cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,090 Documents
Evaluasi Supervisi Akademik Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru SMP YPPK Bonaventura Sentani Papua Wilhelmus Werong; Yari Dwikurnaningsih; Ade Iriani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2024): DIDAKTIKA Agustus 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah SMP YPPK Bonaventura Sentani. Metode penelitian ini adalah evaluatif dengan model evaluasi CIPP. Subjek penelitian ini adalah 1 Kepala sekolah dan 12 guru SMP YPPK Bonaventura Sentani, Papua dan 1 orang pengawas sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini, pada evaluasi konteks menunjukkan bahwa program supervisi bertujuan untuk mengevaluasi kinerja, serta mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Dalam evaluasi input ditemukan kepala sekolah tidak menyusun program supervisi akademik, sekolah telah menyediakan anggaran dan sarana prasarana untuk pelaksanaan supervisi akademik. Evaluasi proses Kepala Sekolah tidak sepenuhnya melaksanakan observasi di kelas, pelaksanaannya tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan karena terbentur tugas kepala sekolah yang lain, sebagian guru siap disupervisi namun kepala sekolah tidak siap melaksanakan supervisi dan tidak dilakukan tindak lanjut supervisi. Hasil evaluasi produk, supervisi belum dapat meningkatkan kinerja guru yang dibuktikan dari kinerja guru tidak meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan hasil penelitian ini, rekomendasi yang diberikan untuk kepala sekolah adalah hendaknya kepala sekolah membuat program supervisi akademik sesuai kebutuhan guru, melaksanakan supervisi sesuai jadwal, meningkatkan komitmen dalam melakukan supervisi, melakukan supervisi sesuai dengan tahapan supervisi yang benar dan melaksanakan supervisi secara rutin dan berkelanjutan.
Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah dalam Manajemen Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Nur Aqidatul Izzah; Imam Turmudi; Imron Fauzi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2024): DIDAKTIKA Agustus 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.813

Abstract

Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah berarti pemimpin yang mampu dalam mencipta, merumuskan, mengkomunikasikan, mensosialisasikan, mentransformasikan, dan mengimplementasikan pemikiran-pemikiran ideal yang berasal dari dirinya atau sebagai interaksi social diantara anggota organisasi.. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan visioner dan metode yang diterapkan oleh kepaala sekolah dalam kepala sekolah dalam mentransformasikan nilai-nilai keilmuan dan tantangan-tantangan manajemen peserta didik serta upaya menanganinya di SMP Ainul Yaqin Ajung Jember. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun jenis penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Adapun beberapa kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu: 1. Kepemimpinan visioner kepala sekolah dalam manajemen peserta didik di SMP Ainul Yaqin Ajung Jember adalah kemampuan kepala sekolah SMP Ainul Yaqin Ajung Jember dalam menciptakan visi dan misi yang jelas yang ada di SMP Ainul Yaqin Ajung Jember. Sedangkan keterlibatan warga sekolah dalam menciptakan visi dan misi sekolah yaitu dengan cara ikut serta merumuskan, melaksanakan, mencapai tujuan dari misi sekolah yang berdasarkan visi yang telah dibuat oleh kepala sekolah 2. Tantangan-tantangan kepemimpinan visioner kepala sekolah dalam manajemen peserta didik di SMP Ainul Yaqin Ajung Jember terletak pada proses perekrutan/penerimaan peserta didik baru dan juga karena kurangnya sarana dan prasarana dalam perekrutan/ penerimaan peserta didik baru.
Pengembangan e-Modul Ajar Bagi Guru Sekolah Dasar Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Sentani di Distrik Waibu Merlin Ester Etty Lova; Ade Iriani; Mawardi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2024): DIDAKTIKA Agustus 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.825

Abstract

E-modul memiliki keunggulan antara lain mendorong kreativitas, efisien, inovatif dan dapat mengembangkan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau research and development (R&D) yang menggunakan model pengembangan. Data menunjukan pada persentase 81,25% dengan skor 65, hal tersebut menujukan bahwa e-modul dalam pada kriteria baik/layak. Pengembangan e-modul ajar Bahasa Sentani Barat (Waibu) melibatkan materi utama mengenai konsep dan tahapan revitalisasi bahasa Sentani. Hasil uji validasi ahli materi mencapai 98 dengan kategori sangat baik, uji validasi ahli media mencapai 81,25% dengan kategori layak, validasi ahli bahasa mencapai 92,8% dengan kategori sangat layak. Uji coba pengguna dengan skor 98 dikategorikan sebagai sangat baik. Hasil uji coba modul di Wilayah Waibu menunjukkan bahwa modul ini layak digunakan sebagai bahan ajar dan pedoman bagi guruini.
Pengembangan Kecerdasan Profetik dalam Pendidikan Dai Mandiri di Ma'had Aly Ki Bagus Hadikusumo Sukoharjo: Sebuah Studi Kasus Muh. Fatahillah Suparman; Giyoto; Muhamad Rusdiyanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2024): DIDAKTIKA Agustus 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan model pendidikan dai mandiri berbasis kecerdasan profetik di Ma’had Aly Ki Bagus Hadikusumo, Sukoharjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data mengenai profil lembaga, kurikulum yang diterapkan, dan hasil penilaian kualitas mahasantri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Ma’had Aly memiliki visi yang jelas untuk menjadi lembaga pendidikan dai mandiri yang berkemajuan, serta misi yang terfokus pada pengembangan dai dengan kemandirian ekonomi dan kompetensi keagamaan. Kurikulum terpadu yang menggabungkan pendidikan agama dan keterampilan ekonomi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan dakwah dan pemahaman agama mahasantri, yang ditunjukkan melalui peningkatan signifikan dalam hafalan Al-Quran dan keterampilan berdakwah menggunakan media digital. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa keterbatasan, termasuk sifat subjektif dari penilaian yang dilakukan. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang pendidikan dai yang holistik dan relevansi kurikulum dalam menciptakan generasi dai yang siap menghadapi tantangan zaman.
Membangun Masa Depan Pendidikan: Integrasi E-commerce di Sekolah untuk Meningkatkan Keterampilan Digital dan Kewirausahaan Siswa Elisa Setyawati; Yoto; Nunung Nurjanah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.836

Abstract

Era digital menuntut keterampilan digital dan kewirausahaan bagi generasi muda. Pendidikan tradisional belum sepenuhnya mempersiapkan siswa untuk masa depan ini. Integrasi e-commerce disekolah dapat menjadi solusi untuk meningkatkan keterampilan digital dan kewirausahaan siswa. Artikel ini membahas manfaat tantangan, dan solusi integrasi e-commerce di sekolah. Manfaatnya meliputi peningkatan keterampilan digital, pengembangan jiwa kewirausahaan, dan peningkatan keterlibatan belajar. Tantangannya termasuk ketersediaan infrastruktur, pelatihan guru, dan keterampilan siswa. Solusi yang diusulkan adalah kerjasama antara sekolah, pemerintah, dan pihak swasta. Studi kasus dan contoh sukses ditampilkan untuk menunjukkan bukti nyata tentang manfaat integrasi e-commerce. Kesimpulannya, integrasi e-commerce di sekolah merupakan langkah yang penting sebagai persiapan masa depan bagi generasi muda. Artikel ini diakhiri dengan ajakan bertindak untuk mendorong kerjasama dan komitmen dalam mewujudkan pendidikan yang inovatif dan relevan di era digital.
Waktu Kerja Guru: Perbandingan di Era Digital dan Tempo Dulu Tri Effiyanti; Heri Retnawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.854

Abstract

Era digital atau revolusi industri 4.0 memunculkan teknologi baru yang beragam jenisnya membuat pola baru penggunaan teknologi secara menyeluruh ke berbagai jenis pekerjaan, tak terkecuali pada pekerjaan guru. Tempo dulu, guru tidak dituntut untuk mengintegrasikan penggunaan teknologi ke dalam pembelajaran, namun saat ini, dengan berkembanganya berbagai jenis teknologi, membuat guru harus mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran era digital. Perubahan dalam pola adaptasi pemanfaatan waktu guru dibutuhkan untuk melakukan pembaruan guna mengikuti dinamika perubahan zaman yang semakin cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan waktu guru di era digital dan tempo dulu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berjenis fenomenologi. Partisipan penelitian adalah guru Sekolah Dasar di Yogyakarta dan Gunung Kidul, Indonesia. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara. Analisis data menggunakan Bogdan dan Biklen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tempo dulu guru memanfaatkan waktu untuk menyelesaikan tugas administrasinya menggunakan tulis tangan (manual), sedangkan era digital membuat pemanfaatan waktu guru menjadi efektif dan efisien karena memanfaatkan teknologi yang ada sebagai bantuan untuk mengerjakan tugas-tugasnya.
Tower of Confidence: Revealing the Impact of Transformational Leadership on Self-Efficacy Nurlaelah; Unifah Rosyidi; Sukro Muhab; Ahmad Jauhari Hamid Ripki
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2024): DIDAKTIKA Agustus 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.859

Abstract

The purpose of this study was to find out how transformational leadership impacts the level of self-efficacy of teachers in Madrasah Ibtidaiyah (MI) in Karawang Regency. This research was conducted using the structural-partial least squares modeling equation (SEM-PLS). The study sample consisted of 130 randomly selected MI teachers. Four main dimensions are used to measure transformational leadership: ideal influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individual attention. Teachers' self-efficacy is measured based on their confidence in the teacher's ability to overcome difficulty, strength of belief and generality. The results showed that transformational leadership has a positive and significant influence on teacher self-efficiency. The dimensions of ideal influence and inspirational motivation are the ones that contribute the most to improving the teacher's self-efficiency. It can be concluded that transformational leadership has a positive and significant effect on teachers' self-efficiency. Transformational leadership can provide ideal influence and inspirational motivation so that teachers' confidence in their ability to teach, manage the classroom, and interact with students increases.
Nilai-Nilai Keagamaan dalam Buku Teks Mata Pelajaran Umum Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammad Haris Nasrulloh; Ikhrom; Raharjo
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2024): DIDAKTIKA Agustus 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.866

Abstract

Nilai-nilai keagamaan dipandang oleh mayoritas masyarakat hanya dituangkan dalam buku teks keagamaan, dan tidak banyak ditemukan dalam buku-buku teks mata pelajaran umum. Hal tersebut bertentangan dengan misi utama kurikulum pendidikan nasional yakni untuk menciptakan manusia beriman dan bertakwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai keagamaan yang termuat dalam buku teks Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan (PPKn) tingkat SMP. Analisis difokuskan pada cakupan dan sajian nilai-nilai keagamaan dalam buku teks mata pelajaran umum SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi teks. Pengumpulan data dilakukan dengan telaah dokumen yaitu buku teks Bahasa Indonesia dan PPKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Cakupan nilai-nilai keagamaan dalam buku teks mata pelajaran umum Sekolah Menengah Pertama secara berurutan didominasi oleh aspek akhlak, akidah, dan syariah. (2) Sajian teks bermuatan nilai-nilai keagamaan mayoritas dalam bentuk kalimat pernyataan berupa ungkapan nasehat, dan dalam bentuk kalimat perintah. Sedangkan ilustrasi gambar bermuatan nilai-nilai keagamaan dalam bentuk gambar naturalis, kartun, karikatur, dan desain grafis. Hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya representasi yang proporsional nilai-nilai keagamaaan tersebut di seluruh buku teks mata pelajaran umum.
Pola Asuh Working Mom dalam Pembentukan Perilaku Religius dan Motivasi Belajar Anak Rizky Ksatria Surya Cakti Ramadhani; Ahmad Fatah Yasin; Imron Rossidy
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.876

Abstract

Pola asuh ibu mempunyai peran penting dalam pembentukan perilaku anak sejak kecil sampai dewasa. Tanpa adanya pola asuh ibu, maka anak akan kehilangan arah dalam pembentukan perilaku religius dan motivasi belajarnya. Pada saat ini banyak terdapat kasus ibu di Desa Waruwetan, Kab Lamongan yang ikut membantu suaminya dalam permasalahan ekonomi yang mengharuskan ibu ikut bekerja dengan berbagai pekerjaan yang ada. Banyak dari ibu yang bekerja di sekitar Lamongan bahkan sampai Surabaya. Hal tersebut menimbulkan permasalahan yang menjadikan waktu ibu dengan anak menjadi kurang. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengidentifikasi gaya Pengasuhan working Mom, strategi yang digunakan, dan dampak Pengasuhan working Mom terhadap pembentukan perilaku religius dan motivasi belajar anak. Peneliti ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi kasus. Hasil dari penelitian ini yakni: 1) Pola asuh working Mom dalam pembentukan perilaku religius dan motivasi belajar anak sangat bervariasi antara satu ibu dengan ibu yang lain antara lain yakni pola asuh otoritatif, pola asuh otoriter, dan pola asuh memanjakan, serta tidak ada yang menggunakan pola asuh lalai. 2) Strategi working Mom yakni dengan memberikan pembiasaan, mencontohkan dan menanamkan anaknya hal-hal yang baik, memberikan stimulus dan fasilitas yang baik, serta membagi waktu dengan baik. 3) Dampak pola asuh working Mom memiliki perbedaan, pada dampak pola asuh otoritatif anak lebih senantiasa berperilaku baik, mandiri, dewasa, senantiasa happy, dan dapat berinteraksi dengan baik. Pola asuh otoriter anak kadang mandiri dan kadangkala malas, dewasa, berperilaku baik, kadangkala menjauh dari sosialiasi, kadangkala akan membantah terhadap apa yang diperintahkan ibunya, dan keberatan karena kurangnya waktu bersama ibu. Pola asuh memanjakan anak memiliki perilaku yang sangat dekat dan mentaati ibunya, anak ingin senantiasa untuk dituruti keinginannya, dan belum bisa memahami keadaan ibunya yang bekerja dengan selalu protes terhadapnya.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Materi Organel Sel Aishiyah Saputri Laswi; Bungawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan guru dan siswa terhadap media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dalam mata pelajaran biologi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan subjek penelitian berjumlah 24 responden, terdiri dari siswa dan guru kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo. Instrumen yang digunakan adalah angket atau kuesioner, yang mencakup tiga indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator pembelajaran biologi bagi siswa mencapai 72.22% dalam kategori butuh, sementara untuk guru mencapai 100% dalam kategori sangat butuh. Selain itu, indikator ketersediaan perangkat digital dan bahan ajar menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (86.46%) dan semua guru (100%) sangat membutuhkan perangkat digital dan bahan ajar tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa perlu dikembangkan media pembelajaran virtual tour berbasis Augmented Reality (AR) untuk pengenalan materi sel.

Page 60 of 109 | Total Record : 1090