cover
Contact Name
Retno Rusdjijati
Contact Email
ce@ummgl.ac.id
Phone
+62811258883
Journal Mail Official
ce@ummgl.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Muhammadiyah Magelang JL. Bambang Sugeng km.05 Mertoyudan Magelang
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Empowerment
ISSN : 26144964     EISSN : 26214024     DOI : https://doi.org/10.31603/ce
Community empowerment is a medium for academicians, government, private companies, and social institutions to communicate community empowerment activities. Each published article is expected to provide new insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,475 Documents
Pendampingan dalam konsultasi hukum perkawinan Cahyani, Tinuk Dwi
Community Empowerment Forthcoming issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.4458

Abstract

Tujuan perkawinan untuk menciptakan rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Untuk itu, KKS PDA Kota Malang berusaha memberikan kontribusi bagi masyarakat menuju keluarga sakinah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode konsultasi hukum melalui dialog, pemaparan kasus perkawinan oleh klien, dan pemaparan aturan hukum perkawinan oleh konsultan. Berdasarkan konsultasi hukum yang telah dilakukan, guna meminimalisir terjadinya kasus perceraian, rumah tangga membutuhkan pondasi agama yang kuat. Oleh karenanya, KKS PDA Kota Malang juga menyelenggarakan kegiatan pendukung berupa pendidikan pra nikah, sekolah ibu dan pendidikan lansia.
Pemberdayaan Petani Kopi melalui Teknologi Mesin Pulper Kopi dan Aplikasi Penjualan Online Berbasis Website Susilawati, Susilawati; Rahayu, Slamet; Buchori, Azhis Sholeh; Ardin, Masri Bin; Fathurohman, Ferdi; Yudiyanto, Oyok
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.349 KB) | DOI: 10.31603/ce.4463

Abstract

Pandemik Covid-19 di Indonesia menimbulkan permasalahan pada Usaha Kecil Menengah (UKM) Mukti Raharja yaitu penurunan omset pendapatan hingga 50% karena sebagian besar transaksi penjualan dilakukan secara offline. Permasalahan selanjutnya yaitu mitra UKM masih kekurangan mesin pengupas kopi cherry (mesin pulper kopi) karena baru memiliki satu buah mesin sehingga hasil panen petani kopi tidak dapat diolah seluruhnya. Metode pemecahan masalah yang dilakukan yaitu setelah dilakukan identifikasi permasalahan dan kebutuhan mitra, dibuat rancangan mesin pulper kopi dan tampilan website sesuai kebutuhan mitra UKM, selanjutnya dilakukan proses pembuatan mesin pulper kopi berkapasitas 360 kg/jam serta aplikasi website hingga dilakukan serah terima alat berupa mesin pulper kopi, aplikasi website beserta set komputer, kamera dan sealer serta dilakukan pendampingan untuk penerapan teknologi tersebut. Hasil kegiatan yaitu bertambahnya kapasitas produksi dengan adanya mesin pulper kopi kapasitas 360 kg/jam, daya motor 1,5 hp, daya total 1500 Watt dan telah diaplikasikan penjualan online berbasis website melalui link http://kopicanggah.com/ dengan pendapatan tambahan dari penjualan online sebesar Rp. 3.530.000; sebanyak 16 transaksi selama 22 hari dan mengalami peningkatan sebesar 41% dari pendapatan bulan sebelumnya.
Peningkatan Kesehatan Masyarakat dengan Diabetes Melitus di Desa Proto Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Fijianto, Dwi; Rejeki, Herni; Aryati, Dyah Putri
Community Empowerment Vol 6 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.042 KB) | DOI: 10.31603/ce.4464

Abstract

Prevalensi global penderita Diabetes Melitus (DM) terjadi peningkatan angka insiden penderita DM di berbagai penjuru dunia. Ketidakpatuhan menjadi salah satu hambatan dalam pencapaian tujuan pengobatan Diabetes melitus. Ketidakpatuhan yang terjadi diakibatkan oleh pengetahuan dan keterampilan mitra dalam perawatan DM yang masih kurang. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kecakapan merawat kesehatan terutama kaki pada penderita DM secara mandiri. Metode yang digunakan adalah dengan pemberdayaan kelompok DM dengan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat dengan penyakit DM tentang perawatan penyakit DM secara mandiri. Jumlah peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah 24 peserta. Hasil pre-test pengetahuan kelompok khusus DM didapatkan tingkat pengetahuan sedang 41,7% dan rendah 58,3%, sedangkan hasil pada post-test setelah dilakukan kegiatan didapatkan tingkat pengetahuan tinggi 29,2% dan sedang 70,8%. Hasil pengabdian menunjukkan ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dan pelatihan keterampilan dengan nilai. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah memberikan manfaat bagi peningkatan pengetahuan penderita DM sehingga dapat meningkatkan kesehatannya bagi masyarakat penderita DM. Lain daripada itu, tenaga kesehatan terutama perawat agar dapat memberikan pengabdian masyarakat mulai dari preventif dan promotif untuk meningkatkan derajat kesehatan penderita DM di Desa Proto Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.
Pemanfaatan Tanah Wakaf untuk Budidaya Sayuran di Masa Pandemi Covid-19 Setiawan, Agus Nugroho; Wijayanti, Septi Nur
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.111 KB) | DOI: 10.31603/ce.4467

Abstract

PCM Turi, Sleman, DIY mendapat amanah untuk mengelola beberapa tanah wakaf, namun pemanfaatannya belum optimal, padahal dengan lingkungannya yang mendukung potensinya sangat besar jika dikelola dengan baik. Salah satu cara pemanfaatan tanah wakaf adalah dikelola sebagai kebun produktif untuk sayuran yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena mengandung banyak senyawa yang bermanfaat. Konsumsi sayuran masyarakat Indonesia masih rendah hanya mencapai 180 g/per kapita/hari, jauh di bawah standar WHO 400 g/per kapita/hari, dan kebutuhannya semakin meningkat pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Permasalahannya adalah PCM belum mempunyai keterampilan dan pengalaman dalam mengelola tanah wakaf sebagai kebun sayuran. Oleh karena itu, untuk mewujudkan kebun sayuran di tanah wakaf PCM Turi dilakukan program pengabdian pada masyarakat dengan sasaran warga Muhammadiyah cabang Turi, yang dilakukan menggunakan beberapa metode yang meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi iptek dan konsultasi. Program pengabdian pada masyarakat sudah terlaksana dengan meningkatnya wawasan dan ketrampilan warga Muhammadiyah Turi dalam mengelola tanah wakaf dan terbangun kebun produktif untuk budidaya sayuran sehingga diharapkan dapat menjadi media dakwah bil hal dan menjadi contoh bagi masyarakat dan PCM lain dalam mengelola tanah wakaf.
Pendampingan Pengolahan Limbah Anorganik dengan Menggunakan Mesin Pengepres Limbah Kaleng pada BUMDes Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen Chamim, Moch; Amarulloh, Amarulloh; Margono, Bambang; Sudargo, Petrus Heru; Margono, Margono
Community Empowerment Vol 6 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.98 KB) | DOI: 10.31603/ce.4470

Abstract

Desa Gawan Kecamatan Tanon berkembang menjadi tempat desa wisata. Saat ini sampah merupakan masalah lingkungan yang sangat serius yang dihadapi masyarakat. Bisa dikatakan sampah setiap hari dihasilkan oleh wisatawan dan masyarakat lokal, baik itu sampah organik maupun anorganik. Namun tidak semua jenis sampah anorganik bisa diolah, karena membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar. Salah satunya adalah kaleng minuman yang banyak dibuang pengunjung. Proses penyimpanan sampah kaleng butuh tenaga dari sumber daya manusia yang ada. Sehingga butuh perencanaan untuk membuat alat bantu pengepres untuk mengurangi sumber daya manusia. Metode pemecahan masalah dengan membuat mesin pengepres kaleng dengan tujuan untuk memudahkan proses penyimpanan. Mesin pengepres kaleng menggunakan daya listrik untuk memutar motor listrik sebesar 0,5 Hp. Mesin pengepres kaleng yang dibuat menggunakan model double acting yaitu dalam satu proses bisa melakukan dua kali pengepresan. Mesin pengepres kaleng ini membantu proses pengurangan sampah anorganik secara mudah dan cepat dengan memasukkan edukasi pengolahan sampah yang menarik. Dengan adanya alat ini proses pengepresan lebih cepat dan lebih memberi nilai tambah bagi masyarakat khususnya Desa Gawan Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen.
KKN PPM Pemberdayaan Masyarakat Suku Adat Pesisir Pantai Berbasis Resource Base Strategy (RBS) di Desa Kuala Secapah Kalimantan Barat Selviana, Selviana; Farida, Farida; Putra, Gandha Sunaryo; Suwarni, Linda
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.849 KB) | DOI: 10.31603/ce.4473

Abstract

Desa Kuala Secapah merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Pesisir Pantai Kalimantan Barat. Umumnya masyarakat di desa ini bermata pencaharian sebagai nelayan laut. Potensi sumber daya alam daerah ini sangat melimpah, seperti hasil laut dan perkebunan. Namun selama ini potensi tersebut belum ter manfaatkan dengan optimal. Hasil laut dan perkebunan hanya dijual mentah ke pasar lokal. Tujuan kegiatan KKN PPM ini adalah meningkatkan perekonomian masyarakat melalui program kewirausahaan dalam memanfaatkan potensi alam. Target dalam kegiatan ini adalah dibuatnya teknologi kolam terpal percontohan, teknologi alat pemotongan kerupuk ikan, dan dibuatnya berbagai produksi olahan ikan. Metode partisipatif digunakan untuk melibatkan mitra secara aktif dalam kegiatan ini. Adapun teknologi diperkenalkan adalah pelatihan budidaya perikanan, pembuatan kolam terpal percontohan, pengolahan produk perikanan berbagai macam bentuk olahan, pembuatan alat pemotong percontohan, pengemas produk (sealer), dan serta packing produk dengan merek dagang, komposisi bahan, komposisi gizi, dan PIRT (izin). Hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan yaitu, introduksi IPTEKS kolam terpal dan aquaponik percontohan, alat pemotong, dan perangkat packing produk. Program KKN PPM yang sudah dilaksanakan ini membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan dan meningkatkan produktivitas masyarakat, khususnya para nelayan.
Penyuluhan Guna Meningkatkan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang KB IUD Zulfitriani, Zulfitriani; Nurfatimah, Nurfatimah; Entoh, Christina; Longgupa, Lisda Widianti; Ramadhan, Kadar
Community Empowerment Vol 6 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.542 KB) | DOI: 10.31603/ce.4479

Abstract

Alat kontrasepsi (alkon) intrauterine device (IUD) sangat efektif untuk menjarangkan kehamilan dibandingkan dengan metode kontrasepsi lainnya seperti suntik, pil dan implan. IUD dapat mencegah terjadinya kehamilan hingga 10 tahun dengan tingkat kegagalan hanya berkisar 1%. Presentasi penggunaan IUD di Puskesmas Mapane hanya 9,7%. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Tolana, Desa Toini pada tanggal 12 Oktober 2020. Sasaran kegiatan ini adalah Ibu Wanita Usia Subur (WUS) yang berjumlah 17 Orang. Metode kegiatan ini adalah membagikan leaflet kepada peserta kemudian melakukan penyuluhan dan dievaluasi menggunakan kuesioner pre-post test. Hasil kegiatan mengungkapkan adanya peningkatan pengetahuan ibu. Rata-rata pengetahuan ibu tentang KB IUD sebelum penyuluhan adalah 43,5 dan meningkatkan menjadi 79 setelah adanya penyuluhan. Tim pengabdi merekomendasikan untuk menggunakan KB IUD dengan memperhatikan pada banyaknya kelebihan yang dimiliki.
Utilization training of rice husk waste as alternative energy in Baros District, Serang, Indonesia Cholis, Nur; Lukmana, M. Arifudin; Fahrudin, Fahrudin; Montreano, Donny
Community Empowerment Vol 6 No 5 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.952 KB) | DOI: 10.31603/ce.4480

Abstract

Farmer groups in Baros District, Serang Regency face a problem where a rice husk waste has accumulated and there has been no effort to process it into economic value products. One solution is to use rice husk waste into briquettes. Rice husk briquettes are obtained by burning dry biomass with a little air (carbonization). The method of implementing the activities carried out was by extension and demonstration of making briquettes. This activity was able to increase the knowledge and skills of the management and members of the Baros independent farmer group in the use of rice husks as an alternative energy source in the form of briquettes.
Movement campaign “don't slack! Discipline of wearing a mask” in Poso Regency Ramadhan, Kadar; Longgupa, Lisda Widianti; Sumiaty, Sumiaty; Nurfatimah, Nurfatimah; Entoh, Christina; Noya, Fransisca; Siregar, Nilda Yulita; Sitorus, Sony Bernike Magdalena; Khuzaifah, Khuzaifah; Lailatul K., Marlina Fitriya
Community Empowerment Vol 6 No 6 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.307 KB) | DOI: 10.31603/ce.4481

Abstract

The number of confirmed cases of Covid-19 in Poso Regency tends to be low. Until this article was written, there were only 19 cases without a death case, of which 18 people have been declared cured and 1 person is still being treated. This condition causes people to be less disciplined in implementing 3M (using masks, maintaining distance, and washing hands). Regarding the use of masks, some argue that they do not have masks and some are not afraid of being infected. Therefore, this activity seeks to campaign for the Don't Slack! Discipline of Wearing Masks for the community goes through the stages of socialization and campaigning for the benefits of using masks, the right types of masks and how to use them, as well as the distribution of masks. This activity was held at 3 central places in Poso City, namely the Central Market, Kasiguncu Market, and the Welcome Kawua Statue. Campaign activities for the “Don't Slack! Discipline of Wearing a Mask” has succeeded in educating hundreds of citizens and distributing 1000 masks. It is hoped that with this campaign, people in Poso Regency will be more orderly in complying with health protocols for the prevention of Covid-19.
Manfaatkan Urin Sapi Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Teluk Jering Kecamatan Tambang Siswati, Latifa; Ariyanto, Anto; Lestari, Sri Utami; Setiawan, David; Yandra, Alexsander
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.039 KB) | DOI: 10.31603/ce.4484

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Teluk Jering Kecamatan Tambang, Riau. Masyarakat di lokasi pengabdian memiliki potensi peternakan dan pertanian. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan oleh mitra adalah memanfaatkan urin ternak menjadi pupuk cair. Permasalahan mitra adalah belum optimalnya penyediaan pupuk secara mandiri, selain itu mitra belum memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk mengolah urin ternak menjadi pupuk cair. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan kepada gapoktan dengan tujuan kegiatan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pengolahan urin ternak menjadi pupuk cair, serta memberi penyadaran kepada masyarakat untuk peduli kepada lingkungan. Metode kegiatan yang diberikan kepada masyarakat adalah, penyadaran, penyuluhan, demonstrasi, dan evaluasi. Urin ternak selain dapat dijadikan pupuk cair sekaligus untuk membersihkan lingkungan, memberikan solusi dalam masalah pemenuhan kebutuhan pupuk, serta mengurangi pengeluaran petani untuk membeli pupuk, serta meminimalkan pemakaian pupuk kimia. Setelah dilakukan pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan peserta 83,33%. Lingkungan jadi bersih dan tidak terbuang urin ternak.

Page 17 of 148 | Total Record : 1475