cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 997 Documents
Gambaran Evektifitas Cognitive Behavior Therapy Untuk Mengurangi Stres Akademik Pada Peserta Didik Di Sekolah Menengah Pertama Halim, Suprianto Baen; Awaluddin Tjalla; Susi Fitri
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6783

Abstract

Kesulitan-kesulitan yang dialami oleh peserta didik akan dipersepsi sebagai beban yang melebihi batas kemampuan peserta didik dan akan berdampak stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bimbingan cognitive-behavior therapy untuk mengurangi stres akademik pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental design karena adanya manipulasi perubah bebas yang berupa perlakuan atau treatment. Hasil studi pendahuluan terhadap 30 peserta didik didapatkan 83,3% peserta didik yang mengalami stres akademik tinggi, 16,7% rendah. Subjek penelitiannya adalah peserta didik yang berada pada kategori stres akademik tinggi yaitu sebanyak 20 orang yang kemudian diberi perlakuan atau tritmen untuk mengukur keefektifan sebelum data didapatkan 83,3<8,35 artinya ada perbedaan atau perubahan peserta didik ketika diberikan tritmen bimbingan cognitive-behavior therapy sehingga dapat diartikan bahwa berhasil menyelesaikan satu masalah yaitu mengurangi stres akademik di SMP Negeri 8 palopo.  Kata Kunci: bimbingan cognitive behavior therapy, stres akademik, peserta didik
Kecerdasan Emosi dan Resiliensi Akademik Sebagai Prediktor Prestasi Akademik Mahasiswa Fadli Rahman; Elfandrian Putra; Elis Yulia Ningsih
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6859

Abstract

Dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) menjadi indikator utama dalam menilai keberhasilan akademik. Namun, tidak semua mahasiswa mampu mencapai prestasi akademik yang memuaskan, meskipun memiliki potensi yang memadai.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosi dan resiliensi akademik sebagai prediktor prestasi akademik pada mahasiswa Sarjana di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling, dan teknik analisis data regresi logistik ordinal. Sampel penelitian terdiri dari 425 mahasiswa dari berbagai program studi yang berpartisipasi secara sukarela. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, resiliensi akademik merupakan prediktor signifikan terhadap prestasi akademik dengan koefisien resiliensi akademik (0.050) dan kecerdasan emosi (-0.032) terhadap prestasi akademik. Pengembangan kecerdasan emosi dan resiliensi akademik harus seimbang untuk meningkatkan prestasi akademik agar tidak terlalu fokus pada aspek emosional dan interpersonal hingga mengabaikan pencapaian akademik. Kata kunci:  kecerdasan emosi, resiliensi akademik, prestasi akademik, mahasiswa
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Terhadap Konsep Diri Peserta Didik SMP Indy Rahma Aulia; Dwi Dasalinda; Eka Heriyani; Haning Tri Widiastuti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6875

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang muncul pada peserta didik yang berkaitan dengan konsep diri. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dalam meningkatkan konsep diri peserta didik  di  SMPN  9  Tambun  Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pra-eksperimen model one group pre-test post-test. Berdasarkan analisis statistik didapatkan nilai sig. sebesar 0.001 untuk mendapatkan titik ‘t’ dengan taraf signifikansi 5%. df=8-1=7, t0=5,33 dan tt= 2,36. Berdasarkan hasil uji analisis membuktikan bahwa Konseling Kelompok berpengaruh signifikan dalam meningkatkan konsep diri peserta didik di SMPN 9 Tambun Selatan. Penelitian ini penting dilakukan untuk meningkatkan konsep diri peserta didik, karena konsep diri positif mampu memberikan dampak baik dalam bidang akademik maupun sosial. Kata kunci: konseling kelompok, konsep diri, peserta didik
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Melestarikan Budaya Lokal Moloku Kie Raha pada Pendidikan Anak Usia Dini Taib, Bahran; Winda Oktaviani; Budi Rahardjo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6891

Abstract

Globalisasi mengancam pelestarian budaya lokal, sehingga penting untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam pendidikan anak usia dini. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan memahami proses pengimplementasian Kurikulum Merdeka melalui projek penguatan pelajar Pancasila (P5) di PAUD dalam upaya melestarikan budaya lokal Moloku Kie Raha. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan wali kelas untuk menggambarkan praktik pengajaran budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Pembina 7 berhasil mengintegrasikan berbagai aspek budaya lokal Moloku Kie Raha, seperti, bahasa daerah tenate, tarian lalyon, makanan kebong, dan sejarah kesultanan Ternate ke dalam pembelajran Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka dapat menjadi strategi efektif untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan integrasi kearifan lokal, Kurikulum Merdeka dapat membantu melestarikan dan memperkuat identitas budaya lokal, serta meningkatkan kesadaran dan rasa bangga akan warisan budaya Masyarakat. Kata Kunci: kurikulum merdeka, budaya lokal, moloku kie raha
Bagaimana Hubungan Antara Self-Awareness Dengan Self-Concealment Generasi Z? Studi Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Astuti, Budi; Rachmawati, Indriyana; Mumpuni, Sesya Dias
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6900

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kesadaran diri dan penyembunyian diri di kalangan mahasiswa Generasi Z. Dengan menggunakan metodologi penelitian korelasional, studi ini meneliti data dari 156 peserta menggunakan analisis korelasi bivariat. Korelasi positif yang kuat antara kesadaran diri dan penyembunyian diri terlihat jelas dalam data, seperti yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi Pearson sebesar 0,360 (p <0,01). Hal ini mengimplikasikan bahwa terdapat korelasi positif antara kesadaran diri dan penyembunyian diri, serta korelasi negatif. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang dinamika psikologis Generasi Z, menyoroti interaksi yang kompleks antara kedua variabel ini dan menunjukkan implikasi potensial untuk kesehatan mental dan program pendidikan yang ditargetkan untuk demografi ini. Kata kunci: self-concealment, self-awareness, convenience, mahasiswa
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Teknik Self Management Pada Siswa Kecanduan Tiktok Dinda Asmidar Tanjung; Ahmad Syarqawi
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6985

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aplikasi tiktok sehingga mengganggu peroses pembelajaran karna itu self management mengurangi kecanduan tiktok. Metode penelitian pendekatan kuantitatif Pre-eksperimen menggunakan teknik self management pada siswa kecanduan tiktok di SMK Swasta Muhammadiyah 3 Aek kenopan. Terdapat 10 responden yang berada pada kategori tinggi, Pengumpulan data dilakukan dengan pre-test dan post-test sebelum dan sesudah sesi konseling kelompok dengan pendekatan teknik self management. Data dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan SPSS. Dari hasil Posttest, tingkat kecanduan tiktok yang berada pada kategori tinggi mencapai 20% dengan jumlah 2 orang siswa, sedangkan skor yang berada pada kategori rendah mencapai 80% dengan jumlah 8 orang siswa. Hasil penelitian yang dilakukan pada uji Wilcoxon Signed Rank Test. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik self management pada siswa kecanduan tiktok dapat memiliki dampak yang signifikan dalam berbagai aspek, terutama dalam pengembangan pribadi siswa dan peningkatan kualitas pendidikan. Kata kunci: bimbingan kelompok, self management, kecanduan tiktok
Peran Guru BK Dalam Meningkatkan Kedisiplinan ABK Di SLBN Autis Sumatera Utara Ella Salsabila; Ahmad Syarqawi
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting Guru BK bagi anak berkebutuhan khusus dalam membentuk kedisiplinan melalui pelaksanaan bimbingan dan konseling di SLBN Autis Sumatera Utara. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan Guru BK yang memiliki siswa berkebutuhan khusus, menggunakan teknik snowball sampling. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa Guru BK (Bimbingan dan Konseling) memiliki peran sangat penting dalam mengidentifikasi dan memahami masalah kedisiplinan pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Strategi yang diterapkan oleh guru untuk meningkatkan kedisiplinan siswa ABK meliputi penggunaan pendekatan audiovisual (vidio dan gambar) dan komunikasi yang jelas. Secara keseluruhan, program kedisiplinan yang diterapkan di SLBN Autis Sumatera Utara memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan kedisiplinan, kemandirian, dan keteraturan siswa ABK. Peran aktif Guru BK dan kolaborasi dengan orang tua sangat penting dalam mencapai hasil. Kata kunci: peran Guru BK, kedisiplinan ABK, SLBN autis sumatera utara
Pengaruh Penerapan Bimbingan Konseling Behavioral Terhadap Kedisiplinan Siswa Madrasah Aliyah Harahap, Khairunnisa; Sri Wahyuni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7000

Abstract

Kedisiplinan siswa menjadi bagian yang penting dalam pelaksanaan kegiatan siswa dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah. Berdasarkan permasalahan di atas, penulis menerapkan bimbingan konseling behavioral terhadap kedisiplinan siswa di MAS YPKS Padangsidimpuan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat pengarauh yang signifikan antara penerapan bimbingan konseling behavioral terhadap kedisiplinan siswa/i di MAS YPKS Padangsidimpuan. Metode penelitian menggunakan kuasi experimental (one group pretest posttest design). Sampel sebanyak 12 siswa/i yang diambil secara purposive sampling teknik. Instrumen yang digunakan adalah angket kedisipilinan yang sudah di uji validitas dan reabilitasnya. Hasil pair sample t-test menunjukkan nilai Sig.(2-tailed) lebih kecil dari 0.05 (0.039<0.05). Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan bimbingan konseling behavioral terhadap kedisiplinan siswa/i di MAS YPKS Padangsidimpuan. Dengan membuktikan efektivitas bimbingan konseling behavioral terhadap peningkatan kedisiplinan siswa, studi ini menyediakan landasan penting bagi pengembangan program bimbingan yang lebih baik di sekolah-sekolah. Kata kunci: siswa MAS YPKS, bimbingan konseling behavioral, kedisiplinan siswa
Gambaran Resiliensi Akademik Siswa SMA dan Implikasinya Terhadap Intervensi Bimbingan dan Konseling Lani Cahyani; Eka Wahyuni; Happi Karlina Marjo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7006

Abstract

Permasalahan yang sering dialami siswa di sekolah yaitu ketidakmampuan siswa untuk bertahan dalam kondisi suatu tekanan diantaranya tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat resiliensi akademik siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Sampel yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Jumlah sampelnya sebanyak 162 siswa. Data dikumpulkan melalui instrument Academic Resilience Scale (ARS-30) dan teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat resiliensi akademik siswa SMA yaitu 89 siswa (54, 94%) berada pada tingkat resiliensi akademik tinggi dan 73 siswa (45,06%) berada pada tingkat resiliensi akademik rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa SMA memiliki tingkat resiliensi akademik tinggi. Untuk siswa yang memiliki resiliensi akademik rendah diperlukan upaya dari guru Bimbingan dan Konseling. Salah satu intervensi yang efektif yaitu Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) dengan ini diharapkan memberikan pondasi yang kuat bagi siswa untuk memiliki resiliensi akademik. Kata kunci: resiliensi akademik, siswa SMA, bimbingan dan konseling, MBSR
Gambaran Stres Akademik Siswa Baru Sekolah Boarding Serta Implikasinya Terhadap Bimbingan Dan Konseling: - Dwika Sukma Dewi; Eka Wahyuni; Dede Rahmat Hidayat
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7010

Abstract

Sekolah boarding merupakan salah satu sistem pendidikan dimana setiap siswa menetap di suatu asrama sebagai suatu bagian dalam proses akademik. Sumber stres utama pada pelajar remaja berkaitan dengan permasalahan akademik. Beberapa studi telah dilakukan untuk mengungkap keterkaitan antara stres akademik dan kesehatan mental remaja sangat erat kaitannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik siswa baru di sekolah boarding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik baru kelas X sekolah boarding. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan menggunakan teknik Sampling Jenuh.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran tingkat stres akademik siswa baru di sekolah boarding berada pada kategori tinggi. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh guru BK sebagai asesmen kebutuhan untuk membuat program BK meliputi layanan dasar sebagai upaya pencegahan bagi peserta didik dengan konseling kelompok menggunakan intervensi MBSR (Mindfulness Based Stres Reduction). Kata kunci: stres akademik, sekolah boarding, bimbingan dan konseling, MBSR

Page 53 of 100 | Total Record : 997


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue