cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,052 Documents
Profil Tingkat Self-help Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Farosi Illiyun Jauharah; Muwakhidah; Qurr'aeni, Nabilla Putri; Nina Rahmawati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4871

Abstract

Self-help adalah upaya seseorang dalam meningkatkan kondisi mental, emosional, fisik, seseorang itu sendiri melalui berbagai macam cara yang bisa dilakukan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat self-help siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yakni siswa SMA dengan populasi kelas 12 yang berjumlah 450 siswa, sedangkan sampelnya adalah 45 siswa yang diperoleh dengan menggunakan metode random sampling. Instrumen dalam penelitian ini mempergunakan angket self-help yang dikembangkan oleh peneliti. Adapun teknik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini yakni teknik statistik deskriptif. Hasil analisis data didapatkan bahwa sebanyak 2 siswa SMA (4,44%) berada pada kategori rendah, sebanyak 21 siswa SMA (46,66%) berada pada kategori sedang, dan sebanyak 22 siswa SMA (48,88%) berada pada kategori tertinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagian besar tingkat self-help siswa SMA berada pada kategori tinggi dan memberikan gambaran bahwa diperlukannya penanganan terkait penolongan diri agar siswa SMA memiliki kesehatan secara emosional. Kata kunci: profil, self-help, siswa SMA
Urgensi Asesmen Bimbingan dan Konseling Di Sekolah Tri Putri Amelia S; Marsal Yunas Muliadi Hasibuan; Jamiatul Ilmi; Wahidah Fitriani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4877

Abstract

Program BK yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan tahapan tugas perkembangannya tentu akan meningkatkan kemampuan siswa untuk memiliki wawasan dan kesadaran diri untuk mengembangkan potensi pada aspek pribadi, sosial, belajar dan karir ini berdasarkan literasi yang di baca penulis.  Dalam penelitian ini menggunakan metode Literature Review (kepustakaan) yang bertujuan untuk menghimpun dan menganalisis hasil penelitian terkait urgensi asesmen BK di sekolah.  Hasil penelitian ditemukan konselor sekolah terburu buru dalam melakukan penilaian (assessment) dan merumuskan program bimbingan konseling yang berdampak pada efektivitas, efisiensi dan capaian layanan yang diharapkan. Konselor sekolah harus memahami urgensi asesmen BK di sekolah. Evaluasi dapat dilaksanakan untuk meningkatkan profesionalitas konselor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen BK di sekolah memiliki kedudukan yang penting terutama dalam penyusunan program BK, pelaksanaan layanan BK dan evaluasi kinerja. Hasil penelitian banyak ditemukan konselor sekolah terburu buru dalam melakukan assessment, merumuskan program BK yang berdampak pada efektivitas, efisiensi dan capaian layanan yang diharapkan. Kata kunci: urgensi asesmen, program bimbingan dan konseling, sekolah
Urgensi Layanan Konseling Islam di Rumah Sakit Faisal Akbar Manurung; Marneva Nailul Amni; Masril
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4878

Abstract

Proses adanya layanan konseling di rumah sakit menjadi kebutuhan pasien. Berbagai masalah kesehatan yang berbeda dan jenis orang yang berbeda membutuhkan komunikasi yang nyaman untuk menerima dan memberikan layanan sebaik mungkin. Masalah kesehatan yang berbeda dan berbeda orang yang berada di dalamnya pasti membutuhkan kenyamanan batin bekerja sama untuk menerima dan memberikan pelayanan yang terbaik. Kecuali jika dilakukan dapat menimbulkan gangguan jiwa berupa stress, kecemasan, keputusasaan, yang akhirnya berujung pada depresi. Informasi Islam adalah salah satu pilihan yang tepat dalam hal efisiensi hasil layanan. Bimbingan sangat ditentukan oleh sistem kepercayaan pasien. Konseling Islami merupakan salah satu pilihan yang sangat tepat agar pasien tidak cemas dan khawatir atas kondisi yang dialaminya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien yang menerima Layanan Konseling Islami sebelum melakukan tindakan operasi sangat berpengaruh dan berhubungan dengan penurunan stres. Oleh karena itu, Konseling Islami sangat tepat diberikan kepada pasien, dalam pelayanan di dalam rumah sakit. Kata kunci: konseling islami, rumah sakit, layanan
Analisis Penerapan Pendidikan Multikultural Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling Wijayanti, Lanny Ilyas; Basuki , Agus; Eliasa, Eva Imania
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4894

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang Pendidikan multicultural yang diberikan kepada peserta didik melalui layanan bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan yaitu literatur review, dimana semua temuan dicatat dan dipadukan baik secara teori maupun praktik dengan menggunakan analisis data secara kualitatif deskriptif, menggunakan berbagai sumber bacaan/jurnal untuk dijadikan acuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa memberikan pendidikan multicultural kepada peserta didik adalah hal yang harus dilakukan stake holder dalam satuan pendidikan, selain itu pendidikan multicultural juga dapat dilakukan melalui layanan bimbingan dan konseling dimana pemberi layanan adalah konselor sekolah yang memiliki kepribadian multicultural yang baik, memiliki pengetahuan multicultural yang luas, memiliki keterapilan dalam memadukan berbagai pendekatan konseling. Kesimpulannya, sebagai konselor memiliki kompetensi dasar multicultural adalah  keterampilan yang perlu dimiliki. Sehingga Pendidikan multicultural melalui layanan Bimbingan dan Konseling diberikan kepada peserta didik dengan kesempatan yang sama, berinteraksi dengan individu dari latarbelakang berbeda, mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang dunia yang kompleks  dan memperluas wawasan kebudayaan. Kata kunci: pendidikan, pendidikan multikultural, layanan bimbingan dan konseling
The Urgency of Impostor Phenomenon in Educational Institutions Mutiara Aqilla Tasya; Juntika Nurihsan; Eka Sakti Yudha; Philein Sophia Putri Dakes; Rifqi Fadhillah Farmadi
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.4902

Abstract

The impostor phenomenon is a unique phenomenon that occurs in high achieving individuals. The impostor phenomenon can affect a person's psychological well-being, such as work, academics, interpersonal relationships, or the ability to achieve self-actualization. This research aims to look at the description and urgency of the impostor phenomenon among students. This research uses literature study methods in various journals, book chapters, theses such as Science Direct, Psyc Info, Sage, and Taylor & Francis, and the Online Thesis database. The results of research from 9 selected pieces of literature showed that students often experience the impostor phenomenon in the "medium" and "high" categories. The demands of the academic environment, such as high competition and self-comparison are the main triggers. High achieving students tend to feel anxious, afraid of disappointing others, and doubtful when achieving success. Therefore, there is a need for counselor action to overcome the problem of this impostor phenomenon by educating on the impact and carrying out interventions. Cognitive restructuring techniques are recommended to help overcome the impostor phenomenon problem. Keywords: impostor phenomenon, student, counseling guidance
Hubungan Kepercayaan Diri Dan Harga Diri Dengan Kerja Keras Dalam Wasaka Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Astri Depika Putri; Akhmad Sugianto; Eklys Cheseda Makaria
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4903

Abstract

Tujuan riset ini ialah guna mengidentifikasi hubungan kepercayaan diri dan harga diri dengan kerja keras dalam wasaka pada siswa di SMP Negeri 27 Banjarmasin. Metode riset menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis riset korelasional. Alat pengumpulan data yang digunakan ialah kuesioner skala kepercayaan diri, harga diri dan kerja keras dalam wasaka. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil menunjukkan terdapat hubungan antara kepercayaan diri dan harga diri dengan kerja keras dalam wasaka sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung 138,778 > nilai Ftabel 3,04. Kesimpulan terdapat hubungan yang positif antara kepercayaan diri dan harga diri dengan kerja keras dalam wasaka. Semakin baik dan tinggi kepercayaan diri dan harga diri yang dimiliki oleh murid maka semakin baik dan tinggi pula kerja keras dalam wasaka pada siswa di SMP. Kata kunci: kepercayaan diri, harga diri, kerja keras dalam wasaka
Kontribusi Optimisme Dan Nilai Budaya Gawi Manuntung Terhadap Disiplin Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Mitha Suci Qomariah; Akhmad Sugianto; Sulistiyana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4904

Abstract

Pentingnya menanamkan sikap optimisme dan nilai budaya gawi manuntung pada siswa, agar mampu mengikuti pembelajaran dengan disiplin serta suasana yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi optimisme dan nilai budaya gawi manuntung terhadap disiplin belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kontribusi. Alat pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert dengan teknik penarikan sampel jenuh, dengan jumlah sampel penelitian 130 orang siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kuala Kapuas.Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Fhitung sebesar 9,259 dengan probabilitas 0.000. Karena probabilitas < 0.05 Jadi, dapat disimpulkan adanya kontribusi optimisme dan nilai budaya gawi manuntung terhadap disiplin belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kuala Kapuas. Kata kunci: optimisme, gawi manuntung, disiplin belajar
Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMPN 33 Bekasi Tomy Dwi Apriyanto; Asni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.4910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan efektivitas konseling Rational Emotif Behavior Therapy (REBT) dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest desain. populasi terjangkau di penelitian ini ialah siswa SMPN 33 Bekasi kelas VIII.3 yang berjumlah 43 siswa dan Sampel penelitian ini sebanyak 10 orang siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purpose sampling. Instrument penelitian ini  menggunakan kuesioner yang digunakan dengan skala model likert. Teknik analisis data memakai perhitungan uji T Wilcoxon. Hasil penelitian dengan menggunakan perhitungan SPSS dii dapatkan hasil Asymp. Sig (2-Tailed) bernilai 0,005 < 0,05, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menjelaskan bahwa konseling kelompok dengan REBT dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa yang dapat di lihat melalui perubahan setelah di berikan layanan konseling dengan teknik REBT. Kata kunci: kepercayaan diri, REBT, konseling kelompok
Dampak Trauma Antargenerasi Pada Keluarga Veteran Perang Fauzi Rahmah, Izdihar Sulthonah; Khairi, Alfin Miftahul
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali mengenai dampak trauma antargenerasi terhadap keluarga veteran Operasi Seroja Timor – Timur (Tim – Tim). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif studi kasus dengan metode pengumpulan data teknik wawancara dan observasi yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman observasi dan pedoman panduan wawancara. Uji kredibilitas member check digunakan peneliti dalam menguji keabsahan data. Analisis data  menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan dampak dari trauma antargenerasi, yaitu: rasa takut akan kehilangan dan perpisahan, rasa gelisah dan cemas, kurang kasih sayang serta perhatian dari orang tua, harga diri yang rendah, temperamental, menjadi orang yang merasa tidak enak dengan orang lain, sering memikirkan suatu hal secara berlebihan. Satu dari dua keluarga dapat memutus rantai trauma yang dialami. Hal tersebut ditandai dengan adanya kepercayaan diri yang baik, tangguh, adanya sifat ambisius yang cukup tinggi dalam suatu hal yang diinginkan, dan memiliki sikap solidaritas yang tinggi. Kata kunci: trauma antargenerasi, veteran, operasi seroja timor - timur
Analisis Perilaku Imitasi Pada Remaja Pemain Game Mobile Legends Online Di Tinjau Dari Pendekatan Kognitif Sosial Muhammad Arsyad; Ririanti Rachmayani Jamain; Mursyidah J Parandrengi
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.4927

Abstract

Terdapat fitur komunikasi pada game online Mobile Legends yang memungkinkan dapat ditiru, salah satunya berkata kasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku imitasi remaja pemain game online dalam permainan Mobile Legends berdasarkan pendekatan social kognitif Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif berdasarkan hasil survei dengan instrument menggunakan kuesioner tertutup. Subjek penelitian berjumlah 10 orang remaja berusia antara 15-17 tahun yang bermain game online Mobile Legends di Kota Jambi. Berdasarkan hasil survei secara acak didapatkan hasil bahwa 60%  pada individu komunitas pemain game Mobile Legends cenderung ditemukan proses imitasi verbal yaitu berkata kasar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendekatan teori kognitif sosial mampu menjelaskan terjadinya proses imitasi pada perilaku negatif yang dilakukan para pemain game online Mobile Legends, yaitu berkata kasar. Perilaku tersebut terbentuk dari proses imitasi yaitu memperhatihan, mengingat, produk dan motivasi. Kesimpulannya bahwa berkata kasar merupakan sebuah produk prilaku dari keikutsertaan dalam komunitas yang mendapatkan penguatan positif. Kata kunci: game online, mobile legends, remaja, meniru, pendekatan kognitif sosial

Page 71 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 03 (2026): July 2026 Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue