cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS CITRA RADIOGRAFI CRNIUM DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI VIRTUAL GRID DAN PHYSICAL GRID Wagola, Rani Rahmawati; Liscyaningsih, Ike Ade Nur; Dewi, Sofie Nornalita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43781

Abstract

Cranium adalah jenis pemeriksaan radiologi yang sering terjadi dalam kasus emergency, Cranium  merupakan bagian tubuh yang relatif tebal yang tersusun dari banyak tulang dengan penyerapan radiasi hambur yang besar, maka penggunaan grid sangat dibutuhkan. Grid terbagi atas dua yaitu physical grid dan virtual grid, penggunaan physical grid masih memiliki kekurangan seperti meningkatkan dosis radiasi yang diterima pasien. Semakin tinggi rasio grid, semakin besar faktor eksposur yang diperlukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kualitas citra cranium menggunakan physical grid dan virtual grid Yang dilakukan pada Lab Mobile Radiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta pada Oktober 2024 hingga  Februari 2025. Pengumpulan data dilakukan dengan cara interfensial, dan kepustakaan. Penelitian yang digunakan berupa phantom cranium. Analisis data yang sudah diperoleh dilakukan denga menggunakan aplikasih SPSS untuk melakukan pengujian sehingga dapat ditarik kesimpulan, Hasil menunjukkan bahwa penggunaan virtual grid pada radiograf cranium memiliki nilai Signal to Noise Ratio (SNR) dan Contrast to Noise Ratio (CNR) yang lebih tinggi dibandingkan dengan physical grid. Dengan hasil rata-rata SNR virtual grid: 43,74, physical grid: 21,86 dan rata-rata CNR virtual grid: 57,86, physical grid: 26,36. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan virtual grid lebih baik di bandingkan physical grid. Uji analisis statistik terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai SNR p-value sebesar 0,012  dan nilai CNR p-value sebesar 0,004. Dapat disimpulkan bahwa kualitas citra pada virtual grid lebih baik.
DETERMINAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR) TAHUN 2023 Deviliawati, Atma; Murni, Nani Sari; Sayati, Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43797

Abstract

Terjadinya kematangan seksual atau alat-alat reproduksi yang berkaitan dengan system reproduksi, merupakan suatu bagian penting bagi kehidupan remaja sehingga diperlukan perhatian khusus. perlu adanya bimbingan, dukungan dari lingkungan sekitarnya, agar pada saat perubahan terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sehat sehingga remaja menjadi manusia dewasa sehat secara jasmani, rohani dan juga sosial. Kompleksnya permasalahan kesehatan pada remaja, tentunya memerlukan penanganan yang komprehensif dan terintegrasi yang melibatkan semua unsur dari lintas program dan sektor terkait. Salah satunya dengan pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pemanfaatan PKPR di sekolah Penelitian ini dilaksanakan pada bulan  November 2023 di MA Babul Ulum Mariana dengan sampel penelitian sebanyak 82 orang yang diambil dengan cara total sampling. Penelitian  ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional dan dianalisis menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian didapatkan variabel pengetahuan p value 0.021, variabel sikap p value 0,009, variabel dukungan keluarga  p value 0,009, variabel peran petugas p value 0,031 dan variabel fasilitas p value 0,030. Simpulan ada hubungan antara pengetahuan, peran petugas dan fasilitas serta tidak  ada hubungan  ,sikap dan dukungan keluarga terhadap pemanfaatan PKPR. Disarankan bagi MA Babul Ulum untuk bekerja sama dengan pihak puskesmas menyediakan ruang khusus di sekolah dan menjadualkan kunjungan.
PENGARUH SENAM LANSIA TERADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI : LITERATURE REVIEW Febriani, Wantasya; Pinky, Rizkia Syalis; Fitriana, Winda; Juliana, Ayu Indri; Rivanssa, Reffico; Rumba, Divha Rizdyawati; Purdawati, Purdawati; Zeca, Queeneera Adelcia Angelista; Rheisya, Salbina; Widyastuti, Dwi; Safrudin, M. Bachtiar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43810

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan lainnya, seperti stroke, penyakit jantung iskemik, dan gagal ginjal. Penyakit ini sering dijumpai pada pasien usia lanjut. Penyakit hipertensi, yang merupakan salah satu penyakit tidak menular utama, telah menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, dengan sekitar 1 miliar orang di dunia terdiagnosis hipertensi pada tahun 2015. Angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi 1,6 miliar pada tahun 2025. Untuk mengurangi risiko komplikasi yang mungkin terjadi pada lansia yang menderita hipertensi, penerapan terapi non-farmakologi sangat dianjurkan. Salah satu metode yang praktis dan efektif adalah senam lansia, yang dapat dilakukan dengan mudah dan rutin untuk meningkatkan kesehatan serta kualitas hidup mereka. Tujuan dari literatur review ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.  Literatur review diterapkan oleh peneliti dengan langkah dimana peneliti mengeksplorasi jurnal atau artikel yang paling relavan. Pencarian literatur dilakukan secara online dengan menggunakan database seperti google schoolar dan science direct. Kata kunci yang digunakan adalah “senam lansia”, “tekanan darah” dan “Hipertensi”. Berdasarkan hasil literature review didapatkan terdapat pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
EFEKTIVITAS METODE DRILL TERHADAP PENINGKATAN KOSAKATA PADA ANAK DOWN SYNDROME ramadhani, Rahmawati; Putra, Sinar Perdana; Sudarman, Sudarman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43886

Abstract

Anak dengan down syndrome mengalami keterlambatan perkembangan bahasa, khususnya dalam kosakata dan kemampuan ekspresif. Metode drill, yang berfokus pada latihan berulang, dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode drill terhadap peningkatan kosakata pada anak dengan down syndrome. Penelitian ini menggunakan desain ekspresimen one group prettest – posttest dengan sampel sebanyak 20 anak down syndrome di Surakarta yang dipilih menggunakan purposive sampling dan kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa ekspresif setelah intervensi. Metode drill terbukti efektif dalam meningkatkan kosakata anak down syndrome dan dapat digunakan sebagai strategi dalam terapi wicara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga terapi wicara, institusi pendidikan, dan orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa anak berkebutuhan khusus.
IDENTIFIKASI SENYAWA FLAVONOID EKSTRAK ETANOL 96% BATANG PIDADA PUTIH (SONNERATIA ALBA) DENGAN METODE KLT Isnada, Febi; Ubrusun, Jufri; Mustamin, Faizal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43887

Abstract

Pidada putih (Sonneratia alba) merupakan jenis tanaman mangrove dari keluarga Lythraceae yang tumbuh didaerah tropis dan subtropis tanaman ini juga merupakan rantai makanan di lingkungan perairan dan pesisir Analisis kualitatif bertujuan padakandungan senyawa flavonoid dalam ekstrak etanol dan fraksi metanol batang pidada putih (Sonneratia alba) asal Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara. Metode observasional deskriptif digunakan yakni pengamatan data hasil identifikasi senyawa metabolit sekunder, dengan hasil uji KLT berupa perubahan warna dan nilai faktor reterdasi (Rf). Tanaman yang digunakan telah dideterminasi langsung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada bulan Desember tahun 2024. Penelitian ini dilakukan proses ekstraksi melalui proses simplisia. Hasil ekstrak batang pidada putih dilakukan uji kemurnian melalui KLT dengan eluen fase diam plat silica gel G60 F254 dan fase gerak n-heksan:etil asetat 1:3 penyemprotan reagen sitroborat didapatkan bercak noda kuning kecoklatan nilai Rf 0,31 cm dan saat diamati pada sinar uv 366 nm menghasilkan warna noda berflourensi biru terang dengan nilai Rf 0,32 cm. Disimpulkan bahwa ekstraksi batang pidada putih (Sonneratia alba) mengandung flavonoid.
DAYA TERIMA DAN ORGANOLEPTIK KEFIR KURMA SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL Selvia, Ita; Anggraini, Dyah Ayu Putri; Prawesty, Fera; Rosari, Gaizka Cahyani Widhi; Sativa, Oriza Aya; Ulilalbab, Arya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.29198

Abstract

Konsumsi produk susu fermentasi yang mengandung probiotik seperti kefir semakin meningkat dikalangan masyarakat karena manfaatnya bagi kesehatan. Buah kurma juga dikenal memiliki beragam zat fitokimia dan nutrisi penting yang berpotensi memberikan manfaat kesehatan. Kefir kurma merupakan inovasi untuk meningkatkan asupan nutrisi dan memperoleh manfaat probiotik dari kefir, sekaligus meningkatkan daya terima produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi daya terima organoleptik dari susu kefir kurma dengan penambahan kurma sukkari dan khalas. Penelitian ini dilakukan melalui eksperimen dengan tiga perlakuan yang berbeda, yaitu kefir tanpa penambahan buah kurma (P1), kefir dengan penambahan kurma sukkari (P2), dan kefir dengan penambahan kurma khalas (P3). Evaluasi dilakukan melalui penilaian organoleptik terhadap parameter warna, aroma, tekstur, dan rasa oleh panelis. Pengolahan data dilakukan menggunakan analisis statistik friedman rank dan uji lanjut wilcoxon. Penambahan kurma sukkari dan khalas dalam pembuatan kefir susu mempengaruhi daya terima organoleptik. Berdasarkan analisis, formula P3 memiliki tingkat kesukaan tertinggi dalam parameter warna dan aroma, sementara formula P2 mendapatkan nilai tertinggi dalam parameter rasa. Panelis memberikan penilaian yang netral terhadap warna produk pada ketiga perlakuan. Aroma kefir kurma pada formula P3 dinilai lebih disukai karena memiliki aroma yang lebih dominan ke kurma. Rasa pada formula P2 dinilai lebih disukai karena memiliki rasa manis yang pas. Formula P3 paling disukai dalam hal warna dan aroma, sedangkan formula P2 paling disukai dalam hal rasa. Disarankan untuk melanjutkan penelitian dengan variasi proporsi penambahan kurma untuk mendapatkan produk yang optimal dalam semua parameter organoleptik.
PEMOTONGAN/PERLUKAAN GENITAL PEREMPUAN: PRAKTIK DISKRIMINASI GENDER MELALUI TRADISI Az Zahra, Annisa; Indriani, Diah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.30415

Abstract

Pemotongan/Perlukaan Genitalia Perempuan (P2GP) atau dapat disebut sebagai sunat perempuan merupakan tindakan penghilangan sebagian atau keseluruhan dari bagian luar organ kelamin perempuan tanpa dilandasi adanya tujuan klinis. Hingga tahun 2024, terdapat setidaknya 13,4 juta anak perempuan Indonesia yang telah disunat. Provinsi Gorontalo merupakan provinsi tertinggi yang melakukan praktik tersebut di Indonesia dengan persentase 83,37% (Rofiq et al., 2019). Praktik tersebut sangat bertentangan dengan gagasan  Tahapan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) pada tujuan 5 yang berkaitan dengan isu gender. Tujuan penelitian adalah meninjau diskriminasi berbasis gender melalui tradisi pada praktik pelukaan/pemotongan genitalia perempuan atau sunat perempuan berdasarkan beberapa penelitian referensi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji 6 artikel yang terdiri atas 5 artikel nasional dan 1 artikel internasional. Hasil kajian literatur adalah praktik sunat perempuan masih kerap dilakukan pada beberapa kalangan masyarakat dengan alasan tradisi dan agama serta dipengaruhi konstruksi budaya patriarki. Dalam praktiknya, sunat perempuan dibedakan menjadi tindakan sungguhan dan simbolis. Dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa bentuk diskriminasi gender yang melatarbelakangi terjadinya praktik sunat perempuan seperti pemberian stereotipe, subordinasi, hingga kekerasan seksual. Terlebih, adanya misoginis internal semakin melanggengkan hal ini untuk terus terjadi hingga dinormalisasi. Dengan begitu, penguasaan tubuh dalam praktik sunat perempuan menjadikan perempuan tidak memiliki otonom atas tubuh mereka sendiri.
The PERAN PEREMPUAN DALAM PENANGANAN STUNTING DI INDONESIA : LITERATUR REVIEW Fitriana, Annisa Nur; Sholikhah, Solikhah; Trisnowati, Heni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.31359

Abstract

Pada tahun 2022, terdapat 148,1 juta anak di seluruh dunia mengalami stunting dengan prevalensi 22,3%. Di Indonesia, prevalensi stunting sebesar 21,6% melebihi batas standar prevalensi dunia, yang seharusnya di bawah 20%. Stunting berdampak pada penurunanan kognitif, peningkatan resiko penyakit gizi dan penyakit tidak menular dimasa depan, serta keterlambatan ekonomi. Permasalahan stunting terkait erat dengan aspek sosial, sehingga tidak dapat dilepaskan dari peran perempuan dalam penaganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran perempuan dalam penanganan stunting dan menganalisis fenomena peran perempuan yang dapat meningkatkan faktor resiko stunting berdasarkan artikel yang didapat. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan analisis Preferred Reporting Items for Systemaic Reviews a Meta-analyses (PRISMA). Terdapat 1.733 artikel ditemukan di Google Scholar, kemudian 48 artikel teridentifikasi memenuhi kriteria inkluasi dan hanya ada 4 artikel full text yang dapat dianalisis. Penelitian menunjukan pentingnya keseimbangan peran perempuan dalam keberhasilan penanganan stunting dan fenomena peran perempuan yang meningkatkan faktor resiko stunting terjadi ketika ada diskriminasi peran perempuan, seperti belenggu budaya patriarki, subordinasi, peran ganda, labelling, dan marginalisasi peran perempuan. Penanganan stunting yang efektif memerlukan pendekatan yang mempertimbangkan keseimbangan peran perempuan dan keterlibatan bersama antara peran kedua orangtua demi terwujudnya generasi emas Indonesia.
STUDI MUTU KIMIA DAN DAYA TERIMA CHOCO MUFFIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KULIT PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA L.) DAN TEPUNG DAUN SINGKONG (MANIHOT ESCULANTA CRANTZ) Afriyani, Herlina; Dewi, Zulfiana; Rahmani, Rahmani; Andrestian, Meilla Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31739

Abstract

Sebagai penyakit yang kurangnya gejala dan keluhan yang jelas, hipertensi telah mendapatkan julukan “Pembunuh Diam-Diam” di antara gangguan metabolisme. Produk pangan fungsional dengan kalium dan flavonoid dapat diberikan kepada masyarakat untuk membantu mencegah atau mengobati hipertensi. Salah satunya adalah dengan mensubstitusi sumber kalium dan flavonoid lain pada produk chocolate muffin yaitu dengan tepung kulit pisang kepok dan tepung daun singkong. Pada bulan Maret dan April 2024, peneliti mulai membandingkan efek penggunaan tepung kulit pisang kepok vs tepung daun singkong sebagai substitusi dalam mufin cokelat, dengan fokus pada penerimaan dan kualitas kimianya. Menggunakan desain true experimental, penelitian ini bersifat eksperimental. Natrium dan kalium diukur dengan SSA di Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banjarbaru, flavonoid dengan spektrofotometri uv-vis di Laboratorium FMIPA Universitas Lambung Mangkurat, dan daya terima dengan skala hedonik di Laboratorium Organoleptik Poltekkes Kemenkes Banjarmasin. Analisis kualitas kimia menggunakan Independent Sample T-Test, sedangkan uji daya terima menggunakan metode Friedman. Terdapat perbedaan daya terima (warna, aroma, tekstur, dan rasa) choco muffin “Kulpisong” dengan choco muffin kontrol, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 merupakan perlakuan yang terbaik. Choco muffin dengan perlakuan optimal (P3) memiliki kandungan natrium sebesar 59,696 mg/Kg, kandungan kalium sebesar 3152,785 mg/Kg, dan kandungan flavonoid sebesar 39,167 mg/ml berdasarkan hasil uji kimia. Sementara itu, chocolate muffin kontrol memiliki kandungan natrium sebesar 60,485 mg/Kg, kalium sebesar 1993,195 mg/Kg, dan flavonoid sebesar 3,917 mg/ml menurut hasil uji kimia. Berdasarkan hasil uji kimia, jumlah kalium dan flavonoid pada choco muffin “Kulpisong” berbeda dengan choco muffin kontrol, namun kadar natriumnya tidak berbeda.
ANALISIS PRAKTIK KEPERAWATAN BERBASIS BUKTI PENERAPAN POSISI PRONASI DALAM NESTING UNTUK MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN PADA BBLR DI RUANG NICU CIPUTRA HOSPITAL CITRAGARDEN CITY JAKARTA Dawa, Wilibaldus; Yeni, Roza Indra; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.31794

Abstract

membutuhkan perawatan serius karena BBLR sulit dalam beradaptasi dengan lingkungannya dan rentan terhadap stress. Jika bayi stress, bayi akan merasa kedinginan dan akan menghabiskan kalori untuk menghangatkan tubuh ke tingkat yang normal. Kondisi ini menyebabkan peningkatan konsumsi oksigen dan jika tidak terpenuhi akan menyebabkan hipoksia dan akan memberikan respon terhadap penurunan oksigenasi. Salah satu perawatan yang dapat mendukung terapi oksigen yaitu mengatur posisi pronasi di dalam nesting untuk memperbaiki kondisi BBLR agar saturasi oksigen stabil dan meningkat. Tujuan penelitian ini yaitu dapat memahami, menjelaskan dan menerapkan praktik berbasis bukti dalam keperawatan professional, melakukan penerapan posisi pronasi di dalam nesting untuk meningkatkan saturasi oksigen pada BBLR di ruang NICU Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta. Karya Ilmiah Akhir Ners ini menggunakan metode rancangan deskriptif studi kasus dengan menerapkan asuhan keperawatan. Setelah dilakukan penerapan posisi pronasi di dalam nesting pasien mengalami perbaikan dan peningkatan saturasi oksigen pada hari ke 3 dan hari ke 4 serta pasien dapat mempertahankan saturasi oksigen dengan nilai SpO2: 100% dihari ke 5 dan ke 6 setelah dilakukan penerapan intervensi.