cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
KARAKTERISTIK LOW BACK PAIN PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR Rachman, St Magfira; Royani, Ida; Muchsin, Achmad Harun; Rachman, Moch Erwin; Prasatia Sam, Andi Dhedie
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34857

Abstract

Low back pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan masalah umum di kalangan tenaga medis khususnya pada perawat. Di Indonesia, prevalensi LBP pada tenaga medis berkisar antara 7,6% dan 37%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik LBP pada perawat di RS Ibnu Sina Makassar, menggunakan metode deskriptif observasional melalui pendekatan cross-sectional dengan 128 perawat sebagai populasi dan 42 perawat sebagai sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti mencakup derajat disabilitas, usia, jenis kelamin, masa kerja, lama kerja dan posisi kerja. Instrumen dalam penelitian ini ialah kuesioner ODI (Oswetry Disability  Index) dan REBA melalui observasi dan dokumentasi posisi kerja perawat. Data dianalisis secara univariat untuk menentukan distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh perawat yang mengalami LBP terbanyak adalah dengan derajat disabilitas sedang, yaitu 18 orang (42,9%). Sebanyak 21 orang (50,0%) berada dalam rentang usia 26-35 tahun, 36 orang (85,7%) adalah perempuan, 26 orang (66,7%) memiliki masa kerja ?10 tahun, 31 orang (68,9%) bekerja ?8 jam/hari, dan 35 orang (83,3%) berada pada posisi kerja dengan risiko rendah. Sehingga kesimpulan dalam penelitian ini diperoleh kejadian LBP pada perawat di RS Ibnu Sina Makassar paling banyak dengan derajat disabilitas sedang, usia 26-35 tahun, perempuan, masa kerja ?10 tahun, lama kerja ?8 jam/hari, dan posisi kerja level risiko rendah.
HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA REMAJA SMAN 7 SAMARINDA Novita, Reskiwati; Dian, Ardyanti; Bernadetha, Bernadetha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34870

Abstract

Penggunaan media sosial Tik Tok memiliki efek berbahaya bagi remaja terkait masalah kecemasan. 3,6% anak usia 10–14 tahun dan 4,6% anak usia 15–19 tahun mengalami gangguan kecemasan, menurut data dari I-NAMHS tahun 2022 sekitar 3,7% remaja mengalami gangguan kecemasan serta menjadi gangguan mental paling umum di antara remaja 10-17 tahun di indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan durasi penggunaan media sosial Tik Tok dengan tingkat kecemasan pada remaja di SMA Negeri 7 Samarinda. Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 235 siswa/siswi dan jumlah sampel sebanyak 63 siswa/siswi, teknik menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan pada remaja kelas XI SMA Negeri 7 Samarinda. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisis bivariat dengan uji Rank Spearman. Pada penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara durasi dengan tingkat kecemasan (p-value=0,000). Semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial Tik Tok maka semakin bermasalah tingkat kecemasan remaja. Diharapkan kepada pihak sekolah dapat memberikan sosialisasi tentang dampak penggunaan media sosial Tik Tok pada remaja.
STRATEGI PEMASARAN DAN PENINGKATAN JUMLAH PELAYANAN UNTUK MENINGKATAN PROFIT RUMAH SAKIT Chitrayuni, Wilsa; Habibie, Ariyanto; Widjaja, Yani Restiani; Purwadhi, Purwadhi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34880

Abstract

Penerapan strategi pemasaran di rumah sakit Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama dalam memanfaatkan media digital dan memahami kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan peningkatan jumlah pelayanan untuk meningkatan profit rumah sakit. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan systematic review, mengkaji artikel dari Google Scholar dan SINTA yang diterbitkan antara 2018-2023. Dari hasil penelusuran dengan kata kunci manajemen, pemasaran, profit, rumah sakit, dan pelayanan, ditemukan enam artikel relevan. Proses analisis melibatkan evaluasi sistematis terhadap temuan terkait strategi pemasaran, peningkatan pelayanan, dan dampaknya terhadap profit rumah sakit. Hasil analisis tersebut disintesis untuk mengidentifikasi tren dan strategi yang efektif dalam meningkatkan profit melalui pemasaran dan pelayanan rumah sakit. Hasil dari systematic review penelitian ini menunjukan bahwa dalam Peningkatan profit rumah sakit dapat dicapai melalui strategi pemasaran yang efektif dan peningkatan jumlah pelayanan yang diberikan. Keberhasilan implementasi strategi ini memerlukan perencanaan yang matang, alokasi sumber daya yang tepat, serta pengawasan yang berkelanjutan dan Manajemen SDM merupakan hal yang  penting  dalam  bisnis  rumah  sakit  karena  SDM merupakan  roda  untuk jalannya bisnis pelayanan.  Manajemen SDM yang baik dan benar dapat menciptkan hasil SDM yang profesional dan berbakat  sehingga  dapat  meningkatkan kinerja karyawan  dan  akan  berdampak  pada  tujuan  organisasi,  serta  pelayanan  terhadap  pasien  dapat berjalan dengan baik yang memberikan dampak pada tujuan utama rumah sakit. Serta peningkatan jumlah pelayanan juga akan meningkatkan profit pendapatan rumah sakit dengan sangat besar. Karena profit di dapat berbanding dengan kunjungan pasien yang berobat.
HUBUNGAN ANTARA ANEMIA DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PRETERM PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BOGOR Sumantri, Tasya Alleandra; Pudyastuti, Erlina; Irawan, Achmad; Sukarya, Wawang Setiawan; Nurhayati, Nurhayati; Baringbing, Jonas Nara
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34894

Abstract

Kesehatan ibu dan anak masih menjadi perhatian utama, khususnya dalam konteks masalah kesehatan ibu hamil, seperti anemia, dan risiko persalinan preterm. Menurut WHO, anemia pada ibu hamil dikategorikan menjadi: anemia ringan (Hb 10.0-10.9 g/dL), anemia sedang (Hb 7.0-9.9 g/dL), dan anemia berat (Hb <7 g/dL). Persalinan preterm adalah persalinan yang terjadi pada kehamilan <37 minggu dengan berat badan bayi lahir <2.500 gram. Masalah utama adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara anemia dengan persalinan preterm pada ibu hamil di RSUD Kota Bogor periode 1 januari 2018 sampai dengan 31 desember 2023. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan anemia dengan kejadian persalinan preterm pada ibu hamil di RSUD Kota Bogor periode 1 Januari-31 Desember 2023 Desain penelitian analisis observasional pendekatan cross-sectional. Populasi adalah ibu hamil yang melahirkan di RSUD Kota Bogor tahun 2018 - 2023. Jumlah sample 148 terdiri 74 persalinan preterm dan 74 persalinan aterm. Data berasal dari rekam medik, dengan anemia sebagai variabel independen dan persalinan preterm sebagai variabel dependen. Analisis data menggunakan tabel 2x2 atau uji chi-square dengan SPSS dan Epi-Info. Adanya hubungan yang bermakna antara anemia ringan dan sedang dengan persalinan preterm, dengan nilai p = 0,019 (p < 0,1), menunjukkan bahwa anemia meningkatkan risiko persalinan preterm. Terdapat hubungan yang bermakna antara anemia ringan hingga sedang dengan kejadian persalinan preterm.
PENGARAUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Anggraini, Yopita; Triana, Neni; Maya Sari, Gita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34931

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan suatu sindrom klinis yang timbul akibat penurunan fungsi ginjal yang bersifat kronis, berlangsung secara progresif dan bersifat irreversibel.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kecemasan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSHD Kota Bengkulu. yang telah dilakukan pada bulan Agustus 2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimen dengan one grup pretest and posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan diagnosa medis gagal ginjal kronis yang sedang menjalani pengobatan di Ruangan Hemodialisa Rumah Sakit Harapan dan Do’a Kota Bengkulu sebanyak 24 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Teknik Purposive Sampling. Data dianalisis menggunakan Uji Normalitas, Analisis Univariat dan Analisis Bivariat menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test karena data tidak berdistribusi normal dengan p-valuee=0,000<0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan Tindakan relaksasi otot progresif pasien mengalami kecemasan ringan 10 (41.7%), sedang 12(50%), berat 2(8,3%), setelah dilakukan Tindakan menjadi tidak cemas 14 (58.4%),kecemasan ringan 8(33.3%), kecemasan sedang 2(8.3%) berdasalkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Relaksasi Otot Progresif berpengaruh Terhadap perubahan Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronis sehingga Tindakan tersebut bisa digunakan pada pasien yang mengalami kecemasan pada saat hemodialisa
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK ALERGI PADA USIA 15 - 44 TAHUN DI PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH sainah, Nur; Fahdhienie, Farrah; Septiani, Riza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34947

Abstract

Penyakit kulit (Dermatitis kontak alergi) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di kalangan penduduk, berdasarkan data yang diperoleh dari 11 puskesmas kota Banda Aceh, Puskesmas Batoh merupakan puskesmas yang mengalami peningkatan pada kasus penderita Dermatitis Kontak Alergi dalam 3 tahun terakhir dimana pada tahun 2021 berdasarkan umur 15-44 tahun sebanyak (310 kasus), tahun 2022 berdasarkan umur 15-44 tahun sebanyak (391 kasus) dan tahun 2023 berdasarkan umur 15-44 tahun sebanyak (330 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak alergi pada usia 15-44 tahun di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah  110 orang dengan metode 1:1 , 55 orang kasus dan 55 kontrol. Penelitian ini dilakukan selama 15 hari dimulai pada tanggal 20-3 januari 2024 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji chi square dengan program komputer SPSS. Berdasarkan hasil uji univariat responden yang berpengetahuan kurang 89,1%, riwayat alergi 74,5%, riwayat atopi 45,5%, personal hygiene kurang baik 72,7%. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan pengetahuan P value = 0,001, OR = 32,227, riwayat alergi P value = 0,002, OR = 3,514, riwayat atopi P value = 0,009, OR = 2,986 dan personal hygiene P value = 0,001, OR = 13,630. Diharapkan kepada kepala puskesmas Batoh Kota Banda Aceh, agar dapat lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat, identifikasi dini riwayat alergi dan riwayat atopi, serta untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU RUMAH TANGGA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TOMBI KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG PROVINSI PALU hidayat, moh reksa; Saktiawan, Yusup; Wahyuni, Ike Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34949

Abstract

Pengelolaan sampah pada hakekatnya merupakan titik balik tahap pelestarian lingkungan hidup yang dapat diukur berdasarkan angka peningkatan timbulan sampah. Pengelolaan sampah rumah tangga secara baik dan benar sangat penting untuk dilakukan mengingat sekitar 60-70% timbulan sampah nasional Indonesia berasal dari sampah rumah tangga. Meskipun ibu rumah tangga memiliki peran yang sangat strategis dalam pengelolaan sampah rumah tangga, pada kenyataannya kesadaran dan partisipasi ibu rumah tangga Indonesia dalam pengelolaan sampah masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah di Desa Tombi Kecamatan Ampibabo. Meskipun ibu rumah tangga memiliki peran yang sangat strategis dalam pengelolaan sampah rumah tangga, pada kenyataannya kesadaran dan partisipasi ibu rumah tangga Indonesia dalam pengelolaan sampah masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah di Desa Tombi Kecamatan Ampibabo.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Pendidikan, pengetahuan, ketersediaan fasilitas, peraturan desa dan program pengelolaan sampah dengan perilaku ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah.. Penelitian ini  menunjukkan bahwa baik Pendidikan, pengetahuan, ketersediaan fasilitas peraturan desa dan program pengelolaan sampah memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran ibu rumah tangga terhadap pengelolaan sampah. Sedangkan hasil penelitian berbeda di tunjukkan pada factor usia dimana ditemukan hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara usia dengan perilaku ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah.  
PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP) PADA PRODUKSI BOLU NANAS X DI TANGKIT BARU DAN BOLU NANAS Y DI KOTA JAMBI sinarsih, sinarsih; Hadriyati, Armini; Andriana, Zehan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34950

Abstract

Good Manufacturing Practice (GMP) merupakan pedoman yang diterapkan dalam industri pangan untuk memastikan produk yang dihasilkan berkualitas tinggi dan aman bagi konsumen. GMP meliputi berbagai aspek dalam proses produksi, termasuk kebersihan personal, fasilitas, dan operasional, untuk mencegah kontaminasi produk. Provinsi Jambi, dengan Kabupaten Muaro Jambi sebagai sentra utama produksi nanas, memiliki beberapa UMKM yang memproduksi bolu nanas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan GMP pada dua UMKM di daerah tersebut, yaitu UMKM X di Tangkit Baru dan UMKM Y di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif non-eksperimen dengan desain observasional. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan karyawan pada kedua UMKM selama bulan April hingga Mei 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua UMKM telah menerapkan sebagian besar prinsip GMP. Namun, ditemukan beberapa area yang memerlukan perbaikan. Pada UMKM X, aspek kebersihan karyawan dan fasilitas sanitasi masih perlu ditingkatkan. Sedangkan pada UMKM Y, penyimpanan dan pengangkutan produk membutuhkan perbaikan. Kedua UMKM juga memiliki kekurangan dalam dokumentasi dan pencatatan administrasi yang sesuai dengan standar GMP. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengidentifikasi kekurangan dan area yang memerlukan perbaikan. Berdasarkan analisis, direkomendasikan peningkatan pelatihan karyawan, perbaikan fasilitas sanitasi, serta penyusunan prosedur operasional standar yang lebih ketat. Implementasi dari rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keamanan produk bolu nanas yang dihasilkan oleh kedua UMKM, sehingga dapat memenuhi standar GMP dan meningkatkan daya saing produk di pasar.
CHALLENGING MANAGEMENT OF FAIL BACK SURGERY SYNDROME IN A 66-YEAR-OLD FEMALE : A CASE REPORT OF PERSISTENT PAIN AFTER MULTIPLE LUMBAR SURGERIES Sim, Alfred Sutrisno; Uinarni, Herlina; Destra, Edwin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34970

Abstract

Laporan kasus ini menggambarkan seorang pasien wanita berusia 66 tahun yang didiagnosis menderita Fail Back Surgery Syndrome (FBSS) setelah dua kali operasi tulang belakang lumbal. Pasien awalnya mengalami nyeri punggung bawah kronis yang menjalar ke kedua kaki, yang menetap meskipun telah dilakukan intervensi bedah. Pencitraan resonansi magnetik (MRI) pra-bedah menunjukkan stenosis kanal pada L3-4 dan L5-S1, dengan spondylolisthesis pada L4-5. Operasi pertama melibatkan dekompresi saluran akar dan penempatan sangkar lumbal pada L4-5 dan L5-S1, diikuti dengan operasi kedua yang terdiri dari laminektomi dan fiksasi internal lumbal posterior dengan batang dan sekrup. Meskipun telah dilakukan prosedur ini, pasien terus mengalami rasa sakit yang parah dan berkurangnya mobilitas. Gejala pasca operasi yang sedang berlangsung menghadirkan tantangan dalam menangani kasus ini, terutama mengingat usia pasien dan penyebab utama FBSS. Penilaian neurologis menunjukkan berkurangnya refleks dan defisit sensorik, yang mengindikasikan kompresi akar saraf. Evaluasi diagnostik mengesampingkan kegagalan perangkat keras dan kompresi sisa, sehingga mengkonfirmasikan diagnosis FBSS. Pengelolaan FBSS masih merupakan tantangan dan memerlukan pendekatan yang disesuaikan. Kasus ini menekankan pentingnya perencanaan pra-bedah individual, pemantauan ketat pasca operasi, dan menggabungkan berbagai pilihan pengobatan. Intervensi di masa depan, seperti stimulasi sumsum tulang belakang, dapat memberikan bantuan, menyoroti perlunya penelitian berkelanjutan untuk meningkatkan hasil pada pasien FBSS.
PENERAPAN ITTERATIVE RECONSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN KUALITAS CITRA CT SCAN THORAX Bisra, Marido; Hulmansyah, Danil; Artata, Ashhy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34994

Abstract

CT Scan Toraks merupakan salah satu metode pencitraan yang digunakan untuk mendiagnosis dan memantau tatalaksana dari berbagai kelainan pada rongga Toraks. CT scan atau pemindaian tomografi terkomputerisasi melibatkan berbagai gambar yang diambil dari sudut-sudut yang berbeda, yang kemudian akan dikombinasikan untuk menghasilkan gambaran melintang dan gambaran 3 dimensi dari struktur internal rongga Toraks. Pemeriksaan CT Scan Toraks memiliki kendala dalam membuat citra yang memiliki tingkat kualitas yang baik agar dapat memberikan hasil diagnosa yang optimal. Dalam meningkatkan kualitas citra CT Scan dapat dilakukan dengan menerapkan system perbaikan citra, salah satunya dengan menerapkan iterative reconstruction. Penerapan iterative reconstruction dapat meningkatkan nilai SNR atau signal pada citra sehingga citra akan lebih halus. Namun penerapan IR pada level tertentu akan menyebabkan gambaran over smoothing sehingga menurunkan kualitas diagnosa. Pada penelitian ini akan dilakukan uji pada tiap level IR pada pemeriksaan CT Scan Toraks sehingga didaptkan penerapan IR pada level yang optimal untuk meningkatkan kualitas citra. Dilakukan penelitian dengan menguji bebrapa penerapan ASIR secara kuantitatif untuk mendapatkan hasil yang paling optimal dalam menampilkan citra Ct Scan Toraks pada penggunaan ASIR 0%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Hasil menunjukkan bahwa penerapan ASIR 100% memiliki nilai SNR tertinggi namun nilai CNR terendah, hal ini menyebabkan ketidak tajamana pada gambaran walaupun dosis lebih rendah, penerapan ASIR 80% paling optimal pada gambaran.