Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
Jurnal JPkMN adalah jurnal yang diterbitkan oleh lembaga sistem informasi dan teknologi (SISFOKOMTEK) medan yang bertujuan untuk mewadahi tentang hasil pengabdian kepada masyarakat. JPkMN (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara) adalah wadah informasi berupa hasil pengabdian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori dan kajian analisis kritis dibidang berbagai ilmu, jurnal JPkMN (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara) terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu di bulan Maret dan September. Jurnal ini pertama kali mendapat E-ISSN dengan nomor 2745-4053 untuk terbitan online. Pengiriman artikel tidak dipungut biaya, kemudian artikel yang diterima akan diterbitkan secara online dan dapat diakses Secara Gratis
Articles
3,075 Documents
Penerapan Program Teknologi Akuaponik Untuk Penyediaan Pangan Yang Berkelanjutan Sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting Di Desa Sambongdukuh Kabupaten Jombang Jawa Timur
Leonard, Rikky;
Sriwijayasih, Imaniah;
Toto Wibowo, Alvalo;
Khilyatul Auliya, Prativi;
Resmi, Fitroh;
Fikry, Izzul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2754
Salah satu upaya penyediaan pangan berkelanjutan sebagai tindakan percepatan penurunan stunting di Desa Sambongdukuh adalah memberdayakan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi daerahnya. Tujuan pada pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui penerapan program teknologi akuaponik sebagai solusi pendukung penyediaan pangan untuk percepatan penurunan stunting serta mengembangkan kegiatan ekonomi produktif sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan dengan 4 tahapan, yaitu tahap persiapan dan perencanaan kegiatan pengabdian masyarakat, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, demonstrasi kegiatan pengabdian masyarakat, monitoring dan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat. Target luaran yang diharapkan berdasarkan analisis hasil penyebaran kuesioner yang dilaksanakan terhadap 40 responden. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat penerapan program teknologi akuaponik di Desa Sambongdukuh mendapat antusiaisme masyarakat yang positif. Hal ini ditunjukkan dengan hasil 53% untuk kegiatan persiapan dan perencanaan kegiatan pengabdian masyarakat, 75% untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, 55% untuk demonstrasi pengabdian masyarakat dan 63% untuk monitoring dan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat. Peserta merasakan manfaat dari segi estetika dan ekonomi kegiatan ini memotivasi warga lainnya yang mulai tertarik untuk ikut serta menerapkan teknologi akuaponik di pekarangan rumah mereka sendiri. Hal ini berdampak positif terhadap penyediaan pangan yang berkelanjutan dan diharapkan mampu mempercepat penurunan stunting di Desa Sambongdukuh Jombang Jawa timur.
Pemeriksaan Dan Penyuluhan Gizi Seimbang Kepada Anak Balita
Rahmawati, Mega;
Hidyati, Nurma;
Susanti, Tri;
Redowati, Tusi Eka;
Muji Rahayu, Ria
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2759
Pertumbuhan dan perkembangan pada tahap golden periode di lima tahun pertama dipengaruhi oleh status gizi balita guna mencegah timbulnya masalah terkait gizi ataupun penyakit kronis perlu disosialisasikan gizi seimbang yang bisa dijadikan sebagai pedoman makan, beraktivitas fisik, kebersihan dan mempertahankan berat badan ideal. Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mengetahui status gizi dan memberikan edukasi kepada guru dan anak-anak tentang gizi seimbang Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini diikuti oleh 94 siswa-siswa TK PKK I Yosodadi dengan melakukan pengukuran status gizi dan memberikan edukasi tentang gizi seimbang melalui penyuhan serta permainan kepada siswa-siswi. PKM ni menggunakan. Metode pengukuran status gizi, pemberian edukasi dan permainan tentang gizi seimbang. Hasil PKM diketahui bahwa sebagian besar siswa adalah siswa masuk dalam kategori kurus yaitu sebanyak 50 anak atau sebesar 53,19%. Jumlah anak dengan IMT normal adalah sebanyak 42 anak atau sebesar 44,68%. Jumlah anak dengan obesitas adalah sebanyak 2 anak atau 2,12 %. Pemberian edukasi ini harapannya mampu meningkatan pengetahuan dan mengubah sikap dari siswa-siswa tentang makanan gizi seimbang, sehingga memiliki status gizi yang baik.
Finger Painting: Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Paud Melati Di Desa Sembadak
Mawardah, Mutia;
Khotimah, Khusnul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.2763
Anak usia dini merupakan anak yang rentang usianya mulai dari 0 – 8 tahun yang sedang berada pada masa tumbuh kembang yang berkembang dengan pesat. Dalam hal ini perkembangan motorik halus sedang berkembang pesat pada masa kanak – kanak. Motorik halus ialah kemampuan dimana anak dapat mengendalikan gerakan kecil seperti menggunting, menggambar, dsb. Salah satu metode untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak adalah menggunakan metode finger painting yang merupakan teknik melukis dengan jari yang berguna untuk meningkatkan perkembangan tangan anak agar tidak kaku, dan tangan anak menjadi rileks. Masalah yang terjadi di PAUD Melati, desa Sembadak terdapat masalah pada tangan anak saat menulis atau menggenggam pensil masih terlihat kaku, bahkan ada yang masih memerlukan bantuan dari guru untuk menulis. Diperlukannya stimulasi untuk meningkatkan perkembangan motorik anak di PAUD Melati, dan salah satu metode melukis dengan menggunakan jari atau finger painting adalah metode yang tepat untuk di terapkan di PAUD Melati. Penulis melaksanakan melalui observasi, dan dua siklus untuk percobaan menggunakan metode finger painting. Hasil yang di dapatkan adalah adanya perkembangan motorik halus anak di PAUD Melati dengan menggunakan metode finger painting ini terbukti dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak.
Strategi Peningkatan Brand Awareness Untuk Membentuk Brand Recognition dan Brand Identity Pada UMKM Di Desa Kebonturi
Alfiansyah, Rifky
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2765
Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Dengan penyerapan tenaga kerja terbesar, menjadikan UMKM sebagai elemen terpenting dalam roda ekonomi masyarakat, dimana mayoritas pelaku usaha merupakan persentase terbesar di Indonesia. Namun pelaku UMKM kerap mengalami persoalan yaitu minimnya pemahaman akan pentingnya identitas merek bagi keberlangsungan bisnis mereka atau rendahnya kepekaan terhadap merek atau brand awareness. Penulis berupaya melaksanakan pengabdian pemberdayaan UMKM dengan tujuan meningkatkan Brand Awareness, dengan memberikan sosialisasi dan implementasi brand identity, brand image, brand positioning, brand personality dan brand communication. Metode yang digunakan 1) Sosialisasi door to door mengenai brand identity 2) Implementasi dan pendampingan brand 3) Penyerahan fisik kepada para pelaku UMKM. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah pembuatan logo, label, spanduk, legalitas usaha seperti NIB dan Sertifikasi Halal. Diharapkan pelaku UMKM dapat terus melanjutkan dalam pengembangan identitas merk usaha masing-masing untuk menambah calon konsumen dan mampu meningkatkan penjualan bagi para pelaku UMKM itu sendiri.
Program Modifikasi Perilaku Dengan Reinforcement Positif Untuk Meningkatkan Disiplin Kerja Pada Pegawai Di Dinas Pendidikan
Lasutri Tama, Mulia Marita;
Febriyanti, Yunika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2767
Pelaksanaan program ini dibuat berawal dari kurangnya kesadaran akan kedisiplinan. Perilaku tidak disiplin yang timbul merupakan cerminan dari persepsi negatif pegawai terhadap kontrol yang dilakukan oleh perilaku pimpinan. Sebaliknya perilaku disiplin seorang karyawan yang timbul merupakan cerminan dari persepsi positif terhadap kontrol atasan atau pimpinan. Adapun perilaku tidak disiplin yang dilakukan oleh para pegawai, berdasarkan hasil observasi dan wawancara disebabkan adanya: a. faktor posisi rumah jauh dan tempat bekerja jauh b. mengerjakan urusan pribadi terlebih dahulu, seperti mengantar anak ke sekolah c. mengikuti kebiasaan rekan kerja lainnya yang juga datang terlambat d. memiliki pekerjaan diluar kantor(dinas luar). Dari permasalahan yang ada inilah, sehingga dapat memberikan solusi yaitu program modifikasi perilaku dengan reinforcement positif (reward). Adapun tujuan dari program ini tadalah untuk meningkatkan kesadaran bagi seluruh pegawai tentang pentingnya disiplin kerja guna mencapai kinerja dan produktivitas kerja yang baik. Dari hasil program yang telah diberikan bahwa hanya 21% yang sudah terdorong oleh reinforcement positif yang di berikan, 11% berusaha untuk mencapai target dari reinforcement positif, dan 68% belumpengaruh dari reinforcement positif yang telah dilakukan.
Pengembangan Potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi dengan Pelatihan Sistem Pembayaran Digital
Renaningtias, Nurul;
Daratha, Novalio;
Khairul Amri Rosa, Muhammad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.2768
Saat ini sistem pembayaran digital menjadi semakin populer dan diterima secara luas seiring dengan berkembangnya teknologi dan penggunaan internet yang semakin meluas. Penggunaan sistem pembayaran digital menjadi sangat penting dalam meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan kemudahan dalam transaksi bisnis. Namun sayangnya, masih banyak Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sawah Lebar Baru belum memahami cara menggunakan sistem pembayaran digital sehingga kesulitan dalam mengadopsi teknologi dan mengoptimalkan pemanfaatannya. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan sosialisasi mengenai sistem pembayaran digital serta memberikan pendampingan dalam penggunaannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan praktek langsung. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman literasi digital bagi pelaku UMKM di Sawah Lebar Baru dan meningkatnya jumlah pelaku UMKM yang menggunakan sistem pembayaran digital dalam mengembangkan usaha dan bisnisnya.
Art Therapy untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Pada Anak
Amaliyah, Shofwatun;
Putri Trisnadewi, Benedicta Audrey;
Kumalasari, Ervina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2770
Kemampuan motorik halus adalah salah satu aspek perkembangan yang penting pada anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan meletakkan atau memegang suatu benda dengan menggunakan jari-jemari dan koordinasi antara mata dengan tangan. Meski begitu, perkembangan motorik sering kali diabaikan dan kurang mendapat perhatian dari pengasuh, guru, dan bahkan orang tua selama tahun-tahun pertama kehidupan. Untuk mengembangkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini, salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah melalui art therapy, yaitu melalui origami atau kegiatan melipat kertas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih dan menstimulasi perkembangan motorik halus pada anak melalui art therapy. Kegiatan ini dilakukan pada TK Darussalam Semarang dengan mengajak 38 siswa serta 6 guru untuk berlatih melipat kertas dengan dipandu oleh tim pengabdian. Kegiatan pengabdian ini memberikan pengetahuan baru bagi para guru sekaligus kegiatan yang menyenangkan bagi siswa. Kegiatan art therapy berikutnya disarankan untuk dilaksanakan dalam kelompok-kelompok kecil agar siswa menjadi lebih fokus dalam mengikuti kegiatan.
Perancangan Sistem Pencatat Kehadiran Jemaat berbasis IoT Untuk Meningkatkan Pembinaan Jemaat di GKJ Harjosari Karanganyar
Kusuma Wardana, Hartanto;
Rumaksari, Atyanta Nika;
Meganathan, Hizkia Christian
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2772
Penggunaan teknologi informasi dan IoT menjadi sangat penting dalam Revolusi Industri 4.0. dan Society 5.0 Teknologi ini tidak lagi digunakan hanya pada industri, tetapi juga sudah merambah di bidang-bidang lain bahkan dikehidupan sosial. Oleh karena itu, PKM yang dilakukan oleh Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) UKSW bertujuan untuk membantu masyarakat Gereja Kristen Jawa (GKJ) jemaat Harjosari dengan mengadopsi dan menerapkan teknologi ini. Metode pelaksanaan PKM ini adalah merancang teknologi yang digunakan menggantikan metode pencatatan kehadiran yang dilakukan secara manual. Kerjasama ini dilakukan karena pihak GKJ belum memiliki SDM yang bisa merealisasikan alat yang dibutuhkan, sehingga institusi Pendidikan seperti FTEK yang memiliki kemampuan merealisasikan teknologi yang dibutuhkan, dapat berpartisipasi dalam memecahkan masalah ini. Hasil yang dicapai setelah dilakukan realisasi kegiatan PKM adalah Gereja dapat mencatat berapa jumlah jemaat pria, wanita dan anak yang hadir dalam ibadah minggu. Selanjutnya, setelah jemaat yang hadir aktif mencatatkan kehadirannya melalui alat ini, kemudian data hasil dari pencatatan ini akan diunggah ke Cloud berbasis Google-Spreadsheet untuk disimpan dan kemudian akan digunakan oleh pengelola Gereja sebagai data statistik kehadiran warga.
Pendidikan Berbasis Masyarakat Tentang Pentingnya Aplikasi Biosecurity Terhadap Penyakit Rabies dan African Swine Fever
Simarmata, Yohanes T.R.M.R.;
Gelolodo, Maria A.E.G.A;
Oswin Primajuni Wuhan, Yustinus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2777
Hewan peliharaan yang diperlihara oleh masyarakat tidak terlepas dari masalah kesehatan penyakit yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak. Terdapat beberapa penyakit ternak yang dapat menular ke manusia yang dikenal dengan zoonosis. Penyakit ini dapat membahayakan Kesehatan manusia. Beberapa penyakit yang merugikan manusia terutama di daerah Timor Tengah Selatan adalah rabies dan African Swine Fever. Kurangnya infromasi dan pengetahuan mengenai penyakit Rabies dan African Swine Fever pada babi serta pemahaman pencegahan di masyarakat yang masih kurang sehingga perlu dilakukan pengabdian masyarakat melalui pendidikan berbasis masyarakat dengan tujuan masyarakat teredukasi dan mendapat pengetahuan. Konsep pendidikan berbasis masyarakat ini merupakan usaha meningkatkan rasa kesadaran, kepedulian, kepemilikan, keterlibatan, dan tanggung jawab masyarakat. Sosialisasi mengenai aplikasi biosekuriti penyakit rabies dan African swine dilakukan dengan menggunakan phamplet jenis penyakit dan menayangkan video animasi mengenai bagaimana penanganan terhadap gigitan anjing rabies dan vaksinasi terhadap anjing guna mencegah penularan lebih luas di daerah Timor Tengah Selatan. Sosialiasi ini berjalan dengan lancar dimana masyarakat dapat memahami materi yang diberikan dengan menjawab pertanyaan berkaitan dengan pencegahan penyakit Rabies dan Afrcan Swine Fever.
Urgensi Mata Kuliah Konsep Dasar IPS terhadap Mahasiswa PGSD Sebagai Calon Guru Sekolah Dasar
Syarif, Nur Intan;
R, Mardiana;
Maya Sari, Mirna;
Rahman, Syarifah Aeni;
Arif, Tarman A.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2780
Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi urgensi mata kuliah Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebagai calon guru sekolah dasar di Universitas Muhammadiyah Makassar. Pendidikan IPS memegang peran penting dalam membentuk karakter dan pengetahuan peserta didik, dan guru sebagai agen utama memiliki tanggung jawab besar dalam mengajarkan konsep-konsep kompleks yang terkait dengan dinamika sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian berjumlah 21 mahasiswa PGSD kelas IC, dan data dikumpulkan melalui angket yang mencakup 10 butir pernyataan terkait pemahaman mahasiswa terhadap Konsep Dasar IPS. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pandangan positif terhadap mata kuliah Konsep Dasar IPS, dengan dominasi respon sangat setuju dan setuju pada butir pernyataan yang menggambarkan kepentingan mata kuliah ini dalam membentuk pemahaman tentang IPS. Meskipun demikian, terdapat juga respon negatif terkait kesulitan pemahaman materi dan kebutuhan untuk menjelaskan tujuan mata kuliah sebelum proses belajar. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemikiran baru dalam meningkatkan efektivitas kurikulum PGSD melalui peningkatan pemahaman dan penerapan Konsep Dasar IPS. Sebagai rekomendasi, diperlukan strategi pengajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah ini, serta evaluasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa terhadap Konsep Dasar IPS.