cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN TINGKAT STRES KERJA PADA PEKERJA DI SEKTOR KONSTRUKSI : LITERATURE REVIEW Trisnovian, Fathya Sarah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44332

Abstract

Sektor konstruksi merupakan salah satu industri yang vital di tengah gempuran kemajuan teknologi industri 4.0, hal tersebut terjadi sebab sektor konstruksi berkontribusi secara signifikan terhadap pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup khalayak umum. Kesehatan kerja merupakan suatu hal penting yang diperlu diperhatikan terutama di sektor konstruksi dengan tantangan pekerjaan yang berat dari sisi fisik dan juga mental serta lingkungan yang menantang maka beban kerja yang dirasakan pun berat dan dapat memicu terjadinya stress kerja dan berdampak pada performa dari tenaga kerja. Perusahaan harus memastikan tenaga kerja bekerja dalam kondisi yang sehat, aman dan nyaman sehingga dapat membantu perusahaan untuk mencapai tujuan. Dalam penulisan artikel ini, diimplementasikan metode berupa studi literatur dengan mengumpulkan serta meninjau artikel publikasi dengan rentang waktu tahun 2020 hingga 2025 dari sumber data berupa Google Scholar terkait beban kerja dan stress kerja di sektor kosntruksi. Berdasarkan hasil temuan penelitian, ditemukan adanya hubungan secara signifikan beban kerja pada stress kerja, apabila beban kerja yang dirasakan semakin kuat maka semakin tinggi tingkat stress kerja. Beban kerja yang besar muncul dari tuntutan pekerjaan yang berat dan rentang waktu yang singkat untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan (SOP).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK DENGAN RIWAYAT BBLR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEMPILANG TAHUN 2024 ANGGERIYANA, SEPTA; Nurvinanda, Rezka; Agustin, Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44334

Abstract

Berat Badan Lahir Rerndah (BBLR) merupakan kondisi dimana bayi lahir rendah dengan berat badan kurang dari 2.500 gram tanpa memandang masa kerhamilan. BBLR derngan berat badan 2.500 gram disebut low birth weright infant, karena morbiditas neronaturs tidak hanya bergantung pada berat badan tetapi pada tingkat kematangan (maturritas) bayi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Petumbuhan dan Perkembangan Anak derngan Riwayat BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Tempilang tahun 2024. Penelitian dengan rancangan case study. Populasinya seluruh bayi baru lahir dengan riwayat BBLR di wilayah Puskesmas Tempilang dari bulan Januari sampai Desember tahun 2023 dan Januari sampai September tahun 2024.Sampel penelitian ini adalah berdasarkan keseluruhan populasi dengan responden 38 anak.  Teknik sampling yaitu total sampling. Penelitian ini dilakukan tanggal 23 Desember sampai 13 Januari 2025 di Puskesmas Tempilang. Analisa data menggunakan uji chi square dengan hasil analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara status gizi (p-value=0,000), status ekonomi (p-value=0,011), tingkat pendidikan orang tua (p-value=0,036), pola asuh orang tua (p-value=0,002) dengan pertumbuhan dan perkembangan anak dengan riwayat BBLR di wilayah kerja puskesmas tempilang. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan untuk perhatian khusus kepada anak dengan riwayat BBLR agar memastikan pertumbuhan dan perkembangannya optimal.
TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS: DAMPAK PENDOKUMENTASIAN BERBASIS ELEKTRONIK TERHADAP BEBAN KERJA PERAWAT Ramadhani, Siffa Octavia; Nurul, Eli; Aulia, Layli Nur; NurFadilah, Syfa Dini; Ridwan, Heri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44349

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan aspek krusial dalam praktik keperawatan yang berfungsi mencatat, mengevaluasi, serta mengkomunikasikan layanan yang diberikan kepada pasien. Seiring kemajuan teknologi, sistem pendokumentasian berbasis elektronik mulai diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan. Namun, transisi dari sistem manual ke elektronik juga menimbulkan tantangan, terutama terkait peningkatan beban kerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pendokumentasian berbasis elektronik terhadap beban kerja perawat. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dengan mengkaji berbagai studi yang membahas dokumentasi elektronik dan dampaknya terhadap beban kerja perawat. Data diperoleh dari database elektronik seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci yang relevan. Artikel yang dianalisis dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dokumentasi elektronik dapat meningkatkan efisiensi pencatatan dan akurasi data, namun di sisi lain, meningkatkan beban administratif perawat. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan beban kerja meliputi kompleksitas sistem, keterbatasan pelatihan, resistensi terhadap perubahan teknologi, serta keterbatasan infrastruktur. Tinjauan ini menekankan pentingnya optimalisasi sistem dokumentasi elektronik agar lebih mudah digunakan, peningkatan pelatihan bagi tenaga keperawatan, serta dukungan infrastruktur yang memadai untuk mengurangi dampak negatif terhadap beban kerja perawat.
PENGARUH HEALTH EDUCATION PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI TERKAIT POLA HIDUP SEHAT Amelli, Destia; Latifah, Laily Nurul; Khotimah, Neng Nurul; Meidian, Risha; Wardiani, Zahraisyya; Ridwan, Heri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44353

Abstract

Hypertension is one of the most common health problems experienced by the elderly, with variousimpacts affecting their quality of life. The nursing process through the provision of health education isa major strategy to raise awareness of the elderly regarding lifestyle for more effective hypertensionmanagement by involving planning and implementation. This study aims to evaluate the effect ofhealth education on healthy lifestyle changes in the elderly with hypertension. The library reviewmethod used is scoping reviews from various scientific databases such as Google Scholar, Pubmed,and Crossref. From 1,390 journals that were initially discovered and analyzed based on abstracts,research objectives, full text reading, and criteria from 2015- 2024, up to 7 relevant journals wereobtained. Research results show that health education plays an important role in increasing theelderly's understanding of the importance of balanced diet, regular physical activity, and medicalcompliance. Therefore, this study emphasizes the importance of structured and sustainable healtheducation in improving the quality of life for the elderly with hypertension
EFEKETIVITAS PEMBERIAN REWARD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Mardani, Riasari; Azmi, Fathul; Hartian, Hartian; Khotmi, Nurmaulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44370

Abstract

Penurunan motivasi belajar di kalangan mahasiswa generasi Z menjadi isu serius dalam pendidikan tinggi, khususnya di program studi kesehatan. Karakteristik generasi Z yang menginginkan pembelajaran singkat, visual, dan memberikan umpan balik instan memerlukan pendekatan pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian reward untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa program studi administrasi kesehatan di ITSKes Muhammadiyah Selong dan Institut Teknologi dan Kesehatan Aspirasi. Metode eksperimental diterapkan selama enam bulan (Oktober 2024-April 2025) dengan melibatkan 85 mahasiswa dari tiga kelas. Sistem reward yang diimplementasikan mencakup tambahan nilai, sertifikat penghargaan digital, pengakuan publik, dan kesempatan menjadi asisten pengajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor motivasi belajar rata-rata sebesar 0,31 poin (dari 2,93 menjadi 3,24) pada skala 5, dengan perubahan paling signifikan pada dimensi nilai intrinsik tugas (0,47 poin) dan orientasi tujuan (0,43 poin). Responsivitas mahasiswa terhadap sistem reward bervariasi dengan 12,9% high responders, 30,6% moderate responders, dan 56,5% low responders. Faktor yang mempengaruhi efektivitas reward meliputi karakteristik individual mahasiswa, relevansi reward, konteks implementasi, desain reward, dan integrasinya dengan pendekatan pedagogis. Kesimpulannya, sistem reward memberikan dampak positif namun terbatas. Direkomendasikan pengembangan sistem reward yang terdifferensiasi dan personalisasi, integrasi dengan pendekatan pedagogis yang lebih luas, implementasi yang dinamis dan adaptif, pengembangan komunitas pembelajaran yang mendukung, serta penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi model implementasi yang paling efektif.
FORMULASI SOSIS DAGING AYAM BROILER (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) DAN KACANG MERAH (PHASEOLUS VULGARIS) SEBAGAI CAMILAN FUNGSIONAL KAYA PROTEIN DAN ZAT BESI UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Asrivananda, Mutiara Azzahra; Satriani, Satriani; Suyitno, Juin Hadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44375

Abstract

Sosis merupakan produk olahan daging yang praktis dan digemari, namun kandungan zat besinya masih terbatas. Penambahan kacang merah sebagai sumber zat besi nabati dapat meningkatkan nilai gizi sosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu gizi protein dan zat besi, deskriptif, dan mutu organoleptik pada sosis. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap pada 3 perlakuan, 1 kontrol, dan 3 pengulangan. Perhitungan nilai gizi menggunakan Calculated Value dari Tabel Komposisi Pangan Indonesia, dan uji organoleptik menggunakan responden 25 panelis tidak terlatih. Analisis kuantitatif menggunakan software uji Kruskall Wallis dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil perhitungan nilai gizi protein dalam 30 gram adalah 10,25g - 12,02g, dan zat besi 1,17g - 1,70g. Hasil uji organoleptik formulasi 1 merupakan yang paling dapat diterima setelah kontrol karena memiliki kesukaan tertinggi pada rasa dan tekstur dibandingkan formulasi lainnya, sedangkan formulasi 2 unggul dalam mutu rasa dan tekstur. Penambahan kacang merah meningkatkan kandungan zat besi dalam sosis, sementara proporsi daging ayam berpengaruh terhadap kadar protein. Formulasi seimbang menghasilkan karakteristik sensoris yang lebih disukai, dengan warna, rasa, dan tekstur yang dipengaruhi oleh komposisi bahan baku.  
ANALISIS KADAR GULA DARAH PUASA DAN POSTPRANDIAL 2 JAM PADA TRIMESTER KETIGA KEHAMILAN: LAPORAN KASUS DI PUSKESMAS KRETEK Amalia, Arifiani Agustin; Andjani, Putri; Wahyuni, Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.44379

Abstract

Kehamilan merupakan fase penting dalam kehidupan seorang wanita yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. Salah satu komplikasi yang sering terjadi selama kehamilan adalah diabetes mellitus gestasional (DMG), yang dapat berisiko tinggi bagi kesehatan ibu dan bayi. Peningkatan yang besar pada kadar glukosa dalam darah biasanya terjadi saat memasuki trimester kedua kehamilan, khususnya antara minggu ke 24 hingga 28. Hal ini disebabkan oleh hormon chorionic somatomammotropin yang mulai muncul pada trimester II kehamilan dan produksinya akan terus meningkat hingga trimester III. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kadar gula darah puasa dan gula darah 2 jam post prandial pada ibu hamil trimester 3 di Puskesmas Kretek. Metode yang digunakan adalahstudi observasional dengan pengambilan sampel purposive terhadap 46 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Data kadar gula darah diukur menggunakan alat glucometerPenelitian menunjukkan bahwa 97,8% ibu hamil memiliki kadar gula darah puasa dalam rentang normal (75-110 mg/dl), sedangkan 50% responden mengalami kadar gula darah 2 jam post prandial yang rendah (<110 mg/dl). Hanya 8,7% responden yang menunjukkan kadar gula darah 2 jam post prandial tinggi (>140 mg/dl). Sebagian besar ibu hamil di Puskesmas Kretek memiliki kadar gula darah puasa yang normal, namun terdapat proporsi yang signifikan mengalami hipoglikemia setelah makan. Oleh karena itu, disarankan agar ibu hamil melakukan pemeriksaan rutin kadar glukosa darah untuk deteksi dini risiko DMG dan pencegahan komplikasi kehamilan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KOMUNITAS UNTUK IKLIM (PROKLIM) DESA PASRUJAMBE, KECAMATAN PASRUJAMBE, KABUPATEN LUMAJANG Aulia, Arsila Noor Saputri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44381

Abstract

Perubahan iklim merupakan isu global yang berdampak signifikan terhadap kesehatan, lingkungan, dan ketahanan masyarakat, terutama di wilayah yang rentan. Program Komunitas untuk Iklim (ProKlim) merupakan upaya pemerintah dalam merespons dampak perubahan iklim melalui kegiatan adaptasi dan mitigasi yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi ProKlim berbasis pemberdayaan masyarakat kaitannya dengan peningkatan ketahanan masyarakat di Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Desa Pasrujambe menghadapi berbagai permasalahan seperti kerentanan tanah longsor di daerah tebing, terbatasnya akses air bersih, penurunan debit mata air, dan potensi gagal panen akibat perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan metode studi kasus agar dapat memberikan gambaran secara jelas implementasi ProKlim berdasarkan data ProKlim tahun 2024, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan dengan analisis data yang melibatkan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Pasrujambe telah mengimplementasikan kegiatan adaptasi dan mitigasi, seperti pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle), konservasi air, energi terbarukan, dan pertanian ramah lingkungan. Keberhasilan ProKlim ini menjadikan Desa Pasrujambe memperoleh penghargaan kategori lestari dan kategori utama yang mampu meningkatkan kesadaran, ketahanan, dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi risiko perubahan iklim. Implementasi ProKlim secara partisipatif berdasarkan perolehan data dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim, tetapi juga membangun kemandirian desa dalam mengelola sumber daya lokal berbasis potensi wilayah secara berkelanjutan. Kegiatan adaptasi dan mitigasi yang telah dilakukan terbukti mampu memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dan mendukung perubahan perilaku masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat, tangguh, dan ramah lingkungan
ANALISA MANAJEMEN RISIKO DI UNIT DONOR DARAH (UDD) PMI KOTA MALANG Pri Irani, Dahlia Ayu; Hakim, Achmad Lukman; Septiawan, Catur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44392

Abstract

Transfusi darah merupakan prosedur medis penting yang berperan krusial dalam menyelamatkan nyawa pasien dengan berbagai kondisi kesehatan yang mengancam jiwa. Namun, proses ini tidak terlepas dari risiko yang dapat memengaruhi keamanan dan efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan manajemen risiko di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Malang, yang menjadi penyedia utama darah di wilayah tersebut. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan yang terlibat adalah Manajer Kualitas, Ketua Tim Manajemen Risiko, dan Sekretaris Tim Manajemen Risiko UDD PMI Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UDD PMI Kota Malang telah melaksanakan manajemen risiko sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Dari 89 daftar risiko potensial, 26 risiko ditetapkan sebagai prioritas, kemudian di identifikasi secara mendetail mulai dari risiko, jenis risiko, penyebab dan dampaknya. Identifikasi risiko menunjukan 69% risiko SDM, 15,4% risiko lingkungan, 7,7% risiko proses, 7,7% risiko teknologi. Selanjutnya dilakukan analisa dengan menggunakan perhitungan RPN, dan di evaluasi dengan menghitung ulang RPN setelah dilakukan tindakan terhadap risiko. Evaluasi menunjukan 96% mengalami penurunan risiko. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko yang terstruktur dan sistematis dapat dianalisa dengan melakukan penilaian risiko, mengevaluasi risiko, mengendalikan risiko dan memantau risiko serta meninjau risiko sehingga dapat mengurangi dampak risiko, meskipun terdapat tantangan dan kendala. Penerapan strategi aplikatif dapat dilakukan dalam manajemen risiko seperti penerapan metode FMEA yang sudah dilakukan, selain itu dapat menggunakan beberapa cara seperti membuat matriks dan peta risiko, menganalisa akar masalah, atau bahkan dapat dikembangkan melalui suatu teknologi berbasis software untuk pemantauan risiko serta komunikasi efektif.
GAMBARAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROSES PENGOPERASIAN, PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN BRIDGE CRANE PADA JALUR V PRODUKSI PT. WIJAYA KARYA BETON PASURUAN Alfarizi, Bima Ardi; Irwanto, Bian Shabri Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44398

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi aspek penting dalam kegiatan operasional industri, terutama dalam penggunaan alat berat seperti bridge crane. PT. Wijaya Karya Beton Pasuruan, sebagai perusahaan manufaktur beton, memiliki aktivitas pengoperasian, pemeliharaan, dan perbaikan bridge crane yang berpotensi menimbulkan berbagai risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan potensi bahaya serta upaya pengendalian risiko K3 pada proses kerja bridge crane di jalur V produksi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja yang terlibat dalam pengoperasian, pemeliharaan, dan perbaikan bridge crane, dengan sampel yang diambil secara purposive. Variabel yang diteliti meliputi jenis potensi bahaya dan langkah mitigasi risiko. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi HIRARC, serta dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai potensi bahaya seperti terjepit, tertimpa, tertabrak, terjatuh, dan tersengat listrik yang dapat menyebabkan cedera hingga kematian. Upaya mitigasi yang dilakukan mencakup pelatihan operator, penggunaan APD, pemasangan rambu K3L, serta penerapan sistem LOTO dan Permit to Work. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya penerapan langkah-langkah pengendalian risiko secara konsisten dan terstruktur guna mencegah kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif di area penggunaan bridge crane.