cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 304 Documents
INTEGRATING ETHNOSCIENCE INTO SCIENCE LEARNING ASSESSMENT : TOWARD CULTURALLY RESPONSIVE EVALUATION Wijaya, I Komang Wisnu Budi; Ratnaya, I Gede; Parwata, I Gusti Lanang Agung; Budhyani, I Dewa Ayu Made
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.8514

Abstract

This study aims to examine the extent of the integration of local wisdom (ethnoscience) in the science learning evaluation instrument. The study conducted in the form of the type of instrument developed, measurement of instrument quality and also the instrument development model used. This study is a Systematic Literature Review (SLR) study using the PRISMA method with the stages of formulating research questions, collecting literature, determining inclusion and exclusion criteria, collecting data from literature that is still in the inclusion criteria, data analysis and data presentation. The literature was excavated from the Google Scholar and eric.ed.gov websites in the period 2015 – 2025. The number of literature that met the inclusion criteria was 12 articles. The results of the study stated that: 1) the integration of local wisdom (ethnoscience) in the science learning evaluation instrument is limited to the form of tests; 2) the measurement of instrument quality carried out in the form of validity, reliability, discrimination and difficulty level tests and 3) the test development model used partly uses the ADDIE development model.
EKSPLORASI PENERAPAN STEM DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI MI RIYADLUL ULUM Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah; Ekawati, Ratna; Kusumaningrum, Shirly Rizki
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7088

Abstract

Penelitian ini akan membahas implementasi pendekatan STEM dalam pembelajaran IPAS di MI Riyadlul Ulum. Penelitian ini menggunakan mixed-method. Pendekatan kuantitatif untuk mengumpulkan data dengan kuesioner dan data kualitatif dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen pembelajaran. Berdasarkan temuan yang ada, sekolah belum sepenuhnya mengintegrasikan STEM ke dalam pembelajaran IPAS; namun, upaya yang signifikan untuk memulai penerapan STEM sudah terlihat jelas. Tantangan utamanya adalah terbatasnya fasilitas, guru yang tidak terlatih, dan kurangnya sumber daya. Namun, patut dicatat bahwa sikap guru dan siswa terhadap penerapan STEM berada pada tingkat yang baik; mereka mengharapkan STEM dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap sains. Hasil penelitian ini adalah sekolah harus memberikan pelatihan yang lebih profesional kepada guru, menyediakan lebih banyak sarana dan prasarana, dan menyediakan kurikulum yang lebih kompatibel untuk mendukung integrasi STEM.
ANALISIS FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT DALAM IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR DI SMP SINGARAJA Marlinda, Ni Luh Putu Mery; Sudewa, Putu Hari; Astiti, Kadek Ayu
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6806

Abstract

Tujuan dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di dalam kurikulum saat ini yakni Kurikulum Merdeka adalah untuk mengamati dan menyelesaikan permasalahan terkait tentang pembelajaran yang dialami oleh siswa yang meliputi 5 aspek utama yaitu potensi diri, pemberdayaan diri, peningkatan diri, pemahaman diri, dan peran sosial serta dengan memanfaatkan metode pembelajaran yang interaktif dan memberikan kesempatan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Adapun konteks penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap faktor-faktor pendukung dan penghambat proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Sasaran peneliti nantinya adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan P5 di sekolah menengah pertama (SMP) sekitar kota Singaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deksriptif dengan obyek dalam penelitian ini adalah pelaksanaan P5 disekolah. Dengan Subjeknya adalah siswa, guru, kepala sekolah serta yang berkaitan dengan P5. Adapun teknik untuk mengkoleksi atau mengumpulkan data adalah dengan melakukan observasi kepada siswa yang bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait pelaksanaan P5, wawancara yang dilakukan kepada pihak sekolah yakni wakil kepala sekolah maupun tim guru yang terlibat dalam kepanitiaan P5 di sekolah bertujuan untuk menggali informasi yang lebih dalam terkait implementasi P5, terutama pada fokus untuk mencari pendukung dan penghambat.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN STEM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPAS SISWA KELAS 5 MADRASAH IBTIDAIYAH Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah; Rufiana, Intan Sari; Rahayuningsih, Sri
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran STEM terhadap peningkatan pemahaman konseptual siswa pada pembelajaran IPA materi energi dan perubahannya pada siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah. Pembelajaran dilakukan dengan 2 siklus yang meliputi eksperimen, proyek berbasis STEM, dan kegiatan berbasis kolaborasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis dilakukan dalam tiga tahap yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini, proses pembelajaran dilaksanakan pada siklus I, aktivitas guru tergolong baik (B) dan aktivitas siswa tergolong cukup (C). siklus II, aktivitas guru tergolong baik (B) dan aktivitas siswa tergolong baik (B). Tingkat pemahaman siswa pada awal siklus I sebesar 71%, kemudian meningkat menjadi 91% pada siklus II. Kendala yang dihadapi terutama terkait keterbatasan sarana dan waktu, namun solusi yang diterapkan cukup efektif dalam mengatasi kendala tersebut. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STEM akan meningkatkan pemahaman konseptual siswa ditambah dengan keterampilan praktis tentang energi dan perubahannya.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL TREFFINGER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PESERTA DIDIK DI KELAS X SMAN 14 PADANG Novriandi, Novriandi; Hendrizal, Hendrizal; Indrawati, Ena Suma; Saswita, Herlina; Nurhayati, Nurhayati; Yendi, Irma; Hafizul, Hafizul
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7261

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan hasil pengamatan di lapangan serta analisis tingkat kognitif soal pada materi ajar utama di SMA Negeri 14 Padang. Temuan dari observasi menunjukkan bahwa keterampilan abad 21 siswa kelas X masih berada pada tingkat rendah dengan rata-rata persentase sebesar 51,8%. Sementara itu, analisis tingkat kognitif soal mengindikasikan bahwa ketersediaan soal yang ada belum dapat meningkatkan keterampilan abad 21 siswa. Selain itu, dengan mempertimbangkan karakteristik siswa kelas X yang berada pada tahap perkembangan kognitif akhir dan masa transisi dari SMP ke SMA, mereka dituntut untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan sosial dan tantangan baru yang dihadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul pembelajaran fisika dengan menggunakan model Treffinger dan untuk menilai validitas modul tersebut dalam rangka meningkatkan keterampilan abad 21. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang diterapkan adalah model 4D, yang mencakup tahap define, tahap design, tahap develop, dan tahap disseminate. Hasil validitas modul pembelajaran fisika menunjukkan bahwa validasi dari ahli materi memperoleh persentase 77,5% dengan kategori valid, validasi dari ahli media mencapai 86,5% dengan kategori sangat valid, dan validasi dari ahli bahasa mendapatkan hasil 83,6% dengan kategori valid. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran fisika yang menggunakan model Treffinger untuk meningkatkan keterampilan abad 21 termasuk dalam kategori valid.
DEVELOPMENT OF E-MODULES BASED ON 2P3 LEARNING MODELS TO IMPROVE STUDENTS' MASTERY OF CONCEPTS IN VIBRATION AND WAVE MATERIALS (RESEARCH STUDY AT MTS AL-HUDA, GORONTALO CITY) Paputungan, Natasya; Yusuf, Frida Maryati; Buhungo, Trisnawaty Junus
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6757

Abstract

The importance of learning resources during the learning process is as a channel for information or material conveyed by educators to students. One learning resource that can be used is Ber2p3-based electronic learning modules (E-modules). The objectives of this research are 1) To find out the validation of the e-module based on the Ber2P3 learning model on vibration and wave material?; 2) Knowing the practicality of e-modules based on the Ber2P3 learning model on vibration and wave material?, and; 3) Find out the effectiveness of the e-module based on the Ber2P3 learning model on vibration and wave material? The development procedure used in this research is the Borg and Gall (1989) development model which consists of 10 steps (research and information collection, planning, develop preliminary form of product, preliminary field testing, main product revision, main field testing, operational product revision , operational field testing, final product revision, dissemination and implementation). The research sample was 22 class VII students at MTS Al-Huda, Gorontalo City, Gorontalo Province. The research results show that the E-module based on the Ber2p3 learning model meets the feasibility of the learning module. In terms of validity, it meets the criteria of being very feasible with a percentage of 90.97%. In terms of practicality, it meets the very good criteria with a percentage of 82.00%. In terms of effectiveness, it meets the very good criteria with a percentage of 85.71%. Apart from that, based on the analysis of learning outcomes, it is included in the medium criteria range with a percentage N-Gain value of 61.76%.Keywords: Electronic Module; Ber2p3 Learning Model; Borg and Gall Development Model
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN QUIZIZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI ZAT DAN PERUBAHAN KELAS V SDN 2 MLORAH Perdana, Muhammad Ilham Akbar; Puspitasari, Yulia Dewi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7270

Abstract

Para guru memiliki banyak keleluasaan untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa, memotivasi mereka, dan melibatkan mereka dalam proses pembelajaran melalui penggunaan berbagai bentuk media. Sayangnya, sebagian besar pengajaran di kelas terus menggunakan praktik kuno yang menguras dorongan batin anak-anak. Mencari tahu bagaimana siswa SDN 2 Mlorah dapat memperoleh manfaat dari sumber belajar quiziz merupakan kekuatan pendorong untuk penelitian ini. Metode untuk penelitian ini didasarkan pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Rata-rata, 80,8% siswa siklus I mempelajari sesuatu dari KKM; empat siswa gagal melakukannya. Jumlah siswa yang menyelesaikan KKM meningkat sebesar 84,4% pada siklus II, mencapai 24 (atau 100%). Siswa kelas lima di SDN 2 Mlorah dapat menggunakan Quiziz untuk meningkatkan pengetahuan ilmiah mereka, menurut temuan penelitian ini.
THE INFLUENCE PROJECT BASED LEARNING MODEL ASSISTED BY ANIMATED VIDEO ON INCREASING MOTIVATION AND LEARNING OUTCOMES FOR CLASS XI HIGH SCHOOL CHEMISTRY ON COLLOID MATERIALS Sibarani, Nancy Agalalis; Riris, Ida Duma
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6789

Abstract

This study aims to determine the effect of using the Project Based Learning model on student learning motivation, increasing student learning outcomes on colloidal material, knowing the correlation between motivation and student learning outcomes and knowing the increase in student learning outcomes with the Project Based Learning model assisted by animated media on colloidal material. To achieve these objectives, the Project Based Learning model was used. The research instruments used were tests and non-tests. The results showed that there was an effect of using the project-based learning model assisted by animated media on student motivation in colloidal material with a large tcount of 19.01. There is an effect of using the project-based learning model assisted by aimasi media on improving student learning outcomes with a tcount of 6.59. There is a positive correlation between student motivation and the improvement of learning outcomes taught using the project-based learning model assisted by animated media on colloidal material with a large r count of 0.56 and the effect of motivation on student learning outcomes of 31.3%. There is an increase in student learning outcomes with the Project Based Learning model assisted by animated media on colloidal material with an average increase from 32.96 to 82.96 and obtained a gain value of 0.743 or 74.3% with a high category.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS KEARIFAN LOKAL PUGER MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Izzah, Nikmatul; Wahyuni, Sri; Putra, Pramudya Dwi Aristya
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis kearifan lokal Puger pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Sultan Agung Puger, dengan jumlah 28 siswa. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan valid dengan persentase 93% dan praktis digunakan dalam pembelajaran dengan tingkat keterlaksanaan mencapai 90%. Penggunaan e-modul ini efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai pretest dari 26,75 menjadi 81,78 pada posttest. Respon siswa terhadap e-modul memperoleh persentase 76%, tergolong baik. Indikator berpikir kritis, seperti interpretasi, analisis, dan inferensi, mengalami peningkatan signifikan Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis kearifan lokal Puger efektif, valid, dan praktis dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, serta relevan dalam pembelajaran IPA berbasis ekologi dan keanekaragaman hayati.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KODULAR MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK MELATIH LITERASI DIGITAL SISWA SMP KELAS VII Azila, Affiatu Nur; El Islami, Raden Ahmad Zaky; Alamsyah, Trian Pamungkas
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7037

Abstract

Permasalahan literasi digital pada siswa SMP kelas VII dalam pembelajaran IPA menjadi tantangan di era digital, terutama karena terbatasnya integrasi teknologi dalam proses belajar mengajar. Berdasarkan wawancara, kecakapan literasi digital siswa dalam pembelajaran IPA belum optimal, sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat validasi dari para ahli dan respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran berbasis Kodular materi ekologi dan keanekaragaman hayati Indonesia untuk melatih literasi digital. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dari Thiagarajan, dan dilaksanakan di dua SMP Negeri di Kota Cilegon dengan sampel 18 siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Kodular ini memiliki tingkat validitas yang tinggi. Validasi oleh ahli Pendidikan IPA memperoleh persentase 92,02%. Respon siswa terhadap pengembangan media ini juga sangat baik, dengan persentase 92,33%. Berdasarkan hasil ini, media pembelajaran yang dikembangkan dinilai layak untuk diuji lebih lanjut dan berpotensi untuk diimplementasikan dalam skala lebih luas. Disarankan agar guru atau peneliti lainnya dapat mengembangkan media pembelajaran dengan cakupan yang lebih luas dan menggunakan tema atau materi pembelajaran IPA lainnya di masa depan.