cover
Contact Name
Yasinta Embu Ika
Contact Email
sinta83ika@gmail.com
Phone
+6281238607106
Journal Mail Official
melkycitra15@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sam Ratulangi Kampus 1 Universitas Flores Kel. Paupire Kec. Ende Tengah Kab. Ende Propinsi NTT Telp. (0381) 21094 Fax. (0381) 21536
Location
Kab. ende,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Optika : Jurnal Pendidikan Fisika
Published by Universitas Flores
ISSN : 27158063     EISSN : 27162729     DOI : https://doi.org/10.37478/optika
Core Subject : Science, Education,
OPTIKA adalah jurnal yang mengkomunikasikan kemajuan ilmiah di bidang pendidikan fisika dan ilmu fisika. OPTIKA juga melaporkan temuan baru yang signifikan terkait dengan pendidikan sains (IPA) pada tingkat dasar dan menengah, termasuk: pengembangan media pembelajaran, pengembangan metode pembelajaran, penerapan metode pembelajaran, dan beberapa aplikasi fisika.
Articles 243 Documents
IMPLEMENTASI TIKTOK FISIKAEXPLORERS UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL PADA MATERI FISIKA SMA KELAS XI Pramugia, Weli; Haryadi, Rudi; Guntara, Yudi
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 1 (2024): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v8i1.4164

Abstract

Studi ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan produk video pembelajaran yang dapat digunakan melalui aplikasi TikTok untuk mengembangkan kemampuan literasi digital siswa, 2) Mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis TikTok FisikaExplorers terhadap kemampuan literasi digital pada materi Fisika SMA Kelas XI. Studi ini menunjukkan penelitian R & D (Research and development) menggunakan model ADDIE. Angket literasi digital siswa dan validasi ahli media dan materi digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini melibatkan 78 siswa yang berada di kelas XI IPA di salah satu sekolah menengah atas di Kota Tangerang pada tahun akademin 2023/2024. Uji hipotesis Z digunkan untuk menganalisis data untuk menentukan hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa validitas video pembelajaran berbasis aplikasi TikTok layak digunakan sebagaimana hasil validasi ahli materi dan media yaitu sebesar 96% dan masuk ke kategori layak. Pengaruh video pembelajaran berpengaruh dalam mengembangkan kemampuan literasi digital siswa dengan nilai uji hipotesis Z memperoleh signifikansi sebesar 0,0005 < 0,05 maka Ho ditolak. Dapat disimpulkan dari penelitian ini terdapat pengaruh video pembelajaran berbasis aplikasi TikTok terhadap kemampuan literasi digital siswa setelah penggunaan video pembelajaran yang diberikan kepada kelas eskperimen.
PENGEMBANGAN MODUL GETARAN HARMONIS BERBASIS PjBL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Novita, Nanda; Ginting, Fajrul Wahdi; Zahara, Syarifah Rita; Muliani, Muliani; Ulfa, Rozatul
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 1 (2024): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v8i1.4166

Abstract

Pengembangan modul getaran harmonis berbasis Project Based Learning (PjBL) dilakukan untuk mengetahui kelayakan, respon, serta peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan penggunaan modul dalam pembelajaran. Penelitian pengembangan Research and Development (R&D) model Borg & Gall yaitu sampai pada tahapan uji coba pemakaian yang digunakan dalam penelitian ini, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas X IPA 1 dan X IPA 5 yang berjumlah 24 siswapada masing-masing kelas. Hasil analisis data penelitian diperoleh: 1) hasil validasi ahli materi terhadap modul diperoleh skor sebesar 84,26% dan validasi ahli media didapatkan persentase sebesar 84,66% dengan kategori sangat valid. 2) uji Kelayakan modul oleh guru diperoleh persentase sebesar 96,89% dengan kategori sangat layak. 3) Hasil respon uji coba skala kecil terhadap produk yang dilakukan pada kelas XI IPA 5 didapatkan skor sebesar 88,67% dengan kriteria sangat menarik. 4) uji N-gain yang dilakukan di kelas eksperimen didapatkan hasil sebesar 0,7 dengan persentase 70% masuk kedalam kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol didapatkan hasil 0,53 dengan persentase 53% dengan kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa modul getaran harmonis berbasis Project Based Learning (PjBL) layak digunakan serta dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa.
PERANCANGAN VOLTAGE-CONTROLLED OSCILATOR (VCO) BERBASIS IC XR-2206 UNTUK SISTEM ELEKTRICAL IMPEDANCE TOMOGRAPHY (EIT) Umbu, Ari Bangkit Sanjaya
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 1 (2024): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v8i1.4175

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang Voltage-Controlled Oscillator (VCO) untuk sistem Electrical impedance Tomography (EIT) yang memanfaatkan IC XR-2206 sebagai pembangkit sinyal eksitasi. Pengujian sinyal keluaran dari rangkaian VCO dilakukan dengan menggunakan osiloskop. Hal ini dilakukan untuk melihat kualitas sinyal dan frekuensi yang dihasilkan oleh rangkaian VCO. Hasil perancangan dan pengujian rangkaian VCO diperoleh hasil bahwa frekuensi sinyal yang dapat dibangkitkan berada pada rentang 3.00 KHz hingga 88.49 KHz. Namun, sebagaimana yang teramati dalam pengujian, rangkaian VCO yang dirancang menunjukkan adanya tegangan DC offset. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan penambahan sebuah rangkaian filter aktif yang terhubung pada keluaran VCO. Berdasarkan pengujian dan analisis yang telah dilakukan terhadap rangkaian VCO hasil perancangan, didapatkan hasil bahwa sistem yang telah dirancang memiliki kapabilitas sebagai pembangkit sinyal eksitasi pada sistem EIT dengan nilai frekuensi eksitasi 3.00 KHz - 88.49 KHz.
ARTIKEL REVIEW: GELOMBANG ELECTROMAGNETIC EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) DAN TINGKAT STRESS MANUSIA Galuh Rosida, Anisa Suci; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 1 (2024): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v8i1.4179

Abstract

Tujuan adanya penelitian dengan review artikel ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh EM ELF terhadap stress, apakah dapat berdampak baik seperti digunakan sebagai terapi ataukah berdampak buruk seperti meningkatkan stress. Electromagnetic dengan frekuensi sangat rendah (Extremely Low Frequencytau ELF) merujuk pada gelombang elektromagnetik dengan frekuensi yang sangat rendah, biasanya dalam rentang beberapa hertz (Hz) hingga beberapa kilohertz (kHz). Gelombang ini memiliki panjang gelombang yang sangat panjang, yang berarti bahwa satu gelombang dapat memiliki panjang yang sangat besar, hingga ratusan hingga ribuan kilometer. Artikel review ini menggunakan metode  deskriptif research berbasis artikel review. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa Electromagnetic Extremely Low Frequency dapat menyebabkan stress dan juga dapat digunakan sebagai terapi stress secara bersamaan. Namun, kesimpulannya EM ELF dapat digunakan sebagai terapi apabila frekuensi gelombang yang diberikan pas dan sesuai dosis yang dianjurkan dan dapat menyebabkan stress apabila dilakukan dengan gelombang yang amat tinggi serrta intesitas pemaparan yang juga berpengaruh dalam dampak EM ELF sebagai pemicu stress dan terapi stress ini.  
ANALISIS KONSEP FLUIDA PADA PROSES PENYEMPROTAN PESTISIDA OLEH PETANI Solehah, Mufidatus; Ardiya, Djurmiya Putri Ratu; Malihah, Berlian Marsha; Sudarti, Sudarti; Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 1 (2024): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v8i1.4180

Abstract

Alat penyemprot pestisida merupakan salah satu dari penerapan atau aplikasi dari “Hukum Bernoulli, Hukum Pascal dan Hukum Archimedes”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep fluida pada alat penyemprot pestisida dengan menggunakan metode penelitian literasi review artikel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam artikel yang berasal dari jurnal-jurnal internasional maupun nasional. Dengan rentang tahun mulai dari 2020 sampai dengan tahun 2024 dengan jumlah artikel 20 sampai dengan 30, baik itu jurnal nasional maupun jurnal internasional. Dapat disimpulkan bahwa alat penyemprot pestisida menerapkan hukum Bernoulli Hukum Pasca dan juga Hukum Archimedes, sebagai penggunaan pestisida dalam pertanian meski efektif juga seringkali menimbulkan dampak negatif seperti pencemaran dan resistensi hama. Pada pompa untuk penyemprotan pestisida ini juga bisa diartikan dalam prinsip fluidanya yaitu memindahkan zat cair dari tempat yang bertekanan rendah ke permukaan yang tinggi melalui suatu medium dengan menyuplai energi pada zat cair yang bergerak tersebut dan mengubah energi mekanik menjadi energi kinetik.
DOSIS EFEKTIF RADIASI MEDAN MAGNET ELF UNTUK MEMICU PERKEMBANGBIAKAN BAKTERI Yulandari, Atika; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 1 (2024): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v8i1.4182

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh dosis yang efektif yang digunakan dalam radiasi medan magnet extremely low frequency (ELF) terhadap pertumbuhan bakteri yang relevan dalam proses fermentasi makanan atau bahan pangan. Beberapa Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan medan magnet ELF dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri tertentu seperti salmonella thypimurium dan lactobacillus, yang berperan penting dalam proses fermentasi makanan seperti tempe, keju, dan tape. Ditemukan bahwa intensitas dan durasi paparan medan magnet ELF dapat memengaruhi nilai pH, kualitas rasa, tekstur, dan aroma produk fermentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah mapping article. Penelitian ini memberikan wawasan penting dalam pengembangan teknologi fermentasi dan peningkatan kualitas pangan. Studi sebelumnya juga menyoroti potensi penggunaan medan magnet ELF dalam berbagai proses seperti perkecambahan, fermentasi, dan pertumbuhan bakteri, dengan dampak pada tingkat pH, konduktivitas listrik, tekstur, dan kualitas produk. Aplikasi medan magnet ELF telah dieksplorasi dalam bidang pertanian, pengolahan pangan, dan penghambatan bakteri. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme efek ELF-EMF pada bakteri dan mengoptimalkan penerapannya dalam konteks industri.
MUATAN KEARIFAN LOKAL DALAM TEKS LAGU DAERAH DAN PETUAH SEBAGAI RUJUKAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH (KAJIAN KEARIFAN LOKAL ETNIS MANGGARAI) Lidi, Maria Waldetrudis; Jegho, Angelina; Baharu , Reiner Valerio; Fatima, Noviana Deam; Ndang, Yustika Elfiani
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 1 (2024): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v8i1.4189

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kajian pendidikan karakter yang berkaitan dengan pembelajaran biologi. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji satu teks lagu dan empat petuah yang berasal dari etnis manggarai sebagai rujukan pendidikan karakter dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, wawancara dan kajian literature. Analisis data menggunakan tahap reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis deskriptif dapat dikatakan bahwa empat Petuah/peribahasa (Go’et) tersebut dapat dijadikan sebagai rujukan pendidikan karakter dalam pembelajaran biologi yakni Paka Saung Bembang Nger’eta Wake Caler Nger’wa pada materi struktur jaringan tumbuhan dan fungsinya pada kelas 8, materi sistem perkembangbiakan pada tumbuhan kelas 9 dan struktur organ pada sistem organ dengan fungsinya pada tumbuhan kelas 11. Cimang Neho Rimang Cama Rimang Rana, Kimpur Neho Kiwung Cama Kiwung Lopo pada materi klasifikasi makhluk hidup kelas 7, Eme Wakak Betong Asa, Wanga Waken Nipu Tae pada materi perkembangbiakan vegetatif tumbuhan pada kelas 6 dan Neka nanang leda le reca (cera), olong sisip lau mai rii pada materi komponen ekosistem, interaksi antara komponen serta perubahan lingkungan pada kelas 10. Lagu Senget runi ngkiong juga berpotensi menjadi rujukan pendidikan karakter peduli lingkungan pada materi pengaruh lingkungan terhadap makhluk hidup, interaksi antar komponen penyusun suatu ekosistem dan pengaruh manusia pada ekosistem kelas 7 dan materi upaya pelestarian keanekaragaman hayati dan interaksi makhluk hidup dalam ekosistem,  komponen ekosistem dan macam-macam bentuk interaksi antara komponen ekosistem, dan siklus biogeokimia pada kelas 10.
ANALISIS KORELASI MINAT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FISIKA DI SMA N KABUPATEN PIDIE Saful , Muhammad; Hamdi, Hamdi; Azmi, Ulil
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 1 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i1.5734

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis signifikansi dan arah korelasi antara minat belajar dengan hasil belajar fisika siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA  Negeri  yang  ada  di Kabupaten Pidie pada Semester Genap 2024/2025. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian 40 sorang dengan teknik korelasi yang digunakan adalah korelasi Pearson Product Moment. Korelasi Pearson atau sering disebut Korelasi Product Moment untuk   mengetahui korelasi antara variable bebas (independent) terhadap variable tidak bebas (dependent). Hasil penelitian  ini ada korelasi minat belajar terhadap hasil belajar yang sangat besar korelasinya , berdasarakan hasil uji hipotesis variabel minat belajar dan hasil belajar terdapat korelasi diantara keduanya. Hal ini dapat dilihat berdasarkan pada hasil perhitungan SPSS yang didapat nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang berarti antara  minat belajar dengan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Fisika pada SMA Negeri 1 Sakti Sigli dikabupaten pidie.
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEBAGAI UPAYA PELAKSANAAN PBL BERBASIS STEM PADA TOPIK SUHU DAN KALOR Ekasari, Aprilita; Putra, Don Jaya; Algiranto, Algiranto
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 1 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i1.5846

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi mempengaruhi kemajuan pendidikan di Indonesia. Keadaan Indonesia saat ini diwarnai oleh kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Pendidikan yang bermutu membantu siswa mengembangkan nilai-nilai yang dibutuhkan untuk hidup. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa sebagai upaya penerapan pendekatan PBL berbasis STEM di kelas VII SMP IT Ibnu Sina. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah uraian soal berbasis berpikir kritis sebanyak 10 soal. Instrumen yang akan digunakan telah divalidasi. Hasil validasi ahli terhadap soal memperoleh skor rata-rata sebesar 91,55%. Hasil analisis data menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa pada indikator interpretasi memperoleh skor rata-rata sebesar 64% sehingga dapat diinterpretasikan dalam kategori baik. Pada indikator analisis diperoleh skor rata-rata sebesar 64% sehingga dapat diinterpretasikan dalam kategori baik. Pada indikator simpulan diperoleh skor rata-rata sebesar 64% sehingga termasuk dalam kategori baik. Begitu pula pada indikator evaluasi, nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebesar 60% yang termasuk dalam kategori cukup. Begitu pula pada indikator elaborasi, nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebesar 60% yang dapat diartikan dalam kategori cukup.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI FISIKA MELALUI THREE-TIER DIAGNOSTIC TEST: SEBUAH KAJIAN LITERATUR Maharani, Laras Anindita; Diyana, Tsania Nur
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i2.5932

Abstract

Miskonsepsi dalam pembelajaran fisika merupakan tantangan serius yang berdampak pada keberlanjutan pemahaman konseptual siswa. Three-tier diagnostic test hadir sebagai instrumen yang efektif karena mampu mengevaluasi tingkat pemahaman siswa secara menyeluruh melalui tiga komponen utama: jawaban konsep, alasan jawaban, dan tingkat keyakinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas three-tier diagnostic test dalam mengidentifikasi miskonsepsi fisika melalui kajian literatur sistematis terhadap 13 artikel ilmiah terkini. Pendekatan kualitatif digunakan dalam menganalisis artikel yang diperoleh dari database Scopus dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “three-tier”, “diagnostic test”, “physics”, dan “misconception”. Hasil kajian menunjukkan bahwa three-tier diagnostic test tidak hanya mampu mendeteksi keberadaan miskonsepsi, tetapi juga memetakan jenis serta tingkat keparahannya, menjadikannya alat asesmen formatif yang akurat dan adaptif. Meski demikian, tantangan seperti durasi analisis, kebutuhan pelatihan guru, dan keterbatasan infrastruktur masih menjadi hambatan implementasi yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, integrasi asesmen diagnostik berbasis three-tier perlu disesuaikan secara strategis dengan karakteristik materi dan jenjang peserta didik untuk mendukung pembelajaran fisika yang lebih efektif.