cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
support@restuwahyuno.web.id
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jpkcenut@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lingkar Raya Kudus - Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kesehatan
ISSN : 26143593     EISSN : 26143607     DOI : https://doi.org/10.31596/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Kesehatan merupakan jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian masyarakat didalam pemberdayaan di bidang Kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala 2 (dua) kali dalam satu tahun.
Articles 223 Documents
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Terhadap Edukasi Jajanan Sehat dan Gizi Seimbang Pada Siswa Kelas V di SDN 10182D Putri, Sabila Tamimi; Lubis, Nelly Revita; Chairani, Nasya Cantika; Yusuf, Muhammad Usamah; Amelinda, Riska; Hayati, Zukhaira
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i3.448

Abstract

Makanan atau  jajanan merupakan topik yang harus menjadi perhatian masyarakat. Penataan gizi atau nutrisi anak pada fase tumbuh kembang tidak selalu berhasil sampai akhir, disebabkan oleh maraknya pemakaian zat kimia pada makanan, kebiasaan anak yang mengkonsumsi jajanan berbahaya, minimnya pengawasan orangtua pada anak. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan informasi tentang sikap siswa kelas V SDN 101826 tentang jajanan sehat dan gizi seimbang. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan studi observasional cross-sectional. Pada penelitian ini Teknik yang digunakan untuk mendapatkan data adalah kuesioner yang diisi oleh sampel pada saat pretest dan posttest. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pengetahuan (p-value 0,034 0,05) dan sikap (p-value 0,000 0,05) sebelum dan sesudah pembelajaran jajanan sehat dan gizi seimbang pada pelatihan pengetahuan dan sikap siswa kelas V. Kesimpulan didapatkan pengetahuan dan sikap siswa meningkat setelah pemberian edukasi, yang bermakna bahwa pemberian edukasi tersebut berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap siswa.
Sosialisasi Urgensi Bahaya Seks Bebas dan Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Remaja di Pondok Pesantren Putri Hirzu Millati Yuliana, Alvi Ratna; Ulfa, Maria; Husna, Arina Hafadhotul
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v6i4.395

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan layanan konseling yang membantu meningkatkan pengetahuan khususnya tentang bahaya seks bebas terhadap kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok pesantren Putri Hirzu Millati, dengan subject penelitian adalah santri putri di Pondok tersebut. Nilai  pretest  diperoleh  sangat  rendah  dimana  jumlah  santriwati remaja putri yang  memiliki  pengetahuan  yang  baik  tentang  bahaya  seks  bebas dan cara penegahan kekerasan seksual  sangat  sedikit  yakni  kurang dari   50%,  dimana 8  santriwati  (38,09%)  saja  yang memiliki  pengetahuan  yang  baik dimana dari 10 pertanyaan 5 orang mendapatkan nilai 8 dan 3 orang mendapatkan nilai 7  Sedangkan  sisanya  sebanyak  13 santriwati 61,90 %  mendapatkan nilai 4-5 hal ini menunjukan santriwati tidak  memiliki pengetahuan  yang  baik  tentang  bahaya  seks  bebas. Sedangkan hasil post test 15 (71.42 %) santriwati mengalami peningkata  dengan mendaptkan nilai antara 80-100. Sebanyak 6 (28,58 %) santriwati mendapatkan nilai rentang 60-70 dan tidak ada nilai dibawah 50. Dari hasil tersebut pengetahuan yang mengalami peningkatan sehingga dapat mencegah prilaku seks bebas dan pecegahan kekerasan seksual yang mengancam
Edukasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Dalam Meningkatkan Status Gizi Balita di Dsn. Ngronggi, Ds. Grudo, Kab. Ngawi Sa’adah, Hamidus Daris; Kurniasih, Erwin; Komalawati, Rini
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i2.430

Abstract

Latar belakang: Upaya peningkatan status gizi dimulai dari masa awal kehidupan janin. Hal ini menjadi penting karena dapat menunjang tumbuh kembang serta perbaikan gizi anak. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk perbaikan gizi adalah pemenuhan gizi seimbang pada seribu hari pertama kehidupan. Periode ini disebut dengan periode emas (golden periode) dan Bank Dunia menyebutnya sebagai “window of opportunity”.   Tujuan: Kegiatan dibuat bertujuan untuk menambah tingkat pengetahuan orang tua balita mengenai 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan perubahan perilaku gizi yang baik sehingga dapat meningkatkan status kesehatan dan gizi anak. Metode: Kegiatan Pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan langsung di Posyandu Balita dengan menggunakan Media Leaflet. Hasil: Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat didapatkan 50 ibu kader  yang memenuhi kriteria. Hasil kegiatan ini adalah orangtua terutama ibu hamil dan ibu balita mengetahui pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk mencegah terjadinya masalah gizi pada balita dan meningkatkan status kesehatan dan gizi anak. Berdasarkan kegiatan tersebut dilakukannya diskusi dan pemberian materi terkait 1000 Hari Pertama Kehidupan, dan Pemberian Alat timbangan berat badan untuk menunjang kegiatan posyandu balita. Kegiatan ini dihadiri Bu bidan desa, bu kasun, bu Kader, dan ibu-ibu yang mengantar anak nya posyandu balita. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan meliputi kegiatan  pendidikan kesehatan tentang edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan pemberian cinderama timbangan berat badan untuk menunjang kegiatan posyandu balita. Pendidikan kesehatan pada ibu-ibu yang datang dalam kegiatan posyandu balita dan perlu adanya keberlanjutan materi lainnya terkait kesehatan anak untuk meningkatkan pengetahuan dan peningkatan kesehatan masyarakat. 
Edukasi Konsumsi Buah dan Sayur Pada Siswa Kelas V SD Negeri 068344 Simalingkar Putri, Selly Pratama; Siregar, Imdah Risky; Anggraini, Aprisna; Tanara, Yoan; Anggraini, Febby
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i2.428

Abstract

Konsumsi pangan merupakan jenis dan dan jumlah pangan yang dimakan oleh seseorang dengan tujuan tertentu. Konsumsi buah dan sayur merupakan faktor yang penting dalam menunjang proses pertumbuhan pada anak. Namun terkadang masih banyak yang dijumpai bahwa anak-anak masih jarang mengkonsumsi makanan tersebut. Konsumsi buah dan sayur penduduk Indonesia masih dibawah anjuran yang kecukupan, terutama pada anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah dan sayur pada anak SDN 068344. Dengan pemberian edukasi menggunakan metode ceramah dan juga pemutaran video serta diskusi  dan tanya jawab dalam penyuluhan yang dilakukan di sekolah SDN 068344 Simalingkar. Responden pada penelitian ini berjumlah 18 orang dari siswa SD, yang terdiri dari 8 siswa perempuan dan 10 laki-laki. Dalam penelitian ini diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengonsumsi buah dan sayur serta mengenai kandungan gizi dalam buah dan sayur dan juga menjelaskan manfaat apa saja yang terkandung dalam sayur dan buah serta jumlah porsi sayur dan buah yang dimakan. Adapun hasil dari  penelitian ini setelah dilakukan pre test dan post test didapatkan hasil bahwa setelah pemberian materi yang telah dilakukan anak-anak tersebut lebih mengerti apa pentingnya buah dan sayur. Selain itu Sebagian dari mereka juga mengkonsumsi buah dan sayur sehingga. Ketika dalam melakukan penyuluhan mereka juga sangat antusias pada materi yang diberikan.
Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Peningkatan Status Nutrisi Sebagai Upaya Pemberdayaan Dalam Mencegah Penyakit Infeksi Pada Balita Kurniasih, Erwin; Lukitaningtyas, Dika; Pariyem, Pariyem
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i3.397

Abstract

Balita merupakan kelompok yang rentan dengan penyakit infeksi. Hal ini dipengaruhi oleh status gizinya yang tidak baik sehingga daya tahan tubuhnya rendah yang berisiko untuk mengalami penyakit infeksi. Selain itu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga berperan dalam penyebaran penyakit infeksi yang dapat menularkan pada balita. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam mencegah penyakit infeksi balita melalui penguatan PHBS dan peningkatan status nutrisi balita. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pleset, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi dengan sasaran 52 ibu balita. Hasil dari kegiatan ini didapatkan mayoritas (82,6%) tingkat pengetahuan ibu baik. Hampir semua ibu balita dapat memahami dan  mampu untuk menyajikan menu dan variasi makanan sehat dalam rangka memenuhi kebutuhan gizi balita.
Caregiver Empowerement Menjadikan Lansia Berintegritas Bersama Komunitas Perempuan Cahaya Jiwa Candi Sidoarjo Sya'diyah, Hidayatus; Nurlela, Lela; Kirana, Sukma Ayu Candra
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i1.390

Abstract

Lansia memiliki masalah kesehatan berupa penurunan aktifitas sosial yang berdampak pada kemampuan kemandirian lansia dalam aktifitas sehari-hari dimana lansia memasuki masa pension, penurunan peran serta munculnya perilaku agresif yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mentalnya. Berdasarkan fenomena tersebut pengabdian kepada masyarakat dibutuhkan guna Pemberdayaan Mandiri Masyarakat Tanggap Lansia Berintegritas Berbasis Caregiver Empowerment di Komunitas Perempuan Cahaya Jiwa Candi Sidoarjo dalam Upaya Peningkatan Usia Harapan Hidup Lansia. Upaya peningkatan pelayanan mitra (Komunitas Perempuan Cahaya Jiwa) dan salah satu penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya. Selain peningkatan mitra, peningkatan kesehatan lansia dengan mewujudkan caregiver yang tanggap lansia berintegritas diharapkan dapat meningkatkan usia harapan hidup lansia Selain itu upaya untuk meningkatkan pelayanan Puskesmas wilayah Candi agar mampu memberikan pelayanan kepada lansia secara menyeluruh tidak hanya pendekatan fisik saja, tetapi juga pendekatan psikososial dan membangun caregiver empowerment bagi lansia. PKM ini memiliki luaran teknologi dan informasi berupa terapi modalitas bagi lansia seperti pinwheel, gerak bola, snake ladder, teka teki silang dan publikasi di jumal nasional terakdreditasi dan berISBN yang akan kami ajukan di Jumal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya, selain itu luaran berikutnya adalah publikasi media cetak melalui Koran Harian Bangsa, Luaran berupa video kegiatan juga akan kami buat dan kami HKI kan. Target penyelesaian luaran tersebut harus terpenuhi dengan baik dalam 3 bulan terakhir dalam 1 tahun.
Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Putri Dengan Sadari di SMP Utama Wacana 8 Irawati, Candra; Kirana, Kolinda; Nurhayati, Nurhayati; Dewi S, Sri Lestari; Yuhaini, Yuhaini; Ifayanti, Hikmah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i3.451

Abstract

Kanker adalah salah satu penyakit yang banyak menimbulkan kesengsaraan dan kematian pada manusia. Kanker payudara merupakan pertumbuhan yang tidak terkontrol dari sel-sel pada payudara. Munculnya sel kanker tersebut terjadi sebagai hasil dari mutasi atau perubahan yang tidak normal pada gen yang bertanggungjawab menjaga pertumbuhan sel dan menjaganya tetap normal (sehat). kanker payudara dapat di deteksi lebih dini dengan cara pemeriksaan payudara sendiri, pemeriksaan klinik dan pemeriksaan mammografi untuk mengetahui sejak dini. Pemeriksaan SADARI dapat dimulai sejak dini untuk dijadikan kebiasaan rutin agar dapat mendeteksi lebih dini terjadinya kanker payudara.Tujuan : dilakukannya pengabdian ini untuk memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi wanita usia subur khususnya tentang deteksi dini kanker payudara dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri.Metode : yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan pembukaan dan perkenalan para narasumber, kemudian dilanjutkan penyampaian materi pendidikan kesehatan, sesi tanya jawab kepada peserta dan terakhir penutup. Dengan program ini, diharapkan masyarakat khususnya wanita usia subur dapat melakukan deteksi dini kanker payudara dengan melakukan SADARI.Hasil : Target luaran dari kegiatan ini meliputi; (1). Publikasi ilmiah pada jurnal ber ISSN/Prosiding; (2). Publikasi pada repocitory PT; (3). Video Kegiatan; (4). Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan wanita usia subur; (5). Peningkatan Kesehatan di Masyarakat.
Konseling Pencegahan Penyakit Hipertensi di Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus Cahyanti, Luluk; Yuliana, Alvi Ratna; Putri, Devi Setya; Fitriana, Vera; Nur, Hirza Ainin
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i1.417

Abstract

Hipertensi primer yang tidak diketahui penyebabnya atau idiopatik dan hipertensi sekunder yaitu hipertensi yang disebabkan oleh penyakit lain. Hipertensi primer meliputi lebih kurang 90% dari seluruh pasien hipertensi dan 10% lainnya disebabkan oleh hipertensi sekunder. Hanya 50% dari golongan hipertensi sekunder dapat diketahui penyebabnya, dan dari golongan ini hanya beberapa persen yang dapat diperbaiki kelainannya. Oleh karena itu, upaya penanganan hipertensi primer lebih mendapatkan prioritas. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab dan gejala penyakit hipertensi atau darah tinggi, untuk mengetahui pola makan atau sumber gizi yang harus terpenuhi agar terhindar penyakit hipertensi atau darah tinggi dan untuk mengetahui cara menanggulangi penyakit hipertensi atau darah   tinggi. Metode penyuluhan ini dilakukan secara ceramah dan Tanya jawab
Penyuluhan “Mengelola Kesehatan Mental dan Kenakalan Remaja” di Sma Muhammadiyah 3 Surabaya Mayasari, Ayu Citra; Kertapati, Yoga; Widayanti, Dini Mei
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i2.431

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa peralihan antara anak-anak menuju dewasa Masa transisi ini seringkali menghadapakan individu yang bersangkutan kepada situasi yang membingungkan, disatu pihak masih kanak-kanak, tetapi dilain pihak ia sudah harus bertingkah laku seperti orang dewasa. Situasi-situasi yang menimbulkan konflik seperti ini, sering menyebabkan kesehatan mental terganggu dan menimbulkan perilaku-perilaku yang aneh, canggung dan kalau tidak dikontrol bisa menjadi  Tujuan : Peneliti ingin melakukan penyuluhan dengan tema Pendidikan Kesehatan terkait Pentingnya memahami Kesehatan Mental dan mencegah Kenakalan pada Remaja yang bertempat di SMA Muhammadiyah 3 Surabaya. Metode : Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan di SMA Muhammadiyah 3 Surabaya pada tanggal 19 Januari 2023. Kegiatan ini berupa Pemberian Edukasi Pendidikan Kesehatan dengan metode Penyuluhan yang diberikan kepada 69 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Surabaya. Tim Pelaksana Kegiatan ini yaitu 5 orang dosen dan 5 orang staf tendikHasil dan Pembahasan: Dari penelitian ini diketahui nilai rata-rata siswa yang menerima penyuluhan mengalami peningkatan sebesar 10,58 yang di tunjukkan dengan nilai pre test rata-rata sebesar 63,55 dan nilai post test rata-rata sebesar 74,13 . Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan memberikan efek dan merupakan implementasi yang tepat untuk mencegah mental illness dan kenakalan remaja, dalam diskusi narasumber memberikan sebuah cara untuk mengelola Kesehatan Mental dan mencegah kenakalan remaja melalui pendekatan religi atau spiritual seperti memperbaiki sholat, membaca qur’an dan berdzikir. Selain itu ada beberapa hal positif lain yang harus dilakukan seperti Olahraga Rekreasi yang membuat sehat jiwa dan raga seperti bersepeda, Joging, Jalan kaki, renang dan yoga  Simpulan : Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan di SMA Muhammadiyah 3 Surabaya di dapatkan hasil peningkatan pengetahuan siswa tentang pentingnya mengelola Kesehatan Mental dan mengatasi Kenakalan Remaja saat ini.
Peningkatan Peran Serta Kader dalam Menurunkan Kejadian Diare Pada Bayi dan Balita Novianti, Hinda; Munjidah, Annif; Masita, Elly Dwi; Dewi, Uke Maharani
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i2.365

Abstract

Diare merupakan gejala infeksi pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri, virus dan parasite. Di Indonesia, diare merupakan penyakit endemis dan potensial kejadian luar biasa yang sering berhubungan dengan kematian. Namun, banyak ibu yang memiliki bayi atau balita tidak mampu mendeteksi dini gejala diare dan kurang cekatan memberikan pertolongan awal. Sehingga seringkali terjadi dehidrasi bahkan kematian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan bayi dan balita agar terhindar dari diare atau minimal tidak terlambat diobati atau ditangani . Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan edukasi secara langsung kepada kader kesehatan di RW 2 Kedung Sroko Pacar Kembang Surabaya pada bulan Juni 2023. Kader kesehatan diberikan kuesioner pretest dan posttest, untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Peserta berjumlah 30 orang. Hasil pretest yang berpengetahuan baik 40%, hasil posttest pengetahuan baik 80%. Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan kemampuan dan pengetahuan kader dalam memahami gejala diare dan pertolongan awal diare pada bayi balita sehingga tidak terjadi peningkatan angka kesakitan dan kematian pada bayi dan balita. Pemberian edukasi ini diharapkan bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan terutama bagi bayi dan balita.