cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
support@restuwahyuno.web.id
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jpkcenut@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lingkar Raya Kudus - Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kesehatan
ISSN : 26143593     EISSN : 26143607     DOI : https://doi.org/10.31596/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Kesehatan merupakan jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian masyarakat didalam pemberdayaan di bidang Kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala 2 (dua) kali dalam satu tahun.
Articles 223 Documents
PEMANFAATAN LIMBAH BIJI MANGGA MENJADI PATI SEBAGAI BAHAN BAKU BEDAK DINGIN/MASKERDI PUSKESMAS PASIRKALIKI (RW 08 DAN RW 19) KOTA CIMAHI Mimin Kusmiyati; Angreni Ayuhastuti; Elvi Trinovani
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 2, No 2 (2019) : Juli 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v2i2.46

Abstract

Berdasarkan data dari Direktorat Jendral Kefarmasian dan Alat Kesehatan, diketahui bahwa saat ini, sekitar 90 % bahan baku pembuat obat masih berasal dari luar negeri dan sekitar 60% diantaranya berasal dari Cina, bukan dari Indonesia sendiri. Dengan demikian import bahan baku untuk pembuatan obat di Indonesia cukup besar.  Limbah mangga terdiri dari 12-15% kulit dan 15-20% diantaranya adalah biji mangga. Zat yang paling banyak terkandung dalam keping biji mangga kering adalah pati yaitu rata-rata 58% b/b. Pati biji mangga memiliki kadar pati yang tinggi 58% dan amilosa hingga 33,6%, sehingga pati biji mangga memiliki prospektif yang baik untuk dikembangkan sebagai bahan baku untuk bedak dingin/masker dan sebagai disintegran. Hasil penelitian tentang pemanfaatan limbah buah mangga menunjukan bahwa pati biji mangga sangat bagus digunakan karena hasil pemeriksaan dari karakterisasi pati biji mangga untuk mengetahui kualitas pati, analisis kadar air, analisis ukuran partikel menggunakan SEM (scanning electron microscope) yang bermaksud untuk melakukan analisis kuantitatif pada ukuran granula dan pengamatan secara kualitatif untuk mengetahui struktur granula pati, EDS (energy dispersive x-ray spectroscopy) dilakukan untuk mengetahui komposisi-komposisi atom pada fregelatinat pati, FTIR (fourier transform infrared) dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ikatan-ikatan yang ada dalam pati keping biji mangga, menunjukan hasil yang optimal tentang pati biji mangga sehingga dapat digunakan dengan baik sebagai bahan baku pembuatan bedak dingin. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di perguruan tinggi adalah untuk menciptakan inovasi teknologi untuk mendorong pembangunan ekonomi, memberi solusi berdasarkan kajian akademik atas kebutuhan, tantangan dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Dalam PKM ini,akan diberikan arahan kepada masyarakat bagaimana metode untuk memanfaatkan limbah biji buah mangga sebagai bahan baku  dalam pembuatan bedak dingin/masker. Kata kunci : Pati biji mangga,masker
EDUKASI GIZI IBU HAMIL DENGAN MEDIA BOOKLET SEBAGAI UPAYA TINDAKAN PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UNDAAN KABUPATEN KUDUS Anita Dyah Listyarini; Yayuk Fatmawati; Indriana Savitri
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3, No 1 (2020) : Januari 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v3i1.70

Abstract

Stunting adalah masalah gizi yang cukup signifikan terkait pertumbuhan dan perkembangan balita. Stunting juga merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi kurang dalam waktu yang cukup lama dan disebabkan pemberian makanan tidak sesuai maupun seimbang dengan kebutuhan gizi pada anak. Pemberian pendidikan gizi pada ibu dengan metode booklet dapat memperbaiki tingkat pengetahuan ibu. Media booklet dipilih sebagai media pendidikan kesehatan karena mampu menyebarkan informasi dalam waktu relative singkat, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Metode pengabdian masyarakat ini adalah obsevasional analitik menggunakan sampel sebanyak 54 ibu hamil trimester I yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Juni 2019. Pemilihan sampel dilakukan berdasarkan romdam sampling. Tehnik pengambilan data primer dilakukan melalui wawancara tentang pemenuhan gizi seimbang yang dibutuhkan pada ibu hamil. Hasil kegiatan edukasi pada ibu hamil trimester 1 di wilayah Puskesmas Undaan sebelum diberikan edukasi gizi dengan media booklet mempunyai perubahan pengetahuan dan perilaku perilaku  kurang sebanyak 38.8 %, cukup 25.9 %, dan baik sebanyak 35% responden, dan setelah dilakukan edukasi gizi menggunakan media booklet responden mempunyai tindakan kurang sebanyak 7.4% dan cukup 5.5% dan baik sebanyak 87%. Kata kunci : Edukasi, Booklet, Pencegahan Stunting, Ibu Hamil
PENERAPAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DEMAM BERDARAH DENGUE (PSN 3 M PLUS-DBD) PADA ANAK USIA SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN KOMUNIKASI PERUB AHAN PERILAKU DI SDN 4 KECAMATAN KALINYAMATAN JEPARA Galia Wardha Alvita; Sholihul Huda; Ilham Setyo Budi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 1, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v1i1.5

Abstract

Jumlah kasus DBD di Indonesia masih cukup tinggi. Di kabupaten Jepara, sebanyak 52 desa endemis demam berdarah dengue salah satunya di Kecamatan Kalinyamatan. Pada awal Januari 2013, penderita DBD mencapai 176 orang dan tiga orang di antaranya meninggal dunia. Penderita DBD di daerah tersebut cukup tinggi terutama pada anak usia balita dan usia sekolah. Berdasarkan survey di Sekolah Dasar Robayan terdapat 5 siswa yang terserang demam berdarah dengue dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Sehingga diperlukan Program PSN 3 M-plus (Pemberantasan Sarang Nyamuk Plus) yang mampu mengatasi permasalahan DBD di lingkungan sekolah tersebut. Tujuan program ini adalah terjadinya peningkatan kesadaran masyarakat sekolah meliputi siswa, guru dan orang tua dalam mensukseskan program PSN 3 M plus sehingga kejadian Demam Berdarah dapat ditekan khususnya dimusim penghujan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah melalui peningkatan pengetahuan masyarakat sekolah tentang PSN 3 M Plus, demonstrasi dengan memanfaatkan media ikan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk, simulasi dan kampanye melalui kerja bakti bersih-bersih lingkungan sekolah. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan tentang penyakit Demam Berdarah Dengue dan perubahan perilaku dalam mensukseskan program PSN 3 M plus bagi masyarakat sekolah secara mandiri. Kata Kunci : Siswa sekolah, PSN 3M plus
PELATIHAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN KOMUNIKASI BISNIS DALAM BIDANG KESEHATAN Eni Hidayati; Heriyanto Adi Nugroho; Nuke Devi Indrawati
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 2, No 1 (2019) : Januari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v2i1.25

Abstract

Aktifitas komunikasi bisnis dalam kesehatan diperlukan untuk kelancaran pertukaran informasi, gagasan pendapat intruksi pada saat disampaikan secara personal maupun impersonal sehingga dapat dipahamkan dengan pihak berkomunikasi kolegan.Lapayan kesehatan penting bagi masyarakat baik di rumah sakit maupun yang ada di komunitas.Pemberian layanan kesehatan bagi pasien yang ada di komunitas.Dalam hal menarik untuk melakukan usaha kesehatan salah satunya yaitu dengan komunikasi yang baik untuk pasien. Metode pengabdian  pada masyarakat adalah mengunakan metode pembelajaran merintis bisnis dalam bidang kesehatan dengan Project Baseed Learning (PBL). Untuk mengetahui krtrampilan tenant ditumbuhkan jiwa kewirausahaan dan komunikasi bisnis dalam bidang kesehatan. Rekrutmen tenant peserta program pengembangan kewirausahaan dilakukan dengan uji test masuk kewirausahaan yang diminat oleh tenant. Jumlah peserta 29 tenant yang ikut dalam pengembangan kewirausahaan pelatihan jiwa kewirausahaan dan komunikasi bisnis dalam bidang kesehatan sebagai bekal berwirausaha di fakultas Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan. Dari 29 tenant yang sudah dilatih diharapkan menghasilkan 20 tenant menjadi wirausaha baru yang mandiri pertahunnya yang berada di masyarakat. Rencana tindak lanjut pembentukan program inkubator pelatihan kewirausahaan dalam bidang jasa pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Pelatihan, wirausaha, rawat luka
SCREENING Candida albicans PENYEBAB KANDIDIASIS ORAL DAN EDUKASI ORAL HYGIENE PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA WANA SERAYA BALI Ni Wayan Desi Bintari; Ika Setyapurwanti; Ni Luh Putu Devhy; Anak Agung Oka Widana; Diah Prihatiningsih
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3, No 1 (2020) : Januari 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v3i1.65

Abstract

Sebagian besar kelompok lansia di Indonesia diketahui memiliki pengetahuan dan kesadaran yang kurang terhadap infeksi yang mungkin terjadi pada rongga mulut. Padahal pada fase lansia seseorang mengalami penurunan fungsi imun tubuh yang mendorong infeksi oppurtunistik salah satunya kandidiasis oral. Penyuluhan terkait oral hygiene sangat perlu dilakukan untuk mendorong terjadinya perubahan perilaku dari aspek pengetahuan, sikap dan tindakan lansia dalam menjaga kesehatan rongga mulut. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk melakukan screening Candida albicans penyebab kandidiasis oral dan melakukan edukasi melalui pendekatan personal approach terkait oral hygiene pada lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Wana Seraya Bali. Jumlah lansia yang mengikuti kegiatan sebanyak 33 orang dimana sebanyak 12 orang bersedia diambil sampel swab mukosa mulutnya untuk dilakukan isolasi dan identifikasi Candida albicans. Hasil screening terhadap Candida albicans didapatkan 2 hasil kultur positif sehingga diduga terdapat lansia yang terindikasi kandidiasis oral dan perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Edukasi terkait oral hygiene yang diberikan kepada lansia meliputi penyuluhan kebersihan gigi dan mulut, menyikat gigi, pemeliharaan gigi palsu, pengaturan diet untuk menjaga kesehatan rongga mulut dan infeksi pada rongga mulut. Selama pelaksanaan penyuluhan lansia sangat antusias mengikuti kegiatan dan diharapkan lansia bisa terus melaksanakan oral hygiene sebagai kebiasaan sehari-hari. Kata Kunci : Oral hygiene, Candida albicans, Lansia
PELATIHAN KONSELING INFORMASI DAN EDUKASI UNTUK SISWA SMK MUHAMMADIYAH DORO KABUPATEN PEKALONGAN MENGENAI PENGGUNAAN OBAT DENGAN TANYA LIMA “O” Sitti Rahmatullah; Yulian Wahyu Permadi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3, No 2 (2020) : Juli 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v3i2.89

Abstract

Masyarakat Indonesia saat ini sudah mulai terbiasa dengan penggunaan berbagai jenis obat-obatan dengan tujuan menyembuhkan penyakit, mengontrol, ataupun sebagai suplemen untuk menunjang aktifitas sehari-hari. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memperkenalkan kepada siswa SMK Muhammadiyah Doro mengenai materi “Cerdas Gunakan Obat dengan  Tanya Lima O”.  Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah terlebih dahulu pengumpulan data siswa SMK Muhammadiyah Doro, selanjutnya dilakukan pretes pada hari pelaksanaan, penyuluhan menggunakan metode ceramah dan konseling informasi dan edukasi. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan siswa SMK Muhammadiyah Doro tentang penggunaan obat dengan tanya lima “O” sebesar 86% dari nilai yang baik, nilai cukup menurun 14% dari sebelum dilakukan kegiatan ceramah, untuk nilai kurang menjadi 0% artinya setelah dilakukan kegiatanini jumlah siswa semua sudah mempunyai pengetahuan yang meningkat.Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa SMK Muhammadiyah Doro mengenai cara penggunaan obat dengan tanya lima “O”, sehingga siswa bisa lebih terjamin dalam mengkonsumsi obat. Kata kunci: konseling, edukasi, informasi, obat, siswa
PENINGKATAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT MELALUI PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DIET HIPERTENSI Renny Wulan Apriliyasari; Emma Setiyo Wulan
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 2, No 1 (2019) : Januari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v2i1.20

Abstract

Hipertensi merupakan faktor yang dalam perkembangannnya paling banyak berkontribusi dalam tingkat kejadian penyakit kardiovaskular. Hipertensi perlu penatalaksanan yang baik agar pasien tidak mengalami komplikasi yang memperparah keadaan hipertensi yang dideritanya. Salah satu aspek penatalaksanaan hipertensi yang dapat dilakukan pasien secara mandiri adalah modifikasi diet yang merupakan bagian dari modifikasi gaya hidup. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi di wilayah puskesmas Jati Kabupaten Kudus. Program pengabdian masyarakat ini telah dilakukan melalui: penyuluhan tentang penyakit hipertensi, bahaya hipertensi dan diet pada pasien hipertensi. Selain itu, diadakan pula demonstrasi pemeriksaan tekanan darah sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan ini terlihat dengan adanya peningkatan kemandirian masyarakat akan pentingnya mengatur pola makan dalam rangka mengatur tekanan darah dan mencegah bahaya hipertensiKata Kunci : Hipertensi, diet hipertensi dan Kemandirian
PELATIHAN SENAM DISMENHORE DALAM UPAYA OPTIMALISASI INTENSITAS DISMENHORE PADA SISWI SMP 2 MA’RANG Yusrah Taqiyah; Rahmawati Ramli
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 2, No 2 (2019) : Juli 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v2i2.52

Abstract

Banyak orang yang beranggapan, nyeri haid merupakan hal yang sangat wajar, namun tidak sedikit perempuan yang mengalami nyeri yang berkepanjangan dan terus menerus hingga mengalami rasa sakit bahkan tidak dapat melakukan aktifitas selama menstruasi karena rasa nyeri yang tidak tertahankan, Dismenorhea juga memiliki hubungan dengan keadaan psikologis yang tidak nyaman pada perempuan yang menstruasi seperti, cepat tersinggung, suasana hati yang buruk, mudah marah, dan lain–lain. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi remaja dalam mengatasi keluhan saat dismenhorea.Metode yang dilakukan berupa ceramah,tanya jawab diskusi dan demonstrasi. Dengan menggunakan madia/alat bantu berupu leafleat, alat peraga (matras dan speakear) materi dan LCD. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan berjalan sesuai dengan tujuan hasil akhir yang diperoleh terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang dievaluasi melalui pre dan post test setelah dilakukan pelatihan, konsistensi pelaksanaan senam dilakukan dengan memasukkan gerakan senam pada jadwal rutin olahraga yang dilakukan disekolah sekali seminggu, buku panduan didistribusikan oleh semua siswi yang mengikuti pelatihan serta beberapa guru Pembina.Kata Kunci : Siswi, Dismenhorea, Senam Dismenhorea
TERAPI BERMAIN ENGLISH GAMES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK PRASEKOLAH Eka Adimayanti; Dewi Siyamti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3, No 2 (2020) : Juli 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v3i2.84

Abstract

Anak memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang pesat pada awal-awal kehidupan dimana proses itu tidak dapat diulang kembali sehingga kualitas perkembangan anak dimasa depannya ditentukan oleh stimulasi yang diperolehnya sejak dini. Anak Usia prasekolah memasuki tahap perkembangan pra operasional dimana mempunyai karakteristik menonjol anak telah mengkombinasi dan mentransformasi informasi,  mampu mengemukakan alasan dan menyatakan ide, mulai mengerti hubungan sebab akibat dan mempunyai cara berfikir egosentris. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan Judul “Terapi Bermain (English Games) dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak Prasekolah.Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak TK IT Cahaya Ummat.Metode yang digunakan adalah dengan terapi bermain English games.Kegiatan tersebut bermain dengan English games.Hasil yang didapatkan adalah kemampuan anak dalam berfikir secara kognitif melalui tebak gambar, tebak huruf, tebak warna, tebak kata, menyebutkan nama nama hari, menyebutkan angka, menyebutkan nama buah, menyebutkan anggota tubuh, sehinga anak mampu memungpulkan banyak kosakata baru dalam permainan kartu bahasa inggris. Beberapa anak ada sudah mulai belajar berkomunikasi dengan menggunakan bahasa inggris.Kata Kunci :Terapi bermain, English games, kemampuan kognitif
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN SKABIES, MANAJEMEN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DAN PERSONAL HYGINE PADA LANSIA DI UPTD GRIYA WERDHA JAMBANGAN Diyan Mutyah; Dya Sustrami; Hidayatus S Hidayatus S; Puji Hastuti; Lela Nurlela; Nur Muji
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 1, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v1i2.14

Abstract

Kebersihan lingkungan seseorang merupakan cermin dari kebersihan diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu penyakit yang ditimbulkan oleh kurangnya kebersihan lingkungan adalah penyakit kulit. Skabies banyak diderita oleh masyarakat dengan hygiene yang buruk dan juga lingkungan yang padat karena disebabkan oleh parasit sejenis kutu. Salah satu upaya dengan peningkatan pengetahuan dan pelatihan management lingkungan dan personal hygine dengan maksud memberikan gambaran secara jelas kepada lansia, petugas kesehatan tentang fenomena penyakit tersebut sehingga lansia mempunyai kesadaran dini untuk mengatasi penyebab dari scabies sehingga mampu mengambil sikap, baik dengan pengobatan sendiri atau dengan perubahan perilaku personal hygine dan kebersihan lingkungan panti. Pengabdian masyarakat di lakukan dengan pemberian penyuluhan kesehatan tentang scabies, penyebeb scabies dan pencegahan scabies termasuk didalamnya pelatihan management lingkungan dan personal hygiene lansia hingga evaluasi tingkat pengetahuan lansia dan observasi management lingkungan. Dari 55 lansia yang hadir, sebelum diberikan penyuluhan kesehatan memiliki pengetahuan tentang scabies 27,6% dan setelah diberikan penyuluhan mengalami peningkatan pengetahuan 50,5%, hasil dari observasi lansia dan petugas panti sudah melaksanakan management lingkungan dan personal hygiene dengan benar, salah satunya pada pelaksanaan mencuci baju, lansia dan petugas kebersihan lingkungan panti memisahkan pakaian yang menderita scabies dan non scabies pada tempat baju yang sudah disiapkan lengkap dengan label Kata Kunci : Lansia, Penyuluhan kesehatan, Pelatihan management lingkungan, Kebersihan diri

Page 5 of 23 | Total Record : 223