cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
EFEKTIVITAS KONSUMSI PISANG AMBON TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 7 ULU KOTA PALEMBANG Nopriani, Yora; Surya, Didi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28256

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit yang sering menyerang pada lansia disebabkan karena pengaturan metabolisme zat kapur (kalium) di dalam tubuh terganggu sehingga terjadi arteriosclerotis. Penderita hipertensi perlu mendapatkan terapi obat hipertensi untuk mencegah arteriosclerosis. Untuk menekan angka kematian dan kejadian hipertensi dapat digunakan pengobatan non farmakologi, salah satunya adalah tanaman herbal yang dapat menurunkan tekanan darah, salah satunya adalah buah pisang ambon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh konsumsi pisang ambon terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi khususnya pada lansia. Metode jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode quasy eksperimen dengan rancangan one group system pre test dan post test pengambilan sample menggunakan Teknik total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi di puskesmas 7 ulu Palembang yaitu total responden sebanyak 56 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan metode diberikan therapi menunjukan P. Value 0,000, artinya pisang ambon dapat menurunkan tekanan darah diastolik dan sistolik secara signifikan pada penderita hipertensi pemberian pisang ambon sebelum makan pada penderita hipertensi dapat menurunkan tekanan darah. Hasil yang di dapat setelah dilakukan intervensi pemberian pisang ambon selama 1 minggu dengan waktu pelaksanaan 1 hari sekali sebanyak 1 buah pisang ambon setiap sebelum makan. Terjadi penurunan tekanan darah. Therapy non farmakologi, pemberian pisang ambon secara rutin mampu menurunkan tekanan darah. Kesimpulan diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai refrensi dan digunakan bagi mahasiswa dalam bidang Kesehatan yaitu pemberian terapi alternatif konsumsi pisang ambon terhadap penurunan tekanan darah bagi penderita hipertensi
ANALISIS KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS TEBING GERINTING KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2024 Misdiana, Misdiana; Murni, Nani Sari; Rahutami, Syntia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28257

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah utama di dunia, termasuk Indonesia. Tingginya angka hipertensi pada lansia di Kabupaten Ogan Ilir yaitu sebesar 20,82% (usia 65-74 tahun). Penelitian ini bertujuan melakukan analisis kejadian hipertensi pada lansia. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian adalah lansia yang berkunjung ke Puskesmas Tebing Gerinting tahun 2023 berjumlah 2.862 orang, dengan sampel 97 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 10-29 Februari 2024 dengan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan usia, riwayat keluarga, dan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia. Analisis multivariat menunjukkan faktor dominan yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada lansia adalah kebiasaan merokok dengan nilai p value 0,023 dan probabilitas kejadian hipertensi pada lansia adalah 95,2%. Kesimpulan ada hubungan antara usia, riwayat keluarga, dan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia. Diharapkan pihak Puskesmas dapat lebih meningkatkan edukasi tentang bahaya merokok serta berbagai faktor risikonya termasuk hipertensi, meningkatkan skrining secara berkala pada masyarakat yang mempunyai riwayat keluarga dengan hipertensi.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI (INDEKS DMF-T) Amalia, Dike Rizky; Rahutami, Syntia; Murni, Nani Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28266

Abstract

Permasalahan kesehatan gigi dan mulut dapat mempengaruhi kesehatan umum seperti gigi yang banyak hilang dan tidak diganti, dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan makan. Permasalahan gigi dan mulut yang paling banyak dialami masyarakat adalah karies. Penelitian ini bertujuan diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian karies gigi (indeks Decay Missing Filling Tooth (DMF-T)) pada pasien rawat jalan di Poli Gigi Puskesmas Tebing Gerinting Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024. Desain penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan yang berkunjung di poli gigi Puskesmas Tebing Gerinting Kabupaten Ogan Ilir tahun 2023 berjumlah 355 responden. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuisioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda.  Hasil penelitian diperoleh ada hubungan frekuensi menyikat gigi (nilai p 0,054), pekerjaan (nilai p 0,030), konsumsi makanan kariogenik (nilai p 0,046), jarak tempat tinggal (nilai p 0,035), serta sikap dan pelayanan petugas (nilai p 0,042) terhadap kejadian karies gigi (indeks DMF-T). Namun tidak ada hubungan tingkat pendidikan (nilai p 0,077), dan kunjungan ke dokter gigi (nilai p 0,077). Analisis multivariat menunjukkan faktor dominan yang berpengaruh terhadap karies gigi (indeks DMF-T) adalah jarak tempat tinggal (nilai p 0,045, OR 0,262), serta probabilitas karies gigi adalah 0,36%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan frekuensi menyikat gigi, konsumsi makanan kariogenik, jarak tempat tinggal, serta sikap dan pelayanan petugas; jarak tempat tinggal merupakan faktor dominan yang berpengaruh terhadap kejadian karies gigi (indeks DMF-T).
PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN TENAGA KERJA DENGAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI RSU CITRA MEDIKA MEDAN TAHUN 2022 Pakpahan, Suzan Fhitriana; Moriza, Tengku; Hutagalung, Suzanne; hendrimeirialdi; Nazarah, Safman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28288

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi para pekerja di rumah sakit tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan sektor industri lainnya. Menurut laporan Bureau Labor Statistics, menunjukkan bahwa kecelakaan di rumah sakit 41% lebih besar dari pekerja di industri lain. Berdasarkan survei awal melalui wawancara dan observasi kepada 10 orang tenaga kerja, menunjukkan bahwa 6 orang tenaga kerja tidak melakukan penerapan SMK3 secara baik dan benar, sedangkan 4 orang tenaga kerja lainnya sudah melakukan penerapan SMK3 secara baik dan benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan tindakan tenaga kerja dengan penerapan sistem manajeman kesehatan dan keselamatan kerja di RSU Citra Medika Medan tahun 2022. Penelitian menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kerja sebanyak 151 orang dengan sampel sebanyak 60 orang yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p untuk variabel pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,005) dan tindakan (p=0,005) dengan penerapan sistem manajeman kesehatan dan keselamatan kerja. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan tenaga kerja dengan penerapan sistem manajeman kesehatan dan keselamatan kerja. Pihak rumah sakit harus mengadakan seminar atau pelatihan tentang sistem manajeman kesehatan dan keselamatan kerja kepada tenaga kerja secara berkala, sehingga peengetahuan, sikap serta tindakan tenaga kerja dapat menjadi lebih baik serta kearah yang lebih positif dalam menerapkan SMK3 di rumah sakit.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TERAPI ROM AKTIF TERHADAP NILAI ABI (ANKLE BRACHIAL INDEX) PADA PENDERITA NEUROPOTI DIABETIK DI KELURAHAN BUJEL KOTA KEDIRI Ramayanti, Eva Dwi; Susmiati, Susmiati; Karingga, Devangga Darma; Wahdi, Achmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28291

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi salah satunya yaitu Peripheral Artery Disease (PAD). Untuk mendeteksi adanya PAD pada penderita DM tipe 2 dilakukan pemeriksaan non-invasif yaitu Ankle Brachial Index (ABI). Pada penelitian ini ditemukan banyaknya jumlah penderita DM Tipe 2 yang memiliki nilai ABI di bawah normal dalam kategori obstruksi ringan. Intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai ABI yaitu ROM aktif ekstremitas bawah. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi pengaruh ROM aktif terhadap nilai ABI pada penderita DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen jenis one group pre eksperimen desaign dengan metode pre-post test design. Populasi penelitian ini yaitu semua pasien lama DM tipe 2 Puskesmas Sukorame yang tidak memiliki ulkus diabetik dan edema kaki sebanyak 24 orang dan jumlah sampelnya 23 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi yang diberikan yaitu ROM aktif ekstremitas bawah sebanyak 1 kali setiap hari, selama 2 minggu. Uji statistik yang digunakan wilcoxon. Hasil penelitian sebelum ROM aktif ekstremitas bawah terdapat 14 responden dalam kategori obstruksi ringan dengan rata-rata nilai ABI 0,80 dan sesudah ROM aktif ekstremitas bawah terdapat 14 responden dalam kategori normal dengan rata-rata nilai nilai ABI 0,91. Hasil uji statistic menunjukkan ada pengaruh latihan ROM aktif ekstremitas bawah terhadap nilai ABI pada penderita DM tipe 2 (pvalue=0,00). Hasil  ini diharapkan dapat digunakan sebagai intervensi untuk meningkatkan nilai ABI, sehingga mencegah terjadinya PAD pada penderita DM tipe 2.
STRATEGI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN ANIMO PENGGUNA DI RUMAH SAKIT Suryandari, Putri Indra; Ardila, Ninda Mulya Ike; Bisono, Eva Firdayanti; Nurhadi, Nurhadi; Jayanti, Krisnita Dwi; Serimin, Nemesius Kolbe
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28292

Abstract

Upaya strategis perlu dilakukan untuk memberikan informasi yang mendukung layanan kesehatani. Penyelenggara kesehatan harus memiliki sistem teritegrasi yang mampu mengelola, menyimpan dan memproses data menjadi informasi. Faktor utama yang menentukan penerimaan sistem informasi adalah SDM. Berdasarkan studi pendahuluan, implementasi SIMRS di RSGM IIK Bhakti Wiyata belum sempurna. Beberapa pengguna masih nyaman mengolah data pelayanannya dengan cara manual. Rendahnya penggunaan sistem informasi ini menyebabkan proses pengumpulan data tidak semuanya terintegrasi ke dalam sebuah sistem. Berdasarkan permasalahan tersebut RSGM IIK Bhakti Wiyata Kediri perlu memperhatikan kembali beberapa aspek untuk meningkatkan kualitas dan nilai penerimaan SIMRS oleh pengguna. Studi kualitatif dengan subjek penelitian pengguna SIMRS. Penelitian dilakukan di RSGM IIK Bhakti Wiyata Kediri. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara yang dianalisis dengan teknik naratif. Proses bisnis pelayanan utama di unit rawat jalan sudah terintegrasi ke dalam sistem informasi. SIMRS belum dapat digunakan untuk mendukung keputusan klinis karena data-data yang diperlukan dalam mendukung keputusan klinis belum terekam ke dalam SIMRS. RSGM IIK Bhakti Wiyata Kediri telah memiliki unit teknologi dan informasi yang mendukung tata kelola teknologi informasi. Pengguna merasakan bahwa ia tidak mendapatkan manfaat dari mengimplementasikan SIMRS karena tidak adanya ketentuan dalam menggunakan SIMRS. Pengguna SIMRS memprediksi mereka akan memiliki niat yang positif untuk menggunakan SIMRS dengan harapan SIMRS ini diperbarui secara berkala. RSGM IIK Bhakti Wiyata Kediri perlu mencermati kembali kerangka kerja tata kelola teknologi informasi guna mendapatkan level maturitas SIMRS yang sesuai harapan.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KELUARGA TERHADAP BAHAYA ROKOK BAGI KESEHATAN DENGAN PENDIDIKAN KESEHATAN Cahyani, Tasya Ergian; Dolifah, Dewi; Sejati, Amanda Puspanditaning
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28294

Abstract

Rokok sudah sangat dikenal oleh masyarakat tidak hanya di Indonesia namun juga di seluruh dunia. Meskipun upaya terus-menerus dilakukan untuk mempublikasikan dampak buruk dan bahaya merokok terhadap kesehatan banyak orang, masih banyak orang yang mengalami kecanduan rokok bahkan jumlah perokok baru pun semakin meningkat. Kenyataannya di masyarakat tidak hanya orang dewasa saja yang merokok, namun banyak juga anak  di bawah umur  yang  merokok padahal secara biologis mereka masih anak-anak, tubuhnya belum matang sempurna. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya peningkatan pengetahuan keluarga terhadap bahaya rokok bagi kesehatan dengan pendidikan kesehatan di masyarakat Desa Mekarjaya Kecamatan Sumedang Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang berbentuk pengolahan angka atau bilangan atau data numerik, dengan pendekatan deskriptif yang dimasukkan untuk memperoleh informasi peningkatan pengetahuan keluarga dengan pendidikan kesehatan di Desa Mekarjaya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga dari 10 Rw Desa Mekarjaya. Sampel dalam  penelitian ini ditarik secara proporsional yaitu berdasarkan metode proportional stratified random sampling sehingga setiap keluarga memiliki kesempatan yang sama menjadi sampel penelitian (responden). Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner dan penkes. Pada tingkat pengetahuan dapat diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan responden terhadap bahaya rokok bagi kesehatan dengan pendidikan kesehatan sebelum dilakukan pendidikan kesehatan (pre-test) berada pada kategori kurang yaitu sebanyak  (58.8%) dan pengetahuan responden tentang bahaya rokok bagi kesehatan dengan pendidikan kesehatan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan (post-test) berada pada kategori baik yaitu sebanyak  (73.5%).
HUBUNGAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK BERDASARKAN KRITERIA GYSSENS TERHADAP CLINICAL OUTCOME PADA PASIEN DENGAN PNEUMONIA ANAK DI RSI SITI RAHMAH PADANG Rahmadani, Wulan Dira; A., Almahdy; Elvionita, Cindy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28298

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang menyerang paru-paru biasanya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, dan jamur. Pneumonia dapat menyerang individu dari berbagai kelompok usia, namun usia ang rentan terserang infeksi ini adalah anak-anak dengan usia kurang dari 5 tahun dan lansia diatas 65 tahun. Terapi pengobatan yang digunakan pada infeksi pneumonia adalah dengan pemberian antibiotik. Pemberian antibiotik yang tidak rasional dapat mempengaruhi hasil clinical outcome pasien sehingga dapat memperlambat masa penyembuhan, dan resistensi antibiotik. Penggunaan antibiotik yang rasional dapat menghindari hal-hal negatif tersebut. Penilaian clinical outcome dinilai dalam 3 hari setelah penggunaan antibiotik. Penelitian ini dilakukan untuk melihat rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain retrospektif. Subjek yang digunakan adalah anak dengan usia kurang dari 18 tahun. Metode yang digunakan pengumpulan data dengan menggunakan teknik purposive sampling dari rekam medik Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang. Untuk menentukan penggunaan antibiotik yang rasional data dianalisis berdasarkan alur metode Gyssens. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan antibiotik yang tidak rasional terdiri dari 3 kategori, kategori IIIb terdapat sebanyak 1,58%, kategori IIa sebanyak 18,11%, dan kategori IIb sebanyak 6,3%. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan antibiotik yang rasional terdapat sebanyak 74,01% dan pengunaan antibiotik yang tidak rasional terdapat sebanyak 25,99%.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN MANGROVE (RHIZOPHORA MUCRONATA) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Hafizah, Qori'atul; Permatasari, Lina; Muchlishah, Neneng Rachmalia Izzatul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28302

Abstract

Kasus resistensi antibiotik menjadi permasalahan serius yang terjadi, salah satunya yaitu resistensi pada strain bakteri Staphylococcus aureus yang disebut MRSA. Resistensi tersebut mendasari perlu dilakukan pencarian obat baru yang berasal dari tanaman dan berpotensi menghambat pertumbuhan S. aureus. Indonesia merupakan negara dengan hutan mangrove terluas di dunia, mencakup 20-22% dari total luas hutan mangrove dunia. Rhizophora mucronata merupakan salah satu spesies mangrove diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder flavonoid, fenol, tanin, dan saponin, yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Berbagai penelitian terdahulu melaporkan bahwa ekstrak dan fraksi daun mangrove R. mucronata memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus. Namun, berbagai penelitian tersebut menunjukkan hasil diameter zona hambat yang berbeda-beda. Oleh karena itu dilakukan review artikel yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas antibakteri daun mangrove (Rhizophora mucronata) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Review artikel dilakukan dengan metode tinjauan pustaka sistematis berdasarkan data primer dari database elektronik. Hasil review menunjukkan bahwa jenis pelarut yang digunakan dalam proses ekstraksi dapat mempengaruhi polaritas senyawa yang terekstraksi sehingga kemampuan zat untuk larut atau berdifusi pada media uji menjadi berbeda-beda. Perbedaan kandungan senyawa dan perbedaan konsentrasi pada sampel menyebabkan adanya perbedaan diameter zona hambat yang dapat disebabkan karena perbedaan jumlah dan jenis senyawa aktif yang memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri. Kesimpulannya yaitu faktor-faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas antibakteri daun mangrove (R. mucronata) terhadap bakteri S. aureus antara lain: jenis pelarut, kandungan senyawa, dan konsentrasi sampel.
MODIFIKASI PROGRAM 3 STEPFUN TERHADAP SELF EFFICACY PERAWATAN KAKI DIABETIK Pertiwi, Aditiyani Nugraha; Irawansyah, Irawansyah; Hasanah, Uswatun; Susilawati, Wulandari Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28311

Abstract

Bahaya komplikasi diabetes melitus disebabkan karena penyandang diabetes melitus memiliki efikasi diri yang buruk dalam perawatan diri dan manajemen glikemik. Pengembangan program pendidikan yang dimodifikasi (3STEPFUN) dengan program pendidikan 3 langkah yang terbukti meningkatkan penilaian dan perawatan diri kaki serta mencegah masalah kaki ringan. Penelitian ini untuk mengembangkan program modifikasi (3STEPFUN) self efficacy perawatan kaki diabetik di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Pule. Sampel penelitian yaitu 17 responden penderita DM Tipe 2 dilibatkan dalam penelitian pra eksperimen dengan desain pre and post group design one design. Sampel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi dilakukan selama 4 minggu dengan menggunakan modul edukasi, formulir subjektif penilaian kondisi kaki pasien, formulir skrining penilaian kaki, format tindak lanjut melalui telepon, kuesioner FCCS untuk mengukur efikasi diri perawatan kaki. Hasil: Analisis data menggunakan uji Paired T-test.Terdapat Peredaan Efikasi diri sebelum dan sesudah diberikan modifikasi program 3STEPFUN diperoleh p-value <0,05. Melakukan penatalaksanaan program 3STEPFUN terhadap self-eficacy  perawatan kaki terhadap kualitas hidup dan perilaku perawatan diri yang direkomendasikan dalam praktik keperawatan.