G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Articles
1,052 Documents
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Problem Solving Untuk Meningkatkan Adversity Quotient Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Kamilah, Syifaul;
Asni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5015
Tujuan dari kegiatan layanan bimbingan kelompok memakai Teknik problem solving untuk melihat keefektivan terhadap peningkatan adversity quotient siswa. Objek penelitian ini menggunakan peserta didik kelas VIII E di SMPN 174 Jakarta. Sampel yang diambil yaitu 10 orang siswa untuk diberikan layanan. Pre experimental one group serta pre test pos test design sebagai metode dalam penelitian. Hipotesis penelitian ini perbandingan tingkatan adversity quotient saat sebelum diberikan layanan lalu setelah diberikan layanan. Hasil dari kegiatan yang telah dilakukan menunjukann bahwa terdapat perbandingan tingkatan adversity quotient sebelum dengan rata-rata 92,4% serta setelah diberikan layanan dengan rata-rata 132,2%. Analisis hipotesisi pada penelitian ini memakai uji Wilcoxon rank test, hasil nilai Z ialah -2.805 dengan Asymp Sig 0,005 < 0,05 hingga hasil hipotesis kerja alternatif (Ha) diterima. Kesimpulan yang dapat diambil terdapat perbandingan adversity quotient siswa kelas VIII E di SMPN 174 Jakarta saat sebelum serta sehabis dilaksanakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving. Kata kunci: bimbingan kelompok, teknik pemecahan masalah, adversity quotient
Pendidikan Bencana Melalui Permainan Labirin Edukasi
Mutoharoh, Body;
Fauzan, Aris
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5024
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alat permainan Labirin Edukasi (Larindu) sebagai pendekatan dalam pendidikan kebencanaan kepada anak di SD Muhika Bantul. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan sumber data diperoleh secara primer melalui wawancara kepada Kepala Sekolah SD Muhika Bantul dan Relawan Kebencanaan yang mendesain alat permainan Larindu. Data yang telah terkumpul akan dianalisis melalui tiga tahapan analisis seperti: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukan dalam memainkan Larindu, anak-anak akan mengeksplorasi jalur-jalur tersebut untuk menemukan satu jalan keluar yang sudah didesain sesuai dengan titik kumpul pada peta. Hal ini dimaksudkan agar membantu anak untuk menghafal dan mengenali jalur-jalur evakuasi bencana sesuai dengan kelas nya masing-masing. Kesimpulan dalam permainan Larindu dapat membantu pengetahuan anak terhadap bencana dengan mendesain permainan labirin yang memiliki banyak jalur berliku, buntu dan bercabang untuk menemukan jalan keluar. Kata kunci: permainan edukatif, pendidikan bencana, labirin edukasi
Implementasi Feminist Therapy dalam Pemberdayaan Perempuan Dewasa Korban KDRT di UPTD PPA Kota Samarinda
Nanik Suryati;
Madani, Abubakar Idham;
Kusuma, Rudy Hadi;
Inayah, Sitti Syahar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5025
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dari feminist therapy dalam pemberdayaan perempuan dewasa yang menjadi korban KDRT di UPTD PPA Kota Samarinda. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini diperoleh dari kepala UPTD PPA, psikolog remaja dewasa, dan staf penanganan kasus. Hasil penelitian membuktikan bahwa kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) masih marak terjadi dikalangan masyarakat. Budaya patriarki yang masih melekat dimasyarakat membuat perempuan masih rentan menjadi korban KDRT. Feminist therapy mempunyai beberapa teknik atau startegi dalam menangani korban KDRT terkhususnya perempuan dewasa. Dapat disimpulkan bahwa, pelaksanaan feminist therapy dapat dilakukan dalam proses konseling dengan memberikan penyadaran terkait kesetaraan gender dan juga pemberdayaan pada korban sehingga menciptakan perubahan konsep berpikir yang lebih positif bahwa klien harus berdaya dan tidak mudah dipermainkan begitu saja oleh pelaku. Kata kunci: feminist, KDRT, perempuan
Developing Handbook of Job-Embedded Professional Development to Improve Social Presence for Teacher in Post Covid-19 Era
Rodhiyya, Zaenab Amatillah;
Putra Bhakti, Caraka
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5036
The Covid-19 pandemic is a challenge for teachers to be able to organize an interactive online learning process. Various problems arise in online learning, such as lack of motivation, one-way communication, an excessive amount of assignments, and low competencies and technological skills of teachers. From these problems, the authors offer an idea in the form of handbook of Job-Embedded Professional Development that will equip teachers with social presence skills. This article was compiled using the Research and Development method with a 4D model consisting of Define, Design, Development, and Dissemination. It has reached the Development stage and ready to be developed to Dissemination stage. The JEPD Model handbook is considered to increase teacher’s social presence because the training is attached to schools with flexible hours to accommodate all teachers. The training consists of 7 sessions with 56 hours of training duration and needs supervision from the stakeholders to be optimal. Keywords: teacher, JEPD, training, social presence
Korelasi Antara Self Efficacy Dengan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Ayu Gitara, Vita;
Nur Fahmawati, Zaki
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5050
Semua daya penggerak yang ada dalam diri siswa yang mendorong kegiatan belajar, memastikan bahwa belajar terus berlanjut, dan memberikan arah pada proses belajar dikenal sebagai motivasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur korelasi antara self efficacy dengan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan total sampel 361 siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Kecamatan Krian. Pengambilan data menggunakan instrumen skala self efficacy yang memiliki reliabilitas 0.745 dan skala motivasi belajar yang memiliki reliabilitas 0.873. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara self efficacy dengan motivasi belajar dengan nilai (r = 0.434). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara self efficacy dengan motivasi belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Kecamatan Krian. Kata kunci: self efficacy, motivasi belajar, siswa
Pengaruh Penyesuaian Diri Terhadap Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Rantau
Prasetyoaji, Ari;
Umar Zaky;
Tati Indriani;
Rizka Amanah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5057
Proses penyesuaian diri sangat penting, khusunya bagi mahasiswa rantau yang baru mengenal lingkungan baru. Ketidakmampuan dalam menyesuaian diri dengan baik dilingkungan baru berpengaruh pada motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyesuaian diri terhadap motivasi belajar pada mahasiswa rantau di Universitas Teknologi Yogyakarta. Metode penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan populasi seluruh mahasiswa rantau di Universitas Teknologi Yogyakarta dengan sampel sebanyak 126 mahasiswa rantau, dengan teknik Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu skala penyesuaian diri dan skala motivasi belajar. Analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan perolehan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung > t tabel (13,218 > 1,979). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan penyesuaian diri terhadap motivasi belajar pada mahasiswa rantau di Universita Teknologi Yogyakarta. Kata kunci: penyesuaian diri, motivasi belajar, mahasiswa rantau
Analisis Profil Perilaku Bullying Pada Siswa Tingkat Sekolah Dasar Negeri Di Kabupaten Bantul
Erkurnia, Frizka;
Putri, Tsania Natasya;
Dianningsih, Yunita Nur;
Rachmawati, Indriyana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5059
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengenali dan menemukan indikasi perilaku bullying pada siswa sekolah dasar negeri di Kabupaten Bantul lebih awal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah siswa SD negeri di Bantul dengan sampel penelitian adalah sebanyak 127 siswa SD. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan skala bullying yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dan divalidasi oleh uji ahli dari Bimbingan dan Konseling serta uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku lebih sering melakukan bullying fisik sebesar 40% dan bullying verbal sebesar 41%, dengan persentase korban bullying fisik sebesar 31% dan bullying verbal sebesar 30%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bullying fisik dan bullying verbal mempunyai intensitas yang lebih sering dilakukan oleh siswa daripada bullying sosial. Kata kunci: bullying, sekolah dasar, kabupaten bantul
Hubungan Antara Religiusitas Dengan Psychological Well-Being Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Dimyathy, Muhammad;
Hazim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5070
Penelitian yang dilakukan bertujuan mencari tahu korelasi antara religiusitas dengan psychological well-being pada siswa SMP Unggulan Al-Falah Siwalanpanji. Metode penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan random sampling sebagai teknik pemilihan sampel. Populasi penelitian adalah 218 siswa dan sampel yang diambil berjumlah 135 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologi dengan model skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi product moment yang dibantu dengan SPSS 21.0. Hasil analisis data dan pengolahan data yang diperoleh menunjukkan hasil nilai rxy=0,454** dengan sig. 0,000, maka hipotesis yang diajukan oleh peneliti diterima. Artinya, terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan psychological well-being pada siswa SMP Unggulan Al-Falah Siwalanpanji. Kesimpulan dari penelitian ini yakni siswa dengan religiusitas tinggi cenderung mempunyai psychological well-being tinggi dan siswa dengan religiusitas rendah maka memiliki psychological well-being yang rendah. Kata kunci: religiusitas, kesejahteraan psikologis, siswa
Mendapatkan Ketenangan Jiwa Melalui Pemaafan: Studi Fenomenologi Psikologi Pada Korban Cyberbullying
Varadifta, Daniella Christy;
Paryontri, Ramon Ananda
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5087
Tujuan dilakukan penelitian ini sendiri untuk mengeksplorasi bagaimana peran memaafkan terhadap ketenangan jiwa pada korban cyberbullying. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif fenomenologi. Pengalaman partisipan dalam memunculkan perilaku memaafkan dieksplorasi dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara. Subjek dalam penelitian ini merupakan dua orang dewasa awal yang pernah menjadi korban cyberbullying dan sudah memaafkan pelakunya. Tiga tema diidentifikasi sebagai domain yang terkait dengan dinamika memaafkan dalam menemukan ketenangan jiwa pada korban cyberbullying. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa subjek mampu memaafkan seseorang yang telah menyakitinya sehingga berkurangnya rasa dendam serta membuatnya merasa lebih tenang tanpa memiliki beban hidup yang berat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah subjek mampu mengekspresikan bentuk memaafkanya dengan cara kembali berkomunikasi dengan pelaku, yang mana hal itulah yang menjadi tujuan utama subjek dalam sikap memaafkan pelaku. Kata kunci: cyberbullying, ketenangan jiwa, memaafkan
Psychological Well-Being Dan Prososialitas Pada Relawan Muhammadiyah Dalam Merespon Gempa Bumi Cianjur
Laras Dinda Rosdiana;
Hazim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5088
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan perilaku prososial pada relawan Muhammadiyah dalam merespon gempa bumi Cianjur. Secara definitif, perilaku prososial adalah jenis perilaku yang dilakukan oleh individu dengan niat penuh untuk membantu orang lain. Psychological well-being adalah sikap positif pribadi yang terdiri dari penerimaan diri, menjaga sikap, interaksi sosial yang baik, mudah beradaptasi, memiliki tujuan hidup, dan berupaya mengembangkan diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan jumlah sampel 162 relawan Muhammadiyah. Pengumpulan data menggunakan skala psychological well-being dengan reliabiltas sebesar 0.741 dan skala perilaku prososial dengan reliabilitas sebesar 0.953. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara psychological well-being dengan perilaku prososial dengan nilai (r = 0.411). Kesimpulan dari temuan penelitian ini yaitu, diharapkan lembaga yang mengelola relawan, terutama Muhammadiyah perlu meningkatkan kondisi psychological well-being para relawan agar mereka memiliki tingkat prososial yang lebih tinggi. Kata kunci: psychological well-being, perilaku prososial, MDMC, relawan muhammadiyah