cover
Contact Name
Priyo Sambodo
Contact Email
igkojei@unipa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
igkojei@unipa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Peternakan, Universitas Papua Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat - 98314
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Papua
ISSN : 27468656     EISSN : 27468666     DOI : https://doi.org/10.46549/igkojei
Articles cover the results of community service and empowerment activities related to the application of science and technology (IPTEK) from various fields of sciences and have relevance to the fields of human development, management of rural and coastal areas with local wisdom, economic development, entrepreneurship, cooperatives, creative industries, micro small and medium enterprises (UMKM) including agriculture and veterinary, engineering, education, social humanities, socio-economics, computers, and health. This journal was first published in 2020. This journal was published 3 times a year, in February, June and October.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Pendampingan penyusunan rencana pembangunan desa berdasarkan SID dan sarana-prasarana: Technical assistance village development base on SID and infrastructure data Agus Ika Putra; Ari Sandhyavitri; Febrizal Febrizal; Iswadi Hasyim Rosma; Soewignjo Agus Nugroho; Syawal Satibi
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v4i3.414

Abstract

ABSTRACT  As a new administrative region, Teratak Village, Rumbio Jaya, Kampar has not made the best use of the villages' potential for development. The PkM team at Riau University acts as Technical Assistance (TA), providing training and trainers for infrastructure updates and managing SID. The current infrastructure data entry in SID is used to compile RPJM-Des. Primary field data collection surveys were conducted with village officials and Kukerta students. The Teratak Village SID has been completed and is being used as a tool for new data entry in SID usage and management training. The community's aspirations, the village's vision and mission, and development priorities were used as guidelines for the preparation of the RPJM-Des. Training on using SID and simulating new data inputs as scheduled. The municipality, village officials, UMKM and administrators can enter new data and see the potential of the village in SID. RPJM-Des with participatory principles are evidence of good government (participatory, transparent and accountable). The obstacle to the preparation of RPJM-Des is the current information from the APBD district/province to prioritize village development as it must be in-line.  Keywords: Assistance; Development; Information; Infrastructure; Teratak   ABSTRAK Sebagai wilayah administratif baru, Desa Teratak, Rumbio Jaya, Kampar belum memanfaatkan potensi desa yang ada untuk dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Tim PkM Universitas Riau berperan sebagai Technical Assistance (TA), memberikan pelatihan dan trainer untuk pemutakhiran infrastruktur dan pengelolaan SID. Entri data infrastruktur yang ada di SID digunakan untuk menyusun RPJM-Des. Survei pengumpulan data lapangan primer dilakukan terhadap aparat desa dan mahasiswa Kukerta. SID Desa Teratak telah selesai dibangun dan digunakan sebagai alat entri data baru dalam pelatihan penggunaan dan pengelolaan SID. Aspirasi masyarakat, visi dan misi desa, serta prioritas pembangunan dijadikan pedoman penyusunan RPJM-Des. Pelatihan penggunaan SID dan simulasi input data baru sesuai jadwal. Pemerintah kota, perangkat desa, UMKM dan pengurus bisa memasukkan data baru dan melihat potensi desa di SID. RPJM-Des dengan prinsip partisipatif merupakan bukti pemerintahan yang baik (partisipatif, transparan dan akuntabel). Kendala penyusunan RPJM-Des adalah informasi terkini dari APBD kabupaten/provinsi untuk memprioritaskan pembangunan desa karena harus sejalan. Kata kunci: Infomasi; Infrastruktur; Pembangunan; Pendampingan; Teratak
Pembuatan pakan fermentasi limbah jagung dengan supleman probiotik untuk meningkatkan performa sapi: Manufacture of corn waste fermented feed with probiotic supplements to improve cattle Wulan Ade Irma Ningsih; Wulan A. I. Ningsih; Muh. Tahir
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v4i3.417

Abstract

ABSTRACT  Feed is material that can be eaten, digested and absorbed either in whole or in part and does not cause poisoning or does not interfere with the health of livestock that consume it. Corn plant waste is the entire corn plant including stalks, leaves and young corn which are generally harvested at the age of 65-75 days. Fermentation of feed is a way of processing animal feed through an ammonia process to maintain the nutritional content in animal feed such as forage which can last for a longer time without reducing the nutrient content contained in the feed. Fermented feed production lasts for 14 days using probiotic supplements (EM4) and molasses. The purpose of this counseling is to find out the level of knowledge of farmers/breeders about making fermented corn plant waste feed. The methods used in this counseling are lectures, discussions, and demonstrations using a group approach. The increase in knowledge owned by farmers is quite significant and the effectiveness of increasing farmer knowledge (EPP) is included in the criteria of being quite effective.  Keywords: Corn waste; Fermentation; Feed; Probiotic supplements   ABSTRAK Pakan adalah bahan yang dapat dimakan, dicerna dan diserap baik secara keseluruhan atau sebagian dan tidak menimbulkan keracunan atau tidak mengganggu kesehatan ternak yang mengkonsumsinya. Limbah tanaman jagung adalah seluruh tanaman jagung termasuk batang, daun, dan buah jagung muda yang umumnya dipanen pada umur tanaman 65-75 hari. Fermentasi pakan merupakan satu cara pengolahan pakan ternak yang melalui proses amoniasi untuk menjaga kandungan nutrisi dalam pakan ternak seperti hijauan yang dapat bertahan dalam waktu yang lebih lama tanpa mengurangi kandungan nutrisi yang terdapat dalam pakan. Pembuatan pakan fermentasi berlangsung selama 14 hari menggunakan suplemen probiotik (EM4) dan molasses. Tujuan dilakukannya penyuluhan ini yaitu untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani/peternak  tentang pembuatan pakan fermentasi limbah tanaman jagung. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, diskusi, dan demostrasi cara dengan  pendekatan secara berkelompok. Peningkatan pengetahuan yang dimiliki petani cukup signifikan dan efektifitas peningkatan pengetahuan petani (EPP) masuk kedalam kriteria cukup efektif. Kata kunci: Fermentasi; Limbah jagung; Pakan; Suplemen probiotik
Pelatihan teknik budidaya tanaman sayuran di lahan Tailing Mile Point 21 Timika: Training for the vegetable cultivation techniques in the Tailings Area of Mile Point 21 Timika Saraswati Prabawardani; Sartji Taberima; Nouke L. Mawikere; Obaja Fenetiruma; Fiona D. N. Luhulima
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v4i3.423

Abstract

ABSTRACT  PT Freeport Indonesia has committed to restore tailings into fertile land through the reclamation and revegetation program. One of the revegetation activities is the cultivation of vegetable plants. In its implementation, field human resources are needed to be trained into capable field working people in vegetable cultivation. Thus, this training aims to provide guidance, and practice for field workers of PTFI Environmental Department Reclamation Division  in cultivating vegetable plants in the MP 21 Timika tailings land. The activity was carried out in June 2023. The method of this training was in the form of technical guidance given practically in the form of a plot demonstration in the field, which was preceded by a lecture. The activity was well attended by all participants. This activity consisted of land preparation, fertilization, seedling, sowing, and transferring the plants into the field. The result of the extension activity showed that the field workers who were trained became more skillful in cultivating vegetable plants, and also indicated by good growth of eggplant, tomato and chili.  Keywords: Cultivation; Revegetation; Tailings; Vegetables   ABSTRAK PT Freeport Indonesia telah berkomitmen untuk memberdayakan lahan tailing melalui kegiatan reklamasi dan revegetasi, diantaranya menjadi lahan budidaya. Salah satu kegiatan revegetasi adalah pembudidayaan tanaman sayuran, namun dalam pelaksanaanya dibutuhkan sumberdaya lapang yang mampu bekerja. Dengan demikian penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dan praktek bagi tenaga lapang Divisi Reklamasi Departemen Lingkungan PTFI untuk membudidayakan tanaman sayuran di lahan tailing MP 21 Timika. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni 2023. Metode kegiatan berupa bimbingan teknis yang diberikan secara praktis berupa demonstrasi plot di lapang yang didahului dengan bentuk ceramah. Kegiatan ini diikuti dengan baik oleh pekerja atau tenaga lapang PTFI dari sejak persiapan lahan, pemupukan, penyemaian, pembibitan, hingga penanaman di lapang. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa tenaga lapang yang dilatih menjadi lebih terampil dalam membudidayakan jenis tanaman sayuran, dan juga ditunjukkan oleh hasil pertumbuhan yang baik dari tanaman terong, tomat dan cabe. Kata kunci: Budidaya; Revegetasi; Sayuran; Tailing
Penerapan cegah stres pada ayam ras petelur : Application of stress prevention in laying chickens Safriyanto Dako; Nibras Laya; Fahria Datau; Syukri Gubali; Sri Yeni Pateda; Syahruddin Syahruddin; Suparmin Fathan; Srisukmawati Zainudin
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v4i3.427

Abstract

ABSTRACT  Laying breeds of chickens are sensitive to stress, which can affect growth and egg production. The aim of this service is to implement stress prevention in the laying hen business for a group of laying hen breeders in Inomata Village, Bonebolango, Gorontalo. The Active Participatory Service (PRA) model is implemented through group mentoring. Activities are carried out through preparation of mentoring activities, building agreements, consultations and scheduling in mentoring and problem inventory. Education is carried out for breeders with knowledge and skills, namely motivating breeders, providing knowledge and skills in preventing stress in laying hens. Organizing community service activities on how to prevent stress in laying hens for breeders in Inomata village can prevent stress in laying hens.  Keywords: Breeder groups; Laying chickens; Stress pressure   ABSTRAK Ayam ras petelur sensitif terhadap stress, sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi telur. Tujuan pengabdian ini menerapkan pencegahan stress pada usaha ayam ras petelur bagi kelompok peternak ayam ras petelur di Desa Inomata, Bonebolango, Gorontalo.  Model pengabdian Partisipatori Aktif  (PRA) dilaksanakan melalui pendampingan kelompok. Kegiatan dilaksanakan melalui persiapan kegiatan pendampingan, membangun kesepakatan, rembuk dan penjadwalan dalam pendampingan dan Inventaris masalah. Edukasi dilakukan pada peternak dengan pengetahuan dan keterampilan yakni memotivasi peternak, pembekalan pengetahuan dan ketrampilan dalam mencegah terjadinya stress pada ayam petelur. Terselenggaranya kegiatan pengabdian tentang cara cegah stress pada ayam petelur bagi peternak didesa Inomata dapat melakukan pencegahan stress pada ayam petelur. Kata kunci: Ayam petelur; Kelompok peternak; Tekanan stress  
Pendampingan pengolahan kotoran dalam rangka penanggulangan kecacingan pada domba di Peternakan Domba Kalurahan Sriharjo: Manure processing assistance in the context of preventing helminthiasis in sheep at Sriharjo Village Sheep Farms Indarjulianto, Soedarmanto; Pertiwiningrum , Ambar; Prabowo , Teguh Ari; Wicaksana, Pamungkas Aji; Wuri , Margaretha Arnita
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i4.459

Abstract

ABSTRACT  Helminthiasis is a disease caused by worms that can affect sheep. This disease is detrimental because it causes a decrease in sheep productivity, even death. This community service activity (PkM) aims to provide assistance in processing manure in order to overcome helminthiasis in sheep in sheep farms in Sompok Hamlet, Sriharjo Village. This PkM activity was done in June-August 2023 using the Participatory Action-Research (PAR) method. Farmers are assisted in processing sheep manure into organic fertiliser. The results revealed that the condition of some farmers' cages without roof monitors; the height of the floor collar did not reach the ideal height of 1 m; part of the cage floor was soil; piles of faeces in the cage could make flies arrive; efforts to sanitise the cage have been carried out by farmers but have not been routinely carried out. Sheep farmers' knowledge of helminthiasis shows that they are generally aware of helminthiasis in sheep and its detrimental effects, but do not know how to prevent it. Farmer assistance in processing sheep manure into manure has been successfully carried out, so . The conclusion of this PkM found that 1) there are still many sheep farms that have a risk of helminthiasis; 2) farmers already know helminthiasis and its disadvantages but do not know how to prevent it; 3) successfully assisted farmers in preventing helminthiasis through processing manure into manure.  Keywords: Helminthiasis; Manure processing; Organic fertilizer; Participatory Action-Research (PAR); Sheep productivity   ABSTRAK  Helminthiasis atau kecacingan merupakan penyakit yang disebabkan oleh cacing yang dapat menyerang domba. Penyakit ini merugikan karena  mengakibatkan penurunan produktivitas domba, bahkan kematian. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan melakukan pendampingan pengolahan kotoran dalam rangka penanggulangan kecacingan pada domba di peternakan domba di Dusun Sompok, Kalurahan Sriharjo. Kegiatan PkM ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2023 dengan metode  Participatory Action-Research (PAR). Peternak didampingi dalam pengelolahan kotoran domba menjadi pupuk organik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kondisi peternak sebagian  kandang tidak ada atap monitor; tinggi kolong kurang dari 1 m; beberapa kandang berlantai tanah; feses pada kandang dapat membuat lalat berdatangan; sanitasi kandang belum dilakukan secara teratur. Pengetahuan peternak domba mengenai penyakit kecacingan menunjukkan bahwa pada umumnya mereka sudah mengetahui penyakit kecacingan pada domba dan dampaknya yang merugikan, namun belum mengetahui bagaimana cara mencegah kecacingan pada peternakan. Pendampingan peternak dalam mengolah kotoran domba menjadi pupuk kandang telah berhasil dilakukan, sehingga . Kesimpulan PkM ini mendapatkan fakta bahwa 1) masih banyak peternakan domba yang mempunyai risiko terjadinya kecacingan; 2) peternak sudah mengetahui kecacingan dan kerugiannya tetapi belum tahu cara pencegahannya; 3) berhasil mendapingi peternak melakukan salah satu pencegahan kecacingan melalui pengolahan kotoran menjadi pupuk kandang. Kata kunci: Helminthiasis; Participatory Action-Research (PAR); Pengolahan pupuk kandang; Produktivitas domba; Pupuk organik
Pelatihan penampungan dan pengolahan semen kambing untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak: Collection and processing of goat semen to enhance livestock productivity Mansur, Musdalifa; Wahyuni, Sri; Mutiara, Mutiara
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i4.494

Abstract

ABSTRACT  Suboptimal reproduction issues often hamper the productivity of goat farming in Indonesia. One potential solution to improve productivity is through artificial insemination (AI) technology using high-quality goat semen. However, the knowledge and skills of farmers in collecting and processing goat semen are still limited. This community service program aims to increase the productivity of goat farming through education and training on the techniques of semen collection and processing, as well as the implementation of artificial insemination for local farmers. The methods used include socialization and education through seminars and workshops and technical training in semen collection, processing, storage, and artificial insemination techniques. Additionally, periodic assistance and monitoring are conducted to evaluate program's success. The results of this program show an increase in farmers' knowledge and skills in semen collection, processing, and use of goat semen. This is reflected in the reduction of semen damage rates, improvement in the quality of produced semen, and an increase in goat birth rates through artificial insemination. Additionally, there is an improvement in the genetic quality and productivity of goats in the targeted area. This program is expected to have a significant positive impact on the productivity of goat farming. It can be adopted and implemented in other areas facing similar issues, thereby providing broader benefits in the development of goat farming in Indonesia.  Keywords: Artificial insemination; Farming productivity; Goats; Semen collection; Semen processing    ABSTRAK Produktivitas peternakan kambing di Indonesia seringkali terhambat oleh masalah reproduksi yang kurang optimal. Salah satu solusi potensial untuk meningkatkan produktivitas adalah dengan teknologi inseminasi buatan (IB) menggunakan semen kambing berkualitas tinggi. Namun, pengetahuan dan keterampilan peternak dalam penampungan dan pengolahan semen kambing masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas peternakan kambing melalui edukasi dan pelatihan tentang teknik penampungan dan pengolahan semen kambing serta pelaksanaan inseminasi buatan kepada peternak lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan edukasi melalui seminar dan lokakarya, pelatihan teknis penampungan, pengolahan, penyimpanan semen, serta teknik inseminasi buatan. Selain itu, dilakukan pendampingan dan monitoring secara berkala untuk mengevaluasi keberhasilan program. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam teknik penampungan, pengolahan, dan penggunaan semen kambing. Hal ini tercermin dari penurunan angka kerusakan semen, peningkatan kualitas semen yang dihasilkan, dan peningkatan angka kelahiran kambing melalui inseminasi buatan. Selain itu, terdapat peningkatan kualitas genetik dan produktivitas kambing di wilayah sasaran. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap produktivitas peternakan kambing dan dapat diadopsi serta diterapkan di daerah lain yang memiliki permasalahan serupa, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas dalam pengembangan peternakan kambing di Indonesia. Kata kunci: Inseminasi buatan; Kambing; Penampungan semen; Pengolahan semen; Produktivitas peternakan
Pembuatan pakan babi fase grower di Desa Bipolo Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang: Grower phase pig feed making at Bipolo Village, Sulamu District, Kupang District Koni, Theresia Nur Indah; Paga , Agustinus; Aoetpah , Aholiab; Vertigo , Stormy; Laisnesi, Melkisua
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i4.498

Abstract

ABSTRACT  Three factors influence a livestock business's success: genetics, feed, and management. About sixty to seventy percent of production costs are for procuring feed. Generally, pig feed in East Nusa Tenggara consists of agricultural waste and household food scraps, causing low pig productivity. Generally, pig feed in East Nusa Tenggara consists of agricultural waste and household food scraps, causing low pig productivity. Pig breeders' knowledge about how to make pig feed correctly and according to pig feed needs is still low, therefore community service activities are carried out aimed at increasing the knowledge of the Tiberias ImanTap farmer group, Bipolo Village, Sulamu District, Kupang Regency about making and giving pig feed. The method of implementing activities is through counseling and demonstrations. The results of this activity show an increase knowledge 66.67% of partner group's about making pig feed so that it can be a factor in increasing the productivity of livestock raised by the partner group  Keywords: Community service; Feed production; Knowledge improvement; Livestock management; Pig productivity   ABSTRAK  Ada tiga faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha peternakan: genetika, pakan, dan manajemen. Sekitar enam puluh hingga tujuh puluh persen biaya produksi untuk pengadaan pakan. Umumnya pakan babi di Nusa Tenggara Timur terdiri dari limbah pertanian dan sisa makanan rumah tangga sehingga menyebabkan rendahnya produktivitas babi. Pengetahuan peternak babi tentang cara pembuatan pakan babi yang benar dan sesuai kebutuhan pakan babi masih rendah, oleh karena itu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kelompok peternak Tiberias ImanTap Desa Bipolo Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang tentang pembuatan dan pemberian pakan ternak babi. Metode pelaksanaan kegiatannya melalui penyuluhan dan demonstrasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 66,7% pengetahuan kelompok mitra tentang pembuatan pakan babi sehingga dapat menjadi salah satu faktor untuk meningkatkan produktivitas ternak yang dipelihara kelompok mitra Kata kunci: Manajemen peternakan; Pembuatan pakan; Pengabdian masyarakat;  Peningkatan pengetahuan;  Produktivitas babi
Kreasi sabun kopi sereh jeruk sebagai inovasi baru bagi konsumen: Creation of coffee lemongrass orange soap as a new innovation for consumers Lisnani, Lisnani; Tanujaya, Benidiktus; Sopian; Elsye Purnama Sari , Agnes; Eliana, Ribka; Florensia, Monica; Alfredo, Kevien; Aldi Renaldi , Oktavianus Aldi
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i4.500

Abstract

ABSTRACT  The initial idea of ​​the PKM team came from the community's need for soap and the benefits of soap for the community. Soap is a daily necessity in people's lives, not only for cleaning but also to provide a unique aroma for the body. The variants and forms of soap circulating in the community that are still limited provide their own inspiration for this community service activity. This is what makes the team innovate and create natural soap. The purpose of this PKM activity is to produce a product in the form of natural soap from coffee, lemongrass, and orange which is given the KOSERUK brand with 5 different variants. The method of implementing this PKM activity consists of aspects of production, business management in the form of product branding and marketing strategies, product manufacturing techniques, packaging, and marketing. The results of this community service activity are soap with 5 different variants given the KOSERUK brand as many as 500 bars of soap that are marketed to the community. In the future, this KOSERUK soap is expected to be the community's choice.  Keywords: Creation; Coffee; Lemongrass; Orange; Soap   ABSTRAK  Ide awal tim PKM berawal dari kebutuhan masyarakat terhadap sabun dan kebermanfaatan sabun bagi masyarakat. Sabun merupakan kebutuhan sehari-hari dalam kehidupan Masyarakat tidak hanya untuk membersihkan tetapi juga untuk memberikan aroma tersendiri bagi tubuh. Varian dan bentuk sabun yang beredar di masyarakat yang masih terbatas memberikan inspirasi tersendiri bagi di dalam kegiatan pengabdian ini. Inilah yang membuat tim berinovasi dan berkreasi memproduksi sabun berbahan alami. Tujuan kegiatan PKM ini adalah menghasilkan produk berupa sabun berbahan alami dari bahan kopi, sereh dan jeruk yang diberi merek KOSERUK dengan 5 varian berbeda. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini terdiri dari aspek produksi, manajemen usaha berupa branding produk dan strategi pemasaran, teknik pembuatan produk, pengemasan dan pemasaran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa sabun dengan 5 varian berbeda yang diberi merek KOSERUK sebanyak 500 batang sabun yang dipasarkan kepada masyarakat. Sabun KOSERUK ini kedepannya diharapkan bisa menjadi pilihan masyarakat. Kata kunci: Jeruk; Kreasi; Kopi; Sabun; Sereh    
Pembuatan pupuk organik berbahan baku limbah kotoran sapi dan pelepah kelapa sawit: Utilization of cattle dung and palm oil fond as a raw material of compost Saragih, Evi Warintan; Santoso, Budi; Purwaningsih, Purwaningsih
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i4.504

Abstract

ABSTRACT Utilization of  farm waste become a product that has economic value is one of solution to reduce environmental pollution. Community services activity has been carried out in Majemus Village on utilizing farm waste as row material of compost. This activity aimed to apply simple appropriate technology to manage farm waste to be compost that could support farming system in this village. The waste consists of palm frond waste and cattle manure. The participant of this activity were the farmers and student of Animal Husbandry of Papua University.  Participatory Rural Approach (PRA) method has been applied to carry out the activity. The participants received waste management knowledge and involved in the compost production.  All the participants were actively engangged from beginning till the end of the activity. There was improvement in the knowledge and skill on waste management and compost production. The compost was accordingly meet the Indonesia compost standart. Business analyses indicated the compost production is liable as a source of income and considered profitable.  Keywords: Cattle manure;Compost;Fertilizer;Oil palm; Waste   ABSTRAK Pemanfaatan limbah peternakan dan pertanian menjadi produk berdayaguna dan bernilai ekonomis merupakan salah satu solusi untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) di Kampung Majemus bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna pengolahan limbah peternakan dan perkebunan menjadi pupuk kompos yang akan menunjang kegiatan pertanian masyarakat di kampung ini. Kegiatan PkM ini melibatkan kelompok tani/ternak Sumber Rejeki dan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Papua peserta praktik kerja lapang yang berlangsung selama satu minggu. Kegiatan dilakukan menggunakan metode pendekatan Participatory Rural Approach (PRA) yaitu suatu metode pendidikan kepada masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi/percontohan (demplot) dan pendampingan. Kegiatan ini mencakup penyuluhan dan praktik pembuatan kompos. Hasil kegiatan PkM menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta kegiatan dalam pengelolaan limbah dan pembuatan kompos. Masyarakat terlibat secara aktif pada seluruh kegiatan dan kelompok tani ternak melakukan praktik pembuatan kompos secara mandiri setelah kegiatan selesai. Kompos yang  dihasilkan pada kegiatan ini memenuhi standar kualitas kompos sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil analisis usaha menunjukkan bahwa kegiatan ini  layak dilanjutkan dan dipertahankan karena dianggap menguntungkan. Kata kunci: Feses sapi; Kelapa sawit; Kompos; Limbah; Pupuk.
Kontribusi KKN tematik dan MBKM riset dalam mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan di Wilayah Tasamu Rawanang : The Contribution of fisheries-based KKN and research-based MBKM for Supporting Sustainable Fisheries Management in Tasamu Rawanang area Widiastuti, Nurhani -; Firdaus, Alif; Natasya, Cendy; Husaema; Leatemia, Neafha G.; Bleskadit, Orgenes; Handayani, Prisilia; Saputra, Reyfado W.; Wikram, Wikram; Rumbiak, Ruben B.; Manohas, Feronika; Yembise, Leo Y.; Manangkalangi, Emmanuel; Talakua, Selfanie; Pranata, Bayu; Saleh, Fitriyah I.E.; Sabariah, Vera; Simatauw, Fanny Fransina Carolina
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i4.507

Abstract

ABSTRACT  Asai village is the one of the coastal villages in the northern of Yapen Islands and has implemented tasamu rawanang since August 2023. In term of supporting tasamu rawanang implementation and its evaluation by EAFM (Ecosystem Ecosystem Approach to Fishery Management), community development and research are needed. This program conducted for three months, during March until May 2023. The specific activities on fisheries field consist of (i) fisheries data collection, (ii) introduction of coastal ecosystem and endangered marine faunas, (iii). Coral reef monitoring, and (iv) smoked fish chili sauce processing training. Overall, all the planned activities to support sustainable fisheries were successful. There were some recommendations to evaluate tasamu rawanang implementation. All parties had positive responses and hope that similar program can be replicated in other coastal areas.  Keywords: Coral reef monitoring; Ecosystem Approach to Fishery Management (EAFM); Fisheries data collection; Smoked fish chili sauce processing; Tasamu rawanang implementation     ABSTRAK  Kampung Asai adalah salah satu kampung pesisir di utara Pulau Yapen yang telah menerapkan tasamu rawanang sejak Agustus 2023. Dalam rangka mendukung pelaksanaan dan evaluasi tasamu rawanang melalui EAFM (Ecosystem Approach to Fishery Management diperlukan kegiatan pengabdian berupa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tematik Perikanan yang dirangkai dengan penelitian berupa MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Riset. Kegiatan dilaksanakan selama 3 bulan sejak Maret hingga Mei 2023. Kegiatan spesifik pada bidang perikanan terdiri dari (i) pendataan hasil tangkapan nelayan dan alat  tangkap, (ii). pengenalan ekosistem penting di perairan dan biota laut   dilindungi, (iii). pemantauan kondisi terumbu karang, dan (iv). pelatihan pembuatan sambal ikan asap. Secara umum, seluruh kegiatan pada bidang perikanan yang direncanakan untuk mendukung perikanan berkelanjutan berhasil dilaksanakan. Terdapat sejumlah rekomendasi yang diberikan oleh tim dalam evaluasi tasamu rawanang dan disetuji masyarakat. Seluruh pihak memberi respon positif dan berharap kegiatan sejenis dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya. Kata kunci: Data koleksi perikanan; Implementasi tasamu rawanang; Monitoring terumbu karang; Pengelolaan Perikanan Berbasis Ekosistem (EAFM); Pelatihan pengolahan sambal ikan asap

Page 10 of 15 | Total Record : 143