cover
Contact Name
Nurul Frasiska, M.Si.
Contact Email
jec@unper.ac.id
Phone
+6281322958700
Journal Mail Official
nurulfrasiska@unper.ac.id
Editorial Address
Jalan Pembela Tanah Air (PETA) No. 177 Kota Tasikmalaya, Kode Pos 46115 Telepon (0265) 326058, laman: http://www.unper.ac.id
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Empowerment Community
ISSN : 26864444     EISSN : 26864436     DOI : 10.36423
a) Pelayanan pada masyarakat, b) Ketahanan Pangan Lokal; c) Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; d) Pemberdayaan Masyarakat; e) Layanan Komunitas Mahasiswa; f) Wilayah Perbatasan dan Wilayah Kurang Dikembangkan; g) Pengembangan wilayah terpadu h) Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan i) Pengembangan UMKM j) Iptek bagi masyarakat (IbM), k) Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa, l) Pengembangan hasil penelitian yang diterapkan ke masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 118 Documents
The DISEMINASI PEMBUATAN BIBIT ALPUKAT UNGGUL DENGAN TEKNIK SAMBUNG PUCUK DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM II DESA RASAU KABUPATEN BATANGHARI wahyudhi, aditya; Herawani, Febrina; Rif'atunidaudina, Ria; Theodora; Mastura, Siti; Nasrudin; Erisha, Norra; Deviona
Journal of Empowerment Community Vol. 6 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v6i1.1611

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada pendampingan dan pelatihan peningkatan keterampilan sambung pucuk dalam pembuatan bibit tanaman alpukat oleh santri Pondok Pesantren Darul   Ulum II. Diseminasi ini dilatar belakangi oleh pemanfaatkan waktu luang yang masih kurang optimal oleh santri dan penyediaan bibit alpukat unggul untuk ditanam di lahan pondok yang belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah  menambah  pengetahuan  dan  keterampilan  santri  mengenai  pembuatan  bibit  unggul dengan teknik sambung pucuk, serta menyediakan bibit alpukat unggul untuk optimalisasi penggunaan lahan di pondok pesantren. Metode yang digunakan adalah ceramah dan pelatihan. Materi-materi terkait pelatihan disampaikan melalui ceramah dan diskusi. Kemudian dilanjutkan dengan praktik secara langsung. Hasil dari diseminasi ini adalah santri dan masyarakat pondok pesantren memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan bibit alpukat dengan teknik sambung pucuk dan tersedianya bibit alpukat unggul untuk ditanam oleh pondok pesantren. Kesimpulan  dari  kegiatan  ini  adalah  kegiatan  diseminasi  pembuatan  bibit  alpukat  unggul  ini menjadi wawasan dan keterampilan baru bagi santri dan masyarakat pondok pesantren untuk dapat membuat bibit tanaman buah unggul. Kata kunci: alpukat, bibit, pondok pesantren, sambung pucuk
PHLEBOTOMY TECHNIQUE (FASDHU) AS A PRIMARY EFFORT TO REDUCE BLOOD PRESSURE IN HYPERTENSION SUFFERERS Madi, Darmadi; Yusrita, Eli; Permata Dewi, Asiska; Ismaningsih, Ismaningsih; Hasbi, Nural
Journal of Empowerment Community Vol. 7 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v7i1.1641

Abstract

Teknik Flebotomi (Fasdhu) merupakan suatu teknik yang digunakan untuk mengeluarkan darah dari fungsi vena difossa cubiti. Teknik ini berguna untuk menurunkan kadar yang berlebih di dalam tubuh salah satunya tekanan darah yang tinggi (hipertensi). Banyak cara yang telah digunakan untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi, diantaranya dengan obat sintetik, konsumsi obat herbal dan beberapa Upaya lain yang dianggap mampu menurunan tekanan darah tersebut. Tujuan dari pengabdian ini diharapkan penderita hipertensi akan Kembali normal tekanan darahnya setelah melakukan teknik flebotomi (fasdhu) tersebut. Metode atau tahapan-tahapan pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian ini diawali dengan memberikan penyuluhan tentang hipertensi, dilanjutkan tahapan berikutnya pengukuran tekanan darah, tahapan berikutnya pengeluaran darah dengan teknik flebotomi (fasdhu) serta tahapan terakhir pengukuran tekanan darah setelah perlakuan teknik flebotomi. Dari perlakuan yang telah dilakukan terhadap 10 responden yang mengalami tekanan darah tinggi diperoleh rerata tekanan darah sebelum perlakuan teknik flebotomi (fasdhu) adalah 172/88,5 mmhg, sedangkan setelah perlakuan diperoleh rerata tekanan darah 148,2/88,3 mmhg. Dari hasil perlakuan teknik flebotomi (fasdhu) yang telah dilakukan tersebut perlakuan teknik fasdhu mampu menurunkan tekanan darah yang tinggi. Kata kunci: Flebotomi ; Fasdhu ; Hipertensi.
Teknik Flebotomi (Fasdhu) Sebagai Upaya Pratama Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Darmadi; Eli Yusrita; Asiska Permata Dewi; Ismaningsih; Nural Hasbi
Journal of Empowerment Community Vol. 6 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v6i1.1647

Abstract

Phlebotomy technique (Fasdhu) is a technique used to remove blood from the functioning cubital vein. This technique is useful for reducing excess levels in the body, one of which is high blood pressure (hypertension). Many methods have been used to reduce high blood pressure, including synthetic drugs, consuming herbal medicines and several other efforts that are thought to be able to reduce blood pressure. The aim of this service is to hope that hypertension sufferers will return to normal blood pressure after carrying out the phlebotomy (fasdhu) technique. The method or implementation stages used in this service begin with providing education about hypertension, followed by the next stage of measuring blood pressure, the next stage of removing blood using the phlebotomy technique (fasdhu) and the final stage of measuring blood pressure after treatment with the phlebotomy technique. From the treatment carried out on 10 respondents who experienced high blood pressure, the average blood pressure before the phlebotomy technique (fasdhu) treatment was 172/88.5 mmHg, while after the treatment the average blood pressure was 148.2/88.3 mmHg. From the results of the phlebotomy technique (fasdhu) treatment that has been carried out, the fasdhu technique treatment is able to reduce high blood pressure. Key words: Phlebotomy, fasdhu, hypertension.
ORIENTASI ENTREPRENEURSHIP DAN START UP DALAM UPAYA MENURUNKAN ANGKA PENGANGGURAN TERBUKA BAGI LULUSAN SMA/K DI KOTA BANJAR Riza Purnama; Tina Cahya Mulyatin; Dara Siti Nurjanah; Dian Hadiani; Nova Chalimah Girsang
Journal of Empowerment Community Vol. 6 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v6i1.1667

Abstract

The problem of unemployment needs special attention from all parties, considering that currently the issue of population, namely the Demographic Bonus, has begun to be felt, where the number of productive ages is higher than other ages. This condition has an impact on the potential increase in the number of unemployed people in Indonesia, given the limited employment opportunities. This is also the case in Banjar City, where opportunities to get a job are limited while the number of labor force graduates from senior high school/K/MA each year is always increasing. The purpose of this Community Service is to increase the insight and motivation of participants through entrepreneurship orientation and business start-ups. The method used is a lecture by applying Case Based Method (CBM) based on case studies and realities and facts in the field, coupled with PreTest, Post Test instruments, and the existence of a Follow-up Plan (RTL) form. The results were quite significant, namely an increase in understanding and orientation to realize the start-up of participants who are graduates of SMA/K/MA in Kota Banjar who have not yet found a job. The conclusion of this activity is that everyone has the potential to start a business independently, but not everyone has the opportunity to do so, so encouragement and motivation are needed to make it happen.
PENINGKATAN PRODUKSI PANGAN DENGAN INTEGRATED FARMING SYSTEM (IFS) PETERNAKAN SAPI – HORTIKULTURA DI KABUPATEN PANGANDARAN Isnaeni, Selvy; Nasrudin, Nasrudin; Malik Ramadhan, R Arif
Journal of Empowerment Community Vol. 7 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v7i1.2124

Abstract

Peningkatan Produksi Pangan dengan Sistem Pertanian Terpadu (SPT) Ternak Hortikultura di Kabupaten Pangandaran. Kelompok Tani Karya Gumilang dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Arum Saluyu mengelola banyak sektor seperti peternakan dan budidaya seperti budidaya padi, tanaman hortikultura, dan pakan ternak. Para petani dan KWT telah lama memiliki rumah kompos, namun belum dimanfaatkan karena belum ada yang mengelola rumah kompos tersebut secara optimal. Sehingga kotoran sapi yang ada dari peternak tidak dimanfaatkan dengan baik. Dari analisis awal yang telah dilakukan, sistem pertanian terpadu (SPT) sangat memungkinkan untuk dilakukan di KWT petani dan KWT. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu mengembangkan potensi budidaya hortikultura di Kabupaten Pangandaran khususnya pada petani dan KWT serta penerapan pertanian organik dan mengembangkan potensi budidaya hortikultura. Materi yang disampaikan adalah materi umum mengenai sistem pertanian terpadu (SPT) dan pembuatan kompos serta materi budidaya tanaman hortikultura. Praktik yang dilakukan adalah praktik pembuatan kompos dan penerapan kompos untuk budidaya tanaman hortikultura. Serta pendampingan panen tanaman hortikultura. Dengan adanya IFS ini, kelompok tani Karya Gumilang menjadi unggul dalam bidang pertanian. Dari hasil yang diperoleh, pemanfaatan kotoran ternak untuk kompos dan penerapan kompos pada tanaman hortikultura dapat menekan biaya produksi dan menghasilkan lebih banyak produk tanaman hortikultura. Kata kunci: Kompos, hortikultura, pertanian terpadu.
BIMBEL BAHASA INGGRIS GRATIS BAGI ANAK-ANAK SEKOLAH DI RUMAH LITERASI BANJAR MENGGUNAKAN SMARTPHONE DI ERA KEBIASAAN BARU PANDEMI COVID-19 Rohayati, Dedeh; Febriani, R Bunga; Rachmawati, Etika
Journal of Empowerment Community Vol. 7 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v7i1.836

Abstract

Bimbel Bahasa Inggris gratis tanpa mengurangi kuaitas pembelajarannya sangat didambakan bagi masyarakat di era kebiasaan baru pandemic Covid-19. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberikan bimbingan belajar Bahasa Inggris bagi anak-anak sekolah di Rumah Literasi Banjar menggunakan Smartphone. Pelaksanaan bimbingan belajar ini dilakukan selama 4 kali pertemuan setiap hari Ahad/ Minggu selama bulan puasa Ramadan 1442 H atau dari tanggal 18 April sampai 9 Mei 2021. Sumber data pengabdian ini diperoleh melalui dairy journal, dokumentasi video (observasi), dan wawancara yang diuraikan secara deskriptif. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penguasaan vocabulary anak-anak sekolah tingkat TK mengalami peningkatan jumlah kosakata sebesar 87%; dan anak-anak sekolah tingkat SD sebesar 85%. Sedangkan anak-anak tingkat SMP mengalami peningkatan penguasaan Degree of comparison sebesar 80%; dan anak-anak tingkat SMA sebesar 70% dalam penguasaan jenis-jenis tensis. Selain itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah mendapat respon positif karena bimbingan belajar Bahasa Inggris gratis memberikan pengalaman yang berharga bagi anak-anak sekolah dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga SMA. Kegiatan pengabdian semacam ini selayaknya dilakukan secara berksinambungan dan tentu saja dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai sudut pandang keilmuwan. Kata kunci: Bahasa Inggris, bimbingan belajar.
PEMBUATAN SABUN CUCI TANGAN JAHE MERAH UNTUK MENUMBUHKAN PEREKONOMIAN DESA SEKETI MOJOAGUNG JOMBANG Wahyu Pradana, Rendra
Journal of Empowerment Community Vol. 7 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v7i1.907

Abstract

Tanaman jahe merah merupakan salah satu komoditi pada masyarakat Desa Seketi Mojoagung Jombang. Jahe merah tergolong tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang memiliki banyak khasiat salah satunya dapat menghilangkan bakteri Staphylococcus Aureus yang menyebabkan infeksi pada kulit sehingga menjadi kemerahan, bisul dan penyakit kulit lainnya. Selain itu jahe merah juga memiliki keunggulan untuk mencegah radikal bebas. Oleh karena itu kami mahasiswa KKN TEMATIK STKIP PGRI JOMBANG memberikan inovasi dalam pengolahan jahe merah menjadi produk unggul yang bermanfaat bagi banyak orang terutama bagi warga Desa Seketi sendiri yaitu menjadi produk sabun cuci tangan jahe merah. Sabun cuci tangan jahe merah memiliki kandungan ekstrak jahe merah alami sehingga memiliki banyak manfaat yang dihasilkan dari ekstrak jahe merah tersebut. Sabun cuci tangan yang mengandung jahe merah juga dapat memberikan efek hangat pada kulit saat digunakan sehingga memiliki sensasi yang berbeda dibanding dengan sabun cuci tangan pada umumnya. Dengan demikian sabun cuci tangan jahe merah dapat dipasarkan dan menghasilkan nilai jual tinggi sehingga mampu mendorong perekonomian warga desa Seketi. Kata kunci   Jahe Merah, Sabun Cuci Tangan, Perekonomian
DETEKSI DINI ANEMIA PADA REMAJA DENGAN PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN SEKOLAH ALAM CEFA ISLAMIC SCHOOL Siti Qomariah; Sara Herlina; Wiwi Sartika; Putri Wulandini; Madi, Darmadi
Journal of Empowerment Community Vol. 5 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v5i1.1156

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan ketika jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (HB) tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis tubuh. Pada umumnya Anemia banyak terjadi pada kalangan remaja yang ditandai dengan gejala misalnya mudah, wajah pucat, nafsu makan berkurang, mudah mengantuk. Hal ini dapat menyebabkan aktivitas remaja dan prestasi belajar menurun. Tujuan dari pengabdian yang dilakukan ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai anemia pada remaja dengan Pemeriksaan Hemoglobin di Sekolah alam CEFA Islamic School. Beberapa tahapan yang dilakukan diantaranya, Tahap I penyuluhan dan ceramah Tanya, Tahap II Praktik Pemeriksaan Hemoglobin dan Tahap III Evaluasi terhadap tentang Anemia pada Remaja. Di Sekolah alam CEFA Islamic School. Dari hasil pemeriksaan terhadap 12 peserta didik sekolah alam CEFA Islamic School terdapat 3 orang dengan anemia ringan, sedangkan 9 orang masih dalam kategori normal. Hasil evaluasi tahap 1 dengan memberikan questioner pretes dan post tes yaitu pemahanan peserta didik terkait anemia pada saat pretes yaitu 5 orang dengan nilai > 70 dan 7 orang < 70, sedangkan pada saat post tes 11 orang dengan nilai >70 dan 1 orang dengan nilai < 70. Ini menunjukkan para peserta didik mendapatkan pemahaman terkait anemia setelah paparan penyuluhan disampaikan. Kata kunci: Deteksi Dini Anemia, Remaja, Hemoglobin, Sekolah Alam.
GERAKAN PENANAMAN 1000 POHON DI DESA KUJANGSARI KECAMATAN LANGENSARI KOTA BANJAR TAHUN 2022 Tina Cahya Mulyatin; Nova Chalimah Girsang; Riza Purnama; Tofan Ibrahim
Journal of Empowerment Community Vol. 5 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v5i1.1183

Abstract

Desa Kujangsari merupakan salah satu desa yang berada di Kota Banjar Jawa Barat yang memiliki hamparan area pertanian yang luas, berupa pesawahan, namun dengan kondisi yang berada didataran rendah, menyebabkan suhu di Desa Kujangsari sangat terik, dimana pohon- pohon besar yang saat ini sudah ada belum bisa membuat suhu didaerah tersebut normal. Tujuan dari gerakan penanaman pohon ini adalah sebagai Stimulan dan penggerak bagi masyarakat di Desa Kujangsari untuk menciptakan Desa Kujangsari yang hijau dan asri. Metode yang digunakan adalah penggerakan dari seluruh elemen mulai dari masyarakat, aparatur pemerintah desa, tokoh masyarakat, aparatur Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Jawa Barat dan dihadiri oleh Wakil Walikota Banjar. Hasil dari gerakan penanaman 1000 pohon ini adalah terciptanya perilaku masyarakat untuk senantiasa melestarikan lingkungan sekitar agar tetap hijau dan asri sesuai dengan yang tercantum dalam Visi Kota Banjar. Kesimpulannya bahwa gerakan penanaman 1000 pohon merupakan salah satu media penggerakan masyarakat di Desa Kujangsari untuk sadar akan kelestarian lingkungan. Kata kunci: Gerakan Penanaman Pohon, Kelestarian Lingkungan, Kota Hijau.
Pengembangan Kewirausahaan Digital: Pendekatan Optimasi Bisnis Lokal Abdul Ghonisyah, Ghaling Achmad; Barlian, Barin
Journal of Empowerment Community Vol. 5 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v5i1.1201

Abstract

Indonesia is optimistic about becoming a developed country with a projected national entrepreneurship ratio of 3.9% in 2024. The government's strategic steps in encouraging institutions concerned with human development to work more progressively make it happen. The roles of higher education institutions in efforts to accelerate the achievement of the national entrepreneurship ratio through its tri dharma is also a responsibility that must be carried out sustainably. In community service, higher education creates entrepreneurial human resources relevant to science and technology development and can answer market problems or needs through the Digital Entrepreneurship Development Program. The science and technology that will be used in implementing the Digital Entrepreneurship Development Program is through the Local Business Optimization technology application platform. The method used in implementing the program is adapting the integrated learning initiatives approach, which includes masterclasses, action learning, peer-to-peer learning, and experiential workshops. After the participants took part in the integrated learning series, the program participants were able to determine a business model that suits their resources, whether to focus on the B2B scheme or the B2C scheme. However, this program will have more impact if its implementation receives support from partners who have the same program. Kata kunci: Kewirausahaan Digital, Transformasi Digital, Wirausaha Baru.

Page 9 of 12 | Total Record : 118