cover
Contact Name
Nasib Tua Lumban Gaol
Contact Email
nasib.t.lumbangaol@gmail.com
Phone
+6285362996917
Journal Mail Official
junssihotang@iakntarutung.ac.id
Editorial Address
Kampus I : Jalan Pemuda Ujung No. 17 Tarutung Kampus II : Jalan Raya Tarutung-Siborongborong KM 11 Silangkitang Kec.Sipoholon Kab. Tapanuli Utara
Location
Kab. tapanuli utara,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Christian Humaniora
ISSN : 25986317     EISSN : 25991965     DOI : 10.46965
Jurnal Christian Humaniora Jurnal Christian Humaniora (JCH) merupakan salah satu media publikasi yang menghimpun karya ilmiah berkaitan dengan ilmu sosial humaniora yang berbasiskan kekristenan. JCH diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Kristen Negeri Tarutung. Dalam satu tahun, JCH menerbitkan 10 artikel pada masing-masing terbitan di bulan Mei dan November. Scope Pendidikan Agama Kristen, Sosiologi Kristen, Manajemen Pendidikan Kristen, Musik Gerejawi, Filsafat Kristen, Psikologi Kristen, Pastoral Konseling, dan Kepemimpinan Kristen.
Articles 179 Documents
Tantangan Dan Strategi Penyuluhan Agama Kristen Dalam Pelaksanaan Program Penyuluhan Selama Masa Pandemi Covid Di Kabupaten Tapanuli Utara Enda Dwi Karina Perangin-angin; Hanna Dewi Aritonang; Tiur Imeldawati; Damayanti Br Hombing
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v6i1.1159

Abstract

Abstract:Counselling given by Christian counsellors is a form of service provided to the community. In this research, the researcher tried to formulate several research questions, including what are the challenges faced by Christian counsellors in the North Tapanuli district? What are the strategies used by Christian counsellors in implementing counselling programs during the pandemic? What is the relevant counselling strategy that can be implemented in the COVID-19 pandemic? The purpose of this study was to reveal challenges experienced by Christian counsellors in the North Tapanuli region. From this research, the description of challenges experienced by Christian counsellors was obtained, as well as the strategies that had been implemented in doing counselling during the COVID-19 pandemic. The highlight of this study was to find the most relevant strategy or model of counselling to the context of North Tapanuli that can be applied by Christian counsellors. The methodology used in this research was a qualitative method. From the research conducted, it was found that there are three weaknesses of the Christian counsellors of North Tapanuli, such as: first, there is no module for each counselling target area. Second, the lack of religious counselling strategy, and third, the lack of coordination between Christian counsellors and the local government. The threats or challenges experienced by Christian counsellors such as: first, the pandemic situation that is not over yet. Second, the limitations of the certain community group in using technology. Third, the time management, in this case, the majority of the community are farmers and spend most of their time in the fields. Fourth, the public's perception of Christian counsellors that there is a lack of appreciation from the community for Christian counsellors, especially those with non-civil servant status.Keywords: counsellor, counselling challenges, counselling strategies  Abstrak:Penyuluhan yang diberikan oleh para penyuluh agama Kristen merupakan bentuk layanan yang diberikan kepada masyarakat. Dalam riset ini, peneliti berupaya merumuskan beberapa pertanyaan penelitian antara lain apa saja tantangan yang dihadapi para penyuluh agama di kabupaten Tapanuli Utara ini? Bagaimana strategi penyuluh agama dalam melaksanakan program penyuluhan selama masa pandemi? Apakah strategi penyuluhan yang relevan di tengah pandemi covid-19? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan tantangan apa saja yang dialami oleh para penyuluh agama yang ada di wilayah Tapanuli Utara. Dari penelitian ini diperoleh deskripsi tentang tantangan yang dialami oleh penyuluh, sekaligus juga untuk mengetahui strategi apa yang telah mereka lakukan dalam melaksanakan pembinaan kepada masyarakat selama masa pandemi covid-19. Puncak kajian ini diharapkan menemukan strategi atau model pembinaan yang paling relevan dengan konteks Tapanuli Utara  yang dapat diaplikasikan oleh penyuluh agama Kristen. Metodologi yang dipakai dalam riset ini adalah metode kualitatif. Dari penelitian yang dilakukan didapati bahwa ada tiga hal yang menjadi kelemahan dari pelayanan penyuluh agama Kristen di Tapanuli Utara ini antara lain: pertama, tidak adanya modul untuk setiap bidang sasaran penyuluhan. Kedua, minimnya strategi penyuluhan agama dan ketiga, kurangnya koordinasi antara penyuluh agama Kristen dengan pemerintah setempat. Adapun ancaman atau tantangan yang dialami antara lain: pertama, situasi pandemi yang belum usai. Kedua, keterbatasan warga binaan dalam memanfaatkan teknologi informasi. Ketiga, permasalahan waktu, karena mayoritas pekerjaan masyarakat adalah bertani dan menghabiskan waktu di lading. Keempat, anggapan masyarakat terhadap penyuluh agama dimana kurang adanya penghargaan dari masyarakat terhadap penyuluh agama Kristen khususnya yang berstatus non PNS. Kata kunci: penyuluh, tantangan penyuluh, strategi penyuluhan
Pengaruh Penerapan Metode Resitasi Oleh Guru PAK dan Budi Pekerti Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Sabar Rudi Sitompul; Christina Bona Rosa Hutasoit; Seri Antonius
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v6i1.779

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara Metode Resitasi oleh Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti terhadap keaktifan belajar Siswa Kelas V SD Negeri 173430 Saitnihuta Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun Pembelajaran 2021/2022. Hipotesis penelitian adalah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan. Penelitian merupakan penelitian korelasional yang menggunakan teknik Statistik Deskriptif dan Inferensial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V. Instrumen penelitian berupa angket tertutup. Hasil analisis nilai rxy=0,406rtabel=0,325 dan thitung=2,872ttabel=1,690 menunjukkan bahwa adanya hubungan antara Metode Resitasi terhadap keaktifan belajar Siswa dan memperoleh keberartian persamaan regresi sederhana yaitu . Uji hipotesis diperoleh Fhitung=15,23Ftabel=3,27 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Metode Resitasi oleh Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti terhadap keaktifan belajar Siswa Kelas V SD Negeri 173430 Saitnihuta Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun Pembelajaran 2021/2022  sebesar 16,48%.
English Taboo Words Dwi Pebrina Sinaga; Marlina Tampubolon; Nurul Husnah Harahap
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v6i1.1165

Abstract

Abstract:The title of this study is English Taboo Words. Taboo is something that is considered prohibited to be said or done in certain communities or cultures.As taboo is related to culture, then taboo in each country is different as the culture in each country is different too. This study found out that taboo in western countries, for example America, tends to relate with identity and sex while taboo in eastern countries tend to relate with belief/ myth. This finding is apparently because America is a country that valuably prefer knowledge to myth and is a developed and free country, so the taboos in this country are almost like swear words. They use taboo words to show which groups are superior and inferior, to degrade other people, and to humiliate them by mentioning their race or sex.
Dampak Profesionalisme Guru Pak Terhadap Disiplin Dan Prestasi Belajar Siswa Rida Gultom; Marlinawati Situmorang; Warseto Freddy Sihombing
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v6i1.1489

Abstract

Abstrak:Peran guru merupakan satu dari beberapa faktor penentu bagi kemajuan suatu lembaga Pendidikan (sekolah), di mana guru sebagai pemimpin yang harus mengatur, mengawasi, membina, dan mengelola seluruh kegiatan proses pembelajaran serta tinggi rendahnya mutu pendidikan; guru berada dalam lingkungan formal adalah sebagai pelaksana pendidikan dan pencipta Sumber Daya Manusia. Guru secara langsung berhadapan dengan peserta didik untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan nilai-nilai positif yang bersifat kristiani melalui pengajaran, bimbingan, keteladanan. Dengan metode kualitatif-deskriptif penelitian ini menjabarkan bahwa terdapat dampak profesionalisme guru dalam menghasilkan disiplin dan prestasi siswa di sekolah.Katakunci: profesionalisme; guru PAK; disiplin; prestasi Abstract:The teacher’s role is one of several determining factors for the progress of an educational institution (school), where the teacher as a leader must regulate, supervise, foster, and manage all activities of the learning process as well as the high and low quality of education; teachers who are in a formal environment are as implementers of education and creators of Human Resources. Teachers directly deal with students to transfer knowledge and positive Christian values through teaching, guidance, and example. Using a qualitative-descriptive method, this research describes that there is an impact of teacher professionalism in producing discipline and student achievement in schools.Keywords: professionalism; PAK teacher; discipline; achievement
Memelihara Kelestarian Kawasan Danau Toba Melalui Pendekatan Pendidikan Dan Budaya Andrianus Nababan; Agnes Novianti Permata Sari
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v6i1.734

Abstract

Abstract:This study aims to: examine the sustainability of the Lake Toba region through an educational and cultural approach. The study design is qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out through observation and interviews and accompanied by supporting documents that became important references in this study. The results of the study note that in preserving the Lake Toba area, environmental education is needed to be taught to children as early as possible. The education includes 1) the existence of an applicable environmental curriculum in schools, 2) Having a School Health Business Program (UKS) that can become an environmental awareness of planted herbs, 3) Implementing PPKN, Natural Sciences, Geography with Environmental education, 4) Developing lifestyle simple to reduce the burden of problems that occur on earth, 5) Organizing environmental activity programs, 6) Incorporate  Environmental education programs in environmental-based extracurricular activities, for example through KIR (Youth Scientific Work), 7) PLH starts from simple things  in the form of  projects real work in the environment. In preserving the Lake Toba region through a cultural approach is carried out by reminding the myths, Hata Tona, Poda and Umpama in the Batak Land to the people who live in the Lake Toba region. Keywords: lake toba sustainability, education, cultureAbstrak:Penelitian ini bertujuan untuk: mengkaji kelestarian kawasan Danau Toba melalui pendekatan pendidikan dan budaya. Desain penelitian bersifat kualitatif dengan pendekatan pendeskripsian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dan disertai dokumen pendukung yang menjadi referensi penting dalam kajian ini. Hasil penelitian diketahui bahwa dalam melestarikan kawasan Danau Toba diperlukan adanya pendidikan lingkungan hidup yang diajarkan kepada anak-anak sedini mungkin. Pendidikan terebut meliputi 1) adanya kurikulum lingkungan hidup yang berlaku di sekolah, 2) Memiliki program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang dapat menjadi kesadaran lingkungan hidup dari tanaman herbal yang ditanam, 3) Mengimplementasikan pelajaran Pendidikan Agama,  PPKN, IPA, Geografi dengan  PLH, 4) Mengembangkan gaya hidup sederhana untuk mengurangi beban permasalahan yang terjadi di muka bumi, 5) Menyelenggarakan program kegiatan berwawasan lingkungan, 6) Memasukkan program PLH dalam kegiatan ekstrakurikuler berbasis lingkungan, misalnya melalui KIR (Karya Ilmiah Remaja), 8) PLH dimulai dari hal-hal sederhana berupa proyek kerja nyata di lingkungan. Dalam melestarikan kawasan Danau Toba melalui pendekatan budaya dilakukan dengan mengingatkan kembali mitos-mitos, Hata Tona, Poda dan Umpama yang ada di Tanah Batak kepada masyarkat yang bermukim di kawasan Danau Toba.Kata Kunci: kelestarian danau toba, pendidikan, budaya 
Implementasi Aplikasi Google Classroom Dalam Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Di SMP Swasta Bahalbatu Tahun Ajaran 2021/2022 Grace Lamudur Arta Sihombing
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v6i1.902

Abstract

Abstract:The aims of this research are :(1) to find out how to implement the application google classroom on online learning mathematics during the Pandemic, and (2) To find out student learning outcomes in implementing the google classroom in online learning mathematics during the Covid-19 pandemic. This research was conducted by SMP Swasta Bahalbatu, the subjects in this study were the headmaster, mathematics teacher, students of class VIII A totaling 32 people. The method used in this research is to use a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques used are observation, interviews, documentation and tests in the form of essays. Data analysis techniques consist of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study revealed that: (1) the implementation of the google classroom application in online learning on mathematics subjects during the Covid-19 pandemic, which showed that from all aspects of student learning activities an average score of 1.12 was obtained with the criteria not being implemented and aspects of teacher teaching creativity. obtained an average value of 3.60 with very implemented criteria. (2) the mathematics learning outcomes of students class VIII A implementing the google classroom application in online learning mathematics during the Covid-19 Pandemic at SMP Swasta Bahalbatu from 32 students there were 18 students who completed with an average score of 57.03 and a percentage of completeness 56.25% and included in the poor category.Keywords: google classroom, online learningAbstrak:Penelitian bertujuan untuk : (1) untuk mengetahui bagaimana implementasi aplikasi google classroom pada pembelajaran online pada masa Pandemi covid 19, dan (2) Untuk mengetahui Hasil Belajar siswa dalam mengimplementasikan aplikasi google classroom pada pembelajaran online mata pelajaran matematika pada masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Swasta Bahalbatu, subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru matematika, siswa kelas VIII A yang berjumlah 32 orang. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan tes berupa Essay. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) implementasi aplikasi google classroom dalam pembelajaran online pada mata pelajaran matematika masa Pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa dari keseluruhan aspek aktivitas belajar siswa diperoleh nilai rata-rata 1,12 dengan  kriteria kurang terlaksana dan aspek kreativitas mengajar guru diperoleh nilai rata-rata 3,60  dengan  kriteria sangat terlaksana. (2) hasil belajar siswa kelas VIII A pada mengimplementasikan aplikasi google classroom pada pembelajaran online matematika masa Pandemi Covid-19 di SMP Swasta Bahalbatu dari 32 siswa terdapat 18 siswa yang tuntas dengan skor rata-ratanya 57,03 dan persentase ketuntasan  56,25% dan termasuk  dalam kategori kurang baik.Kata Kunci: aplikasi google classroom, pembelajaran online
Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw Terhadap Hasil Belajar PAK Siswa Lince Rauli Ture Simamora; Lilis Sulastri Manalu
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v6i1.1488

Abstract

Abstract:This study aims to determine the effect of the Jigsaw Learning Model on students' PAK learning outcomes. With the hypothesis that there is a positive and significant effect between the Jigsaw Learning Model on students' PAK learning outcomes. .research population amounted to 125 people and research samples taken 36% totaling 45 people. Data were collected using a closed questionnaire of 39 items compiled by researchers based on variable indicators according to expert theory. .instrument testing was conducted on 37 students who were not research respondents whose validity and reliability had been tested..The results of data analysis show that there is a positive and significant effect with a coefficient of determination (r2) = 48.58% and a significant test of effect is obtained tcount ttable of 21.971.681, thus it can be concluded that H0 is rejected and Hα is accepted.Keywords: Jigsaw Learning Model, Students' PAK Learning Outcomes Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw terhadap Hasil belajar PAK siswa . Dengan hipotesis terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Model Pembelajaran Jigsaw terhadap Hasil belajar PAK siswa . Populasi penelitian berjumlah 125 orang dan sampel penelitian diambil 36% berjumlah 45 orang. Data dikumpulkan dengan angket tertutup sebanyak 39 item yang disusun peneliti berdasarkan indikator variabel sesuai teori ahli. Uji coba instrumen dilakukan kepada 37 orang siswa yang bukan responden penelitian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan  dengan koefisien determinasi (r2) = 48,58% dan uji signifikan pengaruh diperoleh thitungttabel sebesar 21,971,681, dengan demikian dapat disimpulkan H0 ditolak dan Hα diterima.Kata Kunci: Model Pembelajaran Jigsaw, Hasil Belajar PAK Siswa 
Implementasi Lesson Study Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik Yonas Atjas
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:The purpose of this research to describe the concepts and characteristics of Lesson Study and to implement the Lesson Study in learning Catholic Religious Education. Lesson Study is collaborative and sustainable activities by the principles of collegiality, mutual learning and learning community. The method of this research is descriptive-qualitative method. The results showed that a model of teacher professional development by teaching and learning in a collaborative and sustainable manner based on the principles of collegiality and mutual learning and building a learning community. The implementation of Lesson Study in the learning of Catholic Religious Education follows the stages: planning, observing and reflecting. The conclusion is the principal should improve the professionalism of teachers by implementing Lesson Study in schools so that it is be a school culture.Keywords: lesson study, catholic religious education, collaborativeAbstrak:Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep dan karakteristik Lesson Study serta mengimplementasikan tahap-tahap Lesson Study dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Lesson Study merupakan aktivitas-aktivitas kolaboratif dan berkelanjutan melalui prinsip-prinsip kolegalitas, mutual learning dan learning community.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa suatu model pembinaan profesi guru melalui belajar mengajar (pengkajian pembelajaran) secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning dan membangun learning community. Implementasi Lesson Study dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik mengikuti tahap-tahap yakni merencanakan (plan), mengamati (observe) dan melakukan refleksi (reflect) terhadap pembelajaran (lesson). Kesimpulan yang diberikan adalah kepala sekolah hendaknya meningkatkan profesionalitas guru dengan menerapkan Lesson Study di sekolah sehingga menjadi budaya sekolah. Kata Kunci: lesson study, pendidikan agama katolik, kolaboratif
Tinjauan Teori Seksualitas Terhadap Pelecehan Seksual Oleh Kaum Klerik di Sekolah Tinggi Bibelvrouw HKBP Melva Sitompul
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v6i1.1519

Abstract

ABSTRAKPelecehan seksual merupakan persoalan yang kerapkali terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Persoalan ini tidak hanya ada di dalam kehidupan sekuler tapi juga ada dalam kehidupan gereja. Pelaku pelecehan seksual juga berasal dari segala lini masyarakat termasuk kaum rohaniawan yang disebut juga kaum klerik atau dalam bahasa Yunani disebut dengan klerus. Perlu disadari bahwa seksualitas merupakan pemberian Tuhan kepada manusia yang hakiki untuk dijalankan sesuai dengan kodrat seksual manusia dan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat bukan dipakai untuk suatu penyimpangan. Seksualitas itu baik, akan tetapi dapat menjadi berbahaya jika digunakan dalam kepentingan hasrat manusia yang menyimpang dan akan merusak kehidupan oranglain. Di dalam tulisan ini penulis mengkaji kasus pelecehan seksual yang terjadi di Sekolah Tinggi Bibelvrouw Huria Kristen Batak Protestan (STB HKBP) yang dilakukan oleh kaum klerik atau pelayan gereja bahkan seorang dosen teologi dengan memakai tinjauan Teori Seksualitas. Katakunci : Pelecehan Seksual, Seksualitas, Sekolah Tinggi Bibelvrow HKBP AbstractSexual harassment is a problem that often occurs in social life. This problem exists not only in secular life but also in church life. Perpetrators of sexual harassment also come from all walks of life, including clergy who are also called clerics or in Greek they are called clergy. It should be realized that sexuality is a gift from God to an essential human being to be carried out in accordance with human sexual nature and the norms prevailing in society, not to be used as a deviation. Sexuality is good, but can be dangerous if used in the interests of human desires that distort and will damage the lives of others. In this paper, the author examines cases of sexual harassment that occurred at the Bibelvrouw Huria Kristen Batak Protestant High School (STB HKBP) carried out by clergy or church servants and even a theology lecturer using a review of Sexuality Theory. Keywords: Sexual Harassment, Sexuality, High School Bibelvrow HKBP
Peran Kitab Keagamaan (Alkitab) Sebagai Upaya Membangun Toleransi dalam Konflik Umat Beragama di Indonesia Mawarni Napitupulu
Jurnal Christian Humaniora Vol 6, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v6i1.1522

Abstract

AbstrakKonflik umat beragama sampai saat ini masih saja terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Konflik bernuansa agama masih terjadi setelah berakhirnya kekuasaan rezim Orde Baru. Sikap tidak menghargai dan ujar kebencian masih terjadi di masyarakat dan memicu konflik umat beragama. Akibat dari konflik bernuansa keagamaan banyak menimbulkan kerusakan baik secara fisik dan psikologi pada pemeluk agama. Pemuka Agama yang mengajarkan tentang ajaran dan nilai-nilai agama, seharusnya dapat menjadi solusi dalam mencegah terjadinya konflik umat beragama. Konflik umat beragama tersebut masih terjadi karena ajaran dan nilai-nilai agama belum sepenuhnya diterapkan dalam kehidupan masyarakat, atau bahkan ada ajaran agama yang disampaikan oleh pemuka agama yang bersifat fundamentalisme, dengan klaim kebenaran agama masing-masing yang memicu terjadinya konflik dengan pemeluk agama yang berbeda. Melihat dari fenomena tersebut tulisan ini bertujuan untuk melihat peran kitab keagamaan diperlukan upaya membangun toleransi, dan kerjasama antara pemuka agama dengan umat untuk meminimalisir konflik umat beragama di Indonesia. Hasil dari penelitian penulis menunjukkan peran kitab keagamaan (Alkitab), pertama Nats Alkitab dapat membangun toleransi dapat dilihat dari Matius 22:39, dimana gambaran ini mengajarkan tentang hidup dengan mengasihi sesama seperti diri sendiri. Kedua, digambarkan dengan menyingkirkan pembedaan dan saling menerima satu dengan yang lain (Galatia 3:28).Kata Kunci: Kitab Keagamaan (Alkitab), Konflik Agama, Toleransi, Indonesia.                                                         Abstract Religious conflicts are still happening in the midst of Indonesian society. Conflicts with religious nuances still occur after the end of the New Order regime. Disrespect and hate speech still occur in society and trigger religious conflicts. The consequences of conflict with religious nuances cause a lot of physical and psychological damage to religious adherents. Religious leaders who teach about religious teachings and values, should be a solution in preventing conflicts between religious communities. Conflicts between religious communities still occur because religious teachings and values have not been fully implemented in people's lives, or there are even religious teachings conveyed by religious leaders who are fundamentalist in nature, with claims of the truth of their respective religions that trigger conflicts with adherents of different religions. . Seeing from this phenomenon, this paper aims to see the role of religious books, efforts are needed to build tolerance, and cooperation between religious leaders and the people to minimize conflicts between religious communities in Indonesia. The results of the author's research show the role of religious books (the Bible), firstly, Bible texts can build tolerance, it can be seen from Matthew 22:39, where this picture teaches about living by loving others as yourself. Second, it is described by putting aside differences and accepting one another (Galatians 3:28). Keywords: Religious Books (Bible), Religious Conflict, Tolerance, Indonesia.

Page 10 of 18 | Total Record : 179