cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 997 Documents
Developing Handbook of Job-Embedded Professional Development to Improve Social Presence for Teacher in Post Covid-19 Era Rodhiyya, Zaenab Amatillah; Putra Bhakti, Caraka
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5036

Abstract

The Covid-19 pandemic is a challenge for teachers to be able to organize an interactive online learning process. Various problems arise in online learning, such as lack of motivation, one-way communication, an excessive amount of assignments, and low competencies and technological skills of teachers. From these problems, the authors offer an idea in the form of handbook of Job-Embedded Professional Development that will equip teachers with social presence skills. This article was compiled using the Research and Development method with a 4D model consisting of Define, Design, Development, and Dissemination. It has reached the Development stage and ready to be developed to Dissemination stage. The JEPD Model handbook is considered to increase teacher’s social presence because the training is attached to schools with flexible hours to accommodate all teachers. The training consists of 7 sessions with 56 hours of training duration and needs supervision from the stakeholders to be optimal. Keywords: teacher, JEPD, training, social presence
Korelasi Antara Self Efficacy Dengan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ayu Gitara, Vita; Nur Fahmawati, Zaki
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5050

Abstract

Semua daya penggerak yang ada dalam diri siswa yang mendorong kegiatan belajar, memastikan bahwa belajar terus berlanjut, dan memberikan arah pada proses belajar dikenal sebagai motivasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur korelasi antara self efficacy dengan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan total sampel 361 siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Kecamatan Krian. Pengambilan data menggunakan instrumen skala self efficacy yang memiliki reliabilitas 0.745 dan skala motivasi belajar yang memiliki reliabilitas 0.873. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara self efficacy dengan motivasi belajar dengan nilai (r = 0.434). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara self efficacy dengan motivasi belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Kecamatan Krian. Kata kunci: self efficacy, motivasi belajar, siswa
Pengaruh Penyesuaian Diri Terhadap Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Rantau Prasetyoaji, Ari; Umar Zaky; Tati Indriani; Rizka Amanah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5057

Abstract

Proses penyesuaian diri sangat penting, khusunya bagi mahasiswa rantau yang baru mengenal lingkungan baru. Ketidakmampuan dalam menyesuaian diri dengan baik dilingkungan baru berpengaruh pada motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyesuaian diri terhadap motivasi belajar pada mahasiswa rantau di Universitas Teknologi Yogyakarta. Metode penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan populasi seluruh mahasiswa rantau di Universitas Teknologi Yogyakarta dengan sampel sebanyak 126 mahasiswa rantau, dengan teknik Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu skala penyesuaian diri dan skala motivasi belajar. Analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan perolehan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung > t tabel (13,218 > 1,979). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan penyesuaian diri terhadap motivasi belajar pada mahasiswa rantau di Universita Teknologi Yogyakarta. Kata kunci: penyesuaian diri, motivasi belajar, mahasiswa rantau
Analisis Profil Perilaku Bullying Pada Siswa Tingkat Sekolah Dasar Negeri Di Kabupaten Bantul Erkurnia, Frizka; Putri, Tsania Natasya; Dianningsih, Yunita Nur; Rachmawati, Indriyana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5059

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengenali dan menemukan indikasi perilaku bullying pada siswa sekolah dasar negeri di Kabupaten Bantul lebih awal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah siswa SD negeri di Bantul dengan sampel penelitian adalah sebanyak 127 siswa SD. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan skala bullying yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dan divalidasi oleh uji ahli dari Bimbingan dan Konseling serta uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku lebih sering melakukan bullying fisik sebesar 40% dan bullying verbal sebesar 41%, dengan persentase korban bullying fisik sebesar 31% dan bullying verbal sebesar 30%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bullying fisik dan bullying verbal mempunyai intensitas yang lebih sering dilakukan oleh siswa daripada bullying sosial. Kata kunci: bullying, sekolah dasar, kabupaten bantul
Hubungan Antara Religiusitas Dengan Psychological Well-Being Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dimyathy, Muhammad; Hazim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5070

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan mencari tahu korelasi antara religiusitas dengan psychological well-being pada siswa SMP Unggulan Al-Falah Siwalanpanji. Metode penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan random sampling sebagai teknik pemilihan sampel. Populasi penelitian adalah 218 siswa dan sampel yang diambil berjumlah 135 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologi dengan model skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi product moment yang dibantu dengan SPSS 21.0. Hasil analisis data dan pengolahan data yang diperoleh menunjukkan hasil nilai rxy=0,454** dengan sig. 0,000, maka hipotesis yang diajukan oleh peneliti diterima. Artinya, terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan psychological well-being pada siswa SMP Unggulan Al-Falah Siwalanpanji. Kesimpulan dari penelitian ini yakni siswa dengan religiusitas tinggi cenderung mempunyai psychological well-being tinggi dan siswa dengan religiusitas rendah maka memiliki psychological well-being yang rendah. Kata kunci: religiusitas, kesejahteraan psikologis, siswa
Mendapatkan Ketenangan Jiwa Melalui Pemaafan: Studi Fenomenologi Psikologi Pada Korban Cyberbullying Varadifta, Daniella Christy; Paryontri, Ramon Ananda
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5087

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini sendiri untuk mengeksplorasi bagaimana peran memaafkan terhadap ketenangan jiwa pada korban cyberbullying. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif fenomenologi. Pengalaman partisipan dalam memunculkan perilaku memaafkan dieksplorasi dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara. Subjek dalam penelitian ini merupakan dua orang dewasa awal yang pernah menjadi korban cyberbullying dan sudah memaafkan pelakunya. Tiga tema diidentifikasi sebagai domain yang terkait dengan dinamika memaafkan dalam menemukan ketenangan jiwa pada korban cyberbullying. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa subjek mampu memaafkan seseorang yang telah menyakitinya sehingga berkurangnya rasa dendam serta membuatnya merasa lebih tenang tanpa memiliki beban hidup yang berat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah subjek mampu mengekspresikan bentuk memaafkanya dengan cara kembali berkomunikasi dengan pelaku, yang mana hal itulah yang menjadi tujuan utama subjek dalam sikap memaafkan pelaku. Kata kunci: cyberbullying, ketenangan jiwa, memaafkan
Psychological Well-Being Dan Prososialitas Pada Relawan Muhammadiyah Dalam Merespon Gempa Bumi Cianjur Laras Dinda Rosdiana; Hazim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan perilaku prososial pada relawan Muhammadiyah dalam merespon gempa bumi Cianjur. Secara definitif, perilaku prososial adalah jenis perilaku yang dilakukan oleh individu dengan niat penuh untuk membantu orang lain. Psychological well-being adalah sikap positif pribadi yang terdiri dari penerimaan diri, menjaga sikap, interaksi sosial yang baik, mudah beradaptasi, memiliki tujuan hidup, dan berupaya mengembangkan diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan jumlah sampel 162 relawan Muhammadiyah. Pengumpulan data menggunakan skala psychological well-being dengan reliabiltas sebesar 0.741 dan skala perilaku prososial dengan reliabilitas sebesar 0.953. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara psychological well-being dengan perilaku prososial dengan nilai (r = 0.411). Kesimpulan dari temuan penelitian ini yaitu, diharapkan lembaga yang mengelola relawan, terutama Muhammadiyah perlu meningkatkan kondisi psychological well-being para relawan agar mereka memiliki tingkat prososial yang lebih tinggi. Kata kunci: psychological well-being, perilaku prososial, MDMC, relawan muhammadiyah
Konseling Lintas Budaya dalam Pendidikan dengan Teknik Cognitive Restructuring Untuk Mengurangi Distorsi Kognitif Siswa Agung, I Gst. Agung Diah Rusdayanti; Ni Ketut Suarni; I Ketut Dharsana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5098

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui peranan konseling lintas budaya dalam pendidikan, mengetahui tahapan konseling lintas budaya pada penanganan kasus distorsi kognitif, serta mengetahui pelaksanaan konseling lintas budaya dengan teknik cognitive restructuring untuk mengurangi distorsi kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang siswa perempuan berusia 15 tahun yang mengalami distorsi kognitif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan literature review. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Teknik keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan dan referensi yang tepat. Hasil penelitian terdiri dari tiga tema yaitu peranan konseling lintas budaya dalam pendidikan, tahapan konseling lintas budaya pada penanganan kasus distorsi kognitif, dan pelaksanaan konseling lintas budaya dengan teknik cognitive restructuring untuk mengurangi distorsi kognitif siswa. Kesimpulan penelitian ini bahwa peranan konseling lintas budaya dalam pendidikan digunakan dalam mengarahkan siswa dengan latar belakang budaya yang berbeda. Kata kunci : konseling lintas budaya, teknik cognitive restructuring, distorsi kognitif
Relasi Persepsi Kompetensi Akademik, Motivasi Berprestasi, Dukungan Sosial Guru, dan Flow Akademik pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Hastiana, Devi; Pratisti, Wiwien Dinar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara persepsi kompetensi akademik, motivasi berpretasi dan dukungan sosial guru dengan flow akademik. Penelitian ini menggunakan subjek siswa SMP di Kota Solo. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif, dengan alat pengumpulan data berupa skala psikologi dan jumlah subjek penelitian sebanyak 451 siswa yang terbagi dalam dua kecamatan yang dipilih dengan tehnik cluster random sampling. Analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara persepsi kompetensi akademik, motivasi berprestasi, dan dukungan sosial guru dengan flow akademik pada  siswa, dengan nilai R 0,920 dan nilai (p) 0,000 p< 0,01. Sumbangan efektif variabel persepsi kompetensi akademik sebesar 45,81%, kemudian motivasi berprestasi 36,96% dan dukungan sosial guru sebesar 2,00%. Sumbangan efektif  dari variabel tersebut sebanyak 84,7%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara persepsi kompetensi akademik, motivasi berprestasi, dan dukungan guru dengan flow  akademik pada siswa SMP di Kota Solo. Kata kunci: flow akademik, dukungan sosial guru, motivasi berprestasi, persepsi kompetensi akademik
Pengaruh Kontrol Diri Dan Konformitas Teman Sebaya Terhadap Kepatuhan Tata Tertib Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Rizki Noviananda; Eko Hardi Ansyah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kontrol diri dan konformitas teman sebaya terhadap kepatuhan tata tertib siswa SMK Krian 2 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan total sampel 306 siswa. Teknik yang dipakai untuk pengumpulan data yaitu menggunakan tiga skala psikologi, yaitu skala kontrol diri, skala konformitas teman sebaya, dan skala kepatuhan tata tertib siswa. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji regresi linier beganda. Hasil penelitian didapatkan nilai sig. sebesar 0.000 yang menunjukkan bahwa kontrol diri dan konformitas teman sebaya secara bersama-sama sebesar 24,5% memberikan pengaruh terhadap kepatuhan tata tertib. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara kontrol diri dan konformitas teman sebaya terhadap kepatuhan tata tertib siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Kata kunci: kontrol diri, konformitas teman sebaya, kepatuhan tata tertib

Page 73 of 100 | Total Record : 997


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue