cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,315 Documents
Penguatan Literasi Numerasi Melalui Diseminasi Penggunaan Media dan Platform Pembelajaran Phetcolorado dan Canva Rosiana Mufliva; Tatat Hartati; Dwi Heryanto; Effy Mulyasari; Ira Rengganis; Izzah Muyassaroh; Rina Heryani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6956

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyrakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan kompetensi pedagogik khususnya perancangan dan penggunaan media pembelajaran dalam rangka penguatan literasi dan numerasi sebagai bekal fundamental di era society 5.0 bagi guru Sekolah Dasar. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru di Kabupaten Kuningan dalam menggunakan media pembelajaran dan mengenal berbagai platform pembelajaran yang dapat memperkuat kompetensi literasi dan numerasinya dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Sehingga, Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong guru-guru Sekolah Dasar di Kabupaten Kuningan agar dapat menyajikan pembelajaran yang inovatif dengan mengeksplorasi berbagai media pembelajaran yang variatif guna mendukung penguasaan siswa dalam bidang literasi numerasi. Metodologi yang digunakanpada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merujuk pada model training yang berdasar pada kebutuhan pelatihan (training need assesment) dengan pendekatan model deduktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakasanakan secara daring dan luring dengan melibatkan lebih dari 100 peserta. Melalui pendampingan guru-guru Sekolah dasar dapat mengembangkan produk media literasi numerasi di SD berbasis platform phetcolorado dan canva. Simpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah melalui pelatihan dan pengembangan media pembelajaran berdasarkan platform penguatan literasi numerasi bagu guru-guru SD Kabupaten Kuningan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran inovatif yang lebih kontekstual, adaptif, fleksibel dan sesuai dengan karakteristik dan tugas perkembangan siswa SD
Pemberdayaan Remaja Putus Sekolah Melalui Desain Rutinitas Produktif Menuju Kemandirian Finansial Karolus Belmo; Marianus Saldanah Neno; Penina Nufninu; Otbil Wilson Selan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6962

Abstract

Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tunas Muda Kaniti didirikan berdasarkan musyawarah bersama pemudadan masyarakat kampung Kaniti atas dasar keprihatinan terhadap kondisi konkrit kehidupan remaja putus sekolah yang tidak memiliki pekerjaan/menganggur, memiliki ketergantungan finansial pada orang tua, merasa frustasi dan ingin merantau. Fokus kelompok ini ialah pemberdayaan remaja putus sekolah berdasarkan pada potensi peternakan dan pertanian di desa Penfui Timur. Tujuan kegiatan ini ialah untuk menguatkan keberadaan KUB Tunas Muda Kaniti melalui pemberdayaan anggota dan penguatan unit-unit usaha yang telah dirintis dengan cara pemberian dukungan modal dan pengadaan anakan Lele dan Ayam Petelur untuk bidang peternakan serta bibit sayur-sayuran untuk pemanfaatan lahan pekarangan rumah dengan maksud melahirkan kebiasan produktif anggota dan lahirnya sumber pendapatan; peningkatan kapasitas SDM para remaja melalui penyuluhan, pelatihan dan pendampingan intensif; membentuk etos kerja produktif melalui penciptaan sistem kerja/rutinitas terjadwal tujuannya ialahuntuk membentuk sebuah “Pembiasaan” atau rutinitas harian baru bagi anggota. “Pembiasaan” ini pada akhirnya akan membentuk sebuah perilaku baru “perilaku produktif”. Target konkrit dari kegiatan ini ialahmenguatnya keberadaan KUB Tunas Muda Kaniti, lahirnya perilaku produktif anggota kelompok melalui sebuah design “Pembiasaan” dalam sebuah rutinitas setiap hari serta kemandirian finansial setiap anggota.Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan dihadiri oleh para paserta dari anggota KUB Tunas Muda, Kepala Desa dan tokoh masyarakat desa Penfui Timur. Hasil yang didapatkan ialah terbangunnya semangat dan kesadaran anggota untuk bekerja produktif dan hal ini didukung dengan kesepakatan dalam kelompok untuk membuat jadwal kerja rutin untuk setiap anggota. Dalam mewujudkan itu maka pada kesempatan itu diberikan juga paket untuk mendukung hidupnya usaha anggota kelompok seperti paket ikan Lele, Ayam Petelur, Bibit tanaman Holti Kultura dan Paket Babershop. Kegiatan Pendampingan akan dilakukan untuk memastikan pemanfaatan paket yang diberikan demi terbangunnya rutinitas produktif anggota dan berdampak lebih pada keadaan finansial anggota
Pelatihan dan Pendampingan Product Branding dan Digital Marketing pada UMKM Perkebunan Masyarakat Desa Cenrana Kabupaten Sidenreng Rappang Romy Nugraha; Usman Rahman; Suriadi Suriadi; Sukriwa Sukriwa; Sarina Basri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6963

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah memiliki peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara apalagi desa. UMKM merupakan penyumbang terbesar presentase di PDB Indonesia, UMKM juga membuka banyak lapangan kerja dan menurunkan angka kemiskinian dalam suatu wilayah. Maka dari itu UMKM sangat penting untuk diperhatikan. Di Desa Cenrana Kabupaten Sidenreng Rappang banyak pelaku UMKM yang bergerak di sektor agribisnis seperti produk madu hutan, jagung, kemiri dan durian. Di Desa Cenrana pengelolaan UMKM nya belum maksimal dikarenakan masyarakat menjual produknya melalui penjualan langsung hasil mereka atau dengan cara pemasaran tradisonal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM yang ada di Desa Cenrana untuk melakukan inovasi kepada produk perkebunan mereka, memaksimalkan potensi Jagung, Kemiri, durian dan madu hutan agar memiliki nilai yang lebih tinggi dengan cara melakukan pengembangan dan branding produk. Serta melakukan pelatihan digital marketing dengan tujuan memberikan dampak jangkauan pemasaran produk yang lebih luas. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skill baru masyarakat desa untuk membuat branding produk dan meningkatkan nilai produk mereka, serta pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan produk melalui media sosial dan platform pasar digital lainnya. Dalam implementasinya penjualan UMKM masyarakat Desa Cenrana mengalami peningkatan.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Mengembangkan Produk Olahan Berbasis Local Natural Potensial menjadi Makanan Khas Daerah (Bomilu Halmahera) di Desa Dufa-Dufa Kabupaten Halmahera Utara Sasmayunita Sasmayunita; Risna Srinawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6970

Abstract

Pengabdian ini merupakan pengembangan potensi alam yang ada di Kecamatan Tobelo dengan Judul pendampingan Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Mengembangkan Produk Olahan Berbasis Local Natural Potensial Menjadi Makanan Khas Daerah “Bomilu Halmahera” di Desa Gamsungi Kabupaten Halmahera Utara. Mitra pada pengabdian ini adalah seluruh masyarakat Desa Gamsungi khususnya istri dari para petani jagung di Desa tersbut. Kegiatan PKM ini di laksanakan pada bulan Agustus 2023. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari 3 tahap yaitu 1) observasi yang dilakukan antara mahasiswa dan dosen pendamping, (2) sosialisasi dan praktek pembuatan kue, dan (3) monitoring kerja mitra. Berdasarkan hasil observasi yang kemudian dikaji, sehingga disimpulkan bahwa permasalahan mitra adalah potensi hasil pertanian yang berupa jagung cukup melimpah, namun nilai jualnya cukup rendah yakni berkisar dari 2000-3000/biji yang mengakibatkan pedapatan ekonomi rumah tangga tidak mengalami peningkatan, dibutuhkan sebuah inovasi agar dapat meningkatkan hasil pendapatan, seperti bisa dijadikan dan dikembangkan menjadi sebuah makanan khas dari daerah tersebut yang akhirnya mampu meningkatkan pendapatan para petani jagung. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat sangat antusias pada sosialisasi Teknik Pengembangan produk olahan jagung menjadi kue bolu, namun karena keterbatasan alat yang digunakan oleh tim pengabdian sehingga hanya memfokuskan pada ibu rumah tangga yang suaminya merupakan petani jagung sebanyak 20 peserta. Harapannya adalah peserta yang terpilih ini mampu menjadi perintis dalam pengembangan produk olahan jagung. Selama proses pengabdian sudah bisa ditarik kesimpulan bahwa produk ini akan menjadi salah satu ikon didaerah Halmahera, terbukti dengan rasanya yang sangat enak ditambah lagi pemebrain nama yang cukup unik yaitu bomuli halmahera. Bomilu diambil dari kata bolu milu, artinya bolu yang terbuat dari jagung, sedangkan Halmahera diberikan agar pasarnya bisa lebih luas yang meliputi seluruh daerah Halmahera, bauk utara, Selatan, timur maupun barat.
Tata Kelola Pemerintahan Desa Dalam Menunjang Penataan Arsip Di Desa Lape Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Mohammad Rusli Syuaib; Abd Khalid Hs Pandipa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6974

Abstract

Kegiatan Bimbingan Teknis Penataan Arsip Desa ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada perangkat desa di Kecamatan Poso Pesisir Utara khususnya Desa Lape dalam melakukan kegiatan kearsipan. Kegiatan pelatihan ini bermanfaat bagi pemerintah desa dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa dengan baik dan tertib. Yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah Sekertaris Desa, Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan, Kepala Urusan Pembangunan, Kepala Urusan Umum dan Kepala Urusan Keuangan di Desa Lape Kecamatan Poso Pesisir. Namun dalam hal ini, penataan arsip desa di Desa Lape Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso belum maksimal atau masih kurang baik karena tidak sesuai dengan yang diharapkan yaitu arsip yang masih berantakan atau belum tertata dengan baik dengan sistim yang digunakan, sehingga kegiatan kearsipan tidak berjalan dengan lancar dalam penyimpanan dan penemuan kembali arsip. Hal ini sebabkan karena kurang nya tanggungjawab dari pegawai tersebut dengan kata lain setiap arsip tidak disimpan dengan tertib dan teratur berdasarkan sistim, sehingga dalam penyimpanan, arsip tidak mudah dan cepat ditemukan kembali. Selain itu keterbatasan sarana dan prasarana kearsipan, keterbatasan dana atau anggaran untuk pengelolaan arsip. Oleh karena itu kami menyarankan perlu meningkatkan pemahaman para perangkat desa yaitu dengan memberikan bimbingan teknis mengenai penataan arsip. Selain itu, meningkatkan kesadaran aparat desa akan penting nya arsip untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik dan tertib. Arsip dapat memberikan informasi secaramaksimal, maka diperlukan pengelolaan kearsipan yang baik dan teratur serta setiap pegawai atau pengolah arsip harus diberikan pelatihan, pendidikan, kursus-kursus, arahan, bimbingan tentang pengelolaan kearsipan selain itu perlua dan ya tanggungjawab dari pengelola arsip agar pengarsipan dapat berjalan dengan baik dalam meningkatkan tertib administrasi
Pelatihan Penggunaan Reels Instagram sebagai Media Pembelajaran Digital Asriani Asriani Thahir; Sri Wahyuni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6975

Abstract

Teknologi telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan, mengubah paradigma masyarakat menjadi lebih konsumtif dalam menyampaikan dan mencari informasi. Dalam bidang pendidikan, perlu adanya penyesuaian dengan perkembangan teknologi agar proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menarik, terutama untuk memenuhi kegemaran milenial sebagai peserta didik. Sementara itu, penggunaan media sosial, terutama Instagram, oleh siswa masih terbatas pada hiburan dan komunikasi tanpa dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan pelatihan penggunaan media pembelajaran digital, khususnya melalui fitur Reels Instagram. Reels, dengan durasi video satu menit, dapat dijadikan alat kreatif untuk menyampaikan materi pembelajaran secara singkat dan menarik. Melalui pelatihan ini, diharapkan guru dapat lebih melek teknologi dan inovatif dalam menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kegemaran siswa. Pelaksanaan kegiatan PKM di SMP AL Irsyad Kota Ternate melibatkan beberapa tahapan yang berhasil diselesaikan dengan baik. Antusiasme dan dukungan dari mitra, terutama guru-guru, sangat tinggi, menunjukkan bahwa kegiatan ini dianggap positif dan bernilai. Pelatihan menggunakan Reels Instagram dalam pembelajaran diharapkan dapat membuka ruang kreativitas bagi gurudan siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta memberikan penyegaran ilmu dan wawasan. Pemanfaatan Reels Instagram, sebagai alat pembelajaran dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital dan merespons tuntutan program Merdeka Belajar.
Pemasaran Digital Tenun Songket Buleleng Bali Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi; Kadek Sintya Dewi; I Gede Partha Sindu; Nyoman Sugihartini
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6976

Abstract

Kain tenun Songket khas Buleleng adalah kain tenun tradisonal Bali yang memiliki keunikan tersendiri, misalnya: benang yang digunakan adalah benang sutra dengan modifikasi benang emas, pewarna alami dari alam seperti pewarna dari tumbuh-tumbuhan, serta motif songket mencirikan kehidupan peradaban masyarakat dan alam Buleleng (Bali utara). Adapun yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok pengrajin kain songket desa penglatan dengan jumlah anggota 15 orang. Permasalahan yang dialami mitra adalah: Mitra belum melakukan pemasaran yang baik. Proses penjualan kain songket masih dilakukan dengan cara-cara konvensional, yakni pembeli datang langsung ke rumah pengrajin, Mitra belum memiliki pengetahuan tentang digital marketing, perencanaan bisnis, manajemen keuangan, manajemen usaha, time manajemen, Mitra belum melakukan inovasi usaha, seperti: pengemasan produk dengan kotak eksklusif, membuat turunan produk songket, menjalin kerjasama dengan pemda ataupun pihak swasta setempat agar menjadikan kain songket khas buleleng sebagai cinderamata. Adapun solusi yang akan dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu: Melakukan Digital marketing, meliputi: Membuatkan logo usaha, website, account social media di facebook/instagram, Mendaftarkan usaha di marketplace ternama, Membuat produk inovasi turunan songket khas Buleleng, pembuatan nota, pembuatan kartu nama, pembuatan kemasan eksklusif, pembuatan banner untuk kegiatan pameran, pembuatan cap usaha, pembuatan brosur, membuat buku profile, Melakukan pelatihan manajemen produksi, Pelatihan SDM, Pelatihan pembuatan business plan, Pelatihan Manajemen bisnis, Pelatihan pembukuan. Metode yang akan digunakan: persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, FGD, dan evaluasi. Kegiatan ini telah menghasilkan website dengan alamat https://songketbuleleng.com.
Promosi Kesehatan Pecegahan Infeksi Salmonella Typhi Untuk Mendukung Program Kesehatan Masyarakat Rian Anggia Destiawan; Sholihatil Hidayati; Dhina Ayu Susanti; Ahdiah Imroatul Muflihah; Siti Huzaimah; Tiara Wahyu Norbaity
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6989

Abstract

Salmonella Merupakan bakteri gram negatif berbentuk batang, dan memiliki flagela. Nama Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella adalah salmonellosis yang menyebabkan demam tifoid. Salmonellosis dapat ditularkan melalui makanan dan minuman. Tujuan dari pengabdian masyarakat adalah untuk menggalakkan kesehatan pencegahan infeksi salmonella typhi di masyarakat untuk mengurangi penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Metode pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan materi kepada masyarakat terkait penyakit tipus yang disebabkan oleh infeksi Salmonella typhi dan melihat masukan dari masyarakat. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat dukungan masyarakat untuk demam tifoid yaitu dengan cara menjaga kebersihan lingkungan, Menjaga imunitas, menjaga kebersihan makanan, dan mencuci tangan sebelum makan. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah adanya pemahaman masyarakat baik dalam pencegahan penyakit tifoid yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi.
Penyuluhan Dan Pelatihan Pengolahan Rimpang Menjadi Jamu Instan Di Kelompok Wanita Tani Karya Agung Zulkarnain Zulkarnain; Maryati Maryati; M. Adie Syaputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7000

Abstract

Tanaman obat merupakan tanaman dengan memiliki khasiat yang dapat digunakan sebagai obat-obatan dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit. Pasca Covid-19, masyarakat tetap mengkonsumsi obat-obat tradisional untuk menjaga kesehatan. Hal ini yang dimanfaatkan oleh KWT Karya Agung untuk tetap memproduksi jamu instan, dimana permintaan jamu instan yang terus meningkat. KWT Karya Agung memiliki kendala terkait dengan pembuatan produksi yang lebih baik dan peralatan yang digunakan masih sangat sederhana, oleh karena itu perlu pemberdayaan KWT Karya Agung supaya lebih maju lagi terutama dalam memproduksi jamu instan. Anggota KWT Karya Agung berjumlah 25 orang yang bertempat di jalan 9 dusun V RT/RW 005/002 Kampung Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah. Pengabdian yang dilakukan menjadi 3 tahap yaitu Focus Group Discousion (FGD), Penyuluhan dan Pelatihan
Integrasi Ternak Kakao Kelompok Tani Saribatukarang Desa Lape dalam Menghadapi Tantangan di Era Perubahan IklimIklim Abdul Rahim Saleh; Galip Lahada; Ratno Ratno
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7002

Abstract

Komoditi Kakao yang merupakan komoditi andalan Kabupaten Poso sebagai sumber penghidupan masyarakat di desa Lape, Kecamatan Poso Pesisir. Produktivitas lahan kakao di desa Lape saat ini jauh dibawah rata-rata produktivitas Nasional, sebagai akibat kesuburan tanah menurun setelah dikelola secara tidak berkelanjutan. Tantangan semakin meningkat di Era Perubahan Iklim, sehingga dibutuhkan inovasi untuk dapat menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut. Limbah ternak kambing yang diusahakan oleh masyarakat petani didesa Lape tidak dimanfaatkan dan terbuang percuma. Kandang kambing yang ada tidak memungkinkan untuk pengolahan limbah menjadi pupuk organik. Menggalakkan program agroforestri dengan berbagai jenis pohon pelindung seperti Gliricidia dan pohon buah yang dapat memberi penghasilan tambahan bagi petani. Pengelolaan limbah ternak menjadi pupuk organik cair, melalui perbaikan kandang untuk dapat menampung limbah cair ternak sebagai bahan baku pembuatan pupuk organic adalah solusi ditengah kondisi mahalnya harga pupuk anorganik. Kegiatan pengabdian ini mampu peningkatan produksi kakao, menambah keterampilan petani dalam mengelola limbah ternak kambing menjadi pupuk organik  sehingga menambah nilai tambah bagi petani kakao. Program ini juga melibatkan mahasiswa UNSIMAR dalam pemberdayaan masyarakat memberikan pengalaman belajar mahasiswa di luar kelas

Page 95 of 232 | Total Record : 2315