cover
Contact Name
Elfi Lailan Syamita Lubis
Contact Email
lppm@stkipalmaksum.ac.id
Phone
+6281265566834
Journal Mail Official
lppm@stkipalmaksum.ac.id
Editorial Address
Jalan Sei Batang Serangan, Kwala Bingai, Kec. Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara 20811
Location
Kab. langkat,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat STKIP AL MAKSUM LANGKAT
ISSN : 27219895     EISSN : 27219895     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Tujuan Jurnal ini untuk memfasilitas para akademisi dan juga menambah khasana terbitan pengabdian masyarakat yang berbentuk jurnal untuk memperkayah jurnal pengabdian Masyarrakat. adapun ruang lingkup yang menjadi fokus utama pada bidang Pendidikan
Articles 137 Documents
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING UNTUK GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA LHOKSUMAWE, ACEH UTARA Renni Ramadhani Lubis; Irfan Dahnial
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui kegiatan pelatihan selama satu hari yang dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2025 pukul 08.00 s/d 16.00 WIB. Kegiatan dilaksanakan di Kota Lhoksumawe, Aceh Utara. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 50 orang yang merupakan perwakilan guru SD di Kota Lhoksumawe, Aceh Utara. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, serta pemutaran contoh video untuk membantu peserta memahami konsep secara lebih konkret. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian maka dapat dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif bagi peningkatan profesionalisme guru sekolah dasar. Keterampilan public speaking yang baik tidak hanya bermanfaat ketika mengajar, tetapi juga berguna dalam berbagai kegiatan sekolah seperti rapat, sosialisasi program, atau kegiatan ekstrakurikuler. Oleh sebab itu, pelatihan ini menjadi langkah awal yang strategis untuk meningkatkan kualitas interaksi guru dengan siswa maupun pihak lain di lingkungan sekolah.
SOSIALISASI PENDIDIKAN KARAKTER ANTI-BULLYING MELALUI MEDIA FILM PENDEK BAGI SISWA KELAS VI SDN 056425 DAMAR SERATUS Riska Armianti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sosialisasi pendidikan karakter anti-bullying melalui media film pendek dilaksanakan di SDN 056425 Damar Seratus dengan melibatkan siswa kelas VI sebagai peserta utama. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying, menumbuhkan empati, dan membangun sikap saling menghargai dalam interaksi sosial. Metode yang digunakan meliputi pemutaran film pendek “Memanusiakan Aku”, ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta refleksi siswa. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan melalui observasi dan penyusunan modul karakter, dilanjutkan pelaksanaan sosialisasi, dan diakhiri dengan evaluasi melalui kuesioner dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi dan menunjukkan perubahan pemahaman serta sikap terhadap isu bullying. Sebanyak 92% siswa menyatakan bahwa sosialisasi pendidikan karakter anti-bullying melalui media film pendek ini sangat bermanfaat, sebanyak 93% siswa merasa tersentuh dan lebih empati, dan 92% siswa mengaku mampu membedakan perilaku bercanda dengan perundungan. Guru kelas VI juga melaporkan adanya perubahan positif pada perilaku siswa, seperti meningkatnya kepedulian, kehati-hatian dalam berbicara, dan keberanian melapor. Secara keseluruhan, program sosialisasi ini terbukti efektif dalam menanamkan nilai karakter anti-bullying dan memperkuat kesadaran siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas perundungan
EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING MELALUI PENGUATAN EMPATI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Azrina Purba; Dini Puji Anggraini; Ade Evi Fatimah; Anisa Noverita; Haryati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang Bullying serta menumbuhkan empati sebagai Upaya pencegahan perilaku perundungan di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas V dan VI MIS Al-Khairiyah Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui pemutaran video edukasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan refleksi pengalaman siswa. Media video digunakan untuk membantu siswa memahami bentuk dan dampak Bullying secara konkret dan kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai berbagai bentuk Bullying termasuk Bullying fisik, verbal, dan sosial. Selain itu, terjadi penguatan sikap empati yang ditunjukkan melalui meningkatnya kepekaan siswa terhadap perasaan teman, kehati-hatian dalam bertindak, serta penolakan terhadap perilaku Bullying. Dengan demikian, edukasi berbasis penguatan empati terbukti efektif sebagai strategi preventif untuk menciptakan lingkungan sekolah dasar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan sosial-emosional siswa
DISEMINASI DAN IMPLEMENTASI MODEL INKUIRI BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS BERBASIS HOTS DI SEKOLAH DASAR Kiki Pratama Rajagukguk; Retno Dwi Suyanti; Abdul Hasan Saragih; Elfi Lailan Syamita Lubis; Nurul Hasanah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih didominasi pendekatan konvensional yang belum secara optimal mengembangkan literasi sains berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kondisi ini juga ditemukan pada sekolah dasar di Kabupaten Langkat, ditandai dengan keterbatasan pemahaman guru terhadap model pembelajaran inovatif dan minimnya pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendiseminasikan dan mengimplementasikan model pembelajaran inkuiri berbasis proyek sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran IPA yang berorientasi HOTS. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif kolaboratif melalui tahapan analisis kebutuhan, diseminasi model, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran, pendampingan implementasi di kelas, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 76 guru SD/MI di Kabupaten Langkat yang berasal dari sekolah negeri dan swasta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85,5% guru mengalami peningkatan pemahaman terhadap model inkuiri berbasis proyek, 77,6% guru mampu menyusun perangkat pembelajaran secara mandiri dengan kategori sangat valid, dan keterlaksanaan pembelajaran di kelas mencapai 83,4% dengan kategori baik. Selain itu, sikap dan respons guru terhadap kegiatan berada pada kategori sangat baik. Hasil ini menegaskan bahwa model inkuiri berbasis proyek efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA serta memperkuat literasi sains berbasis HOTS di sekolah dasar. Kata Kunci: Inkuiri Berbasis Project, HOTS, Literasi Sains, IPA
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DESAIN GRAFIS DASAR BERBASIS KOLABORASI MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA Teguh Ikhsani Putra; Harry Pratama Figna; Syaiful Bahri; Rince Tridiana; Rian Dhika Priyatna; Riansyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan desain grafis dasar berbasis kolaborasi dilaksanakan di STKIP AL Maksum, dengan melibatkan seluruh mahasiswa semester Prodi Pendidikan Teknik Informatika sebagai fasilitator dan masyarakat lokal sebagai peserta. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan digital masyarakat, menumbuhkan kreativitas, dan membangun sikap kolaboratif dalam pemanfaatan teknologi informatika. Metode yang digunakan meliputi demonstrasi tools desain seperti adobe photosop dan mind mapping, ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta refleksi peserta. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan melalui observasi kebutuhan masyarakat dan penyusunan modul desain, dilanjutkan pelaksanaan pelatihan, dan diakhiri dengan evaluasi melalui kuesioner dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi dan menunjukkan perubahan pemahaman serta keterampilan dalam desain grafis. Sebanyak 92% peserta menyatakan bahwa pelatihan desain grafis dasar ini sangat bermanfaat, sebanyak 93% peserta merasa lebih kreatif dan percaya diri, dan 92% peserta mengaku mampu menerapkan konsep desain dalam kegiatan sehari-hari. Dosen pembimbing juga melaporkan adanya perubahan positif pada kemampuan mahasiswa, seperti meningkatnya kepemimpinan, kerjasama tim, dan kemampuan mengajar. Secara keseluruhan, program pemberdayaan ini terbukti efektif dalam menanamkan nilai keterampilan digital dan memperkuat kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan teknologi dalam pengembangan UMKM dan pendidikan.
PELATIHAN PENERAPAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SEKOLAH SMA YAPIM KAMPUNG PON Marice Saragih; Devita Permata Sari; Gayus Simarmata; Ropinus Sidabutar; Firman Pangaribuan; Hetdy Sitio; Binner Sihaloho; May Fitriana Hasibuan; Meiliyani Br. Ginting; Jontra Jusat Panggaribuan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Video Interaktif adalah media pembelajaran berbasis Audio Visual, program pembelajaran yang menggunakan teks gambar, video untuk dapat meningkatkan motivasi dan kognitif siswa dalam proses belajar. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk member pelatihan kepada guru-guru dan siswa SMA Yapim Kampung Pon dalam penggunaan Media Pembelajaran Video interaktif melalui Aplikasi Canva dan Aplikasi Cupcut sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dibagi menjadi lima bagian yaitu kegiatan pre-test, explorasi, elaborasi, konfirmasi dan post –test. Pada tahap pre-test para peserta mengerjakan soal diberikan tanpa menggunakan video interaktif, pada tahap eksplorasi naraumber melakukan brainstorming yang berhubungan dengan video interaktif, setelah melakukan brainstorming narasumber melakukan kegiatan elaborasi yaitu penelasan materi tentang penggunaan video interaktif dan menerapkan video interaktif dalam pembelajaran , pada tahap konfirmasi peserta diarahkan untuk membentuk kelompok dan mempersentasekan hasil kelompok di depan kelompok lainnya. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakaat ini peserta menyatakan rasa senang mengikuti pengabdian serta inginnya dilibatkan kembali pada kegiatan sejenis ini, hal ini dapat dilihat dari angket yang disebarkan diperoleh 70% peserta meyatakan setuju dan 30% peserta menyatakan sangat setuju. Dari hasil post-test peserta terdapat peningkatan nilai post-test meningkat menjadi 80,50 atau 68,94 % dimana hasil rata-rata pre-test 55.50 dan selisih antara hasil pre-test dan post-post test adalah 25 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan peserta merasa senang dan memperoleh manfaat yang signifikan dari kegiatan pengabdian tersebut serta berharap agar ada tindak lanjut dari kegiatan tersebut.
STRATEGI GURU DALAM MENANGANI SISWA DENGAN KECEPATAN BELAJAR BERBEDA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VI SD Yulan Sitinjak; Redina Rumahorbo; Maria Simbolon; Rini Gultom; Herlina Harefa; Elsi Haloho; Nova Barus; Nabila Putri; Nancy Angelia Purba; Binsar Tison Gultom
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran guru dalam menangani siswa dengan kecepatan belajar yang berbeda terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VI di UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar. Perbedaan kecepatan belajar merupakan realitas di kelas yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kesenjangan hasil belajar, khususnya pada mata pelajaran matematika yang menuntut kemampuan berpikir logis dan sistematis. Guru memegang peran strategis sebagai pendidik, pengajar, fasilitator, motivator, pembimbing, dan evaluator dalam mengakomodasi kecepatan belajar yang beragam melalui pembelajaran diferensiasi, bimbingan individual, serta pengelolaan kelas yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar yang berjumlah 41 siswa, dengan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Variabel bebas adalah peran guru dalam menangani perbedaan kecepatan belajar siswa, sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar matematika. Data dikumpulkan menggunakan angket untuk mengukur peran guru dan tes untuk mengukur hasil belajar matematika, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedua variabel berdistribusi normal dan peran guru berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Nilai signifikansi regresi sebesar 0,001 (< 0,05) dengan koefisien regresi positif sebesar 0,68 menunjukkan bahwa semakin baik peran guru dalam menangani perbedaan kecepatan belajar, semakin tinggi pula hasil belajar matematika siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru dalam merancang pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap kecepatan belajar siswa, sehingga mampu mengurangi kesenjangan hasil belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran guru dalam menangani siswa dengan kecepatan belajar yang berbeda terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VI di UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar. Perbedaan kecepatan belajar merupakan realitas di kelas yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kesenjangan hasil belajar, khususnya pada mata pelajaran matematika yang menuntut kemampuan berpikir logis dan sistematis. Guru memegang peran strategis sebagai pendidik, pengajar, fasilitator, motivator, pembimbing, dan evaluator dalam mengakomodasi kecepatan belajar yang beragam melalui pembelajaran diferensiasi, bimbingan individual, serta pengelolaan kelas yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar yang berjumlah 41 siswa, dengan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Variabel bebas adalah peran guru dalam menangani perbedaan kecepatan belajar siswa, sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar matematika. Data dikumpulkan menggunakan angket untuk mengukur peran guru dan tes untuk mengukur hasil belajar matematika, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedua variabel berdistribusi normal dan peran guru berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Nilai signifikansi regresi sebesar 0,001 (< 0,05) dengan koefisien regresi positif sebesar 0,68 menunjukkan bahwa semakin baik peran guru dalam menangani perbedaan kecepatan belajar, semakin tinggi pula hasil belajar matematika siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru dalam merancang pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap kecepatan belajar siswa, sehingga mampu mengurangi kesenjangan hasil belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar