cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2025)" : 69 Documents clear
Pelatihan Motivasional Interviewing Dalam Meningkatkan Motivasi Manajemen Diet Penderita Hipertensi Putri Ariani, Gusti Ayu; Koniyo, Mira Astri; Falah, Fakhriatul; Mobiliu, Suwarly
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4929

Abstract

Puskesmas Dungingi terletak di Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo dan merupakan salah satu Puskesmas dengan jumlah penyakit hipertensi terbanyak di Kota Gorontalo. Berdasarkan data Puskesmas Dungingi tahun 2022.Tercatat sebanyak 120 penderita hipertensi yang terdaftar sebagai anggota prolanis di Puskesmas Dungingi. Beberapa faktor penyebab tingginya kasus hipertensi di Kota Gorontalo adalah culture masyarakat menghidangkan makanan bersantan. Melihat fenomena tersebut, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pendekatan psikoterapi motivasional interviewing dan edukasi manajemen diet yang benar dan menumbuhkan motivasi untuk meningkatkan kemampuan manajemen diet dan motivasi pada pasien hipertensi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi penderita hipertensi dalam mengelola diet rendah garam. Hasil kuesioner menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah diberi edukasi menjadi mayoritas baik  yakni 75 % serta terjadinya perubahan motivasi dalam melakukan diet rendah garam setelah diberikan motivasional interviewing dari motivasi kategori rendah 15% menjadi kategori tinggi 90%. Dengan adanya kegiatan edukasi dan pelatihan MI ini dapat membantu meningkatkan pengetahuan diet rendah garam dan meningkatkan motivasi dalam melakukan manajemen diet rendah garam penderita Hipertensi.
Edukasi dan Inovasi Gampong Ramah Lingkungan di Ulee Lueng Aceh Besar Misrahanum, Misrahanum; Sadli, Sadli; Murniana, Murniana; Arpini, Mifta; Humaira, Cut Jessica
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5111

Abstract

Kualitas lingkungan hidup yang menurun akan menyebabkan kualitas hidup manusia juga mengalami penurunan. Hal ini dipengaruhi oleh aktivitas konsumtif dan minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, untuk mencegah dan mengatasi permasalahan tersebut diperlukan kegiatan edukasi ramah lingkungan untuk mendukung tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Berdasarkan observasi yang dilakukan di Gampong Ulee Lueng, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar menunjukkan masih rendahnya upaya pengelolaan sampah rumah tangga, baik organik maupun anorganik oleh masyarakat sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya ibu rumah tangga yang juga terlibat langsung dalam kegiatan PKK agar dapat mengelola sampah dengan baik. Kegiatan dilakukan secara bertahap mulai bulan Juni sampai Agustus 2024. Tahap pertama berupa edukasi dengan presentasi,tanya jawab dan diskusi materi terkait pemilahan dan pengelolaan sampah rumah tangga.  Pembagian leaflet secara door-to-door juga dilakukan untuk memperluas cakupan edukasi. Tahap kedua demonstrasi pembuatan produk olahan sampah rumah tangga berupa sabun cuci dari minyak jelantah, eco-enzyme, kompos biopori dan eco-brick yang melibatkan 21 peserta. Tahap ketiga monitoring dan evaluasi kegiatan terkait pengetahuan dan sikap serta pengaplikasian produk hasil olahan sampah. Hasil kegiatan edukasi dan demonstrasi yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan perubahan sikap sebesar 92,38%-99,04%. Keberhasilan program ini diharapkan dapat diaplikasikan secara berkelanjutan dalam kegiatan Gampong, sehingga dapat menjadi contoh bagi Gampong lain di sekitarnya
Pelatihan Tari Butta Kalassukang Pada Siswa Binaan Komunitas Anak Sungai Rammang-Rammang, Maros Razak, Firdha; Rahmat, Muh.; Tayibu, Khaerun Nisaa; Paris, Sopi; M, Nurfadila
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5298

Abstract

Komunitas Anak Sungai Rammang-Rammang melalui Rumah Belajar Anak Sungai telah menjadi sarana belajar yang mendukung pengembangan seni budaya, khususnya tari. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan tari bagi anak-anak di komunitas tersebut, yang difasilitasi oleh mahasiswa STKIP Andi Matappa. Analisis situasi yang dilakukan di lapangan menunjukkan bahwa siswa menghadapi kesulitan dalam menguasai gerakan tari dan menyesuaikan gerakan dengan musik, disertai dengan kurangnya tenaga pendidik atau pelatih tari. Salah satu tari yang diajarkan adalah tari Butta Kalassukang, tarian tradisional Sulawesi Selatan yang menggambarkan keindahan budaya Makassar. Pelatihan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam tari kepada anak-anak binaan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup observasi, konfirmasi, persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa, dengan pengetahuan baru tentang tari, kemampuan membentuk gerakan, kelenturan tubuh dalam mengikuti irama musik, dan ketekunan dalam berlatih. Sebelum pelatihan, tingkat pemahaman siswa hanya mencapai 40%, namun setelah pelatihan, angka ini meningkat menjadi 80%, yang terlihat dari perbaikan dalam teknik, ekspresi, kesesuaian kostum, serta irama musik yang mendukung penampilan. Hasil ini menunjukkan bahwa evaluasi berkelanjutan sangat penting untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas penampilan, serta memberikan dorongan untuk mencapai performa yang lebih baik di masa depan
Peningkatan Kemampuan Mitigasi Bencana di SD dan SMP Satu Atap 4 Gunungsari Hasanah, Wirda; Gunada, I Wayan; Khalidy, Diky Al; Hadinata, Lalu Warige; Rayes, Widuri Permata Anggarbini
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4986

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitigasi bencana di SD dan SMP Satu Atap 4 Gunungsari. Berdasarkan analisis situasi, lingkungan sekitar mitra merupakan daerah rawan bencana gempa bumi dan tanah longsor karena faktor geologi dan tata guna lahan. Selain itu, SD dan SMP Satu Atap 4 Gunungsari juga belum memiliki program khusus yang berfokus pada peningkatan kemampuan mitigasi bencana siswa. Pengabdian kepada masyarakat terdiri dari tiga tahapan, yaitu analisis situasi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa program yang berjudul “Mitigasi Bencana” dengan pendekatan partisipatif dari pihak mitra. Pelaksanaan mitigasi bencana terdiri dari tiga kegiatan, yaitu pengembangan kartu sikap saat terjadi bencana, sosialisasi atau penyampaian materi, dan simulasi atau pelatihan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian berfokus pada peningkatan mitigasi bencana siswa melalui sosialisasi sebagai pengantar materi dan simulasi sebagai praktik mitigasi bencana. Produk yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Kartu Pintar Tanggap Bencana, sebagai branding kartu. Pada kegiatan sosialisasi dan penyampaian materi, hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitigasi bencana (Sig. (2-tailed) = 0.000). Selain itu, hasil lembar observasi pada kegiatan simulasi terkategori sangat baik pada seluruh variabel, yaitu keaktifan (3.428), kesiapan (3.511), kepatuhan (3.746), dan pemahaman (3.968). Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mitigasi bencana siswa.  
Pemerataan Pendidikan Kawasan Perbatasan (Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru di Perbatasan Indonesia-Malaysia). Ramadhan, Iwan; Sulistyarini, Sulistyarini; Afandi, Afandi; Firmansyah, Haris; Wiyono, Hadi; Wahyudi, Agung; Zalianty, Anindya
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5297

Abstract

Kegiatan PKM di SMA Negeri 1 Sajingan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Permasalahan yang diperhatikan penelitian ini pada tantangan yang dihadapi oleh guru-guru perbatasan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, Sehingga dengan pelatihan agar guru dapat memahami dan menerapkan Kurikulum Merdeka secara efektif. Prosedur pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh ketua PKM dan berlanjut kegiatan inti pelatihan. Mitra pengabdian yaitu SMAN 1 Sajingan dengan metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi ceramah, diskusi interaktif. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator untuk mendukung guru-guru dalam proses pembelajaran. Pentingnya pelatihan ini mengingat minimnya pengetahuan tentang kurikulum baru di daerah tersebut. Pelatihan yang dilakukan mencakup materi tentang penyusunan tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran dan pengembangan modul ajar, dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa. Para guru sangat antusias dan aktif berpartisipasi dalam sesi praktik yang dipandu oleh pemateri. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, sehingga terjadinya pemerataan pendidikan.  Pelatihan yang dilakukan tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di kawasan perbatasan. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, diharapkan potensi anak-anak di daerah tersebut dapat berkembang secara optimal, tanpa terhalang oleh letak geografis yang terpencil. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemerataan pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah yang membutuhkan perhatian lebih.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DIARE DAN PEMBUATAN ORALIT DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN BONE Sibulo, Megawati; Irawati, Irawati; Najman, Najman; Basri, Muhammad; Kistan, Kistan
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5122

Abstract

Diare merupakan penyakit menular yang menginfeksi saluran pencernaan yang ditandai dengan konsistensi tinja yang cair dengan frekuensi yang meningkat. Penyakit ini termasuk penyakit yang paling sering menimbulkan kejadian Luar Biasa dalam beberapa tahun terakhir. Dalam upaya untuk menurunkan risiko peningkatan penyakit diare yang sering meningkat maka dilakukan upaya pencegahan penyakit sejak dini dimulai dari anak dengan usia sekolah. Kegiatan ini di laksanakan di sekolah dasar kabupaten Bone. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pencegahan penyakit diare dan bagimana Pembuatan Oralit sebagai penanganan awal saat terjadi diare. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan yang mendidik dan menyenangkan dengan menggunakan beberapa media bantu yang interaktif seperti Power Point, Video dan lagu “aku anak sehat tubuhku kuat”. Proses pembelajaran di desain semenarik mungkin dengan melibatkan siswa guru dan tim agar berjalan sesuai dengan yang di rencanakan.Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini mencapai tingkat keberhasilan yang cukup signifikan. Nilai ini dapat disajikan dengannnilai N-gain sebesar 0.68, yang berarti siswa mengalami peningkatan pemahaman sebesar 68% setelah mengikuti kegiatan ini.
Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini di SMK Pembangunan Ampel Larasati, Kurnia Dewi; Ariastuti, Umi Barokah; Qotimah, Khusnul; Nugroho, Ragil Adi; Agunanto, Adi; Setiyo, Sulis; Hartini, Sri; Wicaksono, Adhiputro Pangarso
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4964

Abstract

Pada zaman yang mengalami kemajuan pesat  sekarang ini dari aspek sosial, budaya dan ekonomi, menjadikan kebiasaan masyarakat berubah. Salah satunya pergaulan bebas yang dianggap menjadi kebiasaan lumrah. Akan tetapi terdapat beberapa kelompok masyarakat yang masih menerapkan kebudayaan yang lama seperti menikahkan anaknya di usia dini. Pernikahan dini terjadi karena beberapa faktor dan memiliki dampak negatif dalam bidang kesehatan dan psikologis. Sosialisasi pernikahan dini yang dilaksanakan di Desa Kaligentong, Gladagsari, Ampel, Boyolali. Pada 29 Agustus 2024 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja putra dan putri khususnya pelajar SMK Pembangunan Ampel yang berusia 16-18 tahun mengenai dampak negatif dari pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, dan masa depan. Kegiatan ini melibatkan 80 siswa melalui metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan PKM menunjukkan adanya peningkatan dalam pengetahuan siswa mengenai risiko kesehatan akibat pernikahan dini, dan kesadaran akan pentingnya menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, sosialisasi ini juga berhasil membangun jejaring antara remaja untuk bersama-sama mencegah pernikahan dini
Peningkatan Kualitas Produksi dan Pemasaran Rumput Laut Melalui Implementasi Teknologi Modern di Desa Tanailandu Sarimuddin, Sarimuddin; Yunus, La Ode Ichlas Syahrullah; Fitra, Ramad Arya; Kasim, Ma'ruf; Jaya, La Ode Muhammad Golok; Muchtar, Mutmainnah
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5252

Abstract

Desa Tanailandu di Kabupaten Buton Tengah memiliki potensi besar dalam budidaya rumput laut, yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat. Namun, metode pengeringan tradisional yang masih banyak digunakan menyebabkan kualitas rumput laut menurun, sehingga mempengaruhi nilai jual di pasar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam produksi rumput laut melalui penerapan teknologi pengeringan modern berbasis tenaga surya, sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas yang dapat meningkatkan nilai jual dan kesejahteraan mitra di Desa Tanailandu. Mesin pengering ini dilengkapi dengan panel surya untuk sumber daya utama, sistem kontrol suhu otomatis, dan sistem kontrol mesin yang dapat diakses secara online. Selain itu, teknologi pengolahan citra juga diimplementasikan untuk menilai tingkat kekeringan rumput laut berdasarkan warna, yang memudahkan pengguna dalam mencapai kualitas optimal. Program ini juga mencakup pelatihan teknis dan pendampingan bagi para petani rumput laut, serta penerapan strategi pemasaran digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual produk. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan efisiensi proses pengeringan dan kualitas produk yang lebih konsisten, mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan usaha rumput laut yang ramah lingkungan dan memperkuat ekonomi lokal di Tanailandu
Strategi Peningkatan Kelompok Nelayan Melalui Diversifikasi dan Pemasaran Produk Olahan Rumput Laut Fitra, Ramad Arya; Sarimuddin, Sarimuddin; Ilham, Surianto; Rezeki, Sri; Zulman, Zulman; Anisa, Nur; Sukrin, Simun; Sudarman, La
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5048

Abstract

Desa Tanailandu merupakan merupakan desa yang berada di Kabupaten Buton Tengah penghasil rumput laut. Rumput laut dikembangkan dengan memanfaatkan sepanjang Pantai desa oleh kelompok nelayan masyarakat setempat. Namun pengetahuan mitra tentang olahan rumput laut masih minim. Selama ini rumput laut hanya dipanen kemudian dikeringkan dengan cara dijemur setelah itu dijual dengan harga yang tergolong murah, Rp 5000/Kg. Padahal jika diolah nilai jual rumput laut akan menjadi lebih tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah berupa strategi peningkatan pendapatan kelompok nelayan rumput laut melalui diversifikasi produk dan pemasaran produk olahan berbahan dasar rumput laut.  Kegiatan dilaksanakan mulai dari 20 Agustus sampai 14 September 2024, mitra sasaran sebanyak 20 orang yang merupakan salah satu kelompok nelayan di Desa Tanailandu. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini antara lain: sosialisaasi, pelatihan bidang kemasyarakatan, pelatihan bidang produksi, evaluasi dan keberlanjutan program kegiatan. Hasil yang dicapai dari kegiatan pelatihan bidang sosial kemasyarakatan adalah meningkatnya pemahaman terkait diversifikasi produk bahan olahan rumput laut serta pelatihan cara pengemasan dan promosi hasil olahan rumput laut. Selain itu, hasil pelatihan bidang produksi berfokus pada penerapan teknologi dan inovasi pengemasan produk serta brending olahan rumput laut dan pendampingan kepada mitra dalam penerapan teknologi dan inovasi pemasaran penjualan online olahan rumput laut berupa hasil olahan antara lain : keripik rumput laut, stik rumput laut, bakso rumput laut, dodol rumput laut, kue bolu rumput laut, agar-agar dan mie rumput laut. Hasil olahan tersebut diolah menggunakan mesin. Adapun pemasaran online berupa website pemasaran yang dibuat oleh tim abdimas. Hasil evaluasi dari kuisioner menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mitra bidang sosial kemasyarakatan dan bidang produksi sebelumnya 100%  mitra kurang paham menjadi paham mencapai 100%. Peningkatan pendapatan berupa harga jual olahan rumput laut paling rendah Rp20.000 (keripik rumput laut) dan paling tinggi Rp200.000 (bolu rumput laut) per kilogramnya
Counseling on Early Marriage Prevention Through Digital Literacy-Based Self-Awareness Jannah, Shofiatul; Muslim, Moh; Irrohmah, Himmatul Aulia
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4893

Abstract

Fenomena pernikahan dini selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas dalam kehidupan masyarakat Indonesia, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kehidupan remaja. Di Indonesia, angka pernikahan dini meningkat karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi, tingkat pendidikan, adat istiadat, serta pengaruh media sosial. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri remaja dalam menghindari pernikahan dini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup ceramah dan diskusi interaktif, di mana materi mengenai faktor-faktor penyebab dan dampak pernikahan dini disampaikan kepada santri di Pondok Pesantren Al-Hikam Darussalikin Wonosobo. Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan menerapkan metode pre-test dan post-test, yang terbukti efektif dalam mengukur perubahan pemahaman santri sebelum dan setelah intervensi. Selain itu, sesi diskusi turut menyempurnakan pemahaman para peserta. Berdasarkan hasil kegiatan, upaya penanggulangan pernikahan dini melalui peningkatan kesadaran diri yang berbasis literasi digital menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri tentang pentingnya pendidikan dan penggunaan media digital secara bijak untuk mencegah pernikahan dini.