cover
Contact Name
Bambang Somantri
Contact Email
akun.imwi@gmail.com
Phone
+6281352435283
Journal Mail Official
akun.imwi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Cakrawala Repositori Imwi
ISSN : 26208490     EISSN : 26208814     DOI : https://doi.org/10.52851/cakrawala.
Core Subject : Economy,
Jurnal Cakrawala Repositori IMWI focuses on publishing original research articles, reviewing articles from contributors, and current issues relating to Economics, Business and Management. The main purpose of the journal is to provide a platform for scholars, academics, and researchers to share contemporary thinking in the field. The work should not be published or submitted for publication elsewhere. The official language of the manuscript that will be published in Jurnal Cakrawala Repositori IMWI is Indonesian. For information and registration, contact cakrawala@imwi.ac.id. Jurnal Cakrawala Repositori IMWI is a peer-reviewed journal which is published six times a year. This journal is an open-access that publishes research outcomes with significant contributions to the understanding and improvement of management science. The review process in this journal employs a double-blind peer-review, which means that both the reviewer and author identities are concealed from the reviewers, and vice versa.
Articles 1,132 Documents
Social Embeddedness Among Furniture Entrepreneurs In Kalijambe District Of Sragen – Central Java Meita Indah Setyaputri; Nurhadi; Riadi Syafutra Siregar
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 4 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i4.367

Abstract

The concept of economic action is socially situated and embedded in all layers of actors by forming a network. Furniture business in Pilangsari Hamlet, Kalijambe Subdistrict, Sragen Regency has a main actor, namely the entrepreneur himself, and is supported by various parties in it so that it forms an embeddedness. The purpose of this research is to see the existence of the furniture business in Pilangsari Hamlet and analyze the embeddedness of furniture entrepreneurs in shaping their business and positioning their roles by looking at the relationships that exist in all the actors in it. The researcher used a qualitative method in understanding the furniture business in Pilangsari Hamlet by using a phenomenological perspective. Research data were collected through in-depth interviews and direct observation procedures, and using thematic data analysis techniques to process research data. The results showed that furniture entrepreneurs have strong social embeddedness in starting a business with family, agencies, and the surrounding environment in the motivation to open a business. Relational embeddedness is established between furniture entrepreneurs with two categories of relationships, namely trade and society, which gives rise to a culture of 'nempil' and 'jlok-jlokan'. Structural embeddedness with suppliers is divided into two categories namely local and outside, also with consumers divided into two namely users and collectors. And the added value of furniture entrepreneurs playing a role in all economic positions reinforces that economic action cannot stand alone, but requires strong social embeddedness in every step of the way.
Learning Transformation Using Sap Successfactor Learning Management System In Pandemic Era Achmad Sirrul Atho’
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.368

Abstract

The COVID-19 pandemic situation has changed everything, including the way of learning for employees. Prior to the pandemic, learning for employees was carried out conventionally face-to-face in class. However, after a pandemic occurs, learning cannot be done in the same way so that other ways need to be done to maintain the continuity of learning. One way is to use the SAP Successfactor (SF) platform which has a Learning Management System (LMS) module. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG) uses the SF-LMS that provides a space for employees to do online learning. SIG captures the business needs first and then design the LMS module. Employees can enter the SF-LMS and access the learning materials that have been provided. Learning materials can be provided in various forms, including documents, video learning, and audio learning so that employees get many variations of quality learning models according to what they like. This supports pillar number four, namely quality education in the Sustainable Development Goals (SDGs). The successful implementation of the SF-LMS must be accompanied by evaluations from the system and employees perspective so that continuous improvements can be made. And finally, the learning objectives can be achieved.
Pengaruh Iklan Internet Dan Electronic Word Of Mouth (Ewom) Goto (Gojek X Tokopedia) Terhadap Keputusan Pembelian Andhi Sukma; Feby Febriana Dery
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.369

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mendeteksi dampak iklan internet dan electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian konsumen khususnya pada platform e-commerce GoTo, dengan fokus pada konsumen yang memanfaatkan jasa kurir. Penelitian ini bertujuan untuk menjadi rujukan bagi pihak lain yang berkepentingan dan memberikan wawasan berharga untuk penelitian selanjutnya dengan menawarkan informasi yang relevan mengenai variabel iklan internet dan kata elektronik dari mulut ke mulut dalam kaitannya dengan keputusan pembelian di toko online GoTo. Sampel penelitian ini terdiri dari 100 individu yang merupakan pelanggan jasa kurir. Metodologi penelitian yang digunakan bersifat explanatory dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis data dan pengujian hipotesis meliputi regresi linier berganda, penilaian validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji parsial (uji-t), uji simultan (uji-f), dan koefisien determinasi determinasi. Paket Statistik untuk Ilmu Sosial (SPSS) digunakan untuk menganalisis data yang terkumpul. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa iklan internet dan kata elektronik dari mulut ke mulut (EWOM) secara signifikan mempengaruhi keputusan pembelian ketika dipertimbangkan bersama-sama.
Analisis Pertumbuhan Investasi Perusahaan UKM di Indonesia Tahun 2018 - 2019 Fasrudin Arief Gunawan; Farah Margaretha Leon
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.370

Abstract

Penelitan ini bertujuan meneliti pertumbuhan investasi perusahaan kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Sample yang digunakan dalam penelitan ini adalah perusahaan-perusahaan UKM terdiri dari beberapa sektor yang terdaftar di Pefindo 25 periode 2018 -2019. Terdapat 100 perusahaan kecil dan menengah yang diteliti dengan cara purposive sampling. Investasi perusahaan sebagai variable dependen yang diukur dengan perubahan aset tetap. Variable Independen yang teridiri dari keuangan Internal diukur dengan pendapatan, keuangan eksternal yang dukur dengan perubahan utang bank terhadap total aset, arus kas yang diukur dengan pendapatan dan pertumbuhan (investasi) yang diukur dengan gross domestic product (GDP). Penelitian ini menggunakan regresi data panel dan uji individu. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukan Keuangan Internal, Keuangan Eksternal dan Pertumbuhan Perusahaan tidak berpengaruh terhadap investasi pada perusaahaan kecil dan menengah yang terdaftar di BEI dan Pefindo periode 2018-2019 sedangkan arus kas memiliki pengaruh. Implikasi penelitian ini adalah Manajer Keuangan dalam mengambil Keputusan terhadap penentuan jenis pembiayaan yang digunakan merupakan penentu penting dari investasi perusahaan. Bagi Investor dalam melakukan investasi keuangan lebih ditentukan oleh ketersediaan pembiayaan bank daripada oleh ketersediaan pembiayaan internal. Ketersediaan dana internal yang dihasilkan oleh perusahaan bukan merupakan faktor penentu untuk investasi UKM keuangan, sedangkan pasokan keuangan bank tetap penting untuk investasi perusahaan. Para pembuat kebijakan harus secara khusus memperhatikan memastikan ketersediaan pinjaman bank kepada UKM pada keputusan investasi perusahaan swasta.
Pengaruh Pemanfaatan Competitive Intelligence Terhadap Daya Saing Produk Indonesia Ahmad Muzahid; Palupi Lindiasari Samputra
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.374

Abstract

Terbukanya perdagangan pada saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi produk Indonesia, dimana upaya peningkatan daya saing produk menjadi target penting bagi produsen Indonesia. Competitive intelligence (CI) sebagai salah satu alat yang dapat digunakan dalam mencapai competitive advantage (CA) perlu diterapkan oleh para produsen produk Indonesia. Tujuan penelitian ini utuk mengetahui pengaruh dari pemanfaatan CI terhadap daya saing produk Indonesia. Metode yang digunakan ialah synthetic review dengan melakukan kajian literatur dengan mengumpulkan beberapa studi tentang topik yang sama kemudian disintesis, yang diperoleh menggunakan mesin pencari seperti Google Scholar, ProQuest, dan ScienceDirect. Dari 24 jurnal yang dipilih, dihasilkan bahwa 29% dari jurnal tersebut menunjukan Pemanfaatan elemen CI yaitu Social and Strategic Inteligence berpengaruh positif terhadap daya saing produk, 25% menunjukan Competitive Intelligence berpengaruh positif terhadap daya saing produk Indonesia, selanjutnya 25% Pemanfaatan elemen CI yaitu Marketing Inteligence berpengaruh positif terhadap daya saing produk, kemudian 13% Pemanfaatan elemen CI yaitu Competitor Inteligence berpengaruh positif terhadap daya saing produk, dan 8% menunjukan Pemanfaatan elemen CI yaitu Technological Inteligence berpengaruh positif terhadap daya saing produk.
Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat Atas Kekosongan Hukum Terhadap Aturan Hukum Werda Notaris Yang Tidak Melapor Dan Menyerahkan Protokol Notaris Kepada Notaris Penerima Protokol Georgius Patrik Demu; Chandra Yusuf; Frengki Hardian
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.375

Abstract

Pelaksanaan serah terima Protokol Notaris sampai saat ini masih belum dilaksanakan secara tertib oleh Notaris yang telah Werda kepada Notaris Penerima Protokol dihadapan Majelis Pengawas Daerah setempat, hal mana akan menimbulkan kesulitan bagi masyarakat yang mempunyai hubungan hukum dengan Werda Notaris tersebut, dikarenakan Werda Notaris sudah tidak bisa menjalankan Tugas dan Kewenangannya sebagai Pejabat Notaris, sehingga hal tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan metode penelitian yuridis normatif dengan cara meneliti data sekunder yaitu bahan hukum primer yaitu bahan penelitian yang terdiri dari Peraturan Perundang-Undangan dan bahan hukum sekunder berupa hasil penelitian dengan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini yakni masyarakat yang merasa dirugikan karena tidak dilakukannya serah terima Protokol Notaris tersebut baik kerugian materiel dan kerugian imateriel, dapat membuat dan mengajukan laporan kepada MPD setempat terkait hal tidak diserahkannya Protokol Notaris tersebut dan/atau dapat mengajukan upaya gugatan kepada Notaris atau pihak yang bersangkutan terkait PMH, atas dasar tidak dilaksanakannya suatu kewajiban Notaris yang telah ditetapkan oleh UUJN, hal tersebut sebagai bentuk perlindungan hukum kepada masyarakat yang berkepentingan atas Protokol Notaris tersebut. Adapun usulan terhadap pembaharuan UUJN terkait penambahan ketentuan kewenangan MPD setempat untuk dapat melakukan serah terima protokol secara sepihak kepada Notaris Penerima Protokol dan pemberian sanksi terhadap pelanggarnya bisa dijadikan solusi untuk menjawab permasalahan tersebut, karena penerapan sanksi tersebut merupakan bagian dari bentuk perlindungan hukum yang bersifat represif kepada masyarakat, karena penyimpanan dan pemeliharaan Protokol Notaris merupakan bentuk tanggungjawab yang diberikan oleh Negara melalui UUJN kepada Jabatan Notaris dalam konteks penafsiran dan interpretasi untuk menjaga nilai-nilai moral dari suatu Jabatan Notaris.
Strategi Menuju Brand Loyalty Dengan Product Differentiation Dan Marketing Relationship Melalui Kepuasan Pelanggan Studi Empiris Pada Jamu Herbal Madu Sumac Cap Eyang Kakung Di Indonesia Aji Satriyo; Euis Soliha
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.376

Abstract

Loyalitas merek dianggap sebagai kunci kemenangan perusahaan dalam menghadapi persaingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh antara Product Differentiation terhadap Kepuasan Konsumen jamu herbal Madu Sumac Cap Eyang Kakung, menguji pengaruh antara relationship marketing terhadap kepuasan konsumen jamu herbal Madu Sumac Cap Eyang Kakung, menguji pengaruh antara kepuasan terhadap Brand Loyalty konsumen jamu herbal Madu Sumac Cap Eyang Kakung. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah dengan menggunakan analisis Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan program AMOS. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pelanggan Madu Sumac. Metode sampling yang digunakan yaitu Purposive Sampling dengan cara mengambil sampel pelanggan jamu herbal Madu Sumac Cap Eyang Kakung secara acak namun memili kriteria tertentu. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis maka dapat ditarik kesimpulan bahwa (1) Product Differentiation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (2) Relationship Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (3) Product Differentiation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Loyalty (4) Relationship Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Loyalty (5) Kepuasan Pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Loyalty (6) Kepuasan Pelanggan memediasi Product Differentiation terhadap Brand Loyalty (7) Kepuasan Pelanggan tidak memediasi Relationship Marketing terhadap Brand Loyalty di jamu herbal Madu Sumac Cap Eyang Kakung.
Analisis Pengaruh Penerapan Manajemen Risiko ISO 31000 Terhadap Perilaku Aman Dan Kinerja Staff Dalam Aspek K3 Di PT Brantas Abipraya Muhammad Tomy Haryanto; Bernard Hasibuan; Soehatman Ramli
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan manajemen risiko ISO 31000 terhadap kinerja staff dalam aspek Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) baik secara langsung maupun melalui mediasi perilaku aman. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Penelitian dilaksanakan di PT. Brantas Abipraya dengan mengambil sebanyak 34 staff sebagai sampel dengan teknik sampling jenuh. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dilaksanakan analisis secara statistik menggunakan path analysis. Hasil analisis data menunjukkan bahwa manajemen risiko ISO 31000 mempunyai pengaruh signifikan terhadap perilaku aman dan kinerja staff dalam aspek K3, perilaku aman mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja staff dalam aspek K3, perilaku aman juga mampu memediasi pengaruh manajemen risiko ISO 31000 terhadap kinerja staff dalam aspek K3 di PT. Brantas Abipraya.
Analisis Tingkat Kemiskinan Di Indonesia Periode 2016-2020 Lizar Abdillah; Sitti Retno Faridatussalam
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.379

Abstract

Kemiskinan adalah masalah ekonomi yang menghantui setiap wilayah di dunia. Pengentasa kemiskinan akan selalu diupayakan oleh pemerintah di setiap daerah maupun negara agar kesejahteraan penduduknya dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indeks pendidikan dan indeks kesehatan terhadap jumlah penduduk bekerja dan akan dilanjutkan menganalisis pengaruh jumlah penduduk bekerja terhadap jumlah penduduk miskin di seluruh Provinsi di Indonesia tahun 2016-2020 dengan menggunakan regresi data panel. Berdasarkan hasul uji validitas pengaruh dari kedua model, diketahui bahwa variabel indeks pendidikan berpengaruh positif terhadap jumlah penduduk bekerja. Sementara indeks kesehatan tidak berpengaruh terhadap jumlah penduduk bekerja. Pada pengujian lanjutan, diketahui bahwa jumlah penduduk bekerja berpengaruh negatif terhadap jumlah penduduk miskin. Dengan demikian, secara tidak langsung, naiknya kualitas kesehatan mampu mendorong naiknya kesempatan kerja dan terbukti menurunkan jumlah penduduk miskin. Pemerintah diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu menghasilkan generasi muda yang mampu bersaing dalam menghadapi globaliasasi ekonomi, sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat serta akan mampu menurunkan jumlah penduduk miskin.
Implementasi Faktor-Faktor Pendorong Program Sustainable Development Poin Ke-8 Upaya Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan Di Kalimantan Tengah Depy Rizkika Indria Sutrisno; Alexandra Hukom
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendorong yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah, Indonesia, sebagai bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di bawah Goal 8: "Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan." Metodologi penelitian menggunakan pendekatan studi literatur untuk secara kritis mengkaji literatur, teori, dan temuan yang terkait dengan topik tersebut. Analisis deskriptif dilakukan berdasarkan tinjauan terhadap jurnal, artikel, buku, dan sumber penelitian lainnya yang relevan. Hasil penelitian dideskripsikan secara sistematis untuk memberikan pemahaman yang komprehensif bagi pembaca. Temuan dan pembahasan menekankan pentingnya implementasi berbagai faktor pendorong untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Faktor-faktor tersebut meliputi: 1) Dukungan kebijakan untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan fokus pada penguatan sektor-sektor yang memberikan lapangan kerja layak dan mengurangi ketimpangan ekonomi dan sosial; 2) Investasi dalam sumber daya manusia, dengan penekanan pada pendidikan, pelatihan, dan kesehatan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan mengurangi kemiskinan; 3) Akses terhadap modal, dengan mempromosikan perkembangan sektor keuangan dan memberikan akses keuangan yang lebih mudah bagi kelompok miskin dan rentan; 4) Pembangunan infrastruktur, dengan penekanan pada pentingnya infrastruktur terintegrasi seperti jalan, jembatan, bandara, dan pelabuhan untuk meningkatkan produktivitas dan konektivitas regional; dan 5) Pengembangan sektor swasta yang bertanggung jawab, dengan mendorong praktik bisnis yang berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Page 28 of 114 | Total Record : 1132