cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 3,055 Documents
ANALISIS DAMPAK PARIWISATA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT (STUDI DESKRIPTIF DI KAMPUNG CANGKARA) Rahma Ega Safera; Febrian Alwan Bahrudin; Wardatul Ilmiah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3087

Abstract

Perubahan sosial merupakan suatu fenomena berubahnya kehidupan dan sistem sosial yang bisa terjadi di masyarakat karena adanya dorongan suatu hal yang berasal dari dalam atau dari luar. Salah satu faktor yang bisa menjadi proses masuknya perubahan sosial adalah dari Pariwisata. Pariwisata dapat menghadirkan suatu dampak sosial dari meningkatnya wisatawan yang berkunjung dan bisa menyebabkan konflik. Konflik yang ada sebagai akibat dari dampak pariwisata terhadap perubahan sosial seperti, melunturnya budaya, perilaku masyarakat yang sudah mulai berubah, nilai dan norma yang sudah mulai memudar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses terjadinya perubahan sosial, mengetahui bentuk-bentuk perubahan sosial akibat dari pariwisata, dan untuk mengetahui faktor pendorong dan faktor penghambat perubahan sosial. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif, dan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial bisa terjadi karena adanya pariwisata, dimana masyarakat lokal sering melakukan aktivitas di pesisir pantai dan juga melakukan interaksi dengan wisatawan yang berkunjung. Interaksi yang diciptakan akan menimbulkan pertukaran pengalaman, budaya baru masuk, nilai dan norma yang dapat membentuk sistem baru dalam kehidupan masyarakat. Bentuk-bentuk perubahan sosial yang terjadi sebagai akibat dari dampak pariwisata di Kampung Cangkara dapat berupa melunturnya budaya dalam bermusik terdahulu yang biasa di pakai pada acara-acara tertentu terganti dengan genre musik baru, perubahan dalam hal berinteraksi secara langsung atau bertatap muka terganti dengan hanya berfokus berinteraksi di sosial media, pemuda di Kampung Cangkara yang sudah berkurang untuk mengikuti pengajian dan belum bisa menyaring budaya-budaya baru dari pergaulan ditempat wisata. Kata Kunci: Pariwisata, Perubahan, Sosial
EVEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PAPAN PINTAR PERKALIAN DAN PEMBAGIAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SDI UTASEKO Pelipus Wungo Kaka; Yanuarius Sebastianus Lobo; Maria Desidaria Noge
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah papan pintar perkalian dan pembagian efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas III SDI Utaseko. Lokasi penelitian ini adalah sekolah dasar inpres utaseko,were III, Kec. Golewa Selatan, Kab. Ngada, Prov. Nusa tenggara timur. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis PTK, yang bertujuan untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada dan untuk mengembangkan pemahaman perkalian siswa dengan menggunakan media papan pintar perkalian. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Jumlah siswa dalam penelitiaan ini adalah 10 siswa. Berdasarkan hasil postest diperoleh bahwa rata- rata hasil belajar siswa menggunakan media papan pintar perkalian lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar siswa sebelum menggunakan media papan pintar perkalian. Dapat disimpulkan bahwa papan pintar perkalian dan pembagian dapat digunakan sebagai media untuk meningkatkan kemampuan operasi hitung perkalian siswa atau dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar.
KOMPETENSI EKOLITERASI PADA SISWA SD: KAJIAN KOMPETENSI PEDULI LINGKUNGAN DI SIJUK KABUPATEN BELITUNG Lisdha Yulia Anggraini; Henry Aditiya Rigianti; Hermawan Wahyu Setiadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3091

Abstract

Beberapa kajian di bidang ekosistem menemukan bahwa kompetensi ekoliterasi berperan penting sebagai penentu terhadap kelestarian lingkungan alam. Meskipun banyak penelitian tentang isu lingkungan di berbagai negara dan khususnya di Indonesia, namun hanya beberapa penelitian yang dilakukan pada kompetensi ekoliterasi, apalagi pada siswa sekolah dasar. Implikasinya adalah pada kualitas sumber daya manusia yang memiliki kesadaran lingkungan rendah dapat menimbulkan banyak masalah terkait kerusakan lingkungan dan bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potret dan pengaruh kompetensi ekoliterasi siswa sekolah dasar terhadap kelestarian alam serta menyelidiki faktor pendukung dan penghambat implementasi konsep ekoliterasi di Indonesia. Berdasarkan hasil kuesioner dengan 168 responden di lima desa di Kecamatan Sijuk yaitu Sijuk, Air Selumar, Pelepak Putih, Tanjung Tinggi, dan Kampung Baru penelitian ini menemukan adanya pengaruh positif dan signifikan kompetensi ekoliterasi terhadap kelestarian lingkungan pada siswa Sekolah Dasar di Indonesia tahun 2022/2023 (Fhitung = 14,025 > Ftabel = 3,906 ; p = 0,000), maka penelitian ini menunjukkan bahwa program sekolah Adiwiyata dan sekolah alam serta kearifan lokal merupakan faktor pendukung implementasi konsep ekoliterasi pada siswa. Kesimpulannya, kompetensi siswa ekoliterasi perlu dikembangkan khususnya pada pendidikan formal dengan mengintegrasikan program pemerintah seperti sekolah alam dan sekolah Adiwiyata serta didukung oleh kearifan lokal lokal dengan harapan siswa mampu memiliki rasa kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
ANALISIS NILAI KARAKTER PADA BUDAYA PERMAINAN REBANA DI KALANGAN MASYARAKAT MELAYU RIAU Nurmala; Albi Lesta Pebriana; Rahma Dani; Hendri Marhadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3093

Abstract

Budaya adalah cerminan dari karakter dan identitas suatu masyarakat. Pembentukan nilai karakter dapat dilakukan melalui pertunjukan seni musik yaitu permainan Rebana. Kesenian rebana tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga mengandung nilai-nilai karakter yang penting untuk ditanamkan kepada generasi muda. Nilai karakter bertujuan untuk menyempurnakan diri individu agar tertanam nilai-nilai etika yang baik. Nilai-nilai karakter termasuk kedalam nilai pendidikan karakter, karena merupakan nilai dasar yang mencakup nilai agama, sosial, kebangsaan, dan kebudayaan. Permainan rebana mengandung nilai-nilai karakter seperti kerjasama, kesabaran, kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas, sportivitas, dan religiusitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai karakter yang terdapat pada permainan rebana di kalangan masyarakat Melayu Riau. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan nilai karakter yang terkandung dalam permainan rebana meliputi 1) kerjasama, 2) kesabaran, 3) kedisiplinan, 4) tanggung jawab, 5) kreativitas, 6) sportivitas, dan 7) religiulitas. Budaya permainan rebana di kalangan masyarakat Melayu Riau menunjukkan bahwa permainan rebana berpotensi besar untuk membangun nilai-nilai karakter pada masyarakat Melayu Riau.
LITERASI DIGITAL SEBAGAI JEMBATAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA 5.0 Mufidatul Husna; Primanita Sholihah Rosmana; Mufidatul Husna; Pani Herlina; Supriatna
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3096

Abstract

In education, the most important component is character, where character is aframework for developing moral, ethical and emotional values in students. TheSociety 5.0 era is an era where humans will be surrounded by technology.Therefore, digital-based literacy is the key to strengthening character education inthis era. Digital literacy refers to an individual's ability to use, evaluate, and activelyparticipate in digital environments. This article aims to provide insight into the roleof digital literacy in strengthening character education in the Society 5.0 era. Themethod in this research uses literature study. Data collection techniques in thisresearch come from various relevant sources. This research analyzes therelationship between digital literacy and strengthening character education byconsidering aspects such as technological knowledge, digital skills, responsiblebehavior on online media, and ethical awareness in the digital world. The researchresults show that digital literacy can be an effective way to strengthen charactercultivation in the era of society 5.0. Through digital literacy, students can developvalues such as honesty, responsibility, empathy, cooperation and problem solving.Therefore, digital literacy has a role as a bridge to strengthen character educationin the era of society 5.0.
PENGARUH MOBILE LEARNING FLIPBOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMAN 2 TAKALAR Nurfadilla Adelia; Andi Syukri Syamsury
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3098

Abstract

A flipbook is a book in the form of a digital file, where readers can open the flipbook page by page just like reading a book that can be accessed anytime and anywhere. This research aims to determine the effect of Mobile Learning Flipbook on learning outcomes in history subjects at SMAN 2 Takalar. The type of research used in this research is a pre-experiment one-group pre-test post-test design. This research data was collected using a multiple choice test which was given twice, namely before the treatment was given (pre-test) and after the treatment was given (post-test). So based on the results of data analysis, researchers know that there is an increase in history learning outcomes using Mobile Learning Flipbook. The results of this research show that in the first cycle it shows that the average score of 26 students, namely 58.80%, has not been classically met, while in the second cycle it shows that the average score of 26 students, namely 80%, has fulfilled the KKM and classically has been fulfilled. . The significant level = 0.05 and the degree of freedom (dk) = 25 from the distribution table obtained t-table = 1.708 with the calculation results of t-count > t-table 10.942 > 1.708, thus H0 is rejected and H1 is accepted. This shows that there is an influence of use of Mobile learning Flipbook on student learning outcomes in the History subject class XI SMAN 2 Takalar.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV Imas Intan Putri; Krisma Widi Wardani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3099

Abstract

Abstrak Peneliti memperhatikan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam hal keterampilan komunikasi. Untuk meningkatkan hal ini, peneliti menyelidiki apakah metode pengajaran tertentu dapat membantu. Peneliti menerapkan pendekatan pembelajaran diferensiasi yang menggabungkan model pembelajaran Discovery dengan sekelompok 19 siswa kelas empat SD Negeri Gendongan 01. Metode ini melibatkan observasi siswa, wawancara, dan penelaahan materi kelas. Hasilnya positif: keterampilan komunikasi meningkat secara signifikan. Rata-rata, skor meningkat sebesar 42% pada siklus pertama, kemudian meningkat sebesar 23% pada siklus kedua, dengan peningkatan total sebesar 89%. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi dengan model pembelajaran Discovery dapat efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi matematika kelas IV.
PENGEMBANGAN DAN PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI YANG MENGALAMI GANGGUAN KOMUNIKASI Hardianika Rahmaningtyas; Lina Putrianti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3100

Abstract

In communicating, language is a very important component. Language acquisition in early childhood is clearly related to the continuity of children's lives both now and in the future. Many children at an early age have communication disorders in language acquisition. The aims of this research are 1) to determine the stages in language acquisition in early childhood, 2) to determine the influence of the environment on language acquisition in early childhood who experience communication disorders. The methodology used in this research is literature or library research. The results of the research show that the stages of early childhood language acquisition include acquiring vocabulary in the form of basic vocabulary including verbs, adjectives, nouns, number words. Apart from that, young children also begin to acquire derivative vocabulary, for example prefix affixes, suffix affixes, infix affixes and confix affixes. Environmental influences on early childhood language acquisition include parents or the family environment, school, and living environment.
PERSPEKTIF MULTIKULTURAL DALAM KURIKULUM SEKOLAH DASAR DI JEPANG, SINGAPURA, KOREA SELATAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP INDONESIA Mia Kurniasih; Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy; Dinny Sela; Verla Mutia; Adinda Khoerunnisa; Wawan Lukmanul Hakim; Nandang Saepuloh
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3103

Abstract

Pendidikan membentuk karakter dan intelektual anak, dan di era globalisasi, multikulturalisme menjadi penting dalam kurikulum pendidikan dasar. Multikulturalisme mengenalkan siswa pada keberagaman budaya dan menumbuhkan rasa saling menghormati. Artikel ini mengeksplorasi penerapan multikulturalisme dalam kurikulum sekolah dasar di Jepang, Singapura, dan Korea Selatan, yang memiliki sistem pendidikan maju dan berhasil mengintegrasikan nilai-nilai multikultural. Jepang mulai mengadopsi pendidikan multikultural untuk menghadapi globalisasi, Singapura telah lama mengelola keberagaman dengan baik, dan Korea Selatan sedang berusaha mengintegrasikan nilai multikultural. Melalui studi ini, artikel menganalisis implementasi pendidikan multikultural di ketiga negara tersebut dan mengevaluasi dampaknya bagi pendidikan dasar di Indonesia. Dengan belajar dari pengalaman mereka, Indonesia dapat mengadaptasi praktik terbaik untuk memperkaya kurikulum pendidikannya. Metode penulisan menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi perbandingan dan analisis dokumen, mengandalkan literatur relevan. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan multikultural di Jepang, Singapura, dan Korea Selatan bervariasi sesuai dengan konteks sosial, sejarah, dan kebijakan pendidikan masing-masing. Studi ini diharapkan memberikan wawasan bagi Indonesia untuk mengembangkan pendidikan dasar yang inklusif dan multikultural.
ANALISIS PESERTA DIDIK DAN KONTEKS PADA MODEL DESAIN PEMBELAJARAN DICK AND CAREY Destriana Kurniawati; Djono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3107

Abstract

Merancang kegiatan pembelajaran sangat penting sebelum seorang guru melakukan pengajaran di kelas. Salah satu model yang dapat digunakan untuk merancang kegiatan pembelajaran adalah model desain pembelajaran Dick and Carey yang terdiri dari 10 tahapan yang sistematis. Artikel ini berfokus pada langkah ketiga yaitu analisis karakteristik peserta didik dan konteks. Penelitian dilakukan untuk menjelaskan apa saja informasi yang harus diketahui oleh seorang guru dalam melakukan analisis terhadap karakteristik peserta didik dan konteks pembelajaran, khususnya pada pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan metodologi kualitatif, yaitu melalui studi kepustakaan dengan mengumpulkan dan menganalisis sejumlah artikel dan buku yang relevan dengan topik. Setiap unsur dalam karakteristik peserta didik dan konteks dianalisis sehingga guru mendapatkan informasi untuk membuat rancangan pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue