cover
Contact Name
Firman Malewa
Contact Email
firman_999@iainpalopo.ac.id
Phone
+628114121449
Journal Mail Official
admin@jurnaldidaktika.org
Editorial Address
Office: Microteaching Building 1st Floor State Islamic Institute of Palopo (IAIN Palopo), Jl. Agatis, , South Sulawesi, Indonesia, 91914
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Kependidikan
ISSN : 23021330     EISSN : 27454312     DOI : 10.58230
Core Subject : Education,
Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & Infrastructures
Articles 1,090 Documents
Development of E-Modules with Sigil Software in Basic Women's Fashion Subjects Based on Entrepreneurship Nur Ainiyah; Widiyanti; Didik Nurhadi; Achmad Romadin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1001

Abstract

Currently digital modules (E-modules) are a solution for learning in the digital era. The aim of this research is to create an e-module that can provide knowledge and experience in fashion business management, and make basic women's fashion, analyze the feasibility level of e-module development and analyze the level of student response to the development product, namely an entrepreneurship-based basic women's fashion e-module. The method in this research is research and development, with the ADDIE development model. The product of this development is an entrepreneurship-based basic women's fashion e-module created with Sigil software, with data collection techniques, namely: unstructured interviews and closed questionnaires. The results of the trial on students obtained a response of 81%, in the very good category, namely students liked the layout of the e-module and the material presented was very relevant to their needs. And students feel satisfied and interested in studying the e-module. The result of the development is an e-module for making basic level women's clothing combined with entrepreneurial knowledge in the fashion sector. From the results of data analysis, it is concluded that this e-module can be used in madrasah aliyah plus fashion skills.
Implementation of the Al-Bayan Learning Method to Improve Children's Quran Reading Skills Aina Salsa Bela; Nita Yuli Astuti; Fihris
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1003

Abstract

Mastery of Tajweed is the key to reading the Qur'an correctly and deeply. This study focuses on the use of the Al-Bayan method in improving the ability to read the Qur'an in children at TPQ Bani Mukmin, Kedungtulup, Central Java. The Al-Bayan method is a learning approach designed to help students understand Tajweed and read the Qur'an correctly and quickly. This study aims to evaluate the effectiveness of the method in improving students' ability to read the Qur'an. This study uses a qualitative approach with observation, interview, and documentation techniques as data collection methods. The subjects of the study were students and teachers at TPQ Bani Mukmin. The analysis was conducted to measure the impact of the Al-Bayan method on the development of students' reading skills, especially in the application of Tajweed. The results of the study showed that the Al-Bayan method was effective in significantly improving the ability to read the Qur'an. Students were able to understand and apply Tajweed better in a relatively short time. The interpretation of these results indicates that the Al-Bayan method can be widely used as an efficient Qur'an learning solution in elementary education environments.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Adversity Quotient Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Koloid Mellycha Liani Putri; Zurweni; Haryanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learnig (PBL) dan Adversity Quotient Terhadap kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi koloid. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan campuran (mix method) dengan jenis Triangulasi Konkuren. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan factorial design 2 x 2. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling yaitu kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar angket Adversity Quotient, lembar penilaian aktivitas guru, lembar penilaian kemampuan berpikir kritis siswa pada ranah afektif dan psikomotor serta tes essay kemampuan berpikir kritis siswa. Untuk melihat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learnig (PBL) dan Adversity Quotient Terhadap kemampuan Berpikir Kritis Siswa dilakukan uji prasyarat berupa Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji Anova Dua Jalur. Dalam angket Adversity Quotient siswa dikategorikan menjadi dua kategori, yaitu Adversity Quotient tinggi dan Adversity Quotient rendah. Persentase persintak kemampuan Berpikir Kritis siswa pada ranah afektif sebesar 56,25% dan persentase persintak kemampuan Berpikir Kritis siswa pada ranah psikomotor sebesar 60,0% serta kemampuan tess essay siswa pada kelas eksperimen sebesar 62,90% dan pada kelas kontrol sebesar 60,66%. Pengaruh Adversity Quotient terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dapat dilihat melalui hasil uji statistik menggunakan ANOVA denagan taraf kepercayaan 95% atau taraf signifikansi 5% didapatkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh Adversity Quotient terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Model Problem based learning dan Adversity Quotient terhadap kemampuan berpikir kritis siswa terdapat nilai signifikansi 0,01 < 0,05 artinya terdapat interaksi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pengaruh model pembelajaran Problem Based Learnig (PBL) dan Adversity Quotient Terhadap kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi koloid berjalan dengan baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving dan Self Efficacy terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Materi Redoks Dina Lisyanti; Damris; Sutrisno
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1014

Abstract

Pembelajaran dengan model pembelajaran Creative Problem Solving merupakan salah satu cara untuk meningkatkan proses pembelajaran. Namun dalam pemanfaatannya, model pembelajaran Creative Problem Solving masih minim digunakan oleh guru pada proses pembelajaran di sekolah. Pembelajaran dengan pendekatan Creative Problem Solving berusaha mengaitkan konten mata pelajaran dengan situasi dunia nyata dan memotivasi siswa, menghubungkan pengetahuan yang dimiliki dengan kehidupan sehari-hari siswa serta diperkuat dengan peningkatan kreativitas. Ketika dihadapkan dengan situasi masalah, siswa dapat melakukan keterampilan pemecahan masalah untuk memilih dan mengembangkan tanggapannya. Proses belajar tidak hanya dengan cara menghapal tanpa berpikir, karena keterampilan memecahkan masalah memperluas proses berpikir. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan factorial design 2 x 2 dan teknik analisis varian (ANOVA) dua jalur untuk menjawab hipotesis penelitian. Kemudian untuk mengkonfirmasi hasil pengujian hipotesis dilakukan dengan pendekatan mixed method dimana proses pembelajaran dengan model CPS dilakukan triangulasi konkuren untuk memastikan tahapan pembelajaran yang mana yang berkontribusi terhadap hasil belajar. Selanjutnya hasil belajar juga dilakukan triangulasi konkuren untuk mengetahui dampaknya terhadap keberlangsungan keterampilan belajar peserta didik. Percobaan penelitian ini dengan memperhatikan kemungkinan adanya variabel moderator yang mempengaruhi perlakuan (variabel bebas) terhadap hasil (variabel terikat).Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan model Creative Problem Solving berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada materi redoks (sig = 0,001 < 0.05). Self efficacy peserta didik berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada materi redoks (sig = 0,001 < 0.05). Kemudian terdapat interaksi antara model Creative Problem Solving dan self efficacy terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada materi redoks (sig = 0,027 < 0.05).
Pengembangan Web Pembelajaran Berbasis Web Pada Materi Asam dan Basa Qomaruddin Dalimunthe; Marham Sitorus; Ratu Evina Dibiyantini
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1022

Abstract

Pada dasarnya manfaat pembelajaran berbasis teknologi dalam menunjang pelaksanaan proses pembelajaran dapat meningkatkan daya serap peserta didik dalam memahami konteks materi pembelajaran, mendorong kemampuan belajar mandiri, guru harus mampu menggunakan web pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang ada sekarang yang memudahkan siswa untuk pembelajaran. Dalam observasi yang sudah dilakukan di SMA Negeri 1 Sidamanik dalam pembelajaran kimia saat ini hanya menggunakan buku pelajaran dan ppt, hal membuat pembelajaran kurang menarik bagi siswa dan terkadang membuat siswa kurang memahami isi dari materi pembelajaran, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan web pembelajaran berbasis web yang dikembangkan pada mata pelajaran kimia, dan kelayakan web pembelajaran berbasis web yang dikembangkan. Model penelitian dan pengembangan web pembelajaran berbasis web google sites ini menggunakan model pembelajaran ADDIE. Penelitian ini menggunakan instrumen non test berupa lembar validasi. Hasil kelayakan validasi menunjukkan bahwa pengembangan web pembelajaran web pada materi asam dan basa penilaian validator ahli materi, ahli web dan guru kimia, untuk kelayakan web yang dikembangkan berturu-turut adalah 83,5% ; 86%; 86%; yang berarti web pembelajaran berbasis web pada materi Asam dan Basa tersebut sangat layak untuk digunakan sebagai web pembelajaran.
Analisis dan Strategi Upaya Guru PAI dalam Meningkatkan Kepatuhan Peserta Didik pada Nilai-Nilai Agama Islam Mei Sandi Pasaribu; Zailani; Selamat Pohan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi, langkah-langkah dan faktor pendukung dan faktor penghambat peran guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan kepatuhan peserta didik pada nilai-nilai agaman islam di SMKS Az-Zahra Sonomartani. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, yang mana dalam memperoleh data-data tersebut penulis menggunakan metode observasi, interview dan dokumen. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah a) Redukasi Data, b) Penyajian data data (Data Display), c) Penarikan kesimpulan. Setelah itu, peneliti melalukan keabsahan data atau kebenaran hasil suatu penelitian dengan teknik triangulasi data. Hasil penelitian lapangan menunjukkan bahwa 1) Strategi yang dilakukan Guru Pendidikan Agama Islam di SMKS Az-Zahra Sonomartani dmenggunakan strategi umum seperti komunikator, inovator, emansipator, transformator, dan motivator, namun juga menambahkan peran sesuai dengan tuntutan kurikulum merdeka. 2) Langkah-langkah yang dilakukan Guru Pendidikan Agama Islam di SMKS Az-Zahra Sonomartani antara lain mengaitkan mata pelajaran PAI dengan kehidupan siswa, persiapan mengajar yang matang, dan membangkitkan emosi positif siswa untuk kegiatan keagamaan. 3) Faktor pendukungnya adalah tersedianya masjid sebagai pusat pembinaan PAI dan bermacam-macam buku agama, serta pembiasaan mencintai Al-Qur'an dan Sunnah. Namun, faktor penghambatnya adalah kegiatan ekstra kurikuler yang terhambat oleh padatnya jam Pelajaran.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Wordwall terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Azalika Dhea Andini; Rahmiati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1035

Abstract

Tidak jarang ditemukan permasalahan dalam proses pembelajaran IPAS yaitu proses pembelajaran yang terbilang monoton dan membosankan sehingga membuat peserta didik merasa jenuh dan tidak fokus terhadap pembelajaran. Kurangnya minat peserta didik terhadap pembelajaran IPAS yaitu karena metode dan media pembelajaran yang dilakukan oleh guru terbilang membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah wordwall dapat mempengaruhi hasil belajar IPAS kelas V. Metode yang Peneliti gunakan adalah metode Kuantitatif Kuasi – Eksperimen (Quasi Experiment Method) menggunakan desain nonequivalent control group design. Siswa kelas VA dan VB SDN Cempaka Putih Barat 17 Pagi sebagai populasi penelitian. Peneliti menggunakan teknik sampling Jenuh sehingga sampel pada penelitian ini adalah 64 siswa. Nilai alpha cornbach sebesar 0,785 > 0.60 yang menunjukkan hasil bahwa uji soal tersebut dapat dikatakan reliabel. Uji Hipotesis, peneliti melakukan uji-t yang menunjukkan hasil signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa aplikasi ini berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS kelas V SDN Cempaka Putih Barat 17 Pagi.
Core Ethical Values Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Islam Nia Kurniasih; Rulia; Aan Hasanah; Bambang Samsul Arifin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1036

Abstract

Artikel ini membahas kompleksitas permasalahan moral yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia saat ini, termasuk maraknya korupsi, tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku tidak terpuji lainnya. Krisis moral ini menunjukkan urgensi untuk mengimplementasikan pendidikan karakter sebagai solusi yang efektif. Pendidikan karakter bertujuan membangun karakter bangsa yang bermoral, berakhlak mulia, dan berbudi pekerti luhur. Islam, sebagai sumber nilai-nilai luhur, memiliki potensi besar dalam mendukung pendidikan karakter. Nilai-nilai seperti iman, taqwa, ihsan, kejujuran, adil, kasih sayang, dan tanggung jawab tidak hanya membimbing individu untuk berperilaku baik, tetapi juga untuk membentuk masyarakat yang baik dan tertib. Artikel ini juga menyoroti pentingnya etika dalam Islam sebagai fondasi moralitas agama yang mengarahkan manusia untuk saling berbuat baik dalam membangun masyarakat yang harmonis. Dengan mengacu pada ajaran Islam, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia, sesuai dengan tujuan pendidikan nasional Indonesia. Penelitian tentang nilai-nilai etika dalam pendidikan karakter berbasis Islam menjadi fokus dalam artikel ini, dengan harapan dapat menghasilkan model pendidikan yang efektif dan aplikatif sesuai konteks Indonesia saat ini.
Pemanfaatan Sastra Pariwisata dalam Pengajaran BIPA Satinem; Juwati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1039

Abstract

Peristiwa dalam sastra yang memberikan sumbangan terhadap perkembangan pariwisata di Indonesia. Sejauh ini tidak banyak wisatawan mancanegara mengetahui storytelling dari tempat wisata yang dikunjungi. Demikian banyak penulis teks sastra yang sebatas melukiskan tempat pariwisata tanpa memiliki tujuan ekonomis tertentu. Hal itu dapat dipadukan sebagai ajang promosi dari karya sastra yang ditulis. Manfaatnya sektor pariwisata akan dapat meningkat. Hal lain juga linier terhadap budaya literasi membaca karya sastra. Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan dan mengimplementasikan teks-teks sastra dengan tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai pengajaran BIPA. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan kualitatif deskriptif yaitu mencari teori dan relevansi yang relefan. Kemudian, menjelaskan temuan dari penelitian yang didapat dari berbagai sumber seperti buku, pustaka dan jurnal. Hasil penelitian ini Beberapa cerita rakyat digunakan sebagai bahan ajar BIPA yang dapat mengenalkan pariwisata di Indonesia yaitu di Lombok dengan Putri Mandalika, di Yogyakarta dengan cerita Roro Jonggrang dan Candi Prambanan. Kemudian, karya sastra berupa novel yaitu Laskar Pelangi membantu di Belitung, novel Cintaku di Lembata membantu di NTT. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada pengajar BIPA untuk menjadikan karya sastra pariwisata sebagai bahan ajar BIPA dan mengenalkan pariwisata yang ada di Indonesia kepada mahasiswa BIPA melalui karya sastra sehingga menjadi tertarik untuk berkunjung secara langsung.
Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Melalui Teknologi Augmented Reality Putri Oktaviana Nur Holida; Ahmad Tabrani; Nur Fajar Arief
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1040

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana AR dapat meningkatkan kepercayaan diri, kreativitas, dan pemahaman kontekstual siswa dalam berbicara bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengumpulkan data dari siswa sekolah menengah yang menggunakan AR dalam pembelajaran bahasa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AR secara signifikan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara, karena AR menyediakan lingkungan simulasi yang aman dan interaktif yang mengurangi kecemasan siswa. Selain itu, AR juga mendorong kreativitas siswa dalam penggunaan bahasa dengan memungkinkan mereka bereksperimen dalam berbagai situasi simulasi yang realistis. Pemahaman kontekstual siswa juga meningkat karena AR memberikan visualisasi yang membantu mengingat dan menerapkan kosakata serta struktur kalimat dengan tepat. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa AR adalah alat yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Indonesia, dengan memberikan lingkungan belajar yang interaktif, imersif, dan aman yang mendukung pengembangan keterampilan berbicara yang lebih kreatif dan kontekstual.

Page 62 of 109 | Total Record : 1090