cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,247 Documents
WISATA KULINER TRADISIONAL SEBAGAI DAYA TARIK PARIWISATA DAERAH RD. Hera Merdeka Khazinatul Khaeriah; Asminar Mokodongan; Lisna Bantulu; Arwin Arwin; Agung Nurmansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60924

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengembangan kuliner tradisional sebagai daya tarik pariwisata daerah. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai upaya menjaga kualitas produk, meningkatkan pelayanan, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta mengembangkan potensi kuliner lokal agar memiliki nilai tambah sebagai daya tarik wisata. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa lebih dari 85% peserta memberikan penilaian pada kategori baik dan sangat baik terhadap seluruh indikator yang diukur, sehingga mengindikasikan bahwa metode pelaksanaan kegiatan berjalan secara efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta. Selain meningkatkan pemahaman, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya motivasi masyarakat untuk mengembangkan kuliner tradisional melalui inovasi produk, perbaikan kemasan, dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan wisata kuliner tradisional yang berkelanjutan serta berkontribusi terhadap peningkatan daya saing pariwisata dan perekonomian masyarakat daerah.
SOSIALISASI SKRINING BUTA WARNA DI SD INPRES 2 DESA LISABATA KECAMATAN TANIWEL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Mike J. Rolobessy; Kurniati K. S. Larahibu; Aldrino Mikha Hanorsian; Saija Rumatiga; Fandi Ahmad; Saripa Derlen; Moh Hidayattullah Nadjar; Reza Gunawan Syahdin; Rugaya Loilatu; Risma Waty Sahartira; Silva Ameth; Fiondly Rahaningmas; Bernardo Junior Samu Samu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60927

Abstract

Gangguan penglihatan warna atau yang lebih dikenal dengan buta warna merupakan kondisi yang kerap tidak terdeteksi sejak dini, terutama di kalangan siswa sekolah dasar di daerah yang jauh dari pusat layanan kesehatan. Keterbatasan akses pemeriksaan dan minimnya edukasi menjadi dua faktor utama yang menyebabkan banyak anak tumbuh tanpa mengetahui kondisi penglihatan warna mereka sendiri, padahal hal ini dapat berdampak pada proses belajar hingga perencanaan karier di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SD Inpres 2 Desa Lisabata, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat pada tanggal 17 April 2026, dengan melibatkan 10 orang siswa berusia 11 hingga 12 tahun sebagai peserta. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan persepsi warna pada siswa sekaligus meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya kesehatan mata sejak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan langsung secara individual menggunakan plate Ishihara, yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dari jurusan kedokteran spesialis dengan pendampingan penuh selama proses berlangsung. Sebelum pemeriksaan dimulai, siswa terlebih dahulu diberikan sosialisasi mengenai apa itu buta warna, jenis-jenisnya, penyebab, serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian siswa terindikasi mengalami gangguan penglihatan warna dalam kategori tertentu, sementara sebagian lainnya memiliki penglihatan warna yang normal. Seluruh hasil kemudian disampaikan kepada pihak sekolah sebagai bahan evaluasi, dan siswa yang terindikasi mengalami gangguan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Kegiatan ini dinilai efektif tidak hanya sebagai langkah deteksi dini, tetapi juga sebagai sarana edukasi yang membantu siswa dan pihak sekolah lebih sadar terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan mata secara rutin.
DIGITALISASI UMKM MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN NIB, QRIS, DAN GOOGLE MAPS DI DESA LISABATA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Mike Jurnida Rolobessy; Saraun Kaliky; Juan W Lokollo; Nurafni Mutia Pawae; Ulfiyah Nisa Lumaela; Yuzal Husen Basahona; Sitti Muzdalifah Ningkeula; Sri Fatma. N. Riyanto; Rommy Rahawarin; Riyadh Gunawan; Safar Belatu; M Guntur T. Wasahua; Muhamad Fatah Kusuma Rusbal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60928

Abstract

Digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha, khususnya di wilayah pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM di Desa Lisabata dalam pemanfaatan teknologi melalui pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan pemanfaatan Google Maps. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) dengan pendekatan Appreciative Inquiry yang meliputi tahapan discovery, dream, design, dan destiny.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 14 pelaku UMKM yang mengikuti sosialisasi, sebanyak 10 UMKM berhasil memperoleh NIB, 4 UMKM berhasil menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran digital, dan 4 UMKM berhasil terdaftar di Google Maps. Pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan legalitas usaha, kemudahan transaksi non-tunai, serta peningkatan visibilitas usaha secara digital. Meskipun demikian, terdapat kendala berupa rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses internet yang mempengaruhi proses pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan secara langsung dan berbasis kebutuhan masyarakat efektif dalam mendorong transformasi digital UMKM. Oleh karena itu, diperlukan keberlanjutan program melalui pelatihan lanjutan dan dukungan dari pemerintah desa agar digitalisasi UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan.
PENINGKATAN LITERASI PENCEGAHAN SKABIES MELALUI EDUKASI HIGIENITAS DAN EVIDENCE-BASED HERBAL EDUCATION BERBASIS SAMBILOTO PADA SANTRI BARU PONDOK PESANTREN Riani Riani; Yenny Safitri; Hariet Rinancy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60949

Abstract

Latar Belakang: Skabies merupakan penyakit kulit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama pada lingkungan pondok pesantren yang memiliki kepadatan hunian tinggi dan interaksi antarsantri yang intensif. Santri baru merupakan kelompok yang rentan mengalami penularan selama masa adaptasi di lingkungan asrama. Pendekatan promotif melalui edukasi higienitas yang dipadukan dengan evidence-based herbal education menjadi salah satu strategi yang berpotensi meningkatkan literasi kesehatan dan mendukung pencegahan skabies di lingkungan pesantren. Tujuan dilakukan PKM ini untuk meningkatkan literasi pencegahan skabies melalui edukasi higienitas dan evidence-based herbal education berbasis sambiloto pada santri baru pondok pesantren. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi pre-test, penyuluhan interaktif, demonstrasi personal hygiene, edukasi pemanfaatan sambiloto (Andrographis paniculata) sebagai herbal komplementer berbasis bukti, diskusi, serta post-test. Program melibatkan 254 santri baru jenjang MTs/SMP dan MA/SMA. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui perbandingan skor rata-rata pre-test dan post-test. Hasil: Terjadi peningkatan skor rata-rata pada seluruh aspek yang dievaluasi. Pengetahuan tentang skabies meningkat dari 44,6 menjadi 82,7 (Δ=38,1), personal hygiene meningkat dari 58,7 menjadi 87,5 (Δ=28,8), sedangkan pengetahuan mengenai pemanfaatan sambiloto meningkat dari 62,4 menjadi 88,7 (Δ=26,3). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi yang mengintegrasikan higienitas dan herbal berbasis bukti mampu meningkatkan literasi kesehatan santri baru mengenai pencegahan skabies. Kesimpulan: Edukasi higienitas yang dipadukan dengan evidence-based herbal education berbasis sambiloto efektif meningkatkan literasi pencegahan skabies pada santri baru pondok pesantren. Pendekatan ini berpotensi dikembangkan sebagai model promotif dalam Community Emergency Nursing untuk memperkuat ketahanan komunitas terhadap penyakit menular di lingkungan pendidikan berasrama
PENINGKATAN KAPASITAS KOMUNIKASI ASERTIF UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN MENTAL SANTRI KELAS 1 ALIYAH PONDOK PESANTREN DARUL ARQAM MUHAMMADIYAH GARUT Rahmi Aini; Trias Pyrenia Iskandar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60950

Abstract

Kemampuan komunikasi asertif merupakan salah satu keterampilan sosial yang berperan penting dalam mendukung kesehatan mental remaja, termasuk santri yang menjalani pendidikan dan kehidupan berasrama di lingkungan pesantren. Hasil identifikasi kebutuhan di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut menunjukkan bahwa sebagian santri kelas I Aliyah masih memiliki keterbatasan dalam memahami konsep komunikasi asertif, menyampaikan pendapat, mengungkapkan perasaan, serta menolak tekanan sosial secara santun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunikasi asertif santri sebagai upaya promotif untuk mendukung kesehatan mental. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi (psikoedukasi), diskusi interaktif, simulasi (role play), pendampingan, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest yang didukung dengan observasi selama kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep komunikasi asertif serta berkembangnya keterampilan dalam menyampaikan pendapat, mengungkapkan perasaan, menolak permintaan secara santun, dan menyelesaikan konflik secara konstruktif. Partisipasi aktif peserta selama pelatihan juga menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis praktik efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal. Peningkatan kapasitas komunikasi asertif memberikan implikasi positif terhadap kepercayaan diri, kemampuan mengelola emosi, dan kualitas hubungan interpersonal yang merupakan faktor pendukung kesehatan mental santri. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan komunikasi asertif berpotensi menjadi salah satu strategi pembinaan karakter dan promosi kesehatan mental yang dapat diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program pembinaan santri di lingkungan pesantren.
STANDAR KONDISI FISIK ATLET BOLA BASKET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN KESIAPAN FISIK SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET DI SMA KUSUMA PEKANBARU Oki Candra; Putri Wahyuni; Zulrafli Zulrafli; Toktong Parulian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60968

Abstract

Kondisi fisik merupakan salah satu faktor utama yang menentukan performa pemain bola basket karena berperan dalam mendukung pelaksanaan teknik, taktik, serta ketahanan selama pertandingan. Namun, pemahaman siswa terhadap standar kondisi fisik yang dibutuhkan dalam permainan bola basket masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai standar kondisi fisik pemain bola basket melalui kegiatan sosialisasi di SMA Kusuma Pekanbaru. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi tes kondisi fisik, diskusi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 siswa ekstrakurikuler bola basket. Materi yang diberikan mencakup komponen kondisi fisik utama dalam bola basket, yaitu kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelincahan, daya ledak, koordinasi, keseimbangan, dan fleksibilitas. Demonstrasi dilakukan melalui pengenalan beberapa instrumen tes kondisi fisik seperti sprint 20 meter, Illinois Agility Test, Vertical Jump Test, Push-Up Test, Sit and Reach Test, dan Multistage Fitness Test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 64,2 pada pre-test menjadi 86,5 pada post-test atau meningkat sebesar 34,7%. Selain itu, 92% peserta menyatakan materi mudah dipahami dan 89% peserta menilai kegiatan sangat bermanfaat bagi pengembangan kemampuan bermain bola basket. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi olahraga siswa mengenai standar kondisi fisik dan pentingnya evaluasi fisik sebagai dasar penyusunan program latihan yang terarah. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung pembinaan atlet muda di lingkungan sekolah.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI LITERASI INVESTASI AMAN DAN LEGAL Rieneke Ryke Kalalo; Afrizal Afrizal; Arief Fahmi Lubis; Nuryadin Nuryadin; Ainun Wulandari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61016

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai investasi yang aman dan legal sebagai upaya mencegah risiko menjadi korban investasi ilegal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi identifikasi investasi legal dan ilegal, pendampingan praktik pengecekan legalitas investasi, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep investasi yang aman, pentingnya aspek legalitas, serta kemampuan dalam mengidentifikasi berbagai bentuk penawaran investasi yang berisiko. Hasil Evaluasi juga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan pada kategori pengetahuan baik dari 20% menjadi 75%, sedangkan kategori kurang menurun dari 50% menjadi 5%. Selain peningkatan aspek pengetahuan, peserta juga menunjukkan perubahan sikap menjadi lebih kritis terhadap berbagai penawaran investasi dan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memverifikasi legalitas produk investasi melalui sumber informasi resmi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi investasi masyarakat serta mendorong terbentuknya perilaku investasi yang lebih aman, legal, dan bertanggung jawab.
SOSIALISASI MANFAAT SERAI SEBAGAI OBAT PENGUSIR NYAMUK PADA SISWA SMA SWASTA PANCA BUDI Lisdayani Lisdayani; Ariani Syahfitri Harahap; Dini Mufriah; Adriansah Adriansah; Mukti Hakim; Porkas Sojuangon Lubis; Muhammad Nasir Karim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61035

Abstract

Serai juga dikenal sebagai Cymbopogon citratus. Serai merupakan tanaman tahunan. Daun serai yang panjang dan tipis banyak dibudidayakan karena manfaatnya sebagai minyak asiri. Minyak asiri dari tanaman obat berasal dari daerah tropis dan beberapa daerah subtropis Asia, Afrika, Amerika. Minyak asiri adalah ekstrak tumbuhan dari berbagai tumbuhan, tidak hanya dari bunga, tetapi juga dari batang, daun, dan berbagai bagian tumbuhan lainnya. Kandungan minyak asiri serai sekitar 1-2% pada basis kering dan diekstraksi dari bagian daun tanaman..Diperlukan usaha untuk melindungi diri sendiri dari serangan nyamuk, yang bisa dilakukan dengan menggunakan repellent atau anti nyamuk. Bahan yang digunakan pun haruslah bahan alami, yang tidak menggunakan bahan kimia berbahaya yang bisa merusak lingkungan ataupun menyebabkan gangguan kesehatan. Salah satunya adalah menggunakan tanaman serai, yang memiliki kandungan citronellol dan geraniol. Tujuan kegiatan yaitu penyuluhan pembuatan semprotan (spray) anti nyamuk dari serai bagi masyarakat. Semprotan anti nyamuk yang dibuat tidak membahayakan kulit maupun Kesehatan serta mudahdibuat oleh masyarakat.
PERAN KADERISASI ANGGOTA KELUARGA DALAM KEBERLANJUTAN UMKM DI WILAYAH SEMARANG TENGAH Guruh Mulia Widayat; DC Kuswardani; Lusa Mara; Ani Setyowati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61039

Abstract

Keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah. Namun, banyak UMKM menghadapi tantangan dalam mempertahankan keberlangsungan usaha akibat belum optimalnya proses regenerasi atau kaderisasi anggota keluarga sebagai penerus usaha. Kaderisasi anggota sebagai proses pelibatan anggota keluarga dalam operasional keluarga mendorong kemampuan adaptasi keberlanjutan usaha. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dari Universitas Semarang selain bertujuan mempersiapkan anggota keluarga agar mampu melanjutkan usaha secara efektif juga mampu membentuk komitmen dan sikap calon penerus usaha dalam keluarga. Lokasi pengabdian kepada masyarakat difokuskan di pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kelurahan Brumbungan. Sebagaimana kelurahan Brumbungan merupakan kelurahan yang berada di wilayah Kota Semarang Tengah, dengan jumlah populasi penduduk yang cukup padat untuk area perkotan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat tim dari Universitas Semarang mitra sangat antusias dalam mengikuti karena memperkuat daya saing usaha yang dirintis maupun yang sudah ditekuni mitra.
PENYULUHAN KEMATANGAN EMOSI DAN KECERDASAN FINANSIAL SYARIAH MELALUI PEMBIASAAN IBADAH PADA ANAK TK IT HARVYSAH Reny Khaerany Nisfiary; Seila Rizkina; Armanila Armanila; Susanti Nirmalasari; Dewi Sundari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61056

Abstract

Anak usia dini merupakan periode emas (golden age) yang sangat menentukan pembentukan karakter, termasuk kematangan emosi dan pola pikir terhadap harta dan pengelolaan keuangan di kemudian hari. Pada rentang usia ini, otak anak berkembang sangat pesat sehingga pengalaman dan pembiasaan yang diterima akan membekas kuat dan menjadi fondasi kepribadian hingga dewasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai pentingnya kematangan emosi dan kecerdasan finansial syariah kepada anak-anak TK IT Harvysah melalui pembiasaan ibadah sehari-hari, seperti shalat, doa, infaq, sedekah, dan bersyukur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif berupa ceramah interaktif, permainan edukatif, praktik langsung ibadah, serta simulasi menabung dan berbagi (sedekah) dengan celengan. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi, dengan melibatkan guru pendamping serta orang tua siswa sebagai mitra keberlanjutan program. Instrumen evaluasi yang digunakan berupa lembar observasi perilaku dan tanya jawab lisan sederhana yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia dini.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme anak dalam mempraktikkan ibadah harian, kemampuan mengenali dan mengelola emosi sederhana seperti sabar dan ikhlas, serta pemahaman awal tentang konsep berbagi, menabung, dan menghindari sifat boros sebagai dasar literasi keuangan syariah. Guru dan orang tua juga menyampaikan respons yang sangat positif terhadap pendekatan yang digunakan karena dianggap kontekstual, konkret, dan sesuai dengan dunia bermain anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan karakter anak usia dini yang berbasis nilai-nilai keislaman dan berkelanjutan melalui kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026) Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026) Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026 Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025 Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025 Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025 Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025 Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025 Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025 Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024 Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024 Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024 Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024 Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024 Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024 Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023 Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023 Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023 Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023 Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023 Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022 Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022 Vol. 3 No. 1 (2022): volume 3 Nomor 1 Tahun 2022 Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021 Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021 Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021 Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2020 Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Juni 2020 More Issue