cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PELATIHAN PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) BAGI GURU IPA SE-KOTA JAYAPURA Rophi, Apriani Herni; Tanta, Cornelius; Rehiara, Rosaniya E.; Kawatu, Paul Johan; Akobiarek, Maik; Megawati, Ruth; Satar, Suriyah; Bwefar, Marsia Isa; Rahmawati, Rahmawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37483

Abstract

Guru merupakan determinant factor dalam meningkatkan mutu pendidikan baik dalam arti proses maupun hasil. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan guru akan meningkatkan kemampuan dalam mendiagnostik hingga menyelesaikan masalah-masalah di dalam kelas. Akan tetapi, banyak kendala yang dihadapi oleh para guru terkait tuntutan pelaksanaan PTK. Berdasarkan hasil penelitian Tanta, dkk (2023) khusus di kota jayapura menyimpulkan bahwa kendala yang dihadapi berasal dari dua faktor yaitu internal (minat guru yang masih rendah) dan eksternal (biaya dan waktu yang tidak ada dalam membuat PTK). Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan penulisan PTK guru-guru IPA SMP di Kota Jayapura. Diharapkan melalui kegiatan ini, guru-guru mampu mengimplementasikan PTK secara mandiri di sekolah masing-masing dan akan terbiasa dalam membuat PTK yang baik dan benar. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh guru MGMP IPA Tingkat SMP Kota Jayapura, Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri dari: (1) Tahap awal / Pendampingan (Sasaran); (2) Tahan Pelaksanaan Pelatihan; (3) Tahap proses (Evaluasi dan indikator keberhasilan); (4) Tahap akhir (target). Kegiatan pengabdian terlaksana dengan baik. Teknis pelaksanaan kegiatan meliputi: pembukaan oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cenderawasih, penyampaian materi pelatihan penulisan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) oleh tim pengabdian, tanya jawab dan Penutup. penyajian materi dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi pertama adalah Penyajian materi tentang teori dasar PTK dan sesi kedua dilanjutkan dengan praktik Penulisan Proposal PTK. Adapun hasil dari kegiatan ini yaitu Guru IPA Kota Jayapura sangat tertarik dengan materi pelatihan penulisan PTK yang dapat dilihat dari persentase penilaian angket responden sebesar 83,05% dengan kriteria sangat baik., penyampaian materi dapat dipahami dengan baik serta Guru IPA Kota Jayapura dapat mempraktekan cara mengidentifikasi masalah dan membuat proposal PTK.
LITERASI LAUT PADA SISWA SD INPRES DORMENA UNTUK MEMBENTUK GENERASI YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PEMANFAATAN LAUT Tanta, Cornelius; Rophi, Apriani Herni; Raunsay, Edoward Krisson; Jesajas, David R.; Citraningrum, Mivtha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37484

Abstract

Kampung Doromena yang berada di Distrik Depapre Kabupaten Sentani, Papua merupakan kampung yang memiliki potensi perairan yang besar apabila dikelola dengan baik. Masyarakat Pesisir Kampung Doromena sebagian besar menggantungkan hidupnya dari hasil laut dengan bermata pencaharian sebagai nelayan. Akan tetapi, beberapa masyarakat masih melakukan destructive fishing yang dapat menyebabkan kerusakan terumbu karang sebagai tempat hidup banyak biota laut serta merusak regenerasi dan rantai makanan dalam eksosistem tersebut. Selain itu, berdasarkan hasil observasi kesadaran masyarakat akan laut masih rendah, hal ini terlihat dari perilaku masyarakat yang masih membuang limbah rumah tangganya langsung ke laut. daerah Depapre juga menjadi area yang sangat sering dikunjungi oleh wisatawan karena lautnya yang indah. Hal ini dapat menjadi ancaman dimana kegiatan pariwisata seperti snorkeling yang kurang bertanggung dapat merusak eksosistem terumbu karang dan eksosistem lamun. Ditambah lagi berdasarkan hasil observasi dan wawancara di sekolah diketahui bahwa literasi laut kurang dilakukan. Hal ini akan berdampak pada kesadaran dan kepedulian generasi muda yang kurang dalam menjaga kelestarian laut di daerahnya. Berdasarkan permasalahan diatas, maka perlu adanya literasi laut pada masyarakat pesisir kampung Doromena sejak usia Sekolah Dasa Tujuan dari kegiatan ini ialah untuk memberikan literasi laut bagi anak-anak Sekolah Dasar. Adanya kegiatan literasi laut ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman anak-anak pesisir tentang pentingnya laut bagi keberlanjutan hidup manusia. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan kedepannya generasi Doromena tidak lagi melakukan destructif fishing atau kegiatan pengrusakan laut lainnya. Melalui kesadaran tersebut, masyarakat Doromena ke depannya dapat mengelola dan memanfaatkan laut secara berkelanjutan sehingga sumberdaya laut dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama. Kegiatan pengabdian dapat diselengarakan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah dibuat. Kegiatan ini disambut baik pihak sekolah dan masyarakat setempat dengan jumlah peserta yang hadir mencapai target 93%. Materi dapat disampaikan secara keseluruhan serta pada akhir kegiatan, peserta memiliki penilaian sikap peduli laut pada kategori sedang hingga tinggi dengan persentase sebesar 83%.
ES KRIM BERBASIS SANTAN KELAPA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA Koapaha, Teltje; Memah, Melsje Yellie; Langi, Tineke; Lumenta, Prisilia; Situmorang, Hiskia; Sakul, Kennia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37485

Abstract

Pelatihan Teknologi Pengolahan Kulit Buah Naga Merah Pada Pembuatan Es Krim Kelompok Ibu-Ibu Pkk Kelurahan Meras Kecamatan Bunaken merupakan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Kelurahan Meras Kecamatan Bunaken Kota Manado adalah salah satu kelurahan yang terdapat di pinggiran Kota Manado, memiliki keragaman hasil pertanian dan perkebunan diantaranya perkebunan kelapa. Beberapa masalah mitra antara lain: sumber daya manusia, sarana dan prasarana, teknologi informasi, kurang ilmu pengetahuan dan ketrampilan, kurang semangat dan tidak mau berusaha, tidak ada modal, kelembagaan dan manajemen tidak tau. Masalah ini yang harus diatasi dan dicari solusi dengan menggunakan metode yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan di mitra. Solusi yang akan ditawarkan antara lain dengan memberikan informasi berupa sosialisasi dan pelatihan kepada kelompok mitra seperti jalur kelompok Ibu-Ibu PKK yang ada di kelurahan Meras. Metode yang akan digunakan dalam pencapaian tujuan program kemitraan masyarakat yaitu bentuk sosialisasi bentuk ceramah, diskusi, dan melaksanakan pelatihan. Inovasi hasil olahan Santan kelapa dibuat es krim dengan penambahan ekstak kulit buah naga merah yang mengandung antioksidan, terbuang sebagai sampah /limbah. Diversifkasi santan kelapa masih kurang di gali, dengan adanya pelatihan ada inovasi prosuk santan yang kaya gizi. Bahan baku yang tersedia serta mudah didapat secara ekonomi akan memberi nilai tambah (value added), serta membuka peluang bisnis dan pelaku usaha petani kelapa kedepannya untuk kesejahteraan masyarakat.
INOVASI PENGOLAHAN SANTAN KELAPA: ES KRIM BERGIZI PADA IBU-IBU PKK KELURAHAN BENGKOL Langi, Tineke Marlyn; Koapaha, Teltje; Rawung, Dekie; Dajo, Jevinda; Timburas, Brayen; Marie, Shanya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37486

Abstract

Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, yang terletak di pinggiran Kota Manado, memiliki potensi besar dalam hasil pertanian, khususnya perkebunan kelapa. Meskipun kelapa tumbuh subur di wilayah ini, pemanfaatannya masih terbatas pada produk dasar seperti santan. Santan kelapa berpotensi menjadi pengganti susu dalam pembuatan es krim, sebagaimana disebutkan dalam literatur bahwa lemak nabati dari kelapa dapat menjadi alternatif bahan baku. Beberapa isu utama yang menjadi fokus adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia guna mengoptimalkan potensi lokal, termasuk sarana, prasarana, kelembagaan, dan manajemen tanaman kelapa, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Pengamatan di lapangan, pemanfaatan daging buah kelapa tua biasanya hanya diolah menjadi santan sebagai pelengkap makanan sebagai keperluan sayur rumah tangga. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membekali ibu-ibu PKK di Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, dengan keterampilan dan pengetahuan dalam mengolah produk pangan berbahan dasar kelapa sebagai peluang usaha dan produk unggulan daerah. Pelatihan dilakukan melalui tiga tahapan: pertama, survei lapangan dan penyusunan rancangan kegiatan; kedua, sosialisasi rancangan kepada Pemerintah Kelurahan Bengkol; dan ketiga, pelaksanaan kegiatan sesuai rancangan. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme peserta yang tertarik mempelajari pembuatan es krim santan kelapa bergizi sehingga menjadi peluang usaha baru. Workshop pelatihan pengolahan santan menjadi es krim kaya gizi ini penting sebagai langkah pemberdayaan ibu-ibu PKK Kelurahan Bengkol dalam menciptakan produk inovatif berbasis kelapa yang bernilai tambah, mendukung kemandirian ekonomi, serta mendorong pengembangan potensi lokal sebagai produk unggulan daerah.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA TINGKAT KEBERLANJUTAN STUDI MAHASISWA DI STIE ENAM ENAM KENDARI DAN STRATEGI PENANGANANNYA Asraf, Asraf; Nur, Muh; Bagea, Arfin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37488

Abstract

Keberlanjutan studi mahasiswa merupakan salah satu tantangan utama dalam pendidikan tinggi yang memengaruhi kualitas akademik dan reputasi institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan studi mahasiswa di STIE Enam Enam Kendari, dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Faktor-faktor yang dianalisis meliputi dukungan sosial, kemampuan akademik, kesehatan mental, dan faktor ekonomi. Data dikumpulkan dari 200 mahasiswa, dengan pengukuran variabel menggunakan skala Likert lima poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua faktor yang diuji memiliki pengaruh signifikan terhadap rendahnya tingkat keberlanjutan studi mahasiswa. Faktor ekonomi memiliki pengaruh paling dominan, diikuti oleh dukungan sosial, kemampuan akademik, dan kesehatan mental. Dukungan sosial yang rendah, kemampuan akademik yang terbatas, serta masalah kesehatan mental berkontribusi pada meningkatnya risiko mahasiswa untuk berhenti studi, sedangkan masalah ekonomi secara langsung berhubungan dengan keputusan mahasiswa untuk tidak melanjutkan pendidikan. Model penelitian ini menunjukkan bahwa sekitar 41,1% variabilitas dalam rendahnya keberlanjutan studi dapat dijelaskan oleh faktor-faktor tersebut. Temuan ini menyarankan pentingnya pengembangan kebijakan dan program yang mendukung berbagai aspek kehidupan mahasiswa, termasuk dukungan sosial, kualitas akademik, kesehatan mental, dan bantuan ekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan akademik yang lebih efektif dan berbasis bukti di STIE Enam Enam Kendari, serta perguruan tinggi lainnya yang menghadapi tantangan serupa. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup penguatan layanan dukungan bagi mahasiswa dan pengembangan program keberlanjutan studi jangka panjang yang lebih holistik.
PELATIHAN PENGEMBANGAN SINGKONG PRODUK LOKAL MENJADI PERKEDEL SINGKONG DI DESA ALAI SELATAN Marlinda, Putri; aharani, Adelia Putri M; Junaidi, Sabda; Yeni, Yeni; Mutaqin, Zenal; Tripermata, Lukita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37512

Abstract

Pengolaan produk singkong ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal singkong di Desa Alai Selatan, Kec Lembak, Kab Muara Enim melalui pelatihan pengembangan olahan menjadi perkedel singkong. Singkong merupakan salah satu sumber karbohidrat lokal di Indonesia yang menduduki peringkat ketiga setelah beras dan jagung, oleh karena itu singkong merupakan sumber ketahanan pangan lokal yang efektif. Desa ini memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah berupa singkong, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Program ini mencakup pelatihan teknis dalam pengolahan singkong menjadi perkedel singkong, termasuk teknik pemilihan bahan baku, proses pembuatan, serta standar kualitas dan pemasaran. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pengolahan singkong masyarakat, menciptakan peluang ekonomi baru, dan memperkuat perekonomian lokal dengan menawarkan produk olahan yang lebih bernilai. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Desa Alai Selatan dapat meningkatkan pendapatan, mengurangi ketergantungan pada pasar luar, dan memperkuat keberlanjutan ekonomi desa. Dengan adanya pelatihan dan pengembangan olahan singkng menjadi perkedel ini, diharapkan masyarakat dapat mengoptimalkan hasil pertanian mereka, meningkatkan pendapatan, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Desa Alai Selatan.
EDUKASI ONLINE: PRAKTIK HYGIENE DAN SANITASI UNTUK MENCEGAH PENYAKIT MENULAR DI KOMUNITAS Suyitno, Suyitno; Yosalli, Yosalli; Febrianta, Nanda Surya; Halid, Musparlin; Nawawi, Muhammad; Angriani, Yayu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37513

Abstract

Hygiene dan sanitasi yang baik adalah pilar utama dalam pencegahan penyakit menular dan peningkatan kesehatan masyarakat. Di Indonesia, penyakit seperti diare, ISPA, dan penyakit kulit masih menjadi masalah signifikan yang terkait dengan kurangnya pengetahuan dan akses terhadap praktik kebersihan dan sanitasi. Program "Edukasi Online: Praktik Hygiene dan Sanitasi untuk Mencegah Penyakit Menular di Komunitas" bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat melalui webinar online yang interaktif, dengan konten yang mudah diakses dan dipahami. Webinar dilaksanakan pada 1 November 2024 melalui Zoom dan berhasil menarik partisipasi dari 110 peserta aktif. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat sebesar 40% terkait praktik kebersihan sehari-hari. Survei umpan balik mengindikasikan kepuasan peserta sebesar 85% dan peningkatan pengetahuan tentang praktik cuci tangan dan sanitasi lingkungan. Tantangan teknis di daerah dengan keterbatasan akses internet diidentifikasi, dengan usulan untuk menyediakan materi yang dapat diakses secara offline. Pembentukan jejaring komunitas melalui grup WhatsApp menjadi langkah lanjutan yang efektif dalam mendukung keberlanjutan edukasi dan pembentukan komunitas yang lebih sadar hygiene. Kesimpulannya, program edukasi online ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hygiene dan sanitasi, meskipun ada ruang untuk perbaikan terutama dalam hal aksesibilitas dan materi visual.
COMMUNITY-BASED DEVELOPMENT UNTUK PENANGANAN STUNTING: INTEGRASI PRODUK PANGAN LOKAL BERGIZI DAN KANTIN SEHAT BERKELANJUTAN Rohmawati, Ninna; Antika, Ruli Bahyu; Witcahyo, Eri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37525

Abstract

Target penurunan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14% di Indonesia. Program pencegahan dan penanganan stunting sangat diperlukan sebagai kontribusi positif menurunkan angka stunting. Community Based Development adalah metode pendekatan yang melibatkan masyarakat/komunitas didalam Pembangunan. Stunting dipengaruhi oleh faktor asupan makan, praktik kebersihan hygiene sanitasi, dan pola asuh. Tingginya prevalensi stunting menjadi prioritas yang harus diselesaikan dengan sumber pangan lokal yang melimpah dan bergizi, yaitu daun kelor dan ikan lele. Di Desa Duren, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, pohon kelor tumbuh subur dan hasilnya melimpah, tetapi belum ada upaya diversifikasi pangan. MADIN DARUSSALAM memiliki kantin sehat. Seiring perjalanan waktu terdapat masalah yang dihadapi yaitu penyediaan dan pengembangan produk pilihan makanan sehat. Diharapkan dengan pelatihan pengembangan produk berbasis daun kelor dan ikan lele menjadi berbagai produk padat gizi, serta pelatihan hygiene sanitasi dapat meningkatkan produktivitas kantin serta meningkatkan status gizi. Terdapat beberapa solusi dari permasalahan dan tantangan yang sedang dihadapi oleh mitra. Kegiatan ini dapat membantu permasalahan yang dihadapi mitra. Target dan luaran telah tercapai, yaitu: (1) Pelatihan dan pendampingan pembuatan produk berbahan dasar daun kelor berupa jelly daun kelor, cilok sehat, nugget kelor, sempol dan mie sehat. Produk berbahan dasar daun kelor yang sehat dan bergizi tinggi dapat dijadikan solusi dalam masalah gizi stunting; (2) Pelatihan dan pendampingan hygiene sanitasi kantin sehat (3) Modul “pangan sehat berkelanjutan” yang telah diberikan kepada mitra sehingga terwujud kantin sehat berkelanjutan; (4) Penyadaran ibu balita melalui teknik pelatihan menggunakan modul Emo-Demo Modul 3 “Cemilan Sembarangan” dan modul 9 “porsi makan bayi dan anak.
PELATIHAN INVESTASI CERDAS BAGI GENERASI MUDA DALAM MENGHADAPI TANTANGAN EKONOMI MASA DEPAN Nugrahanti, Trinandani Prasetya; Mutumanikam, Primadonna Ratna; Lanjarsih, Laela; Hanantijo, Djoko
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37531

Abstract

Pelatihan investasi cerdas bagi generasi muda menjadi sangat penting untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks di masa depan. Dalam konteks ini, metode Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan memberikan pemahaman tentang konsep dasar investasi, manajemen keuangan, serta pentingnya perencanaan keuangan yang matang bagi keberlanjutan hidup. Para peserta pelatihan ini yang sebagian besar terdiri dari para Siswa dan Masyarakat muda di Bengkulu. Metode pelatihan dalam PKM ini melalui tahapan: (1) perencanaan dan persiapan; (2) pelaksanaan pelatihan; (3) evaluasi dan pelaksanaan lanjutan; (4) dokumentasi dan pelaporan; (5) penyusunan laporan dan publikasi. Selain itu, pelatihan ini juga membahas aspek penting seperti perilaku konsumtif yang dapat menghambat kebiasaan menabung dan berinvestasi.Dengan adanya PKM melalui pelatihan ini, diharapkan generasi muda dapat lebih siap dan bijak dalam menghadapi tantangan ekonomi, serta mampu membuat keputusan investasi yang cerdas untuk masa depan mereka. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi terciptanya masyarakat yang lebih mandiri secara finansial di masa depan.
MEWUJUDKAN ASEAN COMMUNITY BASED TOURISM DESA WISATA NYARAI MELALUI PELATIHAN BAHASA ASING DAN LAYANAN AKOMODASI Ferdian, Feri; Suyuthie, Hijriyantomi; Serly, Vanica; Abrian, Youmil; Wulansari, Nidia; Wirdawati, Ayu; Sidik, Fajar; Asri, Rahma Risa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37533

Abstract

Nyarai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata berbasis komunitas (Community Based Tourism) di kawasan ASEAN. Namun, tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan kemampuan masyarakat lokal dalam berkomunikasi dengan wisatawan asing dan penyediaan layanan akomodasi berstandarkan internasional. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis peran pelatihan kemampuan bahasa asing dan pelatihan layanan akomodasi yang bersih dan nyaman dalam mewujudkan ASEAN Community Based Tourism di Desa Wisata Nyarai. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan yang melibatkan masyarakat lokal, pelaku usaha pariwisata, dan pihak pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan bahasa asing meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berinteraksi dengan wisatawan mancanegara, sementara pelatihan akomodasi bersih dan nyaman berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan pariwisata. Penguatan kedua aspek ini secara simultan mendukung pencapaian pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Nyarai khususnya dalam mewujudkan Asean Community based Tourism, sehingga meningkatkan daya saingnya di tingkat ASEAN.