manajemen usaha, pemasaran, teknik produksi, dan aspek keuangan. Penekanan khusus diberikan pada penerapan teknologi sederhana untuk meningkatkan efisiensi produksi serta pemasaran produk UMKM. Selain itu, kerjasama dengan pihak terkait seperti lembaga keuangan, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan diadakan untuk mendukung UMKM dalam akses permodalan, sertifikasi produk, dan promosi. Evaluasi berkala dilakukan untuk memonitor perkembangan UMKM yang didirikan serta dampaknya terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Sukosari.Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pendapatan masyarakat, pengurangan angka pengangguran, serta meningkatkan kualitas hidup melalui penguatan ekonomi lokal. Selain itu, penyebaran praktik baik dari pengalaman ini diharapkan dapat menjadi model untuk pengembangan potensi ekonomi di desa-desa lainnya.
PENGENALAN DAN PENCEGAHAN POTENSI BAKTERI PENYEBAB PNEUMONIA DI PP. AL HIKAM BANGKALAN Marinda Dwi P; Mustika Chasanatusy Syarifah; Paramita Viantry; Siti Damawiyah; Yuriske Agnovianto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21799

Abstract

Pondok pesantren (ponpes) adalah tempat berkumpulnya banyak orang dimana rentan terjadi penularan penyakit, terutama penularan penyakit pneumonia. Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi yang mengenai saluran pernapasan bawah dengan tanda dan gejala seperti batuk dan sesak napas. Bacterial pneumonia, atau pneumonia bakterial adalah penyakit pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Bakteri ini masuk ke dalam paru-paru melalui saluran pernapasan atau peredaran darah. Sehingga perlu dilakukan upaya edukasi dengan tujuan meningkatkan pengetahuan santri untuk dapat mencegah terjadinya penyakit pneumonia di lingkungan pondok pesantren. Tujuannya adalah untuk Meningkatkan pemahaman dengan memberikan edukasi dan pengenalan kepada santri husada agar dapat mencegah potensi bakteri penyebab pneumonia di PP. Al Hikam Bangkalan sehingga dapat memutus rantai penularan lebih cepat. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah ceramah dan tanya jawab. Sebelum penyuluhan peserta diberi pre-test, kemudian setelah penyuluhan peserta diberi post-test. Hasil pre-test dan post-test dinilai kemudian dilakukan pengolahan data dan evaluasi. Hasil pre-test dan post-test mengenai pengenalan dan pencegahan potensi bakteri penyebab pneumonia melalui kuesioner secara langsung terjadi peningkatan nilai oleh santri yang mengikuti kegiatan ini. Persentase kenaikan nilai rata-rata adalah sebesar 16,1%. Kenaikan nilai rata-rata yang signifikan ini menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan pada peserta setelah mengikuti sesi penyuluhan. Pengenalan dan pencegahan potensi bakteri penyebab pneumonia di PP. Al Hikam Bangkalan telah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap penyakit pneumonia.
PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENINGKATAN MITRA ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PONDOK PESANTREN HIDAYATULLOH AL MUHAJIRIN BANGKALAN Mery Susantri; Nailul Huda; Farah Nuriannisa; Nur Hidaayah; Quddus Salam; Iga Sukmawati; Retno Diah Putri Ekayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21800

Abstract

Menurut survey masih terdapat kader atau mitra ASI eksklusif di PP Hidayatulloh Al-Muhajirin Bangkalan yang masih belum menguasai dan memahami dengan baik bagaimana cara mencegah terjadinya stunting. Berangkat dari permasalahan yang ada tersebut, tim pengusul berencana untuk mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengangkat topik pembahasan yaitu “Pencegahan Stunting dengan Peningkatan Mitra ASI Eksklusif” dengan harapan para terdapat kader atau mitra ASI eksklusif di ponpes mampu menguasai dan memahami dengan baik bagaimana cara mencegah terjadinya stunting. Metode Penyuluhan tentang ASI Eksklusif dan pencegahan stunting ini dilakukan secara offline di ruang pertemuan dengan mengundang beberapa pengurus dan santri sebanyak 48 santri. Sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan ASI eksklusif sekaligus sebagai tolak ukur pemahaman peserta. Hasil dan Pembahasan Terdapat 11 responden (22,92%) yang memiliki penilaian post test yang baik, 25 responden (56,25%) memiliki penilaian post test yang cukup dan 10 responden (20,83%) memiliki penilaian post test yang kurang. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan responden sebelum dan setelah dilakukan pemaparan materi penyuluhan. Saat pelaksanaan kegiatan ini terlihat para peserta terlihat antusias dan menyimak materi dengan seksama. Kesimpulan Kegiatan ini berdampak positif. adanya peningkatan pengetahuan terhadap ASI Eksklusif dan pencegahan stunting sehingga diharapakkan kedepannya para kader atau Mitra ASI Eksklusif turut pro aktif dalam mensosialisasikan manfaat ASI Eksklusif kepada masyarakat sekitar ponpes sehingga mampu menekan angka stunting.
PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI BESI DENGAN METODE ABC (AMATI, BERI, CEK) DI PP PUTRI WAHID HASYIM BANGIL Muhammad Nasir; Marselli Widya Lestari; Gilang Nugraha; Abdul Muhith; Rosda Rodhiyana Rodhiyana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21801

Abstract

Latar belakang: Anemia masuk dalam program Sustainable Development Goals (SDGs) ke-2 dan ke-3 untuk mengurangi semua bentuk kekurangan gizi dan memastikan kehidupan yang sehat bagi semua usia tahun 2030. Anemia menjadi salah satu faktor risiko perdarahan pada kasus persalinan dan penyebab AKI. Adapun santriwati di Pondok Pesantren Wahid Hasyim Bangil belum pernah mendapatkan materi terkait pencegahan anemia. Metode: Penyuluhan mengenai pemberian materi pentingnya pencegahan anemia menggunakan metode ABC (Amati, Beri dan Cek) oleh tim penyuluh dari Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Santri diajarkan cara periksa dini dengan pemeriksaan fisik dari mengamati warna sklera, dilanjut dengan edukasi pemberian tablet Fe dan cek kadar hemoglobin jika diperlukan. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil pre-test dan post-test melalui kuesioner terjadi peningkatan nilai secara langsung oleh santriwati yang mengikuti kegiatan ini. Persentase kenaikan nilai rata-rata adalah 9,4. Hal ini menggambarkan terjadinya peningkatan pengetahuan mengenai materi tersebut bagi santriwati yang telah disampaikan pada kegiatan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Wahid Hasyim Bangil. Kesimpulan: Untuk meningkatkan pengetahuan pentingnya pencegahan anemia pada remaja putri di pondok pesantren PP Wahid Hasyim Bangil, maka perlu dilakukan melalui pendekatan yang berbasis kolaborasi pelayanan kesehatan. Peningkatan pengetahuan dikemas dalam kegiatan klasikal berupa ceramah dan praktik oleh tim.
PENGENALAN MANFAAT BAWANG PUTIH DALAM PENANGANAN INFEKSI JAMUR CANDIDA DI PP HIDAYATULLOH AL MUHAJIRIN BANGKALAN Ratna Sofaria Munir; Handayani Handayani; Ary Andini; Chilyatuz Zahroh; Fitria Agustina; Muhammad Raffli; Retno Diah Putri Ekayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21803

Abstract

Menurut survey sementara yang telah dilakukan di Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin banyak santri yang belum mengetahui manfaat bawang putih yang dapat digunakan sebagai penanganan infeksi jamur candida. Dengan adanya permasalahan tersebut, tim pengusul akan melakukan pengabdian masyarakat dengan judul “Pengenalan Manfaat Bawang Putih dalam Penanganan Infeksi Jamur Candida di PP Hidayatulloh Al Muhajirin Bangkalan” dengan harapan para santri mampu mengetahui manfaat dan mengaplikasikan bawang putih sebagai pengobatan herbal untuk menanggulangi infeksi jamur candida. Metode Penyuluhan ini dilakukan secara offline di ruang pertemuan PP Hidayatulloh Al Muhajirin Bangkalan dengan mengundang beberapa pengurus dan santri sebanyak 48 santri. Sebelum dan sesudah dilaksanakan sosialisasi peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan terhadap budidaya tanaman obat keluarga sekaligus sebagai tolak ukur pemahaman peserta. Hasil dan Pembahasan Terdapat 12 responden (25,00%) yang memiliki penilaian post test yang baik, 29 responden (60,42%) memiliki penilaian post test yang cukup dan 7 responden (14,58%) memiliki penilaian post test yang kurang. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan pemaparan materi penyuluhan. Saat pelaksanaan kegiatan ini terlihat para peserta terlihat antusias dan menyimak materi dengan seksama. Kesimpulan Kegiatan ini berdampak positif dan adanya peningkatan pengetahuan terhadap manfaat bawang putih dalam kesehatan. adanya peningkatan pengetahuan ini diharapakkan kedepannya para santriwati dapat memperbaiki pola hidup bersih agar terhindar dari infeksi jamur candida serta mampu menerapkan apa yang telah disampaikan.
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT DALAM RANGKA PENINGKATAN MIGRAN DI RUMAH KOMUNITAS MIGRAN, SIDOARJO Reza Hery Mahendra Putra; Fariska Zata Amani; Merry Sunaryo; Muhammad Khafid; Rosda Rodhiyana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21806

Abstract

Latar belakang: Rumah Komunitas Migran merupakan salah satu komunitas warga migran dari Asia Tengah yang berada di Sidoarjo, Jawa Timur. Kebutuhan akan kemampuan BLS menjadi tolak ukur kualitas hidup dalam menjaga kesiapsiagaan dalam keadaan gawat darurat. Sehingga pihak penyuluh/pemateri dapat memberikan pengetahuan mengenai pelatihan Basic Life Support dalam rangka peningkatan kapasitas migran di Rumah Komunitas Migran, Sidoarjo, Jawa Timur. Metode: Secara keseluruhan metode yang akan digunakan dalam penyuluhan berupa pelatihan adalah ceramah dan tanya jawab. Sebelum melakukan penyuluhan, lembar post-test akan dibagikan kepada santri. Santri diberi waktu untuk mengerjakan soal kemudian dikumpulkan. Selanjutnya dilakukan sesi pelatihan selama kurang lebih 45-60 menit. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama 15-20 menit. Setelah selesai, lembar post-test akan dibagikan kepada santri untuk dikerjakan selama 10-15 menit kemudian dikumpulkan. Bingkisan dibagikan dan kegiatan penyuluhan ditutup. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil pre-test dan post-test mengenai pelatihan BLS bagi migran melalui kuesioner secara langsung terjadi peningkatan nilai yang mengikuti kegiatan ini. Persentase kenaikan nilai rata-rata adalah 3 poin atau senilai 15% (dari 40% menjadi 55%). Hal ini menggambarkan terjadinya peningkatan pengetahuan oleh migran mengenai materi tersebut yang telah disampaikan pada kegiatan pengabdian masyarakat di Rumah Komunitas Migran. Kesimpulan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan pelatihan BLS pada migran, maka perlu dilakukan melalui pendekatan yang berbasis penggerakan masyarakat. Pemberian pelatihan Basic Life Support pada migran dengan melakukan praktek secara langsung agar mampu diterapkan jika ada kejadian/hal kegawatdaruratan.
PENCEGAHAN MIOPI DAN HIPERMETROPI DENGAN PROGRAM VISUS SANTRI (VITRI) DI PP HIDAYATULLOH AL-MUHAJIRIN BANGKALAN TAHUN 2023 Windi Indria Rin; Nanda Fadhilah Witris Salamy; Catur Wulandari; Noer Farakhin Farakhin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21809

Abstract

Untuk menjaga kesehatan siswa, penting untuk mencegah masalah mata seperti miopia dan hiperopia. Miopia adalah kelainan refraksi yang umum terjadi pada anak usia sekolah. Maka dari itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebiasaan personal hygiene dan kesehatan mata sebagai Upaya pencegahan miopi dan hipermetropi di PP Hidayatulloh Al-Muhajirin Bangkalan. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Juni 2023 ini dihadiri oleh 40 peserta dari PP Hidayatulloh Al-Muhajirin Bangkalan. Kegiatan yang dilakukan berupa Pemberian edukasi, Pembentukan karakter santri dan pengurus dengan games kesehatan dan pembagian pretest dan postest. Penelitian ini dilakukan secara observasional deskriptif untuk melihat respon peserta dengan dilihat dari antusiasme dan peningkatan pengetahuan peserta dengan menggunakan analisis uji Wilcoxon. Hasil menunjuukan p-value bernilai 0,000. Karena nilal 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa "Ha diterima". Artinya ada perbedaan antara pengetahuan santri sebelum dilakukan penyuluhan (Pretest) dan setelah dilakukan penyuluhan (Posttest). Terdapat pengaruh pemberian penyuluhan yang telah dilakukan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di PP Hidayatulloh Al-Muhajirin Bangkalan tentang Pencegahan Miopi dan Hipermetropi dengan Program Visus Santri (VITRI) 2023.