cover
Contact Name
Defrizal Hamka
Contact Email
defrizalhamka@umri.ac.id
Phone
+6285225045056
Journal Mail Official
defrizal03@gmail.com
Editorial Address
Kampus Utama UMRI : Jl. Tuanku Tambusai, Pekanbaru 28294
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Education Informatic Technology and Science
ISSN : 2685306X     EISSN : 26566613     DOI : 10.37859/jeits
Core Subject : Science, Education,
Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS) is an electronic periodical publication published by Faculty of Teacher Training and Education Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia. JeITS provides online media to publish scientific articles from research in the field of Informatic, Education, Technology, Science, and Vocational.
Articles 119 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MEMINIMALISIR MISKONSEPSI MAHASISWA MENGENAI KONSEP CAHAYA Adelia Alfama Zamista
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS) EDISI APRIL
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.843 KB) | DOI: 10.37859/jeits.v2i3.1686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir miskonsepsi mahasiswa pada materi cahaya melalui penerapan model pembelajaran experiential learning. Menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperiment), dilakukan dengan satu kelas kontrol dan satu kelas lainnya dengan desain nonequivalent groups pretest-posttest design. Instrumen penelitian yang digunakan untuk menyelidiki miskonsepsi siswa adalah tes penguasaan konsep yang menyertakan indeks keyakinan/certaint of response index (CRI). Perhitungan pengurangan miskonsepsi mahasiswa untuk setiap konsep dengan mengurangi persentase mahasiswa miskonsepsi saat pretest dengan persentase miskonsepsi mahasiswa saat posttest. Lalu akan dihitung persentase jumlah mahasiswa yang mengalami perubahan pengetahuan dari miskonsepsi menjadi paham konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan miskonsepsi siswa pada kelas eksperimen dengan kriteria sedang. Ppersentase perubahan miskonsepsi menjadi paham konsep paling tinggi terjadi pada pada sub-konsep perambatan dan pemantulan cahaya dengan 66,7% pada kategori sedang. Terlihat bahwa model pembelajaran experiential learning merupakan salah satu model pembelajaran alternatif untuk meminimalisir miskonsepsi pada mahasiswa.
Peranan Ingatan Serta Implikasinya Dalam Proses Pembelajaran hadi purwanto hadi
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS) EDISI APRIL
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.123 KB) | DOI: 10.37859/jeits.v2i3.1687

Abstract

Pendekatan pemrosesan informasi sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh pendidik yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Pendekatan pemrosesan informasi merupakan pendekatan kognitif dimana anak mengolah informasi, memonitornya, dan menyusun strategi berkenaan dengan informasi tersebut. Inti dari pendekatan ini adalah proses mengingat dan cara berpikir. Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk membahas tentang peranan ingatan serta implikasinya dalam proses pembelajaran. Ingatan merujuk pada kemampuan pembelajar untuk secara mental menyimpan hal-hal yang telah mereka pelajari sebelumnya. Proses mengingat dimulai dengan pengkodean, penyimpanan dan diungkap kembali untuk tujuan tertentu di kemudian hari. Guru dapat menggunakan berbagai macam cara untuk membantu siswa dalam proses mengingat diantaranya dengan cara pengulangan, melakukan pembelajaran bermakna, organisasi, elaborasi, dan pembayangan visual. Agar hasil belajar siswa dapat dicapai secara optimal, diperlukan pula penguasaan guru terhadap pendekatan pemrosesan informasi terutama tentang ingatan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian usaha guru untuk meningkatkan mutu pendidikan perlu diarahkan pada pengembangan kemampuan mengingat, mentransfer informasi dan meminimalisirkan lupa dengan menerapkan strategi yang tepat terkait dengan kemampuan tersebut. Kata kunci : Ingatan, belajar, pembelajaran
PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI DENGAN METODE RESITASI BAHAN AJAR LEMBAR KERJA SISWA KELAS XI AKUNTANSI 2 SMK NEGERI 1 RENGAT Yetma Martati
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS) EDISI APRIL
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.406 KB) | DOI: 10.37859/jeits.v2i3.1880

Abstract

Tujuan penelitian adalah a) meningkatkan pelaksanaan pembelajaran akuntansi keuangan dengan metode resitasi bahan ajar Lembar Kerja Siswa, b) meningkatkan pola pengajaran guru, c) meningkatkan peran serta dan antusiasme siswa dalam melaksanakan pembelajaran dan d) meningkatkan kemampuan dan prestasi siswa dalam pembelajaran akuntansi keuangan. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari empat siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat komponen yaitu : 1) Perencanaan (planning), 2) Aksi/ Pelaksanaan tindakan (acting), 3) Observasi (obseving), 4) Refleksi (refleting). Jenis data dalam penelitian terdiri dari Data Primer berupa data yang diperoleh secara langsung melalui observasi terhadap aktivitas siswa, dan Data Sekunder berupa data yang diperoleh dari sumber-sumber kepustakaan dan literatur yang terkait. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode ini terbukti mampu meningkatkan aktivitas dan prestasi siswa sehingga tepat untuk diterapkan pada pembelajaran. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran yang tepat dilakukan melalui peningkatan kemampuan menjelaskan materi sehingga menarik dan memotivasi siswa untuk rajin belajar.
Hasil Belajar Akuntansi Bank Melalui Model Cooperative Learning Siswa Kelas Xii Akuntansi 2 Smk Negeri 1 Rengat Arminiyetti Arminiyetti
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS) EDISI APRIL
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.289 KB) | DOI: 10.37859/jeits.v2i3.1881

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar akuntansi bank siswa melalui model pembelajaran kooperatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI akuntasi SMK Negeri 1 Rengat. Data dalam penlitian ini didapatkan dari penilaian proses kegiatan belajar mengajar, hasil belajar siswa berupa nilai test formatif dan aktivitas siswa yang didapatkan dari hasil observasi. Dari hasil penelitian didapatkan data bahwa model cooperative learning dapat meningkatkan hasil belajar mengelola akuntansi bank siswa.
Analisis Perbandingan Kalkulasi Manual Fuzzy Logic Metode Mamdani Dan Tsukamoto Pada Penentuan Tipe Diabetes Melitus Rico Adrial
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS) EDISI APRIL
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.258 KB) | DOI: 10.37859/jeits.v2i3.1922

Abstract

Terdapat beberapa metode pada Fuzzy Logic diantaranya Mamdani dan Tsukamoto. Kedua metode ini memiliki hubungan yang menarik dimana output yang dihasilkan ditampilkan dalam bentuk grafik akan tetapi dengan kalkulasi yang berbeda. Artikel ini akan menjabarkan bagaimana perbandingan antar kedua metode tersebut dalam kasus penentuan tipe diabetes melitus. Diabetes itu sendiri terdiri atas dua tipe, dimana perbedaan antara kedua tipe tersebut sering terabaikan. Penggunaan fuzzy logic menggunakan metode Mamdani lebih optimal dalam kasus penentuan tipe diabetes dibandingkan dengan metode Tsukamoto. Hasil kalkulasi manual menunjukan bahwa metode Mamdani lebih mendekati keadaan yang sebenarnya. Berdasarkan kalkulasi yang telah dilakukan perbedaan hasil keluaran yang signifikan ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu Output yang ada pada Tsukamoto hanya berkisar pada nilai 45 sampai dengan 55. Hal ini membuat jika sedikit saja kalkulasi salah maka hasil yang diperoleh akan berdampak besar. Sedangkan hal ini tidak akan berlaku pada metode Mamdani.
Film Pendek Animasi Tiga Dimensi Pada Tahfidz Anak Usia Dini (Taud) Al-Fatih Pekanbaru Nurhayati Nurhayati; Melly Novalia; Pratama Benny Herlandy
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS) EDISI APRIL
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.987 KB) | DOI: 10.37859/jeits.v2i3.1930

Abstract

Proses pembelajaran pada TAUD Al-Fatih Pekanbaru menampilkan murottal Al-Qur’an juz ke-30 tanpa adanya penjelasan dari makna setiap Surah tersebut. Tujuan penelitian adalah mengembangkan media pembelajaran film pendek animasi tiga dimensi serta mengukur kelayakan media pembelajaran film pendek animasi tiga dimensi. Jenis Penelitian adalah (R&D) dari model Four-D. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran menunjukkan 1) review ahli materi tahap I memperoleh skor 87,75; 2) review ahli materi tahap II memperoleh skor 96,65; 3) review ahli media tahap I memperoleh skor 80,24; 4) review ahli media tahap II memperoleh skor 88,12; 5) review ahli media tahap III memperoleh skor 91,58. Hasil uji terbatas, 1) pengamatan peserta didik memperoleh skor 0,60; 2) respon tenaga pendidik memperoleh skor 0,56. Hasil uji media, 1) pengamatan peserta didik memperoleh skor 0,84; 2) respon tenaga pendidik memperoleh skor 0,9. Disimpulkan media pembelajaran berbasis film pendek animasi tiga dimensi pada TAUD Al-Fatih Pekanbaru dinyatakan layak dan selesai dikembangkan.
Metode Belajar PQRST Berorientasi Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Fisika Siswa SMA Neng Sholihat; Zuhdi Ma’aruf; Zulirfan
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS) EDISI APRIL
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.05 KB) | DOI: 10.37859/jeits.v2i3.1980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar kognitif siswa dalam pembelajaran fisika melalui penerapan metode belajar PQRST dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif di kelas X MAN 1 Pekanbaru. Materi pokok yang dipilih adalah gelombang elektromagnetik. Bentuk penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan the one-shot case study. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA1 yang berjumlah 27 orang. Instrumen pengumpulan data penelitian ini adalah tes hasil belajar kognitif. Data penelitian dikumpulkan dengan memberikan tes yang dilakukan setelah proses pembelajaran. Data hasil belajar siswa dianalisis melalui analisis deskriptif. Dari hasil analisis data, diperoleh daya serap rata-rata siswa adalah 90,60 % dengan kategori baik, ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah 96,30 % dengan kategori tuntas, dan ketuntasan materi pelajaran adalah 92,31 % dengan kategori tuntas. Berdasarkan daya serap rata-rata siswa, maka pembelajaran dinyatakan efektif untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa.
Kesiapan Wirausaha Siswa SMK di Era Revolusi Industri 4.0 Melalui Peningkatan Keterampilan Abad 21 Mohammad Arifin Hilmi; Munoto Munoto; Eko Hariyadi
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 2 No 2 (2020): Journal of Education Informatic Technology and Science
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jeits.v2i2.1990

Abstract

Data Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa tingkat pengangguran terbuka tertinggi adalah untuk masyarakat lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) sebesar 10,66 persen dan 10,43 persen, sementara pengangguran lulusan sekolah dasar (SD) ke bawah jumlahnya 3,56 persen naik dari posisi Februari 2013, 3,37 persen. Pengangguran lulusan sekolah menengah pertama (SMP) mencapai 8,37 persen atau naik dari februari 2013 sebesar 7,83 persen. Pengangguran lulusan diploma I/II/III mencapai 7,16 persen atau turun dari februari 2013 sebesar 11,59 persen. Terakhir pengangguran lulusan universitas turun menjadi 8,02 persen dari 9,95 persen di februari 2013. Hal ini menunjukan bahwa siswa lulusan sekolah menengah kejuruan yang seharusnya merupakan tenaga siap pakai ternyata belum terbukti. Para lulusan sekolah menengah kejuruan justru terbanyak menjadi pengangguran. Masalah sosial seperti narkoba, kriminalitas, pergaulan bebas, premanisme, dan lain sebagainya akan timbul apabila masalah penganguran dibiarkan dan tidak segera ditanggulangai, kondisi tersebut juga akan mengganggu pembangunan disegala bidang dan stabilitas nasional.. Mengapa ada begitu banyak pengangguran yang terdidik. Apakah tidak ada lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang bisa menjadi pengusaha? Seberapa tinggi keterampilan abad ke-21 (berpikir kritis, kreatif & inovasi, komunikasi dan kolaborasi = 4C) dari siswa SMK? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keterampilan 4C dapat meningkatkan kesiapan kewirausahaan SMK. Penelitian ini dilakukan melalui tinjauan literatur dan hasil-hasil penelitian yang relevan dan dilanjutkan melalui Focus Group Discussion (FGD). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif-kualitatif. Penelitian menemukan bahwa keterampilan 4C secara signifikan dapat meningkatkan kesiapan wirausaha siswa SMK, yang berarti bahwa peningkatan kesiapan wirausaha siswa SMK dapat dilakukan melalui peningkatan keterampilan abad ke-21.
DINAMIKA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SISTEM ZONASI PADA JENJANG SMA DI PROVINSI JAWA BARAT Fajar Setyaning Dwi Putra; Deni Hadiansah; Desty Rara Prianggandinie
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 2 No 2 (2020): Journal of Education Informatic Technology and Science
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jeits.v2i2.2052

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi pada jenjang SMA di Provinsi Jawa Barat. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif-analitis melalui teknik studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan PPDB sistem zonasi pada SMA di Jawa Barat mengalami berbagai masalah, meliputi: kurangnya sosialisasi, kurangnya koordinasi antarinstansi pemerintah, banyaknya siswa titipan pejabat, kurnagnya transparansi hasil seleksi, keberadaan sekolah tidak merata, kesulitas mengakses situs PPDB daring, terjadi maladministrasi, dan tidak melibatkan sekolah swasta. Solusi yang bisa ditempuh adalah mengkaji dan memetakan ulang sistem zonasi, pelibatan pihak swasta, dan perubahan kebijakan. Perbaikan pelaksanaan PPDB sistem zonasi perlu dilaksanakan demi percepatan layanan pendidikan yang layak, berkualitas dan berkeadilan tanpa diskriminasi.
MENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI TEKS NARRATIVE DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING Erna Juita
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 2 No 2 (2020): Journal of Education Informatic Technology and Science
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jeits.v2i2.2062

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat penigkatan kemampuan siswa dalam memahami teks narrative bahasa inggris melalui metode role playing dikelas X MIPA 1 SMA Negeri 2 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan, lembar observasi dan tes. Dari hasil penelitian pada siklus I pertemuan-1 siswa yang mendapat nilai tuntas 37.5% dan pada pertemuan ke 2 siswa yang mendapatkan nilai tuntas menjadi 57.5% namun siklus I belum bisa dikatakan berhasil karna belum 75% dari siswa mendapatkan nilai tuntas . Selanjutnya pada siklus II selama proses pembelajaran, siswa tampak lebih proaktif , hasil siswa yang mendapat nilai tuntas meningkat menjadi 65% pada pertemuan-1 dan pada pertemuan ke 2 menjadi 82.5% dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan metode role playing dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks narrative karena lebih dari 75% siswa mendapatkan nilai tuntas. Kata Kunci: Role Playing, Narrative, Bahasa Inggris Abstract This study aims to determine whether there is an increase in students' ability to understand English narrative texts through the role playing method in Class X MIPA 1 of SMA Negeri 2 Pekanbaru. This study uses a classroom action research design consisting of planning, implementing, observing and reflecting. This research was conducted in 2 cycles. Data collection is taken by observation sheets and tests. From the results of the study in the first cycle of the first meeting students who passed the passing grade 37.5% and at the second meeting students who passed the passing grade become 57.5% but the first cycle could not be said to be successful because not yet 75% of students passed the pasing grade. Then in the second cycle during the learning process, students appear to be more proactive, the results of students who passed the passing grade increased to 65% at the first meeting and at the second meeting to 82.5% it can be concluded that learning using the role playing method can improve students' ability to understand text narrative because more than 75% of students passed the passing grade. Keywords: Role Playing, Narrative, English

Page 4 of 12 | Total Record : 119