cover
Contact Name
Dr Teuku Muttaqin Mansur, M.H
Contact Email
jurnal@geutheeinstitute.com
Phone
+6285260515644
Journal Mail Official
jurnal@geutheeinstitute.com
Editorial Address
Jalan Teknik I, Cot Irie, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar - Provinsi Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Geuthee
Published by Geuthee Institute
ISSN : 26146096     EISSN : 26146096     DOI : https://doi.org/10.52626/jg.v6i1
Bidang penelitian yang akan dilakukan oleh jurnal ini meliputi: hukum, pendidikan, sains dan teknologi, dan sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 170 Documents
STUDY OF COMMUNITY PARTICIPATION IN THE ESTABLISHMENT OF QANUN OF VILLAGE LAW IN ACEH BESAR DISTRICT Sulaiman Sulaiman; Hasbi Ali; Susiana Susiana
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v5i3.207

Abstract

This article wants to analyze community participation in the process of drafting qanun of village in Aceh Besar District. Community participation is very important in drafting qanun because good law is based on efforts to ensure that the principle of participation runs well. This research was conducted by examining legal materials related to the formation of good law, especially qanun. Based on these provisions, then the process of community involvement in each stage of the formation of the qanun of village is explored. This study finds that public participation in the formation of qanun of village is still limited. This limitation is caused by a number of factors, including socialization that has not been carried out optimally by the village leadership. In addition, there is the problem of the availability of a very small budget for the process of forming the qanun. It is recommended to the Aceh Besar District Government to prepare guidelines for the drafting of the village qanun, in which the public involvement process is well regulated.
MULTISTAGE DESAIN INSTALASI EQUIPMENT ROOM STASIUN MANDALLE BERDASARKAN KARAKTERISTIK BEBAN Santi Triwijaya
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v5i2.171

Abstract

Instalasi merupakan bagian yang penting dalam perencanaan sistem kelistrikan. Dengan perencanaan instalasi kelistrikan yang tepat, peralatan persinyalan (interlocking), telekomunikasi dan fasilitas gedung yang bertenaga listrik dapat beroperasi dengan baik dan menjamin keselamatan manusia disekitar peralatan listrik. Dalam perencanaan instalasi kelistrikan tidak hanya memperhatikan standar perancangan instalasi baik nasional maupun internasional, namun juga harus memenuhi standar pengoperasian fasilitas operasi kerata api. Penelitian ini melakukan perancangan instalasi kelistrikan pada equipment room (ER) stasiun mandale secara multistage. Hasil dari perencanaan instalasi diketahui total kebutuhan catu daya pada equipment room sebesar 12,641 kVA sehingga dibutuhkan catu daya dari PLN sebesar 23 kVA, catu daya genset berkapasitas 16 kVA untuk menyuplai seluruh beban listrik pada equipment room, serta UPS dengan kapasitas 10 kVA untuk membackup sistem persinyalan dan telekomunikasi pada saat normal dan kondisi darurat.
KEPASTIAN HUKUM TERHADAP PERLINDUNGAN PEKERJA OUTSOURCING PASCA UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA Tri Widya Kurniasari
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v5i2.159

Abstract

submission of work from a company to another party which has the aim of reducing the company's burden. Since the enactment of Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation, several subjects in Law Number 13 of 2003 concerning Manpower have undergone changes. The position of the laborer is very weak compared to the position of the owner of the job in practice. Sometimes, these rights are not fulfilled by employers and outsourcing companies. This type of research is a qualitative research, which is used as a research procedure that produces descriptive data on issues related to legal protection for outsourced workers. The research approach used is a combination of normative legal research approaches and legal anthropological approaches. A normative legal research approach is carried out to find out how far the interests and rights of outsourced workers are. Legal protection of outsourcing workers in terms of the principle of legal certainty in Law Number 13 of 2003 concerning Manpower can be seen in two forms, namely legal certainty in preventive protection and legal certainty in repressive protection. Legal certainty in preventive protection includes the certainty of employment relations, namely regarding the status of the employment relationship between outsourced workers and outsourcing companies and the application of the employer. Then the certainty of the type of work of the outsourcing worker, and the certainty of the legal entity form of the outsourcing company. Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation changes the term outsourcing from handing over part of the implementation of work to other companies to outsourcing. There is no longer a limit to the types of work that can be outsourced. The Job Creation Law changes the provisions on outsourcing by removing Article 64 and Article 65 and amending Article 66 of the Manpower Act..
WANPRESTASI DALAM PELAKSANAAN PEMBAYARAN HARGA EKSPOR IKAN TUNA DI BANDA ACEH Eka Kurniasari; Nia Nia
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v5i3.188

Abstract

Riset ini untuk mengetahui dan menjelaskan metode pelaksanaan dan bentuk pembayaran harga yang digunakan dalam perjanjian ekspor impor ikan tuna dan resikonya bagi pengekspor, bentuk-bentuk wanprestasi yang terjadi dalam pelaksanaan pembayaran harga ekspor ikan tuna, serta upaya yang dilakukan dalam penyelesaian wanprestasi yang terjadi dalam pelaksanaan pembayaran harga ekspor ikan tuna di Banda Aceh. Jenis penelitian ini merupakan  jenis penelitian yuridis empiris. Pengumpulan data diperoleh dari penelitian lapangan dengan melakukan observasi dan wawancara terhadap Pengusaha ekspor ikan tuna diwilayah kota Banda Aceh, Staff Dinas Kelautan dan Perikanan serta Staff Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banda Aceh dan. Hasil penelitian yang diperoleh Metode pelaksanaan Ekspor yang dilakukan Eksportir Ikan Di Banda Aceh pada dasarnya dibagi menjadi 3 bagian Sale’s Contract Process, Cargo Shipment Process, Shipping Documents Negotiation Process.  
STRATEGI KREATIF PROSES PRODUKSI PROGRAM ACARA LENTERA UPU Muhammad Ali Mursid Alfathoni; Sya' Dian Triadi; Azmi Nadila
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v5i2.150

Abstract

Saat ini, teknologi komunikasi semakin berkembang. Adanya hal tersebut setiap orang dengan mudah mendapatkan berbagai jenis informasi, hiburan, kajian, dan lainnya dalam waktu singkat. Hal tersebut tentu disebabkan karena adanya media baru seperti youtube. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan strategi kreatif dalam produksi program acara Lentera UPU. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model yang diusungkan oleh Alan Wurtzel dan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi program acara Lentera UPU menggunakan strategi kreatif yang terdiri dari tahapan praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Program acara ini berisikan kajian seputar bulan suci ramadan yang disiarkan secara live streaming melalui akun youtube Universitas Potensi Utama. Adanya strategi kreatif tentu proses produksi dapat berjalan dengan maksimal dan mendapatkan tujuan yang diharapkan.
POLICE DISCRETION IN INVESTIGATION OF TRAFFIC AFFECTS PERFORMED BY CHILD Leni Dwi Nurmala; Robby Waluyo Amu; Yusrianto Kadir
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v5i2.160

Abstract

The implementation of discretion by the police seems to be against the law, but it is a way out that is indeed given by law to the police in order to provide efficiency and effectiveness for the greater public interest, furthermore discretion should not be eliminated. Discretion cannot be removed and should not be eliminated. Discretion is an integral part of the role of the institution or organization. However, discretion can be limited and controlled, for example by tightening written orders and the existence of programmed decisions that are at least able to formulate and demand discretionary action. The problem is, unprogrammed decisions often appear and open the door wide for discretionary making. That the mechanism for applying police discretion to traffic crimes committed by children at the Police investigation level is that the traffic police visited the scene of the case and then sketched the scene of the case, helped victims, recorded witnesses, secured evidence of accidents such as vehicles, driver's licenses, and STNK, for a further investigation process, After that an investigation is carried out by the police to make a case analysis and discretion is carried out if the accident that occurs is minor and the perpetrator is a child who causes a minor accident and a single accident that can be resolved with material compensation, then an agreement is made between the two parties for solving traffic accident cases.
KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM KOLEKSI TERCETAK UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Z Zakiah
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v5i2.145

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana proses pengelolaan koleksi tercetak berbasis sistem. Perpustakaan perguruan tinggi saat ini dituntut mampu mengelola pengetahuan sesuai denga perkembangan zaman. Perpustakaan dalam mengelola pengetahuan berbasis teknologi informasi mengalami kendala dalam hal keuangan dan kemampuan staf.Perpustakaan universitas syiah kuala telah melakukan pengelolaan pengetahuan berbasis sistem sejak tahun 1994 dengan menggunakan aplikasi UILIS (unsyiah integrated library system). Pada tahun 2013 mengintegrasikan kedalam sistem SLIMS selanjutnya memudahkan penelusuran dan penemuan koleksi UPT. Keberhasilan pengelolaan pengetahuan berbasis sistem UPT peprustakaan Unsyiah dapat dilihat dari jumlah koleksi yang telah dikelola sennyak 1005050 judul. Semua dapat diakses melalui portal aplikasi http://uilis.unsyiah.ac.id/opac/
URGENSI MENUNTUT ILMU AGAMA ISLAM DALAM MEMAHAMI AMANAH ALLAH KEPADA MANUSIA Muhibbul Subhi; Muhammad Nasir; Samwil Samwil; Ismu Ridha
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v5i3.196

Abstract

 Agama merupakan suatu tatanan yang mengatur hubungan manusia dengan tuhan. Suatu agama pada umumnya tidak hanya mengatur hubungan seseorang dengan tuhan, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri maupun dengan orang lain. Dalam beragama kita harus mengetahui amanah apa saja yang diembankan Allah SWT kepada manusia. Untuk mengetahui amanah, kita diharuskan menuntut ilmu agama Islam agar semua ibadah yang kita lakukan tersebut tidak sia-sia di sisi Allah. Tujuan pembahasan dalam tulisan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana seorang hamba benar-benar beribadah kepada Allah SWT berdasarkan syarat dan rukun dalam ajaran Islam. Teknik pengumpulan data dalam tulisan ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan library research (telaah pustaka).Hasil telaah pustaka menunjukkan bahwa persyaratan hukum wajib, sunah, mubah, haram, makruh merupakan suatu yang harus benar-benar diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari, agar semua amalan ibadah kita diterima di sisi Allah SWT. Semua amanah tersebut akan dapat kita kerjakan apabila kita memiliki ilmu Agama Islam dengan benar dan selalu merujuk kepada kitabullah dan assunnah.Kata Kunci : Urgensi, Ilmu, Agama Islam
KOMPATIBILITAS TOLERANSI DAN BUDI LUHUR DALAM INTERAKSI ANTAR UMAT BERAGAMA DI DESA URASO Abdul Rahman
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v5i3.167

Abstract

Toleransi dan budi luhur hingga saat ini masih berkembang sebagai modal dasar dalam mewujudkan interaksi sosial yang harmonis pada masyarakat Desa Uraso yang beraneka ragam suku, agama, ras, dan antar golongan. Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang (1) interaksi sosial berbasis toleransi (2) pengejawantahan budi luhur di Desa Uraso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Data dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskripitif naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi sangat kuat di Desa Uraso karena didukung oleh maraknya kegiatan masyarakat yang terjalin dalam bidang sosial maupun ekonomi. Sementara budi luhur ditunjukkan dengan sikap cinta kasih, tolong menolong, saling menghormati, dan sikap syukur. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepatuhan terhadap ajaran agama dan nilai kearifan lokal dapat mewujudkan keharmonisan sosial antar umat beragama di Desa Uraso.
ANALYSIS OF THE SETTLEMENT OF THE WORSHIP PENALTY AGAINST ACTION OF JINAYAH MAISIR’S IN ACEH Muhammad Nasir; Hamdani Hamdani
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v5i3.198

Abstract

The implementation of Islamic jinayah law in Aceh Province applies only to the actions of jinayah maisir (gambling), khamar and khalwat, as well as hudud, whereas the acts of jinayah qisas and diyat have not been enforced. This study analyzed the cases that were decided by the Aceh Syariah Court in 2005 and 2006 based on Qanun Aceh Province Number 13 of 2003 about Jinayah Maisir (Gambling) which was then currently enacted Qanun No 6 of 2014. The study uses a qualitative methodology with a legal approach and a case approach. This study found that the court, which convicted the court in connection with the jinayah of the maisir act, showed that the allocation of ta'zir punishment on maisir offenders according to Qanun Aceh Province Number 13 of 2003 About Maisir (Gambling) is in line with the requirements of ta'zir in Islam. It is recommended to the judges in the court to continue to adhere to the Islamic and legal provisions that exist in deciding sharia law matters in Aceh

Page 10 of 17 | Total Record : 170


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 3 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin More Issue