cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 3,055 Documents
TRANSFORMASI KUALITAS PENDIDIKAN ISLAM MELALUI PENANAMAN BUDAYA ISLAMI YANG MENDALAM DAN BERKELANJUTAN Moh Abrori; Nora Karima Saffana; Failasuf Fadli
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2909

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan kepribadian individu dengan berpedoman pada nilai-nilai luhur ajaran Islam. Namun, di tengah dinamika zaman yang terus berkembang, tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas semakin kompleks. Transformasi kualitas pendidikan Islam menjadi kebutuhan mendesak dengan menanamkan nilai-nilai budaya Islami secara mendalam dan berkelanjutan. Nilai-nilai budaya Islami seperti etika, moralitas, dan spiritualitas menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Melalui penanaman nilai-nilai ini secara berkesinambungan, generasi muda tidak hanya mampu menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepribadian mulia dan menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat. Metode pendidikan Islam dalam melestarikan nilai-nilai dan budaya meliputi pengembangan iman sebagai landasan moral, kemampuan analitis untuk membedakan baik dan buruk, serta pengembangan sikap beramal saleh. Pembiasaan, keteladanan, dan penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Quran juga berperan penting dalam pembinaan iman dan takwa. Urgensi menerima perbedaan agama dan budaya menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang harmonis dan inklusif. Penerimaan terhadap keberagaman ini menciptakan lingkungan damai, memperkuat persatuan, dan membuka ruang untuk saling belajar dan bertukar pengalaman. Dalam era digital, pendidikan Islam harus relevan dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Pendekatan holistik dan berbasis nilai menjadi penting, dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan efektivitas pembelajaran. Kolaborasi antara pendidik, pakar teknologi, dan pemangku kepentingan lainnya sangat dibutuhkan untuk memastikan kesetaraan akses bagi semua siswa.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI DALAM PERKEMBANGAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Khusnul Khotimah; Fahrurrozi; Uswatun Hasanah; Petrus Suhendro
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2910

Abstract

The development of the times which is also followed by technological developments certainly makes a lot of changes that occur. One of the changes that can be seen is in the field of education. The entry of technology into education can make education more interesting and fun. Evidence that the entry of technology in education can make it more interesting and fun is the existence of animated video learning media. Video animation is one of the technology-based interactive learning media. With the presence of animated videos in learning, of course, it can make the learning process more fun and not boring so that it will make student learning outcomes develop well. This research is based on a literature review conducted to determine the use of animated video media in the development of learning outcomes of elementary school students. This research uses the literature review method as many as 5 articles. Based on the results of data analysis and discussion of 5 articles in the literature review, it can be concluded that the use of animated videos can improve the development of learning outcomes of primary school students and is also feasible to use in learning activities in primary schools. Keywords: Technology, Video Animation, Learning Outcomes
EVALUASI PROGRAM PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) AKSI DETEKTIF LINGKUNGAN DI KELAS 4 SDN CILANGKAP Lutfiah Mualifa; Prayuningtyas Angger Wardhani; Indah Wardatussa'idah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2911

Abstract

The Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) environmental detective action focuses on the extent of success of this program in teaching Pancasila values ​​and increasing environmental awareness among students. This research aims to evaluate the implementation of the Environmental Detective Action for the Pancasila Student Profile Program (P5) in Class IV of SDN Cilangkap. The research method used is qualitative with the Context, Inputs, Process, Product (CIPP) evaluation model which combines analysis of the program context, input provided, implementation process and results obtained. Data collection was carried out through observation, interviews and analysis of documents related to the program. The research results show that overall program implementation has been good and reached optimal levels. Aspects of the context, input, process and results of the program are considered very good.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DI SD INPRES MANDAI KECAMATAN BIRINGKANAYA KOTA MAKASSAR Qurrata A’yun Mager; Syarifah Aeni Rahman; Syamsuriyanti Syamsuriyanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2918

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini bagaimana pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar IPS Siswa kelas V SD Inpres Mandai Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar . penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada murid kelas V SD Inpres. Mandai Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk True-Experimental Designs. Desain penelitiannya yaitu one group pretest-posttest. Dimana penelitian ini hanya melibatkan satu kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah murid kelas V SD Inpres Mandai Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Yang terdiri dari 29 murid. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif dan analisis data inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif penggunaan model problem based learning terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial murid berpengaruh positif, hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial murid dengan menggunakan model problem based learning menunjukkkan hasil belajar yang lebih baik dari pada sebelum diterapkan model problem based learning . Hasil analisis statistic inferensial menggunakan rumus uji-t, diketahui bahwa nilai = 13,54 sedangkan nilai = 2,048 pada taraf signifikansi ???? = 0,05 . Berdasarkan nilai tersebut maka diperoleh diperoleh > , ini berarti bahwa H0 ditolak dan selanjutnya H1 diterima
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR Insyirah Meizaluna Ageng Pritami Ageng Pritami; Fahururrozi; Uswatun Hasanah; Petrus Suhendro
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2921

Abstract

Fenomena masyarakat Indonesia saat ini sebagian besar siswa berada pada jenjang pendidikan dasar yang ternyata masih belum menguasai keterampilan membaca dengan baik dan lancar. Fenomena ini dibuktikan dengan hasil Tes PISA di tahun 2022 kemarin pada kategori membaca yang mengalami penurunan di beberapa tahun terakhir ini. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan permasalahan kesulitan membaca permulaan dari penelitian sebelumnya pada peserta didik kelas rendah sekolah dasar sehingga peneliti bisa menarik kesimpulan dari berbagai penelitian yang diambil sebagai sumber referensi. Penelitian ini memakai metode Systematic Literature Review. Dalam peninjauan literatur ini, beberapa artikel penelitian ditemukan dari Google Scholar periode tahun 2019 hingga 2023. Hasil dari penelitian ini mengidentifikasi 6 artikel yang memenuhi kriteria. Temuan dari studi literatur menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan awal pada anak-anak sekolah dasar tergolong masih rendah. Peneliti meringkas terdapat 3 kategori hambatan. Harapannya, tindak lanjut dari penelitian ini memberikan masukan yang baik bagi para pengajar dalam merancang pembelajaran yang dapat menaikkan tingkat literasi siswa di ranah pendidikan dasar.
IMPLEMENTASI MEDIA KOTAK BILANGAN AJAIB BERBASIS MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS III MATERI NILAI TEMPAT BILANGAN Wulan Utami; Panca Dewi Purwati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2928

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar yang dicapai siswa kelas III SD Negeri Rowosari 01 pada materi nilai tempat bilangan karena pembelajaran yang terkesan monoton di mana guru hanya menggunakan model ceramah pada saat pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil Implementasi media kotak bilangan ajaib berbasis model Teams Game Tournament untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada materi nilai tempat bilangan di SD Negeri Rowosari 01. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dimana teknik tringulasi diterapkan untuk menggali dan merangkum data. Dalam kajian ini, subjek yang diteliti merupakan para siswa kelas III pada SD Negeri Rowosaro 01, yang terdiri dari sebanyak 31 individu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media kotak bilangan ajaib berbasis model Teams Game Tournament dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada materi nilai tempat bilangan sebesar 22,3% dilihat dari selisih nilai pretest dan posttest yang awalnya 52,2 menjadi 74,5.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI CAPCUT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS MURID KELAS IV SDN 248 LAIKANG KECAMATAN KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA Isra Auliyah; Idawati Idawati; Syamsuriyanti Syamsuriyanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2929

Abstract

Murid dengan memahami penggunaan aplikasi capcut sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar dapat menyelesaikan suatu masalah atau Solusi terhadap suatu persoalan yang dihadapi, permasalahan dalam penelitian ini yaitu pengaruh penggunaan aplikasi capcut sebagai media pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan hasil belajar murid tapi kenyataanya masih ada murid yang hasil belajarnya rendah yang belum temenoi KKM, maka dari itu dilakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar hasil belajar IPS murid. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre eksperimen ( One group pre test – post test design ). populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SDN 248 Laikang Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba yang berjumlah 24 murid dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes hasil belajar murid yang berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 nomor yang dilakukan dalam 2 tahap yaitu pretest dan posttest. Hasil penelitian menujukkan pada pretest murid memperoleh nilai rata – rata sebesar 37,5 sedangkan pada posttest diperoleh nilai rata – rata sebesar 70,7 . Dan nilai rata – rata uji gain ternormalisasi sebesar 0,53 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar murid kelas IV SDN 248 Laikang Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba meningkat dalam kategori sedang setelah diterapkan media aplikasi Capcut.
ANALISIS GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 11 PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 11 SEMARANG: Indonesia Yoga Wijaya Suhendro; Supriyono Purwosaputro
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2936

Abstract

Pendidikan dianggap sebagai aset berharga bagi setiap orang karena memberi mereka kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka sendiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Namun, motivasi belajar seringkali menjadi penghalang untuk mencapai tujuan akademik. Seperti yang diketahui, gaya belajar adalah cara unik yang dapat digunakan orang untuk mendapatkan dan memproses informasi. Untuk menghasilkan pembelajaran yang efektif dan efisien, guru harus memahami gaya belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi gaya belajar siswa di Sekolah Menengah Atas Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengguankan pendekatan deskriptif, menurut (Fadli, 2021) memberikan penjelasan bahwa penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang mempelajari fakta-fakta populer saat ini. Peneliti memilih metode ini untuk membangun cerita tentang situasi atau peristiwa. Peneliti memilih metode penelitian kualitatif deskriptif karena tujuan utama penelitian adalah untuk mengetahui gaya dan model belajar siswa di SMA N 11 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar yang paling dominan dimiliki oleh peserta didik adalah gaya belajar visual (41.5%), diikuti oleh gaya belajar kinestetik (41.5%) dan gaya belajar auditori (16.9%). Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya belajar peserta didik di SMA N 11 Semarang beragam. Peserta didik lebih dominan pada model gaya belajar visual dan kinestetik.
PENGEMBANGAN PERMAINAN TRADISIONAL KELERENG UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA SISWA Tri Septiana Dewi; Tri Pelita; Shintia; Hamdi Akhsan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2940

Abstract

The development of the times is getting faster, technology is also experiencing a very advanced growth. This affects the way or process of playing children. Nowadays, children are more familiar with modern games or better known as using digital, technology, and the internet. There are many modern games that are favoured by children, both offline and offline based. Offline games such as playstation (PS), while online games such as FreeFire, Mobile Legend, Video games, and many more. So that children know less about traditional games. Whereas traditional games are better for children's social development. With traditional games, children have more sense of cooperation, togetherness, socialisation, and mingle with their friends because they meet directly. The purpose of this study was to examine the development of traditional marbles games in improving the cooperation skills of elementary school students. This type of research is qualitative which describes how the development of the traditional game of marbles from time to time and how its role on the cooperation skills of students. This type of research is qualitative which describes how the development of the traditional game of marbles from time to time and how its role on students' cooperation skills. The results showed that students have shown social skills in terms of co-operation, adjusting, interacting, self-control, empathising, obeying rules, and respecting others. This is a series of social skills that students need to have in relation to their role as social beings. The social skills possessed by children have reached the success target expected by researchers, as stated in the success indicators. The development of children's social skills that occurs is a process of children's self-adjustment to the surrounding environment both with friends and teachers. In addition, children also adjust to new rules and experiences in order to do well and be accepted by their playmates and others.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMA BERDASARKAN LANGKAH-LANGKAH POLYA MELALUI MODEL PBL PADA MATERI KAIDAH PENCACAHAN Fajar Prasetio Bayu Nugroho; Heni Purwati; Nurina Happy; Fairuz Amin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2942

Abstract

Salah satu prestasi yang dicapai oleh siswa dalam pembelajaran matematika adalah kemampuan mereka dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah, yang perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA menggunakan langkah-langkah Polya pada materi kaidah pencacahan dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL). Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan melibatkan siswa kelas XII SMA Negeri 9 Semarang sebagai subjek penelitian. Sampel penelitian terdiri dari 35 siswa kelas XII IPS 1, dengan 11 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Waktu penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti langkah-langkah Polya pada materi kaidah pencacahan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA kelas XII berdasarkan langkah-langkah Polya pada materi kaidah pencacahan tergolong sangat baik sebesar 20%, sedangkan kategori pencapaian yang mendominasi adalah cukup dengan persentase sebesar 42,9%.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue