cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Kursus dan Pelatihan Bahasa Inggris pada Generasi Muda Dusun Upunyor Desa Weraru Kecamatan Moa Lakor Kabupaten Maluku Barat Daya Romkeny, Hermelina; Lerrick, Meilisa Everdina; Sulimaly, Petronela; Porsiana, Sin Algonda; Imbama, Dorkas; Bastian, Barbalina Marta; Ratuhalano, Rita Marlin; Permaha, Yakoba; Keilaikou, Julio; Cinde, Nensia; Harmoko, Harmoko
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022335

Abstract

Knowledge of English is one of the supports for the easy generation in facing the development of an increasingly advanced era. The purpose of implementing the English language course program is to provide knowledge of English to the younger generation in Upunyor Hamlet, Werwaru Village. The implementation of the English language course is carried out every week on Saturday afternoons for 2-3 hours of meetings. The trainees are the younger generation in Upunyor Hamlet. The results of the training showed that the implementation of the English language training carried out by KKN PSDKU UNPATTI students was running quite smoothly and there were no significant obstacles, this could be seen from the enthusiasm of the younger generations of Upunyor Hamlet in participating in the training from the beginning to the end of the meeting. From the results during the training, it was clear that the trainees understood and understood English quite well, which can be seen from the results of the practice of speaking English. Abstrak: Pengetahuan bahasa inggris menjadi salah satu penunjang para generasi mudah dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju. Tujuan pelaksanan program kurkus bahasa inggris yaitu untuk memberikan pengetahuan berbahasa inggris kepada generasi muda di Dusun Upunyor, Desa Werwaru. Pelaksanaan kursus bahasa inggris dilaksanakan setiap minggu di hari sabtu sore selama 2-3 jam pertemuan. Peserta pelatihan yaitu generasi mudah di Dusun Upunyor. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan bahasa inggris yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN PSDKU UNPATTI terbilang berjalan cukup lancar dan tidak ada kendala berarti, hal tersebut dapat terlihat dari antusiasnya para generasi mudah Dusun Upunyor dalam mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir pertemuan. Dari hasil selama pelaksanaan pelatihan terlihat jelas bahwa para peserta pelatihan cukup memahami dan mengerti berbahasa bahasa inggris yang dapat dilihat dari hasil praktek berbahasa inggris. 
Program Bimbingan Belajar Menggunakan Alat Peraga Kubus dan Balok Untuk Memahami Volume Bangun Ruang Kubus dan Balok Pada Siswa Kelas VI SD Hasbi, Hariandy; Pebriana, Putri Hana; Haidar, Irajuana; Sitinjak, Ladestam; Alfiyanto, Afif; Riyadi, Ivan; Hidayati, Fitri
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022294

Abstract

This mathematics tutoring generally serves to assist students in understanding the mathematical material being studied in class, especially the building blocks and cubes. At the problem identification stage, the needs needed by students are maximum guidance in learning because, on average, students have difficulty understanding volume. One of the factors causing these problems is that students are less enthusiastic about learning mathematics at school because mathematics is still considered a difficult subject, scary, and even some consider it a scourge. This causes students to find it difficult to understand mathematics material compared to other subjects. The study was conducted weekly, on Fridays, starting at 14.00 to 15.30 at SDN 1 Talang Pangeran. The subjects in this study were grade VI elementary school children who took part in the tutoring held by the researcher. Mathematics learning material taught is building blocks and cubes. Abstrak: Bimbingan belajar matematika ini pada umumnya berfungsi untuk membantu siswa dalam memahami materi matematika yang sedang dipelajari di kelas, khususnya materi Bangun Ruang Balok dan Kubus. Pada tahap identifikasi masalah, kebutuhan yang diperlukan oleh siswa adalah bimbingan yang lebih maksimal dalam belajar, karena rata-rata siswa sulit memahami mengenai volume. Salah satu faktor penyebab permasalahan tersebut yaitu siswa kurang antusias dalam mempelajari matematika di sekolah dikarenakan matematika masih dianggap sebagai pelajaran yang sulit, menakutkan bahkan sebagian menganggapnya sebagai momok. Hal ini yang menyebabkan siswa sulit memahami materi matematika dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Penelitian dilakukan dalam satu kali seminggu yaitu pada hari Jum’at dimulai pukul 14.00 s/d 15.30 bertempat di SDN 1 Talang Pangeran. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak SD kelas VI yang ikut dalam bimbingan belajar yang diadakan oleh peneliti. Materi pembelajaran Matematika yang diajarkan adalah bangun ruang Balok dan Kubus.
Pelatihan Penyusunan E-Modul Berbasis Kecakapan Hidup untuk Guru Sekolah Dasar Afib Rulyansah; Syamsul Ghufron; Nafiah Nafiah; Akhwani Akhwani; Pance Mariati; Yusril Izza Nurfaiza
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023374

Abstract

Kegiatan  Pengabdian  Kepada  Masyarakat  (PKM)  bertujuan  untuk  memberikan  pelatihan  kepada  calon  guru tentang  pembuatan  e-modul  berbasis  android.  Metode  pelatihan  terdiri  dari  tiga  tahap  yairu  tahap  persiapan, tahap  pelaksanaan  dan  tahap  evaluasi.  Tahap  persiapan  melakukan  survey  terhadap  kebutuhan  calon  guru mengenai  perangkat  pembelajaran,  tahap  pelaksanaan  yaitu  melakukan  pelatihan  pembuaan  e-modul  berbasis android  sementara  untuk  tahap  evaluasi  dilakukan  dengan  cara  memberikan  angket  kepuasan  terhadap pelaksanaan  pelatihan  kepada  semua  peserta  pelatihan.  Instrumen  penelitian  mengggunakan  angket  dengan analisis  data  berupa  persentase  kepuasan  terhadap  pelatihan.  Hasil  yang  diperoleh  bahwa  peserta  pelatihan merasa sangat puas dengan kegiatan pelatihan ditinjau dari sisi persiapan acara, materi, kegiatan pelatihan, dan pelayanan konsumsi.
Smart Sa’o: Sebuah Program Pengabdian Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Nafiah, Nafiah; Najjah, Ashfiyatun
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022324

Abstract

Seorang siswa dapat berpartisipasi dalam Smart Sa'o, yaitu sebuah konsep pembelajaran yang dapat dilakukan dari rumah. Melibatkan kelompok belajar mahasiswa, dan mahasiswa serta dosen PGSD memberikan pendampingan secara intensif. Untuk kegiatan ini, siswa sekolah dasar akan mendapatkan bantuan belajar selama pandemi berlangsung, dan hasil belajar siswa akan dipantau untuk melihat apakah mereka membaik akibat penggunaan konsep smart sa'o. Metode seperti pendampingan dan wawancara digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Setelah pendampingan selesai, mahasiswa diwawancarai untuk mengetahui tingkat pemahaman yang telah dicapai dengan menggunakan model bimbingan belajar intensif yang digunakan dalam proses pendampingan. Berdasarkan hasil investigasi, program pendampingan pembelajaran berhasil dilaksanakan. Di Sa'o Smart, pendampingan dilakukan melalui proses bimbingan siswa. Selain itu, pemahaman siswa secara keseluruhan telah meningkat sebagai hasil dari waktu yang mereka habiskan untuk belajar di smart sa'o. Semakin banyak siswa yang mengungkapkan kegembiraan, minat, dan keinginan untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana pasar lokal dan lembaga pendidikan mendistribusikan gula, kolang-kaling, dan nata moke.
Pelatihan Penggunaan Powtoon dalam Pembelajaran: Program Pemberdayaan Guru di SDN Tambelang I Kabupaten Probolinggo Rizqi Putri Nourma Budiarti; Afib Rulyansah; Nailul Authar; Rachma Rizqina Mardhotillah; Choirun Nisa Afidatus Zahro
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023389

Abstract

Pendidik di abad 21 harus terbiasa dan mahir dalam penggunaan teknologi yang relevan di dalam kelas. Sejalan dengan itu, pendekatan pedagogis kurikulum 2013 mengharuskan pendidik memiliki pemahaman yang kuat tentang teknologi, terutama dalam hal menciptakan media pembelajaran yang menarik. Sayangnya, banyak pendidik belum mendapatkan persiapan yang memadai untuk menggunakan sumber daya digital di SDN Tambelang I Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Sebagai tanggapan yang mungkin untuk masalah ini, kami mengusulkan program pendampingan di mana guru siswa sekolah dasar (SD) dipandu melalui seluruh proses pembuatan animasi Powtoon, mulai dari pengenalan perangkat lunak hingga penilaian akhir efektivitasnya. Prakarsa Pengabdian Masyarakat (PKM) ini dimaksudkan untuk membantu siswa kelas V SDN Tambelang I Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo dalam membuat bahan ajar Powtoon untuk digunakan dalam pembelajaran tematik kurikuler 2013. Kami menggunakan campuran instruksi kelas dan praktik langsung untuk mencapai tujuan kami. Selama fase pelaksanaan, informasi tentang pentingnya media disajikan, Powtoon diperkenalkan, dan peserta diberi kesempatan untuk melatih keterampilan baru mereka melalui latihan. Sebagian besar peserta diklat PKM (97,2%) sama sekali tidak mengetahui media Powtoon, bahkan lebih (97,2%) gagal mencapai hasil belajar yang bermakna. Sebanyak 82,4% individu menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuannya membuat Powtoon setelah menggunakan PKM ini. Latihan PKM ini berguna untuk membantu para pendidik dalam membuat pembelajaran berbasis teknologi, seperti yang dibuat dengan software pendidikan Powtoon.
Sosialisasi dan Pelatihan Pijat Bayi Menuju Bayi Sehat Desa Penyengat Olak Nuraida, Nuraida; Herawati, Netty
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022356

Abstract

Baby massage is very beneficial for the health and development of babies. Massage can stimulate the release of endorphins that can reduce pain, so the baby becomes calm and reduces the frequency of crying, thus massage also improves the quality and quantity of the baby's sleep. This service aims to increase mothers' knowledge about baby massage, and train mothers of babies/toddlers to massage their babies. This activity was carried out in Penyengat Olak Village, Muaro Jambi Regency. In this activity involves cadres as extensions of health workers, the target of this activity is 30 people consisting of mothers of infants/toddlers and cadres. The activity was assisted by the village midwife, stinging olak. The method applied to this service is the lecture method, baby massage practice and discussion. The results of the service showed that after being given the socialization of baby massage material, the knowledge and skills of the mother and toddler experienced an increase. The conclusion of the service was that the implementation, the activity was attended by 30 participants consisting of cadres and mothers of babies/toddlers. Prior to socialization about baby massage, participants' knowledge was only 36.7% good. and after being socialized there was a good increase in knowledge of 66.7% as well as the assessment of baby massage skills, most of them were good, and had washed their hands before doing baby massage. Abstrak: Pijat  bayi  merupakan  hal  yang  sangat  bermanfaat  bagi  kesehatan  dan tumbuh  kembang  bayi.  Pijat  dapat  merangsang  keluarnya hormon  endorphin  yang  bisa  menurunkan nyeri,  sehingga  bayi  menjadi  tenang  dan mengurangi  frekuensi  menangis  dengan demikian  pijatan  juga  meningkatkan  kualitas dan  kuantitas  tidur  bayi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pijat bayi, dan melatih ibu bayi/batita agar melakukan pemijatan pada bayinya. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi. Dalam kegiatan ini melibatkan kader sebagai perpanjangan tangan dari petugas kesehatan, Sasaran kegiatan ini adalah 30 orang terdiri dari ibu bayi/batitadan kader. Kegiatan  dibantu oleh bidan desa penyengat olak. Metode yang diterapkan pada pengabdian ini adalah metode ceramah, praktik pijat bayi dan diskusi. Hasil pengabdian  menunjukkan bahwa setelah diberikan sosialisasi materi pijat bayi, pengetahuan maupun keterampilan ibu batita mengalami peningkatan. Simpulan pengabdian bahwa pelaksanaan, kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari kader dan ibu bayi/ batita. Sebelum sosialisasi tentang pijat bayi pengetahuan peserta hanya 36.7 % yang baik. dan setelah disosialisasikan terjadi peningkatan pengetahuan yang baik 66.7 % begitupula penilaian keterampilan memijat bayi sebagian besar sudah baik, dan sudah mencuci tangan sebelum melakukan pijat bayi.
Pemanfaatan Webinar dalam Meningkatkan Skill Menyusun Artikel Ilmiah: Program Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Authar, Nailul; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Dani, Novelita Ayu Rahma
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022315

Abstract

Dalam rangka membantu para guru di Jawa Timur meningkatkan kemampuannya dalam menulis artikel ilmiah, pengabdian masyarakat ini menawarkan webinar. Pendekatan bantuan yang menggunakan Participatory Action Research (PAR). Tiga puluh lima orang dari Probolinggo dan Kota Probolinggo dibantu. Bantuan diberikan dalam empat tahap: persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Guru yang mengikuti program pendampingan melaporkan peningkatan keterampilan menulis mereka dalam publikasi ilmiah. Guru memulai dengan tingkat kompetensi yang rendah (59,7) tetapi mampu meningkatkan ke tingkat yang memuaskan (72,6). Umpan balik positif diterima dari kegiatan webinar setelah dilaksanakan, dan dibutuhkan sejumlah besar instruktur (84,2) sebagai bagian dari inisiatif untuk meningkatkan kemampuan peserta di bidang penulisan artikel ilmiah. Terakhir, jika terjadi pandemi Covid-19 di Jawa Timur, kompetensi guru dapat ditingkatkan melalui pendampingan webinar.
Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar dalam Menerapkan Authentic Assesment Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Rihlah, Jauharotur; Wardhani, Rifka Putr
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022306

Abstract

Telah terjadi peningkatan pentingnya penilaian proses sebagai akibat dari penekanan kurikulum 2013 pada pembelajaran berbasis aktivitas. Penilaian otentik diperlukan sebagai pengganti evaluasi berbasis pengujian, yang hanya mengukur kompetensi pengetahuan (mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil). Kurikulum 2013 menekankan pentingnya pengujian dunia nyata. Ini adalah penilaian lengkap yang melihat input, proses, dan hasil pembelajaran. Masalah dunia nyata, bukan masalah kelas, harus menjadi fokus evaluasi otentik. penerapan berbagai teknik dan standar holistik (kompetensi yang lengkap mencerminkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap). Penilaian yang benar tidak hanya berfokus pada seberapa banyak yang diketahui siswa, tetapi pada seberapa banyak yang dapat mereka lakukan. Penilaian otentik memerlukan guru yang berpengalaman dalam kesulitan yang dihadapi siswa di dunia nyata. Kurikulum baru tahun ini mengharuskan instruktur untuk menggunakan jenis penilaian baru, tetapi sebagian besar belum mengembangkannya. Penilaian kinerja, evaluasi produk, dan penilaian proyek adalah contoh penilaian otentik yang dimaksud. penilaian), evaluasi emosional, dan penilaian portofolio adalah contoh lebih lanjut dari penilaian otentik. Kompetensi pedagogik guru dapat ditingkatkan dengan kegiatan in-house training, yang dapat didasarkan pada fakta-fakta yang disajikan di atas mengenai keadaan guru. Untuk meningkatkan kemampuan instruktur dalam menyusun dan menyusun formulir penilaian otentik, seperti evaluasi kinerja, evaluasi produk, evaluasi proyek, evaluasi afektif dan evaluasi portofolio, tujuan dari latihan ini adalah untuk (penilaian portofolio).
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kelompok Ibu-ibu PKK di Kelurahan Pengkok Gunung Kidul Dalam Pengolahan Jahe Menjadi Minuman Instan Dwi Lestari Lukviana; Nisywa Dwiza Raihan; Lathifah Apriana Putri; Fatma Dwi Kusuma; Atika Silma Daima; Puandira Caesha Naila Syaltha; Indah Sinawang Cahyani; Fani Melani; Muhammad Rasyid Ridha; Hafidz Izzulhaq Hadian; Yunda Maymanah Rahmadewi
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023409

Abstract

Jahe merupakan salah satu tanaman herbal yang cukup populer baik di Indonesia maupun di mancanegara. Rasa pedas yang dihasilkan jahe sangat khas dan kemampuannya untuk memberikan kehangatan bagi tubuh mampu menjadikan jahe sebagai salah satu komoditas yang ngehits sepanjang masa. Namun pengolahan jahe belum sepenuhnya dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, sehingga perlu adanya pendampingan dan pelatihan mengolah jahe menjadi sirup dan serbuk instan.  Jahe yang diolah menjadi minuman instan memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan jahe segar. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan pelatihan pembuatan sirup dan serbuk instan. Setelah dilaksanakan program ini hasil yang didapatkan adalah peningkatan  umum masyarakat tentang keamanan pangan sebelum pelatihan sebesar 37%, dan setelah pelatihan sebesar 91%, sedangkan tentang pengetahuan pengolahan jahe menjadi sirup dan serbuk sebelum pelatihan sebesar 38% dan setelah pelatihan sebesar 92%. Keterampilan pengolahan jahe menjadi sirup dan serbuk sebelum pelatihan sebesar 42% dan setelah pelatihan sebesar 94%.
Pengolahan Pangan Kreatif Berbahan Baku Sagu Menjadi Cookies Guna Menurunkan Angka Anemia Pada Remaja di Desa Sebangun Kabupaten Sambas Maryono, Maryono; Kristiandi, Kiki
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022345

Abstract

Sebangun Village is a village whose commodities come from agriculture and plantations and are dominated by sago, rubber and oil palm and sweet potato plantations. Sebangun Village has the potential of sago commodity which has the potential to be developed into healthy food preparations. The product made in this community service is the manufacture of cookies with the addition of Fe tablets. The addition of Fe is given when the processed food is made, so that the processed food can become food with rich nutrients. This community service activity aims to provide training in creative food processing made from sago raw materials into cookies. This activity was carried out in August 2022 and was attended by 20 female participants in Sebangun Village. The material presented in this activity is the material for making, processing, decorating and packaging cookies made from sago. The team also gave demonstrations to participants regarding the sago cookies directly. And each participant is asked to make and mix the sago into sago cookies. This activity received a positive response from the training participants, this can be seen from the preparations made in various forms. In addition, participants also took the initiative to make cookies to become products that can improve the family's economy. Abstrak: Desa Sebangun merupakan desa dengan komoditasnya berasal dari pertanian dan perkebunan serta didominasi oleh perkebunan sagu, karet dan kelapa sawit dan ubi jalar. Desa Sebangun memiliki potensi dari komoditi sagu yang berpotensi untuk dikembangkan jadi olahan pangan yang sehat. Olahan yang dibuat dalam pengabdian masyarakat ini adalah pembuatan cookies dengan penambahan tablet Fe. Penambahan Fe ini diberikan saat olahan dibuat, agar pangan yang diolah dapat menjadi pangan dengan kayak zat gizi.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam pengolahan pangan kreatif berbahan baku sagu menjadi cookies. Kegiatan ini dilakukan pada Agustus 2022 dan di ikuti oleh 20 peserta ibu-ibu yang ada di Desa Sebangun. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah materi pembuatan, pengolahan, dekorasi dan pengemasan cookies berbahan baku sagu. Tim memberikan pula demonstrasi pada peserta terkait cookies sagu tersebut secara langsung. Dan setiap peserta diminta untuk membuat dan mengadon dari sagu tersebut dapat menjadi cookies sagu. Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari peserta pelatihan, hal ini dilihat dari olahan yang dibuat dengan bentuk variatif. Selain itu pula peserta berinisiatif untuk membuat cookies untuk menjadi produk yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga.