cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
Edukasi Pengelolaan Sampah Organik di Yayasan Pendidikan Mutiara Insan Menuju Sekolah Berwawasan Mandiri Energi Kusumandari, Kusumandari; Suryana, Risa; Iriani, Yofentina; Nurosyid, Fahru; Widiyandari, Hendri; Khairuddin, Khairuddin
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.77098

Abstract

Sampah selalu menjadi permasalahan yang tak kunjung usai dan menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Kesadaran masyarakat Indonesia dalam pengelolaan sampah masih harus terus ditingkatkan. Secara umum sampah dapat dikategorikan sebagai sampah organik dan non organik. Kedua jenis sampah tersebut sejatinya dapat dimanfaatkan lagi. Sebagai contoh dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi barang-barang yang bermanfaat seperti vas bunga, pot, tempat pensil dan lain sebagainya Sedangkan sampah organik dapat dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos atau bahkan untuk sampah organik dalam jumlah banyak dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi baru biogas. Oleh karenanya dalam usulan pengabdian ini, akan dilakukan edukasi pengelolaan sampah organik di Yayasan Pendidikan Mutiara Insan Sukoharjo. Yayasan Pendidikan Mutiara Insan membawahi beberapa institusi pendidikan yaitu SMPIT Mutiara Insan, SDIT Mutiara Insan dan TKIT/PAUD Mutiara Insan. Sebagai lembaga Pendidikan dengan kurikulum fullday, yayasan menerapkan kebijakan pemberian katering snack maupun makan siang setiap harinya. Selain berdampak positif, hal tersebut tentunya menimbulkan masalah karena banyaknya sampah organik yang berasal dari potongan sayuran maupun sisa makanan siswa. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka diperlukan edukasi untuk membangun kesadaran pengelolaan sampah organik tersebut. Edukasi dengan pemberian materi in class tentang pengelolaan sampah menjadi energi alternatif biogas. Kegiatan diikuti oleh pemangku kebijakan dari Yayasan Mutiara Insan dan juga perwakilan pemerintah setempat. Dari hasil pelatihan, peserta merasa mendapatkan pencerahan mengenai sampah organik sebagai sumber energi alternatif dan siap mendukung penerapannya di Yayasan Mutiara Insan sebagai usaha mewujudkan sekolah yang berwawasan mandiir energi. Dari pengabdian ini diharapkan masyarakat mendapatkan kemanfaatan edukasi dan teknologi tepat guna dalam usaha pengelolaan sampah khususnya sampah organik. 
Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Kejadian Hipertensi di Nusa Tenggara Timur Yunia Hastami; Amira Shabrina Sitarahayu; Funica Asri Rachmawaty
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.92549

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama di masyarakat Nusa Tenggara Timur. Banyak faktor yang memengaruhi kejadian hipertensi. Usia dan jenis kelamin bisa menjadi faktor risiko terjadinya kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kejadian hipertensi di desa B yang berlokasi di pedalaman Nusa tenggara Timur. Metode pada penelitian ini menggunakan cross sectional dilakukan di Desa B, Nusa Tenggara Timur, dengan variabel terikat adalah hipertensi dan variabel bebas adalah usia dan jenis kelamin. Hasil penelitian didapatkan 233 subjek. dari karakteristik dasar didapatkan usia ≤ 40 tahun sebanyak 53 warga dan usia > 40 tahun sebanyak 180 warga, jenis kelamin laki-laki 28,3% perempuan 71,7% dan kejadian hipertensi 83. Dari analisis chi square di dapatkan usia berhubungan dengan kejadian hipertensi dengan Odds Ratio 3.413 dan nilai p value = 0,001(CI 95%), sedangkan jenis kelamin tidak berhubungan dengan hipertensi.Usia > 40 tahun merupakan faktor risiko terjadinya hipertensi pada penduduk di Desa B, Nusa Tenggara Timur. Hypertension remains a major health issue among the people of East Nusa Tenggara. Several factors influence the incidence of hypertension, including age and gender, which can be potential risk factors. This study aims to determine whether there is a relationship between age and gender and the incidence of hypertension in Village B, located in the interior of East Nusa Tenggara. A cross-sectional study was conducted in Village B, with hypertension as the dependent variable and age and gender as the independent variables. The study involved 233 subjects. The basic characteristics revealed that there were 53 residents aged ≤ 40 years and 180 residents aged > 40 years. The gender distribution was 28.3% male and 71.7% female, with an incidence of hypertension observed in 83 subjects. Chi-square analysis showed that age was significantly related to the incidence of hypertension, with an Odds Ratio of 3.413 and a p-value of 0.001 (95% CI), while gender was not significantly related to hypertension. Age > 40 years is a risk factor for hypertension among the residents of Village B, East Nusa Tenggara.
Pengembangan Energi Alternatif Biogas dari Sampah Organik di Desa Wonorejo Polokarto Sukoharjo Kusumandari Kusumandari; Risa Suryana; Yofentina Iriani; Fahru Nurosyid; Hendri Widiyandari; Khairuddin Khairuddin; Mohtar Yunianto; Mokhamad Sahid Praptomo
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.94019

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia menjadi perhatian serius pemerintah. Berbagai usaha pengelolaan sampah dilakukan untuk mengurangi penumpukan sampah. Salah satunya dengan pengelolaan sampah jenis organik menjadi sumber energi alternatif yaitu biogas. Dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dilakukan pengolahan sampah organik menjadi energi alternatif Biogas. Kegiatan pengabdian dilakukan di Desa Wonorejo Polokarto Sukoharjo. Desa Wonorejo terdiri atas beberapa dukuh dengan total penduduk berjumlah 5783 orang. Selain rumah penduduk, di desa Wonorejo juga terdapat beberapa institusi Pendidikan mulai dari SD sampai SMA dan juga pondok pesantren dibawah Muhammadiyah. Oleh karenanya wilayah desa Wonorejo termasuk wilayah yang padat penduduk dengan beban sampah yang dihasilkan per hari yang cukup banyak. Sampah tersebut terdiri atas sampah organik dan non organik. Untuk sampah non organik warga dapat mengumpulkannya dan menjual ke pengepul sampah non organik. Tetapi untuk sampah organik, penduduk masih menghadapi kendala karena belum dapat mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Oleh karenanya pengolahan limbah organik menjadi biogas menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Pengolahan dimulai dengan pembuatan biodigester sebagai reaktor tempat terbentuknya gas, kemudian pengisian dengan starter dan uji fungsional. Dari pengabdian ini diharapkan masyarakat mendapatkan kemanfaatan teknologi tepat guna untuk menunjang kehidupan dalam usaha pengelolaan sampah khususnya sampah organik.
Peningkatan Kapasitas Peternak Melalui Pendampingan Pembuatan Silase Berbasis Aditif Lokal Di Peternakan Sapi Perah AI Farm Rizka Muizzu Aprilia; Hermanto Hermanto; Ifar Subagiyo; Ainy Novitasari; Asri Nurul Huda; Budi Utomo; Anifiatiningrum -; Moh Mimbar Fauzi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.109220

Abstract

Ketersediaan hijauan pakan ternak yang tidak merata sepanjang tahun menjadi tantangan utama dalam usaha peternakan sapi perah, terutama pada musim kemarau. Kelangkaan hijauan ini juga meningkatkan biaya operasional peternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian peternak dalam penyediaan pakan melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan silase berbahan lokal. Kegiatan dilaksanakan di Peternakan Sapi Perah AI Farm, Kota Batu, dengan melibatkan 30 peternak sapi perah. Proses dilakukan menggunakan bahan rumput gajah, rumput odot, dan tebon jagung yang difermentasi secara anaerob dengan tambahan 10% aditif lokal seperti molases, dedak padi, pollard, dan jagung giling. Evaluasi organoleptik dan kimiawi menunjukkan silase dengan aditif molases dan jagung giling memiliki pH terendah (<3,80) dan kandungan bahan kering tertinggi (>30%), menandakan fermentasi berlangsung optimal. Hasil kegiatan membuktikan bahwa teknologi silase dapat diterapkan secara efektif oleh peternak skala kecil melalui pendekatan partisipatif. Program ini berkontribusi langsung terhadap keberlanjutan peternakan rakyat melalui peningkatan ketahanan pakan dan efisiensi produksi.
Optimalisasi pemanfaatan lahan kosong sebagai sarana budidaya tanaman holtikultura oleh PKK Kalisegoro Shofia Nur Awami; Ahmad Muhtadin; Puspita Wijayanti; Lu'lu'a Ulyn Ni'mah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110583

Abstract

Wilayah RT 04 RW 04 Kalisegoro yang dulunya merupakan lahan tegalan, sekarang sebagian wilayahnya beralih fungsi menjadi area kompleks perumahan. Meskipun sudah menjadi area perumahan, terdapat sebagian kecil lahan yang dibiarkan kosong, dan belum dimanfaatkan secara optimal, dikarenakan lahan tersebut sedianya untuk fasilitas umum area perumahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membenahi lahan, menata agar terlihat rapi, memotivasi warga dan memanfaatkan lahan kosong untuk berbudidaya tanaman hortikultura oleh ibu-ibu Dawis dan Anggota PKK RT 04. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2024. Metode pengabdian yang digunakan adalah pemberdayaan ibu-ibu dawis dan PKK melalui kegiatan pendampingan pemanfaatan lahan kosong, pembuatan sarana dan prasarana budidaya, sekaligus mengusahakan tanaman hortikultura. Tahapan kegiatan meliputi: koordinasi dan survei awal, perencanaan tata letak, perbaikan serta pembuatan sarana prasarana, pembinaan lapangan, dan monitoring. Kegiatan pengabdian melibatkan ibu-ibu anggota PKK dan Dawis di RT 04/04 Kalisegoro, serta dibantu 4 (empat) mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim. Hasil kegiatan diantaranya, tertatanya lahan menjadi rapi, semula dengan ukuran sekitar 130 m2, dibiarkan terbengkelai (belum dimanfaatkan), sekitar 4 x 10 m bagian lahan ditata ulang. Dari bagian lahan yang tertata, sebagian dibuat petak-petak tanam sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media tanam tanaman hortikultura, selain itu lingkungan menjadi bersih dan dapat menghasilkan sayuran. Disisi lain motivasi ibu-ibu anggota PKK dan dawis untuk berbudidaya serta merawat tanaman menjadi meningkat. Tanaman hortikultura yang ditanam adalah tanaman cabai (cabai rawit dan cabai merah), tomat dan terong, yang masing-masing tanaman disediakan sejumlah 100 bibit. Akhir kegiatan, tanaman hortikultura yang dibudidayakan di lahan setempat, ternyata belum menghasilkan secara optimal dikarenakan ada hama dan penyakit yang menyerang, seperti hama belalang hijau, lalat buah, virus gemini dan penyakit hama layu.
Penyadaran Kekerasan Seksual dalam Pertunjukan Teater Rapat Rukun Tetangga oleh Mirat Kolektif melalui Pendekatan Dramaturgi Teater Forum Aditya Pramesti Wulandari; Akhyar Makaf; Wahyu Novianto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.94877

Abstract

Isu penelitian ini adalah kekerasan seksual terhadap perempuan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat tentang isu kekerasan seksual terhadap perempuan. Dengan fokus pada pementasan Rapat Rukun Tetangga oleh kelompok Mirat Kolektif, penelitian ini mengevaluasi bagaimana seni pertunjukan dapat berfungsi sebagai alat penyadaran. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan studi dokumentasi, studi pustaka, observasi dan wawancara. Analisis kritis dilakukan dengan metode dramaturgi, menelaah bagaimana Mirat Kolektif, melalui penyeleksian cerita rakyat Andhe-Andhe Lumut dengan pendekatan teater forum, serta melalui penyeleksian artistik seperti penggunaan gerak, ekspresi dan bloking pada tokoh Yuyu Kangkang yang menunjukkan adanya dominasi dan relasi kuasa atas Klenthing Abang dan Biru, sehingga mengindikasikan adanya tindak kekerasan seksual. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seni dapat efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kekerasan seksual dengan pendekatan naratif yang memfasilitasi refleksi emosional.
Penguatan Financial Literacy melalui Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga di PKK RW 18 Kampung Ngoresan Fahmi Ulin Ni'mah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.94369

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan ibu-ibu PKK RW 18 Kampung Ngoresan, Kecamatan Jebres, Surakarta. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya pemahaman ibu rumah tangga tentang manajemen keuangan keluarga yang dapat berdampak pada kesejahteraan ekonomi keluarga secara keseluruhan. Pelaksanaan kegiatan edukasi keuangan melalui pelatihan pengelolaan keuangan keluarga, yang mencakup perencanaan anggaran, pengelolaan utang, dan pengembangan kebiasaan menabung. Kegiatan ini dilakukan secara langsung dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan desain transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dari Perguruan Tinggi kepada stakeholder.  Tahapan pelaksanaan yang dilakukan terdiri dari penyuluhan manajemen keuangan keluarga, pelatihan pencatatan keuangan keluarga menggunakan budget planner, dan pelatihan pencatatan keuangan keluarga menggunakan aplikasi Dompetku. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan para peserta mengenai manajemen keuangan keluarga, yang ditandai dengan adanya perubahan positif dalam cara mereka mengatur keuangan sehari-hari. Kesimpulannya, edukasi keuangan ini memberikan dampak dalam meningkatkan literasi keuangan dan diharapkan dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga di wilayah tersebut.
Implementasi Literasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Peningkatan Kompetensi Guru di SMK Negeri 2 Surakarta Yudho Yudhanto; Eko Harry Pratisto; Fendi Aji Purnomo; Taufiqurrakhman Nur Hidayat; Ovide Decroly Wisnu Ardhi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.105791

Abstract

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) memiliki peran yang sangat signifikan dalam pengembangan media ajar modern. AI memungkinkan media ajar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Sistem AI juga dapat memberikan umpan balik secara real-time dan membantu guru memahami kemajuan belajar siswa. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dosen Prodi D3 Teknik Informatika bermaksud untuk mengadakan Pelatihan Pengembangan Literasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (Ai) untuk Kemajuan Guru di SMK Negeri 2 Surakarta. Dengan adanya pelatihan ini, para guru diharapkan mampu memanfaatkan media ajar berbasis AI untuk menunjang proses pembelajaran yang interaktif di dalam kelas. Dalam pengabdian masyarakat ini, terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan mulai dari perencanaan, survei lokasi, penyusunan modul, pelaksanaan pelatihan, evaluasi acara, dan pembuatan laporan. Dalam pelaksanaannya, terdapat empat sesi acara yaitu penyampaian materi, praktik langsung, tanya jawab dan serah terima produk riset. Pada akhir pelatihan, peserta juga diminta untuk mengisi formulir survei kepuasan untuk menilai keberhasilan pelaksanaan pelatihan. Dari seluruh rangkaian acara pelatihan di SMK Negeri 2 Surakarta, dapat disimpulkan bahwa proses pelaksanaan pengabdian masyarakat telah berjalan dengan lancar dengan jumlah peserta pelatihan mencapai 42 guru. Antusiasme peserta pelatihan juga tergolong sangat baik. Hal ini terlihat saat proses pre dan post-test berlangsung, serta hasil dari pengukuran tingkat kepuasan peserta yang mencapai 83%.
Intervensi Sosial Berbasis Ecological Citizenship Guna Meningkatkan Pro-Environmental Behavior pada Kelompok Siswa Kelas IV SDIT Kasih Ibu Karawang Ni Putu Gita Indah Cahyani; Kayla Alam Rupaka; Riska Putri Nurfadilah; Theresia Esterlita Asmoditomo; Fadjri Kirana Anggarani
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.99496

Abstract

Perubahan iklim merupakan isu global yang dampaknya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan memerlukan tindakan kolektif termasuk dari siswa sebagai salah satu agen perubahan yang dapat memberikan aksi nyata melalui perilaku pro-lingkungan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku pro-lingkungan melalui ecological citizenship menggunakan pendekatan experiential learning di SDIT Kasih Ibu Karawang, Jawa Barat. Program diimplementasikan melalui metode praktik lapangan, ceramah yang ditunjang dengan materi tertulis, pemberian lembar kerja yang relevan, serta video edukasi. Terdapat 36 siswa yang menjadi peserta program pengabdian. Pre-test dan Post-test dilakukan menggunakan skala perilaku pro-lingkungan. Uji keberhasilan dilakukan untuk mengetahui efektivitas program menggunakan metode paired sample T-Test. Hasil uji menunjukkan terjadi perubahan signifikan dengan nilai p < 0.05, serta nilai effect size 0.289 yang tergolong rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa program pengabdian efektif dalam meningkatkan perilaku pro-lingkungan, meskipun dengan dampak yang relatif kecil. Program intervensi selanjutnya disarankan untuk memperkuat keterlibatan keluarga dan komunitas dalam mendukung perubahan perilaku, serta memperpanjang durasi intervensi
Mentoring for Textile Liquid Waste Management and Occupational Safety Improvement in Lurik Asri Fabric Center, Klaten Ahamd Darmawi; Dedy Harianto; Hasna Khairunnisa; Mokh Afifuddin
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.96636

Abstract

The center of Lurik textile industry in Tlingsing Village, Klaten, Central Java, is one of the distinctive hubs for traditional fabric production in Indonesia. It consists of several households or small and medium-sized enterprises (SMEs) that produce Lurik textiles using traditional methods. This community engagement initiative discusses a mentoring initiative aimed at enhancing sustainable practices and workforce empowerment in the Lurik Asri Weaving Center, Klaten. Through collaboration between educational institutions and local SMEs, the main issues such as wastewater management, Occupational Health and Safety (OHS) implementation, workforce motivation, and technology adoption are identified. The applied methods of education, simulation, and mentoring aim to uncover potentials and enhance the capacities of entrepreneurs. The outcomes include increased understanding and skills, as well as the establishment of sustainable partnerships. Through data mapping and evaluation, this article demonstrates that this initiative not only provides immediate benefits to SMEs but also paves the way for sustainable and inclusive development at the local level.

Page 9 of 21 | Total Record : 205