cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
HUBUNGAN ANTARA SIKAP TENTANG SEKS PRANIKAH DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PADA PELAJAR SMPN 18 SAMARINDA Septiani, Amelia; Palin, Yona; Tonapa, Emelia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35201

Abstract

Periode remaja merupakan tahapan yang kompleks dengan pertumbuhan dan perkembangan yang signifikan secara fisik, psikologis, dan intelektual. Remaja cenderung memiliki keingintahuan tinggi dan berani mengambil risiko tanpa pertimbangan mendalam. Hasrat seksual yang kuat pada remaja mendorong mereka untuk mencari ilmu. Hal ini dikarenakan semakin meluasnya pengetahuan yang membuat anak-anak lebih mudah meniru berbagai bentuk aktivitas seksual. Salah satu hal yang menyebabkan terjadinya variasi perilaku seksual adalah dampak dari internet dan media massa yang menyebarkan informasi yang salah dan menyesatkan. Berdasarkan data WHO pada tahun 2019, diperkirakan terdapat sekitar 21 juta kehamilan di kalangan remaja setiap tahunnya, yakni 55% di antaranya tidak diharapkan. Pada tahun yang sama, BKKBN mencatat bahwa 1,5% remaja laki-laki di Indonesia telah terlibat dalam perilaku seks pranikah, sedangkan angka untuk remaja perempuan ialah 0,5%. Di Provinsi Kalimantan Timur, tercatat 2,8% remaja laki-laki dan 0,8% remaja perempuan telah berpartisipasi dalam seks pranikah. Studi ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan populasi 120 orang dengan 55 di antaranya digunakan sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan ialah proportionate random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur sikap dan perilaku seks pranikah responden. Analisis data dalam studi ini dilakukan menggunakan tes non-parametrik yaitu uji Sommers’d. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil signifikansi dengan p-value<0,05 (p=0,004), terdapat hubungan antara sikap tentang seks pranikah dengan perilaku seksual  pranikah remaja di SMPN 18 Samarinda.
ANALISIS DETERMINAN KEJADIAN OBESITAS PADA SISWA SMK NEGERI 8 SAMARINDA Rini, Anis Setya; Chifdillah, Nino Adib; Bernadetha, Bernadetha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35203

Abstract

Obesitas merupakan gangguan kesehatan yang timbul akibat akumulasi lemak yang berlebihan dan dapat merusak kesehatan. Berdasarkan laporan WHO (2018), tingkat prevalensi obesitas global naik menjadi 38,0% pada perempuan dan 36,9% pada laki-laki. Data Riskesdas (2018) mengindikasikan kenaikan yang substansial pada remaja berumur lebih dari 18 tahun sekitar 21,8%. selaras dengan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023), Provinsi Kalimantan Timur diakui sebagai suatu wilayah di Indonesia yang paling sering menghadapi permasalahan obesitas di kalangan remaja berusia 13-15 tahun dengan persentase sebesar 37%. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian obesitas di kalangan siswa SMK Negeri 8 Samarinda. Studi ini adalah studi observasi hubungan dengan desain cross sectional. Metode pemilihan sampel dilaksanakan melalui dua tahapan teknik pengambilan sampel, yaitu propotional random sampling dan simple random sampling. Analisis data dilakukan uji Gamma dengan tingkat keyakinan 5% pada pelajar. Populasi dalam kajian ini terdiri dari 91 siswa yang kelebihan berat badan dan obesitas, dengan sampel yang digunakan berjumlah 75 siswa. Pengumpulan data dikerjakan melalui pengisian kuesioner, melibatkan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Temuan memperlihatkan bahwasanya variabel yang terkait dengan kejadian obesitas meliputi pengetahuan (p-value 0,004), sikap (p-value 0,002), dan paparan informasi (p-value 0,008). Hasil dari analisis multivariat mengungkapkan bahwasanya variabel dominan yang terkait dengan kejadian obesitas adalah pengetahuan (RR 4,67) setelah disesuaikan dengan variabel paparan informasi (RR 3,73).
PENGARUH MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS PEKIK NYARING KABUPATEN BENGKULU TENGAH eliagita, choralina; Absari, Nuril; Oktarina, Mika; Fadilah , Khariza; Sari, Fitri Anita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35335

Abstract

Deteksi dini tanda- tanda kegawatdaruratan kehamilan sangat penting dalam usaha menemukan wanita hamil yang mungkin mengalami komplikasi atau tanda bahaya, sehingga dapat menurunkan AKI. Informasi mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan bisa didapatkan  dari buku KIA namun pemanfaatan buku KIA tidak maksimal. Informasi lain bisa didapatkan melalui video. Penggunaan media video  diharapkan dapat mempercepat penyerapan informasi mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan sehingga bisa dilakukan deteksi secara dini apabila menemukan tanda-tanda bahaya kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media video terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya kehamilan  di Puskesmas Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Quasi Ekperimen dengan rancangan “two grup pretest-postest”.  Populasi penelitian ibu hamil trimester III di Wilayah Puskesmas  Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah bulan Oktober yang berjumlah 40 orang.  Sampel penelitian ibu hamil trimester III bulan Oktober 2023 yang berjumlah 40 orang diambil dengan tekhnik total sampling. Sampel dibagi menjadi 2  kelompok yaitu 20 orang diberikan video dan 20 orang diberikan leaflet. Analisa data menggunakan Mann Whitney.  Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh media video terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya kehamilan  di Puskesmas Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah. Diharapkan Puskesmas bisa menggunakan video menjadi salah satu media dalam memberikan konseling informasi dan edukasi guna melakukan deteksi secara dini tanda-tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN INTERVENSI MODUL KESEHATAN DERMAGA DALAM MENCEGAH DAN MERAWAT TERJADINYA DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PETANI TAMBAK anto, Asrianto; Arnianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35349

Abstract

Pekerjaan yang sering terpapar dengan air dapat menjadi faktor utama terjadinya dermatitis kontak karena air berpotensi sebagai bahan iritan yang dapat menembus kulit dengan mudah salah satunya pada petani tambak. Tahapan pekerjaan yang dilakukan petani tambak yaitu tahap persiapan lahan, persiapan air, pembenihan, pengendalian hama, pemeliharaan dan pemberian pakan, serta pemanenan dan pasca panen. Banyaknya tahapan pekerjaan yang dilakukan sehingga petani tambak sering kali mengalami keluhan penyakit kulit. Selain itu, petani tambak memiliki resiko kerja dengan berbagai penyakit lainnya, sehingga perlu diberikan pendidikan kesehatan yang optimal dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian modul kesehatan terhadap pencegahan dan terjadinya dermatitis kontak iritan pada petani tambak. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Segeri Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep Kepulauan dengan menggunakan metode pre-experiment dengan rancangan one group pretest postest, Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 95 orang. Teknik sampel pada penelitian ini menggunakan metode consecutive sampling dan besar sampel dalam penelitian ini adalah 38 responden, variabel dalam penelitian ini adalah efektifitas pemberian modul dan pengetahuan petani tambak, data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. serta uji statistik yang digunakan adalah uji paired t-test Pengetahuan responden mengalami peningkatan yang signifikan tentang pencegahan dan pengobatan dermatitis kontak dari rata-rata nilai yang diperoleh sebelum pembelajaran dan setelah pembelajaran modul dengan nilai masing-masing p<0.001. pemberian intervensi modul kesehatan DERMAGA efektif dalam mencegah dan merawat terjadinya dermatitis kontak iritan pada petani tambak.
PENGARUH INFORMASI MEDIA TIKTOK TERHADAP PENGGUNAAN SUPPOSITORIA REKTAL PADA MASYARAKAT KARYA MAKMUR, NIBUNG, MUSI RAWAS UTARA Flawenda, Wika; Hadriyati, Armini; Sutrsino, Deny
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35418

Abstract

Obat merupakan salah satu jenis produk farmasi yang mengalami peningkatan dari segi jumlah dan jenisnya. Berbagai bentuk sediaan obat dan berbagai cara penggunaannya memerlukan perhatian khusus agar tidak salah dalam penggunaannya, salah satu contohnya adalah supositoria. WHO memperkirakan bahwa peresepan dan pemberian obat bertanggung jawab terhadap sekitar 50% penggunaan obat yang tidak tepat, sedangkan penggunaan obat yang tidak tepat oleh pasien mencapai 50%. Minimnya pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat menjadi salah satu faktor penyebab penggunaan obat yang tidak tepat, sehingga mereka tidak bisa mendapatkan manfaat yang tepat dari penggunaannya. Salah satu alternatif metode yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi atau edukasi yang saat ini berkembang adalah melalui pemanfaatan internet dan media sosial. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu consecutive sampling yang dilakukan di Kelurahan Karya Makmur dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1-31 Mei 2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum dilakukan intervensi nilai rata-rata sebesar (56,50) dengan kategori pengetahuan kurang sebesar 73 (60,8%). Setelah dilakukan intervensi nilai rata-rata sebesar (79,33) dengan kategori pengetahuan baik sebesar 91 (75,8%), artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test dengan nilai p-value 0,000 yang dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon.
PERBEDAAN EFEKTIFITAS VARIAN DOSIS DARI PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DISMENOREA PRIMER Nuha, Kaifar; Efriana, Cut; Kamal, Shella
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35447

Abstract

Dismenorea primer merupakan kondisi umum yang dialami oleh remaja perempuan, yang menyebabkan ketidaknyamanan signifikan serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Ekstrak Moringa oleifera yang dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik, telah dieksplorasi sebagai pengobatan potensial untuk mengurangi nyeri dismenorea. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas tiga takaran berbeda pada ekstrak Moringa oleifera (500 mg, 1000 mg, dan 1500 mg) dalam menurunkan intensitas nyeri dismenorea primer. Penelitian kuantitatif ini dilakukan dengan melibatkan 80 partisipan dari SMA Negeri 7 Banda Aceh. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) 2 jam setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga dosis tersebut efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dengan nilai p < 0,05. Selain itu, dosis 1500 mg ditemukan paling efektif dibandingkan dengan kelompok lainnya dalam mengurangi nyeri dismenorea. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai potensi ekstrak Moringa oleifera sebagai opsi pengobatan alternatif untuk dismenorea primer.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN PERAWAT DI RAWAT INAP RSUP SURAKARTA MENGENAI EARLY WARNING SCORE: Supriyadi, Supriyadi; Mutmainah, Mutmainah; Wiyono, Suhardi; Pambuko, Edi; AlMubaroq, Misbakhul Munir
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35453

Abstract

Sistem peringatan dini (EWS) dilakukan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan dan akan memperburuk kondisi pasien yang dapat meningkatkan angka kematian pasien di ruang rawat inap, Alat ukur yang terdapat dalam metode Early Warning Score (EWS) meliputi tingkat kesadaran, respirasi atau frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, oksigen tambahan, suhu, frekuensi nadi, dan tekanan darah sistolik. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, keterampilan  perawat di Rawat Inap RSUP Surakarta tentang Early Warning Score (EWS), pada  periode 2023-2024. Desain penelitian ini cross sectional dengan pendekatan observasional analitik jumlah sampel sebesar 44 responden menggunakan teknik proportional sampling.  Variabel penelitian ini meliputi tingkat pengetahuan perawat, Sikap perawat,. Analisis data menggunakan uji chi-square. Pengetahuan perawat tentang Early Warning Score (EWS) di ruang rawat inap adalah mayoritas baik sebanyak 20 responden (47,6%), cukup sebanyak 19 responden (45,2%), kurang sebanyak 3 orang (7,1%).  Sikap perawat di ruang rawat inap mayoritas memiliki sikap positif sebanyak 41 responden (97,6%) dan hanya 1 responden (2,4%) yang memiliki sikap negative. Keterampilandi ruang rawat inap RSUP Surakarta sebanyak 42 responden (100%) Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan penerapan EWS (p=0,000). Upaya peningkatan pengetahuan tentang penerapan EWS perlu ditingkatkan melalui pelatihan dan penyegaran informasi.
HUBUNGAN KEPATUHAN PEKERJA DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP INFEKSI BIOLOGI DI RUANG ISOLASI RUMAH SAKIT X Parisma, Wan Intan; Nur’aini, Nur’aini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35478

Abstract

Pelayanan kesehatan dan keperawatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit diharapkan dapat memenuhi berbagai dimensi, salah satunya adalah keselamatan pasien, yang mencakup pencegahan infeksi yang didapat di rumah sakit. Health Care Associated Infections (HAIs) dapat mencakup infeksi pada staf rumah sakit dan petugas kesehatan. Tenaga kesehatan di rumah sakit diwajibkan untuk selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat merawat pasien sesuai dengan Peraturan Pemerintah/Kementerian Kesehatan Nomor 52 Tahun 2018. Pada Tahun 2023, dua petugas terjangkit tuberkulosis akibat pekerjaannya, tiga orang tertular hepatitis B Surface Antigen), dan satu orang terjangkit Human Immunodeficiency Virus hal ini terjadi karena kurangnya kepatuhan petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD). Tujuan penelitian ini melihat hubungan kepatuhan pekerja dalam penggunaan alat pelindung diri terhadap infeksi biologi di Ruang Isolasi Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional,populasi dalam penelitian ini 40 orang yaitu seluruh petugas yang bekerja di ruang isolasi, Teknik pengambilan sampel total sampling. Metode analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan dari 40 responden, terdapat 20 (50%) responden yang patuh dalam menggunakan alat pelindung diri, dari 40 pekerja, 11 orang (27%) dinyatakan terinfeksi dan uji chi-square menunjukkan nilai p-value sebesar 0.013 ? 0.05 berarti adanya hubungan yang substansial antara kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan terjadinya penyakit biologis pada pekerja di ruang isolasi. Simpulan dalam penelitian ini yaitu tingkat kepatuhan responden menggunakan alat pelindung diri seimbang, sebagian besar responden tidak terinfeksi dan adanya hubungan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan terjadinya penyakit biologis pada pekerja di ruang isolasi.
HUBUNGAN TINGKAT STRES, AKTIVITAS FISIK DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA MAHASISWI S1 KEBIDANAN TINGKAT II DAN III UNIVERSITAS KADER BANGSA PALEMBANG TAHUN 2024 Loka, Intan Pita; Dewi, Ratna; Amalia, Rizki; Aisyah, Siti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35502

Abstract

Keputihan adalah masalah kesehatan reproduksi yang umum di kalangan remaja perempuan, termasuk mahasiswa, dan dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat stres, aktivitas fisik, dan personal hygiene dengan kejadian keputihan pada mahasiswi S1 Kebidanan Universitas Kader Bangsa Palembang tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei analitik dan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 53 mahasiswi tingkat II dan III yang dipilih melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mencakup pertanyaan mengenai tingkat stres, aktivitas fisik, dan kebersihan pribadi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara tingkat stres dan kejadian keputihan (p=0,633), sementara terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik (p=0,000) dan personal hygiene (p=0,000) dengan kejadian keputihan. Odds Ratio (OR) untuk aktivitas fisik menunjukkan bahwa mahasiswi dengan aktivitas fisik berat memiliki risiko 17,680 kali lebih tinggi mengalami keputihan dibandingkan yang aktivitas fisiknya ringan. Sementara itu, untuk personal hygiene, OR adalah 24,444, yang menunjukkan bahwa mahasiswi dengan kebersihan pribadi kurang berisiko lebih tinggi mengalami keputihan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa aktivitas fisik dan personal hygiene berpengaruh signifikan terhadap kejadian keputihan, sedangkan tingkat stres tidak berhubungan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi berguna dalam upaya pencegahan keputihan di kalangan remaja putri.
POTENSI EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) SEBAGAI PENGGANTI CAT HEMATOKSILIN DALAM PEWARNAAN RUTIN JARINGAN Adiningsih, Rosyidah; Rahmawati, Yeni; Nailufar, Yuyun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35535

Abstract

Hematoksilin merupakan cat yang dibuat dari bagian pohon Haematoxylum campechianum yang banyak ditemukan negara bagian Campeche di Meksiko. Cat hematoksilin berwarna biru gelap yang dipakai untuk pengecatan rutin jaringan, penggunaan cat ini memiliki kendala seperti biaya pengadaannya yang mahal, penggunaan bahan pewarna yang jarang beresiko merusak bahan dalam penyimpanan yang lama. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan penelitian untuk menemukan bahan pengganti cat hematoksilin dengan bahan yang lebih mudah ditemukan di wilayah Indonesia yaitu bunga telang. Bunga telang memiliki nama ilmiah Clitoria ternatea L.,  merupakan tumbuhan merambat kerabat Fabaceae dan memiliki kandungan antosianin yang dapat dimanfaatan sebagai bahan pengganti hematoksilin dengan dibuat menjadi ekstrak bunga pekat menggunakan metode soxletasi. Hasil ekstrak pekat diencerkan dengan alkohol 70% menjadi 5 variasi konsentrasi (1:1) ekstrak bunga telang 25 ml : Alkohol 70 % 25 ml, konsentrasi (1:2)  ekstrak bunga telang 25 ml : Alkohol 70 % 50 ml, konsentrasi (1:3) ekstrak bunga telang 25 ml : Alkohol 70 % 75 ml, konsentrasi (1:4) ekstrak bunga telang 25 ml : Alkohol 70 % 100 ml, dan konsentrasi (1:5) ekstrak bunga telang 25 ml : Alkohol 70 % 125 ml dan masing-masing konsentrasi digunakan untuk mewarnai jaringan organ tubuh manusia. Jaringan yang telah diwarnai diamati karakteristiknya dan diberi skor nilai dengan skala interval 1-4, skor penilaian dianalisis dengan Uji SPSS Kruskall Wallis. Hasil analisis didapatkan nilai Asymp. Sig 0,014 dan disimpulkan bahwa ekstrak bunga berpotensi menjadi pengganti hematoksilin dalam pewarnaan rutin jaringan dan mampu mewarnai nukleus dengan cukup baik.