cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,259 Documents
Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak-Anak Melalui Pemberdayaan Guru di SDN 3 Sumelap Kota Tasikmalaya Emma Kamelia; Cahyo Nugroho; Rieza Zulfahmi Taftazani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6897

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah aspek kesejahteraan anak-anak yang sering terabaikan. Berdasarkan survey awal yang dilakukan di SDN 3 Sumelap Kota Tasikmalaya 48,4% di dapatkan pengetahuan tentang Kesehatan gigi dan mulut dengan kriteria buruk. Untuk mengatasi masalah ini, program pemberdayaan guru di SDN 3 Sumelap, Kota Tasikmalaya, telah dilaksanakan. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya merawat gigi dan mulut mereka secara dini. Dalam program ini, guru-guru diberikan pelatihan intensif tentang kesehatan gigi dan mulut, teknik menyikat gigi yang benar, dan cara memberikan edukasi kesehatan gigi kepada siswa. Hasil pengetahuan awal dan akhir guru-guru serta siswa-siswi yang diukur menunjukkan peningkatan yang signifikan. Program ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan gigi dan mulut di kalangan guru dan siswa. Dengan dukungan yang berkelanjutan dan keterlibatan komunitas yang lebih luas, diharapkan program ini dapat menciptakan generasi yang lebih sadar akan pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut mereka.
Upaya Pendampingan Restrukturisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Tirtoyudo Kabupaten Malang Yaris Adhial Fajrin; Dedik Fitrah Suhermanto; Iradhad Taqwa Sihidi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6908

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Desa Tirtoyudo Kabupaten Malang pada faktanya belum memiliki kinerja yang memuaskan dalam pengelolaan potensi unggulan desa yakni kopi. Salah satunya karena lemahnya struktur kelembagaan sehingga program organisasi yang telah ditetapkan tidak dapat berjalan dengan baik. Tujuan dari pengabdian ini adalah melakukan pelatihan dan pendampingan restrukturisasi kelembagaan di BUMDES Tersebut. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini berjenjang dimulai dari observasi, pelatihan dan pendampingan (evaluasi) kepada mitra. Hasilnya pengabdian ini mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran untuk melakukan manajemen organisasi yang profesional. Dengan memahami hal tersebut selanjutnya timbul keinginan untuk segera melakukan resktruturisasi BUMDES dan sampai saat ini proses tersebut telah berjalan
Penguatan Kelas Ibu pasca salin dan Menyusui sebagai upaya Pemenuhan Nutrisi Rizki Amalia; Achmad Syafiuddin; Fauziyatun Nisa’; Yunik Windarti; Ulliyatul Laili; Winawati Eka Putri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6911

Abstract

Postpartum mothers really need nutrition because nutrition can affect breast milk production, postpartum recovery, and other influences on the postpartum mother's survival. If a postpartum mother experiences malnutrition, the postpartum mother can suffer from diseases such as anemia. This incident has an impact on the baby, namely that it can experience growth and development problems, young babies get sick and get infections. Recovery during the postpartum period can be accelerated by fulfilling nutrition for postpartum mothers which includes good nutrition, balanced nutrition, and increasing breast milk production. If nutritional disorders such as malnutrition, iron deficiency and anemia can inhibit wound healing. Community service activities were carried out for 1 month with 28 postpartum mothers participating in the Wonokromo subdistrict RW hall. This activity involves providing health education using power point media, LCD and leaflets about fulfilling nutrition during postpartum using the lecture and question and answer method. Measuring the level of knowledge by conducting a pre-test before providing education, followed by a post-test after providing education. The results of this community service activity showed that the level of knowledge during the pre-test was obtained with a score of 32.1%, while during the post-test the level of knowledge increased to 89.3%. The conclusion of this community service activity is that there is an increase in the knowledge of postpartum mothers in fulfilling nutrition.
Sosialisasi Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Kemandirian Kesehatan Masyarakat melalui Pengolahan Kulit Manggis Tita Kartika Dewi; Lusiana Lusiana; Hamdan Drian Adiwijaya; Nine wahyuni Maulani; Vera Purnama; Deny Ernawan; Nour Athiroh; Ratna Djuniwati; Agus Sugianto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6913

Abstract

Kemandirian kesehatan masyarakat merupakan hal yang perlu diwujudkan, oleh karena itu berbagai langkah dilakukan untuk mendukung tujuan tersebut. Manggis (Garcinia mangostana Linn.) merupakan tanaman tropis asli Indonesia. Khasiat buah ini sangat banyak untuk kesehatan, terutama pada bagian kulitnya mengandung zat tertentu diantaranya “xanton”, yang berkhasiat sebagai antioksidan sebagai penangkal radikal bebas. Desa Ponggang merupakan daerah penghasil buah manggis terbesar di kabupaten Subang dimana pada setiap panennya menyisakan buah manggis afkiran yang berpotensi menjadi limbah sehingga sangat dibutuhkan informasi dan sosialisasi terkait teknologi dalam pengolahan kulit buah manggis. Kegiatan sosialisasi teknologi tepat guna ini merupakan implemetasi dari raihan Hibah Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun masyarakat) tahun 2023 yang didanai oleh DRTPM Kemdikbudristek dengan mengusung tema untuk mendukung kemandirian Kesehatan melalui pemanfaatan kulit manggis. Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat desa Ponggang terutama klota Mahkota Manggis dan Sadang Jaya (sebagai Mitra Sasaran). Program Kosabangsa Universitas Subang (sebagai Tim Pelaksana) dan Universitas Islam Malang (sebagai Tim Pendamping) ditujukan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan manggis afkiran dan limbah kulit manggis menjadi minuman fungsional kaya antioksidan dengan menggunakan teknologi tepat guna, sehingga dapat menghasilkan produk yang mempunyai nilai jual dan untuk mencapai kemandirian kesehatan serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.  Alat mekanisasi yang digunakan terdiri dari alat penggiling, alat pengering, dan mesin ekstraktor
Optimasi Bisnis Melalui Strategi Digitalisasi Pemasaran dan Pelaksanaan Pencatatan Akuntansi I Wayan Gde Yogiswara Darma Putra; Ida Bagus Gde Indra Wedhanapurba; I Wayan Chandra Adyatma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6914

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki potensi besar dan sumber daya alam yang melimpah untuk produk pertanian. Namun dari adanya potensi tersebut, permasalahan ekonomi yang dihadapi masyarakat desa yang mayoritas bertani sangat beragam. Umumnya, perempuan terdorong untuk mencari nafkah karena tuntutan ekonomi rumah tangga yang dapat disebabkan penghasilan suami yang kurang mencukupi kebutuhan keluarga. Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan suatu wadah yang memberikan kesempatan bagi kaum perempuan untuk ikut andil dalam memajukan sektor pertanian. Salah satu kegiatan yang bisa mengaktualisasi kaum perempuan yaitu dengan mengikuti organisasi-organisasi perempuan. KWT Pala Sarwa Nadi diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi perempuan di desa tersebut untuk menyalurkan kemampuannya dalam mengolah lahan pertanian dan melalui berbagai kegiatan yang diadakan oleh KWT dapat meningkatkan aktualisasi mereka di lingkungan sosialnya. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh mitra meliputi: 1) Belum memiliki pembukuan 2) Belum memiliki sistem pemasaran 3) Belum memahami tata kelola perusahaan. 4) Belum memiliki label/brand. Solusi yang ditawarkan untuk masalah ini adalah 1) Melakukan pendampingan pembuatan pembukuan dan laporan keuangan sederhana serta dibuatkan sistem sederhana. 2) Membuatkan website dan sosial media serta memasarkan ke masyarakat luar. 3) Memberikan pelatihan mengenai penerapan tata kelola perusahaan. 4) Melakukan pembuatan branding dari produk yang ditawarkan.
Gerak SKM (Senam Kaki Musik) Untuk Diabetes Melitus Sebagai Pengembangan Promotif dan Preventif Bersama Kader Kesehatan di Puskesmas Cikarang Tahun 2022 Yana Setiawan; Lalu Rodi Sanjaya; Armi Armi Armi Armi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6918

Abstract

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula darah. Prevalensi Diabetes Melitus di Jawa Barat menempati peringkat 21 dari 36 provinsi. Pada tahun 2020 di Kabupaten Bekasi penderita Diabetes Melitus yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar berjumlah 22.573 dengan persentase 9.32%, dari 242.169 penderita. senam kaki diabetes dengan menggunakan musik sangat diperlukan untuk melancarkan peredaran darah serta meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh yang dibantu melalui musik dapat menurunkan resiko terjadinya luka pada kaki penderita diabetes. Sosialisasi dan edukasi mengenai Diabetes Melitus dan gerakan Senam kaki dengan musik dilakukan bersama kader posyandu Puskesmas Cikarang dan dilakukan dibeberapa lokasi Posyandu. Pelatihan senam kaki dengan menggunakan musik dilakukan melalui pendampingan, tim melatih ketua kader posyandu mulai alat bantu dan musik yang digunakan saat gerakan senam kaki dilakukan, ketua kader diberi kesempatan untuk melatih secara langsung kepada anggota kader sehingga sistem rantai informasi tersampaikan kepada masyarakat.
Pemanfaatan E-Commerce Untuk Meningkatkan Pemasaran Produk Kerajinan Celengan Gerabah di Desa Pejaten Kabupaten Tabanan : Indonesia A.A Media Martadiani; I Ketut Darma; I B Komang Suarka
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6919

Abstract

Sektor UMKM diharapkan mampu menjadi sumber kekuatan baru perekonomian nasional dalam menghadapi krisis. Untuk bisa menjadi kekuatan baru di bidang ekonomi, pemerintah hendaknya memperhatikan SDM dan Manajemennya. Inovasi dari rata-rata UMKM selama ini dirasa masih minim sehingga bisnis UKM kerap jalan ditempat. Belum lagi persoalan financial atau modal usaha yang kerap menghambat pelaku UKM untuk meningkatkan produktivitasnya. Persoalan terakhir yang harus diperhatikan adalah keterbatasan akses pemasaran. Salah satu desa yang menjadi sasaran kegiatan PKM adalah UKM celengan gerabah. Lokasi Mitra PKM ini berada di Br Pangkung, Desa Pejaten kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, yang jaraknya dengan kampus Universitas Warmadewa ±27 km.  Menurut Pak Made Mertha dampak yang dirasakan kendala saat ini adalah kendala dalam pemasaran karena mengalami penurunan penjualan.  Permasalahan yang dihadapi mitra adalah sulit mengembangkan usaha. Karena terbatasnya sumber modal, kurangnya promosi, belum melakukan pencatatan pembukuan terkait dengan biaya-biaya yang telah dikeluarkan dan dalam menjalankan usahanya mitra menjalankan usahanya secara kekeluargaan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan solusi bagaimana meningkatkan penjualan karena itu tim pengabdian memberi solusi berupa pemberian pendampingan manajemen keuangan, dan manajemen pemasaran.dan tata kelola kewirausahaan.
Efektivitas Program Pelayanan Dan Penguatan Literasi Calon Pengantin Dan Pasangan Usia Subur (PUS) Dalam Upaya Cegah Stunting Dari Hulu Yustin Ari Prihandini; Cast Torizellia; Novian Adhipurna; Bio Putri Ayanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6925

Abstract

Masalah gizi di Kalimantan Selatan perlu di berikan perhatian lebih dikarenakan masih terdapat balita (usia 0-59 bulan) yang mengalami masalah gizi kategori sangat kurus berada pada prevalensi 3,9% di atas angka nasional yaitu 3,5% dan kategori kurus 9,2% jauh di atas angka nasional 6,7% dan kategori pendek yaitu 21,1% di atas angka nasional 19,3% dan kategori sangat pendek 12% juga di atas angka nasional 11,5%. Salah satu penyebab stunting yaitu pernikahan dini, pada 2022, data angka perkawinan anak di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ada berada pada 5 besar nasional dengan angka 10,53 %. Kelurahan Guntung Manggis adalah satu di antara kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Memiliki luas wilayah 2.150 hektar. Jumlah penduduk pada 2018 terdata sebanyak 2.568 KK. Angka perkawinan anak di kelurahan Guntung Manggis termasuk tinggi yaitu sebesar 5,6%, Pendekatan perlu dilakukan sejak dini, dari hulu memberi konseling pra nikah mencegah terjadinya stunting memberi pemahaman tentang kesehatan reproduksi, termasuk persiapan psikologi dan ekonomi. Metode pelatihan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan diskusi kepada calon pengantin dan pasangan usia subur (PUS) Kelurahan Guntung Manggis tentang penyampaian materi dilakukan dengan pemberian edukasi dan penyuluhan langsung kepada calon pengantin dan pasangan usia subur
Pelatihan Penyusunan Asessment dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Kuningan Sendi Fauzi Giwangsa; Ari Arasy Magistra; Sandi Budi Iriawan; Tatang Syaripudin; Asep Saefudin; Evi Rahmawati; Givani Nurhayati Putri; Rosita Rosita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6927

Abstract

Kurikulum Merdeka yang digaungkan oleh pemerintah sekarang ini ternyata masih menjadi tantangan bagi beberapa guru di SD khususnya di Kabupaten Kuningan. Masih banyak guru-guru yang belum begitu terampil dalam mengimplementasikan kurikulu merdeka khususnya pada aspek Assesment. Oleh karena itu diperlukan pelatihan mengenai penyusunan Assesment dalam kurikulum merdeka bagi guru-guru di Kabupaten Kuningan. Pelatihan penyususnan Assesment ini dilakukan secara blendeed yaitu dilakukan secara daring melalui zoom meeting serta workshop praktek penyususnan Assesment kurikulum merdeka secara tatap muka. Berdasarkan pelatihan ini para peserta mampu menyusun instrumen assesmnet dalam kurikulum merdeka dengan baik
Strategi Promosi Perpustakaan Dalam Meningkatkan Minat Kunjung Pemustaka Di Perpustakaan Subaca Desa Sukapura Tansah Rahmatullah; Rifqi Zaeni Achmad Syam; Amelia Sulistia Rahayu; Dani Taopik Hidayat; Ifah Rafifah Syahalam
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6938

Abstract

Hadirnya Perpustakaan Desa bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, meningkatkan akses terhadap informasi dan pengetahuan, serta meningkatkan kesempatan belajar. Perpustakaan merupakan tempat yang ideal untuk meningkatkan literasi masyarakat karena perpustakaan dapat menyediakan akses yang luas dan beragam kepada sumber-sumber informasi yang dibutuhkan, serta menyediakan program-program pendidikan dan pelatihan yang dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan literasinya. Namun, kesadaran masyarakat akan pentingnya peran perpustakaan dalam meningkatkan literasi masih rendah yang berimplikasi pada rendahnya jumlah kunjungan ke perpustakaan. Selain itu, pandemi COVID-19 juga berdampak pada rendahnya minat masyarakat untuk berkunjung ke Perpustakaan Desa Sukapura. Program dilakukan dengan merancang dan melaksanakan strategi promosi perpustakaan desa, sehingga dapat menarik minat kunjungan masyarakat serta peningkatan literasi warga, yang dilaksanakan dengan menggunakan model Participatory Action Research (PAR) berbasis literasi. Kegiatan promosi perpustakaan SUBACA dilaksanakan dengan metode story telling, menonton video, brosur, serta kegiatan pendukung lainnya. Semua program dapat terlaksana dengan baik dan lancar walaupun ada beberapa kendala, namun hal tersebut dapat diatasi. Setelah program dilaksanakan, kegiatan promosi perpustakaan yang dilakukan telah memberikan manfaat dalam hal membuka literasi untuk anak-anak dan masyarakat, serta perpustakaan menjadi lebih berkembang. Namun, tantangan berat program ini adalah menciptakan keberlanjutan, harapannya, masyarakat secara mandiri mampu melakukan usaha-usaha nyata untuk meningkatkan taraf hidupnya dengan memanfaatkan perpustakaan desa sebagai gerbang pengetahuan.