cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Meningkatkan Budaya Literasi Siswa SD Swasta HKBP Sidorame Melalui Perkenalan Adat dan Budaya Indonesia dan Republik Ceko Saragih, Elza Leyli Lisnora; Manurung, Rolan; Siagian, Beslina Afriani; Simanjuntak, Harlen; Sitohang, Tigor
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022301

Abstract

The purpose of this community service is to increase knowledge and experience regarding the language, customs and culture of the Czech Republic, which of course will be very different from Indonesia. The method used in this service is the method of preparation, implementation, and evaluation. The activity was carried out using the Active, Creative, Effective, and Fun Learning model so that elementary school students felt more comfortable and less tense in following the explanations of students from the Czech Republic. Community Service is held for 2 meetings with a time of 3 hours 1 meeting so that students get to know FKIP lecturers and students as well as students from the Czech Republic so that students at SD HKBP Sidoprame Medan are more free to ask questions and easily understand the culture and customs of the Czech Republic. The evaluation of the introduction of Indonesian and Czech cultural customs got good or satisfactory results, so that this service had a positive impact on the students of SD HKBP Sidorame Medan. This is because after listening to direct explanations from CULS students about the education system in the Czech Republic, students become more enthusiastic in learning so they can study higher in the Czech Republic. Students of SD HKBP Sidorame Medan also have a better understanding of tolerance and have high empathy such as being easy to help and willing to listen to others
Pelaksanaan Kegiatan Training Desain Pembelajaran Inovatif di Masa Pandemi COVID-19 Jauharotur Rihlah; Afib Rulyansah; Rachma Rizqina Mardhotillah; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Asyita Al-Mufidah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023381

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung di Kecamatan Krucil untuk membekali para pendidik sekolah dasar di Kecamatan Krucil dengan pengetahuan tentang pendekatan pendidikan yang efektif dan modern. Saat menerapkan ini, mana dari berikut ini yang merupakan pelatihan (workshop). Tanggalnya 13-18 Desember 2021, dan lokasinya di SD Tambelang I di Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Jumlah peserta pelatihan ini sebanyak 40 orang, termasuk perwakilan guru dari masing-masing SD di Kecamatan Krucil, dengan ketentuan akan hadir di setiap lokasi pelaksanaan sebanyak 20 orang. Kerja Relawan yang Melibatkan Metode Kreatif Untuk Pendidikan Pandemi Covid-19 memberikan kesempatan unik untuk pendidikan dan pertumbuhan bagi semua yang ambil bagian. Ketiga hal tersebut merupakan hasil dari proyek ini, dan dimaksudkan untuk digunakan dalam mengajar dan dibagikan kepada rekan-rekan sehingga dapat membantu siswa dengan memberikan pelajaran yang menarik dan kreatif kepada mereka meskipun penyebaran virus Covid-19 meluas.
Dinamika Virtual Learning pada Jenjang Sekolah Dasar: Sebuah Program Pengabdian Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Mariati, Pance; Al-Mufidah, Asyita
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022323

Abstract

Mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang kendala proses adalah tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif untuk mengumpulkan data tentang keterbatasan dan dampak program COVID-19 terhadap proses belajar mengajar di sekolah dasar. Menggunakan literatur yang relevan, kami menghasilkan daftar pertanyaan untuk ditanyakan dalam wawancara semi-terstruktur. Guru, orang tua, dan anak-anak dari sebuah sekolah dasar di Kabupaten Probolinggo berpartisipasi dalam penelitian ini. Studi ini menemukan bahwa siswa, guru, dan orang tua menghadapi sejumlah tantangan dalam kegiatan belajar mengajar internet, antara lain kurangnya keahlian teknologi, masuknya biaya kuota online, adanya pekerjaan tambahan bagi orang tua dalam membantu siswanya dalam belajar. proses, interaksi dan interaksi interpersonal antara siswa, guru, dan orang tua berkurang, dan jam kerja menjadi tidak terbatas bagi guru karena harus berkomunikasi dengan siswa, guru, dan orang tua.
Pelatihan Dan Pendampingan Guru Sekolah Dasar Dalam Pembuatan Media Interaktif Berbasis Digital Aplikasi Scratch Nafiah Nafiah; Syamsul Ghufron; Pance Mariati; Afib Ruliansyah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023372

Abstract

A good learning process must contain interactive, fun, challenging, motivating aspects and provide more space for students to be able to develop creativity and independence, according to students' talents and interests. The purpose of this community service is 1) to provide training to elementary school teachers in making digital-based interactive media with scratch applications at Maarif LP Surabaya, 2) to assist elementary school teachers in making digital-based interactive media with scratch applications at Maarif LP Surabaya. Efforts that will be made to overcome these problems are conducting training and mentoring for elementary school teachers in making digital-based interactive media with scratch applications at Maarif LP Surabaya. This community service implementation method is carried out to overcome partner problems regarding the creation of digital-based interactive media with the scratch application through four activities, namely pre- community service activities, implementation of community service activities, evaluation of PKM implementation and follow-up and improvement of community service activities. The results of community service show that prior to the training and assistance in preparing learning media with the Scratch Application for Elementary School Teachers at the Maarif NU LP, Surabaya City, 81.3% had never known Scratch Application Digital-Based Interactive Media. After training and mentoring, 61.1% were familiar with Scratch Application Digital-Based Interactive Media. The results of the questionnaire also showed that 78.1% of elementary school teachers had never made the ability to make Scratch applications before training and mentoring was carried out and after training and mentoring were carried out, 8.3% were very able to use Interactive Media Based on Digital Scratch Applications, 55.6% could use Media Digital Based Interactive Scratch Application. Abstrak: Proses pembelajaran yang baik haruslah memuat aspek interaktif, menyenangkan, menantang, memotivasi dan memberikan ruang yang lebih bagi siswa untuk dapat mengembangkan kreativitas dan kemandirian, sesuai dengan bakat dan minat siswa. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah 1)untuk memberikan pelatihan pada guru SD dalam pembuatan media interaktif berbasis digital dengan aplikasi scratch di LP Maarif Surabaya, 2) Melakukan pendampingan pada guru SD dalam pembuatan media interaktif berbasis digital dengan aplikasi scratch di LP Maarif Surabaya. Upaya yang akan dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah melakukan pelatihan dan pendampingan pada guru SD dalam pembuatan media interaktif berbasis digital dengan aplikasi scratch di LP Maarif Surabaya. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra tentang pembuatan media interaktik berbasis digital dengan aplikasi scratch melalui empat kegiatan yaitu pra kegiatan PKM, implementasi kegitan PKM, Evaluasi pelaksanaan PKM dan tindak lanjut dan perbaikan kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan, sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingan pelatihan menyusun media pembelajaran dengan  Aplikasi Scratch bagi Guru Sekolah Dasar di LP Maarif NU Kota Surabaya menunjukkan 81,3% tidak pernah mengenal Media Interaktif Berbasis Digital Aplikasi Scratch. Setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan menunjukkan 61,1% mengenal Media Interaktif Berbasis Digital Aplikasi Scratch. Hasil angket juga menunjukkan 78,1 % guru SD tidak pernah membuat Kemampuan membuat aplikasi Scratch sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingan  dan setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan menunjukkan 8,3% sangat bisa mengguanakan Media Interaktif Berbasis Digital Aplikasi Scratch, 55,6 % bisa menggunakan Media Interaktif Berbasis Digital Aplikasi Scratch.
Pembelajaran Berpikir Komputasional serta Lomba Gratis bagi Siswa dan Guru SDN II Bantaran Kabupaten Probolinggo Afib Rulyansah; Rachma Rizqina Mardhotillah; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Nailul Authar; Yasmin Afra Firdhausyah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023388

Abstract

Dengan maraknya Industri 4.0, mahasiswa harus terbiasa dengan TIK di kelas agar dapat mengikuti perubahan yang cepat di lapangan dan belajar berpikir kritis terhadap tantangan yang kompleks. Kemampuan kognitif tingkat lanjut Siswa harus dapat menerapkan keterampilan penalaran dan logika yang telah mereka kembangkan ke dalam solusi situasi umum. Melatih pikiran anak untuk memecahkan masalah dengan cara yang sama seperti yang dilakukan algoritma komputer akan membantu mereka menjadi pemikir yang lebih kritis dan pemecah masalah dalam banyak aspek kehidupan. Dalam konteks sistem pendidikan, pemikiran komputasi mengacu pada perangkat atau pendekatan untuk pemecahan masalah yang, mirip dengan cara logika komputer, menetapkan komponen penting dari suatu masalah dan solusi untuk masalah itu. Keterampilan dan pengalaman diperlukan untuk membuat sistem komputasi yang memungkinkan komputer menjalankan perintah kita, serta memahami dan menjelaskan fenomena di dunia nyata melalui pemrosesan data. Staf pengajar di SDN Bantaran II Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo diberikan pengenalan pemikiran komputasi dan pelatihan Gerakan Bebras PANDAI sebagai bagian dari proyek pengabdian masyarakat ini. Ide dan teknik mempraktikkan bebras dengan memberikan kegiatan untuk memecahkan tantangan gratis. Partisipasi siswa dalam kompetisi tanpa batas adalah tujuan akhir dari program ini.
Efektifitas Psikoedukasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak Pada Pasangan Orang Tua Muda di Kota Kupang Panis, Marleny Purnamasary; Lerik, Mariana Ch. Dinah; Damayanti, Yeni; Ratu, Feronika
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022350

Abstract

One of the recommendations which is principle regarding cases of violence against children is that all violence against children can be prevented and countries should invest in evidence-based policies and programs to address the factors that lead to violence against children. By means of psychoeducation for young parents who are in the early years of marriage (0-10 years), this community service activity is aimed at preventing and deal with violence against children. This activity was held at the Gedung Pramuka, Oesapa Village, Kelapa Lima District, Kupang City. Forty-one parents in Kupang City participated in this community service activity. In this community service activity, 23 participants who are in the early years of marriage became research participants. The community service is carried out by providing psychoeducational materials about the prevention and handling of violence against children, while the research is carried out using an experimental method using a one-group pretest-posttest design. The result of hypothesis testing indicates that psychoeducational activity to prevent violence against children have a positive effect on the understanding of young parents in Kupang City. ABSTRAK: Salah satu rekomendasi yang merupakan prinsip terkait kasus kekerasan pada anak adalah semua kekerasan terhadap anak dapat dicegah dan negara-negara harus berinvestasi dalam kebijakan dan program berbasis bukti untuk mengatasi faktor-faktor yang menimbulkan kekerasan terhadap anak. Melalui psikoedukasi bagi orang tua muda yang berada pada tahap tahun-tahun awal pernikahan (0-10 tahun), kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Pramuka, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Empat puluh satu orang tua di Kota Kupang berpartisipasi sebagai peserta kegiatan pengabdian. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, selanjutnya sebanyak 23 orang peserta yang berada pada tahap tahun-tahun awal pernikahan menjadi partisipan penelitian. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan materi psikoedukasi tentang pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak, sedangkan penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dengan menggunakan one-group pretest-posttest design. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa kegiatan psikoedukasi pencegahan kekerasan terhadap anak berpengaruh positif pada pemahaman pasangan orang tua muda di Kota Kupang.
Integrasi Alat Peraga pada Pembelajaran Tematik: Sebuah Program Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Hartatik, Sri; Minandar, Daffa Salma
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022314

Abstract

SDN Bantaran II, Kecamatan Bantaran, sdn Probolinggo menjadi mitra PKM dalam upaya ini. Berikut adalah kesulitan yang dihadapi mitra: 1) Kurangnya keakraban guru dengan metode pengajaran kreatif. demi keseragaman dan kemonotonan dalam proses pembelajaran, 2) Kurikulum 2013 menantang untuk diterapkan karena beberapa guru belum dilatih tentang cara menggunakannya 3) Dalam beberapa kasus, guru tidak dapat mengatur pelajaran mereka secara efektif ( RPP), 4) Tidak tersedia alat bantu belajar. Ketidakmampuan guru untuk membuat perangkat pengajaran berdasarkan tema. PKM ini dilaksanakan melalui pendekatan pendidikan, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Berikut daftar outputnya: 1) Guru SD lebih paham tentang metode pengajaran kreatif, 2) Keakraban guru dengan kurikulum 2013 meningkat, 3) Kemampuan guru menyusun RPP kurikulum 2013 harus ditingkatkan, 4) Tersedianya berbagai sumber daya pembelajaran tematik untuk siswa sekolah dasar, 5) Kemampuan pendidik dalam membuat alat peraga tematik akan ditingkatkan.
Collaborative Teacher and Students Sebagai Realisasi Pembelajaran Inovatif Herman Herman; Dumaris E Silalahi; Yanti Kristina Sinaga
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023408

Abstract

This Community Service (PkM) aims to improve the quality of education based on activities carried out through learning that optimizes learning centered on collaboration between teachers and students. This PkM was held at RK Private Elementary School No. 4 on Jalan Kesatria in Pematang Siantar. This PkM is carried out based on the PkM method which is based on the method of education to the community. Education in PkM is realized through learning English in class VB at the elementary school. The PkM implementation went well according to the schedule set by the PkM Team and the school. The principal and teachers, especially the homeroom teacher for class VB, welcomed the implementation of this PkM well. In this PkM implementation, students respond actively. Learning activities occur in accordance with the expectation that teachers and students collaborate to understand and solve problems faced by students so that they can improve learning achievement, especially in learning English in accordance with predetermined learning objectives. So it can be concluded that the implementation of PkM brings innovation to learning English for elementary school students and also as a reference for teachers to implement innovative learning based on the 21st century in accordance with the development of education in Indonesia in order to achieve Indonesia's national education goals to create independent, innovative students and noble character
Pelatihan Tepung Beras Fortifikasi Guna Menurunkan Kejadian Stunting di Desa Tebas Kabupaten Sambas Fertiasari, Rini; Asta, Hidayat; Kristiandi, Kiki
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022348

Abstract

Stunting is a health problem and threatens to improve the quality of an area. The SSGI 2021 stated that the stunting rate in Sambas reached 32.8%. The purpose of this community service is to conduct fortified rice flour training in helping to reduce the incidence of stunting. This product is the result of the milling process and the purpose of the product is to increase the value of micro and macronutrients and become an alternative food to help cases of stunting. The rice flour used in the manufacture of this flour is derived from local rice in the village of Tebas. This activity was carried out by women from Tebas Village with a total of 30 participants. The 30 participants were then regrouped into 5 teams so that the mothers in one team consisted of 6 participants. The result of these activities is that mothers are very enthusiastic because of these activities. in this activity, the mothers were taught to use drying equipment before going to flouring and the results of the rice flour were then processed derivatives that could be developed from the rice flour itself. Abstrak: Stunting merupakan permasalahan kesehatan dan mengancam terhadap peningkatan kualitas suatu wilayah. SSGI 2021 menyebutkan angka kejadian stunting di Sambas mencapai 32,8%. Tujuan dari pengbadian masyarakat ini adalah untuk melakukan pelatihan tepung beras fortifikasi dalam membantu menurunkan angka kejadian stunting. Produk ini merupakan hasil dari proses penggilingan dan tujuan dari produk tersebut adalah meningkatkan nilai zat gizi secara mikro dan makro dan menjadi salah satu pangan alternatif guna membantu kasus kejadian stunting. Tepug beras yang digunakan dalam pembuatan tepung ini merupakan berasal dari beras lokal yang ada di Desa Tebas. Kegiatan ini dilakukan oleh ibu-ibu yang berasal dari Desa Tebas dengan jumlah peserta sebanyak 30 peserta. Dari 30 peserta tersebut selanjutnya dikelompokan kembali jadi 5 tim sehingga ibu-ib Hasil dari kegiatan tersebut bahwa ibu-ibu sangat antusias karena dari kegiatan tersebut. dalam kegiatan ini ibu-ibu diajarkan dalam menggunakan alat pengeringan sebelum ke penepungan dan hasil dari tepung beras tersebut selanjutnya adalah turunan olahan yang dapat dikembangkan dari tepung beras itu sendiri.
Perlindungan Hukum terhadap Korban Tindak Pidana Penipuan melalui Media Sosial Rachmat, Lail Aoelia Anjani
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022326

Abstract

Penipuan melalui media sosial saat ini sudah termasuk white collar crime (kejahatan kerah putih) yang artinya penipuan ini dilakukan oleh orang-orang yang menguasai atau ahli dalam menggunakan teknologi. Akibat yang ditimbulkan oleh pelaku penipuan melalui media sosial ini tentu menyebabkan banyaknya korban karena penipuan telah disusun dengan rapi bahkan citra yang ditampilkan di media sosial, atau identitas palsu yang digunakan banyak menjaring korban.  Korban dari tindak pidana penipuan ini untuk mendapatkan perlindungan hukum mereka kesulitan.  Kekaburan norma dalam perlindungan hukum tersebut terlihat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan Kitab Undang - Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Penggantian kerugian hanya diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sedangkan dalam KUHP hanya menjerat pelaku dan unsur-unsur pidana. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana penipuan melalui media sosial dan kekaburan norma dalam melindungi korban dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan Undang-Undang, Konseptual dan Historis. Berdasarkan hasil penelitian Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagai Lex Specialis dalam menangani penipuan melalui media sosial memiliki kekaburan dalam memberikan perlindungan hukum  korban penipuan.