cover
Contact Name
uray gustian
Contact Email
uray.gustian@fkip.untan.ac.id
Phone
+6289693613687
Journal Mail Official
admin_jilo@untan.ac.id
Editorial Address
Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultass Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura Jalan Prof. Dr. Hadari Mawawi Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
jurnal ilmu keolahragaan
ISSN : 26214717     EISSN : 26572044     DOI : -
Jurnal Ilmu Keolahragaan focuses on the sport sciences, physical education, sport health, sport tourisme, sport marketing, and sport industry. To be considered for publication, manuscripts must original and relevant to the afore-mentioned topics.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 150 Documents
Pengaruh latihan kombinasi plyometric menggunakan resistance band terhadap kemampuan vertical jump atlet bola basket putra Herlambang, Yudha
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 7, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v7i1.79232

Abstract

AbstrakPenelitian ini menginvestigasi dampak dari latihan plyometric yang menggabungkan penggunaan resistance band terhadap kemampuan melompat vertikal atlet bola basket pria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi efek dari 4 minggu (dilakukan tiga kali seminggu) latihan plyometric dengan penggunaan resistance band terhadap kemampuan melompat vertikal atlet bola basket putra. Dalam penelitian ini, digunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain penelitian satu kelompok pretest-posttest. Populasi yang diteliti adalah 13 atlet dari Indramayu Basketball Academy, Dalam penelitian ini, sebanyak 10 atlet dijadikan sampel dengan metode pemilihan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah vertical jump test. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari latihan kombinasi plyometric menggunakan resistance band terhadap kemampuan melompat vertikal atlet bola basket putra. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa latihan plyometric dengan penggunaan resistance band berdampak positif terhadap kemampuan melompat vertikal atlet bola basket putra.AbstractThis study investigated the impact of plyometric training incorporating the use of resistance bands on the vertical jumping ability of male basketball athletes. The purpose of this study was to explore the effects of 4 weeks (performed three times a week) of plyometric training with the use of resistance bands on the vertical jumping ability of male basketball athletes. In this study, a quantitative experimental method was used with a one-group pretest-posttest research design. The population studied was 13 athletes from Indramayu Basketball Academy, in this study, 10 athletes were sampled with purposive sampling selection method. The measuring instrument used is the vertical jump test. Data analysis was carried out using the paired sample t-test, which showed a significant effect of plyometric combination training using resistance bands on the vertical jumping ability of male basketball athletes. The conclusion of this study is that plyometric training with the use of resistance bands has a positive impact on the vertical jumping ability of male basketball athletes.
Model Gerak Dasar Berlari Pada Anak U-12 Berbasis Permainan Kuswoyo, Dilli; Rahail, Ronny Brayntin
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 6, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v6i2.72734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model gerak dasar berlari anak U-12 Tahun di Sekolah Sepak Bola (SSB) Angkasa Kabupaten Merauke. Model permainan gerak dasar ini disesuaikan dengan aspek pertumbuhan dan perkembangan serta karakteristik anak U-12 tahun dikemas melalui aktivitas fisik dalam sebuah permainan yang difokuskan pada gerak dasar berlari. Penelitian RD ini menggunakan pendekatan   ADDIE, adapun langkah-langkah yang dilakukan:1) Melakukan Analisis, 2) Perancangan, 3) Pengembangan, 4) Pelaksanaan, 5) Evaluasi. Sampel dari penelitian ini adalah anak U-12 tahun. Hasil penelitian ini berupa 5 model gerak dasar berlari berbasis permainan yang disusun sesuai dengan karakteristik pertumbuhan dan perkembangan gerak pada anak U-12 tahun serta layak diterapkan   dalam latihan serta pembelajaran gerak dasar berlari pada anak U-12 tahun.
Analisis korelasi antara level aktivitas fisik dan detak jantung istirahat pada wanita dewasa muda Jayadilaga, Yadi
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 7, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v7i1.75449

Abstract

Abstrak_______________________________________________________Hidup   lebih   aktif   akan   mendukung   peningkatan   massa   otot dan   pengurangan   massa   lemak sehingga   meningkatkan   kesehatan   jangka   panjang. Kurangnya aktivitas fisik menjadi penyebab meningkatnya   masalah   penyakit   tidak   menular. Pemantauan detak jantung saat istirahat (Resting Heart Rate) adalah metode klinis sederhana dan non-invasif yang berkaitan dengan gambaran kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasi antara level aktivitas fisik dan detak jantung istirahat. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data level aktivitas fisik adalah kuesioner IPAQ-SF (International Physical Activity Questionnaire-Short Form) dan detak jantung diukur dengan meraba pembuluh darah arteri di pergelangan tangan dan menghitung jumlah detak per menit. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa FIKK UNM sebanyak 209 mahasiswa yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data diolah secara deskriptif dan korelatif menggunakan analisis korelatif pearson untuk melihat hubungan antara level aktivitas fisik dan detak jantung. Hasil analisis deskriptif menunjukan rata-rata level aktivitas fisik berada pada kategori ringan dan rata-rata detak jantung istirahat per menit sebesar 93.09 ± 9.930. Selanjutnya, analisis korelasi antara level aktivitas fisik dan detak jantung istirahat menunjukkan nilai signifikansi 0.00 (p 0.05). Kesimpulan penlitian adalah terdapat hubungan yang bermakna antara level aktivtias fisik dan detak jantung istirahat. Semakin tinggi level aktivitas fisik, maka semakin rendah detak jantung istirahat dan sebaliknya.    Abstract_______________________________________________________Living more actively will support increased muscle mass and decreased fat mass, thereby improving long-term health. Lack of physical activity is the cause of increasing problems of non-communicable diseases. Resting Heart Rate Monitoring is a simple and non-invasive clinical method related to the health picture. The aim of the research was to determine the correlation between physical activity levels and resting heart rate. The method used to collect data is that physical activity levels are measured using the IPAQ-SF (International Physical Activity Questionnaire-Short Form) questionnaire and heart rate is measured by feeling the arteries on the wrist and counting the number of beats per minute. The subjects in this research were 209 FIKK UNM students who were selected using the Accidental Sampling technique. Data were processed descriptively and correlatively using Pearson correlative analysis to see the relationship between physical activity levels and heart rate. The results of the descriptive analysis show that the average level of physical activity is in the light category and the average resting heart rate per minute is 93.09 ± 9,930. Furthermore, correlation analysis between physical activity level and resting heart rate showed a significance value of 0.00 (p 0.05). In conclusion, there is an inverse significant relationship between physical activity level and resting heart rate. The higher the level of physical activity, the lower the resting heart rate and vice versa.
Identifikasi tingkat Kapasitas Oksigen (VO2maks) pada Mahasiswa Olahraga Suwanto, Witri
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 7, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v7i1.79253

Abstract

VO2maks merupakan salah satu indikator komponen fisik yang bergunan untuk mengidentifikasi daya tahan aerobik seseorang. Tujuan dalam penelitian ini adalah unutk dapat mengetahui tingkat kapasitas paru-paru (VO2maks pada mahasiswa Olahraga. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode survey. Dan instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen tes menggunakan Bleep Test sebagai tolak ukur VO2maks. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan pendidikan jasmani Universitas Tanjungpura. Dari Hasil Penelitian menggunakan Bleep Test didapati hasil 5 orang (10%) kurang 28 orang (56%) cukup  15 orang (30%) baik dan 2 orang (4%) baik sekali. Dari hasil penelitian didapati kesimpulan jika mahasiswa Pendidikan Jasmani memiliki kapasitas oksigen (VO2maks) yang cukup dalam melakukan aktivitas harian dan mengikuti kegiatan perkuliahan.
Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran PJOK pada Siswa Kelas XI SMA N 1 Pekalongan Panggraita, Gilang Nuari; Putri, Mega Widya; Tresnowati, Idah; Risdiani, Risdiani; Wijaya, M. Riski Adi
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 6, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v6i2.72736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat aktivtias fisik dan kualitas tidur terhadap hasil belajar mata pelajaran PJOK pada siswa kelas XI SMA N 1 Pekalongan. Jenis penelitian ini adalah jenis ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar sementara variabel bebas dalam penelitian ini adalah aktivtas fisik dan kualitas tidur. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik random sampling yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 178 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Data tingkat aktivitas fisik diperoleh menggunakan Form Physical Activity Level (PAL), data kualitas tidur diperoleh menggunakan Form Pittsbirgh Sleep Quality Index (PSQI), dan data hasil belajar siswa diperoleh menggunakan nilai rapot. Teknik Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis data kuantitatif yang terdiri dari analisis deskriptif, pengujian persyaratan analisis, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas fisik dan kualitas tidur berkorelasi positif dengan hasil belajar PJOK dengan besaran sumbangan 59%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi aktivitas fisik dan semakin berkualitas tidur yang dilakukan oleh siswa maka akan berdampak positif pada hasil belajar mata pelajaran PJOK.
ANALISIS GERAK AKSELERASI LARI GAWANG 100 METER PUTRI KARAMA, MUTIARA; Taroreh, Bangkit Seandi; Fikri, Aprizal; Endrawan, I Bagus
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 7, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v7i1.77419

Abstract

Lari gawang adalah bagian dari nomor lomba   lari cepat dengan melompati rintangan yang ditempatkan dengan pola tetap di sepanjang lintasan lari. Sebuah akselerasi yang baik merupakan subuah kunci pencapaian prestasi bagi seorangatlet lari gawang Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akselerasi atlet lari gawang 100 meter putri dalam persiapan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2023 di Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriftif kualitatif. Teknik pengambilan sampel dalampenelitian ini adalah video gerak akselerasi tiga langkah pertama pada lari gaang 100 meter putri. Dengan teknik analisis data menggunakan pendukung dari sebuah aplikasi gerak yaitu kinove. Kinovea merupakan software yang sebuah alat bantu untuk menganalisis gerak akselerasi pada atlet lari gawang berdasarkan indikator penilaian yang ada. Aplikasi kinovea tersebut memeliki fitur yang dapat meperlambatkan gerakan sampel video untuk dapat menilai sampel berdasarkan indikator penilaian yang tersedia. Setelah video sampel analisis telah selesai di analisis maka dapat membantu untuk hasil penelitian yang telah disusun ke dalam indikator penilaian yang telah disiapkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sampel level daerah mendapatkan peresntase cukup dari pada hasil sampel kota.
PENGARUH WEIGHT TRAINING DAN ENDURANCE TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KADAR BRAIN-DERIVED NEUROTROPHIC FACTOR PADA INDIVIDU OBESITAS Muttaqin, Akhsanul; Andiana, Olivia; Kinanti, Rias Gesang; Yunus, Mahmud; raharjo, Slamet
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 6, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v6i2.63876

Abstract

Obesitas merupakan suatu kondisi akumulasi lemak tidak normal yang berlebihan di jaringan adiposa, menyebabkan efek buruk bagi kesehatan, obesitas adalah penyakit multifactorial yang kompleks. Untuk mengatasi obesitas, dilakukan latihan fisik , dimana latihan fisik juga bisa menaikan fungsi kognitif dan dapat dianalisis secara fisiologis ataupun molekuler melalui biomarker Brain-derived Neurotrophic Factor (BDNF). Latihan fisik yang dilakukan adalah endurance training dan weight training. Latihan itu merupakan tujuan dari penelitan. Penelitian dilakukan di tiga tempat yang berbeda dengan metode true experimental menggunakan rancangan penelitian the randomized pretest-posttest control group design. Tujuannya agar mendapatkan hasil yang relevan antara pretest dan posttest pada subjek wanita obesitas sebanyak 18 dengan 3 kelompok kontrol, intervesi dilakukan dengan frekuensi 3x1 minggu selama 4 minggu. Setelah postes dikumpulkan data dan di analisis menggunakan SPSS versi 21.0. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan hasil peningkatan signifikan rerata kadar BDNF selama pretest dengan posttest dengan nilai signifikan kelompok endurance training (p0.001) dan kelompok weight training (p0.05). hasil ini menunjukan bahwa ada peningkatan antara kedua latihan tersebut untuk kadar BDNF pada obesitas.
Cedera dan Gangguan Kecemasan Umum Atlet Pencak Silat Pra-Remaja dan Remaja Selama Masa Latihan Mariana, Dina; Komarudin, Komarudin; Saputra, Mochamad Yamin; Novian, Geraldi
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 7, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v7i1.79375

Abstract

Banyak kasus dalam cabang olahraga pencak silat, khususnya pada usia pra-remaja dan remaja yang seringkali mengabaikan masalah gangguan kecemasan umum yang diakibatkan oleh adanya cedera yang dimiliki atlet. Sehingga hal ini menjadi suatu hal negatif yang ditoleransi atau dianggap normal, padahal masalah sangat serius dan mengganggu jalannya latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara cedera dengan gangguan kecemasan umum atlet pencak silat pra-remaja dan remaja selama masa latihan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 10 atlet pencak silat (5 atlet pra-remaja dan 5 atlet remaja) di Galaksi Silat Club. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner  Generalized Anxiety Disorder-7  (GAD-7) dan kuesioner demografis cedera atlet. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS Versi 25 dengan menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara cedera dengan gangguan kecemasan umum atlet pencak silat pra-remaja dan remaja selama masa latihan. Sehingga penelitian ini menyimpulkan bahwa cedera yang dimiliki atlet usia pra-remaja dan remaja harus ditangani dengan sebaik mungkin karena membuat atlet memiliki gangguan kecemasan umum dalam masa latihan. Hal tersebut mengganggu atlet dalam menjalani program latihan yang diberikan oleh pelatih sehingga seringkali atlet tidak maksimal dalam melakukan program tersebut.  
Daya Tahan Cardiovascular Pemain Futsal UKM Unmus Hiskya, Hendra Jondry
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 6, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v6i2.72759

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya tahan kardiovaskuler pemain Futsal UKM Unmus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui tes dan pengukuran MFT atau Bleep tes. Penelitian ini dilakukan di Lapangan Futsal Musamus Merauke. Data yang diperoleh dari tes tersebut dikategorikan menjadi enam kategori yaitu sangat baik, baik, sedang, buruk, dan sangat buruk. Populasi penelitian yang digunakan adalah pemain Futsal UKM Unmus yang berjumlah 17 orang. Hasil tes daya tahan kardiovaskular dapat memeperoleh hasil yaitu nilai maksimum 54.4, nilai minimum 31.4, mean 43.5, median 45.8 dan standar deviasi adalah 5.6. tingkat daya tahan kardiovaskular pemain futsal UKM Unmus terdapat 2 orang pemain dalam kategori sangat baik dengan presentase (12%), terdapat 8 orang pemain dalam kategori baik dengan presentase (46%), terdapat 2 orang pemain dalam kategori sedang dengan presentase (12%), terdapat 2 orang pemain dalam kategori buruk dengan presentase (12%), terdapat 3 orang pemain dalam kategori sangat buruk dengan presentase (18%). Tingkat daya dayan kardiovaskuler pemain futsal UKM Unmus berdasarkan tingkat daya tahan kardiovaskuler terbaik ialah dari kategori sangat baik dengan rata-rata VO2Max 51,4 kategori Baik dengan rata-rata VO2Max 46,6 kategori sedang dengan rata-rata VO2Max 42,65, kategori buruk dengan rata-rata VO2Max 40.5 kategori sangat buruk dengan rata-rata VO2Max 31,8
Patofisiologi Jantung pada Latihan Fisik Berat Handoko, Willy; Natalia, Diana
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 7, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v7i1.77959

Abstract

Latihan fisik yang rutin dapat menyebabkan beberapa perubahan fisiologis yang menguntungkan pada tubuh dan efektif dalam pencegahan dan bersifat terapeutik pada berbagai jenis penyakit kronik, seperti penyakit jantung koroner, hipertensi, gagal jantung, obesitas, depresi dan diabetes melitus. Meskipun bermanfaat, latihan fisik, sama halnya dengan obat"“obatan farmasi memiliki batas maksimum. Latihan fisik yang dilakukan secara berlebihan akan mempunyai dampak negatif (seperti trauma musculoskeletal atau stres kardiovaskuler) yang lebih besar daripada manfaatnya

Page 10 of 15 | Total Record : 150